Polres Indramayu Dorong Warga Gadingan Kembangkan Usaha Lewat Pelatihan UMKM

INDRAMAYU.radarinformasi.com — Upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat terus dilakukan Polres Indramayu Polda Jabar. Salah satunya melalui pelatihan keterampilan usaha yang menyasar warga Desa Gadingan, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.

Kali ini, masyarakat mendapatkan pelatihan pembuatan sabun cair dan semir ban yang berlangsung di Kantor Desa Gadingan, Jumat (18/9/2026) siang.

Kegiatan tersebut menghadirkan Kasat Tahti Polres Indramayu IPTU Agus Setiawan, S.H., sebagai pemateri. Hadir pula Kapolsek Sliyeg AKP Edi Mulyana S., S.H., jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Sliyeg, Pemerintah Desa Gadingan, serta sejumlah warga peserta pelatihan.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui IPTU Agus Setiawan menjelaskan, kegiatan tersebut digelar sebagai tindak lanjut atas permintaan Pemerintah Desa Gadingan yang sebelumnya mengajukan pelatihan keterampilan usaha bagi masyarakat.

Menurut Agus, pelatihan tersebut menjadi ruang bagi kepolisian untuk berbagi pengetahuan praktis yang dapat dimanfaatkan warga sebagai bekal mengembangkan usaha secara mandiri.

“Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari permohonan Pemerintah Desa Gadingan. Kami hadir untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan yang diharapkan bisa dikembangkan masyarakat menjadi kegiatan yang produktif,” ujar IPTU Agus kepada wartawan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya menerima pemaparan teori. Warga juga diajak mengikuti praktik secara langsung, mulai dari proses pembuatan sabun cair, khususnya sabun pencuci piring, hingga pembuatan semir ban.

Keterampilan tersebut dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai usaha rumahan dengan memanfaatkan bahan dan proses produksi yang dapat dipelajari masyarakat.

IPTU Agus mengatakan, kegiatan pemberdayaan itu merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap peningkatan kapasitas masyarakat, khususnya dalam membuka peluang ekonomi.

“Kami dari kepolisian ingin ikut berpartisipasi dalam mendorong perekonomian masyarakat. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat dikembangkan menjadi usaha dan membuka peluang pekerjaan baru,” katanya.

Ia menambahkan, praktik langsung menjadi bagian penting dalam pelatihan agar peserta tidak hanya memahami materi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengaplikasikannya secara mandiri setelah kegiatan berakhir.

IPTU Agus berharap keterampilan yang diberikan dapat terus dikembangkan sehingga menghasilkan produk bernilai ekonomi dan memberikan manfaat bagi keluarga.

“Harapannya ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada pelatihan saja. Masyarakat dapat mempraktikkannya dan mengembangkan menjadi usaha yang membantu perekonomian keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, Kuwu Desa Gadingan Suwarto menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Indramayu beserta seluruh jajaran yang telah memberikan perhatian terhadap pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan tersebut.

Menurut Suwarto, pelatihan pembuatan sabun cuci memberikan manfaat praktis bagi warga karena keterampilan yang diperoleh dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga sekaligus dikembangkan menjadi peluang usaha.

“Atas nama Pemerintah Desa Gadingan, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Kapolres Indramayu beserta jajaran yang telah memberikan pelatihan kepada masyarakat kami,” ungkap Suwarto.

Ia berharap warga dapat memanfaatkan ilmu yang telah diperoleh dengan terus mempraktikkan dan mengembangkan keterampilan tersebut. Dengan begitu, kegiatan pelatihan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat berkembang menjadi aktivitas ekonomi produktif.

Suwarto juga berharap kolaborasi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus diperkuat melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi warga.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan kontribusi Polres Indramayu dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa. Semoga sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus berjalan dengan baik,” tuturnya.

Antusiasme juga disampaikan Rustinih, salah seorang warga Desa Gadingan yang mengikuti pelatihan. Ia mengaku memperoleh pengetahuan baru mengenai proses pembuatan sabun cuci yang sebelumnya belum diketahuinya.

“Saya mewakili masyarakat Desa Gadingan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Indramayu beserta jajaran yang telah memberikan pelatihan kepada kami,” kata Rustinih.

Menurutnya, keterampilan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari sekaligus memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi usaha tambahan.

“Sekarang kami mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru. Tidak hanya bisa dipraktikkan sendiri di rumah, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi peluang usaha untuk menambah penghasilan keluarga,” ujarnya.

Rustinih berharap program serupa dapat kembali digelar di kemudian hari. Ia menilai kegiatan pemberdayaan yang bersifat praktis seperti itu memberikan manfaat yang dapat langsung dirasakan masyarakat.

“Kami sangat senang karena pelatihan ini memberikan manfaat secara langsung. Semoga kegiatan positif seperti ini dapat terus dilaksanakan dan Polres Indramayu semakin dekat dengan masyarakat,” pungkasnya.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Ribuan Warga Padati Alun-Alun, Nobar Final Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Kebersamaan dan Dongkrak UMKM

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Antusiasme masyarakat Kabupaten Indramayu menyambut partai puncak Piala Dunia 2026 terlihat dalam kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia yang digelar Pemerintah Kabupaten Indramayu di Videotron Alun-Alun Indramayu, Senin (20/7/2026) dini hari.

Kegiatan yang difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu tersebut menghadirkan suasana penuh kebersamaan saat masyarakat menyaksikan laga final antara Spanyol dan Argentina.

Sejak Minggu (19/7/2026) malam, kawasan Alun-Alun Indramayu telah dipadati warga. Sebelum pertandingan dimulai, pengunjung disuguhkan hiburan musik dari band lokal, dipandu pembawa acara, serta berkesempatan memperoleh berbagai hadiah yang disiapkan panitia.

Ramainya masyarakat yang hadir turut memberikan dampak positif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pedagang makanan, minuman, dan berbagai produk lainnya memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan penjualan selama acara berlangsung.

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Ahmad Syadali, mengatakan kegiatan nobar bukan sekadar menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat berolahraga.

“Kegiatan seperti ini sangat positif. Selain menjadi wadah kebersamaan masyarakat, juga menjadi media untuk menyampaikan pentingnya olahraga dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Menurut Ahmad Syadali, olahraga tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan fisik, tetapi juga mampu menjaga kesehatan mental dan menciptakan suasana hati yang lebih baik.

“Dengan berolahraga tubuh menjadi sehat dan kuat, pikiran lebih segar, serta hati menjadi lebih tenang dan bahagia,” tambahnya.

Suasana nobar berlangsung tertib dan kondusif. Sejak menjelang dini hari, masyarakat mulai memadati kawasan Alun-Alun Indramayu untuk menyaksikan pertandingan sepak bola empat tahunan tersebut melalui layar videotron.

Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pejabat Pemerintah Kabupaten Indramayu juga tampak hadir bersama masyarakat, di antaranya Dandim 0616/Indramayu, jajaran Polres Indramayu, Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, kepala perangkat daerah, pimpinan Bank BJB Indramayu, Perumdam Tirta Dharma Ayu, PT BWI, serta BIMJ Balongan.

Guna memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Indramayu juga menggelar nonton bareng di sejumlah titik lain, yakni eks Kawedanan Karangampel, Jatibarang, Losarang, Kandanghaur, Haurgeulis, serta wilayah eks Kawedanan Indramayu yang berlokasi di Kecamatan Sindang.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap ruang-ruang publik dapat dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul yang positif, mempererat silaturahmi antarmasyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan aktivitas pelaku UMKM di sekitar lokasi penyelenggaraan acara.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Penataan Rute Baru CFN, Pemkab Indramayu Ajak Pedagang dan Wahana Permainan Pindah Lokasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu mengimbau pedagang kaki lima (PKL), pelaku UMKM, serta pengelola wahana permainan yang selama ini beraktivitas di area Alun-Alun Indramayu dan sepanjang Jalan Letjen S. Parman untuk menempati lokasi baru dalam pelaksanaan Car Free Night (CFN) rute terbaru.

Imbauan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi evaluasi CFN yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Ahmad Syadali, bersama sejumlah perangkat daerah di ruang rapat Sekda, Selasa (12/5/2026).

Penataan ini dilakukan guna mengembalikan fungsi Alun-Alun Indramayu sebagai ruang terbuka publik yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Dalam skema baru, pedagang dan wahana permainan diarahkan menempati jalur yang telah disiapkan, yakni Jalan RA Kartini, Jalan Jenderal Ahmad Yani, kawasan Pasar Mambo, hingga Perempatan Waiki.

Ahmad Syadali menegaskan, kebijakan tersebut bertujuan meningkatkan kenyamanan pengunjung, khususnya keluarga dan anak-anak yang memanfaatkan ruang publik tersebut.

“Masyarakat membutuhkan ruang yang nyaman saat berada di alun-alun tanpa terganggu aktivitas wahana permainan,” ujarnya.

Ia menambahkan, relokasi bukan dimaksudkan untuk membatasi aktivitas ekonomi masyarakat, melainkan menata lokasi usaha agar lebih rapi sekaligus tetap memberikan ruang bagi pedagang untuk berjualan selama CFN berlangsung.

“Pengalihan rute ini diharapkan mampu menciptakan pusat keramaian yang lebih teratur sekaligus menggerakkan perekonomian lokal di sepanjang jalur CFN,” katanya.

Selain penataan pedagang, rapat juga membahas penyediaan kantung parkir kendaraan roda dua dan roda empat bagi pengunjung. Langkah tersebut diambil untuk mengurai kemacetan serta menata arus lalu lintas pada jalur yang ditutup selama kegiatan berlangsung.

Melalui kebijakan ini, Pemkab Indramayu mengajak seluruh pelaku UMKM dan pengelola wahana permainan mendukung proses penataan dengan berpindah ke lokasi yang telah ditetapkan, demi keselamatan pengunjung sekaligus optimalisasi fungsi alun-alun sebagai ruang publik masyarakat.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Dinas Ketahanan Pangan Indramayu Gelar Gerakan Pasar Murah, Warga Jatibarang Antusias

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan 1447 Hijriah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Indramayu. Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu, digelar Gerakan Pasar Murah di depan Kantor Kecamatan Jatibarang, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi dengan Perum Bulog Kantor Cabang Indramayu, Pabrik Gula Jatitujuh, serta pelaku UMKM setempat. 

Beragam komoditas dijual dengan harga di bawah pasaran, di antaranya Beras Setra Ramos Rp73.000/5 kg, Beras Medium Rp63.000/5 kg, Beras Premium Rp68.000/5 kg, tepung terigu Rp8.500/kg, daging ayam Rp36.000/ekor, telur ayam Rp28.000/kg, gula pasir Rp16.000/kg, Minyak Goreng Kita Rp29.000/2 liter, Minyak Goreng Rose Brand Rp17.000/liter, serta aneka buah dan sayuran.

Gerakan Pasar Murah ini bertujuan menstabilkan harga, mengendalikan inflasi, sekaligus membantu daya beli masyarakat terhadap kebutuhan pokok seperti beras, gula, telur, daging, minyak goreng, hingga hasil hortikultura.

Puluhan warga Kecamatan Jatibarang tampak antusias dan rela mengantre demi mendapatkan sembako dengan harga terjangkau. 

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Camat Jatibarang, H. Mardono, M.Si., serta dihadiri Sekretaris Kecamatan Supendi, Kasi Kesos Amin, perwakilan Bulog Indramayu, dan unsur Muspika Jatibarang lainnya.

Camat Jatibarang H. Mardono menyampaikan apresiasi kepada Bupati Indramayu Lucky Hakim atas terselenggaranya program tersebut. 

Ia berharap Gerakan Pasar Murah dapat meringankan beban masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan ketika harga kebutuhan cenderung meningkat.

“Semoga gerakan ini benar-benar membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Di lokasi yang sama, Andi, perwakilan penjualan dari Bulog Indramayu, menuturkan bahwa kegiatan ini menyasar masyarakat agar tetap bisa memenuhi kebutuhan sembako dengan harga murah dan terjangkau.

Sementara itu, Citra, warga Desa Sleman Sliyeg, mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Menurutnya, harga kebutuhan pokok selama Ramadan cukup tinggi.

“Alhamdulillah, saya bisa membeli minyak goreng dan gula pasir dengan harga lebih murah dibanding di pasar,” tuturnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Pembukaan Ramadhan Ciawi Fair ke-14 Berlangsung Meriah, Camat Tekankan UMKM dan Kebersamaan

BOGOR.radarinformasi.com – Kegiatan tahunan Ramadhan Ciawi Fair ke-14 resmi dibuka dengan penuh khidmat dan kemeriahan, dihadiri unsur Muspika, tokoh agama, serta ratusan warga yang memadati lokasi acara, Jumat (27/2/2026).

Acara pembukaan turut dihadiri oleh Camat Bogor Selatan, Harry Cahyadi, Kapolsek Bogor Selatan Kompol Sonson Sudarsono, S.E., M.M., serta pemilik sekaligus penggagas acara Agus Chandra. Hadir pula para tokoh agama setempat dan elemen masyarakat yang memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Harry Cahyadi menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan Ramadhan Ciawi Fair yang kini telah memasuki tahun ke-14. Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar ajang bazar dan hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta mendorong perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

“Ramadhan Ciawi Fair ini bukan hanya tentang kegiatan seremonial, tetapi bagaimana kita menghidupkan nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kami dari pemerintah kecamatan sangat mendukung kegiatan yang berdampak langsung pada penguatan ekonomi warga,” ujar Harry Cahyadi.

Ia juga menambahkan bahwa momentum Ramadhan harus dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini berjalan tertib, aman, dan membawa keberkahan. Semoga para pelaku UMKM bisa merasakan dampak positifnya, dan masyarakat dapat menikmati suasana Ramadhan dengan penuh kedamaian,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Bogor Selatan Kompol Sonson Sudarsono, S.E., M.M, menegaskan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan selama rangkaian acara berlangsung. Pihak kepolisian siap melakukan pengamanan guna memastikan masyarakat dapat menikmati kegiatan dengan aman dan nyaman.

Pemilik acara, Agus Chandra, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kembali Ramadhan Ciawi Fair tahun ini.

“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah silaturahmi, ruang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang, serta menghadirkan nuansa Ramadhan yang penuh kebersamaan,” ucapnya.

Rangkaian kegiatan Ramadhan Ciawi Fair ke-14 akan berlangsung selama bulan suci Ramadhan dengan menghadirkan bazar kuliner, produk UMKM, serta hiburan anak-anak. Antusiasme warga terlihat sejak awal pembukaan, menandakan kegiatan ini telah menjadi agenda tahunan yang dinanti-nantikan masyarakat.

Rizal

Pengurus dan Anggota Jabar Bergerak Kabupaten Indramayu Periode 2026 Resmi Dikukuhkan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pengukuhan pengurus dan anggota Jabar Bergerak Kabupaten Indramayu periode 2026 digelar di Hotel Trisula, Kegiatan ini menjadi momentum penguatan peran organisasi dalam mendukung agenda pembangunan Jawa Barat di tingkat daerah, Kamis (12/2/2026).

Ketua Umum Jabar Bergerak Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya, hadir langsung untuk melantik jajaran pengurus dan anggota yang baru. 

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Jabar Bergerak merupakan gerakan sosial yang berorientasi pada aksi nyata.

“Jabar Bergerak bukan sekadar nama, tetapi gerakan nyata untuk mewujudkan Jawa Barat yang maju, adil, dan sejahtera. Di Indramayu, fokus kita pada pemberdayaan masyarakat melalui sektor pendidikan, ekonomi kerakyatan, dan lingkungan hidup,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Cabang Jabar Bergerak Indramayu yang baru dilantik, Hj. Ridha Triana, S.Psi., menyatakan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

“Kami siap bersinergi untuk menjawab tantangan lokal, mulai dari peningkatan kesejahteraan petani hingga penguatan UMKM. Kepengurusan baru ini akan bekerja maksimal demi kemajuan Indramayu,” katanya.

Acara pengukuhan turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Indramayu Hj. Nurhayati serta Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Taufik Hidayat. Kehadiran para tokoh tersebut mencerminkan dukungan terhadap kiprah Jabar Bergerak di daerah.

Prosesi berlangsung khidmat, ditandai dengan penandatanganan berita acara dan ramah tamah. Jabar Bergerak Indramayu diharapkan mampu berkontribusi aktif dalam berbagai isu strategis pembangunan Jawa Barat, khususnya di tingkat kabupaten.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Gebyar Pelayanan Publik Bersama KKN Unpad, Sinergi Pemerintah Hadirkan Layanan Gratis untuk Warga Sukagumiwang

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berkolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Padjadjaran (Unpad) menggelar Gebyar Pelayanan Publik sebagai upaya mendekatkan layanan pemerintahan kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi pemerintah dan akademisi dalam menghadirkan pelayanan yang mudah diakses, cepat, dan tanpa biaya, Senin (26/1/2026).

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat disuguhi beragam layanan terpadu, salah satunya pelayanan administrasi kependudukan dari Dinas Dukcapil. 

Warga dapat mengurus berbagai dokumen penting seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), hingga Akta Kelahiran. Layanan ini dinilai sangat membantu masyarakat yang selama ini terkendala jarak dan waktu untuk mengurus dokumen ke pusat pelayanan.

Selain administrasi kependudukan, panitia juga membuka layanan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 

Melalui kepemilikan NIB, pelaku usaha diharapkan semakin mudah mengembangkan usaha secara legal, mengakses permodalan, serta memperluas jaringan pemasaran.

Gebyar Pelayanan Publik ini juga memberikan layanan pengurusan sertifikat halal dan Izin Rumah Tangga Pangan (IRTP), yang menjadi kebutuhan penting bagi pelaku usaha makanan dan minuman. 

Sertifikasi tersebut bertujuan menjamin keamanan produk sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen.

Di sektor kesehatan, masyarakat mendapat kesempatan melakukan pemeriksaan kesehatan gratis. 

Layanan ini disambut antusias warga karena memudahkan deteksi dini kondisi kesehatan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan secara rutin.

Seluruh layanan yang disediakan dalam kegiatan ini diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya, sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya secara maksimal tanpa beban administrasi.

Tak hanya fokus pada pelayanan langsung, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penguatan kapasitas Petugas Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) Kecamatan Sukagumiwang yang dilaksanakan di Sekretariat PKK Kecamatan. 

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indramayu yang diwakili Kepala Bidang Daya Sosial, Cucu Awenda, dengan tujuan meningkatkan peran Puskesos dalam memberikan layanan sosial yang responsif dan tepat sasaran.

Selain itu, Gebyar Pelayanan Publik turut menghadirkan kegiatan literasi perbankan yang melibatkan BRI, Bank BJB, dan BSI Cabang Jatibarang Indramayu. 

Kegiatan yang berlangsung di Aula Ki Sapu Angin Kecamatan Sukagumiwang ini diikuti oleh Ketua TP PKK Desa se-Kecamatan Sukagumiwang beserta anggota. 

Peserta memperoleh pemahaman seputar layanan perbankan, pengelolaan keuangan, hingga pemanfaatan produk keuangan secara aman dan bijak.

Tidak hanya literasi, masyarakat juga dapat langsung mengakses layanan perbankan seperti pembukaan rekening ATM serta aktivasi layanan digital, termasuk BJB Digi. 

Langkah ini diharapkan mampu mendorong inklusi keuangan serta pemanfaatan layanan keuangan digital di tengah masyarakat.
Camat Sukagumiwang, Moh. 

Mulya Setiawan, S.STP., turut meninjau langsung jalannya kegiatan dan berdialog dengan warga. 

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan publik yang dekat dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Gebyar Pelayanan Publik ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Kami berharap kegiatan serupa terus dikembangkan agar pelayanan publik semakin efektif, inklusif, dan berdampak pada kesejahteraan warga,” ujarnya.

Melalui kolaborasi pemerintah kecamatan, instansi terkait, perbankan, serta mahasiswa KKN Unpad, kegiatan ini diharapkan menjadi contoh pelayanan terpadu yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan pemerintah.

Sumber: Humas Sukagumiwang

Andika

Karnaval SCTV Semarakkan HUT RI ke-80 dan Hari Jadi Indramayu 2025, Wabup: Momentum Bahagia Ini Dorong UMKM dan Budaya Lokal

INDRAMAYU.radarinformasi.com-Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama SCTV menyelenggarakan Karnaval SCTV pada Sabtu dan Minggu, 3 Agustus 2025, bertempat di Sport Center Indramayu, Jalan Olahraga dan Jalan DI Panjaitan. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia dan Hari Jadi Indramayu 2025.

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, dalam wawancaranya kepada awak media menyampaikan bahwa karnaval ini bukan hanya menjadi hiburan semata, melainkan momentum bahagia untuk masyarakat sekaligus sebagai ajang untuk mengangkat potensi ekonomi lokal, khususnya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

“Dominonya akan ke UMKM kita. Kita munculkan melalui acara ini, termasuk budaya lokal yang menjadi kekayaan kita,” ujar Syaefudin.

Sejumlah artis sinetron SCTV turut hadir memeriahkan acara, memberikan hiburan langsung kepada warga dan menjadi daya tarik tersendiri dalam gelaran tersebut. Kegiatan berlangsung dalam dua sesi, yakni pagi pukul 07.00–10.00 WIB dan siang pukul 14.00–17.00 WIB.

Aminudin, produser eksekutif SCTV, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program rutin bulanan yang dilakukan di berbagai daerah dan bekerja sama dengan pemerintah setempat. Untuk Indramayu, awalnya kegiatan dijadwalkan pada Oktober, namun atas permintaan Bupati, pelaksanaannya dimajukan.

“Kerja sama kami dengan Pemda Indramayu, terutama Disparra dan Disdik sangat solid. Semua OPD turut berperan dalam menyukseskan acara ini,” jelas Aminudin.

Tujuan utama Karnaval SCTV selain memberikan hiburan adalah untuk menyosialisasikan program-program SCTV serta mengekspos keunggulan lokal, termasuk kekayaan kuliner dan budaya khas Indramayu.

Acara ini disambut antusias oleh masyarakat yang hadir. Selain menikmati hiburan, pengunjung juga dapat mengenal lebih dekat potensi daerah yang selama ini mungkin belum banyak terekspose secara nasional.

Reporter  : Andika

Wedding Expo 2025: Pemkab Indramayu Dukung Kolaborasi Budaya, UMKM, dan Kreativitas Anak Muda 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menyambut baik rencana penyelenggaraan Wedding Expo yang akan digelar pada 25-27 Juli 2025 di Mall Indramayu. Kegiatan ini digagas oleh EMA Event Management dan secara resmi diajukan melalui audiensi bersama Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, di Ruang Wakil Bupati, Selasa (8/7/2025). 

Perwakilan EMA Event Management, Apriyana, menyampaikan Wedding Expo 2025 bertujuan untuk mendukung pertumbuhan UMKM lokal, khususnya di bidang jasa pernikahan seperti MUA (Make Up Artist), fotografi, catering, serta vendor-vendor pernikahan lainnya. 

“Ajang ini tidak hanya bersifat komersial, tetapi juga menjadi ruang promosi dan pelestarian budaya. Setiap hari selama pameran akan ada pertunjukan seni tradisional. Kami juga akan melibatkan sanggar tari, komunitas, hingga vendor dari Ciayumajakuning, dengan 80X MUA berasal dari Indramayu, jelasnya. 

Kegiatan ini juga direncanakan akan diisi dengan lomba make-up, beauty class berbayar. Kegiatan ini juga akan menampilkan berbagai unsur budaya lokal seperti busana adat, tarian tradisional, hingga fashion show batik khas Indramayu. EMA berharap kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemkab agar dapat menjadi agenda rutin tahunan. 

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menyampaikan dukungannya dan mengapresiasi semangat kolaborasi lintas sektor untuk mensukseskan acara ini. 

“Ini semangat yang bagus. Kolaborasi dari empat dinas menunjukkan pemerintah siap mendukung. Silahkan manfaatkan momen car free night dan car free day untuk promosi budaya Indramayu. Jangan sampai generasi muda kehilangan jati diri budayanya. Budaya kita harus terus dilestarikan dan dikenalkan,” tegasnya. 

Bupati Indramayu pun, lanjut Wabup, sangat mendukung terselenggaranya kegiatan ini sebagai ajang promosi budaya, potensi daerah, dan pemberdayaan ekonomi lokal. 

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DP3KB) Iman Sulaiman, mengusulkan agar kegiatan ini juga melibatkan para duta daerah seperti Nok Nang Dermayu, Duta Genre, atau Duta Baca sebagai ikon generasi muda yang bisa membantu promosi acara. 

Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Uum Umiyati, juga menekankan pentingnya pelestarian budaya dalam kegiatan ini. Menurutnya, semua MUA wajib menampilkan busana pengantin adat Indramayu dan menggunakan prosesi pernikahan adat lokal dalam setiap sesi. 

Selain itu, Kabid Ekonomi Kreatif Disparra, Aminah menjelaskan kegiatan ini mendapat dukungan Pemkab, namun ada biaya tertentu saat pelaksanaan karena bukan kegiatan tunggal pemerintah, melainkan kolaborasi dengan beberapa pihak, termasuk salah satu brand makeup nasional. 

Plt. Kepala Disperdagin, Esmega, menambahkan pihaknya akan segera menyosialisasikan kegiatan ini kepada para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif agar dapat berkontribusi dalam Wedding Expo mendatang. 

Dengan dukungan penuh dari Pemkab Indramayu dan antusiasme para pelaku usaha serta komunitas, Wedding Expo 2025 diharapkan menjadi wadah kreatif dan budaya yang mampu memperkuat identitas lokal serta mendongkrak perekonomian masyarakat. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Kapolsek Dramaga Hadiri Kecamatan EXPO dalam Rangka Semarak Hari Jadi Bogor ke-543, Dorong Sinergi dan Ketahanan Pangan

BOGOR.radarinformasi.com – Kapolsek Dramaga IPTU Desi Triana, S.H., M.H., menghadiri kegiatan Kecamatan EXPO dalam rangkaian Hari Jadi Bogor ke-543 tahun. Acara ini digelar pada Kamis, 12 Juni 2025, bertempat di Kantor Kecamatan Dramaga dan turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bogor serta unsur Forkopimcam Kecamatan Dramaga.

EXPO ini merupakan bagian dari perayaan tingkat kecamatan yang bertujuan mempererat rasa persatuan dan kesatuan antarwarga, memperkuat kolaborasi, serta meningkatkan peran masyarakat dalam mendukung program nasional seperti ketahanan pangan dan pengembangan UMKM.

Kadis Disperindag Kabupaten Bogor menjelaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan Asta Cita program Presiden dan Wakil Presiden RI, di antaranya mendorong pertumbuhan UMKM rumah tangga baik secara individu maupun organisasi, guna meningkatkan kemakmuran masyarakat desa.

“Peringatan Hari Jadi Bogor tidak boleh hanya menjadi seremonial semata. Ini harus menjadi momentum untuk menggali kreativitas, meningkatkan keterampilan, serta mengelola potensi lokal, khususnya di bidang pangan, agar memiliki nilai jual dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya menanamkan kecintaan generasi muda terhadap sejarah dan budaya Sunda melalui pendidikan dan kegiatan kreatif, sehingga nilai-nilai luhur sejarah Bogor dapat terus hidup dan menginspirasi generasi mendatang.

Sementara itu, Kapolsek Dramaga IPTU Desi Triana menyampaikan bahwa sesuai arahan Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., seluruh personel Bhabinkamtibmas diminta terus bersinergi dengan masyarakat dan pihak terkait seperti Koramil, Forkopimcam, dan Forkopindes dalam menjaga keamanan wilayah.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas polisi. Kami akan terus melakukan upaya penertiban dan pengamanan agar wilayah Kecamatan Dramaga tetap kondusif,” tegas IPTU Desi.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan masyarakat merupakan wujud nyata dari prinsip Polri untuk Masyarakat, guna memberikan rasa aman dan nyaman.

Di kesempatan lain, Plt. Kasi Humas Polres Bogor IPDA Yulista Mega Stefani, S.H., mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan gangguan kamtibmas, tindak kriminal, maupun dugaan perekrutan tenaga kerja ilegal yang menjanjikan gaji besar namun tidak memiliki legalitas hukum, karena hal itu dapat dikategorikan sebagai tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Laporan dan aduan masyarakat dapat disampaikan melalui Call Center (021) 110 yang aktif 24 jam, atau ke nomor aduan Polres Bogor di 0812 1280 5587.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule