Ketua PDM Muhammadiyah Indramayu Ajak Warga Bijak Bermedia Sosial

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Indramayu, Prof. Dr. H. Ahmad Junaedi Karso, S.H., M.H., M.Si., mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta mempertahankan suasana Kabupaten Indramayu tetap aman dan kondusif.

Ajakan tersebut disampaikan Ahmad Junaedi Karso di tengah derasnya arus informasi yang beredar di masyarakat. Ia meminta warga tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya dan mengutamakan sikap saling menghormati.

“Saya Prof. Dr. H. Ahmad Junaedi Karso selaku Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Indramayu sekaligus bagian dari masyarakat Indramayu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendinginkan suasana dan menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Ahmad Junaedi Karso, Rabu (30/9/2026).

Menurutnya, media sosial perlu digunakan secara bijak dan bertanggung jawab. Masyarakat diminta melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum menerima ataupun menyebarluaskan informasi kepada orang lain.

“Mari kita bijak dalam bermedia sosial dan jauhi tindakan provokasi serta penyebaran berita bohong,” katanya.

Ahmad Junaedi Karso juga mengingatkan bahwa media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Fungsi media adalah memberikan edukasi, bukan memberikan provokasi,” ujarnya.

Karena itu, ia mengajak masyarakat menggunakan berbagai ruang komunikasi, termasuk media sosial, untuk menyampaikan informasi yang bermanfaat dan tidak menyebarkan konten yang dapat memicu keresahan maupun pertentangan di tengah masyarakat.

Selain persoalan informasi, ia meminta masyarakat menghindari tindakan yang bertentangan dengan hukum, termasuk penganiayaan dan perusakan.

“Jangan sampai melakukan tindak pidana, baik penganiayaan maupun perusakan, yang pada akhirnya akan merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tuturnya.

Ia menilai terciptanya keamanan dan kedamaian di Kabupaten Indramayu merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan hingga masyarakat umum memiliki peran dalam menjaga situasi tersebut.

Apabila terdapat perbedaan pendapat maupun persoalan di lingkungan masyarakat, Ahmad Junaedi Karso mengimbau agar penyelesaiannya ditempuh melalui komunikasi, musyawarah dan mekanisme hukum yang berlaku.

“Mari kita jaga dan rawat Kabupaten Indramayu agar tetap aman, damai dan semakin sejahtera menuju Indramayu yang reang,” katanya.

Ia berharap masyarakat semakin memperkuat persatuan, tidak mudah terpengaruh provokasi, serta bersama-sama menjaga lingkungan masing-masing agar Kabupaten Indramayu tetap aman, damai dan kondusif.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Polres Indramayu Dalami Dugaan Penyelewengan Beras Bantuan Pangan di Haurgeulis

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Satreskrim Polres Indramayu Polda Jawa Barat tengah mendalami laporan masyarakat terkait dugaan ketidaksesuaian penyaluran bantuan pangan berupa beras di Desa Sukajati, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasat Reskrim AKP Muchammad Arwin Bachar mengatakan, informasi tersebut diterima polisi melalui layanan WhatsApp Lapor Pak Polisi–SIAP MAS Indramayu di nomor 081999700110.

Laporan masuk pada Jum’at (25/9/2026) sekitar pukul 01.28 WIB. Dalam laporan tersebut, masyarakat menyampaikan adanya beras bantuan pangan yang disimpan di wilayah Desa Sukajati.

Menindaklanjuti informasi itu, personel Polsek Haurgeulis langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Petugas kemudian menemukan sebuah mobil Suzuki warna biru yang berada di dalam sebuah garasi.

Di dalam kendaraan tersebut terdapat 100 karung beras bantuan pangan. Setiap karung memiliki berat 10 kilogram sehingga total beras yang ditemukan mencapai sekitar satu ton.

“Kendaraan tersebut ditemukan berada di sebuah garasi di Desa Sukajati,” terang AKP Muchammad Arwin Bachar didampingi Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, Senin sore (28/9/2026).

Selanjutnya, kendaraan beserta beras diamankan ke Mapolsek Haurgeulis. Polisi kemudian berkoordinasi dengan Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polres Indramayu untuk melakukan pendalaman lebih lanjut.

Dalam tahap awal penyelidikan, penyidik telah meminta keterangan dari empat orang yang berkaitan dengan proses penyaluran bantuan pangan di Desa Sukajati. Mereka berasal dari unsur perangkat desa, staf pemerintahan desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta kepala desa.

Berdasarkan hasil pendalaman sementara, beras yang ditemukan diduga merupakan bagian dari alokasi bantuan pangan untuk periode Juli hingga September 2026.

Penyidik juga tengah memeriksa dugaan adanya ketidaksesuaian jumlah bantuan yang diterima penerima bantuan pangan pengganti.

Dari keterangan awal yang diperoleh, penerima pengganti seharusnya mendapatkan tiga karung beras untuk periode tersebut. Namun, polisi menemukan adanya penerima yang diduga hanya menerima satu hingga dua karung.

“Hasil pendalaman sementara terdapat 52 penerima bantuan pangan pengganti yang menerima beras dalam jumlah tidak sesuai, yakni satu hingga dua karung, padahal seharusnya menerima tiga karung,” jelas AKP Muchammad Arwin Bachar.

Setiap karung beras yang menjadi bagian dari bantuan tersebut diketahui memiliki berat 10 kilogram.

Polisi juga mendalami informasi bahwa sisa beras yang tersedia rencananya akan dibagikan kepada warga Desa Sukajati yang tidak tercatat sebagai penerima bantuan pangan.

“Rencana pembagian tersebut kini menjadi salah satu materi yang didalami penyidik, terutama berkaitan dengan mekanisme dan ketentuan penyaluran bantuan pangan yang berlaku,” imbuhnya.

Untuk memastikan duduk perkara, Satreskrim Polres Indramayu masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam proses penyaluran bantuan di tingkat desa.

Selain meminta keterangan saksi, penyidik akan berkoordinasi dengan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) atau Inspektorat Kabupaten Indramayu serta Perum Bulog Cabang Indramayu.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk mencocokkan data penerima, mekanisme distribusi, serta ketentuan penyaluran bantuan pangan yang berlaku.

Dalam penanganan perkara ini, polisi telah mengamankan satu unit mobil Suzuki warna biru dan 100 karung beras dengan berat masing-masing 10 kilogram. Barang tersebut diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

Polisi juga masih mendalami rangkaian peristiwa, mekanisme pembagian bantuan, serta ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam kasus tersebut.

Penyidik turut mempelajari kemungkinan penerapan ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 603 dan Pasal 604 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta ketentuan dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Namun, penerapan pasal maupun kesimpulan mengenai ada atau tidaknya tindak pidana masih menunggu hasil pemeriksaan dan proses penyelidikan lebih lanjut.

AKP Muchammad Arwin Bachar mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam penyaluran bantuan pangan, baik di tingkat desa maupun kecamatan, agar melaksanakan distribusi berdasarkan data penerima dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Polres Indramayu memastikan laporan tersebut akan terus didalami secara profesional dengan mengacu pada fakta serta alat bukti yang diperoleh selama proses penyelidikan.

Sumber  Humas Polres Indramayu

Andika

HUT ke-66, Karang Taruna Indramayu Perkuat Peran Pemuda Lewat Aksi Sosial

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai peringatan Bulan Bhakti Karang Taruna 2026 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) Karang Taruna ke-66 yang digelar di Pantai Legenda Tirtamaya, Kabupaten Indramayu, Minggu (27/9/2026).

Mengangkat tema “Bersatu, Bergerak, Berdampak”, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Karang Taruna untuk memperkuat solidaritas sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam kegiatan sosial dan pembangunan di daerah.

Mewakili Bupati Indramayu, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Indramayu Sidik Tri Hartono mengatakan, Karang Taruna memiliki posisi penting karena keberadaan organisasinya menjangkau hingga tingkat desa.

“Karang Taruna ini organisasi yang sangat istimewa karena strukturnya sampai ke desa. Ini menjadi kekuatan besar untuk menggerakkan pemuda dalam membantu masyarakat dan mendukung pembangunan,” ujar Sidik.

Menurutnya, keberadaan Karang Taruna di tingkat desa dapat menjadi modal sosial untuk mendorong pemuda terlibat langsung dalam berbagai kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Sidik juga mengapresiasi rangkaian Bulan Bhakti Karang Taruna yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi turut diisi dengan kegiatan sosial serta aksi kepedulian terhadap lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Bukan hanya silaturahmi, tetapi juga ada aksi sosial dan kepedulian terhadap lingkungan. Semoga semangat ini terus ditingkatkan,” ungkapnya.

Ia berharap memasuki usia ke-66 tahun, Karang Taruna semakin aktif mengambil bagian dalam pembangunan, khususnya di tingkat desa.

“Kami berharap peran Karang Taruna di desa semakin meningkat, khususnya dalam pembangunan, sehingga keberadaannya semakin dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Indramayu Syaefudin menegaskan komitmen organisasinya untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, pemerintah desa, pemuda, serta berbagai elemen masyarakat.

“Kami siap bersinergi dan memberikan bantuan kapan pun dan di mana pun, membantu TNI, Polri, pemerintah desa, pemuda, dan masyarakat sepanjang untuk kepentingan yang positif,” katanya.

Syaefudin menambahkan, peringatan Bulan Bhakti Karang Taruna diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut harus diwujudkan melalui berbagai aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi bentuk pengabdian dan khidmat Karang Taruna kepada masyarakat,” tegasnya.

Beragam kegiatan turut mewarnai rangkaian peringatan tersebut. Di antaranya Senam Massal Karang Taruna Sehat, donor darah, santunan bagi 100 anak yatim dan fakir miskin, serta aksi Grebeg Sampah dan bersih-bersih pantai.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Karang Taruna Indramayu memperkuat kepedulian sosial dan lingkungan sekaligus mendorong generasi muda untuk hadir melalui aksi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sumber: Diskominfo Indramayu

Jelang Hari Jadi ke-499, PERTINA Indramayu Bawa Pulang 9 Emas dari Sukabumi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet tinju Kabupaten Indramayu. Menjelang Hari Jadi ke-499, tim Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Indramayu berhasil membawa pulang 9 medali emas dan 2 medali perak dari Kejuaraan Tinju Amateur Boxing Exhibition Vol. 2 Tingkat Jawa Barat 2026.

Kejuaraan tersebut berlangsung di Gedung Juang 45, Kota Sukabumi, pada 25–28 September 2026. Dari 11 atlet yang dikirim, seluruhnya berhasil meraih medali.

Kontingen PERTINA Indramayu terdiri atas 10 atlet putra dan satu atlet putri. Mereka didampingi tim ofisial yang terdiri dari Babby Akhel Selvia Indra sebagai manajer, serta Rosidin, Nurul J. Indrayanti dan Bayu Prahara Indra sebagai pelatih. Masroto dipercaya sebagai asisten pelatih.

Sembilan medali emas masing-masing dipersembahkan Delia Destiyanti, Maria Stevani, Shihab Fatin Abdullah, Hanin Wiranu, Farhan Dhika Pratama, Nanang Sudirman, Muhamad Isbara Tirta Wijaya, Ekik Julianardo dan Figur Notonegoro.

Sementara dua medali perak diraih Agil Febri Oka dan Muhammad Alva Ramadhan.

Ketua sekaligus Pelatih PERTINA Indramayu, Rosidin, mengatakan hasil tersebut tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Indramayu dan berbagai pihak yang selama ini memberikan perhatian terhadap perkembangan olahraga tinju.

“Prestasi ini menjadi kado manis bagi Kabupaten Indramayu dalam momentum HUT ke-499. Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati, Kadispara, dan Ketua Umum KONI atas dukungan yang diberikan sehingga para atlet dapat tampil maksimal dan meraih prestasi di Sukabumi,” ujar Rosidin kepada Diskominfo Indramayu, Senin (28/9/2026).

Menurut Rosidin, capaian di Sukabumi juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet secara berkelanjutan untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar di tingkat Jawa Barat.

Hal senada disampaikan Manajer Tim Tinju PERTINA Indramayu, Babby Akhel Selvia Indra. Ia menyebut perolehan 9 emas dan 2 perak menjadi modal penting untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan atlet.

“Hasil 9 emas dan 2 perak menunjukkan potensi atlet tinju Indramayu sangat baik. Selanjutnya, kami akan terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan agar para atlet semakin siap menghadapi kompetisi yang lebih besar,” katanya.

Prestasi tersebut sekaligus menjadi persiapan PERTINA Indramayu menuju Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 10–19 November 2026 di Kota Bekasi.

Bagi para atlet, torehan medali di atas ring menjadi hasil dari proses latihan, kedisiplinan dan keberanian dalam menghadapi lawan di tingkat Jawa Barat.

Capaian tersebut juga membawa nama Kabupaten Indramayu di ajang olahraga sekaligus menjadi motivasi bagi generasi muda untuk mengenal dan menekuni olahraga tinju.

Dengan hasil dari Kota Sukabumi, PERTINA Indramayu kini melanjutkan persiapan menuju PORPROV XV Jawa Barat 2026. Pembinaan berkelanjutan, dukungan berbagai pihak dan kerja keras para atlet menjadi bagian dari proses mempersiapkan prestasi olahraga Indramayu.

Sumber: Diskominfo Indramayu

Coir Shade Karya Warga Binaan Lapas Indramayu Diekspor Perdana ke Spanyol

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Produk kerajinan berbahan serat kelapa hasil pembinaan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu berhasil menembus pasar internasional.

Produk bernama coir shade tersebut resmi dilepas untuk ekspor perdana ke Spanyol oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim, Senin (28/9/2026).

Pelepasan ekspor berlangsung saat Bupati Lucky Hakim bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Indramayu melakukan kunjungan ke Lapas Indramayu.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung berbagai hasil pembinaan dan program pemberdayaan yang dijalankan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Bupati Lucky Hakim mengapresiasi pengembangan coir shade karena mampu mengolah bahan sederhana berupa serabut kelapa menjadi produk bernilai ekonomi hingga memiliki pasar di luar negeri.

“Ini salah satu hasil yang bisa dibanggakan. Dari serabut kelapa dipintal menjadi sesuatu yang bernilai dan terbukti akan dikirim ke luar negeri, tujuannya ke Spanyol. Artinya, sudah terbukti ada kinerja dan ada hasilnya,” ujar Lucky.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa keterampilan yang diberikan selama masa pembinaan dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang memiliki nilai tambah.

Ia berharap program serupa terus dikembangkan sehingga keterampilan warga binaan dapat menjadi bekal untuk bekerja maupun membuka usaha secara mandiri setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Pemkab Indramayu, kata Lucky, siap mendukung pengembangan program tersebut sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku. Salah satu bentuk dukungan dapat dilakukan melalui penguatan kerja sama dengan dunia usaha, termasuk melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu Aramichi Renggalih mengatakan, pengembangan produk hasil karya warga binaan merupakan bagian dari upaya mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di lingkungan Lapas.

Menurut Aramichi, sejumlah produk pembinaan telah dikembangkan dan beberapa di antaranya memiliki peluang untuk dipasarkan hingga ke luar negeri.

“Salah satunya yang kita ekspor hari ini adalah peningkatan UMKM, yang kami laksanakan dan diharapkan juga dapat meningkatkan UMKM di Kabupaten Indramayu,” katanya.

Ia menjelaskan, program pembinaan tersebut tidak hanya diarahkan untuk memberikan keterampilan selama warga binaan menjalani masa pidana. Lebih jauh, keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi modal bagi mereka untuk berkontribusi dalam kegiatan ekonomi setelah kembali ke masyarakat.

Untuk menjaga keberlanjutan program, Lapas Indramayu terus membangun koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu serta berbagai pihak yang dapat mendukung pengembangan produk warga binaan.

Ekspor perdana coir shade ke Spanyol menjadi salah satu hasil program pembinaan kemandirian di Lapas Indramayu sekaligus membuka peluang bagi produk UMKM karya warga binaan untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Sumber: Diskominfo Indramayu

Ketua MUI Indramayu Apresiasi Pendekatan Dialogis Kapolres Tangani Insiden Sindang

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Indramayu, KH Ahmad Syaerozi Bilal, mengapresiasi langkah Kapolres Indramayu dalam menangani insiden yang terjadi di wilayah Kecamatan Sindang beberapa waktu lalu.

Menurut KH Ahmad Syaerozi Bilal, penanganan yang dilakukan Kapolres Indramayu tidak hanya berfokus pada proses hukum, tetapi juga mengedepankan komunikasi dan pendekatan kepada berbagai unsur masyarakat.

Ia menilai keterlibatan tokoh agama, ulama, tokoh masyarakat serta perwakilan kelompok masyarakat menjadi bagian penting untuk menjaga suasana tetap kondusif dan mencegah persoalan berkembang lebih luas.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolres yang telah mampu menangani permasalahan itu. Beliau meluangkan waktu khusus untuk menangani hal ini,” ujar KH Ahmad Syaerozi Bilal, Senin (28/9/2026).

Salah satu langkah yang dilakukan, kata dia, yakni mempertemukan unsur masyarakat Madura dengan sejumlah pihak untuk membangun pemahaman bersama mengenai situasi yang terjadi.

Pertemuan tersebut melibatkan Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) dari tingkat pusat, Jawa Barat hingga Kabupaten Indramayu dan berlangsung di Pondok Pesantren Al-Mu’minin.

Dalam pertemuan itu, Kapolres Indramayu memberikan penjelasan mengenai situasi serta rangkaian peristiwa yang terjadi. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat mendapatkan informasi secara utuh dan tidak mudah terpengaruh kabar yang belum terverifikasi.

KH Ahmad Syaerozi Bilal mengatakan, komunikasi yang dibangun tersebut mendapat respons positif dari masyarakat Madura yang tinggal dan mencari nafkah di Kabupaten Indramayu.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap saling menghormati serta menaati norma kehidupan bermasyarakat di lingkungan masing-masing.

“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kita hidup bersama-sama, mencari rezeki dan menjaga kehidupan yang damai,” katanya.

Upaya menjaga situasi tetap kondusif juga dilakukan melalui silaturahmi dan dialog dengan masyarakat Desa Rambatan Wetan dan Desa Rambatan Kulon.

Dalam pertemuan tersebut, warga diajak bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, menahan diri, serta mengutamakan komunikasi dan musyawarah ketika menghadapi persoalan.

Menurut KH Ahmad Syaerozi Bilal, pertemuan yang dilakukan bersama berbagai unsur masyarakat tersebut telah menghasilkan sejumlah kesepahaman yang dapat diterima bersama.

Karena itu, ia kembali mengapresiasi langkah Kapolres Indramayu yang mengedepankan komunikasi persuasif dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Ia menilai peran tokoh agama, tokoh masyarakat dan unsur lainnya diperlukan untuk menjaga keamanan sekaligus mencegah munculnya persoalan baru di tengah masyarakat.

KH Ahmad Syaerozi Bilal berharap masyarakat Indramayu terus menjaga persatuan, saling menghormati dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memicu perpecahan.

“Mudah-mudahan Indramayu tetap kondusif, aman dan terkendali, serta menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Kita hidup bersama-sama, mencari rezeki demi bekal ibadah masing-masing,” tuturnya.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Lapas Indramayu dan Pemkab Perkuat Sinergi Pembinaan serta Kemandirian Warga Binaan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Upaya memperkuat kerja sama dalam pembinaan warga binaan terus dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Hal tersebut mengemuka dalam kunjungan Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu Aramichi Renggalih bersama jajaran pejabat struktural ke Pendopo Kabupaten Indramayu, Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim,” Sabtu (26/9/2026).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah kebutuhan Lapas, mulai dari dukungan sarana dan prasarana hingga pengembangan program pembinaan dan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kalapas Indramayu Aramichi Renggalih mengatakan, koordinasi dengan pemerintah daerah diperlukan untuk mendukung pemenuhan hak serta peningkatan kualitas pelayanan bagi warga binaan.

Salah satu kebutuhan yang menjadi pembahasan yakni ketersediaan air bersih melalui koordinasi dengan PDAM Indramayu. Selain itu, turut dibicarakan kebutuhan armada ambulans untuk menunjang pelayanan kesehatan di lingkungan Lapas.

Tak hanya persoalan fasilitas, pembahasan juga diarahkan pada pengembangan keterampilan kerja dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dihasilkan warga binaan.

“Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya kami memperkuat sinergi dengan Pemkab Indramayu. Selain menyampaikan kebutuhan sarana dan prasarana, kami juga membahas potensi yang dapat dikembangkan untuk mendukung program pembinaan,” ujar Aramichi.

Menurutnya, pembinaan warga binaan tidak hanya berorientasi pada masa menjalani pidana, tetapi juga diarahkan untuk memberikan keterampilan yang dapat digunakan sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

Salah satu program yang dibahas adalah pemanfaatan eceng gondok. Prosesnya mencakup pengambilan bahan baku hingga pengolahan menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai ekonomi.

Selain itu, Lapas Indramayu juga mengembangkan budidaya melon golden di area branggang Lapas sebagai bagian dari program kemandirian warga binaan.

Dalam pertemuan tersebut turut dibahas gagasan penerapan fasilitas septic tank berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT). Teknologi tersebut direncanakan dapat dikembangkan untuk mendukung kebutuhan energi listrik dengan mengacu pada konsep pengelolaan yang diterapkan di lingkungan pesantren.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menyambut positif berbagai rencana dan inovasi yang disampaikan pihak Lapas. Pemkab Indramayu menyatakan siap membantu melakukan koordinasi dengan instansi terkait.

Di antaranya terkait kebutuhan pasokan air bersih dengan PDAM Indramayu serta pembahasan penerapan teknologi EBT bersama perangkat daerah yang membidangi energi dan sumber daya mineral.

“Harapannya, program-program pembinaan ini dapat memberikan keterampilan yang benar-benar bisa dimanfaatkan oleh warga binaan setelah bebas. Sehingga mereka memiliki peluang membuka usaha dan kembali berperan positif di tengah masyarakat,” tutur Lucky Hakim.

Menurutnya, pengembangan keterampilan dan kegiatan ekonomi bagi warga binaan juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan sektor ekonomi mikro.

Hal tersebut dinilai relevan dengan perkembangan aktivitas perekonomian masyarakat serta bertambahnya kegiatan industri di Kabupaten Indramayu.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Musdes RKPDes 2027 Desa Tersana Dorong Perencanaan Pembangunan Berbasis Aspirasi Warga

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Desa Tersana, Kecamatan Sukagumiwang, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Tersana, menjadi forum bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk membahas berbagai kebutuhan pembangunan sekaligus menentukan skala prioritas yang akan dituangkan dalam rencana kerja desa tahun mendatang,” Senin (21/9/2026).

Musdes tersebut turut dihadiri Sekretaris Kecamatan Sukagumiwang Yayan Tefianty, SE, yang mewakili Camat Sukagumiwang Moh Mulya Setiawan, S.STP. Dalam kegiatan itu, Yayan didampingi Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Budi Santoso.

Jajaran Kecamatan Sukagumiwang hadir dalam rangka memberikan fasilitasi dan pendampingan terhadap proses perencanaan pembangunan di tingkat desa. Selama musyawarah berlangsung, pihak kecamatan mengikuti pembahasan serta memberikan arahan sesuai tugas dan fungsi pemerintahan kecamatan.

Penyusunan RKPDes melalui forum musyawarah diharapkan mampu menghasilkan program kerja yang lebih terarah dan sesuai dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat Desa Tersana.

Berbagai usulan yang disepakati nantinya menjadi bagian dari dokumen perencanaan desa sebagai dasar pelaksanaan program pembangunan pada Tahun Anggaran 2027.

Selain membahas rencana kerja, Musdes juga menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi antara Pemerintah Desa Tersana, masyarakat, dan Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang. Proses tersebut diarahkan agar perencanaan pembangunan dilakukan secara partisipatif dengan tetap memperhatikan skala prioritas serta kemampuan desa.

Melalui tahapan penyusunan RKPDes ini, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang mendorong pemerintah desa bersama masyarakat terus membangun perencanaan yang tertib, terukur, partisipatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Pasca Insiden Sindang, Polres Indramayu Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Kamtibmas

INDRAMAYU,radarinformasi.com- Pasca insiden penganiayaan yang terjadi di wilayah Kecamatan Sindang pada Rabu (23/9/2026), Polres Indramayu, Polda Jawa Barat, terus melakukan langkah menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Salah satunya dilakukan melalui kegiatan silaturahmi dan penguatan sinergi kamtibmas bersama warga Desa Rambatan Wetan, Desa Rambatan Kulon, serta Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) Kabupaten Indramayu.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., S.I.K., M.Si., bertemu sekitar 30 perwakilan masyarakat dari Desa Rambatan Wetan dan Rambatan Kulon. Mereka terdiri dari perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), karang taruna, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Pertemuan tersebut berlangsung di Aula Atmaniwedhana Polres Indramayu, Minggu (27/9/2026).

Dalam dialog tersebut, Kapolres mengajak masyarakat menjaga hubungan baik, mengedepankan komunikasi, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi atau ajakan yang dapat memicu ketegangan.

Warga juga diminta menyelesaikan persoalan melalui komunikasi dan jalur yang tepat sehingga insiden yang terjadi tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.

Selain bertemu dengan masyarakat dari dua desa tersebut, Polres Indramayu juga menggelar silaturahmi bersama Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) di Pondok Pesantren Modern Al-Mu’Minien, Desa Lohbener, Kecamatan Lohbener.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 290 pedagang asal Madura yang berada di Kabupaten Indramayu. Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Ketua MUI Kabupaten Indramayu KH. Saeroji Bilal, pimpinan Pondok Pesantren KH. Sahli Mahud, Ketua Umum IKAMA Pusat H. Muhammad Rowi, Ketua Harian IKAMA Jawa Barat Samsul Arifin, serta Ketua IKAMA Kabupaten Indramayu Mahsus.

Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengatakan, kegiatan silaturahmi tersebut menjadi wadah untuk membangun komunikasi dan menjaga kebersamaan di tengah masyarakat setelah terjadinya insiden.

“Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk saling mengenal lebih dekat, mendengar, dan memperkuat kebersamaan. Kami berharap komunikasi yang baik terus terjalin demi Indramayu yang aman, damai, dan kondusif,” ujar AKP Tarno.

Sebelumnya, Kapolres Indramayu juga telah mengunjungi Ristono, korban penganiayaan yang sedang menjalani pemulihan di kediamannya di Desa Rambatan Kulon, Kecamatan Lohbener, Jum’at (25/9/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Kunjungan tersebut dilakukan setelah korban selesai menjalani perawatan di rumah sakit. Selain memastikan kondisi korban, kegiatan itu menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi dengan keluarga serta masyarakat sekitar.

Dalam penanganan perkara, Satreskrim Polres Indramayu sebelumnya telah menetapkan M (31), warga Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang.

“Tersangka telah ditahan untuk menjalani proses hukum,” jelas AKP Tarno.

Polres Indramayu kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dipastikan kebenarannya, khususnya konten yang beredar di media sosial dan berpotensi menimbulkan keresahan.

Masyarakat juga diminta melakukan verifikasi sebelum membagikan informasi serta mengutamakan dialog apabila terjadi persoalan di lingkungan masing-masing.

“Masyarakat yang mengetahui tindak kriminalitas atau potensi gangguan kamtibmas dapat melapor melalui Lapor Pak Polisi–SIAP MAS Indramayu di WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110,” pungkas AKP Tarno.

Sumber: Humas Polres Indramayu

Imbauan Kamtibmas: Mari Jaga Indramayu Tetap Aman dan Kondusif

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Masyarakat Kabupaten Indramayu diimbau bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar situasi tetap aman dan kondusif.

Warga diminta tetap tenang, menghormati sesama, serta tidak mudah terprovokasi informasi yang beredar di media sosial. Masyarakat juga diingatkan untuk menghindari tindakan perusakan maupun penganiayaan yang dapat berujung pada proses hukum.

Jika menemukan gangguan keamanan atau membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi:

📱 Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu: 081999700110
☎️ Call Center Polri 110: Bebas pulsa

Mari bersama menjaga Indramayu tetap aman, damai, dan kondusif.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika