Layanan Samsat Bugis Hadir Dekatkan Pelayanan Pajak Kendaraan bagi Warga Anjatan

INDRAMAYU, radarinformasi.com – Kabar baik bagi masyarakat Desa Bugis dan sekitarnya. Kini, warga Kecamatan Anjatan dan wilayah sekitar tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mengurus pembayaran pajak kendaraan.

Layanan Samsat Bugis hadir untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan kendaraan bermotor secara lebih dekat dan praktis.

Layanan tersebut berlokasi di Pintu Air Perempatan Bugis, Desa Bugis, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu.

Adapun jadwal operasional Samsat Bugis yakni setiap Senin pukul 08.30 hingga 14.00 WIB, sedangkan pada Sabtu pelayanan dibuka mulai pukul 08.30 hingga 11.30 WIB.

Dengan adanya layanan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas pelayanan yang tersedia untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan tepat waktu serta memastikan dokumen kendaraan tetap aktif.

Kehadiran layanan Samsat di wilayah Bugis juga menjadi salah satu upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang memiliki kendaraan bermotor dan membutuhkan akses pelayanan perpajakan yang lebih mudah.

Masyarakat yang hendak memanfaatkan layanan Samsat Bugis diimbau memperhatikan jadwal operasional agar dapat memperoleh pelayanan sesuai waktu yang telah ditentukan.

Jangan tunggu sampai terlambat. Bayar pajak kendaraan tepat waktu, berkendara lebih nyaman dan administrasi kendaraan tetap aktif.

Sumber: Diskominfo Indramayu

Kontingen Indramayu Bidik Prestasi di PORSADIN Jabar 2026, 27 Peserta Siap Berlaga

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kontingen Kabupaten Indramayu mulai mematangkan persiapan untuk menghadapi Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) ke-8 tingkat Provinsi Jawa Barat yang akan berlangsung di Kabupaten Cianjur pada 23–25 Oktober 2026.

Sebagai bentuk dukungan terhadap para peserta, Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar pembinaan sekaligus pelepasan kontingen di Aula Ki Sidum, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Indramayu, Selasa (20/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Indramayu Lucky Hakim diwakili Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah, Aan Hendrajana. Ia hadir didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Iin Indrayati serta Kepala Dinas Pendidikan Caridin untuk memberikan arahan dan motivasi kepada para peserta.

Membacakan amanat Bupati, Aan menegaskan bahwa PORSADIN tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana bagi santri Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) untuk mengembangkan potensi, bakat, dan kreativitas di bidang olahraga maupun seni.

Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus berperan dalam membentuk karakter, memperkuat akhlak mulia, serta menanamkan nilai sportivitas kepada para santri.

“Saya berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap perlombaan dengan sungguh-sungguh, menjaga kesehatan, meningkatkan kedisiplinan, dan menjunjung tinggi sportivitas. Kalian tidak hanya membawa nama pribadi dan keluarga, tetapi juga nama baik madrasah, FKDT, serta Kabupaten Indramayu,” kata Aan.

Ia juga mengingatkan para peserta agar tidak bersikap sombong ketika meraih kemenangan dan tetap bersemangat apabila belum memperoleh hasil yang diharapkan.

Aan menekankan bahwa prestasi tidak datang secara instan, melainkan harus diperjuangkan melalui kerja keras, ketekunan, doa, dan kejujuran.

“Jadilah duta terbaik Kabupaten Indramayu. Tunjukkan bahwa santri Indramayu memiliki semangat juang yang tinggi, kemampuan yang membanggakan, serta kepribadian yang santun dan berkarakter. Satu hati, banyak prestasi untuk Indramayu REANG,” pesannya.

Sementara itu, Ketua DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Indramayu, Aspuri, melaporkan bahwa kontingen Indramayu berjumlah 150 orang. Dari jumlah tersebut, 27 peserta akan berlaga dalam 14 cabang lomba.

Kontingen Indramayu mengikuti seluruh cabang yang dipertandingkan, kecuali tenis meja putri. Adapun untuk cabang paduan suara, sebanyak 15 guru turut dipersiapkan untuk mengikuti perlombaan.

Aspuri menjelaskan, persiapan kontingen telah dilakukan melalui tiga kali pembinaan yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama, Islamic Center, serta kawasan Pendopo dan Madrasah Masjid Agung.

“Kontingen dijadwalkan berangkat pada Jum’at (23/10/2026) pukul 07.00 WIB dari Islamic Center menggunakan dua bus,” ungkapnya.

Dengan mengusung motto “Satu Hati, Banyak Prestasi untuk Indramayu REANG”, Aspuri berharap seluruh anggota kontingen senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran sejak keberangkatan hingga kembali ke daerah, serta mampu meraih hasil terbaik dalam kompetisi tingkat provinsi tersebut.

Optimisme itu juga didukung rekam jejak prestasi sebelumnya. Pada PORSADIN yang digelar di Lampung, kontingen Indramayu berhasil menyumbangkan lima medali emas yang turut mengantarkan Jawa Barat meraih gelar juara umum.

Sebagai bentuk dukungan tambahan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Indramayu menyiapkan uang pembinaan bagi peserta yang berhasil meraih juara pertama.

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indramayu, Rosidin, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan seluruh pihak yang telah mendukung proses pembinaan serta persiapan kontingen.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti perlombaan dengan lancar, menunjukkan kemampuan terbaik, dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Indramayu.

Keikutsertaan dalam PORSADIN ke-8 tingkat Jawa Barat ini diharapkan tidak hanya memperkuat tradisi prestasi para santri, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan karakter, kreativitas, dan semangat kebersamaan demi mengharumkan nama Indramayu.

Sumber Diskominfo Kabupaten Indramayu

Andika

Wabup Syaefudin Apresiasi Khitanan Massal Gratis untuk 26 Anak Yatim dan Dhuafa di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kepedulian terhadap anak yatim dan keluarga kurang mampu diwujudkan Yayasan Nurul Ulum Indramayu melalui kegiatan khitanan massal gratis yang diikuti 26 anak di Gedung Baru MDTU Babadan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Minggu (18/10/2026).

Kegiatan sosial tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin. Menurutnya, program ini tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi orang tua, tetapi juga menjadi bentuk perhatian terhadap kesehatan anak sekaligus pelaksanaan tuntunan agama.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Indramayu, Syaefudin menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Nurul Ulum Indramayu beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia berharap anak-anak yang mengikuti khitanan massal dapat tumbuh menjadi generasi yang saleh, cerdas, berakhlak mulia, serta mampu membanggakan keluarga, agama, bangsa, dan daerah.

Syaefudin juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian terhadap anak yatim, dhuafa, dan kelompok rentan lainnya. Menurutnya, dukungan tidak harus selalu berupa bantuan materi, tetapi dapat diwujudkan melalui kasih sayang, perhatian, serta pendampingan pendidikan.

Ia menilai semangat gotong royong dan kepedulian sosial perlu terus dikembangkan melalui kolaborasi antara pemerintah, lembaga keagamaan, organisasi sosial, dan masyarakat.

Sinergi tersebut dinilai menjadi salah satu kunci dalam mendukung terwujudnya Indramayu REANG, yakni daerah yang religius, memiliki ekonomi kerakyatan yang kuat, serta menghadirkan kehidupan masyarakat yang aman, nyaman, dan sejahtera.

Lebih lanjut, Syaefudin berharap Yayasan Nurul Ulum Indramayu terus mengambil peran dalam bidang keagamaan, pendidikan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kepada para orang tua, ia berpesan agar senantiasa mendampingi anak dengan penuh kasih sayang, memberikan pendidikan agama yang baik, serta menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap sesama sejak usia dini.

“Semoga kegiatan khitanan massal ini menjadi amal kebaikan yang membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat. Dengan kebersamaan dan kepedulian, kita dapat membangun masyarakat yang semakin peduli dan sejahtera,” pungkasnya.

Sementara itu, perwakilan Dewan Pembina dan Yayasan Madrasah Nurul Ulum Babadan, Dr. H. Achmad Baequni, menjelaskan bahwa Madrasah Nurul Ulum Babadan telah berdiri sejak 1932. Keberadaan lembaga pendidikan tersebut hingga kini tetap terjaga berkat keikhlasan para pendiri, pengabdian para guru, serta dukungan masyarakat dari generasi ke generasi.

Menurut Achmad, semangat gotong royong warga Babadan, baik melalui sumbangan tenaga, perhatian, maupun materi, menjadi salah satu kekuatan utama dalam mempertahankan keberlangsungan madrasah.

Dukungan tersebut turut membantu proses pendidikan agama bagi generasi muda, terutama dalam membekali mereka kemampuan membaca Al-Qur’an dan pemahaman keagamaan yang baik.

Pihak yayasan, lanjutnya, berkomitmen untuk terus menjalin sinergi dengan pemerintah daerah serta membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk BAZNAS, lembaga keuangan, dan sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

“Madrasah selalu berjalan bersama pemerintah untuk mendidik anak-anak agar menjadi sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah,” tegasnya.

Kebahagiaan juga dirasakan salah satu peserta, Evan Samudera (7), warga Babadan Blok Kebon Kelapa. Ia mengaku senang dapat mengikuti khitanan massal bersama teman-temannya, terlebih karena mendapatkan hadiah dalam kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap budaya berbagi dan kepedulian sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat. Dengan demikian, lebih banyak anak dari keluarga yang membutuhkan dapat memperoleh dukungan untuk menjaga kesehatan serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Sumber  Diskominfo Kabupaten Indramayu

Andika

Nikah Massal Hari Jadi ke-499 Indramayu, Lucky Hakim Fasilitasi 499 Pasangan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Kabupaten Indramayu saat lantunan ijab kabul mengiringi prosesi pernikahan massal. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu, Sabtu (17/10/2026).

Sebanyak 14 pasangan mengikuti akad nikah secara langsung di pendopo, dengan Bupati Indramayu Lucky Hakim bertindak sebagai saksi. Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu memfasilitasi total 499 pasangan untuk memperoleh legalitas pernikahan.

Dari jumlah itu, sebanyak 485 pasangan lainnya telah melangsungkan pernikahan pada pertengahan September hingga 10 Oktober 2026. Mereka kemudian menerima buku nikah sebagai bukti pencatatan pernikahan yang sah.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menjelaskan, program nikah massal merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat prasejahtera yang menghadapi keterbatasan biaya untuk melangsungkan pernikahan secara sah, baik menurut agama maupun ketentuan hukum negara.

Menurut Lucky, pencatatan pernikahan memiliki peran penting dalam memberikan kepastian hukum sekaligus melindungi hak suami, istri, dan anak di masa mendatang.

Ia pun mengingatkan para pasangan agar menjadikan komunikasi, kesabaran, sikap saling melengkapi, serta nilai-nilai agama sebagai landasan dalam membina rumah tangga.

“Keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang kuat. Dari keluarga yang harmonis, penuh kasih sayang, dan bertanggung jawab, akan lahir generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia dan cerdas,” ujarnya.

Lucky berharap, program tersebut menjadi langkah awal bagi seluruh pasangan untuk membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Ia juga mengaitkan penguatan ketahanan keluarga dengan visi Indramayu REANG, yakni Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Dudu Rohman, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam penyelenggaraan nikah massal bagi 499 pasangan.

Menurut Dudu, kegiatan tersebut mencerminkan sinergi pemerintah daerah dan Kementerian Agama dalam memperluas akses pelayanan keagamaan sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kepastian hukum atas pernikahan mereka.

Ia berpesan agar setiap pasangan memaknai pernikahan sebagai ibadah serta membangun kehidupan rumah tangga dengan berpegang pada prinsip sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Dudu juga menekankan pentingnya sikap saling menghormati, komunikasi yang sehat, serta ketahanan spiritual dan ekonomi sebagai penopang terciptanya keluarga yang harmonis dan sejahtera.

Selain mengapresiasi pelaksanaan nikah massal, Dudu turut menyoroti dukungan Pemkab Indramayu melalui hibah sarana keagamaan, termasuk untuk madrasah dan Kantor Urusan Agama (KUA). Bantuan tersebut dinilai penting dalam menunjang kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

Dukungan terhadap para pasangan pengantin juga datang dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Indramayu. Ketua BAZNAS Indramayu, Aspuri, menyebutkan bahwa setiap pasangan memperoleh bantuan mahar senilai Rp500.000 serta seperangkat perlengkapan salat berupa sarung dan mukena.

Melalui program nikah massal yang disebut sebagai pelaksanaan perdana dengan jumlah peserta terbanyak di Kabupaten Indramayu tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat semakin mudah memperoleh legalitas pernikahan.

Lebih dari itu, program ini diharapkan menjadi pijakan bagi pasangan pengantin untuk membangun keluarga yang harmonis, mandiri, dan sejahtera, sekaligus memperkuat fondasi kehidupan sosial masyarakat Indramayu.

Sumber Diskominfo Kabupaten Indramayu

Andika

Dorong Infrastruktur Pedesaan, Pemdes Ciawi Realisasikan Pengaspalan Jalan Lingkungan

BOGOR.radarinformasi.com – Pemerintah Desa Ciawi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, merealisasikan pembangunan infrastruktur melalui pengaspalan jalan lingkungan di Kampung Ciawi Tipar, RT 01/RW 04. Pembangunan tersebut didanai melalui Bantuan Keuangan Khusus (Bankeu) Akselerasi Pembangunan Pedesaan Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2026 dengan nilai anggaran sebesar Rp486.436.000.

Pengaspalan jalan ini memiliki volume panjang 800 meter, lebar 2,5 meter, dan ketebalan aspal 3 sentimeter. Pengerjaan dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) bersama masyarakat sekitar.

Kepala Desa Ciawi, Nana Sumarna, S.Ag., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor atas dukungan anggaran yang diberikan untuk pembangunan infrastruktur di wilayahnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor atas bantuan yang telah diberikan kepada Desa Ciawi. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dalam merealisasikan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Terkait pelaksanaan pekerjaan, ia menjelaskan bahwa pengaspalan tersebut berlokasi di Kampung Ciawi Tipar, RT 01/RW 04, dengan volume panjang 800 meter, lebar 2,5 meter, serta ketebalan aspal 3 sentimeter.

Ia berharap, pembangunan jalan lingkungan tersebut dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat dan memperlancar mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Selain itu, ia juga berharap ke depannya Pemerintah Desa Ciawi dapat menerbitkan Surat Keputusan (SK) terkait pemeliharaan jalan dengan melibatkan masyarakat setempat.

“Kami juga berharap nantinya ada SK pemeliharaan yang melibatkan warga, sehingga masyarakat bisa ikut bertanggung jawab menjaga dan merawat jalan yang sudah dibangun. Dengan begitu, hasil pembangunan ini dapat bertahan lebih lama dan manfaatnya bisa dirasakan bersama,” tambahnya.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam pemeliharaan infrastruktur menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas umum. Melalui kerja sama antara pemerintah desa dan warga, kondisi jalan diharapkan tetap terjaga sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Pemerintah Desa Ciawi berharap dukungan pembangunan dari Pemerintah Kabupaten Bogor dapat terus berlanjut guna mendorong pemerataan infrastruktur dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di wilayah pedesaan.

Red

Kurang dari 24 Jam, Resmob Polres Indramayu Tangkap 5 Tersangka Pengeroyokan Maut di Juntinyuat

INDRAMAYU.radarinformasi.com — Tim URC Resmob Satreskrim Polres Indramayu berhasil menangkap lima tersangka kasus pengeroyokan yang menewaskan Sanudin (44), seorang petani di Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu. Kelima tersangka diamankan kurang dari 24 jam setelah kejadian yang berlangsung pada Rabu (14/10/2026) dini hari.

Peristiwa maut itu terjadi di jalan dekat TPU Buyut Rendani, Desa Juntikebon, sekitar pukul 03.30 WIB. Kasus bermula dari pertengkaran dua pria bersaudara yang dipicu persoalan ajakan memanen padi. Sanudin yang berusaha melerai justru menjadi korban kekerasan hingga meninggal dunia.

Lima tersangka yang diamankan masing-masing berinisial FHF alias A (20), R alias D (39), S alias K (36), AAA alias A (18), dan NS alias N (22).

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasat Reskrim AKP Muchammad Arwin Bachar menjelaskan, penangkapan dilakukan setelah tim gabungan menyelidiki kasus tersebut dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Menurut Arwin, pertengkaran awal terjadi antara R dan adiknya, S. Perselisihan dipicu ajakan R untuk memanen sawah keesokan harinya yang ditolak S karena mengaku pusing dan kelelahan.

Sanudin yang melihat keributan kemudian berusaha melerai. Namun, situasi justru berkembang menjadi kekerasan terhadap korban. Berdasarkan hasil penyidikan yang disampaikan polisi, FHF diduga mengambil pisau dari rumah setelah sempat terkena pukulan, lalu kembali ke lokasi dan menusuk punggung korban sebanyak tiga kali.

Polisi juga menduga sejumlah orang lain ikut melakukan kekerasan berupa pemukulan, tendangan, dan dorongan. Penyidik menyebut beberapa orang yang berada di lokasi diduga berada di bawah pengaruh minuman keras jenis ciu.

Setelah kejadian, para terduga pelaku meninggalkan lokasi. Sanudin yang terluka sempat berjalan sekitar 10 meter sebelum terjatuh ke saluran irigasi. Rekannya kemudian menolong dan mengangkat korban ke daratan, tetapi korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Petugas Polsek Juntinyuat bersama Satreskrim Polres Indramayu selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi. Tim Inafis turut melakukan identifikasi, sementara jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Losarang untuk menjalani autopsi.

Polisi kemudian mengamankan kelima tersangka untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. FHF diduga berperan melakukan penusukan, sedangkan empat tersangka lainnya diduga terlibat dalam kekerasan fisik terhadap korban.

Di kesempatan yang sama, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengimbau masyarakat agar segera melaporkan tindak kriminalitas atau gangguan keamanan melalui layanan Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu di WhatsApp 081999700110 atau Call Center Polri 110.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Polsek Rumpin Tindak Lanjuti Aduan 110 soal Pembakaran Bungkus Permen dan Obat untuk Ambil Aluminium Foil

BOGOR.radarinformasi.com – Polsek Rumpin menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan Call Center Polri 110 terkait aktivitas pembakaran bekas bungkus permen dan obat-obatan untuk mengambil aluminium foil di Kampung Rancagaru, RT 03/RW 07, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Kamis (15/10/2026).

Pengecekan lokasi dilakukan sekitar pukul 15.30 WIB. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) Polsek Rumpin, AKP Candra Adi Purba, S.H., bersama personel kepolisian, anggota Satpol PP Kecamatan Rumpin, serta Ketua RT setempat.

Di lokasi, petugas menemui dua orang laki-laki bernama Soni dan Tatang yang mengaku bekerja di tempat tersebut. Berdasarkan keterangan keduanya, aktivitas pengambilan aluminium foil dengan metode pembakaran itu telah berlangsung selama kurang lebih empat bulan.

Bahan yang dibakar berupa bekas bungkus permen vitamin C dan bungkus obat-obatan. Pembakaran dilakukan untuk memisahkan dan mengambil aluminium foil dari kemasan tersebut.

Keduanya juga menyampaikan bahwa tempat usaha itu milik seseorang bernama Jaenal yang disebut berasal dari Ciputat.

Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas memberikan imbauan dan peringatan agar aktivitas pembakaran tidak kembali dilakukan. Asap yang dihasilkan dikhawatirkan dapat mengganggu kualitas udara dan kesehatan masyarakat, khususnya saluran pernapasan, serta meningkatkan risiko kebakaran di lingkungan sekitar.

Selain melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), petugas juga meminta keterangan dari saksi, mengamankan barang bukti, serta mendokumentasikan kegiatan sebagai bahan laporan kepada pimpinan.

Polsek Rumpin mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu kesehatan, keselamatan, maupun ketertiban lingkungan. Laporan dapat disampaikan melalui layanan Call Center Polri 110.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

BAZNAS Indramayu Salurkan Bantuan ZIS Rp884 Juta untuk 1.768 Siswa Prasejahtera

INDRAMAYU.radarinformasi.com — Sebanyak 1.768 siswa dari keluarga prasejahtera di Kabupaten Indramayu menerima bantuan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan total Rp884 juta. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim di Panggung Utama Indramayu Expo 2026, GOR Singalodra, Kecamatan Sindang, Senin (12/10/2026).

Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu. Program tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga penerima sekaligus mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Dalam sambutannya, Lucky Hakim mengapresiasi semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyaluran dana ZIS. Menurutnya, kepedulian melalui zakat, infak, dan sedekah merupakan wujud gotong royong untuk membantu masyarakat yang membutuhkan serta mendukung masa depan generasi muda.

Lucky berpesan kepada para siswa agar tetap semangat belajar, optimistis, dan tidak merasa rendah diri karena kondisi ekonomi keluarga. Ia menegaskan bahwa setiap orang memiliki kesempatan dan jalan berbeda untuk meraih keberhasilan.

“Tidak semua orang berasal dari keluarga yang mampu, tetapi kita akan mendapatkan kesempatan dengan cara yang berbeda,” kata Lucky Hakim.

Ia juga mengingatkan para penerima bantuan agar terus berusaha, tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan, serta memanfaatkan kesempatan yang ada untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Sementara itu, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Indramayu, Aspuri, menjelaskan bahwa setiap siswa menerima bantuan tunai sebesar Rp500.000. Penerima berasal dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK, MTs Negeri, dan MA Negeri.

Berdasarkan data BAZNAS, dana yang disalurkan terdiri atas Rp697 juta dari zakat dan Rp187 juta dari infak. Rinciannya, sebanyak 807 siswa SD menerima total Rp403,5 juta, 715 siswa SMP memperoleh Rp357,5 juta, dan 220 siswa SMA/SMK mendapatkan Rp110 juta.

Selain itu, bantuan diberikan kepada enam siswa MTs Negeri dengan total Rp3 juta serta 20 siswa MA Negeri sebesar Rp10 juta.

Aspuri menyebut penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari sinergi BAZNAS dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui program Indramayu Berzakat. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah sekaligus mengoptimalkan potensi dana umat untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Indramayu atas dukungan terhadap pengelolaan zakat di daerah. Aspuri berharap kolaborasi tersebut dapat mendorong semakin banyak masyarakat menyalurkan zakat melalui lembaga resmi sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

“Terima kasih kepada para muzaki yang telah menyalurkan zakatnya,” tutup Aspuri.

Sumber Diskominfo Kab. Indramayu

Andika

Lucky Hakim Tinjau Pabrik Kerupuk Padi Kapas, Dorong Produk Lokal Indramayu Tembus Pasar Luas

INDRAMAYU.radarinformasi.com — Bupati Indramayu Lucky Hakim meninjau langsung aktivitas produksi Pabrik Kerupuk Padi Kapas di Desa Kenanga, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu. Kunjungan tersebut menjadi salah satu upaya melihat potensi industri pangan lokal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, Sabtu (10/10/2026).

Dalam peninjauan itu, Lucky Hakim melihat tahapan produksi kerupuk, mulai dari pengolahan bahan baku, pembuatan adonan, dan penyimpanan bahan hingga pencetakan, penjemuran, pengovenan, serta pengirisan sebelum produk dipasarkan.

Setiap tahapan produksi membutuhkan ketelitian untuk menjaga kualitas kerupuk yang dihasilkan. Aktivitas tersebut juga mencerminkan peran pelaku usaha lokal dalam mempertahankan produksi sekaligus mengembangkan usaha pangan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Lucky Hakim menilai industri kerupuk memiliki peluang untuk terus dikembangkan karena melibatkan sejumlah kegiatan ekonomi, mulai dari penyediaan bahan baku, proses pengolahan, hingga pemasaran produk.

“Potensi usaha lokal seperti ini perlu terus dikembangkan. Kualitas produk harus dijaga, proses produksi perlu diperhatikan, dan inovasi perlu terus dilakukan agar kerupuk Indramayu mampu bersaing serta menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan industri pangan lokal perlu diiringi dengan konsistensi kualitas, kebersihan selama proses produksi, serta pengelolaan bahan baku yang baik. Faktor-faktor tersebut penting untuk menjaga kepercayaan konsumen di tengah persaingan pasar.

Selain menjaga mutu produk, inovasi dan promosi juga menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan pemasaran. Sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih besar bagi produk unggulan daerah.

Kunjungan ke Pabrik Kerupuk Padi Kapas ini menjadi perhatian terhadap potensi usaha lokal yang dapat terus dikembangkan. Dengan peningkatan kualitas, inovasi, dan perluasan pemasaran, industri kerupuk Indramayu diharapkan semakin berdaya saing serta memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat.

Sumber Diskominfo Kab. Indramayu

Andika

Lucky Hakim Dorong PC IPNU Indramayu Cetak Pelajar Berilmu dan Berakhlak Mulia

INDRAMAYU.radarinformasi.com — Penguatan karakter dan kepemimpinan generasi muda menjadi perhatian dalam pelantikan Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Indramayu yang digelar di Gedung Pusat Dakwah Nahdlatul Ulama Kabupaten Indramayu, Sabtu (10/10/2026).

Pelantikan tersebut menjadi momentum bagi kepengurusan baru untuk memperkuat komitmen organisasi, meningkatkan kualitas kader, serta menghadirkan program yang bermanfaat bagi pelajar dan masyarakat.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang dilantik. Ia berharap amanah organisasi dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab, terutama dalam membina generasi muda yang berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian sosial.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Indramayu, saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang dilantik. Saya berharap pelantikan ini menjadi awal untuk memperkuat komitmen dalam membina generasi muda yang berilmu, berakhlak mulia, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat,” ujarnya.

Lucky Hakim juga mendorong PC IPNU Kabupaten Indramayu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, serta masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas manfaat kegiatan kepemudaan sekaligus mendukung terwujudnya Indramayu REANG.

Menurutnya, organisasi pelajar memiliki ruang strategis untuk mengembangkan potensi generasi muda, membangun karakter, serta menumbuhkan semangat berkontribusi bagi lingkungan sekitar.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Indramayu, K.H. Mustofa, menekankan pentingnya penguatan organisasi dan pembinaan kader secara berkelanjutan. Ia berharap IPNU dapat meningkatkan peran pelajar dalam kehidupan keagamaan maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

Mustofa juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan integritas dalam menjalankan roda organisasi. Dengan kepengurusan yang solid, PC IPNU diharapkan mampu menyusun program yang mendorong tumbuhnya jiwa kepemimpinan dan kepedulian sosial di kalangan pelajar.

Melalui pelantikan ini, PC IPNU Kabupaten Indramayu diharapkan semakin aktif menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta berkontribusi bagi kemajuan umat, bangsa, dan daerah.

Sumber  Diskominfo Kab. Indramayu

Andika

Polisi Periksa 7 Saksi dan 5 Orang Terkait Kematian Pria di Juntinyuat Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com — Satreskrim Polres Indramayu terus mendalami kasus kematian Sanudin (44), pria yang ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka di kawasan Buyut Rendani, Desa Juntikebon, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Rabu (14/10/2026).

Dalam perkembangan penanganan perkara, polisi telah memeriksa tujuh saksi serta meminta keterangan dari lima orang yang diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa tersebut. Penyidik masih mendalami keterangan mereka untuk mengungkap kronologi kejadian dan dugaan peran masing-masing pihak.

Kelima orang tersebut masing-masing berinisial FHF alias A (20), R alias D (39), S alias K (36), AAA alias A (18), dan NS alias N (22). Status serta keterlibatan mereka masih menjadi bagian dari proses penyelidikan kepolisian.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno membenarkan bahwa sejumlah orang telah diamankan untuk kepentingan pemeriksaan.

“Benar, setelah kejadian tadi pagi, Satreskrim Polres Indramayu bersama Polsek Juntinyuat langsung melakukan pengecekan dan olah TKP. Saat ini sudah ada beberapa orang yang diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” ujar AKP Tarno.

Ia menjelaskan, penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi untuk menyusun rangkaian peristiwa secara utuh, termasuk mendalami dugaan pengeroyokan yang diduga berkaitan dengan kematian korban.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, sebelum kejadian Sanudin sempat menyaksikan pertunjukan sandiwara bersama sejumlah rekannya di Desa Juntiweden, Kecamatan Juntinyuat.

Sekitar pukul 03.30 WIB, korban bersama sejumlah saksi melihat keributan di jalan dekat area pemakaman Buyut Rendani. Perselisihan tersebut diduga melibatkan dua pria bersaudara, yakni R alias D (39) dan S alias K (36), yang merupakan warga Kecamatan Juntinyuat.

Korban kemudian disebut berusaha mendekati keduanya untuk melerai pertengkaran. Namun, berdasarkan keterangan awal, situasi diduga berkembang menjadi perselisihan antara korban dan salah satu pihak hingga berujung pada dugaan pengeroyokan.

Dalam peristiwa tersebut, Sanudin dilaporkan terjatuh dalam posisi telentang sebelum berusaha bangkit. Sejumlah saksi melihat korban dalam kondisi terluka.

Salah seorang saksi, Dulyani (31), bersama tiga rekannya kemudian turun ke saluran irigasi untuk memberikan pertolongan. Dulyani membantu mengangkat tubuh korban ke daratan. Namun, saat diperiksa, Sanudin disebut sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Kejadian itu selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian. Personel Polsek Juntinyuat bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Indramayu mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

AKP Tarno menegaskan, penanganan kasus masih berlangsung. Polisi akan mendalami keterangan para saksi dan hasil pemeriksaan untuk memastikan penyebab kematian korban serta mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan tindak kriminalitas maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui layanan Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu di WhatsApp 081999700110 atau Call Center Polri 110.

Sumber: Humas Polres Indramayu