INDRAMAYU, radarinformasi.com – Kabar baik bagi masyarakat Desa Bugis dan sekitarnya. Kini, warga Kecamatan Anjatan dan wilayah sekitar tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mengurus pembayaran pajak kendaraan.
Layanan Samsat Bugis hadir untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan kendaraan bermotor secara lebih dekat dan praktis.
Layanan tersebut berlokasi di Pintu Air Perempatan Bugis, Desa Bugis, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu.
Adapun jadwal operasional Samsat Bugis yakni setiap Senin pukul 08.30 hingga 14.00 WIB, sedangkan pada Sabtu pelayanan dibuka mulai pukul 08.30 hingga 11.30 WIB.
Dengan adanya layanan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas pelayanan yang tersedia untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan tepat waktu serta memastikan dokumen kendaraan tetap aktif.
Kehadiran layanan Samsat di wilayah Bugis juga menjadi salah satu upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang memiliki kendaraan bermotor dan membutuhkan akses pelayanan perpajakan yang lebih mudah.
Masyarakat yang hendak memanfaatkan layanan Samsat Bugis diimbau memperhatikan jadwal operasional agar dapat memperoleh pelayanan sesuai waktu yang telah ditentukan.
Jangan tunggu sampai terlambat. Bayar pajak kendaraan tepat waktu, berkendara lebih nyaman dan administrasi kendaraan tetap aktif.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim mengajak kalangan santri untuk memperkuat akhlak, memperdalam ilmu agama, serta meningkatkan penguasaan teknologi agar mampu menghadapi tantangan zaman. Pesan tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Pondok Pesantren Raudlatul ‘Ulum Lungsemut, Desa Kendayakan, Kecamatan Terisi, Kamis malam (22/10/2026).
Peringatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu yang mengusung tema “499 Tahun Mengukir Sejarah, Menyongsong Lima Abad, Indramayu Berjaya”.
Dalam kesempatan itu, Lucky Hakim mengapresiasi keluarga besar Pondok Pesantren Raudlatul ‘Ulum Lungsemut beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyelenggarakan kegiatan keagamaan tersebut.
Menurut Lucky, ulama dan pesantren mempunyai peran strategis dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, membentuk karakter generasi muda, serta menanamkan akhlak mulia sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.
Ia menilai pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga memiliki kontribusi penting dalam mencetak generasi penerus yang berintegritas dan mampu mendukung kemajuan daerah.
Lucky juga mengajak para santri meneruskan semangat Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 dengan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), berperan aktif dalam pembangunan, serta menghadapi perkembangan teknologi secara bijaksana.
Menurutnya, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi perlu diimbangi dengan pemahaman agama yang kuat serta perilaku yang mencerminkan nilai-nilai luhur bangsa.
Dengan perpaduan bekal tersebut, para santri diharapkan tumbuh menjadi generasi yang adaptif, kompetitif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai ajakan bersama untuk Beberes Dermayu, memperkuat kepedulian dan gotong royong, serta membangun sinergi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat demi mewujudkan Indramayu REANG yang religius, mengembangkan ekonomi kerakyatan, serta menghadirkan lingkungan yang aman dan nyaman,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan keagamaan di pesantren
Selain peringatan Hari Santri Nasional, Yayasan Nurul Mardhiyah Pondok Pesantren Raudlatul ‘Ulum Lungsemut menggelar sejumlah kegiatan keagamaan yang diikuti para santriwan dan santriwati.
Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Khatmil Qur’an, Haflah Juz ‘Amma, dan Haflah Aqidatul Awwam. Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias sebagai bagian dari upaya memperdalam pemahaman agama dan memperkuat tradisi pendidikan pesantren.
Kegiatan dipimpin langsung oleh pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul ‘Ulum, KH. Abdullah Toha, serta dihadiri sejumlah tamu, di antaranya Wa Cici dan Wa Madek.
KH. Abdullah Toha berharap, kegiatan tersebut dapat memperkuat pengetahuan keagamaan sekaligus membentuk kepribadian santri agar mampu berkontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para santri tidak hanya menguasai ilmu Al-Qur’an dan kitab, tetapi juga siap berperan aktif dalam menguatkan bangsa menuju visi Indonesia Emas,” pesannya.
Memasuki momentum menuju lima abad Kabupaten Indramayu, kolaborasi antara ulama, pesantren, pemerintah, dan masyarakat dinilai menjadi salah satu modal penting untuk membangun daerah yang religius, maju, dan berdaya saing.
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 pun diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi generasi muda untuk terus menyeimbangkan kecakapan ilmu pengetahuan, penguasaan teknologi, dan kemuliaan akhlak dalam menyongsong masa depan Indramayu.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Beredarnya video sekelompok remaja yang diduga membawa senjata tajam di jalur Pantura Kabupaten Indramayu menjadi perhatian kepolisian. Menindaklanjuti rekaman tersebut, Polres Indramayu Polda Jawa Barat mengamankan sembilan remaja untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kesembilan remaja tersebut diketahui berusia antara 15 hingga 17 tahun. Mereka diamankan setelah Tim Resmob Satreskrim Polres Indramayu berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Widasari dan Polsek Jatibarang melakukan penyelidikan terhadap video yang beredar di media sosial.
Rekaman itu memperlihatkan sekelompok remaja yang diduga hendak terlibat tawuran di Jalan Pantura Baru, Desa Ujungpendok, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu.
Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menjelaskan, pihaknya mulai menelusuri kejadian tersebut setelah menerima informasi mengenai video viral itu pada Sabtu (24/10/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, petugas berhasil mengidentifikasi sejumlah remaja yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Tim gabungan kemudian mendatangi lokasi keberadaan mereka dan mengamankan sembilan orang untuk dimintai keterangan.
Dalam penanganan kasus ini, polisi turut menyita sejumlah barang bukti, yakni satu bilah golok, satu celurit, enam unit telepon genggam, serta satu sepeda motor Honda Beat Deluxe berwarna hitam berikut kuncinya.
AKP Tarno mengungkapkan, berdasarkan keterangan awal yang dihimpun penyidik, kejadian tersebut diduga berawal dari komunikasi antara dua kelompok remaja melalui media sosial Instagram.
Komunikasi itu kemudian berkembang menjadi rencana pertemuan di Jalan Pantura Baru, Desa Ujungpendok, Kecamatan Widasari, pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
Sejumlah remaja diduga mendatangi lokasi dengan membawa senjata tajam. Namun, berdasarkan keterangan sementara yang diperoleh kepolisian, kedua kelompok belum sempat terlibat bentrokan fisik.
Salah satu kelompok disebut memilih meninggalkan lokasi setelah mengetahui jumlah anggota kelompok lainnya lebih banyak.
Meski sembilan remaja telah diamankan, polisi masih mendalami rangkaian kejadian tersebut, termasuk asal-usul dan kepemilikan senjata tajam serta peran masing-masing anak dalam peristiwa yang diselidiki.
Seluruh remaja selanjutnya dibawa ke Mapolres Indramayu untuk menjalani pemeriksaan. Mengingat mereka masih berusia di bawah 18 tahun, penanganan perkara dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Indramayu.
AKP Tarno menegaskan, proses penyelidikan masih berjalan guna memastikan keterlibatan setiap anak berdasarkan keterangan dan alat bukti yang diperoleh penyidik.
Selain mengungkap dugaan peristiwa tersebut, kepolisian juga menaruh perhatian pada upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang dan membahayakan keselamatan remaja maupun pengguna jalan lainnya.
Polisi mengingatkan bahwa pengawasan keluarga, lingkungan sekolah, dan masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah anak terlibat dalam aksi kekerasan jalanan.
Orang tua diimbau membangun komunikasi yang baik dengan anak serta meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan dan aktivitas mereka di media sosial.
Perselisihan yang bermula dari komunikasi di dunia maya, menurut kepolisian, tidak seharusnya berujung pada tindakan yang dapat mengancam keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
Masyarakat juga diminta segera melapor apabila mengetahui adanya kelompok remaja yang diduga merencanakan tawuran atau membawa senjata tajam. Laporan dapat disampaikan melalui Call Center Polri 110 maupun layanan WhatsApp Lapor Pak Polisi Siap Mas Indramayu di nomor 081999700110.
Melalui penegakan hukum yang disertai langkah pencegahan, Polres Indramayu berupaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus melindungi generasi muda agar tidak terjerumus dalam tindakan yang merugikan masa depan mereka.
AKP Tarno menegaskan bahwa perkara tersebut masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik.
BOGOR.radarInformasi.com – Menindaklanjuti beredarnya video viral di media sosial Instagram yang memperlihatkan seorang pria diduga melakukan tindakan tidak senonoh di sebuah warung nasi, Bhabinkamtibmas Desa Bojong Nangka, Polsek Gunung Putri, Polres Bogor, Aipda Irwan Irawan, melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), Jumat (23/10/2026).
Pengecekan dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB di Warung Nasi Teh Yuli milik Yuliani, yang berlokasi di Kampung Sanding 1, RT 05/RW 02, Desa Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
Berdasarkan keterangan pemilik warung, peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 20 Oktober 2025, sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, seorang pria yang belum diketahui identitasnya datang menggunakan sepeda motor dengan alasan hendak membeli makanan.
Pria tersebut sempat menanyakan nasi uduk, meskipun warung itu tidak menyediakan menu tersebut. Tidak lama kemudian, ia meminta pinjaman uang sebesar Rp20.000 kepada pemilik warung. Namun, permintaan tersebut tidak dipenuhi.
Saat kondisi warung dan jalan di sekitar lokasi sedang sepi, pria tersebut diduga memperlihatkan alat kelaminnya. Pemilik warung yang merasa curiga kemudian memeriksa rekaman kamera pengawas atau closed-circuit television (CCTV). Dari rekaman CCTV tersebut, pemilik warung mengetahui adanya dugaan tindakan tidak senonoh yang dilakukan pria itu. Rekaman kejadian kemudian menjadi perhatian publik setelah beredar di media sosial Instagram.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Aipda Irwan Irawan mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan meminta keterangan dari pemilik warung guna memperoleh informasi lebih lanjut terkait kejadian tersebut.
Kapolsek Gunung Putri, Kompol Hillal Adi Imawan, S.I.K., M.M., mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan kejadian mencurigakan atau berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Masyarakat juga diimbau untuk bijak dalam menggunakan media sosial, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta tidak melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap pihak yang diduga terlibat dalam suatu peristiwa.
Polsek Gunung Putri, Polres Bogor, terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui pemantauan wilayah dan tindak lanjut terhadap informasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana atau membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110.
Polri hadir untuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kontingen Kabupaten Indramayu mulai mematangkan persiapan untuk menghadapi Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) ke-8 tingkat Provinsi Jawa Barat yang akan berlangsung di Kabupaten Cianjur pada 23–25 Oktober 2026.
Sebagai bentuk dukungan terhadap para peserta, Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar pembinaan sekaligus pelepasan kontingen di Aula Ki Sidum, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Indramayu, Selasa (20/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Indramayu Lucky Hakim diwakili Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah, Aan Hendrajana. Ia hadir didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Iin Indrayati serta Kepala Dinas Pendidikan Caridin untuk memberikan arahan dan motivasi kepada para peserta.
Membacakan amanat Bupati, Aan menegaskan bahwa PORSADIN tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana bagi santri Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) untuk mengembangkan potensi, bakat, dan kreativitas di bidang olahraga maupun seni.
Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus berperan dalam membentuk karakter, memperkuat akhlak mulia, serta menanamkan nilai sportivitas kepada para santri.
“Saya berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap perlombaan dengan sungguh-sungguh, menjaga kesehatan, meningkatkan kedisiplinan, dan menjunjung tinggi sportivitas. Kalian tidak hanya membawa nama pribadi dan keluarga, tetapi juga nama baik madrasah, FKDT, serta Kabupaten Indramayu,” kata Aan.
Ia juga mengingatkan para peserta agar tidak bersikap sombong ketika meraih kemenangan dan tetap bersemangat apabila belum memperoleh hasil yang diharapkan.
Aan menekankan bahwa prestasi tidak datang secara instan, melainkan harus diperjuangkan melalui kerja keras, ketekunan, doa, dan kejujuran.
“Jadilah duta terbaik Kabupaten Indramayu. Tunjukkan bahwa santri Indramayu memiliki semangat juang yang tinggi, kemampuan yang membanggakan, serta kepribadian yang santun dan berkarakter. Satu hati, banyak prestasi untuk Indramayu REANG,” pesannya.
Sementara itu, Ketua DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Indramayu, Aspuri, melaporkan bahwa kontingen Indramayu berjumlah 150 orang. Dari jumlah tersebut, 27 peserta akan berlaga dalam 14 cabang lomba.
Kontingen Indramayu mengikuti seluruh cabang yang dipertandingkan, kecuali tenis meja putri. Adapun untuk cabang paduan suara, sebanyak 15 guru turut dipersiapkan untuk mengikuti perlombaan.
Aspuri menjelaskan, persiapan kontingen telah dilakukan melalui tiga kali pembinaan yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama, Islamic Center, serta kawasan Pendopo dan Madrasah Masjid Agung.
“Kontingen dijadwalkan berangkat pada Jum’at (23/10/2026) pukul 07.00 WIB dari Islamic Center menggunakan dua bus,” ungkapnya.
Dengan mengusung motto “Satu Hati, Banyak Prestasi untuk Indramayu REANG”, Aspuri berharap seluruh anggota kontingen senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran sejak keberangkatan hingga kembali ke daerah, serta mampu meraih hasil terbaik dalam kompetisi tingkat provinsi tersebut.
Optimisme itu juga didukung rekam jejak prestasi sebelumnya. Pada PORSADIN yang digelar di Lampung, kontingen Indramayu berhasil menyumbangkan lima medali emas yang turut mengantarkan Jawa Barat meraih gelar juara umum.
Sebagai bentuk dukungan tambahan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Indramayu menyiapkan uang pembinaan bagi peserta yang berhasil meraih juara pertama.
Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indramayu, Rosidin, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan seluruh pihak yang telah mendukung proses pembinaan serta persiapan kontingen.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti perlombaan dengan lancar, menunjukkan kemampuan terbaik, dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Indramayu.
Keikutsertaan dalam PORSADIN ke-8 tingkat Jawa Barat ini diharapkan tidak hanya memperkuat tradisi prestasi para santri, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan karakter, kreativitas, dan semangat kebersamaan demi mengharumkan nama Indramayu.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kepedulian terhadap anak yatim dan keluarga kurang mampu diwujudkan Yayasan Nurul Ulum Indramayu melalui kegiatan khitanan massal gratis yang diikuti 26 anak di Gedung Baru MDTU Babadan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Minggu (18/10/2026).
Kegiatan sosial tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin. Menurutnya, program ini tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi orang tua, tetapi juga menjadi bentuk perhatian terhadap kesehatan anak sekaligus pelaksanaan tuntunan agama.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Indramayu, Syaefudin menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Nurul Ulum Indramayu beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia berharap anak-anak yang mengikuti khitanan massal dapat tumbuh menjadi generasi yang saleh, cerdas, berakhlak mulia, serta mampu membanggakan keluarga, agama, bangsa, dan daerah.
Syaefudin juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian terhadap anak yatim, dhuafa, dan kelompok rentan lainnya. Menurutnya, dukungan tidak harus selalu berupa bantuan materi, tetapi dapat diwujudkan melalui kasih sayang, perhatian, serta pendampingan pendidikan.
Ia menilai semangat gotong royong dan kepedulian sosial perlu terus dikembangkan melalui kolaborasi antara pemerintah, lembaga keagamaan, organisasi sosial, dan masyarakat.
Sinergi tersebut dinilai menjadi salah satu kunci dalam mendukung terwujudnya Indramayu REANG, yakni daerah yang religius, memiliki ekonomi kerakyatan yang kuat, serta menghadirkan kehidupan masyarakat yang aman, nyaman, dan sejahtera.
Lebih lanjut, Syaefudin berharap Yayasan Nurul Ulum Indramayu terus mengambil peran dalam bidang keagamaan, pendidikan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Kepada para orang tua, ia berpesan agar senantiasa mendampingi anak dengan penuh kasih sayang, memberikan pendidikan agama yang baik, serta menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap sesama sejak usia dini.
“Semoga kegiatan khitanan massal ini menjadi amal kebaikan yang membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat. Dengan kebersamaan dan kepedulian, kita dapat membangun masyarakat yang semakin peduli dan sejahtera,” pungkasnya.
Sementara itu, perwakilan Dewan Pembina dan Yayasan Madrasah Nurul Ulum Babadan, Dr. H. Achmad Baequni, menjelaskan bahwa Madrasah Nurul Ulum Babadan telah berdiri sejak 1932. Keberadaan lembaga pendidikan tersebut hingga kini tetap terjaga berkat keikhlasan para pendiri, pengabdian para guru, serta dukungan masyarakat dari generasi ke generasi.
Menurut Achmad, semangat gotong royong warga Babadan, baik melalui sumbangan tenaga, perhatian, maupun materi, menjadi salah satu kekuatan utama dalam mempertahankan keberlangsungan madrasah.
Dukungan tersebut turut membantu proses pendidikan agama bagi generasi muda, terutama dalam membekali mereka kemampuan membaca Al-Qur’an dan pemahaman keagamaan yang baik.
Pihak yayasan, lanjutnya, berkomitmen untuk terus menjalin sinergi dengan pemerintah daerah serta membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk BAZNAS, lembaga keuangan, dan sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
“Madrasah selalu berjalan bersama pemerintah untuk mendidik anak-anak agar menjadi sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah,” tegasnya.
Kebahagiaan juga dirasakan salah satu peserta, Evan Samudera (7), warga Babadan Blok Kebon Kelapa. Ia mengaku senang dapat mengikuti khitanan massal bersama teman-temannya, terlebih karena mendapatkan hadiah dalam kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap budaya berbagi dan kepedulian sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat. Dengan demikian, lebih banyak anak dari keluarga yang membutuhkan dapat memperoleh dukungan untuk menjaga kesehatan serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Kabupaten Indramayu saat lantunan ijab kabul mengiringi prosesi pernikahan massal. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu, Sabtu (17/10/2026).
Sebanyak 14 pasangan mengikuti akad nikah secara langsung di pendopo, dengan Bupati Indramayu Lucky Hakim bertindak sebagai saksi. Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu memfasilitasi total 499 pasangan untuk memperoleh legalitas pernikahan.
Dari jumlah itu, sebanyak 485 pasangan lainnya telah melangsungkan pernikahan pada pertengahan September hingga 10 Oktober 2026. Mereka kemudian menerima buku nikah sebagai bukti pencatatan pernikahan yang sah.
Bupati Indramayu Lucky Hakim menjelaskan, program nikah massal merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat prasejahtera yang menghadapi keterbatasan biaya untuk melangsungkan pernikahan secara sah, baik menurut agama maupun ketentuan hukum negara.
Menurut Lucky, pencatatan pernikahan memiliki peran penting dalam memberikan kepastian hukum sekaligus melindungi hak suami, istri, dan anak di masa mendatang.
Ia pun mengingatkan para pasangan agar menjadikan komunikasi, kesabaran, sikap saling melengkapi, serta nilai-nilai agama sebagai landasan dalam membina rumah tangga.
“Keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang kuat. Dari keluarga yang harmonis, penuh kasih sayang, dan bertanggung jawab, akan lahir generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia dan cerdas,” ujarnya.
Lucky berharap, program tersebut menjadi langkah awal bagi seluruh pasangan untuk membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Ia juga mengaitkan penguatan ketahanan keluarga dengan visi Indramayu REANG, yakni Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Dudu Rohman, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam penyelenggaraan nikah massal bagi 499 pasangan.
Menurut Dudu, kegiatan tersebut mencerminkan sinergi pemerintah daerah dan Kementerian Agama dalam memperluas akses pelayanan keagamaan sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kepastian hukum atas pernikahan mereka.
Ia berpesan agar setiap pasangan memaknai pernikahan sebagai ibadah serta membangun kehidupan rumah tangga dengan berpegang pada prinsip sakinah, mawaddah, dan rahmah.
Dudu juga menekankan pentingnya sikap saling menghormati, komunikasi yang sehat, serta ketahanan spiritual dan ekonomi sebagai penopang terciptanya keluarga yang harmonis dan sejahtera.
Selain mengapresiasi pelaksanaan nikah massal, Dudu turut menyoroti dukungan Pemkab Indramayu melalui hibah sarana keagamaan, termasuk untuk madrasah dan Kantor Urusan Agama (KUA). Bantuan tersebut dinilai penting dalam menunjang kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat.
Dukungan terhadap para pasangan pengantin juga datang dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Indramayu. Ketua BAZNAS Indramayu, Aspuri, menyebutkan bahwa setiap pasangan memperoleh bantuan mahar senilai Rp500.000 serta seperangkat perlengkapan salat berupa sarung dan mukena.
Melalui program nikah massal yang disebut sebagai pelaksanaan perdana dengan jumlah peserta terbanyak di Kabupaten Indramayu tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat semakin mudah memperoleh legalitas pernikahan.
Lebih dari itu, program ini diharapkan menjadi pijakan bagi pasangan pengantin untuk membangun keluarga yang harmonis, mandiri, dan sejahtera, sekaligus memperkuat fondasi kehidupan sosial masyarakat Indramayu.
BOGOR.radarinformasi.com – Pemerintah Desa Ciawi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, merealisasikan pembangunan infrastruktur melalui pengaspalan jalan lingkungan di Kampung Ciawi Tipar, RT 01/RW 04. Pembangunan tersebut didanai melalui Bantuan Keuangan Khusus (Bankeu) Akselerasi Pembangunan Pedesaan Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2026 dengan nilai anggaran sebesar Rp486.436.000.
Pengaspalan jalan ini memiliki volume panjang 800 meter, lebar 2,5 meter, dan ketebalan aspal 3 sentimeter. Pengerjaan dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) bersama masyarakat sekitar.
Kepala Desa Ciawi, Nana Sumarna, S.Ag., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor atas dukungan anggaran yang diberikan untuk pembangunan infrastruktur di wilayahnya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor atas bantuan yang telah diberikan kepada Desa Ciawi. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dalam merealisasikan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Terkait pelaksanaan pekerjaan, ia menjelaskan bahwa pengaspalan tersebut berlokasi di Kampung Ciawi Tipar, RT 01/RW 04, dengan volume panjang 800 meter, lebar 2,5 meter, serta ketebalan aspal 3 sentimeter.
Ia berharap, pembangunan jalan lingkungan tersebut dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat dan memperlancar mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Selain itu, ia juga berharap ke depannya Pemerintah Desa Ciawi dapat menerbitkan Surat Keputusan (SK) terkait pemeliharaan jalan dengan melibatkan masyarakat setempat.
“Kami juga berharap nantinya ada SK pemeliharaan yang melibatkan warga, sehingga masyarakat bisa ikut bertanggung jawab menjaga dan merawat jalan yang sudah dibangun. Dengan begitu, hasil pembangunan ini dapat bertahan lebih lama dan manfaatnya bisa dirasakan bersama,” tambahnya.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam pemeliharaan infrastruktur menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas umum. Melalui kerja sama antara pemerintah desa dan warga, kondisi jalan diharapkan tetap terjaga sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Pemerintah Desa Ciawi berharap dukungan pembangunan dari Pemerintah Kabupaten Bogor dapat terus berlanjut guna mendorong pemerataan infrastruktur dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di wilayah pedesaan.
INDRAMAYU.radarinformasi.com — Tim URC Resmob Satreskrim Polres Indramayu berhasil menangkap lima tersangka kasus pengeroyokan yang menewaskan Sanudin (44), seorang petani di Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu. Kelima tersangka diamankan kurang dari 24 jam setelah kejadian yang berlangsung pada Rabu (14/10/2026) dini hari.
Peristiwa maut itu terjadi di jalan dekat TPU Buyut Rendani, Desa Juntikebon, sekitar pukul 03.30 WIB. Kasus bermula dari pertengkaran dua pria bersaudara yang dipicu persoalan ajakan memanen padi. Sanudin yang berusaha melerai justru menjadi korban kekerasan hingga meninggal dunia.
Lima tersangka yang diamankan masing-masing berinisial FHF alias A (20), R alias D (39), S alias K (36), AAA alias A (18), dan NS alias N (22).
Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasat Reskrim AKP Muchammad Arwin Bachar menjelaskan, penangkapan dilakukan setelah tim gabungan menyelidiki kasus tersebut dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Menurut Arwin, pertengkaran awal terjadi antara R dan adiknya, S. Perselisihan dipicu ajakan R untuk memanen sawah keesokan harinya yang ditolak S karena mengaku pusing dan kelelahan.
Sanudin yang melihat keributan kemudian berusaha melerai. Namun, situasi justru berkembang menjadi kekerasan terhadap korban. Berdasarkan hasil penyidikan yang disampaikan polisi, FHF diduga mengambil pisau dari rumah setelah sempat terkena pukulan, lalu kembali ke lokasi dan menusuk punggung korban sebanyak tiga kali.
Polisi juga menduga sejumlah orang lain ikut melakukan kekerasan berupa pemukulan, tendangan, dan dorongan. Penyidik menyebut beberapa orang yang berada di lokasi diduga berada di bawah pengaruh minuman keras jenis ciu.
Setelah kejadian, para terduga pelaku meninggalkan lokasi. Sanudin yang terluka sempat berjalan sekitar 10 meter sebelum terjatuh ke saluran irigasi. Rekannya kemudian menolong dan mengangkat korban ke daratan, tetapi korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Petugas Polsek Juntinyuat bersama Satreskrim Polres Indramayu selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi. Tim Inafis turut melakukan identifikasi, sementara jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Losarang untuk menjalani autopsi.
Polisi kemudian mengamankan kelima tersangka untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. FHF diduga berperan melakukan penusukan, sedangkan empat tersangka lainnya diduga terlibat dalam kekerasan fisik terhadap korban.
Di kesempatan yang sama, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengimbau masyarakat agar segera melaporkan tindak kriminalitas atau gangguan keamanan melalui layanan Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu di WhatsApp 081999700110 atau Call Center Polri 110.
BOGOR.radarinformasi.com– Polsek Rumpin menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan Call Center Polri 110 terkait aktivitas pembakaran bekas bungkus permen dan obat-obatan untuk mengambil aluminium foil di Kampung Rancagaru, RT 03/RW 07, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Kamis (15/10/2026).
Pengecekan lokasi dilakukan sekitar pukul 15.30 WIB. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) Polsek Rumpin, AKP Candra Adi Purba, S.H., bersama personel kepolisian, anggota Satpol PP Kecamatan Rumpin, serta Ketua RT setempat.
Di lokasi, petugas menemui dua orang laki-laki bernama Soni dan Tatang yang mengaku bekerja di tempat tersebut. Berdasarkan keterangan keduanya, aktivitas pengambilan aluminium foil dengan metode pembakaran itu telah berlangsung selama kurang lebih empat bulan.
Bahan yang dibakar berupa bekas bungkus permen vitamin C dan bungkus obat-obatan. Pembakaran dilakukan untuk memisahkan dan mengambil aluminium foil dari kemasan tersebut.
Keduanya juga menyampaikan bahwa tempat usaha itu milik seseorang bernama Jaenal yang disebut berasal dari Ciputat.
Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas memberikan imbauan dan peringatan agar aktivitas pembakaran tidak kembali dilakukan. Asap yang dihasilkan dikhawatirkan dapat mengganggu kualitas udara dan kesehatan masyarakat, khususnya saluran pernapasan, serta meningkatkan risiko kebakaran di lingkungan sekitar.
Selain melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), petugas juga meminta keterangan dari saksi, mengamankan barang bukti, serta mendokumentasikan kegiatan sebagai bahan laporan kepada pimpinan.
Polsek Rumpin mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu kesehatan, keselamatan, maupun ketertiban lingkungan. Laporan dapat disampaikan melalui layanan Call Center Polri 110.
INDRAMAYU.radarinformasi.com — Sebanyak 1.768 siswa dari keluarga prasejahtera di Kabupaten Indramayu menerima bantuan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan total Rp884 juta. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim di Panggung Utama Indramayu Expo 2026, GOR Singalodra, Kecamatan Sindang, Senin (12/10/2026).
Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu. Program tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga penerima sekaligus mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Dalam sambutannya, Lucky Hakim mengapresiasi semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyaluran dana ZIS. Menurutnya, kepedulian melalui zakat, infak, dan sedekah merupakan wujud gotong royong untuk membantu masyarakat yang membutuhkan serta mendukung masa depan generasi muda.
Lucky berpesan kepada para siswa agar tetap semangat belajar, optimistis, dan tidak merasa rendah diri karena kondisi ekonomi keluarga. Ia menegaskan bahwa setiap orang memiliki kesempatan dan jalan berbeda untuk meraih keberhasilan.
“Tidak semua orang berasal dari keluarga yang mampu, tetapi kita akan mendapatkan kesempatan dengan cara yang berbeda,” kata Lucky Hakim.
Ia juga mengingatkan para penerima bantuan agar terus berusaha, tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan, serta memanfaatkan kesempatan yang ada untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Sementara itu, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Indramayu, Aspuri, menjelaskan bahwa setiap siswa menerima bantuan tunai sebesar Rp500.000. Penerima berasal dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK, MTs Negeri, dan MA Negeri.
Berdasarkan data BAZNAS, dana yang disalurkan terdiri atas Rp697 juta dari zakat dan Rp187 juta dari infak. Rinciannya, sebanyak 807 siswa SD menerima total Rp403,5 juta, 715 siswa SMP memperoleh Rp357,5 juta, dan 220 siswa SMA/SMK mendapatkan Rp110 juta.
Selain itu, bantuan diberikan kepada enam siswa MTs Negeri dengan total Rp3 juta serta 20 siswa MA Negeri sebesar Rp10 juta.
Aspuri menyebut penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari sinergi BAZNAS dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui program Indramayu Berzakat. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah sekaligus mengoptimalkan potensi dana umat untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Indramayu atas dukungan terhadap pengelolaan zakat di daerah. Aspuri berharap kolaborasi tersebut dapat mendorong semakin banyak masyarakat menyalurkan zakat melalui lembaga resmi sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
“Terima kasih kepada para muzaki yang telah menyalurkan zakatnya,” tutup Aspuri.