Pemdes Sukamahi Realisasikan Sejumlah Pembangunan, Betonisasi, Pengaspalan hingga Kampung Dayeuh

BOGOR.radarinformasi.com — Pemerintah Desa Sukamahi, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, tengah merealisasikan sejumlah pembangunan di beberapa wilayah desa. Kegiatan tersebut mencakup betonisasi jalan, pengaspalan, hingga pembangunan Kampung Dayeuh Pajajaran.

Salah satu pekerjaan yang tengah berlangsung berada di Kampung Blendung RW 05, berupa betonisasi jalan poros desa dan kelengkapannya.

Berdasarkan papan informasi kegiatan, pekerjaan tersebut memiliki volume sepanjang 430 meter, lebar 3 meter, dan ketebalan 15 sentimeter.

Kegiatan betonisasi tersebut bersumber dari Bankeu Akselerasi Khusus Kabupaten Bogor Tahun 2026 dan dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Sukamahi.

Anggaran pekerjaan terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama tercantum sebesar Rp261.570.000, sedangkan tahap kedua sebesar Rp273.400.000. Dengan demikian, total anggaran kedua tahap mencapai Rp534.970.000, termasuk upah pekerja dan pajak.

Selain betonisasi di Kampung Blendung, pembangunan juga berlangsung di Kampung Bojong Kaso RW 04 berupa pengaspalan jalan sepanjang 500 meter, dengan lebar 3 meter dan ketebalan 15 sentimeter.

Di wilayah Bojong Kaso RW 04 tersebut, terdapat pula kegiatan lain yang berjalan secara terpisah, yakni pembangunan Kampung Dayeuh Pajajaran.

Pembangunan Kampung Dayeuh Pajajaran dilakukan secara situasional, menyesuaikan kondisi serta kebutuhan di lapangan. Program tersebut merupakan bagian dari penataan kawasan lingkungan masyarakat yang berjalan di wilayah tersebut.

Kepala Desa Sukamahi, Budi Mamat, SE, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Bogor atas dukungan yang diberikan melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) Akselerasi.

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan di tingkat desa, khususnya untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur yang menjadi kepentingan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Desa Sukamahi, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Bogor atas bantuan yang telah diberikan melalui Bantuan Keuangan Akselerasi. Bantuan ini sangat membantu dalam merealisasikan pembangunan yang dibutuhkan masyarakat,” ujar pria yang akrab disapa KBM.

Selain itu, ia juga berharap pembangunan jalan poros tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mengingat ruas jalan itu menjadi akses penghubung dengan wilayah Desa Bendungan dan Desa Banjarsari.

“Harapan kami, pembangunan jalan poros ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, karena akses ini berbatasan dan menjadi penghubung dengan Desa Bendungan serta Desa Banjarsari. Mudah-mudahan dengan kondisi jalan yang semakin baik, mobilitas masyarakat juga semakin lancar,” pungkasnya.

Dengan adanya sejumlah kegiatan tersebut, pembangunan di Desa Sukamahi tidak hanya difokuskan pada peningkatan akses jalan melalui betonisasi dan pengaspalan, tetapi juga menyasar penataan lingkungan permukiman masyarakat.

Red

Muskercab DPC PKB Indramayu Susun Strategi dan Program Kerja 2026–2031

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Indramayu menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) sebagai forum untuk merumuskan arah kebijakan, strategi organisasi, serta program kerja partai periode 2026–2031.

Muskercab menjadi momentum bagi jajaran PKB Indramayu untuk mengevaluasi pelaksanaan program sebelumnya sekaligus menyusun langkah organisasi menghadapi agenda politik dan kebutuhan masyarakat dalam beberapa tahun mendatang.

Sejumlah agenda dibahas dalam forum tersebut, mulai dari penetapan tata tertib persidangan, penyusunan program kerja, hingga perumusan strategi pemenangan pemilu. Hasil pembahasan diharapkan menjadi pedoman bersama bagi seluruh struktur partai dalam menjalankan tugas organisasi.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran DPC PKB Indramayu, badan dan lembaga partai tingkat cabang, serta para utusan DPAC PKB dari berbagai wilayah di Kabupaten Indramayu.

Ketua DPC PKB Indramayu, H. Amroni S.IP, menekankan bahwa hasil Muskercab harus diwujudkan melalui kerja konkret dan tidak berhenti sebatas dokumen organisasi.

«“Yang kita bangun bukan hanya struktur organisasi, tetapi juga kerja nyata. Setiap program harus memiliki arah yang jelas dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.»

Melalui Muskercab tersebut, DPC PKB Indramayu menetapkan sejumlah rencana strategis dan program prioritas yang akan menjadi pijakan organisasi selama masa bakti 2026–2031.

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat keberadaan PKB di tengah masyarakat sekaligus memastikan kerja politik partai tetap berorientasi pada kepentingan dan kebutuhan rakyat.

Muskercab kemudian ditutup dengan komitmen bersama untuk meningkatkan soliditas internal, memperkuat konsolidasi hingga tingkat bawah, serta menjalankan program organisasi secara terarah dan berkesinambungan.

DPC PKB Indramayu menargetkan hasil Muskercab dapat menjadi pijakan dalam membangun kerja politik yang lebih terukur, solid, dan semakin dekat dengan masyarakat sepanjang periode 2026–2031.

Reporter : Andika

Pemilihan BPD Wilayah Desa Pandansari Digelar di RW 02, Sutrisno Wibowo Raih Suara Terbanyak

BOGOR.radarinformasi.com — Pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Wilayah Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, digelar di wilayah RW 02, tepatnya di SD Sindangsari, Minggu, 4 Oktober 2026.

Pemilihan tersebut diikuti oleh perwakilan masyarakat dari tiga RT yang berada di wilayah RW 02. Unsur pemilih terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta perwakilan lainnya yang ditetapkan dari masing-masing RT.

Dalam pemilihan tersebut, tercatat sebanyak 19 orang memiliki hak pilih untuk menentukan keterwakilan wilayah RW 02 dalam keanggotaan BPD Desa Pandansari.

Terdapat tiga kandidat yang mengikuti proses pemilihan. Berdasarkan hasil penghitungan suara, Sutrisno Wibowo, kandidat nomor urut 1, memperoleh 8 suara.

Sementara itu, kandidat nomor urut 2, Farhan Rizki Tanrobak, memperoleh 3 suara, sedangkan kandidat nomor urut 3, Erlan, mendapatkan 6 suara.

Dengan demikian, Sutrisno Wibowo memperoleh suara terbanyak dengan selisih dua suara dari Erlan. Total suara sah yang tercatat dari ketiga kandidat mencapai 17 suara.

Pelaksanaan pemilihan BPD Desa Pandansari ini merupakan bagian dari tahapan untuk menentukan keterwakilan masyarakat dari masing-masing wilayah RW dalam lembaga BPD.

Ketua Panitia Pemilihan BPD Desa Pandansari, Ujang Hotib, memimpin pelaksanaan tahapan pemilihan bersama jajaran panitia. Dalam kepanitiaan tersebut, Soleh Damates bertugas sebagai sekretaris, Apen sebagai bendahara, serta anggota panitia terdiri dari Ade Mulyana, Adang, dan Adah.

Secara keseluruhan, terdapat tujuh orang yang tergabung dalam panitia pemilihan BPD Desa Pandansari. Panitia terus bekerja keras mengawal seluruh tahapan pemilihan hingga tuntas, termasuk pelaksanaan pemilihan keterwakilan masyarakat di delapan RW yang menjadi bagian dari wilayah Desa Pandansari.

Ketua RW 02 Desa Pandansari, Ira Wibowo, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan pemilihan BPD di wilayahnya.

“Alhamdulillah kegiatan pemilihan Ketua BPD wilayah berjalan dengan baik,” ujar Ira.

Ia berharap calon yang terpilih nantinya dapat membangun sinergi dengan masyarakat dan berbagai unsur di wilayah desa dalam menjalankan tugasnya.

“Harapan saya semoga Ketua BPD wilayah terpilih bisa bersinergi dalam bekerja, salah satunya dalam menangani soal sampah,” katanya.

Menurutnya, persoalan sampah menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian dan ditangani secara bersama-sama agar lingkungan masyarakat tetap bersih dan nyaman.

Hasil pemilihan di RW 02 selanjutnya menjadi bagian dari keseluruhan tahapan pemilihan anggota BPD Desa Pandansari sebelum dilakukan penetapan sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Dengan adanya keterwakilan dari setiap wilayah, BPD diharapkan dapat menjadi wadah masyarakat dalam menyampaikan aspirasi serta turut mengawal penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan berbagai kebutuhan warga di tingkat desa.

Red

KIM Jabar Pinter Digital Dorong Penguatan Literasi Digital di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Penguatan kapasitas Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) terus didorong sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas penyebaran informasi di tengah pesatnya perkembangan komunikasi digital.

Upaya tersebut dilakukan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Digital Program KIM Jabar Pinter Digital yang diselenggarakan Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Provinsi Jawa Barat di Aula KPRI Mekarjaya, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan tersebut memberikan pembekalan kepada peserta mengenai pemanfaatan media digital, mulai dari memahami dan mengolah informasi hingga menyampaikannya kepada masyarakat.

Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya memilah dan memeriksa informasi sebelum disebarluaskan. Langkah tersebut diperlukan agar informasi yang diterima masyarakat memiliki sumber yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Keberadaan KIM dinilai memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Selain menjadi salah satu sarana penyebarluasan informasi pembangunan, KIM juga dapat menjadi wadah komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Provinsi Jawa Barat, Nidar Nadrotan Naim Sujana, mengatakan perkembangan teknologi digital membuat masyarakat semakin mudah mendapatkan sekaligus membagikan berbagai informasi.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan literasi digital agar masyarakat tidak terburu-buru menyebarluaskan informasi sebelum memahami dan memastikan kebenarannya.

Ia menambahkan, penguatan literasi digital menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas KIM dalam menjalankan fungsi komunikasi di tengah masyarakat. Dengan pemahaman yang memadai, KIM diharapkan mampu membantu menyampaikan informasi yang akurat sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Sumber: Diskominfo Kab Indramayu

Samsat Indramayu 1 Hadirkan Layanan Keliling di Sejumlah Lokasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3DW) Indramayu 1 melalui Samsat Indramayu 1 kembali menghadirkan layanan Samsat Keliling untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.

Pelayanan Samsat Keliling dijadwalkan berlangsung pada Jum’at, 2 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

Layanan tersebut meliputi pembayaran pajak kendaraan tahunan dan e-Samsat. Masyarakat yang akan menggunakan pelayanan diwajibkan membawa STNK asli serta identitas pemilik kendaraan.

Sejumlah titik yang disiapkan untuk pelayanan Samsat Keliling, antara lain Tugu KB Singaraja, Balai Desa Junti Kebon, Balai Desa Pabean Ilir, dan sekitar Jembatan Bangkir.

Selain layanan keliling, masyarakat juga dapat memanfaatkan pelayanan melalui Samsat Outlet yang tersedia di Outlet BJB Karangampel, Outlet BJB Jatibarang, serta Kantor Kecamatan Cikedung.

Masyarakat diimbau memastikan kelengkapan dokumen sebelum mendatangi lokasi pelayanan agar proses pembayaran pajak kendaraan dapat berjalan dengan lancar.

Sumber Instagram Samsat Indramayu

Andika

Ketua PDM Muhammadiyah Indramayu Ajak Warga Bijak Bermedia Sosial

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Indramayu, Prof. Dr. H. Ahmad Junaedi Karso, S.H., M.H., M.Si., mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta mempertahankan suasana Kabupaten Indramayu tetap aman dan kondusif.

Ajakan tersebut disampaikan Ahmad Junaedi Karso di tengah derasnya arus informasi yang beredar di masyarakat. Ia meminta warga tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya dan mengutamakan sikap saling menghormati.

“Saya Prof. Dr. H. Ahmad Junaedi Karso selaku Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Indramayu sekaligus bagian dari masyarakat Indramayu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendinginkan suasana dan menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Ahmad Junaedi Karso, Rabu (30/9/2026).

Menurutnya, media sosial perlu digunakan secara bijak dan bertanggung jawab. Masyarakat diminta melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum menerima ataupun menyebarluaskan informasi kepada orang lain.

“Mari kita bijak dalam bermedia sosial dan jauhi tindakan provokasi serta penyebaran berita bohong,” katanya.

Ahmad Junaedi Karso juga mengingatkan bahwa media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Fungsi media adalah memberikan edukasi, bukan memberikan provokasi,” ujarnya.

Karena itu, ia mengajak masyarakat menggunakan berbagai ruang komunikasi, termasuk media sosial, untuk menyampaikan informasi yang bermanfaat dan tidak menyebarkan konten yang dapat memicu keresahan maupun pertentangan di tengah masyarakat.

Selain persoalan informasi, ia meminta masyarakat menghindari tindakan yang bertentangan dengan hukum, termasuk penganiayaan dan perusakan.

“Jangan sampai melakukan tindak pidana, baik penganiayaan maupun perusakan, yang pada akhirnya akan merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tuturnya.

Ia menilai terciptanya keamanan dan kedamaian di Kabupaten Indramayu merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan hingga masyarakat umum memiliki peran dalam menjaga situasi tersebut.

Apabila terdapat perbedaan pendapat maupun persoalan di lingkungan masyarakat, Ahmad Junaedi Karso mengimbau agar penyelesaiannya ditempuh melalui komunikasi, musyawarah dan mekanisme hukum yang berlaku.

“Mari kita jaga dan rawat Kabupaten Indramayu agar tetap aman, damai dan semakin sejahtera menuju Indramayu yang reang,” katanya.

Ia berharap masyarakat semakin memperkuat persatuan, tidak mudah terpengaruh provokasi, serta bersama-sama menjaga lingkungan masing-masing agar Kabupaten Indramayu tetap aman, damai dan kondusif.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Polres Indramayu Dalami Dugaan Penyelewengan Beras Bantuan Pangan di Haurgeulis

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Satreskrim Polres Indramayu Polda Jawa Barat tengah mendalami laporan masyarakat terkait dugaan ketidaksesuaian penyaluran bantuan pangan berupa beras di Desa Sukajati, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasat Reskrim AKP Muchammad Arwin Bachar mengatakan, informasi tersebut diterima polisi melalui layanan WhatsApp Lapor Pak Polisi–SIAP MAS Indramayu di nomor 081999700110.

Laporan masuk pada Jum’at (25/9/2026) sekitar pukul 01.28 WIB. Dalam laporan tersebut, masyarakat menyampaikan adanya beras bantuan pangan yang disimpan di wilayah Desa Sukajati.

Menindaklanjuti informasi itu, personel Polsek Haurgeulis langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Petugas kemudian menemukan sebuah mobil Suzuki warna biru yang berada di dalam sebuah garasi.

Di dalam kendaraan tersebut terdapat 100 karung beras bantuan pangan. Setiap karung memiliki berat 10 kilogram sehingga total beras yang ditemukan mencapai sekitar satu ton.

“Kendaraan tersebut ditemukan berada di sebuah garasi di Desa Sukajati,” terang AKP Muchammad Arwin Bachar didampingi Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, Senin sore (28/9/2026).

Selanjutnya, kendaraan beserta beras diamankan ke Mapolsek Haurgeulis. Polisi kemudian berkoordinasi dengan Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polres Indramayu untuk melakukan pendalaman lebih lanjut.

Dalam tahap awal penyelidikan, penyidik telah meminta keterangan dari empat orang yang berkaitan dengan proses penyaluran bantuan pangan di Desa Sukajati. Mereka berasal dari unsur perangkat desa, staf pemerintahan desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta kepala desa.

Berdasarkan hasil pendalaman sementara, beras yang ditemukan diduga merupakan bagian dari alokasi bantuan pangan untuk periode Juli hingga September 2026.

Penyidik juga tengah memeriksa dugaan adanya ketidaksesuaian jumlah bantuan yang diterima penerima bantuan pangan pengganti.

Dari keterangan awal yang diperoleh, penerima pengganti seharusnya mendapatkan tiga karung beras untuk periode tersebut. Namun, polisi menemukan adanya penerima yang diduga hanya menerima satu hingga dua karung.

“Hasil pendalaman sementara terdapat 52 penerima bantuan pangan pengganti yang menerima beras dalam jumlah tidak sesuai, yakni satu hingga dua karung, padahal seharusnya menerima tiga karung,” jelas AKP Muchammad Arwin Bachar.

Setiap karung beras yang menjadi bagian dari bantuan tersebut diketahui memiliki berat 10 kilogram.

Polisi juga mendalami informasi bahwa sisa beras yang tersedia rencananya akan dibagikan kepada warga Desa Sukajati yang tidak tercatat sebagai penerima bantuan pangan.

“Rencana pembagian tersebut kini menjadi salah satu materi yang didalami penyidik, terutama berkaitan dengan mekanisme dan ketentuan penyaluran bantuan pangan yang berlaku,” imbuhnya.

Untuk memastikan duduk perkara, Satreskrim Polres Indramayu masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam proses penyaluran bantuan di tingkat desa.

Selain meminta keterangan saksi, penyidik akan berkoordinasi dengan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) atau Inspektorat Kabupaten Indramayu serta Perum Bulog Cabang Indramayu.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk mencocokkan data penerima, mekanisme distribusi, serta ketentuan penyaluran bantuan pangan yang berlaku.

Dalam penanganan perkara ini, polisi telah mengamankan satu unit mobil Suzuki warna biru dan 100 karung beras dengan berat masing-masing 10 kilogram. Barang tersebut diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

Polisi juga masih mendalami rangkaian peristiwa, mekanisme pembagian bantuan, serta ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam kasus tersebut.

Penyidik turut mempelajari kemungkinan penerapan ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 603 dan Pasal 604 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta ketentuan dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Namun, penerapan pasal maupun kesimpulan mengenai ada atau tidaknya tindak pidana masih menunggu hasil pemeriksaan dan proses penyelidikan lebih lanjut.

AKP Muchammad Arwin Bachar mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam penyaluran bantuan pangan, baik di tingkat desa maupun kecamatan, agar melaksanakan distribusi berdasarkan data penerima dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Polres Indramayu memastikan laporan tersebut akan terus didalami secara profesional dengan mengacu pada fakta serta alat bukti yang diperoleh selama proses penyelidikan.

Sumber  Humas Polres Indramayu

Andika

HUT ke-66, Karang Taruna Indramayu Perkuat Peran Pemuda Lewat Aksi Sosial

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai peringatan Bulan Bhakti Karang Taruna 2026 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) Karang Taruna ke-66 yang digelar di Pantai Legenda Tirtamaya, Kabupaten Indramayu, Minggu (27/9/2026).

Mengangkat tema “Bersatu, Bergerak, Berdampak”, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Karang Taruna untuk memperkuat solidaritas sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam kegiatan sosial dan pembangunan di daerah.

Mewakili Bupati Indramayu, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Indramayu Sidik Tri Hartono mengatakan, Karang Taruna memiliki posisi penting karena keberadaan organisasinya menjangkau hingga tingkat desa.

“Karang Taruna ini organisasi yang sangat istimewa karena strukturnya sampai ke desa. Ini menjadi kekuatan besar untuk menggerakkan pemuda dalam membantu masyarakat dan mendukung pembangunan,” ujar Sidik.

Menurutnya, keberadaan Karang Taruna di tingkat desa dapat menjadi modal sosial untuk mendorong pemuda terlibat langsung dalam berbagai kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Sidik juga mengapresiasi rangkaian Bulan Bhakti Karang Taruna yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi turut diisi dengan kegiatan sosial serta aksi kepedulian terhadap lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Bukan hanya silaturahmi, tetapi juga ada aksi sosial dan kepedulian terhadap lingkungan. Semoga semangat ini terus ditingkatkan,” ungkapnya.

Ia berharap memasuki usia ke-66 tahun, Karang Taruna semakin aktif mengambil bagian dalam pembangunan, khususnya di tingkat desa.

“Kami berharap peran Karang Taruna di desa semakin meningkat, khususnya dalam pembangunan, sehingga keberadaannya semakin dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Indramayu Syaefudin menegaskan komitmen organisasinya untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, pemerintah desa, pemuda, serta berbagai elemen masyarakat.

“Kami siap bersinergi dan memberikan bantuan kapan pun dan di mana pun, membantu TNI, Polri, pemerintah desa, pemuda, dan masyarakat sepanjang untuk kepentingan yang positif,” katanya.

Syaefudin menambahkan, peringatan Bulan Bhakti Karang Taruna diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut harus diwujudkan melalui berbagai aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi bentuk pengabdian dan khidmat Karang Taruna kepada masyarakat,” tegasnya.

Beragam kegiatan turut mewarnai rangkaian peringatan tersebut. Di antaranya Senam Massal Karang Taruna Sehat, donor darah, santunan bagi 100 anak yatim dan fakir miskin, serta aksi Grebeg Sampah dan bersih-bersih pantai.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Karang Taruna Indramayu memperkuat kepedulian sosial dan lingkungan sekaligus mendorong generasi muda untuk hadir melalui aksi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sumber: Diskominfo Indramayu

Jelang Hari Jadi ke-499, PERTINA Indramayu Bawa Pulang 9 Emas dari Sukabumi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet tinju Kabupaten Indramayu. Menjelang Hari Jadi ke-499, tim Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Indramayu berhasil membawa pulang 9 medali emas dan 2 medali perak dari Kejuaraan Tinju Amateur Boxing Exhibition Vol. 2 Tingkat Jawa Barat 2026.

Kejuaraan tersebut berlangsung di Gedung Juang 45, Kota Sukabumi, pada 25–28 September 2026. Dari 11 atlet yang dikirim, seluruhnya berhasil meraih medali.

Kontingen PERTINA Indramayu terdiri atas 10 atlet putra dan satu atlet putri. Mereka didampingi tim ofisial yang terdiri dari Babby Akhel Selvia Indra sebagai manajer, serta Rosidin, Nurul J. Indrayanti dan Bayu Prahara Indra sebagai pelatih. Masroto dipercaya sebagai asisten pelatih.

Sembilan medali emas masing-masing dipersembahkan Delia Destiyanti, Maria Stevani, Shihab Fatin Abdullah, Hanin Wiranu, Farhan Dhika Pratama, Nanang Sudirman, Muhamad Isbara Tirta Wijaya, Ekik Julianardo dan Figur Notonegoro.

Sementara dua medali perak diraih Agil Febri Oka dan Muhammad Alva Ramadhan.

Ketua sekaligus Pelatih PERTINA Indramayu, Rosidin, mengatakan hasil tersebut tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Indramayu dan berbagai pihak yang selama ini memberikan perhatian terhadap perkembangan olahraga tinju.

“Prestasi ini menjadi kado manis bagi Kabupaten Indramayu dalam momentum HUT ke-499. Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati, Kadispara, dan Ketua Umum KONI atas dukungan yang diberikan sehingga para atlet dapat tampil maksimal dan meraih prestasi di Sukabumi,” ujar Rosidin kepada Diskominfo Indramayu, Senin (28/9/2026).

Menurut Rosidin, capaian di Sukabumi juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet secara berkelanjutan untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar di tingkat Jawa Barat.

Hal senada disampaikan Manajer Tim Tinju PERTINA Indramayu, Babby Akhel Selvia Indra. Ia menyebut perolehan 9 emas dan 2 perak menjadi modal penting untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan atlet.

“Hasil 9 emas dan 2 perak menunjukkan potensi atlet tinju Indramayu sangat baik. Selanjutnya, kami akan terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan agar para atlet semakin siap menghadapi kompetisi yang lebih besar,” katanya.

Prestasi tersebut sekaligus menjadi persiapan PERTINA Indramayu menuju Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 10–19 November 2026 di Kota Bekasi.

Bagi para atlet, torehan medali di atas ring menjadi hasil dari proses latihan, kedisiplinan dan keberanian dalam menghadapi lawan di tingkat Jawa Barat.

Capaian tersebut juga membawa nama Kabupaten Indramayu di ajang olahraga sekaligus menjadi motivasi bagi generasi muda untuk mengenal dan menekuni olahraga tinju.

Dengan hasil dari Kota Sukabumi, PERTINA Indramayu kini melanjutkan persiapan menuju PORPROV XV Jawa Barat 2026. Pembinaan berkelanjutan, dukungan berbagai pihak dan kerja keras para atlet menjadi bagian dari proses mempersiapkan prestasi olahraga Indramayu.

Sumber: Diskominfo Indramayu

Coir Shade Karya Warga Binaan Lapas Indramayu Diekspor Perdana ke Spanyol

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Produk kerajinan berbahan serat kelapa hasil pembinaan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu berhasil menembus pasar internasional.

Produk bernama coir shade tersebut resmi dilepas untuk ekspor perdana ke Spanyol oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim, Senin (28/9/2026).

Pelepasan ekspor berlangsung saat Bupati Lucky Hakim bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Indramayu melakukan kunjungan ke Lapas Indramayu.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung berbagai hasil pembinaan dan program pemberdayaan yang dijalankan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Bupati Lucky Hakim mengapresiasi pengembangan coir shade karena mampu mengolah bahan sederhana berupa serabut kelapa menjadi produk bernilai ekonomi hingga memiliki pasar di luar negeri.

“Ini salah satu hasil yang bisa dibanggakan. Dari serabut kelapa dipintal menjadi sesuatu yang bernilai dan terbukti akan dikirim ke luar negeri, tujuannya ke Spanyol. Artinya, sudah terbukti ada kinerja dan ada hasilnya,” ujar Lucky.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa keterampilan yang diberikan selama masa pembinaan dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang memiliki nilai tambah.

Ia berharap program serupa terus dikembangkan sehingga keterampilan warga binaan dapat menjadi bekal untuk bekerja maupun membuka usaha secara mandiri setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Pemkab Indramayu, kata Lucky, siap mendukung pengembangan program tersebut sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku. Salah satu bentuk dukungan dapat dilakukan melalui penguatan kerja sama dengan dunia usaha, termasuk melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu Aramichi Renggalih mengatakan, pengembangan produk hasil karya warga binaan merupakan bagian dari upaya mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di lingkungan Lapas.

Menurut Aramichi, sejumlah produk pembinaan telah dikembangkan dan beberapa di antaranya memiliki peluang untuk dipasarkan hingga ke luar negeri.

“Salah satunya yang kita ekspor hari ini adalah peningkatan UMKM, yang kami laksanakan dan diharapkan juga dapat meningkatkan UMKM di Kabupaten Indramayu,” katanya.

Ia menjelaskan, program pembinaan tersebut tidak hanya diarahkan untuk memberikan keterampilan selama warga binaan menjalani masa pidana. Lebih jauh, keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi modal bagi mereka untuk berkontribusi dalam kegiatan ekonomi setelah kembali ke masyarakat.

Untuk menjaga keberlanjutan program, Lapas Indramayu terus membangun koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu serta berbagai pihak yang dapat mendukung pengembangan produk warga binaan.

Ekspor perdana coir shade ke Spanyol menjadi salah satu hasil program pembinaan kemandirian di Lapas Indramayu sekaligus membuka peluang bagi produk UMKM karya warga binaan untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Sumber: Diskominfo Indramayu