Ketua MUI Indramayu Apresiasi Pendekatan Dialogis Kapolres Tangani Insiden Sindang

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Indramayu, KH Ahmad Syaerozi Bilal, mengapresiasi langkah Kapolres Indramayu dalam menangani insiden yang terjadi di wilayah Kecamatan Sindang beberapa waktu lalu.

Menurut KH Ahmad Syaerozi Bilal, penanganan yang dilakukan Kapolres Indramayu tidak hanya berfokus pada proses hukum, tetapi juga mengedepankan komunikasi dan pendekatan kepada berbagai unsur masyarakat.

Ia menilai keterlibatan tokoh agama, ulama, tokoh masyarakat serta perwakilan kelompok masyarakat menjadi bagian penting untuk menjaga suasana tetap kondusif dan mencegah persoalan berkembang lebih luas.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolres yang telah mampu menangani permasalahan itu. Beliau meluangkan waktu khusus untuk menangani hal ini,” ujar KH Ahmad Syaerozi Bilal, Senin (28/9/2026).

Salah satu langkah yang dilakukan, kata dia, yakni mempertemukan unsur masyarakat Madura dengan sejumlah pihak untuk membangun pemahaman bersama mengenai situasi yang terjadi.

Pertemuan tersebut melibatkan Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) dari tingkat pusat, Jawa Barat hingga Kabupaten Indramayu dan berlangsung di Pondok Pesantren Al-Mu’minin.

Dalam pertemuan itu, Kapolres Indramayu memberikan penjelasan mengenai situasi serta rangkaian peristiwa yang terjadi. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat mendapatkan informasi secara utuh dan tidak mudah terpengaruh kabar yang belum terverifikasi.

KH Ahmad Syaerozi Bilal mengatakan, komunikasi yang dibangun tersebut mendapat respons positif dari masyarakat Madura yang tinggal dan mencari nafkah di Kabupaten Indramayu.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap saling menghormati serta menaati norma kehidupan bermasyarakat di lingkungan masing-masing.

“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kita hidup bersama-sama, mencari rezeki dan menjaga kehidupan yang damai,” katanya.

Upaya menjaga situasi tetap kondusif juga dilakukan melalui silaturahmi dan dialog dengan masyarakat Desa Rambatan Wetan dan Desa Rambatan Kulon.

Dalam pertemuan tersebut, warga diajak bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, menahan diri, serta mengutamakan komunikasi dan musyawarah ketika menghadapi persoalan.

Menurut KH Ahmad Syaerozi Bilal, pertemuan yang dilakukan bersama berbagai unsur masyarakat tersebut telah menghasilkan sejumlah kesepahaman yang dapat diterima bersama.

Karena itu, ia kembali mengapresiasi langkah Kapolres Indramayu yang mengedepankan komunikasi persuasif dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Ia menilai peran tokoh agama, tokoh masyarakat dan unsur lainnya diperlukan untuk menjaga keamanan sekaligus mencegah munculnya persoalan baru di tengah masyarakat.

KH Ahmad Syaerozi Bilal berharap masyarakat Indramayu terus menjaga persatuan, saling menghormati dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memicu perpecahan.

“Mudah-mudahan Indramayu tetap kondusif, aman dan terkendali, serta menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Kita hidup bersama-sama, mencari rezeki demi bekal ibadah masing-masing,” tuturnya.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Lapas Indramayu dan Pemkab Perkuat Sinergi Pembinaan serta Kemandirian Warga Binaan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Upaya memperkuat kerja sama dalam pembinaan warga binaan terus dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Hal tersebut mengemuka dalam kunjungan Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu Aramichi Renggalih bersama jajaran pejabat struktural ke Pendopo Kabupaten Indramayu, Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim,” Sabtu (26/9/2026).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah kebutuhan Lapas, mulai dari dukungan sarana dan prasarana hingga pengembangan program pembinaan dan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kalapas Indramayu Aramichi Renggalih mengatakan, koordinasi dengan pemerintah daerah diperlukan untuk mendukung pemenuhan hak serta peningkatan kualitas pelayanan bagi warga binaan.

Salah satu kebutuhan yang menjadi pembahasan yakni ketersediaan air bersih melalui koordinasi dengan PDAM Indramayu. Selain itu, turut dibicarakan kebutuhan armada ambulans untuk menunjang pelayanan kesehatan di lingkungan Lapas.

Tak hanya persoalan fasilitas, pembahasan juga diarahkan pada pengembangan keterampilan kerja dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dihasilkan warga binaan.

“Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya kami memperkuat sinergi dengan Pemkab Indramayu. Selain menyampaikan kebutuhan sarana dan prasarana, kami juga membahas potensi yang dapat dikembangkan untuk mendukung program pembinaan,” ujar Aramichi.

Menurutnya, pembinaan warga binaan tidak hanya berorientasi pada masa menjalani pidana, tetapi juga diarahkan untuk memberikan keterampilan yang dapat digunakan sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

Salah satu program yang dibahas adalah pemanfaatan eceng gondok. Prosesnya mencakup pengambilan bahan baku hingga pengolahan menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai ekonomi.

Selain itu, Lapas Indramayu juga mengembangkan budidaya melon golden di area branggang Lapas sebagai bagian dari program kemandirian warga binaan.

Dalam pertemuan tersebut turut dibahas gagasan penerapan fasilitas septic tank berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT). Teknologi tersebut direncanakan dapat dikembangkan untuk mendukung kebutuhan energi listrik dengan mengacu pada konsep pengelolaan yang diterapkan di lingkungan pesantren.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menyambut positif berbagai rencana dan inovasi yang disampaikan pihak Lapas. Pemkab Indramayu menyatakan siap membantu melakukan koordinasi dengan instansi terkait.

Di antaranya terkait kebutuhan pasokan air bersih dengan PDAM Indramayu serta pembahasan penerapan teknologi EBT bersama perangkat daerah yang membidangi energi dan sumber daya mineral.

“Harapannya, program-program pembinaan ini dapat memberikan keterampilan yang benar-benar bisa dimanfaatkan oleh warga binaan setelah bebas. Sehingga mereka memiliki peluang membuka usaha dan kembali berperan positif di tengah masyarakat,” tutur Lucky Hakim.

Menurutnya, pengembangan keterampilan dan kegiatan ekonomi bagi warga binaan juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan sektor ekonomi mikro.

Hal tersebut dinilai relevan dengan perkembangan aktivitas perekonomian masyarakat serta bertambahnya kegiatan industri di Kabupaten Indramayu.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Musdes RKPDes 2027 Desa Tersana Dorong Perencanaan Pembangunan Berbasis Aspirasi Warga

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Desa Tersana, Kecamatan Sukagumiwang, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Tersana, menjadi forum bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk membahas berbagai kebutuhan pembangunan sekaligus menentukan skala prioritas yang akan dituangkan dalam rencana kerja desa tahun mendatang,” Senin (21/9/2026).

Musdes tersebut turut dihadiri Sekretaris Kecamatan Sukagumiwang Yayan Tefianty, SE, yang mewakili Camat Sukagumiwang Moh Mulya Setiawan, S.STP. Dalam kegiatan itu, Yayan didampingi Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Budi Santoso.

Jajaran Kecamatan Sukagumiwang hadir dalam rangka memberikan fasilitasi dan pendampingan terhadap proses perencanaan pembangunan di tingkat desa. Selama musyawarah berlangsung, pihak kecamatan mengikuti pembahasan serta memberikan arahan sesuai tugas dan fungsi pemerintahan kecamatan.

Penyusunan RKPDes melalui forum musyawarah diharapkan mampu menghasilkan program kerja yang lebih terarah dan sesuai dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat Desa Tersana.

Berbagai usulan yang disepakati nantinya menjadi bagian dari dokumen perencanaan desa sebagai dasar pelaksanaan program pembangunan pada Tahun Anggaran 2027.

Selain membahas rencana kerja, Musdes juga menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi antara Pemerintah Desa Tersana, masyarakat, dan Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang. Proses tersebut diarahkan agar perencanaan pembangunan dilakukan secara partisipatif dengan tetap memperhatikan skala prioritas serta kemampuan desa.

Melalui tahapan penyusunan RKPDes ini, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang mendorong pemerintah desa bersama masyarakat terus membangun perencanaan yang tertib, terukur, partisipatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Pasca Insiden Sindang, Polres Indramayu Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Kamtibmas

INDRAMAYU,radarinformasi.com- Pasca insiden penganiayaan yang terjadi di wilayah Kecamatan Sindang pada Rabu (23/9/2026), Polres Indramayu, Polda Jawa Barat, terus melakukan langkah menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Salah satunya dilakukan melalui kegiatan silaturahmi dan penguatan sinergi kamtibmas bersama warga Desa Rambatan Wetan, Desa Rambatan Kulon, serta Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) Kabupaten Indramayu.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., S.I.K., M.Si., bertemu sekitar 30 perwakilan masyarakat dari Desa Rambatan Wetan dan Rambatan Kulon. Mereka terdiri dari perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), karang taruna, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Pertemuan tersebut berlangsung di Aula Atmaniwedhana Polres Indramayu, Minggu (27/9/2026).

Dalam dialog tersebut, Kapolres mengajak masyarakat menjaga hubungan baik, mengedepankan komunikasi, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi atau ajakan yang dapat memicu ketegangan.

Warga juga diminta menyelesaikan persoalan melalui komunikasi dan jalur yang tepat sehingga insiden yang terjadi tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.

Selain bertemu dengan masyarakat dari dua desa tersebut, Polres Indramayu juga menggelar silaturahmi bersama Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) di Pondok Pesantren Modern Al-Mu’Minien, Desa Lohbener, Kecamatan Lohbener.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 290 pedagang asal Madura yang berada di Kabupaten Indramayu. Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Ketua MUI Kabupaten Indramayu KH. Saeroji Bilal, pimpinan Pondok Pesantren KH. Sahli Mahud, Ketua Umum IKAMA Pusat H. Muhammad Rowi, Ketua Harian IKAMA Jawa Barat Samsul Arifin, serta Ketua IKAMA Kabupaten Indramayu Mahsus.

Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengatakan, kegiatan silaturahmi tersebut menjadi wadah untuk membangun komunikasi dan menjaga kebersamaan di tengah masyarakat setelah terjadinya insiden.

“Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk saling mengenal lebih dekat, mendengar, dan memperkuat kebersamaan. Kami berharap komunikasi yang baik terus terjalin demi Indramayu yang aman, damai, dan kondusif,” ujar AKP Tarno.

Sebelumnya, Kapolres Indramayu juga telah mengunjungi Ristono, korban penganiayaan yang sedang menjalani pemulihan di kediamannya di Desa Rambatan Kulon, Kecamatan Lohbener, Jum’at (25/9/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Kunjungan tersebut dilakukan setelah korban selesai menjalani perawatan di rumah sakit. Selain memastikan kondisi korban, kegiatan itu menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi dengan keluarga serta masyarakat sekitar.

Dalam penanganan perkara, Satreskrim Polres Indramayu sebelumnya telah menetapkan M (31), warga Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang.

“Tersangka telah ditahan untuk menjalani proses hukum,” jelas AKP Tarno.

Polres Indramayu kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dipastikan kebenarannya, khususnya konten yang beredar di media sosial dan berpotensi menimbulkan keresahan.

Masyarakat juga diminta melakukan verifikasi sebelum membagikan informasi serta mengutamakan dialog apabila terjadi persoalan di lingkungan masing-masing.

“Masyarakat yang mengetahui tindak kriminalitas atau potensi gangguan kamtibmas dapat melapor melalui Lapor Pak Polisi–SIAP MAS Indramayu di WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110,” pungkas AKP Tarno.

Sumber: Humas Polres Indramayu

Imbauan Kamtibmas: Mari Jaga Indramayu Tetap Aman dan Kondusif

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Masyarakat Kabupaten Indramayu diimbau bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar situasi tetap aman dan kondusif.

Warga diminta tetap tenang, menghormati sesama, serta tidak mudah terprovokasi informasi yang beredar di media sosial. Masyarakat juga diingatkan untuk menghindari tindakan perusakan maupun penganiayaan yang dapat berujung pada proses hukum.

Jika menemukan gangguan keamanan atau membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi:

📱 Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu: 081999700110
☎️ Call Center Polri 110: Bebas pulsa

Mari bersama menjaga Indramayu tetap aman, damai, dan kondusif.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Bupati Indramayu Sambangi Korban Kebakaran di Jatibarang, Baznas Salurkan Bantuan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang tengah menghadapi musibah. Bupati Indramayu Lucky Hakim turun langsung mengunjungi Jaelani, warga yang rumahnya terdampak kebakaran di Blok Kebon Kopi, Desa Lobener Lor, Kecamatan Jatibarang.

Dalam kunjungan tersebut, Lucky Hakim didampingi Camat Jatibarang Mardono, sejumlah perangkat daerah Pemkab Indramayu, serta Ketua Baznas Kabupaten Indramayu Aspuri.

Kedatangan rombongan tersebut untuk melihat secara langsung kondisi rumah Jaelani sekaligus menyerahkan bantuan guna mendukung proses pemulihan pascakebakaran.

Rumah Jaelani yang berada di RT 14 RW 04, Blok Kebon Kopi, Desa Lobener Lor, mengalami kebakaran pada 23 September 2026. Peristiwa tersebut diduga dipicu korsleting listrik.

Kebakaran mengakibatkan sejumlah bagian rumah mengalami kerusakan. Kondisi itu membuat rumah membutuhkan perbaikan sebelum kembali digunakan sebagai tempat tinggal.

Jaelani diketahui tinggal seorang diri setelah berpisah dengan istrinya dan tidak memiliki anak. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, ia menjalankan usaha berjualan sembako.

Musibah yang terjadi di tengah keterbatasan tersebut membuat kondisi Jaelani semakin berat. Karena itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indramayu memberikan bantuan stimulan untuk rehabilitasi rumah yang terdampak bencana kebakaran.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan perbaikan rumah sekaligus mengurangi beban Jaelani setelah kejadian.

“Kami datang untuk melihat langsung kondisi Pak Jaelani dan memastikan warga yang terkena musibah mendapat perhatian,” kata Bupati Lucky Hakim saat berkunjung, Kamis (24/9/2026).

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat segera dimanfaatkan untuk memperbaiki bagian rumah yang rusak.

“Bantuan ini mudah-mudahan bisa meringankan beban dan membantu memperbaiki rumah agar kembali layak ditempati,” tambahnya.

Camat Jatibarang Mardono mengatakan, pihak kecamatan akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah desa maupun pihak terkait untuk mendukung proses pemulihan Jaelani.

Menurutnya, sinergi antarpihak diperlukan agar kebutuhan warga yang terdampak musibah dapat ditangani secara bertahap.

“Kami akan terus mendampingi dan berkoordinasi dalam proses pemulihan. Semoga bantuan dari Baznas dan perhatian Pemerintah Kabupaten Indramayu dapat membantu Pak Jaelani untuk segera memperbaiki rumahnya,” ujarnya.

Bagi Jaelani, kehadiran Bupati Indramayu bersama jajaran pemerintah serta bantuan yang diberikan menjadi perhatian yang sangat berarti di tengah kondisi yang sedang dihadapinya.

Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian yang diterimanya setelah rumahnya mengalami kebakaran.

“Saya sangat berterima kasih kepada Pak Bupati, pemerintah, dan Baznas yang sudah datang melihat kondisi saya dan memberikan bantuan. Bantuan ini sangat berarti untuk memperbaiki rumah saya,” ungkap Jaelani.

Kunjungan tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang menghadapi musibah.

Melalui bantuan stimulan rehabilitasi rumah tersebut, Jaelani diharapkan dapat segera memperbaiki tempat tinggalnya sehingga kembali aman dan layak dihuni serta dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang.

Sumber Diskominfo Kab. Indramayu

Andika

Pemkab Indramayu Ikuti Interview Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu mengikuti tahapan interview dalam Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital (Pemdi) Tahun 2026 yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (24/9/2026).

Sesuai agenda yang ditetapkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), sesi evaluasi untuk Kabupaten Indramayu berlangsung mulai pukul 09.30 hingga 11.00 WIB.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Indramayu diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu Suwenda, Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Heru Susanto, serta Kepala Bidang Statistik dan Persandian Kiky Nurhakiky.

Untuk memperkuat proses klarifikasi, Diskominfo turut melibatkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing.

Tahapan interview tersebut menjadi bagian dari proses evaluasi untuk melakukan klarifikasi sekaligus validasi terhadap hasil penilaian dokumen penyelenggaraan pemerintah digital di Kabupaten Indramayu.

Pada sesi tersebut, Suwenda memberikan penjelasan kepada asesor eksternal terkait sejumlah indikator yang menjadi bahan penilaian. Berbagai dokumen dan bukti pendukung juga disiapkan untuk ditampilkan sebagai bagian dari proses verifikasi.

Suwenda menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Indramayu memasang target indeks Pemdi sebesar 1,74, lebih tinggi dibandingkan target nasional yang berada pada angka 1,70.

“Melalui tahapan interview ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu berupaya memastikan pelaksanaan pemerintahan digital beserta bukti dukungnya tergambarkan secara tepat dalam proses evaluasi,” ujar Suwenda.

Sementara itu, Kepala Bidang TIK Diskominfo Kabupaten Indramayu, Heru Susanto, menjelaskan salah satu implementasi pemerintah digital yang telah dikembangkan di daerah tersebut adalah Wong Reang Apps.

Aplikasi tersebut dikembangkan sebagai super apps yang mengintegrasikan berbagai layanan publik ke dalam satu platform digital. Kehadirannya diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai kebutuhan layanan pemerintahan.

Menurut Heru, Wong Reang Apps menjadi salah satu bentuk penerapan transformasi digital yang tidak hanya berhenti pada kebijakan maupun dokumen administratif, tetapi telah diarahkan pada penyediaan layanan yang lebih terintegrasi dan mudah dijangkau masyarakat.

“Wong Reang Apps membuktikan bahwa transformasi digital tidak berhenti pada kebijakan dan dokumen, tetapi sudah diwujudkan dalam layanan digital yang dimanfaatkan masyarakat,” pungkasnya.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

MTQ ke-56 Indramayu Berakhir, Jatibarang Raih Juara Umum

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 Tingkat Kabupaten Indramayu Tahun 2026 resmi ditutup setelah berlangsung selama tiga hari, 22 hingga 24 September 2026.

Rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Bola Surya Negara, Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, tersebut diikuti oleh kafilah dari 31 kecamatan se-Kabupaten Indramayu.

Dalam pelaksanaannya, terdapat tujuh cabang yang diperlombakan, meliputi Seni Baca Al-Qur’an, Qiraat, Hafalan, Tafsir Bahasa Indonesia, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, serta Seni Kaligrafi Al-Qur’an.

Penutupan MTQ ditandai dengan pengumuman hasil perlombaan sekaligus penyerahan penghargaan kepada para pemenang. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wadah untuk mengukur kemampuan peserta dalam bidang Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ ke-56.

Penghargaan tersebut disampaikan kepada panitia, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), Kecamatan Jatibarang selaku tuan rumah, dewan hakim, para kafilah, serta seluruh masyarakat yang ikut mendukung kegiatan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Indramayu, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam menyukseskan MTQ ke-56,” ujar Lucky Hakim saat acara penutupan, Kamis (24/9/2026).

Menurut Lucky, MTQ memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar perlombaan. Kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana untuk membangun mental dan spiritual masyarakat agar semakin mencintai, memahami, sekaligus menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan.

Mengangkat tema “Aktualisasi Nilai-Nilai Luhur Al-Qur’an untuk Membentuk Generasi Qur’ani yang Tangguh dan Berakhlak Mulia untuk Mewujudkan Visi Indramayu REANG”, pelaksanaan MTQ diharapkan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Indramayu, Iin Indrayati, turut menyampaikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut.

Ia menyebut dukungan Bupati Indramayu, LPTQ, Baznas, masyarakat, panitia, hingga seluruh unsur yang terlibat menjadi bagian penting dalam kelancaran pelaksanaan MTQ.

Iin juga memberikan penghargaan kepada jajaran dewan hakim yang telah menjalankan tugas penilaian secara objektif dan teliti.

“Alhamdulillah, pelaksanaan MTQ selama tiga hari berjalan lancar. Terima kasih kepada seluruh kafilah, dewan hakim, dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil perolehan nilai, Kecamatan Jatibarang berhasil menempati posisi teratas dan ditetapkan sebagai juara umum dengan mengumpulkan 144 poin.

Posisi selanjutnya ditempati Kecamatan Karangampel dengan 67 poin, Gabuswetan 53 poin, Indramayu 47 poin, dan Terisi dengan 40 poin.

Piala bergilir juara umum kemudian diserahkan oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama Camat Jatibarang Mardono, Ketua LPTQ, serta jajaran Forkopimda. Penyerahan piala tersebut sekaligus menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian MTQ ke-56 Tingkat Kabupaten Indramayu.

Selain melahirkan prestasi di bidang Al-Qur’an, kegiatan MTQ juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antarkecamatan. Nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an diharapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan masyarakat sebagai bagian dari upaya membentuk generasi Indramayu yang religius dan berakhlakul karimah.

Camat Jatibarang Mardono mengaku bersyukur atas keberhasilan wilayahnya meraih predikat juara umum. Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi pemacu semangat masyarakat untuk terus menghidupkan syiar Islam di Kecamatan Jatibarang.

Menurutnya, lantunan ayat suci Al-Qur’an diharapkan tidak hanya terdengar saat pelaksanaan MTQ, tetapi juga terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kecamatan Jatibarang. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi dan inspirasi di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Korban Penganiayaan Sindang Jalani Pemulihan, Kapolres Indramayu Jenguk Langsung

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kapolres Indramayu Polda Jawa Barat AKBP Prianggo P. M., S.I.K., M.Si., menyambangi Ristono alias Aris, korban dugaan penganiayaan di Kecamatan Sindang, yang kini tengah menjalani masa pemulihan di kediamannya, Desa Rambatan Kulon, Kecamatan Lohbener, Jum’at (25/9/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Kunjungan tersebut dilakukan setelah korban diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Kapolres datang bersama sejumlah pejabat kepolisian dan unsur masyarakat untuk melihat langsung kondisi korban sekaligus bersilaturahmi dengan keluarga.

Dalam kunjungan itu, Kapolres didampingi Kapolsek Lohbener KOMPOL Ginting Sumantri, S.H., Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchamad Arwin Bachar, S.T.K., S.I.K., serta Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, S.H.

Turut hadir Ketua Ikatan Keluarga Madura (Ikama) Kabupaten Indramayu Mahsus, Babinsa Sertu Bambang yang mewakili Danramil Lohbener, Kuwu Rambatan Kulon H. Kuswanto, serta tokoh masyarakat Madura Kecamatan Lohbener, Syam.

Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengatakan, kedatangan rombongan tersebut bertujuan memastikan kondisi korban setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

“Silaturahmi ini untuk melihat langsung kondisi Ristono setelah kembali dari rumah sakit. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani proses pemulihan di rumah,” ujar AKP Tarno.

Menurutnya, keterlibatan unsur kepolisian, pemerintah desa, TNI, dan tokoh masyarakat dalam kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi dengan keluarga korban serta masyarakat di lingkungan sekitar.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Indramayu telah menetapkan seorang pria berinisial M sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, pada Rabu (23/9/2026).

“Tersangka telah ditahan untuk menjalani proses hukum,” jelas AKP Tarno.

Polres Indramayu kembali mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Warga yang mengetahui adanya tindak kriminalitas atau gangguan kamtibmas dapat menyampaikannya melalui layanan Lapor Pak Polisi–SIAP MAS Indramayu di WhatsApp 0819-9970-0110 atau Call Center Polri 110.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Polisi Tetapkan M sebagai Tersangka Penganiayaan dengan Senjata Tajam di Sindang

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Satreskrim Polres Indramayu, Polda Jawa Barat, menetapkan seorang pria berinisial M (31), warga Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, pada Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasat Reskrim AKP Muchammad Arwin Bachar mengatakan, setelah melalui proses pemeriksaan, penyidik menetapkan M sebagai tersangka dan langsung melakukan penahanan untuk kepentingan proses hukum.

“M telah kami tetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan,” ujar AKP Muchammad Arwin Bachar didampingi Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, Kamis (24/9/2026).

Dalam perkara tersebut, korban diketahui berinisial R (38), warga Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu. Polisi juga telah meminta keterangan dari tujuh orang saksi guna mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa.

AKP Arwin menerangkan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kejadian bermula ketika korban mengendarai mobil pikap menuju arah pusat Kota Indramayu. Di perjalanan, korban berpapasan dengan M yang disebut hendak menyalip sambil menggeber sepeda motornya.

Korban kemudian mengejar dan memepet sepeda motor yang dikendarai M. Perselisihan berlanjut ketika korban menghampiri M di sebuah warung. Keduanya sempat terlibat adu mulut dan saling dorong sebelum akhirnya dilerai oleh warga.

Namun, setelah itu M diduga mengambil senjata tajam jenis celurit yang berada di warung dan mengejar korban.

“Tersangka diduga mengayunkan senjata tajam tersebut sebanyak dua kali. Ayunan pertama tidak mengenai korban, sedangkan ayunan kedua mengenai korban hingga menyebabkan luka sobek di bagian pantat sebelah kanan,” jelas AKP Arwin.

Korban kemudian mendapatkan perawatan di rumah sakit dan saat ini telah kembali ke kediamannya untuk menjalani masa pemulihan.

Dari hasil penanganan perkara, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sebilah celurit, celana milik korban yang mengalami sobekan, serta rekaman CCTV yang diduga merekam kejadian tersebut.

AKP Arwin mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar, khususnya kabar yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak ikut menyebarkan berita bohong maupun informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan keresahan,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh unsur masyarakat untuk membantu menjaga situasi tetap aman dan kondusif dengan menahan diri serta tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.

“Satreskrim Polres Indramayu berkomitmen menangani perkara ini secara profesional, objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengingatkan masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan tindak kriminalitas maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Laporan dapat disampaikan melalui layanan Lapor Pak Polisi–SIAP MAS Indramayu di WhatsApp 0819-9970-0110 atau Call Center Polri 110.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika