Nota Dinas Dituding Jadi Alat Pemutusan Kontrak, Delapan PPPK Kesehatan Taput Minta Keadilan

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Delapan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tenaga kesehatan di Kabupaten Tapanuli Utara-Sumatera Utara, tidak dapat melanjutkan masa kerja karena tidak memiliki Surat Izin Praktik (SIPP) bagi perawat dan Surat Izin Praktik Bidan (SIPB). Langkah ini memicu kontroversi setelah diketahui pemberhentian tersebut hanya didasarkan pada sebuah nota dinas, tanpa didahului surat keputusan resmi dari pejabat kepegawaian. Senin (30/6)

Nota Dinas Nomor 800.1.3.2/1569/DINKES/VI/2025 yang diterbitkan Dinas Kesehatan Tapanuli Utara tertanggal 5 Juni 2025, menjadi dasar larangan bagi delapan tenaga medis tersebut untuk melanjutkan aktivitas pelayanan di fasilitas kesehatan.

Salah seorang tenaga medis yang enggan disebutkan namanya mengaku terkejut. Ia menyatakan bahwa sejak nota tersebut diterbitkan, ia bersama rekan-rekannya dilarang masuk kerja dan tidak diperbolehkan mengikuti proses penandatanganan perpanjangan kontrak tahun berjalan.

“Kami tidak pernah menerima surat pemberhentian resmi. Tiba-tiba kami dilarang masuk kerja hanya karena ada nota dinas dari pimpinan. Kami sangat kecewa,” ujarnya kepada awak media, Senin (30/6/2025)

Secara terpisah PPPK lainya menilai, nota dinas tidak bisa dijadikan dasar pemberhentian resmi seorang PPPK. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK, pemberhentian harus melalui surat keputusan (SK) dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

“Nota dinas hanya bersifat internal dan tidak memiliki kekuatan eksekusi dalam pemberhentian pegawai. PPK harus menerbitkan SK resmi jika ingin memberhentikan PPPK,” jelasnya.

Sementara itu, kewajiban memiliki SIPP dan SIPB memang diatur dalam regulasi kesehatan. Namun, pemutusan hubungan kerja sepihak tanpa prosedur administratif yang sah berpotensi melanggar hak pegawai.

Para tenaga medis yang merasa dirugikan mengaku sedang mempertimbangkan untuk melapor ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan membuka jalur hukum ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Kami hanya minta keadilan. Kalau memang ada kekurangan, beri kami waktu memperbaikinya. Jangan langsung diberhentikan tanpa proses,” ujar salah satu perawat.

Terpisaha, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Utara, Lamseria Nababan saat dikonfirmasi lewat Telefon Selulernya, “langsung saja bapak tanya sama bagian umum ya ibu Mona Simanjuntak,” terangnya dengan singkat.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Kapolres Bogor Bersama Forkopimda Gelar Dash Run Meriahkan HUT Bhayangkara ke-79

BOGOR.radarinformasi.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Bogor, menggelar kegiatan Dash Run yang terbuka untuk masyarakat umum, Sabtu malam (28/6/2025).

Kegiatan yang berlangsung di jalur lambat Jalan Raya Tegar Beriman, tepatnya di depan Gedung Kesenian Kecamatan Cibinong, ini diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, komunitas olahraga, ASN, hingga masyarakat umum.

Dash Run menjadi salah satu upaya Polri dalam melakukan pendekatan humanis kepada masyarakat, sekaligus sebagai sarana menumbuhkan semangat hidup sehat, mempererat kebersamaan, dan meningkatkan partisipasi publik dalam peringatan Hari Bhayangkara.

Kapolres Bogor dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Bhayangkara ke-79 yang bertujuan untuk mempererat hubungan antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat.

“Kami ingin berbagi semangat kebersamaan, kesehatan, dan kegembiraan bersama masyarakat. Ini menjadi momen yang baik untuk semakin mempererat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Kapolres Bogor.

Kegiatan berlangsung meriah dalam suasana penuh keakraban dan antusiasme. Para peserta menunjukkan semangat kebersamaan dan sportivitas sepanjang jalannya kegiatan.

Acara ditutup dengan pembagian hadiah bagi para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan semangat seluruh peserta dalam mengikuti Dash Run tersebut.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Lomba Marching Band Meriahkan HUT Bhayangkara ke-79 di Cigombong

BOGOR.radarinformasi.com– Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polsek Cijeruk Polres Bogor bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan SMP & SMK Triwijaya sukses menggelar lomba marching band yang berlangsung meriah di halaman Sekolah Triwijaya, Kampung Tegal Kopi RT 02/10, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Minggu (29/6/2025) pagi.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini diikuti delapan kelompok marching band dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA), terdiri dari lima tim SD dan tiga tim dari tingkat SLTA.

Acara dibuka secara resmi oleh Kapolsek Cijeruk, AKP Didin Komarudin, S.H., M.H., yang turut didampingi Ketua Yayasan Pendidikan Triwijaya, Saepudin Suherman, S.Pd., S.H., M.M., Camat Cigombong, R.E. Irwan Soemantri, S.STP., serta perwakilan dari Koramil 0621/12 Cigombong.

Dalam sambutannya, Kapolsek Cijeruk mengapresiasi antusiasme para peserta dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa lomba marching band ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan seni, tetapi juga sebagai sarana mempererat sinergitas antara Polri, dunia pendidikan, dan masyarakat.

“Lomba marching band ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk mempererat tali silaturahmi serta membangun karakter generasi muda yang disiplin dan cinta tanah air,” ujar AKP Didin Komarudin.

Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat. Para peserta tampil memukau dengan kreativitas serta kekompakan dalam memainkan alat musik dan menampilkan koreografi barisan yang menghibur para penonton.

Hadiah utama berupa Tropi Kapolsek Cijeruk, piagam penghargaan, dan hadiah pembinaan disediakan bagi para pemenang di tiap jenjang lomba.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Triwijaya, Saepudin Suherman, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam mengembangkan potensi seni dan budaya di kalangan pelajar. Ia berharap lomba serupa dapat rutin digelar setiap tahunnya.

Di tempat terpisah, Plt. Kasi Humas Polres Bogor, IPDA Yulista Mega Stefani, S.H., mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan gangguan kamtibmas, tindak kriminalitas, atau kasus perekrutan tenaga kerja ilegal yang menjanjikan gaji besar namun tidak memiliki payung hukum yang jelas, karena hal tersebut masuk dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Laporkan segera ke Call Center (021) 110 yang aktif 24 jam atau ke nomor aduan Polres Bogor di 0812 1280 5587,” tegas IPDA Yulista.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar berkat pengamanan yang dilakukan oleh personel Polsek Cijeruk bersama unsur Muspika dan stakeholder terkait. Acara ditutup dengan penyerahan tropi kepada para pemenang dan sesi foto bersama sebagai bentuk apresiasi dan kebersamaan seluruh peserta.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kegiatan Orientasi dan Pelatihan Pengamanan Dasar CPNS di LPKA Bandung Resmi di Tutup

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, menghadiri upacara penutupan dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2024, di Lapangan Sepak Bola Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung, Sabtu (28/06/2025).

Kegiatan ini menjadi puncak dari pelaksanaan orientasi dan pelatihan dasar yang diikuti oleh CPNS Tahun 2024 di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat.

Upacara penutupan ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Barat, dan Kepala Kantor Wilayah HAM Jawa Barat, serta para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Barat.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga melibatkan berbagai narasumber eksternal dari instansi strategis seperti Kepolisian Daerah Jawa Barat, Kodim 0618/Bandung, BNNP Jawa Barat, BNPT, BPBD, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Kebakaran Kota Bandung, serta BASARNAS.

Kegiatan dimulai dengan prosesi upacara resmi yang berlangsung dengan khidmat, dipimpin langsung oleh Inspektur Upacara Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Barat. Dalam upacara ini, dilakukan penyematan PIN Kementerian serta penyerahan sertifikat pelatihan dasar sebagai bentuk pengakuan terhadap komitmen dan pencapaian para peserta.

Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menekankan pentingnya integritas, disiplin, dan loyalitas sebagai modal utama dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.

Sementara itu, Kalapas Indramayu, Fery Berthoni berharap, kegiatan orientasi dan pelatihan pengamanan dasar CPNS ini dapat membentuk karakter CPNS menjadi pribadi yang baik, berintegritas, dan siap mengabdi untuk negara.

“Diharapkan dengan pelaksanaan orientasi dan pelatihan yang telah diberikan sejak awal juni hingga hari ini dapat membentuk karakter CPNS Tahun 2024 menjadi insan pemasyarakatan yang berdedikasi tinggi, berintegritas, dan profesional serta mampu memberikan kontribusi yang nyata dan positif terhadap Pemasyarakatan,” harapnya.

Setelah prosesi upacara, acara dilanjutkan dengan berbagai penampilan atraktif dari para CPNS Tahun 2024, seperti demonstrasi bela diri Kempo dan pertunjukan LKBB (Latihan Keterampilan Baris Berbaris).

Acara ini juga menghadirkan sesi wawancara khusus oleh Kepala Kantor Wilayah dengan empat perwakilan CPNS sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat dan dedikasi mereka selama masa pelatihan.

Sebagai penutup, seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Jawa Barat diberi kesempatan untuk menyapa langsung para CPNS, memberikan motivasi, serta menyambut mereka sebagai bagian dari keluarga.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Proyek Jalan Babakan Madang – Simpang Cijayanti Dikerjakan PT Hutama Prima, Klaim Sudah Sesuai Standar

BOGOR.radarinformasi.com — Pekerjaan peningkatan jalan yang menghubungkan Babakan Madang dengan Simpang Cijayanti, Kabupaten Bogor, saat ini sedang berlangsung. Berdasarkan informasi dari papan proyek yang terpasang, kegiatan ini merupakan bagian dari program preservasi jalan yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, dengan total anggaran mencapai Rp9,6 miliar. PT Hutama Prima dipercaya sebagai kontraktor pelaksana dengan masa kerja selama 210 hari. Jumat (27/6)

Abdul Aziz, perwakilan dari PT Hutama Prima, saat ditemui pada Jumat, 27 Juni 2025, memaparkan beberapa aspek teknis terkait proyek tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kondisi tanah di area tersebut tergolong tanah litosol yang umumnya dijumpai di daerah pegunungan.

“Jenis tanah di sini dominan berkerikil dan berpasir, sehingga memerlukan perhatian ekstra dalam proses stabilisasi jalan,” jelasnya.

Terkait material konstruksi, Aziz memastikan penggunaan beton precast berkualitas tinggi. “Kami memakai beton dengan mutu K-350 yang memang biasa digunakan untuk struktur jalan dengan beban berat,” terangnya. Ia juga menegaskan bahwa seluruh produk precast telah memenuhi standar nasional.

“Seluruh elemen sudah dilengkapi tulangan dan mengikuti standar SNI. Sebelum dipasang di lapangan, tim kami bersama pihak PU dan konsultan melakukan pengecekan ke workshop produsen precast serta menguji kualitas materialnya,” imbuhnya.

Adapun jenis precast yang digunakan dalam proyek ini adalah saluran u-ditch berukuran 40x60x120 cm. Aziz menjelaskan bahwa dasar pemasangan menggunakan pasir, sesuai dengan gambar kerja yang telah disetujui pihak PU.

Diketahui, proyek ini berada di wilayah Jawa Barat dan diawasi oleh konsultan gabungan dari PT Indec Internusa, PT Jasa Mitra Manunggal, serta PT Nusa Dinamika Solusindo (KSO).

Pernyataan tersebut disampaikan guna menanggapi keresahan sejumlah warga yang mempertanyakan metode pelaksanaan dan kualitas material proyek, yang menurut mereka berjalan lamban dan minim pengawasan.

“Jika penjelasan saya kurang memuaskan, kami mohon maaf,” pungkas Aziz.

Red

Polsek Caringin Amankan Pawai Obor Sambut Tahun Baru Islam 1447 H

BOGOR.radarinformasi.com – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H/2025 M, jajaran Polsek Caringin melaksanakan pengamanan, pengawalan, dan pengaturan lalu lintas kegiatan Pawai Obor yang digelar oleh Pemerintah Desa Muara Jaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Kamis (26/06/2025) malam. Jumat (27/6)

Kegiatan Pawai Obor yang rutin dilaksanakan setiap menjelang Tahun Baru Hijriah ini berlangsung meriah dan penuh khidmat. Sekitar 1.000 peserta yang mayoritas berasal dari masyarakat Desa Muara Jaya turut ambil bagian dalam pawai yang menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga tersebut.

Untuk memastikan kelancaran dan keamanan jalannya kegiatan, Polsek Caringin di bawah pimpinan Kapolsek Caringin AKP Hendra Kurnia, S.H., M.M. menerjunkan personel untuk melakukan pengamanan di sepanjang rute yang dilalui peserta. Selain itu, aparat kepolisian juga turut mengawal rombongan hingga kegiatan selesai.

Adapun rute pawai dimulai dari Kantor Desa Muara Jaya, kemudian melintasi Gang Kotring, berbelok kiri ke Jalan Raya Mayjend H.E. Sukma, berlanjut ke Gang Cikalang, dan kembali ke titik awal di Kantor Desa Muara Jaya. Masyarakat yang menyaksikan tampak antusias menyambut rombongan sambil melantunkan takbir dan syair puji-pujian sepanjang perjalanan.

AKP Hendra dalam keterangannya menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung kegiatan keagamaan masyarakat sekaligus memberikan rasa aman dalam setiap aktivitas sosial kemasyarakatan.

“Kami hadir di tengah masyarakat sebagai wujud pengabdian dan pelayanan. Alhamdulillah, pelaksanaan Pawai Obor berjalan tertib, aman, dan lancar. Semua ini berkat kerja sama dan koordinasi yang baik antara panitia, masyarakat, dan pihak kepolisian,” ujar AKP Hendra.

Sementara itu, Kepala Desa Muara Jaya selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pengamanan yang diberikan oleh Polsek Caringin.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Kapolsek beserta jajarannya yang sigap mengamankan jalannya kegiatan ini. Semoga sinergi seperti ini terus terjalin demi menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan religius,” tuturnya.

Berkat pengamanan yang profesional dari aparat kepolisian, kegiatan Pawai Obor dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan berarti.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Lucky Hakim Lantik 39 Pejabat Tinggi Pratama dan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu, Lucky Hakim, melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama serta Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Kamis (26/6/2025)

Pelantikan ini merupakan bagian dari proses penataan birokrasi berbasis merit system dan hasil dari implementasi manajemen talenta yang telah disusun secara sistematis dan terkoordinasi.

Sebanyak 39 orang yang dilantik tersebut terdiri atas 16 orang pejabat tinggi pratama dan 23 orang pejabat fungsional.

Beberapa nama yang dilantik di antaranya adalah Asep Abdul Mukti, yang semula menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), kini bergeser menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan; Ahmad Syadali, semula Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), kini menjabat Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Dispara); serta Dadang Oce Iskandar, yang semula Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), kini kembali menjabat Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Selain itu, yang juga mengalami pergeseran yaitu Sugeng Heryanto, yang semula menjabat Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, kini menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP); serta dr. Deden Bonni Koswara, yang semula menjabat Direktur RSUD, kini menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Dalam sambutannya, Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyampaikan bahwa pelantikan ini telah melalui tahapan panjang dan sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola ASN yang profesional.

“Proses pelantikan ini juga merupakan hasil dari pelaksanaan manajemen talenta yang dimulai dengan koordinasi awal di Kanreg III BKN Bandung pada bulan Februari 2025, dengan berbagai dinamikanya hingga mendapat rekomendasi manajemen talenta pada tanggal 21 Mei 2025,” ungkap Bupati.

Bupati menekankan bahwa pengisian jabatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih baik, responsif, serta berorientasi pada pelayanan publik.

“Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih baik, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks dan menuntut adanya pemimpin birokrasi yang tidak hanya mampu menyusun program, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mendorong perubahan dan menciptakan dampak nyata bagi masyarakat.

“Saya ingin menegaskan bahwa saat ini tantangan pembangunan semakin kompleks. Diperlukan pemimpin birokrasi yang tidak hanya mampu menyusun program, tetapi juga mampu menggerakkan perubahan dan menciptakan dampak nyata di tengah masyarakat, terutama dalam menjawab isu-isu strategis daerah,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan keyakinannya bahwa dengan semangat kebersamaan dan komitmen tinggi, birokrasi Pemerintah Kabupaten Indramayu akan semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

“Saya yakin dan percaya, dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang tinggi, kita semua dapat mewujudkan birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil. Mari kita terus bekerja keras untuk mewujudkan Indramayu Reang (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong),” pungkasnya.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Kalapas Indramayu : Tahun Baru Islam 1447 H Adalah Momen Hijrah Untuk Lebih Baik

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam rangka memperingati Tahun Baru Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu menggelar pengajian dan tausiyah di Masjid At-Taqwa Lapas Indramayu, Kamis (26/6).

Dihadiri langsung oleh Kalapas Indramayu, Fery Berthoni dengan didampingi Kepala Seksi Adm Kamtib, Topa Maulana dan Kasi Binadikgiatja, Rachmad Putra, kegiatan ini diikuti oleh 250 orang warga binaan.

Momen perayaan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah ini diawali dengan penampilan marawis yang dibawakan oleh warga binaan.

Berthoni mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan mental dan spiritual warga binaan dengan harapan mampu memberikan kesadaran rohani yang positif serta memperkuat pembinaan karakter selama menjalani masa pidana.

“Tahun Baru Islam ini merupakan momen bagi kita semua untuk melakukan hijrah dari hal-hal yang tidak atau kurang baik menjadi baik, dari yang telah baik menjadi lebih baik lagi, menjadi selalu berubah ke arah yang selalu positif,” ucap Berthoni.

Ia berharap di Tahun 1447 Hijriah memberikan keberkahan kepada seluruh keluarga besar Lapas Indramayu baik petugas maupun warga binaan dan terwujudnya resolusi dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta istiqomah dalam kebaikan.

Tidak hanya penampilan marawis, dalam kegiatan menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah ini pun diisi dengan tausiyah keagamaan yang disampaikan Ust. Taufik Hidayat.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Somari Unggul dalam Pemilihan Kuwu Antar Waktu Desa Karanganyar

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemilihan kuwu antar waktu (PAW) di Desa Karanganyar, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, telah selesai dilaksanakan pada Rabu, 25 Juni 2025. Dalam pemilihan yang digelar di Kantor Kuwu Karanganyar tersebut, Somari meraih suara terbanyak dengan total 70 suara, mengungguli calon lainnya, Didi Budiman, yang memperoleh 47 suara.

Ketua Panitia Pemilihan, Toufik Ibrahim, S.Pd., menyampaikan bahwa seluruh proses pemilihan berjalan lancar dan sesuai prosedur. Dari total 119 pemilih yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT), seluruhnya hadir menggunakan hak pilihnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 117 suara dinyatakan sah, sementara 2 suara tidak sah.

“Alhamdulillah, semua warga yang terdaftar hadir dan menggunakan hak suaranya. Total suara sah sebanyak 117, dengan rincian Didi Budiman memperoleh 47 suara dan Somari sebanyak 70 suara,” ungkap Toufik saat ditemui usai pelaksanaan pemungutan suara.

Terkait proses pelantikan, Toufik menegaskan bahwa panitia hanya bertanggung jawab menyelenggarakan tahapan pemilihan hingga selesai. Hasil pemilihan akan segera dilaporkan ke Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kemudian diteruskan ke camat dan bupati untuk proses lanjutan.

“Kami hanya menyelenggarakan sampai selesai. Setelah ini kami buat laporan ke BPD, kemudian disampaikan ke camat dan diteruskan ke bupati. Pelantikan itu sudah bukan wewenang kami,” jelasnya.

Pemilihan kuwu antar waktu ini dilaksanakan melalui mekanisme musyawarah desa dan pemungutan suara secara langsung oleh perwakilan warga, sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa.

Reporter   : Andika

Redaktur   : Rizal

Redistribusi Warga Binaan, Upaya Kontinyu Lindungi Sistem Pemasyarakatan

MEDAN.radarinformasi.com – Kementrian Imigrasi dan pemasyarakatan melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan telah melakukan serangkaian redistribusi atau pemindahan warga binaan ke beberapa  wilayah dengan berbagai tujuan. Rabu (25/6)

”Hampir 1000 warga binaan dari beberapa wilayah Indonesia  telah kami pindahkan ke Lapas – lapas Super Maximum  dan Maximum Security di Nusakambangan. Alasan utamanya jelas seperti  yang seringkali saya sampaikan, yaitu memberantas sampai ke akarnya peredaran narkoba di Lapas dan Rutan. Zero narkoba adalah harga mati,” jelas Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.

Ia menerangkan bahwa langkah ini akan terus gencar dilaksanakan. Menurutnya tindakan tersebut  bukan tanpa alasan dan dasar yang jelas. Penentuan Warga Binaan High Risk yang dipindahkan ke Nusakambangan tersebut sudah melalui penyidikan, penyelidikan dan assesment sesuai ketentuan yang berlaku. Terbaru, telah dipindahkan lagi 98 warga binaan high risk dari wilayah Jakarta dan Jawa barat.

“Pemindahan ini  bukan hanya tentang memindahkan fisik seorang warga binaan  yang telah dinilai high risk ke lapas yang baru.  Tetapi ini  tentang  upaya menyelamatkan warga binaan lain  dari paparan  narkoba dan tindakan negatif lainnya. Di sisi lain tindakan tersebut juga  sekaligus  untuk menyelamatkan warga binaan high risk tersebut dari perilaku  melanggar yang berkelanjutan, yang  membahayakan orang lain dan  merusak dirinya sendiri. Ini adalah tentang bagaimana kita menyelamatkan sistem Pemasyarakatan yang bertujuan mulia ini,” tuturnya.

Selain alasan tersebut, ia menyebutkan bahwa pembinaan menjadi salah sebab urgensinya dilakukan pemindahan. Di Lapas yang lebih tepat, diharapkan perubahan sikap mereka lebih baik dan tidak mengulangi kembali kesalahannya. Karena tujuan dari Pemasyarakatan adalah tentang pembinaan untuk mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat.

Menteri Agus menyebutkan alasan yang tidak kalah penting yaitu tujuan redistribusi warga binaan, yaitu sebagai bagian upaya penurunan overcrowding di beberapa Lapas atau Rutan. Over Kapasitas rata-rata secara nasional saat ini adalah sekitar 100 persen, namun di banyak lapas, terjadi over kapasitas hingga ratusan persen. Contohnya Lapas Bagansiapi-siapi yang over kapasitas hingga 1000 persen.

Usaha yang telah dilakukan dalam menurunkan tingkat overcrowding, selain redistribusi, pemberian hak bersayarat  seperti remisi , PB, CB dan CMB serta pembangunan lapas baru, Menteri Agus juga mengungkapkan semangatnya untuk mendukung implementasi pidana non  pemenjaraan yang diatur di dalam UU No.1 Tahun 2023 tentang KUHP, seperti pidana kerja sosial dan pidanan pengawasan.

“Kami kementrian IMIPAS melalui peran Balai Pemasyarakatan (Bapas) siap  mendukung  diterapkannya pidana alternatif, seperti yang sudah terbilang sukses pada kasus Anak, di mana rekomendasi ketetapan Diversi dan putusan non penjara dari  Pembimping Kemasyarakatan Bapas,  mampu berkontribusi dalam penurun hunian Anak di Pemasyarakatan sekitar 250 %,” pungkas Menteri Agus.

Menurut data dari SDP Ditjenpas,  hunian Anak di Lapas dan Rutan turun tajam setelah implementasi Undang -Undang No.11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, dari yang sebelumnya di angka 7 ribuan, turun hingga saat ini di angka 2000 an Anak.

Selain itu juga Menteri Agus mendorong optimalisasi putusan rehabilitasi bagi  pecandu dan penyalahguna narkoba, daripada putusan penjara yang berdampak over loadnya lapas dan rutan.  Termasuk menurutnya penerapan Restorative Justice (RJ) pada setiap tahap penegakan hukum,  khususnya pada kasus-kasus ringan yang tidak berpotensi merusak rasa keadilan masyarakat.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal