Sekda Indramayu Gelar Rakor Penguatan Pelayanan Publik

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pelayanan Publik sebagai upaya memperkuat kualitas layanan kepada masyarakat. Rakor tersebut dipimpin Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Indramayu, Dr. H. Deden Bonni Koswara, M.M., mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu Aep Surahman, dan berlangsung di Ruang Rapat Staf Ahli Setda Indramayu, Jumat (30/1/2026).

Rakor diikuti oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Diskominfo, BKPSDM, Baperida, Inspektorat, Bagian Organisasi, serta Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Kabupaten Indramayu.

Kegiatan ini diselenggarakan untuk menindaklanjuti surat Plt. Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Jawa Barat Nomor T/032/HM.04/I/2026 tanggal 19 Januari 2026 terkait perkembangan pelayanan publik pemerintah daerah di Jawa Barat, sekaligus mengoptimalkan langkah pencegahan praktik maladministrasi.

Dalam rakor tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu menyampaikan sejumlah poin penting, antara lain pembaruan narahubung tim teknis pembinaan pelayanan publik, laporan perkembangan pelayanan publik sepanjang tahun 2025 yang mencakup capaian di berbagai sektor, hasil evaluasi serta penilaian pelayanan publik, hingga inovasi pelayanan yang telah dikembangkan oleh pemerintah daerah.

Selain itu, juga dipaparkan agenda dan rencana peningkatan pelayanan publik tahun 2026 yang akan dilaporkan kepada Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Jawa Barat.

“Perangkat daerah yang hadir agar menyiapkan dan melengkapi seluruh hal yang berkaitan dengan indikator kepatuhan pelayanan publik,” ujar dr. Deden dalam arahannya.

Sebagai informasi, pada Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik tahun 2024 yang dilakukan Ombudsman Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Indramayu meraih nilai 93,88. Adapun unit layanan yang menjadi objek penilaian meliputi DPMPTSP, Disdikbud, Disdukcapil, Dinsos, Dinkes Kabupaten Indramayu, serta dua lokus puskesmas.

Rapat koordinasi tersebut ditutup dengan sesi tanya jawab serta pembagian akses tautan formulir isian Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) kepada perangkat daerah terkait.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Tangani Banjir Perkotaan, Bupati Lucky Hakim Fokuskan Normalisasi Saluran Irigasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu segera melakukan normalisasi saluran irigasi di wilayah perkotaan sebagai langkah konkret dalam penanganan banjir. Pengerjaan normalisasi ditargetkan mulai dilaksanakan dalam waktu dekat dengan estimasi penyelesaian antara satu hingga tiga bulan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Indramayu Lucky Hakim saat meninjau langsung kondisi saluran irigasi di kawasan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Pembangunan, Kecamatan Indramayu, Jumat (30/1/2026). 

Dalam peninjauan tersebut, Bupati menemukan saluran irigasi mengalami pendangkalan parah dan dipenuhi eceng gondok yang menghambat aliran air.

Dalam kunjungannya, Lucky Hakim didampingi Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Maulana Malik, serta Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), Erpin Marpinda. 

Ia menegaskan bahwa keberadaan eceng gondok yang tumbuh subur menjadi salah satu faktor utama tersendatnya aliran air dan berpotensi memperparah banjir di kawasan perkotaan.

“Eceng gondok yang sudah besar-besar ini kalau tidak segera dibereskan akan memperburuk banjir di Indramayu,” tegas Lucky Hakim.

Bupati menjelaskan, saluran irigasi tersebut menampung limpasan air dari kawasan permukiman warga, namun kondisinya saat ini relatif dangkal. 

Oleh karena itu, normalisasi perlu dilakukan melalui pengerukan hingga kedalaman sekitar 2,5 meter agar fungsi aliran air kembali optimal.

“Kita ingin Indramayu memiliki sistem drainase yang baik. Semua usulan akan kami tampung dan ditangani secara bertahap. 

Kita upayakan semaksimal mungkin, minimal satu sampai dua bulan ke depan sudah mulai tertangani,” ujarnya.

Selain pendangkalan dan eceng gondok, Lucky Hakim juga menyoroti masih adanya bangunan liar, seperti warung, yang berdiri di atas saluran air. 

Menurutnya, kondisi tersebut sangat menghambat aliran air dan menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir di wilayah sekitar.

Bupati pun mengimbau warga yang membangun di atas saluran irigasi agar bersedia direlokasi dengan pendekatan yang humanis dan komunikatif. 

Penertiban bangunan akan dilakukan agar proses normalisasi dapat berjalan lancar dan direncanakan dimulai dalam waktu dekat.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke kawasan Jalan Pembangunan. Di lokasi tersebut, Bupati menjelaskan bahwa aliran air menuju laut di wilayah Karangsong terhambat akibat longsoran tebing sungai, sedimentasi, tumpukan sampah, serta eceng gondok.

“Air dari kota terhambat di tengah karena sedimentasi, sampah, dan eceng gondok. Kalau alur air lancar, eceng gondok tidak akan tumbuh. Artinya, saluran ini memang perlu dinormalisasi,” jelasnya.

Lucky Hakim menambahkan, meskipun lebar saluran irigasi di beberapa titik terlihat cukup besar, aliran air tetap tidak berjalan maksimal karena kedalaman yang tidak memadai. Untuk itu, Pemkab Indramayu menargetkan pendalaman saluran hingga kedalaman konstan sekitar empat meter sampai ke pintu air.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Sungai Cimanuk Meluap, Tiga Kecamatan di Indramayu Terdampak Banjir, BPBD Dirikan Dapur Umum

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Tingginya intensitas hujan di wilayah hulu yang disertai peningkatan debit air Sungai Cimanuk mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Indramayu. Berdasarkan data BPBD Kabupaten Indramayu hingga pukul 23.00 WIB, tercatat 2.411 jiwa terdampak, dengan ratusan rumah terendam air setinggi 30 hingga 60 sentimeter,” pada Sabtu dini hari (24/1/2026).

Banjir dipicu oleh jebolnya tanggul Sungai Cimanuk serta limpasan air di beberapa titik akibat penurunan elevasi sungai secara struktural. Kondisi tersebut diperparah dengan rusaknya sejumlah saluran pembuang, sehingga air menggenangi permukiman warga.

Dampak banjir meluas ke tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kertasemaya yang meliputi Desa Tulungagung, Desa Kertasemaya, dan Desa Kliwed; Kecamatan Jatibarang di wilayah Desa Sukalila; serta Kecamatan Lohbener yang berdampak pada warga Desa Rambatan Kulon.

Secara keseluruhan, banjir merendam 604 unit rumah dan 7 fasilitas umum. Sebanyak 48 warga terpaksa mengungsi, terdiri dari 34 orang dari Desa Kertasemaya dan 14 orang dari Desa Sukalila. Para pengungsi sementara menempati rumah kerabat serta tempat ibadah di sekitar lokasi terdampak.

Sebagai langkah penanganan darurat, BPBD Kabupaten Indramayu bersama tim gabungan mendirikan tenda posko, tenda pengungsian di Blok Rengaspayung, serta dapur umum mini guna memenuhi kebutuhan logistik warga terdampak. 

Sementara itu, Dinas PUPR Kabupaten Indramayu bersama BBWS Cimanuk Cisanggarung mengerahkan empat unit ekskavator untuk melakukan perbaikan darurat pada tanggul yang jebol.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Indramayu, Drs. Dadang Oce Iskandar, menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana ini. Hal tersebut disampaikannya kepada Tim Diskominfo Indramayu, Senin (26/1/2026).

“Fokus utama kami adalah keselamatan warga serta pemenuhan kebutuhan dasar di lokasi pengungsian. Kami terus berkoordinasi dengan BBWS dan Dinas PUPR untuk mempercepat perbaikan tanggul agar luapan air dapat segera teratasi. Meski saat ini kondisi air mulai surut, masyarakat kami imbau tetap waspada terhadap potensi hujan susulan,” ujarnya.

BPBD memastikan tim tetap siaga di lapangan hingga situasi benar-benar dinyatakan aman dan kondusif.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Indramayu Perkokoh Peran sebagai Lumbung Pangan Nasional di Tengah Modernisasi Infrastruktur Jabar

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Kabupaten Indramayu terus menegaskan perannya sebagai penopang utama ketahanan pangan nasional. Dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Indramayu kembali ditegaskan sebagai penghasil padi terbesar di Jawa Barat dengan kontribusi strategis dalam menjaga stabilitas pasokan pangan nasional,” Selasa (27/1/2026).

Pemerintah Kabupaten Indramayu diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asep Abdul Mukti, bersama jajaran, mengikuti rakor tersebut secara daring. 

Rapat menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi serta pengendalian inflasi.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa stabilitas harga pangan merupakan salah satu fondasi utama kesejahteraan masyarakat. 

Ia mengapresiasi daerah-daerah yang mampu menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan pangan.

“Momentum swasembada pangan yang dicanangkan Presiden harus terus dijaga.
Daerah seperti Indramayu memiliki peran strategis sebagai lumbung pangan. 

Saya meminta seluruh kepala daerah memastikan distribusi berjalan lancar dan pasar terpantau dengan baik agar inflasi tetap terkendali, khususnya menjelang hari besar keagamaan,” ujar Tito.

Selain isu pangan, rakor juga menyoroti modernisasi infrastruktur strategis di Jawa Barat. 

Keberadaan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka kini menjadi pintu gerbang utama transportasi udara yang meningkatkan aksesibilitas masyarakat Indramayu dan wilayah sekitarnya. 

Sementara itu, beroperasinya Tol Cisumdawu dinilai mampu mempercepat konektivitas dari Bandung ke kawasan utara Jawa Barat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per 23 Januari 2026, Provinsi Jawa Barat secara umum mencatat penurunan Indeks Perkembangan Harga (IPH) sebesar -1,90 persen. 

Meski demikian, pemerintah daerah tetap diminta waspada terhadap fluktuasi harga sejumlah komoditas pangan, khususnya daging ayam ras dan telur.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan harga di pasar-pasar tradisional, memperkuat koordinasi lintas daerah, serta menjaga kelancaran distribusi guna memastikan ketersediaan pangan tetap aman dan terjangkau bagi masyarakat.

(Sumber: Diskominfo Indramayu)
 Andika

Dinsos Indramayu Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Sosial (Dinsos) bergerak cepat menyalurkan bantuan sosial bagi warga yang terdampak banjir akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. ke sejumlah wilayah di sekitar tanggul Sungai Cimanuk yang kondisinya kritis hingga menyebabkan luapan air ke permukiman warga,” Penyaluran bantuan dilakukan sejak Selasa (27/1/2026).

Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Waskam, mengatakan bantuan logistik berupa kebutuhan pangan dan sandang didistribusikan melalui pemerintah kecamatan dan desa agar dapat tepat sasaran. 

Seluruh unsur terkait, kata dia, masih dalam kondisi siaga untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.

“Kami telah menyalurkan bantuan logistik berupa beras, makanan siap saji, mi instan, serta perlengkapan keluarga seperti selimut dan pakaian. 

Fokus kami memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi, baik di lokasi pengungsian maupun di rumah yang masih tergenang,” ujar Waskam saat dikonfirmasi, Rabu (28/1/2026).

Selain pendistribusian logistik, Dinsos Indramayu juga berkoordinasi dengan Tagana (Taruna Siaga Bencana) untuk mendirikan dapur umum di sejumlah titik pengungsian yang terdampak paling parah. 

Langkah ini dilakukan guna menjamin ketersediaan makanan bergizi, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia.

Pemerintah Kabupaten Indramayu mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan debit air serta segera melapor kepada petugas apabila terjadi kondisi darurat atau kerusakan infrastruktur. 

Hingga saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinsos, serta TNI/Polri terus melakukan pemantauan intensif di sepanjang aliran sungai guna meminimalisir risiko bencana yang lebih luas.

(Sumber: Diskominfo Indramayu)
Andika

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Pemkab Indramayu Lakukan Sodetan dan Evakuasi Pohon Tumbang

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mengambil langkah nyata dalam menangani bencana hidrometeorologi yang terjadi di sejumlah wilayah, khususnya di kawasan perkotaan dan permukiman warga. Upaya tersebut meliputi pemantauan titik genangan air, pengecekan sistem drainase, hingga penanganan dampak sosial akibat cuaca ekstrem, Rabu (28/1/2026).

Dalam patroli yang dipimpin Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indramayu, ditemukan adanya penyumbatan serius pada saluran utama di Jalan Jenderal Sudirman. 

Saluran drainase berukuran besar yang seharusnya berfungsi sebagai jalur utama pembuangan air diketahui tertutup bangunan kios permanen, yang diduga menjadi salah satu penyebab terhambatnya aliran air selama bertahun-tahun.

Selain menangani persoalan drainase, Satpol PP juga bergerak cepat mengevakuasi pohon tumbang di sejumlah ruas jalan protokol akibat cuaca ekstrem, salah satunya di Jalan Tembaga, Kecamatan Indramayu.

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu, Teguh Budiarso, mengatakan personel dikerahkan untuk melakukan pemotongan dan pembersihan material pohon guna mengamankan akses lalu lintas serta mencegah potensi kerusakan infrastruktur.

Sejalan dengan itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu melakukan langkah normalisasi dengan membuat Sodetan Kali Ceblok di kawasan Pantai Pataya. Dengan menggunakan alat berat excavator, sodetan tersebut dibuat untuk memperlancar aliran air langsung menuju laut.

Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Maulana Malik, turun langsung memantau pengerjaan di lapangan bersama perangkat desa dan masyarakat setempat. 

Upaya ini diharapkan mampu mengurangi risiko banjir yang kerap melanda kawasan Jalan Pahlawan, Jalan Samsu, hingga wilayah tambak di sekitarnya.

Maulana menegaskan, penanganan bencana hidrometeorologi dilakukan secara terpadu lintas perangkat daerah. 

Dinas PUPR, kata dia, fokus melakukan pengecekan dan pembersihan di titik-titik kritis saluran air, khususnya di Sungai Ceblok, menindaklanjuti aduan masyarakat, serta berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dan Cimanuk jika penanganan masuk dalam kewenangan balai.

“Kami tidak hanya melakukan pembersihan rutin, tetapi juga tindakan korektif terhadap infrastruktur yang menghambat aliran air. 

Pembuatan sodetan dan normalisasi ini sangat penting agar kapasitas dan fungsi drainase kembali optimal. 

Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak mendirikan bangunan di atas saluran air demi kepentingan bersama menuju Indramayu bebas genangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Indramayu, Drs. Dadang Oce Iskandar, menyampaikan bahwa pihaknya telah mendirikan posko pengungsian bagi warga terdampak genangan air, terutama di kawasan perumahan.

“Kami membantu evakuasi warga yang terdampak banjir dan mendirikan posko pengungsian,” katanya.

Baik Satpol PP, Dinas PUPR, maupun BPBD berharap kondisi segera membaik, genangan air cepat surut, dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.

(Sumber: Diskominfo Indramayu)

Andika

Kuwu Desa Santing Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Banjir

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir, Kuwu Desa Santing, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Hj. Sairoh, turun langsung ke lokasi banjir untuk meninjau kondisi warga sekaligus menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako, Jum’at (30/1/2026).

Banjir melanda Blok Kertajadi, Desa Santing, akibat tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir. Genangan air merendam sejumlah rumah warga dan mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Hj. Sairoh didampingi jajaran staf Pemerintah Desa Santing serta Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan Losarang, H. Kandi, SH. Kehadiran pemerintah desa di lokasi banjir menjadi bentuk respons cepat dalam memastikan kondisi warga sekaligus memberikan bantuan bagi mereka yang terdampak.

Hj. Sairoh menegaskan bahwa kehadiran pemerintah desa merupakan bagian dari tanggung jawab dan komitmen dalam melayani masyarakat, terutama saat menghadapi musibah.

“Kami hadir untuk melihat langsung kondisi warga dan memberikan bantuan agar dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir,” ujarnya.

Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako yang diberikan secara langsung kepada warga yang rumahnya terendam genangan air. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi darurat.

“Kami memberikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak banjir. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu warga penerima bantuan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Desa Santing.

“Bantuan ini sangat membantu kami, terutama untuk kebutuhan sehari-hari di tengah situasi sulit akibat banjir,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Santing berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat terus terjaga, sehingga warga dapat saling menguatkan dan bangkit bersama dalam menghadapi bencana alam.

Reporter : Andika

Bulog Indramayu Dukung Penanaman Jagung Serentak Program Polda Jabar

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Perum Bulog Cabang Indramayu menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan Penanaman Jagung Serentak yang digelar Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Program tersebut dilaksanakan di Jalan Raya Pecuk, Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, dengan total luasan mencapai 750 hektare, Kamis (29/1/2025).

Kegiatan penanaman jagung ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Forkopimda, TNI–Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, Perum Bulog, hingga kelompok tani setempat. 

Penanaman dilakukan secara simbolis oleh para pejabat yang hadir sebagai penanda dimulainya optimalisasi lahan pertanian produktif di wilayah Jawa Barat, khususnya Indramayu.

Program penanaman jagung serentak tersebut menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong peningkatan produksi pertanian. 

Jagung dipilih sebagai komoditas strategis karena perannya yang vital dalam menjaga ketersediaan pangan serta menopang stabilitas ekonomi masyarakat.

Pimpinan Perum Bulog Cabang Indramayu, Sri Wahyuni, menilai kegiatan tersebut memiliki nilai strategis dalam memperkuat ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Bulog sangat mendukung program penanaman jagung serentak ini karena sejalan dengan komitmen kami dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan. Kolaborasi antara Polri, TNI, Forkopimda, pemerintah daerah, dan petani menjadi kunci keberhasilan peningkatan produksi jagung di Indramayu,” ujarnya.

Ia menambahkan, Bulog Cabang Indramayu siap berperan aktif dalam mendukung hasil produksi petani melalui penyerapan panen serta penguatan sistem distribusi pangan guna menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasaran.

Melalui kegiatan ini, Polda Jawa Barat menegaskan peran aktifnya tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung program strategis pemerintah di sektor ketahanan pangan. 

Diharapkan, penanaman jagung serentak tersebut mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat kemandirian pangan, serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani di Kabupaten Indramayu dan Jawa Barat secara berkelanjutan.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Raih UHC Award Madya 2026, Bupati Lucky Hakim Tegaskan Komitmen Layanan Kesehatan Merata

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali mencatatkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Kabupaten Indramayu sukses meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Madya, yang diterima langsung oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim dalam acara Deklarasi dan Pencanangan UHC di Ballroom JIEXPO, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi sebagian besar masyarakat. Capaian ini sekaligus menegaskan posisi Indramayu sebagai daerah yang konsisten mendorong pemerataan pelayanan kesehatan bagi warganya.

Bupati Lucky Hakim menyampaikan, penghargaan UHC Madya merupakan hasil kolaborasi dan kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam membangun sistem layanan kesehatan yang inklusif.

“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi wujud nyata komitmen kami untuk memastikan seluruh masyarakat Indramayu mendapatkan akses layanan kesehatan yang mudah, terjangkau, dan berkualitas tanpa diskriminasi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, capaian tersebut harus menjadi dorongan bagi seluruh tenaga kesehatan dan aparatur di sektor pelayanan publik untuk terus meningkatkan mutu layanan.

“Tantangan ke depan adalah menjaga konsistensi dan meningkatkan standar pelayanan agar manfaat program UHC benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambah Lucky.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, dr. Wawan Ridwan, menjelaskan bahwa dalam UHC Awards 2026 terdapat tiga kategori penghargaan, yakni Pratama, Madya, dan Utama, dan Indramayu berhasil menembus kategori Madya.

Menurutnya, penghargaan ini diberikan oleh BPJS Kesehatan karena Pemkab Indramayu dinilai berhasil memberikan perlindungan kesehatan yang optimal selama kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati H. Syaefudin. 

Hal tersebut tercermin dari capaian kepesertaan JKN yang telah melampaui 98 persen, tingkat keaktifan peserta di atas 85 persen, serta kepatuhan pemerintah daerah dalam pendaftaran dan pembayaran iuran PBPU pemerintah daerah.

Wawan juga mengungkapkan, Pemkab Indramayu telah mendaftarkan masyarakat ke dalam program JKN sejak 2018. Indramayu pertama kali meraih UHC Award kategori Pratama pada Juli 2024, kemudian memperkuat implementasi program UHC sepanjang Oktober 2024 hingga Desember 2025, hingga akhirnya naik ke kategori Madya pada 2026.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari peran kuat kepala daerah dalam menetapkan kebijakan kesehatan yang sejalan dengan RPJMN serta kepedulian terhadap perlindungan kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Dengan diraihnya UHC Award 2026 kategori Madya, Pemkab Indramayu diharapkan terus memperluas dan menjaga keberlanjutan cakupan jaminan kesehatan nasional demi mewujudkan masyarakat Indramayu yang sehat dan sejahtera.

Sumber: Diskominfo Indramayu

Andika

Akibat Cuaca Ekstrem dan Hujan Deras Tak Henti, Longsor Robohkan Rumah Warga di Bogor Selatan

BOGOR.radarinformasi.com — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Bogor selama beberapa hari terakhir mengakibatkan tanah longsor di RT 001 Situ Berem Legok, Kelurahan Bojong Kerta, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, pada Kamis malam, 29 Januari 2026, sekitar pukul 20.00 WIB, atau sesaat setelah salat Isya.

Longsor terjadi saat hujan lebat masih berlangsung. Air hujan yang terus menerus mengguyur kawasan tersebut diduga menyebabkan tanah di bagian bawah terkikis, sehingga kehilangan daya topang dan akhirnya membuat bangunan rumah milik warga bernama Untung roboh.

Ketua RW setempat, Saiful, menjelaskan bahwa kejadian berlangsung cepat dan tanpa tanda-tanda mencolok sebelumnya. “Kejadiannya sekitar jam delapan malam, pas hujan lebat. Kemungkinan tanah di bawah sudah terkikis air, jadi tidak kuat menahan beban bangunan dan akhirnya roboh,” ujarnya.

Esok hari pasca kejadian, warga sekitar langsung bergerak cepat melakukan gotong royong pengangkatan puing-puing bangunan serta mengamankan area untuk mencegah risiko lanjutan.

Lurah Bojong Kerta, Nandang, mengapresiasi kepedulian warga dan memastikan pihak kelurahan telah menindaklanjuti kejadian tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada warga yang sudah membantu pengangkatan puing-puing. Kami juga sudah membuat laporan ke Dinas Sosial terkait bantuan darurat, semoga tidak ada halangan dalam prosesnya,” kata Nandang.

Sementara itu, Kasi Pembangunan Kelurahan Bojong Kerta, Muhammad Yusuf, menyampaikan bahwa dari hasil pendataan sementara, tujuh orang anggota keluarga terdampak dalam peristiwa tersebut dan alhamdulillah tidak ada korban jiwa. “Dari data yang saya dapat, jumlah anggota keluarga ada tujuh orang dan alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saya juga telah berkoordinasi dengan BPBD serta pihak Kecamatan Bogor Selatan terkait kejadian ini,” jelas Muhammad Yusuf.

Korban terdampak, Asih, menyampaikan rasa terima kasih kepada warga dan pemerintah setempat yang telah memberikan bantuan dan perhatian pascakejadian. “Saya mengucapkan terima kasih kepada warga sekitar dan pemerintah setempat atas bantuan dan kepeduliannya kepada keluarga kami,” ujar Asih.

Saat ini, bantuan darurat sedang dianggarkan untuk penanganan awal bagi keluarga terdampak, sementara kerugian materiil masih dalam proses pendataan. Pemerintah kelurahan bersama instansi terkait akan melakukan asesmen lanjutan guna menentukan langkah penanganan jangka pendek maupun jangka panjang.

Saiful juga turut menyampaikan harapannya agar rumah warga yang terdampak dapat segera diperbaiki. “Harapan saya, semoga bangunan rumah dari Pak Untung bisa kembali seperti semula lagi,” harapnya.

Dengan kejadian ini, warga diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat curah hujan di wilayah Bogor masih tinggi dan berpotensi memicu longsor susulan, khususnya di wilayah dengan kontur tanah rawan pergerakan.

Rizal