Akibat Cuaca Ekstrem dan Hujan Deras Tak Henti, Longsor Robohkan Rumah Warga di Bogor Selatan

BOGOR.radarinformasi.com — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Bogor selama beberapa hari terakhir mengakibatkan tanah longsor di RT 001 Situ Berem Legok, Kelurahan Bojong Kerta, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, pada Kamis malam, 29 Januari 2026, sekitar pukul 20.00 WIB, atau sesaat setelah salat Isya.
Longsor terjadi saat hujan lebat masih berlangsung. Air hujan yang terus menerus mengguyur kawasan tersebut diduga menyebabkan tanah di bagian bawah terkikis, sehingga kehilangan daya topang dan akhirnya membuat bangunan rumah milik warga bernama Untung roboh.

Ketua RW setempat, Saiful, menjelaskan bahwa kejadian berlangsung cepat dan tanpa tanda-tanda mencolok sebelumnya. “Kejadiannya sekitar jam delapan malam, pas hujan lebat. Kemungkinan tanah di bawah sudah terkikis air, jadi tidak kuat menahan beban bangunan dan akhirnya roboh,” ujarnya.
Esok hari pasca kejadian, warga sekitar langsung bergerak cepat melakukan gotong royong pengangkatan puing-puing bangunan serta mengamankan area untuk mencegah risiko lanjutan.

Lurah Bojong Kerta, Nandang, mengapresiasi kepedulian warga dan memastikan pihak kelurahan telah menindaklanjuti kejadian tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada warga yang sudah membantu pengangkatan puing-puing. Kami juga sudah membuat laporan ke Dinas Sosial terkait bantuan darurat, semoga tidak ada halangan dalam prosesnya,” kata Nandang.
Sementara itu, Kasi Pembangunan Kelurahan Bojong Kerta, Muhammad Yusuf, menyampaikan bahwa dari hasil pendataan sementara, tujuh orang anggota keluarga terdampak dalam peristiwa tersebut dan alhamdulillah tidak ada korban jiwa. “Dari data yang saya dapat, jumlah anggota keluarga ada tujuh orang dan alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saya juga telah berkoordinasi dengan BPBD serta pihak Kecamatan Bogor Selatan terkait kejadian ini,” jelas Muhammad Yusuf.
Korban terdampak, Asih, menyampaikan rasa terima kasih kepada warga dan pemerintah setempat yang telah memberikan bantuan dan perhatian pascakejadian. “Saya mengucapkan terima kasih kepada warga sekitar dan pemerintah setempat atas bantuan dan kepeduliannya kepada keluarga kami,” ujar Asih.

Saat ini, bantuan darurat sedang dianggarkan untuk penanganan awal bagi keluarga terdampak, sementara kerugian materiil masih dalam proses pendataan. Pemerintah kelurahan bersama instansi terkait akan melakukan asesmen lanjutan guna menentukan langkah penanganan jangka pendek maupun jangka panjang.
Saiful juga turut menyampaikan harapannya agar rumah warga yang terdampak dapat segera diperbaiki. “Harapan saya, semoga bangunan rumah dari Pak Untung bisa kembali seperti semula lagi,” harapnya.
Dengan kejadian ini, warga diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat curah hujan di wilayah Bogor masih tinggi dan berpotensi memicu longsor susulan, khususnya di wilayah dengan kontur tanah rawan pergerakan.
Rizal
