Indramayu Jadi Lokasi Prioritas, Kemensos Dorong Penyelesaian Kampung Nelayan Sejahtera 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Indramayu dalam rangka percepatan program Kampung Nelayan Sejahtera, Selasa (15/4/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Kabupaten Indramayu dan disambut langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, beserta Kepala SKPD terkait dan Camat Kandanghaur. 

Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos RI, Mira Riyati Kurniasih, dalam sambutannya menyatakan, program ini merupakan bagian dari upaya percepatan penurunan kemiskinan dan pembangunan 3 juta rumah di Indonesia. Dia menegaskan, Indramayu dipilih langsung oleh Menteri Sosial sebagai lokasi prioritas. 

“Program ini bukan hanya membangun rumah, tetapi juga memberi pelatihan keterampilan dan dukungan ekonomi. Kami bekerjasama dengan IPB dan BAZNAS untuk pelatihan dan kurasi produk. Kolaborasi antara Kemensos, Pemda, dan BAZNAS menjadi kunci sukses program ini,” katanya. 

Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 95 persen. Pemerintah menargetkan seluruh rangkaian program selesai maksimal pada 1 Juni 2025. Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp9,3 miliar. 

Dirjen Mira juga menegaskan pentingnya akuntabilitas dan transparansi anggaran. Kemensos, bersama Inspektorat, terus melakukan pendampingan agar setiap rupiah dapat dipertanggungjawabkan. 

“Kami mohon dukungan semua pihak untuk menjaga kebersihan dan keberlanjutan kawasan ini,” ujarnya. 

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian pemerintah pusat terhadap persoalan banjir rob yang selama ini menjadi tantangan besar bagi Kabupaten Indramayu. 

“Kami bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran Ibu Dirjen dan jajaran. Permasalahan ini telah berlangsung bertahun-tahun dan bahkan menjadi isu nasional karena berada di jalur mudik. Kami siap mengikuti arahan pemerintah pusat dan menyambut baik segala bentuk bantuan dengan semangat gotong royong,” ujarnya. 

Bupati juga menekankan pentingnya sinergi dan kesadaran bersama dalam menangani kebersihan, serta komitmen Pemda untuk mendukung program dan rencana pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan produk dan potensi ekonomi lokal. 

Sementara itu, Camat Kandanghaur, Hatta Direja menyampaikan, masyarakat sangat mengapresiasi bantuan relokasi yang diberikan Kementerian Sosial untuk masyarakat Desa Eretan Kulon. 

“Kami berkomitmen untuk menjaga kepercayaan ini dan menyukseskan program Kampung Nelayan Sejahtera yang ditargetkan selesai maksimal pada April 2025,” ujarnya. 

Dukungan juga datang dari BAZNAS RI yang terlibat dalam pembangunan 93 unit rumah dan sebuah masjid dua lantai. Telah memilih warga yang memiliki minat dan potensi untuk dilatih dan mengelola Z-Corner, yang juga akan menampilkan produk-produk UMKM unggulan Indramayu. 

“Harapan kami, program ini tidak hanya menyediakan rumah fisik, tetapi juga membangun kemandirian sosial, ekonomi, dan spiritual warga,” ungkap perwakilan BAZNAS RI. 

Kunjungan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun kehidupan masyarakat pesisir yang lebih baik, mandiri, dan sejahtera melalui program Kampung Nelayan Sejahtera.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati Indramayu Tinjau Pembangunan Kampung Nelayan 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memastikan proses pembangunan kampung nelayan sejahtera yang berlokasi di Kecamatan Kandanghaur berjalan optimal serta tepat sasaran bagi penerima manfaat. Rabu (9/4)

Hal tersebut disampaikan Bupati Indramayu Lucky Hakim saat meninjau lokasi pembangunan kampung nelayan sejahtera yang merupakan tempat relokasi bagi masyarakat yang terdampak banjir rob. 

“Kunjungan saat ini untuk memastikan semua progres pembangunan baik dari bangunan rumah maupun sarana dan prasarana pendukung berjalan secara optimal. Selain itu kami juga bersama dengan instansi terkait akan melakukan pengecekan data sehingga penerima bantuan relokasi ini dapat tepat sasaran,” ungkapnya, Rabu (9/4/2025). 

Diketahui Kampung Nelayan Sejahtera tersebut dibangun di atas lahan seluas 9.977.15 M² yang pengadaan tanahnya disediakan Pemkab Indramayu dengan anggaran mencapai 4,6 Miliar. Sedangkan untuk bangunan rumah sebanyak 93 unit dari anggaran Kementerian Sosial RI dan fasilitas lainnya berupa masjid dan zakat center serta UMKM dibangun oleh Baznas RI. 

Namun demikian, Lucky berharap pembangunan rumah bagi warga terdampak banjir rob ini bisa ditambah dan pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial mengenai hal tersebut. 

Dalam kunjungan itu Bupati Indramayu juga mengecek kondisi rumah yang dibangun serta bangunan yang akan digunakan sebagai pusat kuliner dan sentra kerajinan UMKM yang merupakan tempat pemasaran hasil produk pemberdayaan masyarakat sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup para keluarga nelayan tersebut. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Pro-Kontra Kebijakan Ekonomi Indramayu, Mahasiswa Islam Indonesia dan Diskopindagin Bahas Solusi untuk UMKM

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kebijakan ekonomi di Indramayu kembali menjadi sorotan. Banyak pihak menilai bahwa regulasi yang diterapkan pemerintah daerah masih berpihak kepada kelompok tertentu dan belum sepenuhnya mengakomodasi kepentingan rakyat kecil, terutama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Isu ini mengemuka dalam diskusi yang digelar oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bersama Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindagin) Kabupaten Indramayu di Aula kantor Diskopindagin, Jalan MT Haryono No. 11/B, pada Jumat (21/03/2025).

Wakil Ketua II Bidang Eksternal PC PMII Indramayu, Ahmad Fikri, dalam konferensi persnya menegaskan bahwa kebijakan ekonomi daerah seharusnya menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi rakyat, bukan justru menguntungkan kelompok tertentu.

“Kebijakan ini seharusnya mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat, bukan hanya memberikan keuntungan lebih kepada pihak-pihak tertentu,” tegas Ahmad Fikri.

Senada dengan itu, Ketua PC PMII Indramayu, Budi Hermawan, menekankan pentingnya transparansi terkait dampak pembangunan Mall Indramayu terhadap UMKM. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak menolak pembangunan tersebut, tetapi pemerintah harus memastikan solusi relokasi yang layak bagi pedagang kecil yang terdampak.

“Kami tidak menolak pembangunan mall, tetapi pemerintah harus menjamin relokasi yang adil dan tidak merugikan UMKM,” ujar Budi.

Menanggapi hal ini, Plt Kepala Diskopindagin Indramayu, H. Iyus, mengakui adanya tantangan besar dalam menyeimbangkan perkembangan ekonomi modern dengan kepentingan pelaku usaha tradisional. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi terbaik agar UMKM tetap dapat bersaing di tengah gempuran toko modern.

“Kami berusaha mencari jalan tengah agar toko tradisional tetap bisa bertahan dan bersaing. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih inklusif,” jelasnya.

Diskusi ini menegaskan bahwa kebijakan ekonomi Indramayu perlu dikaji lebih lanjut agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama bagi UMKM yang menjadi pilar utama perekonomian daerah.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Pasar Murah Digelar di Indramayu untuk Bantu Masyarakat Hadapi Kenaikan Harga Menjelang Hari Raya 

INDRAMAYU.radrinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bekerja sama dengan Bank Indonesia menggelar Pasar Murah di Alun-Alun Indramayu, Jalan Mayjen Sutoyo, Kelurahan Margadadi, Kecamatan Indramayu. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama dalam menghadapi kenaikan harga di bulan Ramadan dan  menjelang Hari Raya Idul Fitri,” pada Rabu (19/03/25).

Pasar Murah ini menyediakan berbagai bahan pokok seperti beras, daging, ayam, gula, telur, minyak, dan sayur-sayuran. Harga barang-barang tersebut telah ditetapkan sesuai dengan kebijakan yang berlaku.

H. Suweda, S.Sos., M.Si., Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Kabupaten Indramayu, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok. “Harapannya, apa yang telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah bisa diterima masyarakat dan memberikan manfaat nyata. Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah dan komunitas daerah, kami ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih stabil,” ujarnya.

Sementara itu, Heru Purwanto, Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Indramayu, menambahkan bahwa Pasar Murah ini juga merupakan bagian dari program sosial yang melibatkan Bank Indonesia dan meminta partisipasi Pemda. “Kami berkolaborasi dengan Bank Indonesia agar program ini bisa berjalan dengan baik. Kegiatan ini hanya berlangsung satu hari, namun diharapkan dapat meringankan beban masyarakat,” katanya dalam wawancara dengan awak media.

Melalui kegiatan ini, Pemda Indramayu berharap dapat terus berperan aktif dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi seperti kenaikan harga barang kebutuhan pokok.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Festival Ramadan Reang 2025: Indramayu Meriah, Ekonomi Syariah Berkah

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Festival Ramadan Reang 2025 dengan tema Harmoni Religi dalam Menumbuhkan Semangat Ekonomi Syariah resmi dibuka Bupati Indramayu Lucky Hakim, Sabtu (15/3/2025) di halaman Masjid Agung Indramayu. Minggu (16/3)

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Cirebon, Jajang Hermawan, dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan industri halal, khususnya di sektor makanan dan pariwisata. 

“Alhamdulillah, kita mayoritas negara muslim yang memiliki potensi besar dalam industri halal. BI bersama pemerintah dan berbagai pihak terus mendorong pertumbuhan ekonomi syariah melalui festival seperti ini,” ujarnya.  

Festival Ramadan Reang 2025 menjadi istimewa karena Kabupaten Indramayu terpilih sebagai tuan rumah untuk seluruh wilayah Ciayumajakuning. Kegiatan ini bukan sekadar ajang perayaan, tetapi juga menggabungkan aspek keagamaan, ekonomi kreatif, dan kebersamaan dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis ekonomi syariah.  

Menurut Jajang Hermawan, festival ini berlangsung dari 14 hingga 22 Maret 2025 dan mencakup berbagai kegiatan seperti bazar UMKM, edukasi ekonomi syariah, serta acara keagamaan. 

“Terima kasih kepada jajaran Pemkab Indramayu atas dukungan dan kerja sama dalam penyelenggaraan acara ini,” tambahnya. 

Sementara Bupati Indramayu, Lucky Hakim, dalam sambutannya menyatakan kebanggaannya karena Indramayu kembali dipercaya menjadi tuan rumah event besar.

“Indramayu beruntung, kemarin ada acara dari Pegadaian, sekarang dari BI. Orang Indramayu senang keramaian, dan ini membawa perputaran ekonomi serta kegiatan keagamaan. Ini keberuntungan bagi kami,” ungkapnya.  

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya kesinambungan acara seperti ini agar bisa menjadi wadah bagi para pelaku UMKM untuk bertemu dengan pasar yang tepat. Dia berharap, peran BI dapat terus menghubungkan antara produsen dan pembeli dalam ekosistem ekonomi syariah yang sehat.  

“Semoga festival ini bisa terus memotivasi dan mengedukasi masyarakat tentang ekonomi berbasis syariah. Pemkab berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan serupa pada masa depan demi kemajuan Indramayu dan kesejahteraan masyarakatnya,” tambahnya.  

Sebagai bentuk kepedulian sosial, acara ini juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim di Kabupaten Indramayu. Secara simbolis, santunan diberikan oleh Bupati Indramayu beserta jajaran sebagai wujud keberkahan di bulan Ramadan.  

Setelah acara pembukaan, Bupati beserta rombongan mengunjungi stan bazar UMKM yang telah dipersiapkan. Melihat langsung produk-produk unggulan lokal yang diharapkan dapat berkembang melalui platform ekonomi syariah yang lebih luas.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati Lucky Hakim Buka Festival Ramadan Pegadiaan 2025, Bangkitkan Ekonomi dan Syiar Islam di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Festival Ramadan Pegadaian 2025 bertajuk “Ramadan Cemerlang” resmi dibuka di Alun-Alun Kabupaten Indramayu. Festival ini berlangsung dari tanggal 1 hingga 14 Maret 2025 dengan berbagai kegiatan Islami dan ekonomi. Rabu (5/3)

Acara dibuka dengan fashion show dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Indramayu, yang diketuai oleh Ibu Wakil Bupati, Hj. Ida Nuryani. Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim dan Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin, disaksikan oleh masyarakat dan berbagai organisasi perempuan, seperti PKK, GOW, dan IWAPI. 

Bupati Lucky Hakim menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia dan Pegadaian atas dukungan yang ada. Dia juga menyoroti tantangan keuangan saat ini, terutama maraknya pinjaman online ilegal, dan menegaskan pentingnya kerja sama berbagai pihak untuk membantu masyarakat Indramayu. 

Festival ini menghadirkan Bazar UMKM, tablig akbar, seminar haji, seminar emas, talkshow finansial, serta perlombaan Islami, seperti gugah sahur, akustik, hadroh, azan, mewarnai, fashion show busana muslim, dan lagu Islami. 

Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Cirebon, Sunarjati menjelaskan, festival ini merupakan agenda tahunan yang diadakan di 61 Kota di seluruh Indonesia, termasuk Indramayu. Selain meningkatkan literasi keuangan, festival ini juga bertujuan untuk membangun silaturahmi dan mendukung pertumbuhan UMKM. 

Di festival ini, terdapat lebih dari 30 Stan Bazar UMKM dan Bazar Emas dari anak usaha Pegadaian. Pegadaian juga menargetkan pertumbuhan ekonomi daerah sesuai dengan program pemerintah pusat yang menargetkan pertumbuhan ekonomi 8%

Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib menyoroti pentingnya meningkatkan literasi keuangan agar masyarakat lebih waspada terhadap investasi ilegal dan judi online. OJK berkomitmen mendukung upaya Pemkab Indramayu dalam memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat. 

Festival ini ditutup dengan pemberian Cinderamata dari Pegadaian pada Pemkab Indramayu, yang diterima oleh Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati H. Syaefudin sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama yang terjalin. 

Selain itu, santunan diberikan kepada 10 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial. Acara juga dimeriahkan dengan pelepasan balon sebagai simbol semangat menyambut bulan suci Ramadan. 

Bupati Lucky Hakim mengajak seluruh masyarakat untuk memeriahkan festival ini, mendukung UMKM Indramayu, dan menjalankan ibadah puasa dengan penuh keberkahan.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Anggota DPRD Indramayu Fraksi PKB Sampaikan Hasil Reses di Dapil 3

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Sadar, S.Pd., menyampaikan hasil reses yang dilaksanakan di lima titik di Daerah Pemilihan (Dapil) 3. Reses berlangsung dari tanggal 13 hingga 20 Februari 2025, dengan berbagai aspirasi masyarakat yang menjadi perhatian utama. Kamis (27/2)

Dalam keterangannya pada Kamis (27/2/2025) di Gedung DPRD Indramayu, dalam wawancara kepada awak media, Sadar mengungkapkan bahwa mayoritas keluhan masyarakat berkaitan dengan fasilitas kesehatan BPJS yang masih belum optimal. Selain itu, distribusi pupuk yang tidak sesuai dengan masa tanam juga menjadi sorotan, terutama di Desa Mekarsari, di mana petani mengeluhkan pupuk yang datang terlambat.

Tak hanya itu, proyek modernisasi irigasi yang dilakukan oleh pihak PBWS juga mendapat kritik dari masyarakat. Meski irigasi sudah diperbaiki, dampaknya terhadap akses jalan masih menjadi masalah karena banyak yang berlubang dan belum diperbaiki.

Permasalahan ekonomi juga menjadi perhatian dalam reses ini. Maraknya bank keliling yang menawarkan pinjaman cepat dengan bunga tinggi membuat masyarakat, terutama ibu-ibu pelaku UMKM, terjebak dalam sistem pinjaman yang tidak memperhitungkan kondisi ekonomi mereka. “Penagihan bank keliling ini tidak melihat apakah masyarakat punya uang atau tidak, yang terpenting mereka harus setor. Minimnya bantuan UMKM dari pemerintah menjadi salah satu faktor yang menyebabkan fenomena ini semakin marak,” ujar Sadar.

Selain itu, aspirasi dari tenaga honorer juga menjadi bagian dari laporan reses. Mereka berharap ada perhatian lebih dari pemerintah daerah terhadap kesejahteraan dan kepastian status pekerjaan mereka.

Sadar berharap pemerintahan yang baru di Indramayu dapat menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, sesuai dengan visi “Indramayu Reang” yang diusung saat kampanye. “Saya menaruh harapan besar kepada pemerintahan saat ini agar dapat merealisasikan janji-janji yang pernah disampaikan,” pungkasnya.

Acara wawancara berlangsung di kantor DPRD Indramayu, Jl. Jenderal Sudirman No. 159, Kelurahan Lemahmekar, Kecamatan Indramayu, dengan dihadiri sejumlah awak media yang meliput hasil reses tersebut.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Dekranasda Jabar Dorong Kemajuan Kerajinan dan UMKM Indramayu 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat, Amanda Soemadi Bey Machmudin melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Indramayu, Rabu (12/2/2024).

Kunjungannya itu untuk melihat langsung industri kerupuk, tenun gedogan, dan batik, yang menjadi produk unggulan daerah di pesisir utara Jawa Barat tersebut. 

Dalam kunjungannya, sebagai tempat pertama yang dikunjungi yakni sentra produksi kerupuk di Desa Kenanga Kecamatan Sindang yang telah lama menjadi salah satu ikon kuliner Indramayu. Beliau mengapresiasi para pengusaha yang terus mempertahankan kualitas dan cita rasa khas produk mereka. 

“Industri kerupuk Indramayu memiliki potensi dan agar besar untuk terus berkembang lebih luas dari yang sudah ada saat ini, terutama jika dikelola dengan inovasi dan pemasaran digital yang lebih modern sehingga bisa menembus pasar luar negeri,” ujar Amanda kepada Diskominfo. 

Selanjutnya, Ketua Dekranasda Jawa Barat meninjau perajin tenun gedogan yang masih mempertahankan teknik tradisional dalam memproduksi kain khas Indramayu. Ia mengapresiasi ketekunan para perajin dalam menjaga warisan budaya ini. 

“Kami akan terus mendukung perajin tenun gedogan agar tetap eksis dan mampu bersaing di pasaran. Regenerasi terhadap perajin tenun gedogan ini harus dilakukan. Saya mendorong dinas provinsi dan kabupaten untuk melakukan pelatihan untuk mendidik anak-anak belajar tenun ini, tambahnya. 

Kunjungan berlanjut ke sentra batik Indramayu, di mana beliau melihat langsung proses pembuatan batik tulis dan batik complongan khas daerah tersebut. Dalam kesempatan ini, Ketua Dekranasda Jabar mendorong perajin batik untuk terus berinovasi dalam motif dan pewarnaan agar makin menarik bagi pasar yang lebih luas. 

Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan dorongan bagi para perajin lokal untuk terus berkembang dan meningkatkan daya saing produk unggulan Indramayu di tingkat nasional maupun global. 

Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Suwenda menjelaskan, kunjungan Ketua Dekranasda ini merupakan upaya untuk saling menguatkan dalam bentuk sinergi dan kolaborasi antara provinsi dan kabupaten untuk pengembangan kerajinan dan UMKM yang ada di Kabupaten Indramayu. 

“Beberapa permasalahan yang ditemukan tadi, pihak provinsi siap untuk mendukung upaya kemajuan kerajinan dan UMKM di Indramayu ini,” kata Suwenda.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Milad ke-3 APWMI diisi dengan Bazaar dan Berbagai Perlombaan

Milad ke-3 APWMI diisi dengan Bazaar dan Berbagai Perlombaan

BOGOR.radarinformasi.com- Asosiasi Pengusaha Mandiri Indonesia (APWMI), menggelar Milad ke-3 diisi dengan berbagai macam kegiatan, diantaranya bazar sembako murah 60k, bazar kuliner serba 10k, pameran karya anggota APWMI, doorprize, workshop gratis yang meliputi tata busana, tata kecantikan, tata boga serta berbagai macam perlombaan yang meliputi lomba tata busana, tutorial make up, tata boga, lomba bernyanyi hymne APWMI, modelling dan tilawatil Qur’an, Sabtu (06/11/21).

Milad tersebut mengusung tema “Bersama, yakin, bisa, mandiri”, dalam kegiatan bazaar yang diikuti oleh para pelaku UMKM tersebut mendapat antusias luar biasa dari masyarakat, apalagi dimasa pandemi ini sangat membantu mereka dalam pemenuhan kebutuhan pokok dalam keseharian. Kegiatan bazaar ini bertujuan untuk menghidupkan kembali pelaku UMKM setelah sempat lesu dampak dari Covid-19.

Nurhayanti selaku Pembina dari APWMI berharap agar para pelaku UMKM, dapat kembali bangkit dan bazaar ini akan digelar di 7 wilayah.

“Kita akan roadshow di 7 wilayah, selain itu juga kita akan barengi dengan bazaar, semua stand disini gratis, cuma untuk jumlah standnya masih terbatas, kita juga akan adakan lomba dengan hadiah Rp.50.000.000,00”.

Sementara itu Iwan selaku Ketua Panitia juga memaparkan bahwa bazaar yang dilaksanakan terbuka untuk umum dan bagi siapa saja yang ingin mengikuti pelatihan ketrampilan juga dapat mendaftarkan diri melaui online.

Reporter : Erwin
Redaktur : Dewi Pelangi

Melalui UMKM, Aipda Taufik Dobrak Perekonomian di Tengah Pandemi

Melalui UMKM, Aipda Taufik Dobrak Perekonomian di Tengah Pandemi

BOGOR.radar.informasi.com – Aksi seorang personil Polri tidak ada habisnya, seperti di tengah Pandemi, seorang anggota Polsek Rumpin Polres Bogor yang mendobrak ekonomi UMKM, Aipda Taufik Komarudin yang menjabat sebagai Kasium Polsek Rumpin Polres Bogor Polda Jabar ini, membentuk sebuah UMKM di bidang obat herbal untuk mengurangi gejala Covid 19, Rabu (17/03/21).

Melalui peran serta sang Adik yang juga merupakan seorang peneliti obat-obatan herbal, Aipda Taufik bersama-sama menciptakan sebuah obat Inhalant covid 19 yang diberinama Enviel.

“Ide ini tercipta dari saya sendiri, yang mengamati masih cukup tingginya angka penyebaran covid 19 dan didukung oleh basic bidang keilmuan dari keluarga di bidang farmasi, dengan turut melibatkan sejumlah warga masyarakat yang menjadi korban PHK akibat pandemi ini, kami memberikan fasilitas kepada mereka untuk membuat dan mengembangkan Inhalant Oil Covid 19 ini, dengan memanfaatkan hasil sumber daya alam di wilayah Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor dan beberapa wilayah lainnya”, ujar Aipda Taufik Komarudin.

“Inhalant oil ini berbahan dasar minyak astiri dan beberapa campuran tanaman-tanaman herbal lainnya yang dapat mengurangi gejala dari Covid 19, mengenai pemasaran Inhalant Oil yang kami buat ini masih bersifat terbatas karena ijinnya belum selesai. Namun uji klinis dan hasil laboratorium terkait obat ini telah selesai dan keluar dengan hasil yang layak”, ungkap Aiptu Taufik.

“Tentu apa yang telah di lakukan Aipda Topik Ini kami sangat mengapresiasi dan sangat mendukung sekali kegiatan inovasi yang berdampak kebaikan bagi institusi dan warga masyarakat, khususnya di tengah pandemi. Semoga kedepan kegiatan ini juga bisa mendorong hal- hal positif bagi masyarakat”, ungkap Kapolres AKBP Harun, S. I. K., S. H

Kapolres Bogor AKBP Harun, S. I. K., S. H juga menuturkan “Peran Polri di tengah pandemi ini cukup banyak bukan hanya melakukan PPKM dan Ops Yustisi saja, tetapi turut mendukung dan membantu pengembangan UMKM di tengah Pandemi. Jadi, ini sangat bagus dan menjadi motivasi bagi anggota lainnya”, pungkasnya.

Red