Kapolsek Ciawi dan Stakeholder Terkait Sigap Bantu Pemudik yang Pingsan di Simpang Ciawi

BOGOR.radarinformasi.com – Sabtu, 29 Maret 2025, sekitar pukul 08.45 WIB, Kapolsek Ciawi bersama petugas terkait sigap memberikan pertolongan pertama kepada seorang pemudik yang mengalami gangguan kesehatan dan pingsan saat berada dalam antrean di lampu merah Simpang Ciawi.

Korban diketahui bernama DR (20 tahun), warga Tangerang, yang sedang dalam perjalanan menuju Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi.

Kapolsek Ciawi, Kompol Agus Hidayat, SH, bersama personel Pospam dan stakeholder terkait segera memberikan pertolongan pertama. Korban langsung dievakuasi menggunakan tandu ke dalam Pospam untuk mendapatkan penanganan awal. Atas arahan Kapolsek Ciawi, korban segera dibawa menggunakan mobil ambulans siaga ke RSUD Ciawi untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Aksi cepat tanggap para petugas Pospam, yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Ciawi Kompol Agus Hidayat serta didukung oleh personel TNI, Dinas Kesehatan, dan stakeholder lainnya, merupakan bukti nyata pelayanan prima presisi kepada masyarakat, baik warga Bogor maupun para pemudik dari luar daerah.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Tinjau Bandara Soetta, Kapolri Instruksikan Jajaran Rutin Patroli Pastikan Pemudik Aman dan Nyaman

JAKARTA.radarinformasi.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pengecekan langsung pengamanan dan pelayanan arus mudik Lebaran 2025 di Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Sabtu (29/3/2025). Peninjauan tersebut juga dilakukan bersama para Menteri dan pihak terkait lainnya.

“Jadi dari pemantauan kami terkait dengan jalur darat dan kemarin juga kita melihat stasiun kereta dan hari ini kita melihat secara langsung dan menanyakan kepada masyarakat yang menempuh perjalanan dengan menggunakan udara,” kata Sigit di Terminal 1 Bandara Soetta.

Dalam hal ini, Sigit menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk rutin patroli jalan kaki di tiap titik-titik untuk memastikan pemudik merasa aman dan nyaman saat melakukan perjalanan mudik.

“Melaksanakan patroli jalan kaki pada sejumlah titik rawan yang memerlukan kehadiran petugas,” ucap Sigit.

Dari hasil peninjauan dan dialog langsung dengan para pemudik, Sigit menegaskan bahwa pengamanan dan pelayanan arus mudik di Bandara Soetta berjalan optimal.

Menurut Sigit, berdasarkan laporan dari otoritas bandara, tercatat ada kenaikan jumlah penumpang sekitar 4,9 persen, jika dibandingkan dengan tahun 2024.

“Dari aspek pelayanan dan pengamanan kami tanyakan semuanya berjalan baik. Terjadi kenaikan penumpang sekitar 4,9 persen dibandingkan tahun 2024 pada saat mudik,” ujar Sigit.

Kenaikan penumpang tersebut, kata Sigit, menunjukkan tingginya animo masyarakat terhadap akses penerbangan dalam melakukan perjalanan mudik.

“Rata-rata perjalanan terbanyak ke Kualanamu kemudian ke Denpasar, Surabaya, ada juga ke Yogya, Palembang, Pontianak juga ada,” tutup Sigit.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Satgas Saber Pungli Indramayu Siap Berantas Pungli dan Premanisme 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Satuan Tugas Saber Pungli Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Kabupaten Indramayu menyatakan kesiapannya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) dan premanisme. Jumat (28/2)

Hal tersebut diungkapkan Kepala Posko Unit Pelaksana Percepatan (UPP) Saber Pungli Indramayu, AKP Nandang usai mengikuti Apel Siaga Satgas Pemberantasan Premanisme yang digelar di Alun Alun Indramayu, Kamis (27/3/2025). 

Dalam kesempatan tersebut, AKP Nandang menegaskan komitmen Satgas Saber Pungli untuk bersinergi dengan seluruh pihak guna menindak tegas pelaku pungli dan premanisme. 

“Kami siap bergerak cepat merespons keluhan masyarakat. Tujuan utama kami adalah menciptakan lingkungan yang kondusif dan mendukung salah satu visi Indramayu REANG, yakni aman dan nyaman, ujarnya. 

Sementara itu, Wakil Bupati H. Syaefudin yang memimpin Apel Siaga Satgas Pemberantasan Premanisme menyampaikan, aksi premanisme yang dilakukan oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab merupakan sebuah yang merugikan serta meresahkan masyarakat. Dengan demikian diperlukan langkah proaktif serta sinergi seluruh pihak guna menjaga kondusifitas serta memberikan rasa aman ditengah-tengan masyarakat. 

Wakil Bupati Syaefudin juga menekankan bahwa pemberantasan premanisme dan pungli merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kepercayaan publik serta mendorong iklim investasi dan pembangunan di Indramayu. 

“Pemberantasan premanisme ini melibatkan seluruh elemen. Kami berharap hadirnya satgas pemberantasan premanisme ini dapat menjadi motor penggerak pemberantasan premanisme di Kabupaten Indramayu. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban,” ajaknya. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Wabup Syaefudin Bercengkrama dan Beri Cinderamata Pemudik di Posko Terpadu Losarang 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemkab Indramayu bekerjasama dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kemenhub Wilayah IX Provinsi Jawa Barat melalui Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) / Jembatan Timbang Losarang, membangun Posko Terpadu Mudik Lebaran 2025. Jumat (28/3)

Kawasan Jembatan Timbangan Losarang setiap tahun selalu dijadikan incaran para pemudik yang hendak pulang kampung untuk dijadikan lokasi peristirahatan pengguna jalan karena di lokasi tersebut keamanan dan kenyamanan sangat terjamin. 

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menyempatkan meninjau lokasi Posko Mudik Lebaran yang menjadi kebanggaan wong Reang, pada kamis (27/03/2025). 

Di lokasi tersebut dilengkapi dengan fasilitas ruang istirahat yang representatif, beberapa posko yang disediakan baik tenaga medis, hiburan live musik, posko kesehatan, pijat gratis dan lain-lain. 

Bahkan yang lebih menarik dari aktivitas Posko Terpadu Mudik Lebaran, Pemkab Indramayu menyediakan Taman Baca Wong Reang yang disediakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip (DPA). Para pengunjung yang mampir di Taman Baca Wong Reang, di samping melepas lelah selama perjalanan dari Jakarta, anak anak para pemudik juga dapat menikmati arena permainan dan buku gambar mewarnai dengan suguhan panorama alam beberapa objek wisata di wilayah Kabupaten Indramayu. 

“Di lokasi Posko Terpadu Jembatan Timbangan Losarang ini, tadi saya sempat melihat anak anak para pemudik walaupun larut malam bisa menikmati sarana Taman Baca Wong Reang,” tuturnya usai menyapa para pemudik. 

Di samping menyapa para pemudik, Wabup juga menyerahkan oleh – oleh dan cindera mata dalam bentuk suvenir kepada para pengunjung yang mampir di Posko Terpadu Jembatan Timbangan Losarang tersebut. 

“Ini ada oleh oleh dari kami, sampaikan salam buat keluarga di rumah dari kami Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, semoga perjalanan pulang ke kampung halaman bisa selamat sampai tujuan,” tutur Ketua Karang Taruna Kabupaten Indramayu ini. 

Wabup Syaefudin menyarankan kepada para pemudik untuk tidak segan mampir di Posko Terpadu Jembatan Timbangan Losarang ini karena di samping lokasi yang sangat aman juga bisa menikmati kenyamanan dalam beristirahat. 

“Kami juga sudah meminta bantuan kepada aparat keamanan baik TNI Polri untuk terus melakukan monitoring diseluruh posko posko arus mudik sepanjang Pantura Indramayu guna menjamin keamanan dan kenyamanan para pemudik sebagaimana Visi Misi Indramayu Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman dan Gotong Royong,” pungkasnya. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Idul Fitri, Lapas Indramayu Sidak Gabungan Bersama TNI-Polri

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu, melakukan sidak gabungan bersama TNI-Polri pada Kamis,  (27/03/2025).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kalapas Indramayu, Fery Berthoni, diikuti oleh jajaran pejabat pengawas dan pejabat pelaksana, jajaran pelaksana, regu pengamanan, CPNS, dengan melibatkan anggota Kodim 0616 Indramayu dan Polres Indramayu.

Berthoni mengatakan, bahwa sidak ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke 61 Tahun 2025. Kegiatan ini juga dilaksanakan dalam upaya peningkatan kewaspadaan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

“Sidak dilaksanakan dengan menyisir kamar hunian warga binaan, untuk memastikan tidak adanya barang atau benda yang dilarang keberadaannya di dalam blok hunian,” tuturnya.

Dalam sidak ini, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang-barang terlarang diantaranya senjata tajam, benda berbahan stainless, benda pecah belah terbuat dari kaca, korek api.

Usai penggeledahan, Lapas Indramayu juga melakukan test urine terhadap warga binaan secara acak berjumlah tiga belas orang.

“Hasil test urine menunjukan, tiga belas Warga Binaan negatif terhadap penggunaan narkoba,” ungkap Berthoni.

Ia juga mengungkapkan, bahwa hasil dari penggeledahan ini selanjutnya akan didata untuk kemudian dimusnahkan. Berthoni berharap, dengan adanya sidak dan test urine ini dapat memberantas narkoba & meminimalisir adanya barang terlarang.

“Dengan dilakukannya sidak ini, diharapakan dapat memberantas narkoba serta meminimalisir adanya barang-barang terlarang, yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban dalam Lapas Kelas IIB Indramayu menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H,” harapnya.

Kegiatan ini merupakan implementasi terhadap visi misi asta cita presiden melalui 13 program akselerasi menteri imigrasi dan pemasyarakatan terkait dengan pemberantasan narkoba dan penipuan dengan berbagai modus dari dalam Lapas/Rutan.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Rutan Kelas IIB Tarutung Gelar Simulasi Kunjungan Tatap Muka Menjelang Hari Raya Idul Fitri

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung gelar simulasi pelayanan kunjungan tatap muka bagi warga binaan pada periode hari Raya Idul Fitri 1446 H / 2025 M mendatang pada Kamis, 27 Maret. Jumat (28/3)

Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring mengatakan simulasi tersebut dilaksanakan sebagai upaya untuk mengantisipasi gangguan keamanan selama berlangsungnya jadwal kunjungan khusus Hari Raya Idul Fitri bagi warga binaan, yang diperkirakan jumlah pengunjung akan membludak.

“Kami laksanakan simulasi ini, untuk memberikan pelayanan terbaik buat masyarakat, buat pengunjung. Untuk mengantisipasi gangguan keamanan saat Idul Fitri,” ujar Evan.  

Lebih lanjut Evan menyampaikan simulasi ini di gelar selain untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, juga meningkatkan kesiapan petugas Rutan Tarutung dalam memberikan pelayanan prima yang bersinergi dengan personil Kodim 0210/TU dan personil Polres Tapanuli Utara.

“Terima kasih kepada Komandan Kodim 0210 / TU, Letkol Inf. Saiful Rizal, S.Hub.Int. dan Kapolres Tapanuli Utara, AKBP Ernis Sitinjak,  S.H., S.I.K., atas sinergi dengan menghadirkan personil TNI/POLRI dalam bantuan pengamanan di Hari Raya Idul Fitri mendatang,” ujar Evan.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud nyata kinerja Rutan Kelas IIB Tarutung dalam mendukung program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan dukungan atas arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Bapak Mashudi dalam peningkatan kewaspadaan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyaratakan Sumatera Utara, Yudi Suseno mengapresiasi atas persiapan Rutan Kelas IB Tarutung dalam mensosialisasikan layanan kunjungan tatap muka bagi warga binaan di Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

“Persiapkan semua fasilitas yang diperlukan untuk mendukung kelancaran pelayanan kunjungan. Selain itu, agar seluruh petugas senantiasa menjaga kedisiplinan, bekerja sama dalam menjaga keamanan, dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ujar Yudi Suseno.

Dengan persiapan yang matang, Rutan Kelas IIB Tarutung berharap agar perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berlangsung dengan lancar, penuh kedamaian, serta memberi kesempatan bagi warga binaan untuk merayakan hari raya dengan penuh kebahagiaan.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Lebih Baik Obral Pajak Kendaraan Daripada Tidak Laku, DPRD Indramayu Dorong Kebijakan Baru

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin, S.P., M.Si, mendorong kebijakan pemangkasan pajak kendaraan sebagai langkah strategis untuk meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan daerah. Menurutnya, lebih baik menerapkan tarif pajak yang lebih terjangkau daripada membiarkan kendaraan menumpuk akibat pajak tinggi yang sulit dijangkau masyarakat. Jumat (28/3)

Dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Gedung DPRD Indramayu, Jl. Sudirman No. 159, Kamis (27/03/2025), Sirojudin mengungkapkan, dalam wawancara kepada awak media, bahwa banyak kendaraan terbengkalai karena pemiliknya tidak mampu membayar pajak yang terus menumpuk. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih fleksibel agar pajak tetap terserap dan masyarakat tidak terbebani.

“Lebih baik pajak kendaraan dijual murah agar laku daripada dibiarkan mahal tetapi masyarakat tidak mampu membayar. Dengan begitu, pendapatan daerah tetap masuk, dan masyarakat pun terbantu,” ujar Sirojudin.

Ia juga menilai bahwa kebijakan ini layak menjadi contoh bagi daerah lain, mengingat hampir 100% pajak kendaraan di Kabupaten Indramayu kini langsung dikelola daerah, bukan lagi melalui pemerintah provinsi, sehingga lebih efektif dan efisien.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ono Surono, turut menyoroti pentingnya penyesuaian kebijakan pajak kendaraan dengan kondisi ekonomi masyarakat. Ia menegaskan perlunya regulasi yang lebih jelas terkait pembebasan pajak kendaraan lama agar tidak membebani pemiliknya.

Usulan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak warga berharap kebijakan tersebut segera diterapkan agar mereka bisa melunasi pajak kendaraan yang tertunggak tanpa beban berat.

Selain itu, diskusi juga membahas peran teknisi dalam memastikan kelayakan kendaraan di jalan raya serta mekanisme pengecekan fisik yang lebih efisien. Pemerintah daerah diharapkan segera merancang kebijakan pajak yang lebih adaptif untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus mengurangi jumlah kendaraan yang tidak layak jalan.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Buka Puasa Bersama DPD PKS Indramayu: Bahas Politik, Kepemimpinan, dan Pembangunan 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Indramayu menggelar acara buka puasa bersama di Hotel Handayani, Jalan Kembar No. 204, Kepandean, Indramayu, pada Rabu, 26 Maret 2025. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh politik, termasuk anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Bupati Indramayu Lucky Hakim, serta Ketua DPD PKS Indramayu H. Ruswa, M.Pd.I. Selain itu, Dr. Hj. Netty Prasetiyani, M.Si., turut hadir sebagai narasumber. Kamis (27/3)

Dalam kegiatan tersebut, turut dilakukan penyerahan bingkisan Idul Fitri 1446 H kepada pengurus DPD PKS serta kader penggerak keluarga di Kabupaten Indramayu.

Bahas Tantangan Politik dan Kepemimpinan 

Dalam pertemuan tersebut, berbagai tantangan politik dan kepemimpinan di Indramayu menjadi sorotan. Salah satu isu yang dibahas adalah pentingnya menjaga amanah dalam menjalankan pemerintahan serta upaya penataan ulang tata kelola administrasi, termasuk regulasi yang belum diperbarui.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjalankan pemerintahan yang transparan dan bertanggung jawab. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah terus bekerja tanpa libur demi meningkatkan pelayanan publik dan menyelesaikan berbagai permasalahan di desa-desa dalam waktu singkat.

Selain itu, ada pembahasan mengenai kekosongan jabatan di beberapa sektor pemerintahan yang perlu segera diisi guna meningkatkan efektivitas kerja. Pemerintah daerah juga berupaya memperbaiki sistem kerja agar lebih efisien.

Pembangunan dan Pengaruh Industri di Indramayu 

Indramayu saat ini menjadi salah satu wilayah yang diperhatikan sebagai kawasan industri. Namun, perkembangan industri ini berdampak pada berkurangnya lahan sawah, yang memicu kekhawatiran akan ketahanan pangan. Oleh karena itu, diperlukan keseimbangan antara pengembangan industri dan peningkatan produktivitas pertanian.

Dalam diskusi, disebutkan bahwa Pertamina berencana mengambil lahan seluas 20 hektare untuk proyek pengembangan industri. Namun, ada negosiasi agar masyarakat mendapat kompensasi lebih besar sebagai dampak dari pengalihan lahan tersebut.

Puasa dan Nilai Antikorupsi dalam Pemerintahan 

Selain membahas isu politik dan pembangunan, para tokoh dalam acara ini juga menyoroti makna puasa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Disampaikan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga mengendalikan hawa nafsu serta meningkatkan kesadaran sosial.

Puasa dinilai dapat menjadi pembelajaran penting dalam mencegah korupsi di pemerintahan. Nilai-nilai keadilan sosial, kepedulian terhadap masyarakat miskin, serta peningkatan kualitas pendidikan menjadi aspek yang ditekankan dalam diskusi.

Dalam kesempatan ini, Ketua DPD PKS Indramayu, H. Ruswa, M.Pd.I., juga menyampaikan permohonan maaf kepada ketua DPC yang tidak diundang dalam acara buka bersama di pendopo.

Acara buka puasa bersama ini menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah, partai politik, dan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik di Kabupaten Indramayu.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

DPC PKB Indramayu Gelar Buka Puasa Bersama yang Dihadiri Bupati Lucky Hakim 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Indramayu menggelar acara buka puasa bersama sebagai ajang silaturahmi dan penguatan solidaritas di antara kader serta pengurus partai. Acara yang berlangsung pada Selasa, 25 Maret 2025 ini turut dihadiri oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, Ketua DPC PKB Indramayu, Amroni, serta anggota DPR RI Fraksi PKB, H. Dedi Wahidi. Rabu (26/3)

Dalam sambutannya, Ketua DPC PKB Indramayu, Amroni, menyampaikan apresiasi kepada seluruh undangan yang hadir. Ia menegaskan pentingnya kebersamaan dalam menjalankan amanah politik demi kepentingan masyarakat Indramayu.

“Semoga kepercayaan yang diberikan kepada kita bisa dijalankan dengan baik. Dengan semangat kebersamaan, kita harus terus berjuang demi masyarakat,” ujar Amroni.

Lebih lanjut, Amroni berharap acara ini dapat menjadi momentum memperkuat soliditas partai serta meningkatkan kesiapan menghadapi dinamika politik ke depan. Ia optimis bahwa PKB Indramayu dapat terus berkontribusi bagi kemajuan daerah dan menjaga nilai-nilai demokrasi yang sehat.

Refleksi Politik dan Pentingnya Kebersamaan 

Sementara itu, H. Dedi Wahidi menyoroti tantangan dalam Pemilu 2024, di mana politik biaya tinggi kerap menggeser fokus utama dari kepentingan rakyat. Ia menegaskan bahwa demokrasi harus tetap dijaga dari praktik politik transaksional yang dapat merusak kualitas pemerintahan.

“Kita harus tetap berjuang agar demokrasi tidak tercemar oleh kepentingan pribadi. Politik harus mengedepankan kesejahteraan rakyat, bukan sekadar ambisi kekuasaan,” tegas Dedi Wahidi.

Senada dengan itu, Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menekankan pentingnya menjaga hubungan baik di tengah perbedaan politik. Menurutnya, dinamika politik adalah hal yang wajar, namun tidak boleh mengorbankan persaudaraan dan kerja sama dalam membangun daerah.

“Hari ini kita mungkin berbeda pandangan, tetapi besok bisa kembali bekerja sama. Yang utama adalah tetap menjaga kebersamaan demi kepentingan masyarakat Indramayu,” ujar Lucky Hakim.

Dalam kesempatan tersebut, Lucky Hakim juga menyampaikan permohonan maaf jika ada ketegangan politik di masa lalu, terutama selama Pilkada. Ia menegaskan bahwa persatuan harus tetap diutamakan demi kemajuan bersama.

Acara buka puasa bersama pun berlangsung dalam suasana penuh kehangatan. Para kader, pengurus, dan tokoh politik yang hadir larut dalam kebersamaan, menegaskan bahwa silaturahmi tetap menjadi kekuatan utama dalam membangun Indramayu.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Pemkab Indramayu dan KTNA Bersinergi Dorong Pertanian Berkelanjutan Wujudkan Petani Sejahtera 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu bersama Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) menggelar audiensi guna membahas berbagai persoalan yang dihadapi petani serta mencari solusi strategis untuk meningkatkan kesejahteraan, Selasa (25/3/2025). Rabu (26/3)

Pertemuan ini dipimpin oleh Wakil Bupati Indramayu, H. Syaefudin, didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Indramayu, Sugeng Heriyanto, serta Kepala Bidang Hortikultura, Perkebunan, dan Penyuluhan DKPP, Mohammad Ikhwan Farkhani. 

Dalam pertemuan tersebut, Sugeng Heriyanto memaparkan kondisi nyata petani di Indramayu. Menurutnya, hasil panen rata-rata dalam satu musim per hektare mencapai 7 ton dengan pendapatan sekitar Rp45 juta. Namun, setelah dikurangi modal produksi sebesar Rp25 juta, keuntungan bersih yang diperoleh petani hanya sekitar Rp20 juta per musim atau Rp2,5 juta per bulan. 

Setelah dikurangi kebutuhan hidup, penghasilan bersih yang tersisa hanya sekitar Rp1,2 juta hingga Rp1,5 juta, sedangkan kebutuhan minimum petani mencapai Rp700 ribu. Ketimpangan ini menjadi salah satu penyebab munculnya angka kemiskinan ekstrem di daerah tersebut. 

Sugeng Heriyanto menyampaikan, permasalahan petani harus diselesaikan secara komprehensif. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah mendorong penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk menekan biaya panen yang masih tergolong tinggi. Menurutnya, dengan pemanfaatan teknologi pertanian, efisiensi biaya dan produktivitas dapat ditingkatkan. 

Dalam arahannya, H. Syaefudin menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, gabungan kelompok tani (Gapoktan), dan kelompok tani (Poktan) di tingkat desa. 

Pemkab juga mendorong sinergi dengan KTNA baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan untuk menyusun strategi pertanian yang lebih cerdas dan berkelanjutan. Pemkab Indramayu berkomitmen untuk terus hadir dalam mendampingi petani. 

“Apa yang kita sepakati hari ini menjadi tugas bersama. Bertani memang penuh tantangan, terutama dalam mencukupi kebutuhan petani. Namun dengan semangat kebersamaan, kita harus mampu menghadapi persoalan ini,” ujar H. Syaefudin. 

Lebih lanjut, Wabup menambahkan, koordinasi dengan Bupati Indramayu, Lucky Hakim, akan dilakukan untuk memastikan perhatian khusus terhadap sektor pertanian. Menurutnya, Bupati Lucky Hakim sangat peduli terhadap pertanian, mengingat sektor ini merupakan tulang punggung perekonomian Indramayu. 

Selain itu, perwakilan KTNA dari Krangkeng dan Kandanghaur juga menyampaikan keluhan terkait infrastruktur dan irigasi yang belum optimal. Dia berharap, ada dukungan penuh dari pemerintah daerah dalam penganggaran dan pelaksanaan program yang berhubungan dengan peningkatan sektor pertanian. Selain itu, Dia juga menyoroti permasalahan hama tikus yang menjadi momok bagi petani di seluruh Indramayu. 

Menanggapi berbagai masukan tersebut, H. Syaefudin menegaskan, Pemkab Indramayu akan segera mengambil langkah konkret. 

“Kami akan mengundang camat dan kepala desa (kuwu) untuk menyamakan persepsi dalam mengatasi permasalahan pertanian, khususnya terkait irigasi dan hama tikus. KTNA akan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung kemandirian petani di Indramayu,” tutupnya. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal