Pembukaan Ramadhan Ciawi Fair ke-14 Berlangsung Meriah, Camat Tekankan UMKM dan Kebersamaan

BOGOR.radarinformasi.com – Kegiatan tahunan Ramadhan Ciawi Fair ke-14 resmi dibuka dengan penuh khidmat dan kemeriahan, dihadiri unsur Muspika, tokoh agama, serta ratusan warga yang memadati lokasi acara, Jumat (27/2/2026).

Acara pembukaan turut dihadiri oleh Camat Bogor Selatan, Harry Cahyadi, Kapolsek Bogor Selatan Kompol Sonson Sudarsono, S.E., M.M., serta pemilik sekaligus penggagas acara Agus Chandra. Hadir pula para tokoh agama setempat dan elemen masyarakat yang memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Harry Cahyadi menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan Ramadhan Ciawi Fair yang kini telah memasuki tahun ke-14. Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar ajang bazar dan hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta mendorong perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

“Ramadhan Ciawi Fair ini bukan hanya tentang kegiatan seremonial, tetapi bagaimana kita menghidupkan nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kami dari pemerintah kecamatan sangat mendukung kegiatan yang berdampak langsung pada penguatan ekonomi warga,” ujar Harry Cahyadi.

Ia juga menambahkan bahwa momentum Ramadhan harus dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini berjalan tertib, aman, dan membawa keberkahan. Semoga para pelaku UMKM bisa merasakan dampak positifnya, dan masyarakat dapat menikmati suasana Ramadhan dengan penuh kedamaian,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Bogor Selatan Kompol Sonson Sudarsono, S.E., M.M, menegaskan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan selama rangkaian acara berlangsung. Pihak kepolisian siap melakukan pengamanan guna memastikan masyarakat dapat menikmati kegiatan dengan aman dan nyaman.

Pemilik acara, Agus Chandra, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kembali Ramadhan Ciawi Fair tahun ini.

“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah silaturahmi, ruang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang, serta menghadirkan nuansa Ramadhan yang penuh kebersamaan,” ucapnya.

Rangkaian kegiatan Ramadhan Ciawi Fair ke-14 akan berlangsung selama bulan suci Ramadhan dengan menghadirkan bazar kuliner, produk UMKM, serta hiburan anak-anak. Antusiasme warga terlihat sejak awal pembukaan, menandakan kegiatan ini telah menjadi agenda tahunan yang dinanti-nantikan masyarakat.

Rizal

Rapat Evaluasi dan Koordinasi Zakat, Perkuat Peran UPZ Desa

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu menggelar Rapat Evaluasi dan Koordinasi bersama para Lebe se-Kecamatan Sukagumiwang dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa pada Jum’at (27/2/2026). 

Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Sukagumiwang. Rapat ini merupakan tindak lanjut dari surat resmi Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Indramayu terkait evaluasi dan koordinasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

Perkuat Sinergi dan Akuntabilitas

Dalam kegiatan tersebut, Camat Sukagumiwang diwakili oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos), Juniri, S.E., M.A.P.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa rapat evaluasi ini menjadi momentum penting 
untuk:

1. Memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan UPZ.
2. Mengoptimalkan penghimpunan dana zakat.
3. Meningkatkan ketertiban administrasi dan pelaporan.
4. Mewujudkan pengelolaan dana yang transparan dan akuntabel.

Tujuan Kegiatan

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di wilayah Sukagumiwang semakin profesional, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung tata kelola zakat yang lebih baik dan berkelanjutan.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

H. Sunarta Resmi Dilantik Jadi Kuwu Telaga Sari

INDRAMAYU.radarinformasi.com – H. Sunarta resmi dilantik sebagai Kepala Desa (Kuwu) Telaga Sari, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. Pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim di Pendopo Kabupaten, Kamis (12/2/2026).

Pelantikan ini menandai awal masa jabatan H. Sunarta selama delapan tahun, yakni periode 2026–2034. Ia terpilih melalui Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2025 yang diikuti 138 desa di Kabupaten Indramayu. Dalam proses demokratis tersebut, ia berhasil meraih dukungan mayoritas warga Telaga Sari.

Pesan Bupati: Utamakan Pelayanan

Dalam sambutannya, Lucky Hakim menegaskan bahwa seorang kuwu harus menjadi pelayan masyarakat, bukan bertindak sebagai penguasa. 

Ia meminta agar kepemimpinan desa difokuskan pada:
1. Peningkatan infrastruktur
2. Pemberdayaan ekonomi desa
3. Penguatan budaya gotong royong
Hal tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah menuju “Indramayu Maju”.

Komitmen Kuwu Terpilih

Usai dilantik, H. Sunarta menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan warga. Ia berkomitmen menjalankan sejumlah program unggulan, seperti:
1. Pengembangan potensi wisata desa
2. Dukungan bagi pelaku UMKM
3. Upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat

Harapan Warga

Salah satu warga, Thoha (45), berharap kepemimpinan baru dapat berjalan adil dan transparan, serta segera menangani persoalan jalan rusak dan irigasi yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

Momentum Baru

Pelantikan ini menjadi titik awal bagi Desa Telaga Sari untuk mempercepat pembangunan dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat demi kesejahteraan bersama.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Endang Effendi Serap Aspirasi Warga Kenanga soal Sampah, Jalan dan Drainase

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Indramayu dari Partai Golkar, Endang Effendi, S.E., M.M., melaksanakan kunjungan reses sekaligus silaturahmi ke Desa Kenanga, Blok Gandok, Kecamatan Sindang, Sabtu (7/2/2026).

Dalam pertemuan terbuka tersebut, Endang mendengarkan langsung keluhan warga terkait persoalan sampah yang menumpuk, kondisi jalan rusak, serta sistem drainase yang kerap memicu banjir saat musim hujan.

Kuwu Desa Kenanga, Darpani, SH, menyampaikan bahwa permasalahan sampah di Blok Gandok sudah berlangsung lama dan membutuhkan penanganan serius. 

Selain itu, jalan berlubang serta saluran air yang tersumbat memperparah genangan ketika hujan turun.

“Masalah sampah sudah kronis, ditambah jalan berlubang dan drainase tersumbat yang menyebabkan banjir rutin,” ujarnya di hadapan legislator tersebut.

Menanggapi aspirasi itu, Endang Effendi menegaskan komitmennya untuk membawa persoalan tersebut ke rapat paripurna DPRD agar dapat ditindaklanjuti melalui penganggaran daerah tahun 2026.

“Seluruh aspirasi kami catat untuk diperjuangkan dalam pembahasan anggaran. Reses menjadi momen penting agar pembangunan benar-benar tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.

Kegiatan reses dihadiri puluhan warga yang turut berdiskusi secara santai bersama perwakilan rakyatnya. Agenda ini merupakan bagian dari kegiatan rutin legislator dalam menyerap aspirasi sekaligus menjaga kedekatan dengan konstituen.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Lucky Hakim Tegaskan Komitmen Perkuat Peran Indramayu di Kawasan Rebana

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya memperkuat peran strategis daerah dalam pengembangan Kawasan Rebana sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Deklarasi Bersama Pengembangan Kawasan Rebana oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim di Aula Gemah Ripah (Aula Barat), Gedung Sate, Bandung, Kamis (26/2/2026).

Penandatanganan dilakukan bersama enam kepala daerah lainnya serta Kepala Pelaksana Badan Pengelola Kawasan Rebana, sebagai bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan kabupaten/kota di wilayah Rebana. 

Tujuh daerah yang tergabung dalam kawasan ini meliputi Subang, Sumedang, Majalengka, Indramayu, Kuningan, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon.

Sebagai salah satu wilayah strategis, Kabupaten Indramayu dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi kawasan. 

Selain dikenal sebagai lumbung pangan nasional dengan sektor pertanian produktif, Indramayu juga memiliki kekuatan pada sektor kelautan dan perikanan, energi dan migas, serta pengembangan kawasan industri.

Keunggulan geografis turut menjadi nilai tambah. Kedekatan Indramayu dengan Pelabuhan Patimban dan Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati memperkuat konektivitas logistik sekaligus meningkatkan daya tarik investasi di kawasan tersebut.

Bupati Lucky Hakim menegaskan, Pemkab Indramayu siap mengambil peran aktif dalam mengoptimalkan seluruh potensi daerah guna mendukung keberhasilan pengembangan Kawasan Rebana.

“Indramayu memiliki kekuatan di sektor pertanian, energi, industri, dan kelautan. 

Potensi ini akan kami optimalkan dalam kerangka pengembangan Kawasan Rebana agar mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Dengan ditandatanganinya deklarasi tersebut, diharapkan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pemerintah kabupaten/kota di wilayah Rebana, serta Badan Pengelola Kawasan Rebana semakin solid dalam mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Indramayu.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Surganya Perikanan Tangkap, Indramayu Kukuhkan Diri sebagai Produsen Utama di Jawa Barat

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kabupaten Indramayu kembali menegaskan posisinya sebagai lumbung perikanan Jawa Barat. Pada 2025, Indramayu ditetapkan sebagai daerah dengan kontribusi produksi perikanan terbesar di tingkat provinsi.

Penghargaan tersebut diserahkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat, Rinny Cempaka, kepada Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu, Edi Umaedi, dalam Forum DKP Provinsi Jawa Barat 2026 yang digelar di Kantor DKP Jawa Barat dan secara daring, Rabu (19/2/2026).

Forum tersebut menjadi ruang strategis penyelarasan kebijakan dan program sektor kelautan serta perikanan lintas pemerintahan, mulai dari pusat hingga kabupaten/kota. 

Mengusung tema penguatan produktivitas, nilai tambah, dan keberlanjutan sektor kelautan dan perikanan, kegiatan ini menegaskan komitmen bersama dalam meningkatkan daya saing sektor maritim Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Rinny Cempaka mengajak seluruh pemangku kepentingan menggali isu strategis serta merumuskan solusi konkret sebagai dasar perencanaan pembangunan sektor kelautan dan perikanan tahun 2027.

Berdasarkan data yang dipaparkan, total produksi perikanan Jawa Barat mencapai 1.555.951,71 ton. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Indramayu menyumbang 528.873,80 ton atau 33,99 persen. 

Rinciannya, produksi perikanan tangkap sebesar 180.620,58 ton dan perikanan budidaya sebesar 348.253,22 ton.

Secara persentase, Indramayu berkontribusi 63,01 persen terhadap total produksi perikanan tangkap dan 26,43 persen pada sektor budidaya di Jawa Barat. Angka tersebut menempatkan Indramayu sebagai pemain kunci dalam rantai pasok perikanan provinsi.

Kepala DPK Indramayu, Edi Umaedi, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi pelaku usaha, nelayan, dan seluruh pemangku kepentingan yang dinilai menjadi faktor utama capaian tersebut.

“Terima kasih atas ikhtiar maksimal para pelaku usaha perikanan dan kelautan serta sinergi pembangunan yang terjalin dengan baik bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap, di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin, capaian ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. 

Selain memperkuat ketahanan pangan daerah, sektor perikanan juga berperan strategis dalam penyediaan pangan bergizi bagi masyarakat.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Sosialisasikan Wong Reang Apps, Diskominfo Kabupaten Indramayu Dorong Digitalisasi Layanan dan UMKM

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu menggelar sosialisasi implementasi Wong Reang Apps bertajuk Indramayu dalam Satu Genggaman secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (26/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya percepatan transformasi digital pelayanan publik sekaligus penguatan ekonomi daerah melalui digitalisasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kepala Diskominfo Indramayu, Suwenda, menegaskan digitalisasi merupakan kebutuhan di era teknologi saat ini. 

Menurutnya, hampir seluruh wilayah telah terjangkau internet sehingga pemerintah daerah dituntut beradaptasi agar pelayanan publik semakin cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat.

Menjawab tantangan tersebut, Diskominfo mengembangkan Wong Reang Apps sebagai super aplikasi yang mengintegrasikan berbagai layanan dalam satu platform. 

Salah satu fitur unggulannya adalah marketplace UMKM yang difungsikan sebagai etalase digital resmi produk unggulan Indramayu.

“Fitur ini menjadi komitmen pemerintah daerah dalam mendukung ekonomi kerakyatan. 

UMKM adalah tulang punggung perekonomian, penyerap tenaga kerja, dan penggerak ekonomi lokal,” ujar Suwenda.

Melalui marketplace tersebut, produk lokal diharapkan mampu menembus pasar lebih luas, baik tingkat lokal, nasional, hingga internasional. 

Pelaku UMKM juga mendapat manfaat berupa peningkatan visibilitas produk, kemudahan transaksi digital, penguatan branding melalui identitas resmi pemerintah, serta peluang pembinaan berbasis data yang lebih terarah.

Diskominfo turut mendorong kolaborasi dengan Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Industri sebagai leading sector pembinaan UMKM agar ekosistem digital berjalan optimal.

Pada sesi teknis, Wahyu Hermawan dari Bidang TIK yang juga tim pengembang aplikasi memaparkan mekanisme pendaftaran akun, pengunggahan produk, pengelolaan pesanan, hingga pemanfaatan fitur promosi dalam aplikasi.

Ia menjelaskan, Wong Reang Apps menghadirkan beragam layanan, mulai dari informasi pemerintahan, layanan aduan, sektor kesehatan, cek pajak daerah, layanan PDAM, hingga informasi lengkap seputar Kabupaten Indramayu.

Pengembangan aplikasi ini selaras dengan program prioritas Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin, yang mencakup 14 fitur utama termasuk dua fitur unggulan, salah satunya marketplace UMKM.

Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan, aplikasi tersebut berperan sebagai penghubung antara pelaku usaha dan konsumen, sementara mekanisme transaksi menjadi tanggung jawab masing-masing pihak.

Melalui Wong Reang Apps, Pemkab Indramayu berharap digitalisasi pelayanan publik dan penguatan ekonomi daerah dapat berjalan beriringan menuju daerah yang adaptif, modern, dan berdaya saing.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Pengurus dan Anggota Jabar Bergerak Kabupaten Indramayu Periode 2026 Resmi Dikukuhkan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pengukuhan pengurus dan anggota Jabar Bergerak Kabupaten Indramayu periode 2026 digelar di Hotel Trisula, Kegiatan ini menjadi momentum penguatan peran organisasi dalam mendukung agenda pembangunan Jawa Barat di tingkat daerah, Kamis (12/2/2026).

Ketua Umum Jabar Bergerak Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya, hadir langsung untuk melantik jajaran pengurus dan anggota yang baru. 

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Jabar Bergerak merupakan gerakan sosial yang berorientasi pada aksi nyata.

“Jabar Bergerak bukan sekadar nama, tetapi gerakan nyata untuk mewujudkan Jawa Barat yang maju, adil, dan sejahtera. Di Indramayu, fokus kita pada pemberdayaan masyarakat melalui sektor pendidikan, ekonomi kerakyatan, dan lingkungan hidup,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Cabang Jabar Bergerak Indramayu yang baru dilantik, Hj. Ridha Triana, S.Psi., menyatakan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

“Kami siap bersinergi untuk menjawab tantangan lokal, mulai dari peningkatan kesejahteraan petani hingga penguatan UMKM. Kepengurusan baru ini akan bekerja maksimal demi kemajuan Indramayu,” katanya.

Acara pengukuhan turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Indramayu Hj. Nurhayati serta Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Taufik Hidayat. Kehadiran para tokoh tersebut mencerminkan dukungan terhadap kiprah Jabar Bergerak di daerah.

Prosesi berlangsung khidmat, ditandai dengan penandatanganan berita acara dan ramah tamah. Jabar Bergerak Indramayu diharapkan mampu berkontribusi aktif dalam berbagai isu strategis pembangunan Jawa Barat, khususnya di tingkat kabupaten.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Dukung Program Presiden, Polri Targetkan 61 SPPG Beroperasi di Jabar Pada 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Wakapolda Jabar, Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., bersama Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Erwan Setiawan, S.E., meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Indramayu di Kecamatan Lohbener, Jumat (13/2/2026).

Kunjungan kerja ini bertepatan dengan peresmian SPPG Polri secara nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melalui sambungan konferensi video (zoom meeting). 

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula penyerahan bantuan sosial (bansos) secara simbolis kepada relawan SPPG, ibu hamil, hingga anak sekolah.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menegaskan keberadaan  SPPG ini merupakan komitmen Polri dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat.

“Tahun ini terdapat 14 SPPG baru yang mulai beroperasi dan 16 lainnya dalam tahap penyelesaian. Target kami, total 61 SPPG akan beroperasi di wilayah hukum Polda Jabar pada tahun 2026 ini,” ujar Kombes Pol Hendra kepada awak media.

Kombes Pol Hendra  menyebut SPPG di bawah naungan Polda Jabar telah menyalurkan sebanyak 85.575 porsi makanan bergizi kepada masyarakat. 

Selain fokus pada kesehatan, program ini juga menjadi mesin penggerak ekonomi lokal melalui penyerapan tenaga kerja.

“Saat ini sudah tercatat 1.333 tenaga kerja yang terserap di fasilitas SPPG Jabar. Jika target 61 titik tercapai, diperkirakan akan ada sekitar 2.666 lapangan kerja baru bagi warga lokal,” paparnya.

Kabid Humas menambahkan, sinergi lintas instansi ini diharapkan mampu menyentuh hingga wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Indramayu. Langkah ini diambil guna memastikan pemerataan gizi bagi generasi masa depan sesuai visi Presiden.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, memberikan apresiasi tinggi terhadap fasilitas dapur gizi yang dibangun Polres Indramayu. Menurutnya, standar kualitas yang diterapkan sangat terjaga.

“Setelah meninjau langsung, saya melihat fasilitas ini sangat layak dan memenuhi syarat teknis. Semua sertifikasi sudah terpenuhi, termasuk Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang menjadi syarat wajib bagi pengelolaan pangan,” tegas Erwan.

Hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut, jajaran Forkopimda Kabupaten Indramayu serta pejabat utama Polres Indramayu.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Jambret Kalung di Indramayu, Modusnya Pura-pura Tanya Alamat

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Unit Resmob Sat Reskrim Polres Indramayu Polda Jabar berhasil meringkus dua pria spesialis pencurian dengan kekerasan (curas) alias jambret perhiasan. Kedua pelaku diketahui telah meresahkan warga di sejumlah wilayah di Kabupaten Indramayu.

Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bahar, mengungkapkan identitas kedua pelaku yakni MA (25) yang berperan sebagai joki dan S (33) sebagai eksekutor. 

Keduanya diringkus petugas pada Selasa malam (10/2/2026) sekitar pukul 21.50 WIB.

AKP Muchammad Arwin Bahar menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan Kirsem (66), seorang ibu rumah tangga asal Desa Kertawinangun, Kecamatan Kandanghaur. Peristiwa kelam itu terjadi Kamis pagi (29/1/2026).

Saat itu, korban sedang menjemur pakaian di samping rumahnya. Tiba-tiba, ia didatangi pelaku yang berpura-pura menanyakan alamat. Secara kilat, pelaku menarik paksa kalung emas seberat 7,610 gram milik korban dan langsung kabur menuju temannya yang sudah bersiaga di pinggir jalan menggunakan sepeda motor.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil mencapai Rp 11.795.000,” ujar AKP Muchammad Arwin Bahar, Jumat (13/2/2026).

Setelah penyelidikan intensif, Unit Resmob berhasil mengidentifikasi dan menciduk kedua orang tersebut. Dari hasil interogasi awal, pelaku MA mengakui telah beraksi sebanyak lima kali di lokasi berbeda, meliputi Kecamatan Kedokanbunder, Lelea, Jagapura, Kertawinangun, hingga Kandanghaur.

Sementara itu, pelaku S mengaku telah melancarkan aksi serupa sebanyak dua kali di wilayah Kecamatan Kandanghaur dan jalur Pantura. Dalam setiap aksinya, para pelaku selalu mengandalkan sepeda motor untuk mempermudah pelarian usai merampas perhiasan korban.

Emas hasil jarahan tersebut biasanya dijual kepada penadah dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 500.000 hingga Rp 9,5 juta. Selain menangkap dua orang terduga pelaku, polisi turut menyita barang bukti berupa dua unit ponsel milik pelaku, serta pakaian dan sandal yang digunakan saat beraksi di wilayah Kecamatan Kandanghaur.

Kini, kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Indramayu untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengajak masyarakat untuk terus menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan menjaga lingkungan.

“Apabila masyarakat menemukan potensi gangguan kamtibmas, kami imbau untuk segera melaporkannya melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau melalui Call Center Polri 110,” ujar AKP Tarno.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika