Marif Yoga Yanda Perdana Nahkodai Federasi Panjat Tebing Indonesia Kabupaten Indramayu Periode 2026–2030

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Musyawarah Cabang (Muscab) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Indramayu digelar di Kompleks GOR Dharma Ayu Sport Center, Selasa (10/2/2026). Agenda tertinggi organisasi tingkat kabupaten tersebut menetapkan Marif Yoga Yanda Perdana sebagai Ketua Umum FPTI Indramayu periode 2026–2030.

Muscab menjadi forum strategis untuk memilih ketua umum dan menyusun kepengurusan baru, sekaligus mengevaluasi laporan pertanggungjawaban periode sebelumnya serta merumuskan program kerja ke depan. Kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat soliditas organisasi dan pembinaan atlet panjat tebing di daerah.

Sejumlah unsur hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari organisasi panjat tebing, komunitas pecinta alam se-Kabupaten Indramayu, atlet FPTI, hingga jajaran pengurus sebelumnya.
Dalam sambutannya, Marif Yoga Yanda Perdana menyebut Muscab sebagai momentum membuka babak baru kepengurusan FPTI Indramayu. Ia menegaskan komitmennya untuk mendorong pembinaan atlet agar lebih berprestasi.

“Saya sebagai ketua terpilih masa bakti 2026–2030 akan terus mendorong teman-teman atlet untuk berkembang dan berprestasi,” ujarnya.

Menurutnya, kepengurusan baru harus menjadi titik awal kebangkitan prestasi panjat tebing di Indramayu agar mampu bersaing dan mencatat hasil membanggakan dalam setiap kejuaraan.

Ia pun mengajak seluruh jajaran pengurus dan atlet untuk bersinergi memajukan olahraga panjat tebing di Bumi Wiralodra. “Mari bersama-sama bekerja dan berkolaborasi demi kemajuan olahraga prestasi di Kabupaten Indramayu,” pungkasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Data Terpadu Pusat Picu Penonaktifan PBI-JK, Pemkab Indramayu Siapkan Solusi Alternatif

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sejumlah warga Kabupaten Indramayu mengeluhkan status kepesertaan Program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) yang mendadak nonaktif saat hendak mengakses layanan di fasilitas kesehatan.

Keluhan tersebut mengemuka dalam audiensi Forum Wartawan GEPLAK dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu terkait surat edaran Nomor 400.7.3.6/337/SDK.

Menanggapi hal itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu menjelaskan bahwa perubahan status PBI-JK merupakan dampak pemutakhiran data terpadu yang dikelola pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia bersama BPJS Kesehatan.

Sekretaris Dinas Kesehatan Indramayu, H. Dede Setiawan, SKM., M.H.Kes., menyebutkan sebanyak 84.313 peserta PBI-JK dinonaktifkan berdasarkan data terpadu dari Kementerian Sosial. 

Menurutnya, kondisi tersebut berdampak langsung pada pelayanan di daerah karena masyarakat tetap datang ke fasilitas kesehatan untuk berobat.

“Penonaktifan bersumber dari data pusat. Di daerah, kami berhadapan langsung dengan masyarakat yang membutuhkan pelayanan sekaligus penjelasan,” ujarnya. Rabu (18/02)

Ia menambahkan, secara administratif pihaknya tetap harus mengikuti ketentuan yang berlaku, sehingga dibutuhkan koordinasi lintas sektor guna mengatasi kendala teknis di lapangan.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK), Murniasih, S.KM., M.KM., menjelaskan kewenangan aktivasi PBI-JK berada di bawah Kementerian Sosial, sedangkan di tingkat kabupaten difasilitasi oleh Dinas Sosial.

Sebagai solusi bagi peserta nonaktif yang tetap membutuhkan layanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Indramayu menyediakan program Jamkesayu (Jaminan Kesehatan Masyarakat Indramayu) melalui skema PBI Pemda atau PBI APBD.

Adapun fasilitas kesehatan yang telah bekerja sama dalam program tersebut meliputi RSUD Indramayu, RS Sentot, RS Mitra Plumbon, RS MM, RS Zam Zam, RS Bhayangkara, RS Pertamina, serta 49 puskesmas di wilayah Kabupaten Indramayu.

Melalui aplikasi Jamkesayu, masyarakat diwajibkan melengkapi persyaratan berupa foto KTP terbaru, Kartu Keluarga minimal pembaruan tahun 2023, foto rumah, serta surat rujukan atau keterangan pelayanan kesehatan yang mencantumkan diagnosis pasien.

Reaktivasi PBI-JK dapat diproses apabila peserta terdata dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), tergolong tidak mampu, memiliki penyakit kronis atau kondisi darurat medis, serta status nonaktif kurang dari enam bulan.

Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat untuk memastikan data kependudukan selalu valid dan mutakhir agar proses verifikasi berjalan lancar, sehingga hak atas pelayanan kesehatan tetap terjamin.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Baru Diguyur Hujan Sekali, Kios Pasar Baru Indramayu Kebanjiran, Pemda Diminta Bertindak

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sejumlah pedagang di Pasar Baru Indramayu mengeluhkan kondisi kios yang tergenang air meski hujan baru turun satu kali dengan intensitas sedang, Genangan air masuk ke dalam kios dan merusak barang dagangan, sehingga aktivitas jual beli terganggu, Minggu (22/2/2026).

Pedagang menilai kondisi bangunan pasar sudah tidak layak dan membutuhkan penanganan serius. Mereka mendesak pemerintah daerah segera melakukan perbaikan menyeluruh atau mempertimbangkan relokasi pasar ke lokasi yang lebih representatif.

Air disebut masuk melalui atap yang bocor dan saluran drainase yang tidak berfungsi optimal. Selain itu, posisi lantai kios yang lebih rendah dari area luar pasar turut memperparah genangan saat hujan turun.

Mey (53), salah satu pedagang, mengaku mengalami kerugian akibat kejadian tersebut. “Baru sekali hujan saja sudah banjir. Kalau musim hujan panjang, barang dagangan bisa rusak semua,” keluhnya.

Hal serupa disampaikan Jn (47). Ia menilai kondisi pasar saat ini sudah tidak memadai. “Atapnya bocor dan baru sekali hujan langsung banjir ke kios-kios. Harus segera dipindahkan atau diperbaiki total,” ujarnya.

Sejumlah pedagang juga mempertanyakan kualitas konstruksi dan sistem drainase pasar. Saluran air diduga tersumbat dan tidak mampu menampung debit air hujan, sementara beberapa bagian atap dilaporkan mengalami kebocoran.

Kondisi ini memicu tuntutan evaluasi menyeluruh dari dinas terkait. Para pedagang berharap ada langkah konkret agar persoalan banjir tidak terus berulang dan kenyamanan serta keamanan aktivitas perdagangan dapat kembali terjamin.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Pantau Harga Pangan Awal Ramadan, Bupati Lucky Hakim Tinjau Pasar Jatibarang

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lucky Hakim meninjau langsung aktivitas perdagangan di Pasar Jatibarang, Kabupaten Indramayu. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan harga kebutuhan pokok serta daya beli masyarakat pada awal Ramadan, sekaligus sebagai langkah pengendalian inflasi daerah, Rabu (25/2/2026).

Dalam peninjauan itu, bupati berdialog dengan pedagang berbagai komoditas, mulai dari sembako, sayur-mayur, tempe, daging, hingga bawang merah. Ia menegaskan pentingnya melihat kondisi riil di lapangan sebagai pembanding data statistik yang dimiliki pemerintah.

“Secara data kita punya angka-angka, tetapi kami ingin memantau langsung. Dari hasil ngobrol dengan pedagang memang ada kenaikan harga, tetapi relatif masih landai. Bahkan beberapa komoditas sempat turun kembali ke harga normal,” ujarnya.

Menurutnya, pedagang juga menyampaikan bahwa kenaikan harga biasanya kembali terjadi menjelang Lebaran. Namun hingga saat ini kondisi pasar masih terpantau terkendali. Dari sisi daya beli, sebagian pedagang menyebut masih stabil, meskipun ada yang mengalami sedikit penurunan, dan hal tersebut dinilai sejalan dengan data pemerintah daerah.

Selain harga komoditas, bupati juga menyoroti kondisi fasilitas pasar yang dinilai masih memerlukan perbaikan agar aktivitas perdagangan lebih nyaman. Ia juga mencermati keberadaan kios titipan yang menjual pakaian, seiring meningkatnya tren belanja daring yang turut memengaruhi pola transaksi di pasar tradisional.

“Harapan kami tentu tidak terjadi inflasi yang berlebihan. Kalau pendapatan masyarakat tetap, tetapi harga bahan pokok naik, itu akan memberatkan. Karena itu kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pengendalian inflasi,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemantauan rutin tersebut akan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan langkah intervensi, seperti operasi pasar maupun kebijakan pengendalian lainnya.

“Data yang kami kumpulkan akan memudahkan pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat dalam menentukan instrumen intervensi yang tepat,” imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut, bupati didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu Sugeng Heriyanto, Camat Jatibarang Mardono, serta jajaran perangkat daerah terkait.

Sumber Diskominfo Kabupaten Indramayu

Andika

Temui Korban Puting Beliung, Bupati Lucky Hakim Salurkan Bantuan Sosial

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lucky Hakim turun langsung meninjau warga terdampak bencana angin puting beliung di sejumlah wilayah Kabupaten Indramayu. Peninjauan dilakukan bersama jajaran pemerintah daerah sebagai bentuk respons cepat penanganan pascabencana, Selasa (24/2/2026).

Kunjungan diawali di Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg, yang tercatat sebanyak 15 rumah warga mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang disertai hujan. Didampingi Camat Sliyeg Opik Hidayat, bupati meninjau satu per satu rumah warga guna memastikan kondisi serta kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.

“Angin datang sekitar pukul 02.30 dini hari menjelang sahur. Kondisinya cukup kencang disertai hujan hingga menyebabkan beberapa rumah rusak. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ujar salah seorang warga saat berdialog dengan bupati.

Dari lokasi tersebut, rombongan melanjutkan peninjauan ke Desa Kalimati, Kecamatan Jatibarang, yang mengalami kerusakan lebih parah dengan sembilan rumah warga rusak berat. Kedatangan bupati disambut haru pasangan suami istri Imang (40) dan Rosmini (35), pemilik rumah yang mengalami kerusakan paling parah.

Keduanya mengaku bersyukur atas perhatian langsung dari pemerintah daerah.

Dalam kesempatan itu, bupati menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak sekaligus memastikan pemerintah daerah terus memantau kondisi pascabencana.

Ia juga meminta camat segera melakukan pendataan kerusakan rumah warga, serta menginstruksikan perangkat daerah terkait agar segera menindaklanjuti perbaikan.

“Saya minta kepada Pak Camat agar segera mendata rumah warga yang rusak. Kemudian, dinas terkait agar segera menindaklanjuti perbaikan rumah warga terdampak,” tegasnya.

Momentum kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk berdialog dengan masyarakat. Di tengah permukiman warga yang terdampak, bupati mengajak masyarakat berbuka puasa bersama sebagai bentuk empati dan penguatan moral bagi warga yang sempat mengalami trauma.

“Alhamdulillah, kehadiran Pak Bupati bisa mengobati trauma warga akibat bencana puting beliung. Kami bangga bisa makan bersama di tengah kondisi seperti ini,” ujar Rosmini.

Buka puasa bersama berlangsung sederhana namun penuh kehangatan. Dengan beralaskan tikar di halaman rumah warga yang atapnya rusak akibat puting beliung, kegiatan tersebut dihadiri Camat Jatibarang Mardono, unsur Muspika, serta ratusan warga setempat.

Sumber Diskominfo Kabupaten Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Tinjau Dampak Kebakaran di SMPN 1 Kertasemaya

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lucky Hakim meninjau langsung lokasi kebakaran di SMPN 1 Kertasemaya yang berada di Desa Tulungagung, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus respons cepat pemerintah daerah terhadap musibah yang menimpa fasilitas pendidikan tersebut,” Selasa (24/2/2026).

Dalam peninjauan itu, bupati melihat kondisi bangunan yang terdampak kebakaran serta memastikan langkah pemulihan dapat segera dilakukan agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu. Ia juga menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa tersebut, seraya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung proses perbaikan pasca kebakaran.

“Kami sangat prihatin atas musibah ini. Pemerintah daerah akan berupaya maksimal membantu pemulihan sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal,” ujarnya.

Ia berharap proses perbaikan dapat segera direalisasikan agar aktivitas sekolah kembali berlangsung seperti biasa dan siswa tetap memperoleh layanan pendidikan secara optimal.

“Kami ingin memastikan para siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran dengan baik. Karena itu, perbaikan harus segera dilakukan agar kegiatan sekolah kembali normal,” katanya.

Diketahui, kebakaran terjadi pada bangunan gudang milik sekolah tersebut pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Gudang yang digunakan untuk menyimpan bangku dan meja yang sudah tidak terpakai itu terbakar hebat hingga menghanguskan seluruh isi bangunan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Sumber Diskominfo Kabupaten Indramayu

Andika

Kunjungi BPS Indramayu, Bupati Lucky Hakim Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim menerima audiensi Badan Pusat Statistik Kabupaten Indramayu terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE 2026) di Pendopo Indramayu, Rabu (25/02/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Lucky didampingi jajaran pejabat daerah, di antaranya Asisten Daerah II, Kepala Bagian Perekonomian, Kepala Baperrida, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.

SE 2026 merupakan agenda sensus ekonomi yang digelar setiap sepuluh tahun sekali sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. 

Sensus ini bertujuan menghimpun data dasar seluruh aktivitas usaha di luar sektor pertanian, administrasi pemerintahan, dan kegiatan rumah tangga untuk konsumsi sendiri hingga level wilayah administratif terkecil.

Kepala BPS Kabupaten Indramayu, Dudi Barmana, menjelaskan pelaksanaan SE 2026 dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Juli 2026. Sebanyak 1.699 petugas akan direkrut dari masyarakat lokal guna memastikan proses pendataan berjalan efektif karena memahami karakteristik wilayah hingga tingkat desa dan kecamatan.

“SE 2026 tidak hanya mencatat jumlah dan persebaran usaha, tetapi juga memotret struktur ekonomi, karakteristik perusahaan, produktivitas, daya saing, hingga perkembangan ekonomi digital,” ujarnya. 

Data yang dihimpun meliputi identitas usaha, status badan usaha, jumlah tenaga kerja, pemanfaatan internet, serta perkembangan usaha terkini.

BPS juga menekankan pentingnya partisipasi aktif pelaku usaha, khususnya UMKM yang mendominasi struktur ekonomi Kabupaten Indramayu. Keterlibatan pelaku usaha dinilai krusial dalam menghasilkan data yang akurat dan berkualitas.

Menanggapi hal itu, Bupati Lucky Hakim menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Indramayu terhadap pelaksanaan SE 2026. Pemkab akan menerbitkan surat edaran kepada seluruh perangkat daerah dan pelaku usaha, serta menginstruksikan camat dan kepala desa untuk turut menyukseskan pendataan.

“Data yang akurat dan presisi menjadi fondasi utama dalam perumusan kebijakan dan perencanaan pembangunan. Pemerintah daerah siap berkolaborasi dan memfasilitasi kebutuhan BPS, termasuk dalam sosialisasi serta rekrutmen petugas,” tegasnya.

Melalui Sensus Ekonomi 2026, diharapkan tersusun basis data ekonomi Kabupaten Indramayu yang komprehensif sebagai pijakan kebijakan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan tepat sasaran.

Sumber Diskominfo Kabupaten Indramayu

Andika

Wujudkan Smart Governance, Diskominfo Indramayu Gelar Bimtek Pengisian Konten Super Apps Wong Reang

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu terus mempercepat transformasi digital dengan mengoptimalkan pengembangan aplikasi Wong Reang Apps. Sebagai tindak lanjut sosialisasi sebelumnya, Diskominfo menggelar Desk Aplikasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi admin perangkat daerah di Aula Diskominfo Indramayu, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan ini menjadi tahapan penting untuk memastikan seluruh fitur dalam Super Apps tersebut terisi konten yang akurat dan diperbarui secara berkala. Wong Reang Apps dirancang mengintegrasikan 13 layanan publik utama dalam satu platform, sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengunduh berbagai aplikasi secara terpisah.

Kepala Bidang TIK Diskominfo Indramayu, Heru Susanto, menegaskan integrasi layanan digital tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program Smart Governance yang masuk dalam 14 Program Unggulan Bupati Indramayu.

Menurutnya, aplikasi pemerintah harus dikelola secara aktif dan responsif terhadap kebutuhan warga. Melalui bimtek ini, setiap perangkat daerah didorong untuk konsisten memperbarui dan mengelola konten fitur secara berkelanjutan guna meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan digital.

Ia juga menambahkan, penyederhanaan aplikasi selaras dengan arahan Presiden Republik Indonesia agar sistem pemerintahan berbasis digital tidak berjalan sendiri-sendiri dan saling tumpang tindih. Wong Reang Apps diharapkan menjadi solusi super apps pelayanan publik terintegrasi di Kabupaten Indramayu.

Dalam kegiatan tersebut, sedikitnya 11 SKPD terlibat untuk mulai mengisi konten teknis sesuai bidang masing-masing. Beberapa fitur yang menjadi fokus antara lain Dumas-yu (pengaduan masyarakat terintegrasi), Pajak-yu (informasi dan pembayaran pajak daerah), Adminduk-yu (layanan administrasi kependudukan), Pasar-yu & UMKM (informasi harga pangan dan marketplace lokal), serta Plesir-yu (informasi destinasi wisata).

Melalui kolaborasi lintas perangkat daerah, Pemkab Indramayu menargetkan terciptanya budaya kerja digital yang lebih solid dan terintegrasi, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Sumber Diskominfo Kabupaten Indramayu

Andika

Resmi Bertugas, Kadiskominfo Indramayu Ajak Perkuat Sinergi dan Profesionalisme

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, H. Suwenda, S.Sos., M.Si., resmi memulai tugasnya, Momentum tersebut ditandai dengan perkenalan dan dialog bersama jajaran pegawai di Aula Diskominfo Kabupaten Indramayu, Senin (9/2/2026).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum untuk menyamakan persepsi terkait arah kebijakan dan tujuan organisasi ke depan. Dalam dialog terbuka tersebut, Suwenda menekankan pentingnya komunikasi internal yang sehat sebagai fondasi utama dalam membangun kinerja yang solid.

Menurutnya, capaian kerja tidak semata diukur dari hasil akhir, melainkan juga dari proses yang dilandasi semangat kebersamaan, saling mendukung, dan menghargai antarpegawai. Ia menegaskan, Diskominfo memiliki posisi strategis sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Sinergi, kolaborasi, kepekaan terhadap arus informasi, serta kekompakan tim menjadi kunci dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Suwenda juga mendorong seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kapasitas diri, adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi, serta menjaga profesionalisme dalam menyampaikan informasi publik yang akurat, cepat, dan bertanggung jawab.

Selain membahas tugas pokok dan fungsi, pertemuan tersebut turut menjadi ruang diskusi mengenai tantangan komunikasi publik, pengelolaan teknologi informasi, persandian, hingga statistik di era digital. 

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat peran Diskominfo dalam mendukung terwujudnya visi Indramayu REANG.

Sementara itu, Sekretaris Diskominfo, Erni Heriningsih, menyambut positif arahan pimpinan baru dan menyatakan komitmen jajarannya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dalam kesempatan yang sama, Erni juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kadiskominfo yang baru, serta apresiasi kepada Pelaksana Tugas sebelumnya, Atang Suwandi, yang kini kembali mengemban amanah sebagai camat di Kecamatan Lelea.

Sumber Diskominfo Kabupaten Indramayu

Andika

Diskominfo Indramayu Perkuat Kapasitas PPID, Dorong Layanan Informasi Publik Transparan dan Akuntabel

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Transparansi informasi publik menjadi tolok ukur penting dalam penyelenggaraan pemerintahan yang baik. Di Kabupaten Indramayu, meningkatnya jumlah permohonan informasi yang diajukan masyarakat kepada berbagai Perangkat Daerah mendorong perlunya kesiapan layanan yang lebih optimal dan seragam.

Menjawab tantangan tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu menggelar Rapat Koordinasi Penguatan Kapasitas Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Kegiatan yang berlangsung di Aula Diskominfo, dihadiri para Sekretaris Badan, Dinas, dan Inspektorat yang bertugas sebagai PPID Pembantu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Selasa (10/2/2026).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, Suwenda, menyampaikan apresiasi atas komitmen dan partisipasi para peserta. Ia menegaskan, Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelaksanaan keterbukaan informasi publik.

Menurutnya, ASN bertanggung jawab penuh dalam pengelolaan informasi, mulai dari penyediaan, pengolahan, hingga pendistribusian informasi kepada masyarakat sesuai ketentuan perundang-undangan. 

Ia juga menekankan pentingnya penyelesaian persoalan layanan informasi secara bijak dan solutif, dengan mengedepankan pendekatan win-win solution agar tidak memunculkan persoalan baru.

Dalam kesempatan yang sama, narasumber dari Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu, Supendi, menegaskan bahwa Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik masih relevan dan terus diimplementasikan hingga kini. 

Ia menyebut, prinsip keterbukaan informasi akan selalu menjadi bagian tak terpisahkan dari setiap badan publik dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

Diskusi berlangsung dinamis hingga akhir sesi. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pandangan, mulai dari aspek regulasi dan hukum keterbukaan informasi, mekanisme penyelesaian sengketa informasi, peran media massa dalam mendukung transparansi, hingga pemanfaatan teknologi informasi untuk mendorong layanan publik yang transparan dan akuntabel.

Sumber Diskominfo Kabupaten Indramayu

Andika