Langkah Preventif Cegah Gangguan Kamtib, Lapas Indramayu Laksanakan Kontrol Keliling Area

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu melaksanakan kegiatan deteksi dini lingkungan melalui kontrol keliling pada Sabtu (30/08/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm Kamtib), Topa Maulana, dengan didampingi Kasubsi Keamanan, Kukuh Al Akbar, serta Kasubsi Portatib, Purwanto.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif Lapas Indramayu untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman dan kondusif. Selain itu, deteksi dini ini juga bertujuan meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban yang mungkin timbul di dalam Lapas.

Dalam pelaksanaan kontrol keliling, petugas melakukan pengecekan terhadap sarana dan prasarana pendukung keamanan, di antaranya panic button, instalasi listrik, Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta fireblok yang tersebar di berbagai titik area Lapas. Pemeriksaan ini dilakukan guna memastikan seluruh fasilitas dalam kondisi baik dan siap digunakan saat dibutuhkan.

“Selain sarana keamanan, kami juga meninjau langsung kamar hunian warga binaan. Hal ini untuk memastikan kondisi kamar sesuai dengan ketentuan, sehingga dapat mengantisipasi potensi timbulnya gangguan ketertiban,” terang Topa Maulana.

Ia menegaskan bahwa terciptanya kondisi aman dan kondusif di dalam Lapas merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan program pembinaan bagi warga binaan.  “Lingkungan yang tertib dan terkendali akan membuat proses pembinaan berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan rutin seperti ini, Lapas Indramayu berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan dan memberikan lingkungan yang kondusif bagi seluruh warga binaan.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Kapolres Indramayu: Aspirasi Masyarakat Terbuka, Tetapi Hukum Tetap Jadi Panglima

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Aksi unjuk rasa yang digelar sekelompok massa di depan Markas Kepolisian Resor (Polres) Indramayu, Jum’at (29/8/2025), berakhir dengan pembubaran oleh aparat kepolisian.

Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menjelaskan bahwa sempat terjadi sedikit ketegangan di lapangan, namun situasi berhasil dikendalikan dengan cepat.

“Alhamdulillah, massa bisa membubarkan diri dan kondisi kembali aman. Memang sempat ada gesekan, tapi skalanya kecil dan langsung tertangani,” ungkapnya.

Dalam penanganan aksi tersebut, polisi sempat mengamankan beberapa orang untuk didata dan dimintai keterangan. Dari hasil identifikasi, sebagian kecil diketahui masih berstatus mahasiswa, sementara sisanya sudah tidak bersekolah maupun bekerja.

“Mereka semua malam ini juga bisa pulang ke rumah masing-masing setelah pendataan selesai,” tambah Kapolres.

Fajar menegaskan, Polres Indramayu tetap memberi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat sebagai wujud demokrasi. Namun ia mengingatkan bahwa penyampaian aspirasi harus berjalan sesuai koridor hukum dan tidak menimbulkan keresahan publik.

“Demokrasi itu penting, kami selalu membuka ruang untuk aspirasi. Tapi jangan lupa, aturan hukum wajib kita junjung bersama demi kepentingan umum,” tegasnya.

Diketahui, massa sempat menutup akses lalu lintas di depan Mapolres Indramayu. Setelah dilakukan pendekatan persuasif, jalan kembali dibuka dan arus kendaraan kembali normal.

Menutup keterangannya, Kapolres mengimbau masyarakat Indramayu, khususnya kalangan muda, agar lebih arif dalam menyalurkan aspirasi dengan cara damai dan membangun.

“Mari sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar Indramayu tetap kondusif,” tandasnya.

(HMS/ Andika).

Normalisasi 13 Muara Sungai di Indramayu, Lucky Hakim Pastikan Kelancaran Aktivitas Nelayan

INDRAMAYU. radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu terus berupaya menjaga kelancaran aktivitas nelayan melalui program normalisasi muara sungai. Pada Jum’at (30/6/2025), Kapal Keruk milik Pemkab kembali dikerahkan untuk melakukan pengerukan di 13 muara sungai yang mengalami pendangkalan.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, meninjau langsung pelaksanaan pengerukan di Muara Sungai Prajagumiwang, Karangsong. Ia didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Indramayu, Edi Umaedi, bersama Camat Indramayu, Indra Mulyana, dan sejumlah pejabat lainnya.

Menurut Lucky, pendangkalan muara Karangsong menjadi persoalan serius yang kerap menghambat aktivitas nelayan. 

“Sedimentasi lumpur semakin tebal sehingga kapal sulit keluar masuk. Bahkan, nelayan sering kali harus mengantre panjang. Kondisi ini jelas mengganggu kegiatan mereka,” ujarnya.

Meski pengerukan tidak sepenuhnya mampu menuntaskan persoalan yang dipicu faktor alam, Lucky menegaskan langkah ini tetap harus dilakukan secara berkelanjutan. Selain itu, Pemkab juga menyiapkan upaya pendukung, mulai dari peninggian jalan, penanaman mangrove, hingga pembangunan kolam labuh dan pasar ikan higienis guna memberikan kenyamanan lebih bagi nelayan.

Kepala Diskanla Indramayu, Edi Umaedi, menambahkan bahwa normalisasi muara Karangsong hanya satu bagian dari program besar yang mencakup 13 muara sungai lainnya. Beberapa di antaranya adalah Muara Glayem, Lombang, Limbangan, Eretan Wetan, dan Eretan Kulon.

“Target kami adalah seluruh muara yang dangkal bisa ditangani, meskipun pelaksanaannya bertahap. Dengan akses lebih lancar dan lingkungan yang bersih, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dapat beroperasi maksimal untuk memenuhi kebutuhan nelayan sekaligus masyarakat. Pengerukan ini juga bisa menekan risiko banjir di wilayah pesisir saat musim hujan,” jelas Edi.

Dengan adanya program normalisasi, aktivitas perikanan di Karangsong dan sekitarnya diharapkan kembali berjalan lancar. Langkah ini juga dinilai sebagai bagian penting dalam memperkuat ekonomi maritim di Kabupaten Indramayu.

Reporter : Andika

Bupati Lucky Hakim Tinjau Lokasi Calon Ibukota Indramayu Barat, Tugu 0 Kilometer Segera Dibangun

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Bupati Indramayu Lucky Hakim meninjau langsung kawasan yang direncanakan menjadi pusat pemerintahan Indramayu Barat di Desa Sukaslamet, Kecamatan Kroya, Kamis (28/8/2025). Di titik strategis tersebut, pemerintah daerah akan segera membangun tugu 0 kilometer sebagai simbol dimulainya pembangunan wilayah baru.

Kunjungan kerja ini menjadi bukti komitmen Bupati dalam mempercepat pembangunan sekaligus mewujudkan aspirasi masyarakat Indramayu Barat.

Lucky menjelaskan, penetapan Desa Sukaslamet sebagai calon lokasi ibukota Indramayu Barat didasarkan pada hasil kajian Universitas Padjajaran (Unpad) tahun 2021. Rekomendasi akademik itu kemudian ditindaklanjuti pemerintah daerah dengan menyiapkan infrastruktur pendukung bagi kebutuhan pemekaran.

Meski demikian, orang nomor satu di Indramayu ini mengingatkan bahwa proses pembentukan daerah otonomi baru tetap berada di tangan pemerintah pusat.

“Lahan seluas 2 hektare sudah disiapkan sebagai pusat pemerintahan. Insya Allah tugu 0 kilometer segera dibangun sebagai tanda awal berdirinya Indramayu Barat. Prinsip kami, pembangunan harus merata dan berkeadilan,” ujar Lucky.

Ia juga menyebut, koordinasi dengan pihak Perhutani akan segera dilakukan mengingat lokasi calon ibukota berbatasan langsung dengan kawasan hutan.

Sementara itu, warga Kecamatan Kroya menyambut gembira langkah nyata pemerintah daerah. Mereka berharap pembangunan Indramayu Barat benar-benar dapat terwujud.

“Senang sekali Pak Bupati turun langsung ke lokasi. Semoga tidak ada kendala sehingga rencana Indramayu Barat bisa segera terealisasi,” ungkap Yanto, warga setempat.

(Diskom/Andika).

Antisipasi Massa Buruh ke DPR, Polsek Sukra dan Patrol Gelar Penyekatan di Jalur Pantura

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Jajaran Polsek Sukra dan Polsek Patrol memperketat pengawasan di jalur Pantura perbatasan Indramayu Subang, Kamis (28/8/2025). Langkah ini dilakukan untuk mencegah adanya pengerahan massa buruh dari Indramayu menuju Jakarta yang hendak mengikuti aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI.

Penyekatan kendaraan dipimpin langsung Kapolsek Patrol, Kompol H. Saripudin, bersama Kapolsek Sukra IPDA Nanang Dasuki, didukung Kanit Samapta Polsek Patrol AKP Fhatoni Mikael, Panit Lantas IPDA H. Watyanto, serta 11 personel gabungan.

Kapolres Indramayu AKBP Fajar Gemilang melalui Kompol H. Saripudin menegaskan, langkah penyekatan ini menyusul adanya ajakan aksi buruh ke DPR RI yang ramai beredar di media sosial.

“Setiap kendaraan yang dicurigai mengangkut massa buruh kami hentikan dan periksa. Namun sejauh ini tidak ditemukan adanya mobilisasi massa ke Jakarta,” jelas Saripudin.

Selain memeriksa kelengkapan kendaraan dan identitas penumpang, petugas juga memberikan imbauan kepada pengemudi agar tidak terlibat dalam pengangkutan massa aksi.

Di sisi lain, Kapolsek Sukra IPDA Nanang Dasuki menambahkan bahwa dalam kegiatan tersebut pihaknya tidak menemukan pergerakan buruh, namun berhasil mengamankan 15 pelajar SMK yang kedapatan nongkrong di jalan Pantura Sukra.

“Para pelajar itu langsung kami bawa ke Mapolsek Sukra untuk dibina, agar tidak terjerumus ke tindakan yang meresahkan masyarakat,” ujar Nanang.

Dengan langkah preventif ini, aparat berharap situasi di wilayah hukum Indramayu tetap aman dan kondusif, serta potensi mobilisasi massa menuju Jakarta bisa diminimalisir.

Reporter : Andika

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Apresiasi Polres Indramayu Ungkap Kasus Tragis di Rifda Kos

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Indramayu Polda Jabar atas langkah cepat dalam menangani kasus meninggalnya P.A. (24), warga Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, yang ditemukan tewas di kamar kos Desa Singajaya.

Didampingi Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., Gubernur Dedi mengunjungi keluarga korban sekaligus memberikan tali asih pada Kamis (28/8/2025). Acara berlangsung di rumah duka dan diawali doa bersama serta penyampaian belasungkawa dari pemerintah daerah maupun jajaran kepolisian.

Kapolres Indramayu melalui Kasi Humas AKP Tarno menegaskan bahwa tali asih merupakan wujud kepedulian dan empati Kapolda Jabar. “Kami turut berduka cita. Semoga keluarga diberikan kekuatan menghadapi musibah ini,” ujarnya.

Polisi memastikan pelaku berinisial AMS (23), warga Bandung, yang diketahui merupakan mantan anggota Polri. AMS telah diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) pada 14 Agustus 2025 melalui putusan Sidang Komisi Kode Etik Polri Nomor 42-2025.

“Tidak ada tebang pilih dalam kasus ini. Proses hukum berjalan profesional, transparan, dan akuntabel,” tegas AKP Tarno, seraya mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi dan tetap percaya kepada aparat.

Gubernur Dedi menilai langkah cepat kepolisian menjadi bukti profesionalisme penegakan hukum. “Saya berterima kasih kepada Kapolda Jabar, Kapolres Indramayu, dan jajaran yang telah bergerak cepat menangkap pelaku, meski pelaku adalah mantan aparat,” ucapnya.

Dedi juga mendoakan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Reporter : Andika

Kapolsek Tamansari Siap Basmi Pelaku Penyuntikan Gas Oplosan Di Wilkumnya

BOGOR.radarinformasi.com- Menanggapi pemberitaan di media online terkait pengoplosan gas ilegal di wilkumnya, Iptu Jajang selaku Kapolsek Tamansari menyatakan akan berantas Oknum-oknum pelaku usaha legal, Kamis (28/08/25).

Dalam pernyataannya yang disampaikan via seluler, Ia juga membantah tegas pernyataan Oknum Pelaku Usaha Ilegal yang mengatakan bahwa sudah ada koordinasi dengan pihak Polsek, dengan tegas Ia akan membasmi setiap kejahatan yang ada di wilayahnya tanpa pandang bulu.

“Saya ucapkan terimakasih atas informasinya, kita tidak ada kerjasama dengan pihak pelaku ilegal, apapun itu akan kita musnahkan, kalau perlu ayo kita turun bareng-bareng ke lokasi”, ujarnya dengan nada tegas.

Masih menurutnya, “Saya tidak akan membiarkan wilayah hukum saya terkontiminasi dengan praktik-praktik ilegal yang menyebabkan kerugian kepada masyarakat ataupun negara”.

Dewi

Miris, Tamansari Diduga Jadi Sarang Pengoplosan Gas Elpiji 3 Kg, Berjalan Mulus Tanpa Tersentuh APH

BOGOR.radarinformasi.com – Praktik pengoplosan gas elpiji 3 kilogram kembali terungkap di Kabupaten Bogor. Kali ini, kegiatan ilegal tersebut diduga berlangsung di wilayah Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (28/8/2025).

Dari pantauan radarinformasi.com, terlihat lalu lalang mobil pick up bermuatan tabung gas 3 kg yang diduga digunakan untuk kegiatan pengoplosan. Menariknya, sebagian besar kendaraan tersebut berpelat nomor “B”, mengindikasikan bahwa pasokan tabung gas berasal dari luar daerah.

Seorang pria bernama Anggoro/Agus, yang mengaku sebagai koordinator lapangan (korlap) dan didampingi oleh oknum TNI aktif, membenarkan adanya praktik ilegal tersebut.

“Ya, kita baru berjalan satu minggu dan sudah koordinasi dengan Polsek di sini kok. Kita cuma kecil-kecilan, sekadar cari buat makan aja,” ujar Anggoro.

Ironisnya, meski sudah berlangsung selama sepekan, aktivitas pengoplosan ini berjalan mulus tanpa terendus aparat penegak hukum (APH) setempat. Padahal, regulasi terkait penyalahgunaan elpiji bersubsidi sangat tegas.

Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana diubah melalui Pasal 40 angka 9 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, menyebutkan bahwa setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan/atau niaga bahan bakar minyak, bahan bakar gas, maupun LPG bersubsidi dapat dipidana penjara maksimal 6 tahun dan denda hingga Rp60 miliar.

Selain itu, pelaku juga dapat dijerat Pasal 62 junto Pasal 8 ayat 1 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dengan ancaman pidana 5 tahun penjara dan denda paling banyak Rp2 miliar.

Dewi

Cek Kesehatan Gratis, Indramayu Dorong Generasi Muda Lebih Sehat dan Cerdas

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu melalui Dinas Kesehatan kembali menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Kali ini, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) menyasar para pelajar di SMKN 1 Lelea, Rabu (27/8/2025), sebagai upaya menumbuhkan kesadaran menjaga kesehatan sejak dini.

Ratusan siswa tampak antusias mengikuti serangkaian pemeriksaan, mulai dari tensi darah, kadar gula, golongan darah, berat badan, tinggi badan, hingga pemeriksaan gigi dan mata. Hasil awal menunjukkan sebagian besar pelajar mengalami gangguan penglihatan (mata minus) serta masalah gigi berlubang. Kondisi ini menjadi catatan penting agar pola hidup sehat lebih diperhatikan sejak usia remaja.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia bahkan ikut menjalani pemeriksaan tensi darah bersama para siswa.

“Pemeriksaan rutin sangat penting agar anak-anak terbiasa peduli pada kondisi kesehatannya. Dengan begitu, kita bisa mencegah berbagai penyakit di kemudian hari,” ucap Lucky.

Kehadiran orang nomor satu di Indramayu itu mendapat sambutan hangat dari para siswa. Salah satunya, Rahmawati, siswi kelas 10 jurusan Cleaner, mengaku senang mendapat layanan kesehatan gratis sekaligus bisa bertemu langsung dengan Bupati.

“Terima kasih Pak Lucky. Pemeriksaan ini membuat kami sadar pentingnya menjaga pola makan dan memilih jajanan yang lebih sehat,” ungkapnya.

Melalui program ini, Pemkab Indramayu menegaskan komitmennya untuk memperluas akses kesehatan, khususnya bagi kalangan pelajar. Harapannya, generasi muda Indramayu tumbuh lebih sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan.

(Diskom/Andika).

Bupati Indramayu Lucky Hakim Resmikan Sekolah Pasar Modal, Dorong ASN Cerdas Berinvestasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Perkembangan teknologi yang kian pesat membawa dua sisi bagi masyarakat. Di satu sisi, kemudahan akses informasi dan transaksi keuangan semakin terbuka. Namun, di sisi lain, pola konsumsi yang berlebihan justru memicu persoalan serius, mulai dari jeratan hutang, ketergantungan pada rentenir, pinjaman online ilegal, hingga menjadi korban investasi bodong maupun judi online.

Fenomena ini mendapat perhatian khusus dari Bupati Indramayu Lucky Hakim saat membuka kegiatan Sekolah Pasar Modal bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Aula Bappeda-Litbang Kabupaten Indramayu, Rabu (27/8/2025).

“Dampak dari investasi ilegal dan judi online tidak main-main. Banyak yang kehilangan produktivitas, prestasi kerja menurun, terjebak hutang, bahkan harus menjual aset hingga mengalami keretakan rumah tangga. Tragisnya, ada pula yang nekat mengakhiri hidup,” ungkap Lucky Hakim.

Untuk itu, Pemkab Indramayu mendorong peningkatan literasi keuangan ASN, khususnya terkait investasi yang aman dan legal. Program Sekolah Pasar Modal menghadirkan narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Perwakilan Cirebon dan MNC Sekuritas. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan pasar modal, manfaat investasi jangka panjang, hingga strategi menghindari jebakan investasi bodong.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang digagas Kementerian Dalam Negeri bersama OJK. Fokus tahun 2025 diarahkan pada peningkatan pemanfaatan produk serta layanan sektor pasar modal. Bursa Efek Indonesia turut hadir sebagai fasilitator sekaligus Self-Regulatory Organization (SRO) untuk memperkuat literasi keuangan ASN di Indramayu.

Mengusung tema “ASN Melek Investasi: Bijak Kelola Gaji, Siap Pensiun Sejahtera”, kegiatan ini diharapkan mampu mengubah mindset ASN dari sekadar menabung menuju investasi yang cerdas dan legal. Dengan begitu, kesejahteraan individu, keluarga, hingga masyarakat secara luas dapat tercapai.

Acara turut dihadiri Asisten Direktur OJK Kantor Perwakilan Cirebon Tesar Pratama, Kepala BKPSDM Indramayu Muhammad Zaenal Muttaqin, Kepala Bappeda-Litbang Iin Indrayati, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Wiralodra Fitria Damayanti, Deputi Kepala Wilayah Jawa Barat Bursa Efek Indonesia Firman Hananto, serta sejumlah undangan lainnya.

(Diskom/Andika).