Dukung Asta Cita Presiden RI, Polres Indramayu Kolaborasi Tanam Jagung di Petak 18A RPH Cijambe

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Langkah konkret menuju swasembada pangan terus digelorakan oleh berbagai pihak di seluruh penjuru Indonesia. Salah satunya kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal III di Lahan Perhutanan Sosial yang dilaksanakan di Petak 18A RPH Cijambe BKPH Sanca, Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Rabu (9/7/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda nasional yang terpusat di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, yang menjadi bagian Polri dalam upaya mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam sektor ketahanan pangan nasional.

Acara yang dimulai pukul 14.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi dan pemangku kepentingan lintas sektor.

Turut hadir Kapolres Indramayu AKBP Ari Setyawan Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si., Dandim 0616 Indramayu Letkol Inf Yanuar Setiaga, S.I.P., Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu Arief Indra Kusuma, S.H., M.H., dan sejumlah pejabat lainnya seperti Bupati Indramayu yang diwakili oleh Kepala DPMPTSP Dadang Oce Iskandar serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu Drs. H. Sugeng Heryanto, M.Si.

Hadir pula Komisaris Independent PT Uniteda Arkato RM Harcani Prabu Negoro, Direktur PT Uniteda Arkato H. M.Y Kasmir, BE., Adm Perum Perhutani Indramayu Cecep Suryaman, Pimpinan Cabang Perum Bulog Sri Wahyuni, serta unsur Forkopimda lainnya. Dari unsur TNI-Polri, tampak Kapolsek Gantar IPTU Karnala, S.H., Danramil 1615/Haurgeulis Kapten Kav Sugiyanto, para Kapolsek Zona Barat, dan PJU Polres Indramayu.

Kapolres Indramayu AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kolaborasi lintas sektor dalam mendukung swasembada pangan nasional.

“Ini adalah salah satu wujud kolaborasi nyata antara masyarakat, pemerintah, hingga TNI-Polri dalam mendukung swasembada pangan. Selain mengoptimalkan lahan perhutanan sosial, kegiatan ini juga berperan dalam pemberdayaan masyarakat desa,” kata AKP Tarno.

Ia menambahkan, program ini tidak hanya mendukung arahan Presiden dan kebijakan pemerintah pusat, tetapi juga sebagai bentuk keterlibatan aktif Polri dalam membantu masyarakat petani.

“Program ini menjadi bagian dari implementasi arahan pimpinan Polri. Harapannya, hasil panen jagung nanti akan memberikan manfaat ekonomi nyata bagi petani dan memperkuat ketersediaan bahan pangan,” imbuhnya.

Selain aksi tanam, kegiatan ini juga ditandai dengan pemberian bantuan benih jagung, pupuk, dan benih tanaman lain sebagai bentuk dukungan terhadap pertanian berkelanjutan.

Dengan semangat gotong royong dan sinergi semua pihak, langkah ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi desa-desa lain untuk mengelola lahan produktif secara optimal, menuju ketahanan pangan lokal yang mandiri dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Empat Remaja Diduga Geng Motor Bersenjata Diamankan Polres Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Empat remaja yang diduga tergabung dalam kelompok geng motor berhasil diamankan jajaran Polres Indramayu, Polda Jawa Barat, saat hendak melakukan aksi tawuran bersenjata tajam. Mereka ditangkap di area persawahan wilayah Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, pada Sabtu dini hari (5/7/2025) sekitar pukul 03.00 WIB. Minggu (6/7)

Penangkapan tersebut dilakukan oleh Tim Respon Cepat (TRC) Polres Indramayu saat melaksanakan patroli malam guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam operasi itu, polisi mengamankan barang bukti yang mencengangkan: sembilan bilah senjata tajam berbagai jenis, dua petasan, satu botol minuman keras, serta 12 unit sepeda motor yang diduga digunakan oleh para pelaku.

“Keempat remaja ini kami amankan saat berada di lokasi yang diduga akan menjadi tempat tawuran. Barang bukti langsung kami sita di tempat kejadian,” ungkap Kapolres Indramayu AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kasi Humas AKP Tarno dalam keterangan kepada media.

Identitas para remaja tersebut masing-masing berinisial AS (14), MRA (24), WNA (16), dan AF (16), yang seluruhnya berasal dari sejumlah wilayah di Kabupaten Indramayu. Mereka kedapatan membawa senjata tajam seperti celurit, pedang, tongkat besi, dan kayu panjang.

Saat ini, keempat remaja tersebut beserta barang bukti telah diamankan di Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Indramayu untuk penyidikan lebih lanjut.

“Kami masih mendalami asal-usul kepemilikan kendaraan dan senjata tajam yang ditemukan. Kami juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk lebih memperhatikan anak, saudara, atau tetangganya agar tidak berkeliaran malam tanpa keperluan mendesak,” jelas AKP Tarno.

Guna mencegah kejahatan jalanan, Polres Indramayu akan terus mengintensifkan patroli di titik-titik rawan. Masyarakat pun diajak berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Jika menemukan aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 081999700110 atau call center 110,” pungkasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Kapolres Indramayu Tegaskan Komitmen Polri untuk Rakyat di Hari Bhayangkara ke-79

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kepolisian Resor Indramayu menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Alun-Alun Indramayu,. Upacara ini dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat, Selasa (01/07/2025).

Dalam sambutannya, Kapolres Indramayu AKBP Ari Setyawan Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si. menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir dan mengabdi kepada masyarakat, sejalan dengan tema peringatan tahun ini: “Polri untuk Masyarakat.”

“Kami berkomitmen untuk menjadi Bhayangkara sejati yang terus mengabdi tanpa henti kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tegas AKBP Ari di hadapan peserta upacara.

Kapolres juga menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak terhadap institusi Polri, termasuk Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, yang memimpin Indonesia periode 2024–2029.

Dalam sambutan tertulis Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang dibacakan dalam upacara, Polri juga menyoroti kontribusinya terhadap program prioritas nasional. Salah satunya adalah program ketahanan pangan, dengan target penanaman jagung seluas 1 juta hektar.

“Polri telah memberdayakan lebih dari 136 ribu kelompok tani dan panen kuartal kedua tahun ini diperkirakan mencapai hingga 2,5 juta ton jagung,” ungkap Kapolri.

Polri juga telah merekrut bintara dengan keahlian khusus di bidang pertanian serta penyandang disabilitas, sebagai wujud kesetaraan dan penguatan SDM.

Tak hanya di sektor pangan dan SDM, Polri turut membentuk desk khusus pemberantasan korupsi, narkoba, judi online, dan premanisme yang bersinergi dengan berbagai lembaga negara. Selain itu, dibentuk pula Desa Ketenagakerjaan untuk perlindungan buruh lokal dan migran.

Dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-79, Polri juga menggelar berbagai kegiatan sosial, mulai dari pengobatan gratis, pembagian 300.000 paket sembako, pemberian alat mesin pertanian, pembangunan fasilitas air bersih, hingga pelatihan keamanan lokal. Selain itu, diselenggarakan lomba kreatif seperti film pendek, fotografi, dan lomba tiga pilar Kamtibmas (Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kepala Desa).

Tak ketinggalan, gelar budaya wayang kulit serta berbagai pertandingan olahraga turut memeriahkan peringatan hari Polri tersebut.

Di akhir sambutannya, Kapolres Indramayu menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan pelayanan Polri dan membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan kritik dan masukan.

“Kami sadar masih ada kekurangan dan bahkan pelanggaran oleh oknum. Namun, kami tidak mentolerir dan akan terus berbenah agar Polri menjadi institusi yang dicintai rakyat,” pungkasnya.

Peringatan ini menjadi momentum refleksi dan komitmen Polri untuk terus melayani masyarakat secara humanis, profesional, dan presisi dalam mengawal pembangunan dan keamanan nasional.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

HUT Bhayangkara Ke 79, Ini Harapan Fery Berthoni Ke Jajaran Polres Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Indramayu, menghadiri acara puncak peringatan Hari Bhayangkara yang Ke 79, di Aula Atmani Wedhana Polres Indramayu, Jawa Barat, Selasa (1/7/2025).

Kegiatan yang diisi dengan acara syukuran ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin dan sejumlah undangan penting lainnya.

Fery Berthoni yang hadir dalam kesempatan tersebut turut mengucapkan selamat atas perayaan HUT Bhayangkara yang ke-79 yang berlangsung pada hari ini.

“Tentunya atas nama Keluarga besar Lapas Indramayu, berharap semoga Polri tetap jaya dan dapat mewujudkan visinya, yaitu Polri untuk masyarakat, khususnya di Kabupaten Indramayu,”ucapnya.

Dibawah kepemimpinan Kapolres AKBP Ari Setyawan, Polres Indramayu tampil dengan Slogan Polres Indramayu Alus Pisan. Semoga dapat dilaksanakan oleh jajaran Polres Indramayu dan seluruh anggota Kepolisian Resort Indramayu dalam melaksanakan tugas.

“Semoga Polres Indramayu, selalu dilindungi oleh Allah SWT, sehingga masyarakat Indramayu, mendapatkan keamanan dan ketertiban, serta kenyamanan, sehingga dapat mendukung program Kabupaten Indramayu REANG,” ucapnya.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Polres Indramayu Gelar Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Dharma Ayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada tahun 2025, Polres Indramayu, Polda Jawa Barat, menggelar upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Ayu, Senin pagi (23/6/2025).

Upacara yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo. Didampingi Wakapolres Kompol Meilawaty, para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek di wilayah hukum Polres Indramayu, serta jajaran personel dan ASN Polri, kegiatan berlangsung khidmat dan penuh penghormatan.

Menurut Kapolres Ari Setyawan, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan simbol penghormatan atas jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa. “Ziarah ini menjadi pengingat penting bagi kami agar semangat perjuangan para pahlawan terus mengalir dalam setiap langkah tugas kami menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.

Ia juga menekankan, peringatan Hari Bhayangkara tahun ini menjadi refleksi untuk memperkuat dedikasi Polri dalam mengabdi kepada masyarakat. Mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat”, Kapolres menegaskan pentingnya menjaga komitmen sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Ziarah ini bukan hanya seremoni belaka, tapi juga bentuk rasa syukur dan refleksi spiritual atas perjalanan panjang tugas-tugas kepolisian yang terus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman,” lanjutnya.

Kapolres Ari berharap semangat juang dan nilai-nilai integritas yang diwariskan para pahlawan dapat terus dihidupi oleh seluruh personel Polres Indramayu. Ia berpesan agar pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan sepenuh hati.

“Dengan meneladani jasa pahlawan, kita bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Polres Indramayu Lakukan Patroli untuk Terapkan Jam Malam Bagi Pelajar, Dukung Terbentuknya Generasi Panca Waluya

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Surat Edaran Nomor: 51/PA.03/Disdik mengenai penerapan jam malam bagi pelajar, Polres Indramayu yang berada di bawah naungan Polda Jabar melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Senin malam (9/6/2025). Patroli ini bertujuan untuk mensosialisasikan penerapan jam malam di wilayah hukum Polres Indramayu. Selasa (10/6)

Kegiatan yang dimulai pukul 21.00 WIB ini dipimpin oleh Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si., yang diwakili oleh Kasat Binmas Polres Indramayu, AKP Suprihati Setyaningsih, S.H., serta didampingi oleh KBO Sat Binmas IPDA Tasim, S.I.P., dan KBO Sat Lantas IPDA Masnan, S.H., bersama anggota Sat Binmas Polres Indramayu.

Menurut Kasat Binmas AKP Suprihati Setyaningsih, kegiatan patroli ini adalah wujud komitmen Polres Indramayu dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda yang berlandaskan pada nilai-nilai Panca Waluya, yang mencakup Cageur, Bageur, Bener, Pinter tur Singer. Ia juga menjelaskan bahwa kebijakan pembatasan jam malam bertujuan untuk melindungi para pelajar dari potensi kegiatan negatif di luar rumah dan menciptakan lingkungan sosial yang lebih aman dan tertib.

“Penerapan jam malam berlaku dari pukul 21.00 WIB hingga 04.00 WIB, kecuali bagi pelajar yang terlibat dalam kegiatan resmi sekolah, keagamaan, atau sedang bersama orang tua,” ujar AKP Suprihati Setyaningsih, Selasa (10/6/2025).

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pengawasan akan dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan tenaga pendidik, perangkat desa, dan orang tua murid. Hal ini dilakukan untuk memastikan kebijakan ini dapat berjalan dengan efektif dan bijak.

Kasat Binmas juga mengingatkan orang tua untuk memberikan dukungan terhadap kebijakan ini demi kebaikan anak-anak mereka.

“Kami berharap orang tua dan masyarakat dapat berpartisipasi aktif untuk mengarahkan anak-anak agar terlibat dalam kegiatan positif,” tambahnya.

Sementara itu, Kasie Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib, serta mendukung program pembinaan karakter generasi muda. Ia mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemui potensi gangguan kamtibmas melalui layanan ‘Lapor Pak Kapolres – SIAP MAS INDRAMAYU’ via WhatsApp 081999700110 atau call center 110.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Empat Remaja Diduga Geng Motor Bersenjata Diamankan Tim TRC dan Patko Polres Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Tim Respon Cepat (TRC) bersama Patroli Kota (Patko) Sat Samapta Polres Indramayu, Polda Jabar, mengamankan empat remaja yang diduga tergabung dalam kelompok geng motor bersenjata tajam. Penangkapan berlangsung saat patroli dini hari di wilayah rawan kejahatan, Minggu (8/6/2025) sekitar pukul 03.00 WIB.

Aksi penindakan ini bermula dari laporan warga yang mengaku kendaraannya diserang sekelompok orang tak dikenal menggunakan senjata tajam. Menanggapi laporan tersebut, tim TRC langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, petugas berhasil membekuk dua orang pelaku serta mengamankan satu unit sepeda motor jenis KLX. Kedua remaja itu langsung diserahkan ke piket Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Indramayu untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Dalam pengembangan, satu pelaku dibawa oleh tim Patko bersama motor yang digunakan, sedangkan pelaku lainnya diarahkan oleh tim TRC untuk menunjukkan lokasi penyembunyian senjata,” ujar AKP Wawan, Kasat Samapta Polres Indramayu.

Upaya pengembangan kemudian mengarah ke sebuah warung di Desa Pecuk, Kecamatan Sindang. Dari lokasi tersebut, petugas menemukan empat bilah senjata tajam, satu busur panah, satu unit sepeda motor bebek, dan sebuah jaket hoodie berwarna biru.

Kapolres Indramayu AKBP Ari Setyawan Wibowo, melalui AKP Wawan, membenarkan pengamanan terhadap empat remaja yang diduga bagian dari kelompok geng motor bersenjata.

“Mereka masing-masing berinisial AAM (22), FAN (26), W (16), dan A (19). Saat ini, seluruh barang bukti termasuk senjata tajam, dua unit sepeda motor, busur panah, dan pakaian pelaku sudah kami serahkan ke Sat Reskrim untuk proses hukum selanjutnya,” jelas AKP Wawan.

Ia menegaskan, patroli malam yang digelar TRC dan Patko merupakan langkah konkret kepolisian dalam mencegah potensi gangguan keamanan seperti aksi geng motor dan kejahatan jalanan.

“Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman, terutama saat jam-jam rawan. Kami akan terus hadir dan responsif terhadap setiap laporan,” tegasnya.

AKP Wawan juga mengajak masyarakat untuk tak segan melaporkan aktivitas mencurigakan atau keberadaan kelompok yang membawa senjata tajam.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, mengimbau warga tetap meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing.

“Laporkan segera jika melihat potensi gangguan kamtibmas. Layanan ‘Lapor Pak Kapolres – SIAP MAS INDRAMAYU’ tersedia lewat WhatsApp di nomor 081999700110 atau call center 110,” pungkasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Panen Raya Jagung, Langkah Nyata Indramayu Menuju Swasembada Pangan

‎INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam rangka mendukung program nasional swasembada pangan tahun 2025, khususnya komoditas jagung, digelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II di Kawasan Hutan Perum Perhutani Blok Bangke, Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Kamis (5/6/2025).
‎
‎Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program strategis Presiden Republik Indonesia dan Kapolri dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produksi jagung lokal.
‎
‎Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam upaya pencapaian swasembada jagung di Jawa Barat, khususnya Kepolisian Daerah Jawa Barat, Polres Indramayu, dan Pemerintah Kabupaten Indramayu.
‎
‎”Saat ini Jawa Barat menjadi salah satu kontributor jagung nasional dengan kontribusi sekitar 6-7%, menempati peringkat ke-8 secara nasional. Namun, capaian tersebut dinilai masih jauh dari potensi sebenarnya, khususnya di daerah Indramayu yang memiliki lahan pertanian luas namun belum termanfaatkan secara maksimal,” ujarnya.
‎
‎Wakil Gubernur Jabar berharap, di bawah kepemimpinan Bupati Lucky dan Wabup Syaefudin, potensi pertanian di Indramayu bisa digali lebih maksimal agar menjadikan daerah ini sebagai sentra jagung tidak hanya di Jawa Barat, tetapi juga nasional. 
‎
‎Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menegaskan dengan dilaksanakannya panen raya ini, Pemkab Indramayu ikut mendorong Swasembada Pangan. Masih banyak lahan luas yang akan ditanam dan dimanfaatkan untuk jagung.
‎
‎Menurutnya, pada hari ini telah disiapkan lahan seluas 104 hektare yang ditanami jagung hybrida dengan varietas unggul. Varietas tersebut dipilih karena memiliki bobot tinggi dan tahan terhadap penyakit. 

‎”Dukungan dari Polda Jabar, Polres Indramayu, dan Pemprov Jabar sangat penting, dan Kabupaten Indramayu siap ikut mendorong terwujudnya swasembada pangan 2025,” tambahnya.
‎
‎Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan juga menegaskan, program Presiden untuk swasembada pangan adalah upaya strategis untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor pangan, khususnya jagung. Polda Jabar akan membina lebih dari 1.500 hektare lahan pertanian untuk tahun depan.
‎
‎“Panen raya tiba kembali, jagung melimpah, Indramayu berseri. Kami dari Polda Jabar siap mendampingi dan menjadi pembina bagi proses penanaman jagung ke depan,” ucapnya.
‎
‎Kapolda memastikan tidak ada lagi mafia pupuk di Jawa Barat. Jatah pupuk harus sampai ke tangan petani. Polda Jabar juga mendorong agar modal petani berasal dari pemerintah, bukan dari tengkulak.
‎
‎Puncak acara ditandai dengan prosesi petik jagung secara simbolis dalam Panen Raya Serentak Kuartal II . Selain itu, dilakukan juga penyerahan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada perwakilan petani Indramayu serta pemberian bantuan sembako untuk lansia di wilayah Kecamatan Gantar.
‎
‎Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam mendorong akselerasi produksi jagung di Jawa Barat serta mewujudkan kemandirian pangan nasional secara berkelanjutan.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Polres Indramayu Ungkap Kasus Pembunuhan di Tukdana, Dua Pelaku Diamankan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kepolisian Resor (Polres) Indramayu berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi di wilayah Kecamatan Tukdana. Dua orang pelaku berinisial M dan T diamankan kurang dari 24 jam setelah kejadian. Hal ini disampaikan Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si., dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Indramayu, Senin (26/05/2025).

Peristiwa bermula dari pesta minuman keras yang dilakukan korban bersama para pelaku pada Kamis malam hingga Jumat (23/5/2025). Saat menyaksikan pertunjukan sandiwara, sempat terjadi cekcok antara korban dan pelaku. Keesokan harinya, mereka kembali berkumpul dan kembali menenggak minuman keras di rumah salah satu teman mereka.

“Pada pukul 23.30 WIB, salah satu pelaku mengajak rekannya untuk melakukan pengeroyokan terhadap korban. Korban dibawa keluar dan dipukuli hingga meninggal dunia,” ungkap Kapolres.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu pagi (24/5/2025) pukul 07.10 WIB. Tak butuh waktu lama, polisi berhasil mengamankan dua pelaku pada pukul 12.30 WIB di hari yang sama.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu potong baju merah, celana jeans pendek, dan pakaian dalam milik korban. Selain itu, turut disita satu unit sepeda motor Honda Supra X, pakaian milik pelaku, serta dua unit handphone masing-masing merek Oppo dan Infinix.

“Dua pelaku kami jerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara, serta Pasal 170 ayat 2 ke-3 KUHP tentang pengeroyokan yang menyebabkan kematian, dengan ancaman 12 tahun penjara,” tegas AKBP Ari Setyawan.

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk aktif menjaga kondusivitas wilayah serta melaporkan setiap gangguan kamtibmas melalui layanan Call Center 110 atau layanan Lapor Pak Polisi. “Kami harap kerja sama dari masyarakat Indramayu agar kasus-kasus serupa dapat dicegah sedini mungkin,” pungkasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Polres Indramayu Ungkap 17 Kasus Narkoba Selama Mei, 24 Tersangka Diamankan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Polres Indramayu berhasil mengungkap 17 kasus peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang selama bulan Mei 2025. Sebanyak 24 orang ditetapkan sebagai tersangka dalam operasi yang tersebar di 12 kecamatan. Senin (26/5)

Hal tersebut disampaikan Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si., dalam konferensi pers yang digelar, di Mapolres Indramayu, Jalan Gatot Subroto No.27, Karangmalang, Kecamatan Indramayu,” pada Senin, 26 Mei 2025.

“Selama bulan Mei ini, kami mengungkap total 17 kasus, terdiri dari 10 kasus narkotika dan 7 kasus obat keras tertentu. Tersangka yang diamankan berjumlah 24 orang,” ungkap AKBP Ari.

Dari jumlah tersebut, 13 orang merupakan tersangka penyalahgunaan sabu, satu orang terkait ganja, tiga orang terkait tembakau sintetis, dan tujuh orang tersangka peredaran obat keras tertentu.

Adapun barang bukti yang disita antara lain ganja seberat 1.066,2 gram, sabu seberat 22,95 gram, tembakau sintetis seberat 1.901 gram, obat keras 9.149 butir, 24 unit handphone, uang tunai sebesar Rp2.641.000, serta satu buah timbangan digital

Kasus-kasus ini tersebar di wilayah Kecamatan Indramayu, Balongan, Sliyeg, Cikedung, Jatibarang, Kertasmaya, Lohbener, Juntinyuat, Patrol, Sukra, Anjatan, dan Gantar.

Para tersangka dijerat dengan pasal-pasal dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, antara lain Pasal 114, Pasal 111, dan Pasal 112, dengan ancaman hukuman mulai dari 4 tahun hingga 20 tahun penjara serta denda hingga Rp10 miliar. Untuk kasus obat keras tertentu, penyidik menggunakan Pasal 435 dan 436 UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara dan denda hingga Rp5 miliar.

AKBP Ari juga menjelaskan bahwa untuk beberapa pengguna narkotika, proses hukum dilakukan melalui pendekatan keadilan restoratif (restorative justice), sebagaimana diatur dalam Perpol Nomor 8 Tahun 2021, dengan rekomendasi rehabilitasi.

Ia pun mengajak masyarakat untuk turut serta memerangi peredaran narkoba dan obat keras tertentu di wilayah Indramayu.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh dukungan dan informasi dari masyarakat. Peredaran narkoba adalah ancaman serius bagi generasi muda. Mari kita lawan bersama,” tegas Kapolres.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal