Ayo Kerja dan Magang ke Jepang Bersama LPK IndraWijaya Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Peluang kerja ke Jepang kini semakin terbuka bagi generasi muda Indramayu. Menjawab kebutuhan tersebut, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) IndraWijaya hadir dengan program pelatihan bahasa, budaya, dan keterampilan kerja melalui skema Specified Skilled Worker (SSW) dan program magang resmi.

Direktur LPK IndraWijaya, Andri, menegaskan bahwa lembaganya bukan sekadar tempat pelatihan bahasa Jepang. LPK IndraWijaya membina peserta hingga siap bekerja serta membantu proses penyaluran tenaga kerja ke Jepang melalui mitra resmi.

“Kami bukan agen, kami adalah lembaga pendidikan. Tugas kami mendidik peserta hingga lulus ujian, membantu pengurusan visa, mempersiapkan keberangkatan, dan memantau peserta hingga tiba di Jepang,” ujarnya saat ditemui di kantor LPK IndraWijaya, Indramayu.

Kenapa Harus ke Jepang Lewat LPK?

Program ini dirancang untuk memberikan jalur kerja yang aman dan legal. Jepang menawarkan gaji yang kompetitif, berkisar antara Rp10 juta hingga Rp20 juta per bulan, lengkap dengan kontrak kerja, asuransi, serta fasilitas tempat tinggal.

Selain itu, peserta wajib mengikuti ujian resmi seperti JFT-Basic A2 atau JLPT N4, serta tes keterampilan sesuai bidang. LPK IndraWijaya menyediakan kurikulum intensif selama enam bulan yang mencakup pembelajaran bahasa Jepang, budaya kerja, hingga pelatihan keterampilan.

Program dan Kuota 2026

LPK IndraWijaya membuka beberapa program utama yang banyak dibutuhkan di Jepang, yaitu:
1. Program Magang:
Pertanian
Pengolahan makanan
Budidaya
Konstruksi
Peternakan
Kelautan
Manufaktur
dan lainnya
2. Program Tokutei Gino / Specified Skilled Worker (Visa Kerja):
Perawat lansia (Kaigo)
Pertanian
Pengolahan makanan
Konstruksi
dan lainnya
3. Program Engineering:
Program ini khusus untuk lulusan D3/S1, seperti Teknik Mesin, Teknik Sipil, Teknik Komputer, dan jurusan terkait lainnya.

Total kuota yang disiapkan mencapai 140 peserta, dengan penempatan di berbagai wilayah Jepang seperti Osaka, Fukuoka, Hokkaido, Tokyo, dan daerah lainnya.

Fasilitas dan Pendampingan

Peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas, mulai dari asrama selama pelatihan, pengajar berpengalaman, hingga simulasi ujian secara rutin. Selain itu, tersedia juga job matching langsung dengan perusahaan di Jepang.

LPK IndraWijaya juga memberikan pendampingan selama masa kerja, baik untuk kontrak tiga tahun maupun lima tahun, bahkan selama peserta masih bekerja di perusahaan mitra. Pendampingan dilakukan melalui komunikasi aktif serta dukungan dari perwakilan di Jepang.

Terbuka untuk Lulusan SMA/SMK Sederajat

Program ini terbuka bagi lulusan SMA/SMK atau sederajat dengan usia 18–30 tahun. Peserta harus memenuhi persyaratan kesehatan, disiplin, serta kesiapan mengikuti pelatihan intensif selama enam bulan.

Pendaftaran gelombang 5 tahun 2026 dibuka mulai 25 April hingga 20 Mei 2026. Tahapan seleksi meliputi tes tertulis, tes fisik, dan wawancara motivasi.

LPK IndraWijaya berharap program ini dapat menjadi solusi bagi generasi muda Indramayu untuk mendapatkan pekerjaan yang layak di luar negeri melalui jalur resmi dan profesional.

Alamat:
Jl. Rajawali No.1, RT.24/RW.01, Lemahabang, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat 45212
Kontak: 0878-8667-1945

Reporter : Andika

Dishub Indramayu dan Polda Jabar Perkuat Ramp Check, Tekan Risiko Kecelakaan

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah daerah terus memperkuat keselamatan transportasi umum melalui koordinasi peningkatan ramp check (ramcek) kendaraan angkutan AKAP dan AKDP. Bersama Polda Jawa Barat, Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu menggelar kegiatan tersebut di Aula Dishub Indramayu, Rabu (22/4/2026).

Forum ini menjadi wadah koordinasi lintas instansi untuk meningkatkan pengawasan sekaligus menekan potensi kecelakaan lalu lintas di wilayah Jawa Barat. Pembahasan difokuskan pada kelayakan teknis kendaraan angkutan penumpang, kepatuhan administrasi uji berkala, serta pemenuhan standar keselamatan transportasi.

Dalam sambutannya, perwakilan Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar, Eti Haryati, menegaskan bahwa ramp check merupakan langkah preventif yang harus dilakukan secara berkelanjutan melalui sinergi antara kepolisian dan Dinas Perhubungan.

“Ramp check memiliki peran strategis dalam memastikan keselamatan transportasi. Pemeriksaan mencakup aspek teknis kendaraan serta kelengkapan dokumen seperti SIM, STNK, dan izin trayek,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak 
sekadar seremonial, melainkan dapat diimplementasikan secara konsisten dan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan keselamatan di jalan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Indramayu, Ali Fikri, menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi uji berkala kendaraan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012. Menurutnya, seluruh unit pengujian wajib terakreditasi guna menjamin standar keselamatan.

Ali juga mengungkapkan bahwa UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub Indramayu telah meraih akreditasi A pada 2025 dari Kementerian Perhubungan, serta mendapatkan predikat pelayanan terbaik di Jawa Barat dari BPTD Kelas I Jawa Barat. Capaian ini menjadi indikator peningkatan kualitas layanan pengujian kendaraan di daerah tersebut.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak. Kami mengapresiasi sinergi yang terus terjalin dalam pelaksanaan ramp check yang berjalan secara masif,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran kepolisian, khususnya satuan lalu lintas, atas kerja sama dalam pengawasan kendaraan selama arus mudik Lebaran, yang dinilai mampu menekan angka kecelakaan secara signifikan di Indramayu.

Dengan penguatan sinergi lintas sektor berbasis lima pilar keselamatan jalan manajemen, infrastruktur jalan, kendaraan, pengguna, serta penanganan kecelakaan diharapkan sistem transportasi di Indramayu dan Jawa Barat semakin aman, tertib, dan berkelanjutan.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Pemkab Indramayu Gerak Cepat Tangani Dugaan TPPO Modus “Pengantin Pesanan” ke China

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui DP2KB-P3A Kabupaten Indramayu bergerak cepat merespons kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus “pengantin pesanan” ke China, Selasa (21/4/2026).

Sebagai bentuk kepedulian, jajaran DP2KB-P3A langsung mengunjungi kediaman keluarga korban di Desa Bojongslawi, Kecamatan Lohbener. Kunjungan tersebut dipimpin Kepala DP2KB-P3A, Iman Sulaeman, bersama perangkat desa dan tim terkait.

Dalam pertemuan yang berlangsung emosional, keluarga korban berharap anggota keluarganya dapat segera dipulangkan ke Indonesia dalam kondisi selamat. Menanggapi hal itu, Iman Sulaeman menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memberikan pendampingan.

“Kami akan mendampingi keluarga korban, baik secara psikologis maupun sosial, serta terus berkoordinasi lintas instansi agar proses penanganan berjalan optimal,” ujarnya.

Kasus ini mencuat setelah korban menyampaikan permintaan pertolongan melalui media sosial, yang kemudian mendapat perhatian publik. Menindaklanjuti hal tersebut, Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menginstruksikan langkah cepat melalui DP2KB-P3A untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat.

Upaya tersebut dilakukan dengan menjalin komunikasi intensif bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak guna mempercepat proses pemulangan korban ke tanah air.

Pemerintah daerah juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri yang tidak jelas, guna menghindari praktik perdagangan orang. Perlindungan terhadap perempuan dan kelompok rentan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, pemangku kepentingan, dan masyarakat.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan pusat, diharapkan korban dapat segera dipulangkan dan kembali berkumpul bersama keluarga di Desa Bojongslawi.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Pemcam Sukagumiwang Perkuat Akurasi Data Bansos Melalui Verval dan Monev DTSEN

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang terus meningkatkan akurasi data sosial serta efektivitas penyaluran bantuan melalui kegiatan verifikasi dan validasi (verval) serta monitoring dan evaluasi (monev) usulan bantuan sosial dan pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Triwulan II, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula Ki Sapu Angin tersebut dibuka oleh Camat Sukagumiwang, Moh. Mulya Setiawan, S.STP, dan dalam pelaksanaannya diwakili oleh Sekretaris Kecamatan, Yayan Tefianty, SE.

Dalam sambutannya, Yayan menegaskan bahwa proses verval dan monev merupakan tahapan krusial untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran. Ia menekankan pentingnya data yang valid, mutakhir, dan terintegrasi sebagai dasar dalam mewujudkan keadilan sosial serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan setiap usulan bantuan benar-benar sesuai kondisi riil di lapangan. Sinergi antara kecamatan, desa, dan pendamping sosial sangat penting untuk menghindari kesalahan data maupun tumpang tindih penerima,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Sukagumiwang, Juniri, SE, yang memberikan penjelasan teknis terkait mekanisme pemutakhiran DTSEN. Ia menekankan peran aparatur desa dalam melakukan pendataan secara objektif, transparan, dan akuntabel.

Selain itu, kegiatan juga dihadiri perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, yakni Tri dan Ayu, yang memberikan arahan terkait kebijakan terbaru dalam pengelolaan data sosial. Mereka menyampaikan bahwa pemutakhiran DTSEN dilakukan secara berkala agar data tetap relevan dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Peserta kegiatan terdiri dari operator desa, perangkat desa, serta pihak terkait lainnya yang memiliki peran dalam pengelolaan data sosial di wilayah Sukagumiwang. Mereka mendapatkan pembekalan mengenai prosedur verifikasi data, penginputan sistem, hingga evaluasi usulan bantuan sosial.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap kualitas data sosial semakin meningkat dan koordinasi lintas sektor semakin kuat. Dengan data yang akurat dan terbarukan, penyaluran bantuan sosial diharapkan dapat berjalan lebih tepat, efektif, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Sumber: Humas Sukagumiwang
Andika

Pemkab Indramayu Rekonstruksi Jalan Sukaperna–Rancajawat, Perbaiki Akses Warga Tukdana

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai melakukan rekonstruksi ruas jalan Sukaperna–Rancajawat di Kecamatan Tukdana. Perbaikan ini dilakukan untuk mengatasi kerusakan jalan yang cukup parah di sepanjang jalur tersebut,” sejak Minggu (19/4/2026).

Ruas jalan dengan panjang sekitar 5,8 kilometer itu sebelumnya mengalami kerusakan akibat dampak aktivitas proyek yang dijalankan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) serta kegiatan operasional Pertamina di wilayah setempat.

Pelaksanaan rekonstruksi jalan merupakan hasil kesepakatan bersama yang difasilitasi oleh pemerintah kecamatan. Dalam kesepakatan tersebut, proses pembangunan dilakukan secara kolaboratif antara Dinas PUPR, BBWS, dan Pertamina sebagai bentuk tanggung jawab bersama terhadap infrastruktur yang terdampak.

Saat ini, pekerjaan konstruksi telah dimulai dari wilayah Sukaperna dan akan dilanjutkan secara bertahap hingga Desa Rancajawat hingga mencakup seluruh panjang jalan yang direncanakan.

Melalui proyek ini, pemerintah daerah berharap kondisi jalan dapat kembali optimal sehingga mampu menunjang kelancaran mobilitas masyarakat, sekaligus mendorong aktivitas perekonomian warga di Kecamatan Tukdana dan sekitarnya.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Monitoring Kebersihan Lingkungan, Kecamatan Sukagumiwang Tertibkan Sampah di Blok Plumbon

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang terus menggencarkan upaya menjaga kebersihan lingkungan melalui kegiatan monitoring pembersihan sampah di wilayah Desa Sukagumiwang, tepatnya di Blok Plumbon. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang baik,” Sabtu (18/4/2026).

Monitoring dilakukan oleh tim kecamatan yang dipimpin melalui Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum), Dedi Nurhadi, mewakili Camat Sukagumiwang Moh. Mulya Setiawan S.STP. Dalam pelaksanaannya, tim turun langsung ke lokasi untuk memantau kondisi lapangan sekaligus memberikan pembinaan kepada masyarakat. Kegiatan ini juga melibatkan jajaran Pemerintah Desa Sukagumiwang yang turut berperan aktif.

Fokus monitoring mencakup kondisi kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah rumah tangga, hingga penanganan titik-titik penumpukan sampah yang berpotensi menimbulkan pencemaran dan gangguan kesehatan. Selain itu, petugas juga berdialog dengan warga untuk menggali berbagai kendala yang dihadapi dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Dedi Nurhadi menegaskan, kegiatan ini tidak hanya bersifat pengawasan, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat agar semakin peduli terhadap lingkungan sekitar. Ia menekankan bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Lingkungan yang bersih mencerminkan kualitas hidup masyarakat sekaligus berpengaruh terhadap kesehatan dan kenyamanan bersama. Karena itu, kami mengajak warga untuk tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Desa Sukagumiwang menyatakan dukungannya terhadap kegiatan tersebut dan berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pihak kecamatan dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Kegiatan monitoring ini berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Ke depan, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berencana melaksanakan kegiatan serupa secara berkala di berbagai wilayah sebagai upaya memperkuat program kebersihan dan ketertiban lingkungan.

Melalui langkah ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di wilayah Sukagumiwang.

Sumber: Humas Sukagumiwang
Andika

Kolaborasi Pemcam, TNI, dan Relawan Bersihkan Tumpukan Sampah di TPS Pasir Angin Cikedung

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Permasalahan penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Pasir Angin, Desa Cikedung, Kecamatan Cikedung, akhirnya ditangani melalui aksi gotong royong lintas unsur pada Rabu (15/04/2026).

Kegiatan bersih-bersih tersebut melibatkan Pemerintah Kecamatan Cikedung, personel Koramil setempat, serta Relawan Revolusi Cikedung. Aksi ini merupakan tindak lanjut dari imbauan Camat Cikedung, Dadang Supriatna, yang menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Menurut Dadang, persoalan kebersihan tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, stakeholder, hingga masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.

Gerakan ini pun mendapat dukungan penuh Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dari unsur TNI serta Relawan Revolusi. Kolaborasi tersebut dinilai sebagai contoh nyata kerja bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman bagi masyarakat.

“Dalam melayani masyarakat, kita tidak bisa berjalan sendiri. Semua unsur harus terlibat aktif dalam proses pembangunan, termasuk upaya membersihkan sampah,” ujar Dadang.

Ketua Relawan Revolusi Cikedung, Zeny C., turut mengapresiasi langkah pemerintah kecamatan yang merangkul berbagai pihak. Ia menegaskan, persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan keterlibatan semua elemen masyarakat.

Selain melakukan pengangkutan sampah, petugas juga melakukan koordinasi terkait pengelolaan air serta dampak lingkungan di sekitar TPS agar kondisi pasca pembersihan tetap terjaga.

Kini, kondisi TPS Pasir Angin yang sebelumnya memprihatinkan mulai tertata kembali. Pemerintah Kecamatan Cikedung berharap gerakan ini dapat berkelanjutan dan mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Melalui sinergi pemerintah, TNI, dan organisasi masyarakat, optimisme terciptanya lingkungan yang sehat dan asri di wilayah Cikedung kembali menguat.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Menkop Tinjau Pesisir Indramayu, Siapkan Kawasan Industri Perikanan Berbasis Koperasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah terus memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal. Komitmen tersebut terlihat dalam kunjungan kerja Menteri Koperasi RI, Ferry Joko Juliantono, ke Kabupaten Indramayu, Kamis (16/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Menkop didampingi Wakil Bupati Indramayu Syaefudin meninjau sejumlah lahan pesisir yang dinilai strategis untuk pengembangan kawasan industri perikanan terintegrasi berbasis koperasi. Lokasi yang disambangi meliputi Desa Parean Girang dan Desa Eretan Kulon di Kecamatan Kandanghaur.

Ferry menjelaskan, lahan yang dikaji memiliki luas bervariasi antara 20 hingga 60 hektare dan direncanakan menjadi kawasan industri perikanan terpadu lengkap dengan fasilitas pendukung. Menurutnya, pengembangan ini juga akan disinergikan dengan program Kampung Nelayan Merah Putih serta berbagai program lain guna memperkuat sektor perikanan di Indramayu.

Selain itu, pemerintah berencana membangun tiga hingga empat titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) yang dilengkapi fasilitas cold storage untuk menunjang aktivitas nelayan.

Terkait pendanaan, Ferry menyebut skema pembiayaan akan melibatkan koperasi dengan dukungan Badan Layanan Umum, yakni Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

Sementara itu, Wakil Bupati Indramayu Syaefudin menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung rencana tersebut. Ia menambahkan, pemerintah daerah akan melakukan peninjauan lanjutan guna memastikan sinkronisasi program dengan fokus utama pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan.

Peninjauan ini menjadi langkah konkret kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong transformasi ekonomi berbasis sektor perikanan di Indramayu.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Camat Sukagumiwang Jadi Pembina Upacara di MTsN 13 Indramayu, Apresiasi Siswa Peraih Emas OSANTARA

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan bertindak sebagai pembina upacara bendera di MTsN 13 Indramayu. Upacara berlangsung khidmat dan diikuti seluruh dewan guru, staf, serta siswa,” Senin (13/4/2026).

Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat belajar sejak dini sebagai bekal meraih prestasi dan menghadapi tantangan masa depan. Para siswa juga diajak terus mengembangkan potensi, baik akademik maupun non-akademik, demi mengharumkan nama sekolah dan daerah.

“Prestasi tidak datang secara instan, tetapi melalui proses panjang yang membutuhkan kerja keras, doa, dan dukungan dari berbagai pihak. Jadikan momentum ini sebagai motivasi untuk terus berprestasi,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Camat Sukagumiwang menyerahkan piagam penghargaan kepada siswa berprestasi, Faqih Rizqi Habibi, atas keberhasilannya meraih medali emas bidang IPA pada Olimpiade Sains Nusantara tingkat nasional tahun 2026 yang digelar 5 April 2026.

Penyerahan penghargaan menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras siswa dalam mengukir prestasi nasional sekaligus motivasi bagi siswa lainnya untuk berinovasi dan berkompetisi secara sehat.

Kepala sekolah turut menyampaikan apresiasi atas perhatian Camat Sukagumiwang terhadap dunia pendidikan. Kegiatan ditutup dengan doa bersama, dengan harapan sinergi antara pemerintah kecamatan dan lembaga pendidikan terus terjalin guna mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Camat Sukagumiwang Hadiri Pasar Murah Inflasi, Rumbah MIGUYU Jadi Daya Tarik Produk Lokal

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan menghadiri kegiatan Pasar Murah Inflasi yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Indramayu di halaman Dinas Koperasi Perdagangan dan Industri Kabupaten Indramayu. Ia hadir didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Sukagumiwang Ny. dr. Mentari Mulya Setiawan beserta jajaran TP PKK,” Senin (13/4/2026).

Program pasar murah yang berlangsung selama 13–16 April 2026 ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi, khususnya pada sektor kebutuhan pokok masyarakat. Kegiatan terbuka untuk umum dengan menyediakan berbagai komoditas penting dengan harga lebih terjangkau dibanding harga pasar.

Mengusung tema “Bela Beli Produk Indramayu dalam Bulan Bangga Buatan Indramayu”, kegiatan ini tidak hanya bertujuan menstabilkan harga, tetapi juga mendorong konsumsi produk lokal guna memperkuat perekonomian daerah.

Bupati Indramayu Lucky Hakim melalui Sekretaris Daerah Aep Surahman menegaskan pasar murah merupakan langkah konkret menjaga kestabilan harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok.

“Melalui kegiatan ini, pemerintah berupaya menekan laju inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat serta mendorong penggunaan produk lokal,” ujarnya.

Beragam kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan komoditas strategis lainnya disediakan dalam kegiatan ini. Produk UMKM lokal juga dipasarkan sebagai bagian dari pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Indramayu.

Dalam kesempatan tersebut, TP PKK Kecamatan Sukagumiwang turut menghadirkan kuliner khas bertajuk Rumbah MIGUYU, yang menjadi daya tarik pengunjung. Menu tradisional ini terdiri dari sambal kacang, aneka sayuran segar, lontong, serta kerupuk, yang mencerminkan kekayaan kuliner lokal dan potensi ekonomi kreatif masyarakat.

Mohamad Mulya Setiawan menyampaikan, kehadiran TP PKK menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah daerah sekaligus pemberdayaan ekonomi keluarga melalui sektor kuliner lokal. Ia menilai pasar murah memberi dampak langsung bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak hari pertama. Warga dari berbagai wilayah memadati lokasi untuk berbelanja kebutuhan pokok sekaligus menikmati sajian kuliner lokal. Pemerintah berharap kegiatan ini mampu menjaga stabilitas harga, memperkuat ekonomi lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Sumber : Humas Sukagumiwang
Andika