Sah, Ady Setiawan Maju Sebagai Bakal Calon Wabup Indramayu dari PKB

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Ramainya pemberitaan Ady Setiawan alias Bakul Banyu yang disebut salah satu Bakal Calon Wakil Bupati Indramayu Jawa Barat akan maju di Pilkada serentak Indramayu 2024, menuai dukungan dari kalangan Nahdiyin. 

Ady Setiawan resmi mendaftar di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), termasuk ia juga salah satu kader PKB yang sudah tercatat di DPP dengan Nomor KTA : 33.74.03.1008.000016 berbarkot. 

Ady Setiawan membenarkan bahwa dirinya maju sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Indramayu karena sebagai kader PKB dan Kader NU tulen yang direstui para Kiai.

Diakuinya, sebagai kader NU dirinya mendapat amanah untuk menggunakan hak politiknya hingga Ady resmi mendaftar ke PKB dan tercatat sebagai salah satu kandidat yang kini namanya pun makin melejit. 

“Alhamdulillah amanah para Kiai NU yang meminta saya menggunakan hak politiknya, sekarang sudah resmi saya daftar ke PKB untuk maju di Pilkada Indramayu, ” ujar Ady Setiawan, Rabu (31/7/2024).

“Ya saya juga bagaimana para Kiai, jika saya harus mencalonkan di Kota Semarang saya akan manut. Namun sebaliknya juga jika para Kiai NU meminta saya untuk mencalonkan di Kabupaten Indramayu mendampihgi Bupati Petahana maka saya siap lahir bathin. Samikna Waathokna, ” tambahnya. 

Ady Setiawan yang kini masih menjabat sebagai Direktur Utama Perumdam Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu, menyatakan siap jika DPP PKB belum memberikan kesempatan menjadi calon dimanapun, dirinya tetap melanjutkan pengabdian  sebagai Dirut PDAM Indramayu. 

“Kalau memang DPP PKB belum memberikan kesempatan kepada saya untuk maju di Pilkada Indramayu 2024, maka saya pun siap sebagai Dirut PDAM Indramayu, ” ungkapnya. 

Dirinya berharap untuk menjaga persatuan dan kesatuan, tidak perlu saling menghujat dan merendahkan.

“Ini negara NKRI , siapapun bakal calon memiliki kesempatan yang sama, meskipun bukan putra daerah. Nah tinggal takdir di catatan Lauhul Mahfudz seperti apa, manusia berikhtiar, hasil adalah Qodlo dan Qodar Allah,” ucap Pak De Air. 

Dikatakannya juga bahwa pilitik itu dinamis , kandidat mengeluarkan strategi dan siasat masing masing  Siapapun pemenangnya harus ngayomi, ngopeni dan bikin masyarakat bahagia. 

Ady setiawan yang tersorot sebagai kader NU yang komitemen dan loyalitas tinggi baik di Semarang maupun di Kabupaten Indramayu, akan patuh pada amanah para Kiai. 

Sebagai keturunan warga Nahdiyin, proses pencalonan Ady Setiawan telah ditempuh hingga Uji Kompetensi dan Kepatutan pun sudah diikutinya di PKB. 

“Insya Allah niat saya ini amanah, semua proses sudah saya tempuh. Tinggal menunggu keputusan DPP PKB saja, “kata Ady Setiawan.

Reporter  : Slamet H

Redaktur  : Dewi

1463 Orang Ikuti Pendaftaran Sertifikat Pembinaan K3, Ada Peran Pemerintah Lewat Dana APBD

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Ribuan masyarakat antusias mengikuti Sertifikasi Pembinaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), yang diselenggarakan oleh UPTD Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja Indramayu (BLK DISNAKER).Senin (3/6/2024).

Kepala UPTD BLK Disnaker Indramayu, Sukirman mengatakan, total pendaftar Sertifikas Pembinaan K3 seluruhnya berjumlah 1463 orang.

“Ribuan pendaftar itu terbagi menjadi beberapa bidang, diantaranya 542 orang pendaftar Ahli K3 umum, 560 orang safetyman, 155 orang Operator Crane, 94 orang Operator Rigger, dan 102 orang Operator K3 Listrik,” kata Sukirman, dalam kegiatan Pembukaan Sertifikasi Pembinaan K3, beberapa waktu lalu.

Ia juga memaparkan, dari 1463 pendaftar tersebut, diterima 78 orang diantaranya 20 Safetyman, 16 Ahli K3 umum, 16 Operator Rigger, 10 Operator Crane, dan terakhir 16 orang K3 Listrik.

Sementara itu, Bupati Indramayu Nina Agustina melalui Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kabupaten Indramayu, Nonon Citra Wulandari menyampaikan, bahwa terselenggaranya Pembinaan Sertifikasi K3 ini tidak lepas dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indramayu.

“Selain dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Kementerian Ketenagakerjaan, kegiatan Sertifikasi Pembinaan di UPTD BLK Disnaker Indramayu ini juga tidak lepas dari APBD Kabupaten Indramayu,” ucap Nonon.

Diketahui, Kegiatan yang dimulai sejak 13 Mei ini selesai pada 30 Mei 2024.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kelangkaan Minyak Goreng Terus Terjadi, Pemkab Indramayu Gelar Operasi Pasar

Kelangkaan Minyak Goreng Terus Terjadi, Pemkab Indramayu Gelar Operasi Pasar

INDRAMAYU.radar informasi.com –
Kelangkaan minyak goreng terus terjadi di sejumlah pasar tradisional maupun modern, minyak goreng seakan menghilang dari pasaran. Kalaupun ada, harganya masih sangat mahal dibanding harga yang dipatok oleh Pemerintah pusat dengan kebijakan minyak goreng satu harga. Akibatnya tidak sedikit masyarakat Indramayu mengeluh terkait kelangkaan dan mahalnya harga minyak goreng.

Menyikapi persoalan yang terus berlarut, Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu dibantu dengan anggota Polri dan TNI mengadakan operasi pasar di pasar daerah Kabupaten Indramayu, Rabu (16/2/2022).

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Indramayu Rosidah menjelaskan, Operasi pasar dilakukan bertujuan membantu masyarakat terkait kelangkaan minyak dan naiknya harga Crude Palm Oil (CPO) dan minyak goreng di pasaran.

“Kegiatan operasi pasar minyak goreng untuk masyakarat dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM ) di pasar daerah Kabupaten Indramayu,” katanya.

Rosidah menjelaskan, dalam operasi pasar ini sebanyak 1.200 kemasan minyak goreng atau 1 liter dijual dengan harga Rp.14.000 /liter, untuk masyarakat umum dan pelaku UMKM di Indramayu. Operasi pasar akan kembali digelar untuk sejumlah pasar di Kota Mangga beberapa hari kedepan.

“Masyarakat dibolehkan untuk membeli maksimal 2 bungkus atau 2 liter minyak goreng kemasan dengan harga Rp14.000 /liter. Ketentuan masyarakat membeli minyak dengan harga tersebut sesuai petunjuk dari Bulog pada saat Briefing pagi di ruangan Kepala Pasar Indramayu, bersama SKPD terkait,” terangnya.

Operasi pasar dilakukan dengan menerapkan Protokol kesehatan (Prokes) yang ketat untuk meminimalisir terjadinya kerumunan masyarakat demi terhindar dari paparan Covid-19.

Reporter : Slamet Hidayat
Redaktur : Dewi Pelangi

Pemkab Indramayu Terima Kunjungan Tim Pakar Satgas Covid-19 Nasional

Pemkab Indramayu Terima Kunjungan Tim Pakar Satgas Covid-19 Nasional

INDRAMAYU.radar.informasi.com – Bupati Indramayu, Nina Agustina menerima kunjungan Tim Pakar Satgas Covid-19 Nasional, Dr. dra. Ivan Elisabeth Purba, MKes dan Swastiningsih, SE., MSi., di Ruang Pendopo Indramayu, Senin, (10/05/2021).

Dalam kegiatan tersebut, Tim Pakar telah melakukan pendampingan penanganan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Indramayu yang saat ini masih berwarna orange secara umum.

Rombongan selanjutnya melakukan peninjauan di Sekretariat Covid-19 Kabupaten Indramayu, memantau grafik perkembangan sebaran angka Covid-19 di 31 Kecamatan dan selanjutnya rombongan mengunjungi Posko PPKM Mikro di Desa Kenanga Blok Dukuh Kerupuk, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu dan ke Posko PPKM Desa Juntiweden, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, turut hadir juga Ketua TP.PKK Indramayu Setyowati Anggraini Saputro dan jajaran Forkopimcam.

Bupati Indramayu, Nina Agustina menyambut baik kunjungan Tim Pakar Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Tingkat Nasional di wilayahnya yang memantau upaya – upaya penanganan yang telah dilakukan Pemkab Indramayu dalam rangka percepatan penanganan dan penurunan angka jumlah positif Covid-19.

Dikatakan Bupati Nina, program Pemkab Indramayu sudah diselaraskan dengan program pusat maupun provinsi. Kebijakan yang dilakukan juga menyesuaikan dengan kondisi daerah serta melalui keputusan maupun surat edaran yang telah dikeluarkan.

“Covid-19 masih menjadi fokus bersama dan masih diperlukan upaya – upaya penanganan dari semua pihak. Dalam penanganan juga harus bersinergi dengan pihak – pihak terkait. Kabupaten Indramayu selalu mengikuti dan menjalankan instruksi dari pusat,” terangnya

Sementara itu, Tim Pakar Satgas Covid Nasional, Elisabeth Purba mengungkapkan, kunjungan ke kabupaten/kota di wilayah Jawa – Bali dimaksudkan untuk penguatan, pendampingan pendirian posko. Berdasarkan hasil kunjungan di wilayah lain, masih banyak wilayah – wilayah yang belum aware terkait posko penyekatan.

“Tolong diperhatikan tentang protokol kesehatan karena sudah ada covid varian baru yang sudah masuk di Indonesia, terutama di Jakarta yang masuk dari India dan Afrika. Masker 4 jam sekali harusnya ganti,” ungkapnya

Ia menegaskan, penanganan di level terkecil melalui PPKM Mikro adalah hal yang paling tepat guna memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar dapat memutus mata rantai penyebaran.

“Termasuk peran serta media juga turut membantu pemerintah dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat,” tutupnya.

Reporter : Selamet H
Redaktur : Dewi Pelangi