Puluhan Warga Eretan Kulon Datangi Dinsos Indramayu, Tuntut Keadilan Relokasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Puluhan warga Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, menggelar aksi protes di Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Indramayu, Mereka menuntut kejelasan dan keadilan terkait data penerima bantuan relokasi program Kampung Nelayan Sejahtera, Senin (23/12/24).

Salah satu warga, Warsana, mengungkapkan bahwa dirinya bersama 30 warga lain merasa tidak mendapat keadilan. Rumah mereka yang rusak akibat banjir rob tidak masuk daftar penerima bantuan relokasi. Sebaliknya, ada penerima bantuan yang rumahnya tidak terdampak justru terdaftar.

“Kami hanya meminta keadilan. Banyak warga yang rumahnya rusak malah tidak masuk daftar relokasi. Sedangkan, ada yang rumahnya tidak terdampak justru mendapat bantuan,” tegas Warsana. Ia juga menyebutkan terdapat 28 rumah di Blok Kebon I RT 02 RW 06 yang rusak parah akibat rob namun tidak terdaftar dalam program relokasi. Kondisi serupa juga dialami warga di RT 01 RW 01, RT 04 RW 01, dan RT 03 RW 02.

Masyarakat meminta pemerintah melakukan verifikasi ulang data penerima bantuan agar lebih transparan dan adil. “Kalau kami memang terdampak, kenapa hak kami tidak diberikan? Kami ingin kejelasan dan transparansi,” tambah Warsana.

Menanggapi hal tersebut, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Endang Ismiati, menjelaskan bahwa penerima bantuan relokasi telah didata sejak 2022 dan prosesnya melalui verifikasi ketat, termasuk oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Salah satu syarat utama adalah masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Sebagian besar warga yang protes ternyata tidak masuk dalam DTKS, sehingga tidak memenuhi kriteria penerima bantuan,” jelas Endang. Ia juga menyebutkan bahwa proses penetapan penerima sudah melalui assessment berkali-kali sejak 2022.

Hingga berita ini diturunkan, Dinas Sosial belum memberikan tanggapan resmi mengenai kemungkinan verifikasi ulang data penerima bantuan seperti yang diminta warga. Namun, pihaknya memastikan semua proses sudah dilakukan sesuai aturan.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Peringati Hari AIDS Sedunia, Nina Agustina: Kasus Harus Terus Turun Setiap Tahun

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Peringatan Hari AIDS Sedunia tingkat Kabupaten Indramayu tahun 2024 dijadikan momentum penting untuk menurunkan angka kasus HIV/AIDS. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina, dalam acara yang digelar di halaman Gedung Landraad Alun-Alun Puspawangi, Rabu (11/12/2024).

Dalam sambutannya, Bupati Nina menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menangani dan menekan penyebaran HIV/AIDS di Indramayu. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melindungi Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) dari diskriminasi dan stigma sosial.

“Saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama memberikan perlindungan kepada penderita HIV/AIDS. Kita harus menghentikan stigma dan diskriminasi yang masih kerap terjadi di masyarakat,” kata Bupati Nina.

Peringatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Bapel Gold Indramayu ini juga menjadi wadah kampanye pencegahan dan penanganan HIV/AIDS. Ketua Yayasan, Lintang Nurbaya, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Bupati Nina dan Pemerintah Kabupaten Indramayu atas perhatian khusus terhadap para relawan, ODHA, dan anak-anak dengan kebutuhan khusus.

“Kami berterima kasih kepada Ibu Bupati dan seluruh pihak yang telah mendukung upaya kami. Ini adalah langkah penting untuk memberikan kesetaraan sosial bagi ODHA,” ujar Lintang.

Acara ini diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap HIV/AIDS serta perlunya sinergi berbagai pihak untuk menekan penyebarannya. Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen untuk menjadikan peringatan ini sebagai langkah awal menurunkan kasus HIV/AIDS secara berkelanjutan.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Nina Agustina Berikan Penghargaan kepada 15 Inovator Terbaik Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sebanyak 15 inovator terbaik menerima penghargaan dalam Gebyar Kompetisi Inovasi Daerah 2024 yang digelar di Pendopo Indramayu, Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Bupati Indramayu Nina Agustina sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam memajukan daerah, Rabu (11/12/24).

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Bappeda Litbang Kabupaten Indramayu ini melibatkan tim juri dari BRIN, BP2D, dan akademisi. Para inovator dinilai berdasarkan dua kategori, yakni implementasi dan inisiasi, dengan hasil pemenang ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Indramayu Nomor: 100.3.3.2/Kep.325/BappedaLitbang/2024.

“Indramayu memiliki potensi besar untuk terus maju melalui inovasi. Saya berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi para inovator untuk terus berkontribusi nyata,” kata Bupati Nina Agustina.

Kompetisi Inovasi Daerah 2024, yang digelar di penghujung tahun ini, bertujuan melahirkan ide-ide kreatif yang dapat diimplementasikan demi kesejahteraan masyarakat. Kepala Bappeda Litbang Indramayu menambahkan bahwa inovasi-inovasi ini akan mendukung program-program prioritas pembangunan daerah.

Dengan dukungan pemerintah dan semangat masyarakat, Indramayu diharapkan terus berkembang sebagai daerah yang inovatif dan berdaya saing.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Polres Indramayu Kawal Aksi Damai Buruh Migas Tuntut Kenaikan UMK 2025

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Polres Indramayu mengerahkan 332 personel untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh kelompok Gas Bumi Federasi Serikat Buruh (FSB) Migas KASBI di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu, Rabu (11/12/2024).

Pengamanan ini juga didukung oleh unsur bantuan dari Kodim 0616/Indramayu dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indramayu.

Aksi unjuk rasa tersebut membawa sejumlah tuntutan, di antaranya :

1. Kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Indramayu tahun 2025 sebesar 20%-30%.

2. Penetapan upah sektor migas di Indramayu dengan kenaikan 25%.

3. Penolakan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% dan pencabutan program Tabungan Perumahan Rakyat (TAPERA).

Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo, melalui Kasi Humas Polres Indramayu, Iptu Junata, menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis untuk memastikan aksi berjalan aman dan tertib.

Pengamanan dilakukan untuk menjaga ketertiban selama unjuk rasa berlangsung serta memastikan hak masyarakat lainnya tetap terpenuhi.

“Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan koordinasi dengan pihak pengunjuk rasa,” jelas Iptu Junata.

Ia menambahkan bahwa sinergitas antara Polri, TNI, dan Satpol PP sangat membantu dalam menciptakan suasana kondusif selama kegiatan berlangsung.

“Kegiatan pengamanan unjuk rasa selesai dengan aman dan kondusif. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama menjaga ketertiban selama berlangsungnya aksi,” tutup Iptu Junata.

Reporter : Slamet H
Redaktur : Rizal

Komitmen Bersama untuk Program Efektif dan Transparan Di Hari Jadi Selendang Puan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam sarasehan bertema “Meneropong Indramayu dalam Perspektif Perempuan: Suarane Reang” yang digelar di aula Universitas Wiralodra, Jl. Ir. H. Juanda KM 3, Kelurahan Karanganyar, Bupati Indramayu terpilih Lucky Hakim menegaskan komitmennya untuk memperkuat layanan publik dan membuka ruang partisipasi masyarakat. Acara ini sekaligus menjadi momentum peringatan Hari Ulang Tahun Yayasan Selendang Puan dan penyerahan sertifikat pendidikan politik, Senin (9/12).

Dalam sambutannya, Lucky Hakim mengungkapkan pentingnya komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat untuk memastikan program-program yang telah dirancang dapat berjalan optimal. Ia juga menyoroti peran perempuan dalam pembangunan daerah melalui perspektif yang lebih inklusif.

“Harapan saya, komunikasi ini tidak hanya terjalin saat acara seperti ini, tetapi terus berlanjut. Masyarakat berhak mengawal dan mengingatkan jika ada yang kurang tepat dalam pelaksanaan program pemerintah,” ujar Lucky.

Evaluasi Layanan Publik

Lucky menekankan bahwa sejumlah program strategis perlu dievaluasi, khususnya di sektor kesehatan, pendidikan, dan perizinan. Ia mengakui adanya keluhan masyarakat terkait layanan BPJS yang dinilai kurang memadai.

“Kita akan evaluasi, apakah pelayanan di puskesmas dan rumah sakit sudah sesuai standar. Kalau belum, perlu langkah tegas, termasuk audit terhadap direktur rumah sakit. Ini bukan soal suka atau tidak suka, tapi soal profesionalisme,” tegasnya.

Di bidang pendidikan, Lucky menyoroti pentingnya kesejahteraan guru serta penghapusan pungutan liar yang merugikan tenaga pendidik. Ia menambahkan bahwa pemerintahannya akan memastikan tidak ada potongan honor bagi guru honorer dan akan menindak tegas pelanggaran yang ditemukan.

Perizinan dan Transparansi

Terkait masalah perizinan, Lucky menggarisbawahi perlunya reformasi birokrasi untuk menghindari praktik korupsi. “Kita tidak ingin ada lagi cerita ‘wani piro’. Semua harus transparan dan akuntabel. Kalau ada kendala seperti sistem mati atau teknis lainnya, segera kita atasi,” katanya.

Lucky juga menyinggung pengelolaan PDAM yang menjadi salah satu sorotan masyarakat. Ia memastikan akan melakukan audit terhadap penggunaan anggaran untuk memastikan pelayanan air bersih dapat dinikmati seluruh warga.

Fokus Pada Profesionalisme

Sebagai langkah awal, Lucky akan memprioritaskan pengisian jabatan strategis dengan figur profesional, bukan pelaksana tugas (PLT). “PLT itu kewenangannya terbatas, sehingga program besar sulit dijalankan. Kita butuh orang yang kompeten dan mampu bekerja secara penuh,” paparnya.

Sarasehan yang dihadiri oleh akademisi, siswa, dan tokoh masyarakat ini juga menjadi ajang diskusi mengenai peran perempuan dalam pembangunan daerah. Lucky berharap hasil dari kegiatan ini dapat menjadi masukan berharga bagi pemerintahannya dalam menyusun kebijakan yang lebih inklusif dan berdampak nyata.

“Saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawal program ini. Tidak cukup hanya didoakan, tapi juga diawasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkas Lucky.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Festival Mangga dan Riksa Budaya Jawa Barat, Indramayu Tampilkan Kekayaan Seni dan Budaya Lokal

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Alun-alun Puspawangi Indramayu menjadi pusat perhatian masyarakat pada acara Festival Mangga dan Riksa Budaya Jawa Barat. Berbagai pertunjukan seni dan budaya ditampilkan untuk mempromosikan kekayaan tradisi lokal Indramayu, mulai dari Tari Topeng Kelana, Kuda Lumping, hingga musik Tarling dan Gong Renteng. Senin (2/12)

Nok dan Nang Kabupaten Indramayu, Egisti dan Lutfi, hadir sebagai perwakilan duta budaya daerah dalam acara tersebut. Keduanya memberikan pandangan terkait pentingnya pelestarian budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

“Melihat anak-anak muda yang antusias belajar budaya sangat membanggakan. Ini menunjukkan bahwa semangat melestarikan tradisi masih kuat di generasi muda, meskipun mereka hidup di era digital,” ujar Lutfi.

Ia menambahkan bahwa budaya Indramayu, termasuk bahasa Krama Indramayu, merupakan kekayaan yang harus dijaga. “Walaupun kita berbeda dari mayoritas Jawa Barat yang berbahasa Sunda, kita tetap harus bangga menggunakan bahasa Indramayu. Ini adalah identitas kita,” katanya.

Egisti, yang juga akan mewakili Indramayu di ajang Mojang Jejaka Jawa Barat, meminta doa dan dukungan dari masyarakat. “Saya Lina Egisti, perwakilan dari Nok Dramayu 2023, meminta doa dan dukungan dari Bapak-Ibu, teman-teman, dan rekan-rekan semua dalam kompetisi Mojang Jejaka Jawa Barat yang akan diadakan bulan ini. Saya akan maju bersama Kang Wahyu Harjo, yang hari ini berhalangan hadir. Insya Allah kami sudah mempersiapkan semuanya, dari materi hingga ujung kabisa. Kami mohon doa agar dapat mengharumkan nama Indramayu,” ujar Egisti.

Acara ini juga menjadi ajang pengenalan ikon lokal seperti batik complongan, yang pernah dikenakan Presiden Joko Widodo. Selain itu, kegiatan ini turut melibatkan teman-teman difabel dalam pertunjukan seni, sebagai bukti inklusivitas budaya Indramayu.

“Harapan kami, generasi muda dapat terus belajar dan berkolaborasi untuk melestarikan budaya lokal. Jangan malu untuk mengenal lebih dalam budaya kita sendiri,” tutup Lutfi.

Festival Mangga dan Riksa Budaya menjadi bukti bahwa Indramayu tidak hanya kaya akan hasil alam seperti mangga, tetapi juga memiliki warisan seni dan budaya yang tak ternilai.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Pemerintah Kabupaten Indramayu Distribusikan Bantuan Pangan ke Ratusan Warga

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan, Pemerintah Kabupaten Indramayu, bekerja sama dengan Bulog, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat, serta Pos Indonesia, melaksanakan pendistribusian Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (BP-CBP) 2024. Program ini bertujuan untuk menekan laju inflasi dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, yang dilaksanakan di Kantor Kelurahan Kepandean, Kecamatan Indramayu, Selasa (15/10/2024).

Sebanyak 264 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dengan kategori ekonomi rentan, menjadi sasaran utama pendistribusian beras tersebut. Pjs. Bupati Indramayu, Dr. H. Dedi Taufik, M.Si, turut hadir dalam acara ini. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata pemerintah untuk mengurangi dampak inflasi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban kebutuhan pangan sehari-hari warga,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pjs. Bupati menjelaskan bahwa program pendistribusian beras ini merupakan bagian dari program nasional yang dirancang untuk membantu masyarakat dalam situasi ekonomi yang menantang. Ia juga memastikan bahwa program bantuan ini akan berlanjut hingga semua warga yang memenuhi syarat mendapatkan haknya, dengan harapan program ini dapat memperkuat ketahanan pangan masyarakat ke depannya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Dirgahayu Indramayu Ke 497 : Semakin Melesat Menuju Proteksi Kesehatan Masyarakat, Ketahanan Pangan Hingga Industrial

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Saat ini Kabupaten Indramayu genap berusia 497 tahun. Berhitung angka, hampir lima abad dimana Raden Bagus Wiralodra menapakan jejak peradabannya di tatar pesisir sisi sungai Cimanuk, Minggu (6/10/2024).

Tapakan di pesisir utama Jawa ini sudah banyak dikenal orang sejak 500 tahun yang lalu. Catatan jalur rempah banyak menyebut Chiamo, Dermayu dan Indermajoe sebagai penghasil beras dan garam pada masa Hindu Budha hingga masa kolonial.

Diusianya yang ke 497, Indramayu tak mau kalah dengan daerah daerah lain. Keinginan untuk sepadan dan maju ditorehkan oleh Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina yang saat ini kembali maju mencalonkan diri sebagai bupati untuk periode lima tahun ke depan.

Program proteksi kesehatan untuk seluruh masyarakat Indramayu yang digelontorkan melalui anggaran APBD Kabupaten Indramayu sebesar Rp 89 milyar, merupakan upaya Hj Nina Agustina untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat di bidang kesehatan.

Program layanan kesehatan gratis ini berlaku untuk semua masyarakat yang ber KTP Kabupaten Indramayu tanpa terkecuali. Universal Health Coverage (UHC), merupakan Program kebijakan Hj. Nina Agustina terkait Pemberian Bantuan Iuran atau Premi asuransi BPJS kepada masyarakat untuk menjadi peserta BPJS kelas 3.

Proteksi kesehatan kepada masyarakat ini belum semua kabupaten/ kota di negeri ini merogoh APBD nya untuk Program yang dibutuhkan oleh semua orang ini.

“Pemkab Indramayu telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 89 Milyar dan ini semua bentuk keberpihakan saya sebagai kepala daerah dalam memproteksi masyarakat,” jelas Hj. Nina Agustina dalam wawancaranya beberapa waktu lalu.

Tidak hanya bidang kesehatan, Kabupaten Indramayu yang dikenal sebagai lumbung padi nasional dengan luasan area tanam mencapai 125.442 hektar dan tingkat produksi mencapai 1,8 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) / tahun, juga di proteksi agar lahan pertanian tidak beralih fungsi.

Pemerintah Kabupaten Indramayu menjaga lahan pertanian melalui program Lahan Sawah Dilindungi (LSD) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Dua program ini tidak lain agar lahan pertanian padi yang menjadi andalan sekaligus mata pencaharian sebagian besar masyarakat Indramayu tidak hilang seiring masuknya industrialisasi.

“Kita proteksi lahan pertanian agar tidak tergerus oleh industrialisasi yang perlahan mulai melirik Indramayu sebagai lahan utama para investor” tutur Nina.

Meski berstatus sebagai daerah pertanian, Hj Nina Agustina juga memberikan ruang bagi investor untuk menanamkan investasinya di kabupaten Indramayu. Pemkab Indramayu menyiapkan enam wilayah kawasan industri sebagai penyangga kawasan Rebana. Ke-enam wilayah tersebut meliputi kecamatan Losarang, Sukra. Balongan, Cikedung. Gantar dan Terisi.

“Kita buka peluang seluas luasnya untuk investor berinvestasi di Indramayu. Sudah kita siapkan enam titik kawasan untuk mereka berusaha. Imbasnya pada penyerapan ratusan ribu tenaga kerja lokal,” jelas Nina yang meminta anak anak muda Indramayu mulai mempersiapkan kemampuan diri.

Nina sendiri meminta generasi muda Indramayu untuk fokus dengan melesatnya Indramayu ke arah industrialisasi ini, akan menjadi peluang bagi masyarakat Indramayu untuk bekerja di tanahnya sendiri. Artinya, lanjut Nina, program ini akan membawa masyarakat Indramayu sejahtera.

“Tidak perlu lagi kerja ke daerah lain kalo di daerah kita sendiri peluang kerja itu ada. Mulai hari ini ayo asah kemampuan dan ketrampilan kita terutama anak anak muda Indramayu. Kalian pasti bisa,” kata Nina menyemangati anak anak muda Indramayu.

Dalam kesempatan lain, Nina memaparkan selama tiga setengah tahun ini sudah 88 persen infrastruktur kita perbaiki. Dari mulai jalan desa, jalan Kabupaten, jalan usaha tani, hingga kebutuhan insfratruktur lainnya. Waktu yang tidak genap lima tahun dalam membangun Indramayu ini, kata Nina menjadikan dorongan agar rakyatnya yang tersebar di 31 kecamatan dapat merasakan sentuhan pembangunan.
DIRGAHAYU INDRAMAYU-KU

Reporter : Slamet H
Redaktur : Rizal

Pemkab Indramayu Sediakan Wifi Gratis di 15 Lokasi Publik untuk Dukung Ekonomi Digital

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sebanyak 15 lokasi publik di Kabupaten Indramayu kini dilengkapi dengan fasilitas wifi gratis yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu. Inisiatif ini merupakan upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Selasa (1/10)

Pemerintah melalui Diskominfo Indramayu bekerja sama dengan Diskominfo Jawa Barat dalam penyediaan wifi gratis bernama “Jabar Juara”. Layanan ini tersedia selama 24 jam, mengingat kebutuhan internet yang semakin penting di tengah kemajuan teknologi saat ini.

Beberapa titik lokasi dengan fasilitas wifi gratis tersebut meliputi: Alun-Alun Puspawangi Indramayu, Depan Kwarcab Indramayu, Pantai Karangsong, TPI Cantigi, TPI Karangsong, Pantai Balongan Indah, Alun-Alun Anjatan, TPI Eretan Kulon, TPI Eretan Wetan, TPI Dadap, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jatibarang, Alun-Alun Haurgeulis, Halaman parkir Yayasan Da’i Bachtiar, Rest Area 130A Tol Cipali, dan Rest Area 130B Tol Cipali.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, Dadang Oce Iskandar, menjelaskan bahwa pemasangan wifi di area publik bertujuan untuk mendorong pengembangan ekonomi berbasis digital, terutama bagi pelaku UMKM, yang bisa diakses oleh seluruh masyarakat.

“Wifi gratis ini kami sediakan untuk mengembangkan perekonomian berbasis digital, yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat Indramayu,” jelas Oce pada Senin (25/3/2024).

Oce berharap fasilitas wifi gratis ini bisa dimanfaatkan secara positif dan optimal oleh masyarakat untuk mengakses informasi, memperkaya pengetahuan, dan tidak disalahgunakan.

Lebih lanjut, wifi publik ini juga diharapkan mampu menghubungkan masyarakat dengan dunia luar, sehingga perangkat smartphone tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi tetapi juga sebagai alat produktivitas yang mampu mendongkrak penghasilan.

“Mudah-mudahan fasilitas ini dapat meningkatkan literasi digital masyarakat Kabupaten Indramayu dan menggunakan internet ini secara sehat dan bijaksana,” tambah Oce.

Pada tahun 2024, direncanakan akan ada tambahan 63 titik wifi gratis di lokasi publik lainnya seperti kantor pemerintahan, stasiun transportasi, pusat layanan kesehatan, lembaga pendidikan, dan tempat wisata.

Lokasi penambahan wifi ini tersebar di beberapa kecamatan, di antaranya: 5 titik di Arahan, Balongan, 2 titik di Bangodua, 2 titik di Bongas, Cikedung, Jatibarang, 12 titik di Juntinyuat, 4 titik di Kandanghaur, 8 titik di Kedokan Bunder, 10 titik di Kertasemaya, 9 titik di Krangkeng, Kroya, 3 titik di Lelea, Pasekan, dan 3 titik di Patrol.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Warga Indramayu Bisa Berobat Hanya dengan NIK Berkat Program UHC BPJS Kesehatan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu terus memperkuat jaminan sosial kesehatan bagi warganya. Melalui program Universal Health Coverage (UHC), masyarakat yang kurang mampu kini dapat berobat hanya dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum pada KTP atau Kartu Keluarga (KK). Jumat (27/9)

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Indramayu, Dr. H. Dedi Taufik, M.Si, menjelaskan bahwa cakupan BPJS Kesehatan melalui program UHC ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Pemkab Indramayu dalam melindungi masyarakatnya.

“Ini adalah bentuk komitmen kita untuk memproteksi masyarakat bersama BPJS Kesehatan. Bagi warga yang kurang mampu, iuran BPJS mereka dibiayai oleh APBD Kabupaten Indramayu,” jelas Dedi Taufik, didampingi oleh Sekretaris Daerah Aep Surahman, pada Jumat (27/9/2024) di kantornya.

Dedi Taufik juga menambahkan, selain memperluas cakupan kepesertaan UHC, Pemkab Indramayu juga fokus pada peningkatan kepesertaan aktif, sehingga jumlah peserta terus bertambah.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cirebon, Adi Darmawan, menegaskan bahwa kolaborasi antara BPJS Kesehatan dan Pemkab Indramayu terus berlanjut sebagai upaya untuk melindungi masyarakat sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022.

“Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah bentuk asuransi sosial dengan prinsip gotong royong. Program ini tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan lintas sektor,” ungkap Adi, didampingi oleh Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Indramayu, Rahmat Ritonga.

Berdasarkan data terbaru, cakupan UHC di Kabupaten Indramayu hingga 1 September 2024 telah mencapai 99,9%. Dari jumlah penduduk sebanyak 1.933.948 jiwa (Data Kependudukan Dukcapil Semester II 2024), sebanyak 1.932.861 orang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 76,58%.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal