Sertijab Bupati-Wakil Bupati Indramayu: Komitmen Wujudkan “Indramayu Reang” 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu menggelar serah terima jabatan (sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Indramayu periode 2025-2030 di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Indramayu pada Senin (3/3/2025). Acara ini menjadi tonggak awal bagi kepemimpinan baru, seiring dengan berakhirnya masa jabatan Bupati Nina Agustina (2021-2024) dan dimulainya kepemimpinan Bupati Indramayu Lucky Hakim serta Wakil Bupati H. Syaefudin. Sabtu (8/3)

Sebelumnya, pasangan pemimpin baru ini telah resmi dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara pada 20 Februari 2025. Dalam sambutannya, Lucky Hakim dan H. Syaefudin menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Indramayu atas kepercayaan yang diberikan untuk menakhodai kabupaten ini selama lima tahun ke depan.

Mengusung visi Indramayu Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong (Indramayu Reang), mereka berkomitmen membawa perubahan positif bagi daerah.

Beberapa misi utama yang diusung meliputi :

• Penguatan nilai religius dengan menanamkan toleransi, kerukunan, dan budi pekerti dalam keberagaman.

• Peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi kerakyatan yang berkeadilan, berkelanjutan, mandiri, dan berdaya saing.

• Mewujudkan keamanan dan kenyamanan, menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan profesional.

• Menghidupkan semangat gotong royong guna mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah. 

Dalam kesempatan itu, Lucky Hakim juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Indramayu dengan semangat kebersamaan. “Melalui visi Indramayu Reang, kami berharap dukungan serta partisipasi dari semua pihak dalam mewujudkan program-program pembangunan demi kemajuan Indramayu yang lebih baik,” ujarnya.

Acara sertijab berlangsung khidmat, diawali dengan penandatanganan berita acara serta penyerahan memori kerja oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indramayu kepada Bupati Lucky Hakim. Prosesi ini disaksikan oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.

Dengan kepemimpinan baru ini, diharapkan Indramayu semakin maju, sejahtera, dan harmonis sesuai dengan visi yang telah dicanangkan.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Ditinjau Wabup Syaefudin, Masjid Islamic Center Indramayu Segera Diperbaiki

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Masjid Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu segera diperbaiki. Dibutuhkan anggaran sebesar 95 miliar untuk memperbaiki beberapa bagian gedung yang mengalami kerusakan. Rabu (5/3)

Rencana perbaikan tersebut terungkap ketika Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin melaksanakan peninjauan langsung di Masjid Islamic Center, Rabu (5/3/2025). 

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, masjid Islamic Center mengalami kerusakan diantaranya bangunan utama, 4 menara, bangunan sayap kanan dan kiri, serta selasar. Bahkan 1 menara pada tahun 2020 lalu sudah roboh bersamaan dengan datangnya hujan besar. 

Wakil Bupati Indramayu Syaefudin mengatakan, masjid yang menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Indramayu ini harus segera dilakukan perbaikan agar makin nyaman untuk digunakan. 

“Saya ditugasi oleh Bupati untuk beberes Masjid Islamic Center ini agar makin nyaman untuk digunakan beribadah. Yang rusak-rusak segera kita bereskan sembari kita siapkan dan cari anggarannya,” kata Syaefudin. 

Menurut Syaefudin, keberadaan masjid Islamic Center merupakan sangat strategis karena berada di lintasan pintu masuk Kota Indramayu. Selain dijadikan tempat ibadah, Islamic Center tersebut juga digunakan sebagai syiar islam, pendidikan, pengembangan ekonomi, dan berbagai kegiatan lainnya. 

“Kita cari sumber dananya bisa dari berbagai pihak. Dengan rencana anggaran cukup besar kita berharap tidak hanya mengandalkan dari APBD semata namun kita bisa kerja sama dengan berbagai pihak,” tegas Syaefudin. 

Sementara itu Ketua Pengelola Islamic Center, Sanusi Gofur berharap Pemkab Indramayu di bawah kepemimpinan Lucky Hakim – Syaefudin segera melakukan perbaikan masjid tersebut. 

“Kita ingin kebanggaan masyarakat Indramayu ini segera diperbaiki sehingga bisa kembali nyaman untuk beribadah,” tutup Sanusi. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Pemkab Indramayu Terus Proteksi Kesehatan Masyarakat, Siapkan 87 Miliar Untuk Program UHC

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu terus berupaya melakukan berbagai langkah dalam peningkatan serta cakupan layanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satunya mendorong keikutsertaan masyarakat dalam jaminan kesehatan sebagai bentuk proteksi kesehatan guna tercapainya Universal Health Coverage (UHC). Rabu (5/3)

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sebagai lembaga yang menyelenggarakan program jaminan sosial di Indonesia terus berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemkab Indramayu sehingga masyarakat dapat mengoptimalkan manfaat jaminan kesehatan tersebut.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Indramayu, H Syaefudin saat membuka kegiatan Sosialisasi Perjanjian Kerja Sama JKN-KIS dan Pencegahan Kecurangan Pada FKTP Wilayah Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Indramayu yang digelar  Kantor BPJS Kesehatan Cirebon di salah satu hotel di Kota Cirebon, Selasa (4/3/2025).

Disampaikan Syaefudin, pada tahun 2025 Pemkab Indramayu turut berupaya terus memproteksi masyarakat melalui jaminan kesehatan dengan mendaftarkan sebanyak 385.355 jiwa atau 19,8% dari jumlah penduduk pada tahun 2025, yang dibiayai melalui dana APBD sebesar Rp87.045.073.110.

Dia berharap adanya proteksi kesehatan tersebut menjadi dukungan pemerintah terhadap masyarakat sehingga UHC yang merupakan sistem kesehatan yang memastikan setiap warga dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif bermutu dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indramayu.

“Kami akan terus berupaya meningkatkan proteksi kesehatan ini seiring dengan bertambahnya penduduk. Karena proteksi kesehatan ini merupakan hal yang penting,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Kantor BPJS Kesehatan Cirebon, Adi Darmawan menyampaikan apresiasi atas berbagai langkah yang dilakukan Pemkab Indramayu dalam memberikan proteksi kesehatan terhadap warganya.

Adi menyebut, hingga saat ini capaian cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan program JKN untuk Kabupaten Indramayu telah mencapai 99,44% dengan tingkat keaktifan peserta 75,27% dan itu merupakan hal yang luar biasa.

Selain itu dirinya juga menyampaikan bahwa kolaborasi dan sinergi antara BPJS Kesehatan dan Pemkab Indramayu terus ditingkatkan, terbukti bahwa dalam waktu dekat BPJS Kesehatan akan membuka pelayanan Fullday Service dari senin hingga jumat dengan jam operasional dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB yang berlokasi di Mal Pelayanan Publik (MPP)

Adi mengklaim, nantinya layanan ini akan menjadi yang pertama se-Indonesia dan diharapkan hadirnya layanan ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat Kabupaten Indramayu dalam memperoleh pelayanan BPJS Kesehatan.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Baznas Indramayu Salurkan Bantuan Z-Mart dan Perkuat Pengumpulan Zakat Ramadhan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indramayu menggelar rapat koordinasi dan sosialisasi pengumpulan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) menjelang bulan Ramadhan 1446 H. Acara ini berlangsung di Kantor Baznas Indramayu, Jl. Letjen Sutejo, Kelurahan Lemahabang, Kecamatan Indramayu. Kegiatan ini juga menjadi momentum penyerahan program Z-Mart bagi 50 penerima manfaat (PM) yang tersebar di beberapa wilayah Indramayu pada Selasa (25/02/25).

Ketua Baznas Kabupaten Indramayu, Aspuri, Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa program Z-Mart merupakan bagian dari program Baznas RI yang bertujuan memberdayakan mustahik, yaitu penerima zakat, agar dapat meningkatkan taraf hidup mereka. “Program ini menyasar mustahik yang memiliki warung atau toko kecil, tetapi kekurangan modal. Dengan bantuan ini, diharapkan mereka dapat ‘naik kelas’, dari mustahik menjadi munfiq, bahkan muzaki di masa depan,” ujar Aspuri.

Menurutnya, Kabupaten Indramayu menjadi salah satu dari lima kabupaten/kota di Jawa Barat yang mendapatkan program  Z-Mart dari Baznas RI. Masing-masing penerima manfaat memperoleh bantuan barang dagangan senilai Rp4 juta, bukan dalam bentuk uang tunai. Barang tersebut dikirim langsung oleh Baznas RI melalui proses asesmen yang dilakukan oleh lembaga tersebut. Pendampingan usaha juga akan diberikan oleh pendamping yang ditunjuk oleh Baznas RI.

“Kami di Baznas Kabupaten Indramayu hanya bertugas menyeleksi penerima manfaat. Bantuan ini diharapkan dapat membantu mereka menghindari praktik pinjaman yang mencekik, seperti meminjam Rp100 ribu tetapi harus mengembalikan Rp300 ribu. Dengan program ini, usaha mereka bisa berkembang secara bersih dan sehat,” tambah Aspuri.

Selain peluncuran program Z-Mart, rapat koordinasi ini juga membahas penguatan pengumpulan zakat fitrah dan infaq menjelang Ramadhan. Aspuri menekankan pentingnya seluruh masyarakat Indramayu yang mampu untuk menunaikan zakat fitrah, termasuk untuk anak yang baru lahir. “Kami berharap zakat fitrah ini disalurkan melalui Baznas Kabupaten Indramayu agar pendistribusiannya lebih merata dan tepat sasaran,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Baznas Indramayu juga berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu. Acara dihadiri oleh Kabag Kesra sebagai perwakilan Pemda. “Setiap kegiatan Baznas selalu berkoordinasi dengan Pemda, karena kami adalah mitra pemerintah daerah. Kami berupaya mendukung visi dan program Bupati dan Wakil Bupati, terutama dalam mewujudkan Indramayu yang religius dan sejahtera,” kata Aspuri.

Program Z-Mart ini diharapkan tidak hanya memberikan modal usaha, tetapi juga mendorong penerima manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan hidup secara berkelanjutan. “Kami ingin mustahik yang dibantu hari ini kelak menjadi munfiq dan bahkan muzaki. Inilah esensi pemberdayaan yang diupayakan oleh Baznas,” pungkasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati Indramayu Resmikan Gedung UPTD Laboratorium Kesehatan Masyarakat

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina, meresmikan Gedung UPTD Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu. Acara berlangsung di Jl. MT Haryono No. 9, Penganjang, Sindang, Kabupaten Indramayu, dan dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan, kepala SKPD, kepala UPT Puskesmas se-Kabupaten Indramayu, serta tamu undangan lainnya, Jumat (14/02/25).

Dalam sambutannya, Bupati Nina Agustina menekankan pentingnya kerja sama dan kemajuan daerah. Ia mengapresiasi pembangunan yang telah dicapai selama kepemimpinannya, termasuk peresmian Labkesmas ini. Ia juga memberikan penghargaan atas kinerja Dinas Kesehatan dalam menangani pandemi COVID-19 serta berbagai program kesehatan lainnya, seperti pembangunan puskesmas dan peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat.

Bupati Indramayu juga menyoroti keberhasilan pemerintah daerah dalam menyelesaikan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang sempat tertunda selama 8-9 tahun. Selain itu, ia menegaskan bahwa selama hampir empat tahun kepemimpinannya, ia telah bekerja keras dengan penuh dedikasi. Ia pun mengingatkan pentingnya integritas dalam pemerintahan, menolak praktik jual beli jabatan, serta memastikan bahwa hukum akan menindak setiap pelanggaran.

Fokus Laboratorium dan Dukungan Pemerintah

Dalam laporannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Dr. Wawan Ridwan, menjelaskan bahwa laboratorium ini mengalami perubahan nomenklatur dari Labkesda (Laboratorium Kesehatan Daerah) menjadi Labkesmas, sesuai dengan kebijakan Kementerian Kesehatan. Labkesmas memiliki tiga fungsi utama, yaitu:

• Laboratorium Kimia Klinik – Untuk pemeriksaan darah dan urine guna mendeteksi penyakit metabolik seperti diabetes dan gangguan ginjal.

• Laboratorium Pengujian Lingkungan – Untuk memantau kualitas air secara fisika dan kimia guna memastikan lingkungan sehat.

• Laboratorium Mikrobiologi – Untuk mendeteksi bakteri dan virus penyebab penyakit menular seperti TBC, malaria, dan demam berdarah dengue (DBD).

Teknologi yang sebelumnya digunakan untuk pengujian COVID-19 kini dimanfaatkan untuk pemeriksaan penyakit lainnya, termasuk malaria. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan pelayanan kesehatan masyarakat dapat semakin meningkat, terutama dalam deteksi dini penyakit dan pengujian kualitas lingkungan.

Pendanaan dan Kontribusi PAD

Pembangunan Gedung Labkesmas ini dibiayai dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024 sebesar Rp3,5 miliar. Selain itu, Dinas Kesehatan berhasil melampaui target retribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp420 juta menjadi Rp484,2 juta. Keberhasilan ini mencerminkan efektivitas pengelolaan layanan kesehatan yang berdampak positif bagi daerah.

Bupati Indramayu berharap Labkesmas ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Ia juga mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan serta optimalisasi PAD sebagai bentuk kemandirian daerah dalam membangun sektor kesehatan.

Harapan dan Penutup

Menutup sambutannya, Bupati Indramayu mengajak seluruh pihak untuk menjaga semangat kebersamaan dalam memajukan Indramayu. Ia juga meminta maaf jika selama masa kepemimpinannya terdapat kesalahan, seraya berharap pembangunan yang telah dicapai dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Acara peresmian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Dr. Erianda, serta ditandai dengan peresmian resmi Gedung Labkesmas oleh Bupati Indramayu. Kepala Dinas Kesehatan turut menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang berkontribusi dalam pembangunan laboratorium ini. Sebagai bentuk ungkapan kebersamaan, acara juga diakhiri dengan pantun khas Indramayu.

Dengan peresmian Gedung Labkesmas ini, diharapkan Kabupaten Indramayu semakin maju dalam pelayanan kesehatan, serta semakin siap menghadapi tantangan kesehatan di masa depan.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Dukcapil Indramayu Gelar Program “Go Patas” untuk Pelayanan Administrasi Kependudukan Warga Rentan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Indramayu kembali menggelar program Dukcapil Go Patas untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) bagi masyarakat rentan. Program ini menyasar warga lansia, penyandang disabilitas, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), warga sakit, serta narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Indramayu yang belum memiliki dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga (KK) dan e-KTP. Rabu (12/2)

Pada Rabu (12/02/2025), tim Dukcapil Go Patas turun langsung ke lokasi untuk melakukan perekaman data di Kelurahan Lemah Mekar, Kecamatan Indramayu, tepatnya di Gang Dongol, RT 01 RW 08. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari tokoh masyarakat dan pengurus RT setempat. Salah satu warga penerima manfaat adalah Wartini, warga RT 01 yang kini telah mendapatkan akses perekaman e-KTP berkat program ini.

Menurut Usam, S.IP, selaku Analis Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Indramayu, dalam wawancara kepada awak media,” program ini dilaksanakan untuk membantu warga yang mengalami kesulitan dalam mengurus dokumen kependudukan secara langsung di kantor kecamatan.

“Banyak warga yang belum memiliki KK dan e-KTP karena berbagai kendala, seperti keterbatasan fisik atau ekonomi. Oleh karena itu, tim kami turun langsung ke lokasi untuk memastikan mereka mendapatkan hak administrasi kependudukan,” ujar Usam.

Proses pelayanan ini dilakukan dengan sistem jemput bola, di mana masyarakat dapat melaporkan warga yang membutuhkan layanan melalui nomor WhatsApp 087-874-123-195. Setelah menerima laporan, tim Dukcapil akan melakukan verifikasi dan segera datang ke lokasi untuk melakukan perekaman data. Data yang telah direkam kemudian dikirim ke pusat sebelum akhirnya dicetak dan diserahkan kepada warga.

Untuk meningkatkan efektivitas program, Dukcapil Indramayu telah melakukan sosialisasi melalui berbagai media, termasuk media sosial dan banner di kecamatan. Program ini juga mendapat dukungan dari masyarakat setempat. Santi, selaku Wakil RT 01 Kelurahan Lemah Mekar, mengungkapkan bahwa program ini sangat membantu warganya, terutama bagi mereka yang mengalami kesulitan mengurus dokumen kependudukan secara mandiri.

“Kami berharap program ini terus berlanjut dan semakin berkembang agar lebih banyak warga yang terbantu, terutama untuk keperluan pendidikan, kesehatan, dan administrasi lainnya,” kata Santi.

Dukcapil Indramayu terus berinovasi untuk meningkatkan layanan Adminduk bagi masyarakat. Ke depan, program ini akan lebih diperluas dengan mendata warga yang belum memiliki dokumen kependudukan di berbagai kecamatan dan desa.

“Kami ingin memastikan bahwa semua penduduk memiliki dokumen kependudukan yang lengkap, karena ini penting untuk berbagai keperluan, seperti pendidikan anak, layanan kesehatan, dan akses program sosial pemerintah,” tambah Usam.

Dengan adanya program Dukcapil Go Patas, diharapkan seluruh warga Indramayu, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan, dapat memiliki dokumen kependudukan yang sah dan diakui secara hukum.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Indramayu Mulai Program Cek Kesehatan Gratis bagi Warga yang Ulang Tahun

INDRAMAYU. radarinformasi.com – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) resmi diluncurkan pemerintah hari Senin kemarin (10/2/2025). Masyarakat di Kabupaten Indramayu pun sudah dapat menikmati program tersebut. Selasa (11/2)

Program ini menjadi kado ulang tahun dari negara bagi seluruh rakyat Indonesia. Tujuannya, untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dengan melakukan deteksi guna mencegah penyakit sejak dini.

Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina melalui Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Indramayu, Wawan Ridwan memantau pelaksanaan CKG bagi warga yang ulang tahun ke sejumlah puskesmas.

Salah satunya di Puskesmas Margadadi di Jalan Letnan Sutejo Indramayu. Wawan mengatakan, seluruh puskesmas di Kabupaten Indramayu mulai hari Senin kemarin sudah meluncurkan program tersebut.

“Untuk pelaksanaannya, pelayanan CKG ini kita pisahkan dari pelayanan umum, karena CKG ini masyarakat yang sehat, jadi kita pisahkan,” ujar Wawan.

Masyarakat yang ingin menikmati program ini, lanjut dia, dapat mendaftar secara daring lewat aplikasi Satu Sehat Mobile. Namun tidak perlu khawatir, apabila ada masyarakat yang menemui kesulitan saat pendaftaran, akan ada petugas di puskesmas yang bakal membantu untuk melakukan pendaftaran.

Wawan menjelaskan, semua kategori usia bisa mengikuti program ini saat ulang tahun. Mulai dari bayi, anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia.

Pemeriksaannya pun berbeda setiap kategori, dia mencontohkan seperti bayi baru lahir, pemeriksaan yang dilakukan adalah deteksi dini terhadap kondisi semisal kekurangan hormon tiroid, G6PD, adrenal, penyakit jantung bawaan kritis, hingga masalah pertumbuhan.

“Jadi tidak semua orang pemeriksaannya sama, jadi disesuaikan kelompok umurnya,” ujarnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Pemkab Indramayu Proaktif Kawal Harga Pokok, Antisipasi Kenaikan Jelang Ramadan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah terus mengintensifkan langkah antisipasi untuk menekan potensi kenaikan harga menjelang Ramadan 1446H. Indeks Perkembangan Harga (IPH) menjadi fokus utama mengingat dampaknya terhadap inflasi nasional. Senin (10/2)

Hal ini ditegaskan PIt. Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, saat membuka Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 secara daring, Senin (10/2/2025).

“Kita perlu memperkirakan dan memitigasi kenaikan harga komoditas, terutama mengingat pengalaman sebelumnya yang menunjukkan lonjakan signifikan selama Ramadan,” ujar Tomsi.

Dia meminta seluruh pemangku kepentingan, termasuk Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), meningkatkan koordinasi, memastikan ketersediaan stok barang, dan menyiapkan langkah konkret berbasis data lapangan.

Sementara itu beradasarkan data yang dipaparkan PIt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, pada 1 Februari 2025 menunjukkan 11 provinsi mengalami kenaikan IPH, dengan cabai merah, cabai rawit, telur, daging ayam ras, dan minyak goreng sebagai penyumbang utama. Sementara itu, 27 provinsi lainnya mencatat penurunan IPH.

Menanggapi hal ini, Bupati Indramayu Hj Nina Agustina melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Suwenda menyatakan, Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui dinas terkait rutin memantau harga barang pokok di 13 pasar wilayahnya.

“Pemantauan ini menjadi dasar langkah antisipasi sesuai arahan pusat,” jelas Suwenda.

Upaya kolaboratif antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga terkait diharapkan mampu menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat selama Ramadan hingga Hari Raya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Warga Blok Bedeng Menangis, Jalan Rusak 30 Tahun Tak Diperbaiki

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Warga Blok Bedeng, Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Indramayu, terus menunggu kepedulian pemerintah terkait kondisi jalan rusak yang telah bertahan selama puluhan tahun. Meski telah terjadi pergantian kepala desa (kuwu) beberapa kali, perbaikan jalan tak kunjung direalisasikan, Sabtu (01/02/2025).

Kondisi ini memicu kesedihan mendalam bagi warga setempat, salah satunya Casmiah, yang tak kuasa menahan air mata saat berbicara kepada awak media.
“Harapan kita sebagai rakyat ini berjalan di jalan yang bagus seperti gang-gang lainnya, tidak becek apalagi saat hujan. Kadang sedih kalau mau pergi, melihat jalan seperti ini. Sudah sekitar 30 tahun tidak ada perbaikan,” keluhnya dalam bahasa khas Indramayu.

Keluhan serupa dirasakan banyak warga lainnya. Namun, mereka mengaku tak tahu harus menyampaikan aspirasi kepada siapa dan bagaimana caranya agar mendapat perhatian pemerintah.


Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait untuk mendapatkan tanggapan resmi atas kondisi jalan di Blok Bedeng.

Reporter : Andika

Redaktur : Rizal

Ratusan Hektar Sawah di Indramayu Kekeringan, Petani Berteriak Minta Solusi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Ratusan hektar sawah di Desa Sukaslamet, Kecamatan Kroya, dan Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, terancam gagal panen akibat kekurangan air. Krisis ini terjadi selama hampir satu bulan sejak awal musim tanam perdana tahun 2025, Jum’at (03/1/2025).

Tanaman padi yang sudah ditanam menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Kondisi tanah di lahan pertanian mulai retak-retak karena tidak adanya pasokan air dari Sungai Cilalanang.

“Salah satu petani mengungkapkan kepada awak media, Sungai ini biasanya mengaliri sawah kami, tetapi sejak satu bulan terakhir air tidak mengalir,” ujar salah satu petani setempat yang enggan disebutkan namanya.

Petani mengaku cemas karena hasil panen menjadi sumber penghidupan utama. “Kalau terus begini, padi kami pasti mati. Kami sangat berharap pemerintah daerah, khususnya Pemkab Indramayu, melalui dinas terkait segera mencari solusi,” tambahnya.

Permintaan ini bukan tanpa alasan. Sebagian besar masyarakat di kedua desa tersebut menggantungkan hidup dari hasil pertanian. Tanpa pasokan air yang memadai, kerugian besar mengancam para petani. Masyarakat mendesak pemerintah segera mengambil tindakan nyata untuk mengatasi masalah ini.

Mereka berharap adanya distribusi air yang adil dan berkelanjutan agar kejadian serupa tidak terus berulang di masa mendatang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah daerah terkait persoalan yang melanda petani di dua desa tersebut.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal