Pemkab Indramayu Perkuat Penataan Ruang melalui Penyusunan RDTR dan KLHS

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), Senin (5/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Swiss-Belinn Hotel Indramayu tersebut menjadi bagian dari penyusunan materi teknis dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) RDTR Kabupaten Indramayu.

Pembahasan difokuskan pada sejumlah aspek penting, di antaranya penetapan delineasi wilayah, pemetaan persoalan kewilayahan, serta identifikasi isu pembangunan berkelanjutan. Kajian tersebut mencakup tiga Wilayah Perencanaan (WP), yakni WP Haurgeulis, WP Jatibarang–Widasari, dan WP Karangampel.

Team Leader RDTR Indramayu, Elvandro Rahaditya Pramono Putro, menjelaskan bahwa RDTR memiliki fungsi penting sebagai pedoman dalam pemanfaatan sekaligus pengendalian ruang. Keberadaan dokumen tersebut juga diharapkan dapat memberikan kepastian hukum serta mendukung kemudahan proses perizinan melalui integrasi dengan sistem Online Single Submission (OSS).

“RDTR menjadi instrumen penting untuk mewujudkan penataan ruang yang jelas, terukur, dan mendukung pembangunan serta investasi di Kabupaten Indramayu,” ujar Elvandro.

Sementara itu, Tenaga Ahli KLHS RDTR Indramayu, Gilang Adinugroho, menekankan pentingnya memasukkan aspek lingkungan sejak tahap awal perencanaan tata ruang.

Menurutnya, KLHS mempertimbangkan sejumlah aspek, mulai dari daya dukung dan daya tampung lingkungan, jasa ekosistem, hingga potensi risiko lingkungan yang dapat muncul akibat pemanfaatan ruang.

“KLHS memastikan aspek lingkungan menjadi bagian yang terintegrasi dalam perencanaan tata ruang dan pembangunan, sehingga kebijakan yang dihasilkan lebih terarah dan berkelanjutan,” ungkap Gilang.

Forum yang dipandu Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Didi Permadi, tersebut turut memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan kondisi, aspirasi, serta kebutuhan di wilayah masing-masing.

Camat Jatibarang, Mardono, menyambut positif pelaksanaan forum tersebut. Ia menilai pembahasan RDTR dan KLHS dapat menjadi wadah untuk menyampaikan berbagai aspirasi maupun persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya forum ini. Kegiatan seperti ini menjadi ruang yang baik untuk menyampaikan aspirasi dan berbagai hal yang menjadi perhatian masyarakat di wilayah Jatibarang,” tuturnya.

Melalui penyelarasan RDTR dengan KLHS, Pemkab Indramayu berupaya membangun sistem penataan ruang yang lebih terarah, terukur, dan memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

Upaya tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian dalam pembangunan, meningkatkan kemudahan pelayanan perizinan, membuka peluang investasi, sekaligus memastikan pemanfaatan ruang tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Sumber: Diskominfo Kab. Indramayu

Bupati Lucky Hakim Jadi Narasumber Rakornas Strategi Kebijakan Percepatan Ekonomi

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Bupati Indramayu Lucky Hakim menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Strategi Kebijakan Daerah dalam rangka Percepatan Pertumbuhan Ekonomi yang digelar Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, Jum’at (2/10/2026).

Rakornas yang berlangsung di The Luxton Cirebon Hotel & Convention, Kota Cirebon, tersebut menjadi wadah koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk membahas berbagai kebijakan yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi di daerah.

Dalam forum itu, Lucky Hakim turut menyampaikan pandangan mengenai pentingnya penyusunan kebijakan daerah yang tepat sasaran, melibatkan berbagai pihak, serta diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah daerah memiliki posisi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengelolaan potensi wilayah, penguatan sektor-sektor produktif, serta penciptaan lingkungan yang mendukung aktivitas dan usaha masyarakat.

Koordinasi dan penyelarasan kebijakan menjadi salah satu poin penting dalam Rakornas tersebut. Dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, program pembangunan diharapkan dapat berjalan lebih efektif serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Pemkab Indramayu sendiri terus mendorong pengembangan potensi ekonomi daerah melalui berbagai kebijakan yang menitikberatkan pada peningkatan produktivitas, optimalisasi potensi lokal, dan kesejahteraan masyarakat.

Partisipasi dalam Rakornas tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antarpemerintahan agar kebijakan yang diterapkan dapat menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah sekaligus tetap sejalan dengan arah pembangunan nasional.

Melalui forum tersebut, diharapkan sinergi pusat dan daerah semakin kuat dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas.

Sumber: Diskominfo Kab. Indramayu

KIM Jabar Pinter Digital Dorong Penguatan Literasi Digital di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Penguatan kapasitas Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) terus didorong sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas penyebaran informasi di tengah pesatnya perkembangan komunikasi digital.

Upaya tersebut dilakukan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Digital Program KIM Jabar Pinter Digital yang diselenggarakan Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Provinsi Jawa Barat di Aula KPRI Mekarjaya, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan tersebut memberikan pembekalan kepada peserta mengenai pemanfaatan media digital, mulai dari memahami dan mengolah informasi hingga menyampaikannya kepada masyarakat.

Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya memilah dan memeriksa informasi sebelum disebarluaskan. Langkah tersebut diperlukan agar informasi yang diterima masyarakat memiliki sumber yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Keberadaan KIM dinilai memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Selain menjadi salah satu sarana penyebarluasan informasi pembangunan, KIM juga dapat menjadi wadah komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Provinsi Jawa Barat, Nidar Nadrotan Naim Sujana, mengatakan perkembangan teknologi digital membuat masyarakat semakin mudah mendapatkan sekaligus membagikan berbagai informasi.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan literasi digital agar masyarakat tidak terburu-buru menyebarluaskan informasi sebelum memahami dan memastikan kebenarannya.

Ia menambahkan, penguatan literasi digital menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas KIM dalam menjalankan fungsi komunikasi di tengah masyarakat. Dengan pemahaman yang memadai, KIM diharapkan mampu membantu menyampaikan informasi yang akurat sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Sumber: Diskominfo Kab Indramayu

HUT ke-66, Karang Taruna Indramayu Perkuat Peran Pemuda Lewat Aksi Sosial

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai peringatan Bulan Bhakti Karang Taruna 2026 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) Karang Taruna ke-66 yang digelar di Pantai Legenda Tirtamaya, Kabupaten Indramayu, Minggu (27/9/2026).

Mengangkat tema “Bersatu, Bergerak, Berdampak”, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Karang Taruna untuk memperkuat solidaritas sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam kegiatan sosial dan pembangunan di daerah.

Mewakili Bupati Indramayu, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Indramayu Sidik Tri Hartono mengatakan, Karang Taruna memiliki posisi penting karena keberadaan organisasinya menjangkau hingga tingkat desa.

“Karang Taruna ini organisasi yang sangat istimewa karena strukturnya sampai ke desa. Ini menjadi kekuatan besar untuk menggerakkan pemuda dalam membantu masyarakat dan mendukung pembangunan,” ujar Sidik.

Menurutnya, keberadaan Karang Taruna di tingkat desa dapat menjadi modal sosial untuk mendorong pemuda terlibat langsung dalam berbagai kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Sidik juga mengapresiasi rangkaian Bulan Bhakti Karang Taruna yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi turut diisi dengan kegiatan sosial serta aksi kepedulian terhadap lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Bukan hanya silaturahmi, tetapi juga ada aksi sosial dan kepedulian terhadap lingkungan. Semoga semangat ini terus ditingkatkan,” ungkapnya.

Ia berharap memasuki usia ke-66 tahun, Karang Taruna semakin aktif mengambil bagian dalam pembangunan, khususnya di tingkat desa.

“Kami berharap peran Karang Taruna di desa semakin meningkat, khususnya dalam pembangunan, sehingga keberadaannya semakin dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Indramayu Syaefudin menegaskan komitmen organisasinya untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, pemerintah desa, pemuda, serta berbagai elemen masyarakat.

“Kami siap bersinergi dan memberikan bantuan kapan pun dan di mana pun, membantu TNI, Polri, pemerintah desa, pemuda, dan masyarakat sepanjang untuk kepentingan yang positif,” katanya.

Syaefudin menambahkan, peringatan Bulan Bhakti Karang Taruna diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut harus diwujudkan melalui berbagai aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi bentuk pengabdian dan khidmat Karang Taruna kepada masyarakat,” tegasnya.

Beragam kegiatan turut mewarnai rangkaian peringatan tersebut. Di antaranya Senam Massal Karang Taruna Sehat, donor darah, santunan bagi 100 anak yatim dan fakir miskin, serta aksi Grebeg Sampah dan bersih-bersih pantai.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Karang Taruna Indramayu memperkuat kepedulian sosial dan lingkungan sekaligus mendorong generasi muda untuk hadir melalui aksi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sumber: Diskominfo Indramayu

Pemkab Indramayu Ikuti Interview Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu mengikuti tahapan interview dalam Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital (Pemdi) Tahun 2026 yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (24/9/2026).

Sesuai agenda yang ditetapkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), sesi evaluasi untuk Kabupaten Indramayu berlangsung mulai pukul 09.30 hingga 11.00 WIB.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Indramayu diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu Suwenda, Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Heru Susanto, serta Kepala Bidang Statistik dan Persandian Kiky Nurhakiky.

Untuk memperkuat proses klarifikasi, Diskominfo turut melibatkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing.

Tahapan interview tersebut menjadi bagian dari proses evaluasi untuk melakukan klarifikasi sekaligus validasi terhadap hasil penilaian dokumen penyelenggaraan pemerintah digital di Kabupaten Indramayu.

Pada sesi tersebut, Suwenda memberikan penjelasan kepada asesor eksternal terkait sejumlah indikator yang menjadi bahan penilaian. Berbagai dokumen dan bukti pendukung juga disiapkan untuk ditampilkan sebagai bagian dari proses verifikasi.

Suwenda menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Indramayu memasang target indeks Pemdi sebesar 1,74, lebih tinggi dibandingkan target nasional yang berada pada angka 1,70.

“Melalui tahapan interview ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu berupaya memastikan pelaksanaan pemerintahan digital beserta bukti dukungnya tergambarkan secara tepat dalam proses evaluasi,” ujar Suwenda.

Sementara itu, Kepala Bidang TIK Diskominfo Kabupaten Indramayu, Heru Susanto, menjelaskan salah satu implementasi pemerintah digital yang telah dikembangkan di daerah tersebut adalah Wong Reang Apps.

Aplikasi tersebut dikembangkan sebagai super apps yang mengintegrasikan berbagai layanan publik ke dalam satu platform digital. Kehadirannya diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai kebutuhan layanan pemerintahan.

Menurut Heru, Wong Reang Apps menjadi salah satu bentuk penerapan transformasi digital yang tidak hanya berhenti pada kebijakan maupun dokumen administratif, tetapi telah diarahkan pada penyediaan layanan yang lebih terintegrasi dan mudah dijangkau masyarakat.

“Wong Reang Apps membuktikan bahwa transformasi digital tidak berhenti pada kebijakan dan dokumen, tetapi sudah diwujudkan dalam layanan digital yang dimanfaatkan masyarakat,” pungkasnya.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Tinjau RSUD M.A. Sentot Patrol, Pastikan Pelayanan Kesehatan Terus Ditingkatkan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim meninjau langsung pelayanan dan fasilitas kesehatan di RSUD M.A. Sentot Patrol untuk memastikan masyarakat memperoleh layanan yang optimal.

Dalam kunjungan tersebut, Lucky didampingi Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu dr. Wawan Ridwan, serta jajaran manajemen RSUD M.A. Sentot Patrol.

Peninjauan diawali dari ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Di lokasi tersebut, Bupati Lucky menyapa sejumlah pasien dan berdialog dengan dokter serta perawat yang sedang menjalankan tugas.

Setelah itu, Lucky berkeliling melihat sejumlah fasilitas pelayanan di rumah sakit. Ia meninjau kondisi sarana dan prasarana, termasuk gedung baru yang telah dibangun dengan fasilitas yang dinilai lebih representatif untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

Lucky mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengetahui secara langsung kondisi pelayanan kesehatan di lapangan sekaligus memastikan fasilitas yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Menurutnya, rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan publik harus mampu memberikan pelayanan yang cepat, nyaman, berkualitas, serta tetap mengutamakan keselamatan dan kebutuhan pasien.

“Kita ingin memastikan pelayanan kesehatan di Indramayu terus berjalan dengan baik. Fasilitas yang sudah tersedia harus dimanfaatkan secara optimal dan terus ditingkatkan, sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, nyaman, dan berkualitas,” ujar Lucky.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada tenaga medis dan seluruh jajaran RSUD M.A. Sentot Patrol yang terus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Indramayu akan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, termasuk pengembangan sarana dan prasarana rumah sakit agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Indramayu dalam memperkuat pelayanan kesehatan daerah, sehingga fasilitas kesehatan milik pemerintah dapat memberikan layanan yang semakin optimal bagi masyarakat.

Sumber Diskominfo Kab. Indramayu

Andika

Jembatan Desa 3 Jatimulya Direhabilitasi, Bupati Lucky Ingatkan Truk Jangan Melintas

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Rehabilitasi Jembatan Desa 3 di Desa Jatimulya, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, mendapat perhatian langsung dari Bupati Indramayu Lucky Hakim.

Bupati meninjau progres pembangunan jembatan tersebut. Ia menilai keberadaan jembatan sangat penting bagi aktivitas masyarakat, khususnya petani yang menggunakannya untuk mengangkut hasil panen, Minggu (13/9/2026).

Lucky mengingatkan masyarakat agar sementara waktu menggunakan kendaraan roda empat dan tidak melintaskan truk di atas jembatan. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi sekaligus memperpanjang usia jembatan setelah selesai direhabilitasi.

“Ini jembatan penting sekali untuk wara-wiri membawa hasil panen warga sekitar. Bisa dilewati mobil, tetapi truk jangan dulu, nanti gampang rusak lagi,” ujar Lucky.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati juga melihat kondisi sumber air dan saluran irigasi di sekitar jembatan. Menurutnya, ketersediaan air perlu menjadi perhatian, terutama saat musim kemarau ketika petani menghadapi keterbatasan pasokan air karena curah hujan belum mencukupi.

Lucky mengatakan berbagai aspirasi masyarakat akan tetap ditampung. Namun, keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi membuat sejumlah rencana pembangunan harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Karena itu, Pemkab Indramayu terus berupaya mencari dukungan pembiayaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun pemerintah pusat untuk mendukung pembangunan yang dibutuhkan masyarakat.

Rehabilitasi Jembatan Desa 3 Jatimulya dilaksanakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Indramayu dengan menggunakan anggaran APBD Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2026.

Sementara itu, Kuwu Jatimulya Rastim menyampaikan apresiasi atas pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, keberadaan akses baru ini sangat membantu petani dalam mengangkut hasil panen sekaligus menekan biaya transportasi.

Sebelum jembatan dapat digunakan, petani harus melalui akses alternatif yang membuat mereka mengeluarkan biaya tambahan.

“Alhamdulillah, kedatangan Bapak Bupati disambut baik oleh warga. Kami mengucapkan terima kasih. Dengan adanya jembatan ini, kami sebagai petani merasa tertolong, terutama dalam membawa hasil panen,” katanya.

Rastim menambahkan, jembatan tersebut merupakan jalur poros yang menghubungkan Desa Jatimulya dengan Desa Plosokerep hingga menuju wilayah Kroya.

Selain mendukung sektor pertanian, keberadaan jembatan juga dinilai penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat antardesa dan antarwilayah.

Sebelumnya, kondisi jembatan yang roboh membuat masyarakat kehilangan akses untuk menuju wilayah di seberangnya. Ketua RT 03/RW 06, Sodikin, mengatakan kerusakan tersebut sempat membuat jalur tidak dapat dilintasi warga.

“Jembatannya dulu tidak bisa diseberangi karena roboh, jadi tidak ada akses jalan ke sana,” ungkapnya.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Lucky juga melihat langsung sumur yang dimanfaatkan sebagai sumber air untuk saluran irigasi dan penampungan bagi petani di sekitar lokasi.

Peninjauan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai kebutuhan masyarakat, sekaligus melihat persoalan lain yang berkaitan dengan sektor pertanian, terutama ketersediaan air saat musim kemarau.

Sumber Diskominfo Kab. Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Salurkan Bantuan Rutilahu, Tiga Warga Indramayu Dapat Hunian Lebih Layak

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Harapan memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman kembali hadir bagi masyarakat Kabupaten Indramayu melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Hal tersebut terlihat saat Bupati Indramayu Lucky Hakim, didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Indramayu Aspuri, mengunjungi sejumlah penerima manfaat program Rutilahu, Minggu (13/9/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi rumah warga sekaligus memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.

Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp20 juta yang bersumber dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para muzakki yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Indramayu. Selain itu, penerima juga mendapatkan bantuan sembako dari Dinas Sosial.

Salah satu penerima manfaat adalah Sarban (78), warga Desa Pegagan, Kecamatan Losarang. Rumah yang selama ini ditempatinya akan dibongkar dan diperbaiki secara menyeluruh agar menjadi hunian yang lebih aman dan nyaman.

Rumah tersebut juga akan dilengkapi kamar mandi di dalam bangunan untuk memudahkan aktivitas sehari-hari. Selama proses rehabilitasi berlangsung, Sarban akan tinggal sementara di rumah anaknya.

“Saya sangat berterima kasih dan bersyukur mendapat bantuan ini. Selama ini rumah saya kondisinya kurang layak. Mudah-mudahan setelah diperbaiki bisa lebih nyaman dan aman untuk ditempati,” ungkap Sarban.

Bantuan serupa juga diberikan kepada Masniyah (54), warga Desa Kandayakan, serta Parna (71), warga Desa Jatimulya, Kecamatan Terisi.

Ketiganya menjadi penerima manfaat program Rutilahu sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak.

Ketua BAZNAS Kabupaten Indramayu Aspuri mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian bersama yang bersumber dari ZIS masyarakat.

“Melalui ZIS yang dihimpun Baznas, kami ingin memastikan manfaatnya kembali kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama untuk membantu mereka memiliki rumah yang lebih layak,” ujarnya.

Aspuri berharap bantuan stimulan rehabilitasi Rutilahu tersebut dapat memberikan manfaat sekaligus meringankan beban para penerima manfaat dalam memperbaiki kondisi tempat tinggal mereka.

Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim menegaskan pentingnya pemerintah hadir secara langsung untuk melihat kondisi masyarakat dan memahami kebutuhan mereka.

“Kami ingin memastikan bantuan yang diberikan benar-benar menyentuh kebutuhan warga dan membawa perubahan nyata bagi kehidupan mereka,” katanya.

Menurut Lucky, bantuan Rutilahu tidak semata-mata ditujukan untuk memperbaiki bangunan rumah. Lebih dari itu, bantuan diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kualitas hidup keluarga penerima manfaat.

Bagi warga penerima bantuan, program tersebut bukan hanya menghadirkan perbaikan fisik hunian, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman serta membuka kembali harapan untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.

Sumber Diskominfo Kab. Indramayu

Andika

11 Rumah Terbakar di Eretan Wetan, Pemkab Indramayu Siapkan Bantuan Rehab

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang menghanguskan 11 rumah warga di Desa Eretan Wetan, Blok Prempu 1 RT 01/RW 04, Kecamatan Kandanghaur, Jum’at (11/9/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.

Kebakaran yang terjadi di kawasan perumahan nelayan di belakang Koramil 1616 Kandanghaur tersebut berdampak terhadap 11 kepala keluarga (KK). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, meski sejumlah warga dilaporkan mengalami luka ringan saat berusaha menyelamatkan diri.

Sehari setelah kejadian, Bupati Indramayu Lucky Hakim meninjau langsung lokasi dan menemui warga terdampak pada Sabtu (12/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi korban sekaligus memastikan penanganan dan bantuan dapat segera direalisasikan.

Dalam dialog bersama warga, Lucky menyampaikan sejumlah langkah pemulihan, mulai dari pengurusan kembali dokumen penting yang terbakar hingga pemenuhan kebutuhan pendidikan anak-anak korban.

Pemerintah daerah juga mengupayakan dukungan pembangunan kembali rumah warga yang terdampak. Bupati menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk membantu pengurusan dokumen seperti KTP, kartu keluarga (KK), ijazah, dan kartu bantuan secara gratis.

Untuk mempercepat pelayanan, korban kebakaran akan mendapatkan layanan khusus sehingga tidak perlu mengikuti antrean pelayanan umum.

Sementara itu, untuk pemulihan tempat tinggal, Pemkab Indramayu mengupayakan bantuan material bangunan bagi 11 rumah melalui koordinasi dengan Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu dan BAZNAS.

Bantuan tersebut akan diprioritaskan untuk kebutuhan dasar pembangunan, seperti dinding, atap, serta fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).

“Saya turut prihatin atas kejadian ini. Mungkin kalau dibangun seperti semula enggak cukup, tapi saya usahakan bersama Pak Sekda, tolong sama BAZNAS. Kalau menunggu Rutilahu kan enggak keburu,” ujar Bupati Lucky Hakim.

Lucky juga meminta pembangunan kembali rumah warga dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan masyarakat sekitar. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan sehingga warga dapat kembali menempati rumahnya.

Selain tempat tinggal, kebutuhan pendidikan anak-anak korban turut menjadi perhatian pemerintah daerah. Pemkab akan berkoordinasi dengan camat dan pihak sekolah untuk membantu memenuhi kebutuhan seragam dan perlengkapan sekolah yang ikut terbakar.

Pascakebakaran, BPBD Kabupaten Indramayu telah menyiapkan posko darurat. Bantuan logistik juga terus disalurkan kepada warga terdampak untuk memenuhi kebutuhan dasar tanpa pungutan.

Dukungan juga datang dari masyarakat dan berbagai pihak dalam bentuk uang tunai, pakaian layak pakai, serta sembako.

Ketua RW 01 Blok Prempu, Desa Eretan Wetan, Aman, menyampaikan terima kasih atas perhatian Bupati Indramayu dan jajaran pemerintah daerah kepada warga yang menjadi korban kebakaran.

Ia berharap dukungan tersebut dapat membantu warga membangun kembali rumah dan menjalani kehidupan secara normal. Menurutnya, sebagian besar korban merupakan masyarakat nelayan yang membutuhkan dukungan untuk bangkit setelah kehilangan tempat tinggal.

“Penghuni atau orang-orang yang kena korban adalah orang-orang kecil, masyarakat nelayan. Jadi mohon kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu, khususnya Bapak Bupati Lucky Hakim bantulah kami warga kami yang kena musibah kebakaran,” ujarnya.

Pemkab Indramayu menargetkan bantuan dan penanganan awal bagi 11 rumah terdampak dapat direalisasikan secepatnya, dengan upaya penyelesaian dalam waktu satu hingga dua minggu atau masih pada bulan berjalan.

Sumber Diskominfo Kab. Indramayu

Andika

Jembatan Kali Perak Jatimunggul Direhabilitasi, Akses Petani Diharapkan Makin Lancar

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) tengah merehabilitasi Jembatan Desa 1 di Desa Jatimunggul, Kecamatan Terisi, yang lebih dikenal masyarakat sebagai Jembatan Kali Perak.

Rehabilitasi jembatan tersebut dibiayai melalui APBD Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan ditargetkan rampung dalam waktu 90 hari kalender, terhitung sejak 14 Juli hingga 11 Oktober 2026.

Bupati Indramayu Lucky Hakim meninjau langsung proses rehabilitasi. Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Camat Terisi Boy Billy Prima dan Kuwu Desa Jatimunggul Ro’up,”  pada Senin (7/9/2026).

Ro’up menjelaskan, jembatan tersebut merupakan salah satu akses penting bagi aktivitas masyarakat, terutama warga yang hendak menuju kawasan pertanian. Sebelum direhabilitasi, kondisi konstruksi jembatan mengalami kerusakan cukup parah dan banyak bagian yang sudah keropos.

“Jembatannya sudah keropos. Dari 2014 sudah rusak dan baru ini dibetulkan. Selama dibangun, lewatnya jalan darurat dulu,” jelas Ro’up.

Mendengar kondisi tersebut, Bupati Lucky Hakim menyampaikan rasa syukur atas dimulainya rehabilitasi jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat.

“Alhamdulillah ini kewajiban kita membangun jembatan ini, semoga menjadi pahala untuk semua pihak yang terlibat,” ujar Lucky.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga berdialog dengan masyarakat sekitar. Warga menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap perbaikan infrastruktur yang dinilai penting bagi aktivitas sehari-hari.

Selama jembatan mengalami kerusakan, mobilitas petani menuju lahan serta pengangkutan hasil pertanian menjadi terkendala. Kondisi tersebut turut berdampak terhadap nilai jual hasil panen, termasuk gabah.

Terlebih, sebagian besar lahan pertanian di wilayah tersebut merupakan sawah tadah hujan yang hanya dapat dipanen sekali dalam setahun pada musim kemarau.

Warga berharap setelah rehabilitasi selesai, akses menuju lahan pertanian dan jalur pengangkutan hasil panen menjadi lebih mudah sehingga hasil pertanian maupun perkebunan dapat dipasarkan dengan harga yang lebih baik.

Salah seorang warga Desa Jatimunggul Blok Weringin, Rakim, mengatakan keberadaan jembatan yang layak sangat dibutuhkan masyarakat karena mayoritas warga setempat bekerja sebagai petani dan pekebun.

Menurutnya, akses jalan yang sulit selama ini turut memengaruhi harga hasil produksi masyarakat karena biaya dan kemudahan pengangkutan berbeda dengan wilayah yang memiliki akses lebih baik.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Lucky Hakim atas pembangunan jembatan ini. Semoga membawa Indramayu lebih baik. Kami berharap semua yang dilaksanakan hari ini akan bermanfaat untuk ke depannya,” tutur Rakim.

Rehabilitasi Jembatan Kali Perak di Desa Jatimunggul diharapkan dapat memperkuat konektivitas wilayah sekaligus memperlancar aktivitas masyarakat, khususnya mobilitas petani dan distribusi hasil pertanian serta perkebunan.

Sumber Diskominfo Kab. Indramayu

Andika