Da’i Kamtibmas Polres Indramayu Resmi Dilantik, Perkuat Dakwah untuk Stabilitas Keamanan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Polres Indramayu terus memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui pelantikan pengurus Da’i Kamtibmas. Kegiatan silaturahmi dan pelantikan tersebut digelar di Aula Atmaniwedhana Polres Indramayu, Kamis (30/4/2026).

Acara dipimpin langsung oleh Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., serta dihadiri Ketua Da’i Kamtibmas Polres Indramayu Muhamad Ali Murtadlo, S.Ag. (Gus Aldo), dan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Indramayu, KH Amani Luthfi.

Melalui Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, Kapolres menjelaskan bahwa Da’i Kamtibmas merupakan mitra strategis Polri yang berasal dari kalangan penceramah dan tokoh agama. Peran mereka dinilai penting dalam menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui pendekatan keagamaan yang lebih humanis dan menyentuh.

“Program ini merupakan bagian dari upaya Polri mengedepankan pendekatan humanis dan religius dalam menjaga stabilitas keamanan,” ujar AKP Tarno.

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah peran utama Da’i Kamtibmas, di antaranya menjadi ujung tombak pencegahan gangguan keamanan seperti tindak kriminal, penyalahgunaan narkoba, hingga pergaulan bebas melalui pembinaan umat secara berkelanjutan.

Selain itu, para da’i juga diharapkan aktif dalam menangkal penyebaran paham radikal, ekstremisme, dan intoleransi yang berpotensi memecah belah persatuan. Mereka juga berperan sebagai penyejuk di tengah masyarakat serta menjadi jembatan komunikasi dalam menyerap aspirasi warga.

Lebih lanjut, keberadaan Da’i Kamtibmas diharapkan mampu membantu Polri dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di seluruh wilayah Indramayu.

“Kami berharap pengurus yang baru dilantik dapat segera berperan aktif di tengah masyarakat untuk membina umat dan menjaga kedamaian,” pungkas AKP Tarno.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Pemkab Indramayu Siap Tindak Lanjut Arahan Pusat, Fokus Kendalikan Inflasi Pangan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia secara daring dari Ruang Indramayu Command Center (ICC). Kegiatan ini dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Indramayu, Asep Abdul Mukti, bersama jajaran terkait, Senin (27/4/2026).

Rakor tersebut menjadi perhatian serius pemerintah pusat karena masih adanya daerah yang dinilai belum optimal dalam menekan laju inflasi, terutama terkait fluktuasi harga bahan pangan pokok.

Dalam arahannya, Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, memberikan teguran kepada ratusan pemerintah daerah yang dinilai belum melakukan langkah konkret. Ia menegaskan, pengendalian inflasi harus disertai aksi nyata di lapangan, bukan sekadar menghadiri rapat koordinasi.

“Daerah harus serius memanfaatkan bantuan APBN, seperti program penanaman cabai dan bawang. Jika tidak dimanfaatkan, berarti tidak menjalankan amanah,” tegasnya.

Tomsi juga meminta pemerintah daerah tidak lagi beralasan pada faktor cuaca atau distribusi, melainkan fokus pada solusi nyata demi menjaga daya beli masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Asep Abdul Mukti menyatakan bahwa Pemkab Indramayu siap menjalankan arahan pemerintah pusat. Ia mengungkapkan, Indramayu termasuk daerah penerima intervensi bantuan APBN dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk pengamanan pasokan cabai dan bawang.

Pemerintah daerah, lanjutnya, akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait guna menyiapkan lahan seluas 5 hingga 10 hektare sebagai bagian dari program penanaman komoditas tersebut.

“Kami tidak hanya memantau, tetapi akan langsung bergerak memastikan program penanaman ini berjalan optimal. Harapannya, pasokan pangan tetap terjaga sehingga harga di pasar stabil dan terjangkau,” ujarnya.

Selain itu, Pemkab Indramayu juga akan memperkuat koordinasi dengan Perum Bulog untuk mengawasi distribusi beras dan minyak goreng, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan harga di tingkat pasar.

Dengan langkah tersebut, pemerintah daerah berharap stabilitas harga pangan dapat terjaga, sekaligus memberikan dampak langsung terhadap daya beli dan kesejahteraan masyarakat.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Lepas Jemaah Haji Kloter 10 Indramayu, 441 Orang Bertolak ke Tanah Suci

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Bupati Indramayu Lucky Hakim melepas keberangkatan calon jemaah haji Kloter 10 (KJT 10) tahun 1447 H/2026 M di Pendopo Indramayu, Selasa (28/4/2026).

Sebanyak 441 jemaah didampingi 4 petugas resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci. Dalam sambutannya, Bupati berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, khusyuk, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat.

“Semoga seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar dan menjadi haji yang mabrur. Kami juga mohon doa agar Indramayu senantiasa menjadi daerah yang penuh keberkahan,” ujar Lucky.

Suasana haru mewarnai prosesi pelepasan, terutama saat Bupati menyapa dan bersalaman dengan keluarga yang turut mengantar jemaah. Salah seorang jemaah, Hasyim Khumaedi, mengaku bersyukur dapat berangkat ke Baitullah dan berharap seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.

“Alhamdulillah, mohon doa agar saya diberi kesehatan dan bisa kembali ke tanah air dengan selamat,” tuturnya.

Dalam struktur keberangkatan, jemaah Kloter 10 terbagi ke dalam 11 rombongan, masing-masing terdiri dari 4 regu dengan 10 orang per regu. Setiap rombongan dipimpin Ketua Rombongan (Karom) dan Ketua Regu (Karu) yang bertugas mengoordinasikan jemaah selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah.

Proses pemberangkatan diawali dengan penyerahan koper bagasi ke Kementerian Agama Republik Indonesia pada Senin, 27 April 2026, kemudian jemaah masuk ke Pendopo Indramayu pada Selasa, 28 April 2026 sebelum diberangkatkan ke embarkasi.

Selanjutnya, pada Rabu, 29 April 2026, jemaah dijadwalkan menuju Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati dan akan lepas landas pukul 14.20 WIB. Sementara itu, kepulangan jemaah dijadwalkan pada Senin, 8 Juni 2026 pukul 13.40 WIB, dan diperkirakan tiba kembali di Pendopo Indramayu sekitar pukul 16.40 WIB.

Pelepasan ini menjadi bagian penting dari rangkaian penyelenggaraan ibadah haji sekaligus wujud dukungan pemerintah daerah dalam memastikan kelancaran pelayanan bagi jemaah asal Indramayu.

Sumber : Diskominfo Indramayu
Andika

BPBD Indramayu Gelar Apel HKB 2026, Perkuat Budaya Siaga Bencana

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2026 di Lapangan Kantor BPBD Indramayu. Peringatan yang jatuh setiap 26 April ini menjadi momentum nasional untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana,” Minggu (26/4/2026).

Mengusung tema “Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana”, kegiatan ditandai dengan penyalaan alat peringatan dini secara serentak pada pukul 10.00 WIB. Bunyi kentongan, sirine, lonceng, hingga sistem Early Warning System (EWS) menjadi tanda dimulainya latihan kesiapsiagaan, sekaligus mengajak masyarakat melakukan evakuasi mandiri ke lokasi aman.

Kepala Pelaksana BPBD Indramayu, Dadang Oce Iskandar, selaku pembina apel membacakan amanat Bupati Indramayu, Lucky Hakim. Ia menegaskan bahwa Indonesia, termasuk Indramayu, merupakan wilayah yang memiliki potensi bencana tinggi, terutama karena kondisi geografis berupa dataran rendah dan garis pantai yang panjang.

“Peringatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum penting untuk membangun kesadaran bersama dan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana,” ujarnya.

Ia menambahkan, kesiapsiagaan harus menjadi gerakan kolektif yang melibatkan seluruh elemen, mulai dari pemerintah, lembaga, hingga masyarakat. Untuk itu, seluruh instansi diimbau rutin melaksanakan simulasi kebencanaan minimal satu kali dalam setahun guna meningkatkan kesiapan dan koordinasi saat terjadi kondisi darurat.

Selain itu, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kabupaten Indramayu diperkirakan memasuki musim kemarau panjang mulai akhir April dengan puncak pada September 2026 akibat fenomena El Nino. Kondisi ini berpotensi memicu kekeringan serta kebakaran lahan.

Menyikapi hal tersebut, masyarakat diimbau untuk bijak dalam penggunaan air bersih dengan menyiapkan cadangan air, serta menghindari pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran.

“Saya mengajak seluruh pihak untuk bersama membangun budaya siaga bencana, meningkatkan kewaspadaan, dan saling mengingatkan terhadap potensi bencana di sekitar,” tambahnya.

Melalui peringatan HKB 2026, diharapkan semangat kolaborasi dan kepedulian masyarakat semakin meningkat, sehingga Indramayu mampu menjadi daerah yang tangguh, siaga, dan responsif dalam menghadapi berbagai risiko bencana.

Sumber :  Diskominfo Indramayu
Andika

Pengurus KONI Indramayu 2026–2030 Resmi Dilantik, Targetkan Peningkatan Prestasi Atlet

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indramayu masa bakti 2026–2030 resmi dilantik di Pendopo Indramayu. Prosesi pelantikan dipimpin Sekretaris I KONI Jawa Barat, Aan Saprani,” Rabu (22/4/2026).

Usai pelantikan, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Indramayu, Ahmad Syadali, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kemajuan olahraga melalui pembinaan atlet dan penyediaan sarana prasarana secara bertahap.

“Keberhasilan tidak akan tercapai tanpa kerja keras, kolaborasi, dan dedikasi seluruh insan olahraga. Kita harus menjaga integritas dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jawa Barat, Muhammad Budiana, menyampaikan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat (Porprov). Ia menyebutkan, dalam waktu dekat akan digelar Delegation Registration Meeting (DRM) sebagai bagian dari tahapan persiapan.

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum KONI Kabupaten Indramayu, Yogi Kurniawan, menekankan pentingnya perhatian terhadap atlet berprestasi. Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan apresiasi yang layak kepada atlet yang telah mengharumkan nama daerah.

“KONI harus menjadi wadah pembinaan atlet secara berkelanjutan untuk mencetak prestasi terbaik, termasuk memastikan penghargaan bagi atlet,” tegasnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum awal bagi pengurus KONI Indramayu dalam meningkatkan prestasi olahraga sekaligus memperkuat sistem pembinaan atlet hingga tingkat provinsi dan nasional. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta insan olahraga di Kabupaten Indramayu.

Sumber : Diskominfo Indramayu
Andika

Ayo Kerja dan Magang ke Jepang Bersama LPK IndraWijaya Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Peluang kerja ke Jepang kini semakin terbuka bagi generasi muda Indramayu. Menjawab kebutuhan tersebut, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) IndraWijaya hadir dengan program pelatihan bahasa, budaya, dan keterampilan kerja melalui skema Specified Skilled Worker (SSW) dan program magang resmi.

Direktur LPK IndraWijaya, Andri, menegaskan bahwa lembaganya bukan sekadar tempat pelatihan bahasa Jepang. LPK IndraWijaya membina peserta hingga siap bekerja serta membantu proses penyaluran tenaga kerja ke Jepang melalui mitra resmi.

“Kami bukan agen, kami adalah lembaga pendidikan. Tugas kami mendidik peserta hingga lulus ujian, membantu pengurusan visa, mempersiapkan keberangkatan, dan memantau peserta hingga tiba di Jepang,” ujarnya saat ditemui di kantor LPK IndraWijaya, Indramayu.

Kenapa Harus ke Jepang Lewat LPK?

Program ini dirancang untuk memberikan jalur kerja yang aman dan legal. Jepang menawarkan gaji yang kompetitif, berkisar antara Rp10 juta hingga Rp20 juta per bulan, lengkap dengan kontrak kerja, asuransi, serta fasilitas tempat tinggal.

Selain itu, peserta wajib mengikuti ujian resmi seperti JFT-Basic A2 atau JLPT N4, serta tes keterampilan sesuai bidang. LPK IndraWijaya menyediakan kurikulum intensif selama enam bulan yang mencakup pembelajaran bahasa Jepang, budaya kerja, hingga pelatihan keterampilan.

Program dan Kuota 2026

LPK IndraWijaya membuka beberapa program utama yang banyak dibutuhkan di Jepang, yaitu:
1. Program Magang:
Pertanian
Pengolahan makanan
Budidaya
Konstruksi
Peternakan
Kelautan
Manufaktur
dan lainnya
2. Program Tokutei Gino / Specified Skilled Worker (Visa Kerja):
Perawat lansia (Kaigo)
Pertanian
Pengolahan makanan
Konstruksi
dan lainnya
3. Program Engineering:
Program ini khusus untuk lulusan D3/S1, seperti Teknik Mesin, Teknik Sipil, Teknik Komputer, dan jurusan terkait lainnya.

Total kuota yang disiapkan mencapai 140 peserta, dengan penempatan di berbagai wilayah Jepang seperti Osaka, Fukuoka, Hokkaido, Tokyo, dan daerah lainnya.

Fasilitas dan Pendampingan

Peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas, mulai dari asrama selama pelatihan, pengajar berpengalaman, hingga simulasi ujian secara rutin. Selain itu, tersedia juga job matching langsung dengan perusahaan di Jepang.

LPK IndraWijaya juga memberikan pendampingan selama masa kerja, baik untuk kontrak tiga tahun maupun lima tahun, bahkan selama peserta masih bekerja di perusahaan mitra. Pendampingan dilakukan melalui komunikasi aktif serta dukungan dari perwakilan di Jepang.

Terbuka untuk Lulusan SMA/SMK Sederajat

Program ini terbuka bagi lulusan SMA/SMK atau sederajat dengan usia 18–30 tahun. Peserta harus memenuhi persyaratan kesehatan, disiplin, serta kesiapan mengikuti pelatihan intensif selama enam bulan.

Pendaftaran gelombang 5 tahun 2026 dibuka mulai 25 April hingga 20 Mei 2026. Tahapan seleksi meliputi tes tertulis, tes fisik, dan wawancara motivasi.

LPK IndraWijaya berharap program ini dapat menjadi solusi bagi generasi muda Indramayu untuk mendapatkan pekerjaan yang layak di luar negeri melalui jalur resmi dan profesional.

Alamat:
Jl. Rajawali No.1, RT.24/RW.01, Lemahabang, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat 45212
Kontak: 0878-8667-1945

Reporter : Andika

Proyek Underpass Jatibarang Ditarget Mulai Mei 2026, Ini Lokasi dan Tahapannya

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu merencanakan pembangunan underpass di perlintasan kereta api Jatibarang yang berlokasi di Kecamatan Jatibarang. Proyek ini ditargetkan mulai dikerjakan pada pertengahan Mei 2026, guna mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di titik tersebut.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu, Ali Fikri, seusai kegiatan pelatihan ramp check oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat yang digelar di Aula Dishub Indramayu pada Rabu, 22 April 2026.

Ali menjelaskan, saat ini proyek pembangunan underpass masih dalam tahap pengadministrasian dan persiapan dokumen pendukung. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan langkah strategis, termasuk pembebasan lahan serta rekayasa lalu lintas selama proses pembangunan berlangsung.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, disebut telah menyatakan kesiapan dalam mendukung proyek tersebut. Dalam waktu dekat, akan dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia terkait skema kerja sama pembangunan.

Berdasarkan data awal, sekitar 20 rumah warga di sekitar lokasi perlintasan kereta api Jatibarang akan terdampak proyek ini. Tujuh rumah berada di atas lahan milik pribadi, sementara sisanya berdiri di atas lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI). Sebagai langkah awal, tim gabungan bersama pihak pertanahan akan melakukan pengukuran lahan untuk menentukan besaran ganti rugi.

Secara teknis, pembangunan underpass akan mengubah struktur jalan secara signifikan. Ruas jalan direncanakan diperlebar masing-masing 15 meter ke sisi kanan dan kiri, serta 50 meter ke arah utara dan selatan. Selain itu, jalur yang sebelumnya hanya satu lajur akan ditingkatkan menjadi dua lajur untuk meningkatkan kapasitas kendaraan.

Rencana pembangunan ini mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya para pedagang di kawasan tersebut. Ketua Ikatan Pedagang Pasar Daerah Jatibarang, Hedi Lubis, menyambut baik proyek tersebut karena dinilai akan memperlancar mobilitas dan aktivitas ekonomi.

Dengan dimulainya proyek pada Mei 2026 di kawasan perlintasan kereta api Jatibarang, pemerintah berharap kemacetan dapat terurai, risiko kecelakaan berkurang, serta aktivitas ekonomi masyarakat semakin meningkat.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Dishub Indramayu dan Polda Jabar Perkuat Ramp Check, Tekan Risiko Kecelakaan

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah daerah terus memperkuat keselamatan transportasi umum melalui koordinasi peningkatan ramp check (ramcek) kendaraan angkutan AKAP dan AKDP. Bersama Polda Jawa Barat, Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu menggelar kegiatan tersebut di Aula Dishub Indramayu, Rabu (22/4/2026).

Forum ini menjadi wadah koordinasi lintas instansi untuk meningkatkan pengawasan sekaligus menekan potensi kecelakaan lalu lintas di wilayah Jawa Barat. Pembahasan difokuskan pada kelayakan teknis kendaraan angkutan penumpang, kepatuhan administrasi uji berkala, serta pemenuhan standar keselamatan transportasi.

Dalam sambutannya, perwakilan Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar, Eti Haryati, menegaskan bahwa ramp check merupakan langkah preventif yang harus dilakukan secara berkelanjutan melalui sinergi antara kepolisian dan Dinas Perhubungan.

“Ramp check memiliki peran strategis dalam memastikan keselamatan transportasi. Pemeriksaan mencakup aspek teknis kendaraan serta kelengkapan dokumen seperti SIM, STNK, dan izin trayek,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak 
sekadar seremonial, melainkan dapat diimplementasikan secara konsisten dan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan keselamatan di jalan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Indramayu, Ali Fikri, menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi uji berkala kendaraan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012. Menurutnya, seluruh unit pengujian wajib terakreditasi guna menjamin standar keselamatan.

Ali juga mengungkapkan bahwa UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub Indramayu telah meraih akreditasi A pada 2025 dari Kementerian Perhubungan, serta mendapatkan predikat pelayanan terbaik di Jawa Barat dari BPTD Kelas I Jawa Barat. Capaian ini menjadi indikator peningkatan kualitas layanan pengujian kendaraan di daerah tersebut.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak. Kami mengapresiasi sinergi yang terus terjalin dalam pelaksanaan ramp check yang berjalan secara masif,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran kepolisian, khususnya satuan lalu lintas, atas kerja sama dalam pengawasan kendaraan selama arus mudik Lebaran, yang dinilai mampu menekan angka kecelakaan secara signifikan di Indramayu.

Dengan penguatan sinergi lintas sektor berbasis lima pilar keselamatan jalan manajemen, infrastruktur jalan, kendaraan, pengguna, serta penanganan kecelakaan diharapkan sistem transportasi di Indramayu dan Jawa Barat semakin aman, tertib, dan berkelanjutan.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Sukra Disiapkan Jadi Kawasan Industri, Pemerintah Jaga Keseimbangan dengan Lahan Pertanian

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kecamatan Sukra bersiap memasuki babak baru sebagai kawasan industri strategis. Pengembangan ini dilakukan dengan komitmen kuat untuk tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lahan pertanian.

Pemerintah Kecamatan Sukra menyatakan dukungan penuh terhadap rencana tersebut. Camat Sukra, Sigit Widiyanto, menegaskan bahwa industrialisasi di wilayahnya diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi lokal, khususnya dalam membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.

“Kami mendukung penuh selama prosesnya sesuai aturan. Yang terpenting adalah menjaga keseimbangan antara pembangunan industri dan keberlanjutan sektor pertanian,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata tanpa mengabaikan aspek lingkungan.

Langkah pengembangan kawasan industri ini turut mendapat perhatian pemerintah pusat. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Minggu (19/4/2026).

Dalam kunjungannya, Nusron memastikan bahwa pemanfaatan lahan untuk mendukung program hilirisasi industri tetap sesuai dengan ketentuan tata ruang. Pemerintah, kata dia, berhati-hati dalam kebijakan alih fungsi lahan agar tidak mengganggu kawasan pertanian yang dilindungi.

“Kami memastikan lahan yang digunakan tidak termasuk dalam Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan maupun Lahan Sawah Dilindungi. Koordinasi dengan pemerintah daerah terus dilakukan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengawasan terhadap alih fungsi lahan menjadi hal strategis karena berkaitan langsung dengan ketahanan pangan nasional.

Melalui pendekatan kolaboratif antara berbagai pihak, Sukra diharapkan berkembang sebagai kawasan industri yang modern tanpa mengorbankan peran strategisnya sebagai lumbung pangan. 
Pemerintah berkomitmen menjaga agar pembangunan tidak menggerus lahan pertanian secara masif.

Dengan perencanaan matang dan pengawasan ketat, Sukra diproyeksikan menjadi kawasan yang mampu menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan tanggung jawab ekologis di masa mendatang.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Ibu Korban Tolak Uang Damai, Tarilah Desak Lanjutkan Kasus Kecelakaan yang Menewaskan Ainun

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Setelah sekian lama mandek,  kasus kematian Ainun Almunawar yang dikejar sebelas siswa hingga tewas di lokasi kecelakaan memasuki babak baru, Sebuah pertemuan antara pihak keluarga korban dan keluarga para pelaku pengejaran (yang tidak pernah ditetapkan sebagai tersangka) digelar atas inisiasi dan dijembatani Polres Indramayu, Selasa (21/4/2026).

Pertemuan tersebut di hadir oleh, Kasat Lantas, Penyidik Lantas, perwakilan orang tua pelaku, dan Lurah Desa Nunuk. Dari pihak korban, hadir langsung Ibnu (kakak almarhum).

Dalam pertemuan itu, pihak keluarga pelaku secara terang-terangan memohon kepada keluarga korban untuk mencabut laporan polisi. Sebagai imbalannya, mereka menawarkan sejumlah uang.

“Pertemuan itu di jembatani langsung oleh Polres Indramayu. Para pihak keluarga pelaku meminta maaf dan memohon agar laporan di cabut, lalu mereka menawarkan sejumlah uang,” ujar Ibnu kakak korban.

Ibu Tarilah Menegaskan bahwa “Saya Minta Keadilan Bukan Uang,” tegasnya.

Namun, permintaan itu kandas. Tarilah, ibu kandung Ainun, dengan tegas menolak tawaran pemberian uang. Ia juga menyatakan tidak akan mencabut laporan apapun.

“Saya tidak mau uang, saya minta keadilan untuk anak saya. Ainun meninggal karena dikejar dan disenggol. Saya minta Polisi melanjutkan kasus ini sampai tuntas, bukan malah mempertemukan saya dengan pihak yang menyebabkan anak saya meninggal dunia, dengan menawari saya sejumlah uang,” ujar Tarilah dengan nada tinggi.

Ibnu, Perwakilan keluarga korban yang hadir dalam pertemuan tersebut, turut mendukung sikap ibu Tarilah. Mereka secara bulat meminta kepada pihak Kepolisian Resor Indramayu, terutama Kasat Lantas dan Penyidik untuk melanjutkan kasus ini hingga selesai sesuai hukum yang berlaku.

Keluarga korban menegaskan kematian Ainun bukanlah perkara kecelakaan biasa. “Ini ada unsur pengejaran dan penyenggolan. Jangan coba-coba menutupi kasus ini dengan uang damai. Kami minta proses hukum di tegakkan
Jangan tajam kebawah tumpul keatas,” pungkas keluarga.

Kami akan meneruskan berita ini ke Mabes Polri dan Divisi Propam Polri, mengingat kasus ini sudah berjalan lama 7 bulan.

Red