Pemkab Indramayu Perkuat Komitmen Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Jawa Barat

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan lingkungan berkelanjutan di Jawa Barat. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Bupati Indramayu Lucky Hakim dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Masalah Persampahan di Jawa Barat yang dipimpin Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Bale Pakuan, Bandung, Senin (11/5/2026).

Rakor tersebut menjadi bagian dari agenda strategis kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup yang menitikberatkan pada kolaborasi lintas sektor, mulai dari akademisi, aktivis mahasiswa, hingga tokoh budaya, dalam merumuskan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan terintegrasi.

Dalam arahannya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya pengelolaan sampah dari tingkat hulu. Ia meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota mulai memperkuat sistem pemilahan sampah di lingkungan rumah tangga, desa, hingga kecamatan guna mengurangi beban sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Lucky Hakim didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, Dedi Agus Permadi, turut meninjau langsung peralatan pengolah sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) di kawasan Gedung Sate, Bandung.

“Kami di Indramayu sepakat bahwa persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya dengan membuangnya ke TPA. Sesuai arahan Pak Gubernur, kunci utamanya ada pada pemilahan sampah dari hulu,” ujar Lucky Hakim.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Indramayu akan terus mendorong keterlibatan aktif masyarakat, khususnya di tingkat desa dan kecamatan, agar sampah dapat diolah kembali dan memiliki nilai guna ekonomis.

Salah satu fokus pembahasan dalam rakor tersebut adalah pemanfaatan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik maupun RDF sebagai bahan bakar alternatif pengganti batu bara untuk kebutuhan industri.

Pemerintah Kabupaten Indramayu menilai pengembangan teknologi tersebut menjadi peluang besar untuk memperkuat kerja sama dengan sektor swasta maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Sementara itu, Kepala DLH Indramayu, Dedi Agus Permadi, menegaskan kesiapan daerahnya untuk membuka ruang kolaborasi dengan investor yang tertarik mengembangkan inovasi pengelolaan sampah berbasis energi terbarukan.

“Indramayu memiliki potensi besar dalam pengembangan energi terbarukan berbasis sampah. Dengan sinergi pemerintah, dunia usaha, dan komunitas lingkungan, kami optimistis pengelolaan sampah di Indramayu dapat lebih modern sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi daerah,” katanya.

Melalui rakor tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat gerakan lingkungan berbasis kolaborasi masyarakat demi mewujudkan Jawa Barat yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Sumber DiskomInfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Atlet Disabilitas dari Program CSR Perusahaan Jepang

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama dua perusahaan industri otomotif, yakni PT Akashi Wahana Indonesia dan PT Daihatsu Drivetrain Manufacturing Indonesia, menyalurkan bantuan sosial berupa kursi roda dan kaki palsu kepada atlet National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kabupaten Indramayu.

Penyerahan bantuan berlangsung di Hotel Swiss-Belinn Indramayu. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan sebagai bentuk dukungan terhadap penyandang disabilitas, khususnya para atlet NPCI agar tetap aktif, mandiri, dan mampu meningkatkan prestasi olahraga di masa mendatang, pada Kamis malam (7/5/2026).

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, hadir langsung dalam agenda tersebut sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan atlet disabilitas. Dalam sambutannya, Lucky menyampaikan apresiasi kepada para atlet NPCI yang dinilai tetap memiliki semangat tinggi untuk berprestasi meskipun menghadapi berbagai keterbatasan fisik.

“Kami bangga kepada para atlet yang terus menunjukkan prestasi dan semangat luar biasa. Keterbatasan bukan penghalang untuk terus berkarya dan mengharumkan nama Indramayu,” ujar Lucky Hakim.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak perusahaan dan seluruh mitra yang telah berkontribusi membantu masyarakat Indramayu melalui kegiatan sosial. Selain itu, Lucky mengajak para pelaku usaha dan investor agar ikut berperan dalam pembangunan daerah, termasuk mendukung program sosial dan pelestarian lingkungan.

Dalam kesempatan itu, Bupati turut mengungkapkan rencana penanaman sekitar 15 ribu pohon mangrove sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem pesisir dan lingkungan hidup di Kabupaten Indramayu.

Presiden Direktur PT. Akashi Wahana Indonesia, Noboru Matsumoto, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kualitas hidup masyarakat, terutama penyandang disabilitas.

Menurutnya, setiap individu memiliki hak yang sama untuk hidup layak dan berkontribusi bagi lingkungan sekitar.

“Keterbatasan fisik bukan hambatan untuk berkembang. Kami berharap bantuan ini dapat membantu meningkatkan mobilitas, rasa percaya diri, serta kondisi sosial ekonomi para penerima manfaat,” katanya.

Hal senada disampaikan Presiden Direktur PT. Daihatsu Drivetrain Manufacturing Indonesia, Naohiko Kageyama. Ia menilai keberhasilan perusahaan tidak hanya dilihat dari capaian bisnis, namun juga dari kontribusi nyata kepada masyarakat.

“Melalui bantuan kursi roda ini kami berharap para atlet dapat semakin mudah menjalankan aktivitas dan terus berkarya tanpa batas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua NPCI Kabupaten Indramayu, Suprayitno, mengaku terharu atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada para atlet disabilitas.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, terutama Pemerintah Kabupaten Indramayu dan perusahaan yang telah memberikan bantuan secara langsung.

“Dukungan seperti ini sangat berarti bagi para atlet. Bantuan alat penunjang sangat membantu mereka untuk terus mempertahankan dan meningkatkan prestasi,” ungkapnya.

Pada akhir kegiatan, Bupati Lucky Hakim bersama jajaran pimpinan perusahaan secara simbolis menyerahkan bantuan kaki palsu dan kursi roda kepada para penerima manfaat.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tercipta lingkungan yang semakin inklusif sekaligus menumbuhkan semangat baru bagi atlet disabilitas untuk terus berprestasi dan memberikan kontribusi positif bagi daerah.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Indramayu Dukung Proyek Perlindungan Pesisir Pantura, Fokus Tangani Banjir Rob dan Perubahan Iklim

INDRAMAYU.radarinformasai.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim menghadiri Kick Off Meeting Infrastruktur Perlindungan Pesisir Pantura Jawa Terpadu di Ballroom Gedung Mina Bahari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pertemuan lintas kementerian dan lembaga tersebut membahas percepatan perlindungan kawasan pesisir dari ancaman banjir rob, penurunan muka tanah, hingga dampak perubahan iklim, Senin (4/5/26).

Kehadiran Bupati Lucky Hakim menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program strategis nasional sekaligus memperjuangkan perlindungan wilayah pesisir Indramayu. Kabupaten Indramayu diketahui sebagai salah satu kawasan Pantai Utara Jawa yang sangat rentan terhadap bencana pesisir, terutama banjir rob yang semakin sering terjadi.

Selain banjir rob, wilayah pesisir Indramayu juga menghadapi tantangan serius berupa abrasi pantai dan penurunan muka tanah yang berdampak pada permukiman warga serta aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor perikanan.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menegaskan kondisi Pantura semakin mengkhawatirkan akibat kenaikan muka air laut dan perubahan iklim. Ia menyebut kenaikan permukaan laut berkisar 0,8 hingga 1,2 sentimeter per tahun akibat pemanasan global, yang meningkatkan risiko kerusakan permukiman dan infrastruktur pesisir.

AHY juga menekankan pentingnya penanganan terpadu dalam mengatasi penurunan muka tanah dan persoalan pesisir lainnya. Menurutnya, pendekatan harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir agar solusi yang dihasilkan lebih efektif.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Lucky Hakim menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan infrastruktur perlindungan pesisir, khususnya bagi wilayah Indramayu yang terdampak langsung. Pemerintah daerah menegaskan kesiapan untuk bersinergi dengan pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan agar program berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebagai langkah konkret, pemerintah mendorong pembangunan Giant Sea Wall (GSW) sebagai solusi komprehensif yang direncanakan membentang sekitar 575 kilometer di sepanjang pesisir Pantura Jawa, termasuk Indramayu. Proyek ini mencakup pembangunan tanggul laut dan tanggul pantai, serta pendekatan berbasis alam melalui konservasi mangrove dan penataan kawasan pesisir secara menyeluruh.

Selain itu, pemerintah menyiapkan skema relokasi layak bagi masyarakat terdampak serta pengembangan kawasan pesisir berbasis ekonomi berkelanjutan. Langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pembangunan dilakukan secara terintegrasi, berbasis data, dan berorientasi pada perlindungan masyarakat.

Melalui keterlibatan aktif dalam program ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap upaya perlindungan pesisir tidak hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat ketahanan lingkungan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

RSUD Indramayu Siap Operasikan Cath Lab, Layanan Jantung Tak Perlu Rujukan Keluar Daerah

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan keseriusannya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan memastikan kesiapan operasional fasilitas Cath Lab di RSUD Indramayu. Fasilitas ini diproyeksikan menjadi andalan dalam pemeriksaan serta penanganan penyakit jantung dan kardiovaskular secara cepat dan mandiri di daerah.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, meninjau langsung kesiapan sarana Cath Lab yang merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan. Dalam kunjungan, ia juga memastikan tenaga medis telah mendapatkan pelatihan khusus guna mendukung operasional layanan tersebut, Senin (5/5/26).

Menurut Lucky Hakim, kehadiran Cath Lab menjadi tonggak penting bagi peningkatan layanan kesehatan di Indramayu. Pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh penanganan penyakit jantung secara cepat tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

Ia menegaskan bahwa kesiapan fasilitas harus berjalan seiring dengan kesiapan sumber daya manusia agar layanan dapat beroperasi secara optimal. Tenaga medis yang kompeten telah disiapkan agar pemanfaatan fasilitas dapat maksimal bagi masyarakat.

Pemkab Indramayu berharap keberadaan Cath Lab mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus mempercepat penanganan pasien jantung di daerah, sehingga pelayanan menjadi lebih cepat, tepat, dan berpotensi menyelamatkan lebih banyak nyawa. Dengan dukungan fasilitas dan SDM tersebut, RSUD Indramayu ditargetkan mampu memberikan layanan jantung intervensi secara mandiri bagi masyarakat.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Bapemperda DPRD Indramayu Bahas Perubahan Struktur Organisasi Perangkat Daerah

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Indramayu melakukan pembahasan perubahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah. Rapat berlangsung di ruang Bapemperda DPRD Indramayu sebagai langkah penyesuaian kelembagaan pemerintahan agar lebih efektif dan selaras dengan kebutuhan pelayanan masyarakat,” Selasa (5/5/2026).

Agenda tersebut dihadiri unsur pimpinan dan anggota Bapemperda bersama perwakilan Asisten Administrasi Umum Setda, BKPSDM, Bagian Hukum, serta Bagian Organisasi Setda Kabupaten Indramayu.

Dalam pembahasan, peserta rapat menyoroti evaluasi terhadap struktur organisasi perangkat daerah yang dinilai perlu diperbarui mengikuti perkembangan tata kelola pemerintahan saat ini.

Perwakilan Bagian Hukum Setda menjelaskan, revisi Raperda dilakukan untuk memperkuat penataan kelembagaan sekaligus mendukung optimalisasi pengelolaan keuangan daerah. Pemerintah Kabupaten Indramayu, kata dia, telah beberapa kali melakukan penyesuaian organisasi sehingga diperlukan penyelarasan terbaru terhadap fungsi dan kewenangan perangkat daerah.

Sementara itu, Bagian Organisasi Setda memaparkan sejumlah rencana perubahan, di antaranya penggabungan Badan Keuangan dan Aset Daerah menjadi Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah. Selain itu, urusan kebudayaan direncanakan masuk ke Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga. Sedangkan urusan pengendalian penduduk dan keluarga berencana akan dialihkan ke Dinas Kesehatan

Tak hanya itu, urusan pemberdayaan perempuan juga direncanakan bergabung dengan Dinas Sosial menjadi Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan.

Rencana penataan organisasi turut menyasar perampingan kelembagaan. Sebanyak 26 perangkat daerah disebut akan mengalami penyesuaian tipe, termasuk Sekretariat DPRD yang direncanakan turun dari tipe A menjadi tipe B. Kebijakan tersebut diperkirakan berdampak pada pengurangan jabatan struktural dari 569 menjadi 468 posisi.

BKPSDM turut menyampaikan bahwa restrukturisasi ini berpengaruh pada penataan jabatan di tingkat kecamatan. Pengurangan jumlah kepala seksi diperkirakan berdampak pada sekitar 26 pejabat yang nantinya memerlukan penyesuaian penempatan.

Dalam forum diskusi, Ketua Bapemperda H. Dalam menekankan pentingnya keterbukaan data skoring dan tipologi perangkat daerah. Ia juga mempertanyakan status Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang masih bertipe B.

Menanggapi hal tersebut, Bagian Organisasi Setda menyebut data skoring telah tersedia dan akan disampaikan sebagai bahan pembahasan lanjutan. Penetapan tipologi Disdukcapil juga disebut telah memperoleh persetujuan Kementerian Dalam Negeri bersama kementerian teknis terkait dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran dan sumber daya manusia sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016.

Anggota Bapemperda lainnya, Muhaemin, menyoroti pengelolaan aset daerah serta potensi kekosongan jabatan akibat restrukturisasi organisasi. Ia juga meminta penjelasan mengenai tipologi kecamatan, khususnya Kecamatan Pasekan.

Sementara Bhisma Panji Dhewanthara menilai perubahan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) kali ini lebih realistis karena disusun berdasarkan kebutuhan riil daerah.

Menjawab hal itu, Bagian Organisasi Setda menjelaskan Kecamatan Pasekan memperoleh skor di atas 700 berdasarkan perhitungan sesuai PP Nomor 18 Tahun 2016 sehingga masuk kategori kecamatan tipe A.

Melalui pembahasan tersebut, Bapemperda DPRD Indramayu berharap perubahan Raperda mampu melahirkan struktur kelembagaan yang lebih proporsional, efisien, dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Indramayu.

Reporter : Andika

Desa Krasak Jadi Percontohan Pendidikan di Indramayu, Program “Reang Belajar” Tekan Angka Putus Sekolah

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Desa Krasak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, berhasil mencuri perhatian publik berkat inovasi pendidikan yang digagas Kuwu Desa Krasak, Khairul Isma Arif. Melalui program bertajuk “Reang Belajar”, desa tersebut dinilai sukses berkontribusi dalam menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) sekaligus memberantas buta huruf di wilayahnya.

Program “Reang Belajar” lahir dari kepedulian pemerintah desa terhadap kondisi anak-anak putus sekolah serta masyarakat yang belum mampu membaca dan menulis. Dalam pelaksanaannya, Kuwu Khairul Isma Arif turun langsung menjadi “orang tua asuh” bagi warga yang membutuhkan pendampingan pendidikan.

Upaya tersebut membuahkan hasil positif. Dalam kurun satu tahun terakhir, angka ATS di Kabupaten Indramayu berhasil ditekan hingga sekitar 1.200 anak, dan Desa Krasak menjadi salah satu desa yang dinilai berperan aktif dalam pencapaian tersebut.

Atas dedikasinya di bidang pendidikan, Bupati Indramayu Lucky Hakim melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Indramayu, Asep Abdul Mukti, menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Khairul Isma Arif sebagai “Inisiator Peduli Pendidikan” pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, Sabtu (2/5/2026).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu, Dr. H. Caridin, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Pemerintah Desa Krasak dalam mendukung program prioritas daerah melalui gerakan “Indramayu Belajar”.

Menurutnya, langkah yang dilakukan Desa Krasak patut menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Indramayu dalam upaya menekan angka putus sekolah.

“Disdikbud mengapresiasi kepedulian Pemerintah Desa Krasak dalam mendukung penurunan angka ATS. Kami berharap inovasi ini dapat menjadi inspirasi bagi desa lainnya di Kabupaten Indramayu,” ujar Caridin.

Ia menambahkan, rata-rata lama sekolah di Kabupaten Indramayu masih perlu ditingkatkan. Karena itu, pihaknya terus mendorong berbagai program peningkatan kualitas sumber daya manusia agar Indramayu mampu bersaing dengan daerah lain serta meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sektor pendidikan.

Sementara itu, Kuwu Desa Krasak, Khairul Isma Arif, mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Krasak yang telah mendukung program “Reang Belajar”.

Menurutnya, program tersebut bertujuan memberikan harapan baru bagi anak-anak putus sekolah agar tetap dapat melanjutkan pendidikan dan mengejar cita-cita mereka.

“Saya tidak pernah menyangka program ini mendapat perhatian dan apresiasi dari banyak pihak. Awalnya hanya ingin memastikan tidak ada anak yang putus sekolah di desa kami,” ungkapnya.

Khairul menegaskan, penghargaan tersebut dipersembahkan untuk seluruh masyarakat Desa Krasak sebagai bentuk kerja bersama dalam membangun dunia pendidikan desa.

Dukungan terhadap langkah inovatif Desa Krasak juga datang dari Camat Jatibarang, Mardono. Ia menilai Desa Krasak sebagai salah satu desa yang aktif dan progresif dalam melahirkan berbagai inovasi pembangunan.

“Kami dari pemerintah kecamatan sangat mengapresiasi Desa Krasak yang terus aktif dan proaktif dalam berbagai program pembangunan. Semoga prestasi ini dapat terus dipertahankan dengan dukungan seluruh masyarakat,” katanya.

Selain sektor pendidikan, Desa Krasak juga menorehkan sejumlah prestasi lain di tingkat daerah. Desa yang dikenal sebagai penghasil Mangga Gedong Gincu tersebut masuk dalam 10 besar Mini Project terbaik Gapura Sapta Pesona (GSP) Tahun 2025 yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat.

Tak hanya itu, Desa Krasak juga meraih penghargaan dalam ajang Lomba Desa Tingkat Kabupaten serta Lomba Kebersihan Kabupaten Indramayu.

Dengan semangat gotong royong dan inovasi berkelanjutan, Desa Krasak membuktikan bahwa keterbatasan bukan menjadi hambatan untuk menghadirkan perubahan nyata demi masa depan generasi muda yang lebih baik.

Sumber : Diskominfo Indramayu
Andika

Hardiknas 2026 di Indramayu, Pemkab Tegaskan Pentingnya Pendidikan Berkualitas dan Inovatif

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 tingkat Kabupaten Indramayu menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan demi mencetak generasi unggul, tangguh, dan berdaya saing.

Upacara Hardiknas yang digelar di Alun-alun Indramayu, Sabtu (2/5/2026), dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Indramayu, Asep Abdul Mukti. Dalam kesempatan tersebut, Asep menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang maju dan bermartabat, sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, Asep menyampaikan bahwa pemerintah saat ini memprioritaskan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) guna meningkatkan mutu pendidikan nasional. Pendekatan tersebut diyakini mampu memperkuat proses belajar di ruang kelas sebagai fondasi kemajuan bangsa.

Selain itu, pemerintah juga menetapkan lima kebijakan strategis di bidang pendidikan, meliputi pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi pembelajaran, peningkatan kualitas serta kesejahteraan guru, penguatan pendidikan karakter, peningkatan kemampuan literasi dan numerasi, hingga pemerataan akses pendidikan yang inklusif.

Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa keberhasilan berbagai program pendidikan membutuhkan dukungan pola pikir maju, mental yang kuat, dan misi yang jelas. Ketiga unsur tersebut dinilai menjadi kunci agar kebijakan pendidikan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari bersama-sama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua demi Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” ujar Asep.

Momentum Hardiknas juga mendapat respons positif dari kalangan pendidik dan pelajar. Guru SMPN 1 Patrol, Nur Aisah, menilai peringatan Hardiknas menjadi pengingat bagi tenaga pendidik untuk terus berinovasi dalam proses pembelajaran agar kualitas pendidikan di Indramayu semakin berkembang.

Hal serupa disampaikan siswi SMAN 1 Sindang, Ayu Wandirah. Ia mengaku semakin termotivasi untuk belajar lebih giat dan berharap pendidikan di Indonesia terus mengalami kemajuan serta mampu memberikan ruang bagi generasi muda untuk berprestasi dan meraih cita-cita.

Dalam rangkaian kegiatan Hardiknas 2026, Pemerintah Kabupaten Indramayu juga memberikan berbagai penghargaan kepada sekolah, guru, pelajar, hingga tokoh penggerak pendidikan.

Pada lomba beberes sekolah, TK Aisyiyah Bustanul Athfal meraih juara pertama tingkat TK. Untuk jenjang SD, penghargaan diraih SDN Sukahati, sedangkan tingkat SMP diraih SMPN 1 Terisi.

Penghargaan inisiator berprestasi juga diberikan kepada Muhammad Zhafran Al Fatih dari SDN 1 Bojongsari atas prestasi di Kejuaraan Taekwondo Merdeka Championship I, Adeeva Afseen Mysha Firoos dari SDN 2 Jatibarang sebagai delegasi Indonesia dalam ajang Melayu Day 2025, serta Athalia Aerilyn Noeryn dari SDN 1 Karangampel Kidul yang meraih predikat Penari Topeng Terbaik Samba dan Kelana 2025 di Bandung.

Selain itu, penghargaan kepedulian lingkungan diberikan kepada Eti Rukmiati dari SDN 1 Karangampel atas program pengelolaan sampah sekolah. Penghargaan tingkat internasional juga diraih Ana Rohdiana dari SMPN 4 Sindang melalui inovasi pendidikan bertajuk “Petualangan di Hutan Mangrove” dalam ajang SEAMEO dan Japan ESD Award.

Penghargaan lainnya turut diberikan kepada Kuwu Desa Krasak Kecamatan Jatibarang, Khairul Isma Arif, atas inisiatif ruang belajar bagi masyarakat, Marsya Azani Zaenuniam dari SMP 2 Sindang sebagai Duta Pendidikan Jawa Barat, serta Sarah Bolushi Sya’ban El Mahdi dari SMAN 1 Indramayu yang meraih Juara 1 Tari Kreasi Nusantara tingkat nasional di TMII Jakarta.

Sementara itu, penghargaan Guru Pejuang Pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI diberikan kepada sejumlah guru di Indramayu, di antaranya Anas dari SMKN 1 Krangkeng, Arie Wahyuni dari SMPN 1 Losarang, Hariyono dari SDN 3 Kalianyar, Hata Sagita dari SDN 2 Lempuyang, Mardiani dari SMPN 1 Lohbener, serta Widya Agustin dari SMPN 1 Krangkeng.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Libur Akhir Pekan, Wisata Bali 2 Indramayu Jadi Favorit Warga untuk Rekreasi Bersama Keluarga

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Memasuki libur akhir pekan, destinasi wisata Bali 2, di Jl.Raya Balongan, Kec. Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Suasana ramai pengunjung terlihat sejak pagi hari dengan berbagai aktivitas rekreasi yang memadati area wisata tersebut,” pada Minggu, 3 Mei 2026.

Tempat wisata yang dikenal memiliki nuansa alam terbuka dan suasana santai ini menawarkan berbagai fasilitas hiburan yang cocok untuk anak-anak maupun orang dewasa. Pengunjung dapat menikmati area bermain, spot swafoto, kuliner khas, hingga pemandangan alam yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.

Pada momen libur panjang dan akhir pekan, jumlah pengunjung mengalami peningkatan cukup signifikan. Banyak warga datang bersama keluarga untuk menikmati suasana liburan tanpa harus bepergian jauh ke luar kota.

Salah seorang pengunjung Warno berasal dari Subang Bersama Keluarga,” mengaku memilih Bali 2 sebagai tempat rekreasi karena lokasinya mudah dijangkau serta memiliki suasana yang nyaman untuk bersantai.

“Tempatnya cocok untuk keluarga, banyak spot foto dan anak-anak juga senang bermain di sini. Apalagi saat hari libur seperti sekarang suasananya ramai dan menyenangkan,” ujarnya.

Selain menjadi tempat hiburan, kawasan wisata Bali 2 juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Kehadiran pedagang kuliner, pelaku UMKM, hingga jasa hiburan turut meramaikan aktivitas wisata setiap akhir pekan.

Pihak pengelola terus berupaya meningkatkan fasilitas dan kenyamanan pengunjung, mulai dari kebersihan area wisata, keamanan, hingga penambahan wahana hiburan agar wisatawan semakin betah berkunjung.

Dengan suasana yang asri, harga tiket yang terjangkau, serta berbagai fasilitas menarik, Bali 2 Indramayu kini menjadi salah satu destinasi wisata keluarga yang layak dikunjungi masyarakat saat mengisi waktu liburan di Kabupaten Indramayu.

Reporter : Andika

Pengumuman Kehilangan STNK Sepeda Motor Honda NF12A1C M/T

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Telah terjadi kehilangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sepeda motor dengan nomor polisi E 4191 QAN atas nama Abdul Karim. STNK tersebut diketahui hilang sekitar pukul 09.00 WIB, saat perjalanan dari rumah menuju Stasiun Jatibarang, Kabupaten Indramayu,”
pada Senin, 27 April 2026.

Kendaraan dimaksud diketahui belum dilakukan proses balik nama kepada pemilik baru, yakni Maulana Ragil Zakaria yang beralamat di Jalan Alamanda Merah No. 6 RT 05 RW 07, Kelurahan Margadadi, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu.

Berdasarkan data kendaraan, sepeda motor tersebut merupakan merek Honda tipe NF12A1C M/T, tahun pembuatan 2011, dengan isi silinder 125 cc, jenis sepeda motor, dan warna putih hijau. Kendaraan memiliki nomor rangka MH1JBF13BK008684 dan nomor mesin JBF1E1008836. Adapun nomor BPKB kendaraan tercatat L-03643449 dengan bahan bakar bensin.

Pihak pemilik telah berupaya melakukan pencarian dokumen tersebut, namun hingga saat ini STNK belum ditemukan. Kehilangan dokumen kendaraan ini diharapkan dapat diketahui masyarakat luas guna menghindari adanya penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Apabila terdapat pihak yang menemukan STNK dengan identitas tersebut, diharapkan dapat menghubungi nomor 0831-4871-3074 atau menyerahkan kepada pihak berwenang terdekat untuk diproses lebih lanjut.

Demikian pemberitaan kehilangan ini dibuat dengan sebenar-benarnya untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Reporter : Andika

Pemkab Indramayu Siap Tindak Lanjut Arahan Pusat, Fokus Kendalikan Inflasi Pangan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia secara daring dari Ruang Indramayu Command Center (ICC). Kegiatan ini dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Indramayu, Asep Abdul Mukti, bersama jajaran terkait, Senin (27/4/2026).

Rakor tersebut menjadi perhatian serius pemerintah pusat karena masih adanya daerah yang dinilai belum optimal dalam menekan laju inflasi, terutama terkait fluktuasi harga bahan pangan pokok.

Dalam arahannya, Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, memberikan teguran kepada ratusan pemerintah daerah yang dinilai belum melakukan langkah konkret. Ia menegaskan, pengendalian inflasi harus disertai aksi nyata di lapangan, bukan sekadar menghadiri rapat koordinasi.

“Daerah harus serius memanfaatkan bantuan APBN, seperti program penanaman cabai dan bawang. Jika tidak dimanfaatkan, berarti tidak menjalankan amanah,” tegasnya.

Tomsi juga meminta pemerintah daerah tidak lagi beralasan pada faktor cuaca atau distribusi, melainkan fokus pada solusi nyata demi menjaga daya beli masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Asep Abdul Mukti menyatakan bahwa Pemkab Indramayu siap menjalankan arahan pemerintah pusat. Ia mengungkapkan, Indramayu termasuk daerah penerima intervensi bantuan APBN dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk pengamanan pasokan cabai dan bawang.

Pemerintah daerah, lanjutnya, akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait guna menyiapkan lahan seluas 5 hingga 10 hektare sebagai bagian dari program penanaman komoditas tersebut.

“Kami tidak hanya memantau, tetapi akan langsung bergerak memastikan program penanaman ini berjalan optimal. Harapannya, pasokan pangan tetap terjaga sehingga harga di pasar stabil dan terjangkau,” ujarnya.

Selain itu, Pemkab Indramayu juga akan memperkuat koordinasi dengan Perum Bulog untuk mengawasi distribusi beras dan minyak goreng, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan harga di tingkat pasar.

Dengan langkah tersebut, pemerintah daerah berharap stabilitas harga pangan dapat terjaga, sekaligus memberikan dampak langsung terhadap daya beli dan kesejahteraan masyarakat.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika