Wujudkan Smart Governance, Diskominfo Indramayu Gelar Bimtek Pengisian Konten Super Apps Wong Reang

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu terus mempercepat transformasi digital dengan mengoptimalkan pengembangan aplikasi Wong Reang Apps. Sebagai tindak lanjut sosialisasi sebelumnya, Diskominfo menggelar Desk Aplikasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi admin perangkat daerah di Aula Diskominfo Indramayu, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan ini menjadi tahapan penting untuk memastikan seluruh fitur dalam Super Apps tersebut terisi konten yang akurat dan diperbarui secara berkala. Wong Reang Apps dirancang mengintegrasikan 13 layanan publik utama dalam satu platform, sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengunduh berbagai aplikasi secara terpisah.

Kepala Bidang TIK Diskominfo Indramayu, Heru Susanto, menegaskan integrasi layanan digital tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program Smart Governance yang masuk dalam 14 Program Unggulan Bupati Indramayu.

Menurutnya, aplikasi pemerintah harus dikelola secara aktif dan responsif terhadap kebutuhan warga. Melalui bimtek ini, setiap perangkat daerah didorong untuk konsisten memperbarui dan mengelola konten fitur secara berkelanjutan guna meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan digital.

Ia juga menambahkan, penyederhanaan aplikasi selaras dengan arahan Presiden Republik Indonesia agar sistem pemerintahan berbasis digital tidak berjalan sendiri-sendiri dan saling tumpang tindih. Wong Reang Apps diharapkan menjadi solusi super apps pelayanan publik terintegrasi di Kabupaten Indramayu.

Dalam kegiatan tersebut, sedikitnya 11 SKPD terlibat untuk mulai mengisi konten teknis sesuai bidang masing-masing. Beberapa fitur yang menjadi fokus antara lain Dumas-yu (pengaduan masyarakat terintegrasi), Pajak-yu (informasi dan pembayaran pajak daerah), Adminduk-yu (layanan administrasi kependudukan), Pasar-yu & UMKM (informasi harga pangan dan marketplace lokal), serta Plesir-yu (informasi destinasi wisata).

Melalui kolaborasi lintas perangkat daerah, Pemkab Indramayu menargetkan terciptanya budaya kerja digital yang lebih solid dan terintegrasi, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Sumber Diskominfo Kabupaten Indramayu

Andika

Resmi Bertugas, Kadiskominfo Indramayu Ajak Perkuat Sinergi dan Profesionalisme

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, H. Suwenda, S.Sos., M.Si., resmi memulai tugasnya, Momentum tersebut ditandai dengan perkenalan dan dialog bersama jajaran pegawai di Aula Diskominfo Kabupaten Indramayu, Senin (9/2/2026).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum untuk menyamakan persepsi terkait arah kebijakan dan tujuan organisasi ke depan. Dalam dialog terbuka tersebut, Suwenda menekankan pentingnya komunikasi internal yang sehat sebagai fondasi utama dalam membangun kinerja yang solid.

Menurutnya, capaian kerja tidak semata diukur dari hasil akhir, melainkan juga dari proses yang dilandasi semangat kebersamaan, saling mendukung, dan menghargai antarpegawai. Ia menegaskan, Diskominfo memiliki posisi strategis sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Sinergi, kolaborasi, kepekaan terhadap arus informasi, serta kekompakan tim menjadi kunci dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Suwenda juga mendorong seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kapasitas diri, adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi, serta menjaga profesionalisme dalam menyampaikan informasi publik yang akurat, cepat, dan bertanggung jawab.

Selain membahas tugas pokok dan fungsi, pertemuan tersebut turut menjadi ruang diskusi mengenai tantangan komunikasi publik, pengelolaan teknologi informasi, persandian, hingga statistik di era digital. 

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat peran Diskominfo dalam mendukung terwujudnya visi Indramayu REANG.

Sementara itu, Sekretaris Diskominfo, Erni Heriningsih, menyambut positif arahan pimpinan baru dan menyatakan komitmen jajarannya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dalam kesempatan yang sama, Erni juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kadiskominfo yang baru, serta apresiasi kepada Pelaksana Tugas sebelumnya, Atang Suwandi, yang kini kembali mengemban amanah sebagai camat di Kecamatan Lelea.

Sumber Diskominfo Kabupaten Indramayu

Andika

Diskominfo Indramayu Perkuat Kapasitas PPID, Dorong Layanan Informasi Publik Transparan dan Akuntabel

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Transparansi informasi publik menjadi tolok ukur penting dalam penyelenggaraan pemerintahan yang baik. Di Kabupaten Indramayu, meningkatnya jumlah permohonan informasi yang diajukan masyarakat kepada berbagai Perangkat Daerah mendorong perlunya kesiapan layanan yang lebih optimal dan seragam.

Menjawab tantangan tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu menggelar Rapat Koordinasi Penguatan Kapasitas Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Kegiatan yang berlangsung di Aula Diskominfo, dihadiri para Sekretaris Badan, Dinas, dan Inspektorat yang bertugas sebagai PPID Pembantu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Selasa (10/2/2026).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, Suwenda, menyampaikan apresiasi atas komitmen dan partisipasi para peserta. Ia menegaskan, Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelaksanaan keterbukaan informasi publik.

Menurutnya, ASN bertanggung jawab penuh dalam pengelolaan informasi, mulai dari penyediaan, pengolahan, hingga pendistribusian informasi kepada masyarakat sesuai ketentuan perundang-undangan. 

Ia juga menekankan pentingnya penyelesaian persoalan layanan informasi secara bijak dan solutif, dengan mengedepankan pendekatan win-win solution agar tidak memunculkan persoalan baru.

Dalam kesempatan yang sama, narasumber dari Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu, Supendi, menegaskan bahwa Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik masih relevan dan terus diimplementasikan hingga kini. 

Ia menyebut, prinsip keterbukaan informasi akan selalu menjadi bagian tak terpisahkan dari setiap badan publik dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

Diskusi berlangsung dinamis hingga akhir sesi. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pandangan, mulai dari aspek regulasi dan hukum keterbukaan informasi, mekanisme penyelesaian sengketa informasi, peran media massa dalam mendukung transparansi, hingga pemanfaatan teknologi informasi untuk mendorong layanan publik yang transparan dan akuntabel.

Sumber Diskominfo Kabupaten Indramayu

Andika

Sidak Pasca Libur Nataru, BKPSDM Temukan Satu ASN Mangkir Kerja

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah perangkat daerah usai libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kegiatan ini menyasar Sekretariat Daerah, Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), hingga Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat,” Jumat (2/1/2026).

Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris BKPSDM Citra Sukma Pertiwi bersama Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan, Ono Harsono. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan satu aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Bapenda Indramayu yang tidak masuk kerja tanpa keterangan.

“Ditemukan satu ASN yang tidak hadir tanpa izin, tidak ada surat sakit maupun keterangan lainnya. Itu kami kategorikan sebagai bolos kerja,” ujar Ono Harsono.

Ono menjelaskan, sidak diawali dari lingkungan Sekretariat Daerah, dilanjutkan ke Bapenda, dan berakhir di Diskominfo Indramayu. ASN yang kedapatan mangkir tersebut akan dicatat sebagai bahan evaluasi BKPSDM.

Ia menyayangkan masih adanya ASN yang tidak disiplin, terlebih pada hari kerja meskipun berada di masa yang kerap disebut sebagai “hari kejepit”. Menurutnya, kondisi tersebut tetap tidak dapat dijadikan alasan untuk tidak masuk kerja.

Selain satu ASN yang bolos, BKPSDM juga mencatat ketidakhadiran tiga ASN lainnya, masing-masing dua orang di Sekretariat Daerah dan satu orang di Bapenda. Namun, ketidakhadiran tersebut disertai dengan pengajuan cuti resmi.

Ono menambahkan, meskipun sistem absensi ASN saat ini telah terintegrasi secara daring, sidak lapangan tetap diperlukan guna meminimalkan potensi manipulasi kehadiran.

“Kadang ada ASN yang tercatat absen, tetapi tidak berada di kantor. Kalau memang sedang dinas luar tentu tidak masalah, namun itu tetap harus jelas dan sesuai aturan,” jelasnya.

Setelah menyelesaikan sidak di Diskominfo, BKPSDM berencana melanjutkan pemeriksaan ke kantor pemerintahan lainnya, termasuk kecamatan dan kelurahan. Ia berharap tidak ditemukan lagi ASN yang mangkir dari kewajibannya.

“Bagi ASN yang terbukti bolos, sudah disiapkan sanksi administratif berupa pengurangan tunjangan kinerja, bahkan sanksi lain sesuai ketentuan PP Nomor 94,” tegas Ono.

Sementara itu, Sekretaris Diskominfo Kabupaten Indramayu, Erni Heriningsih, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan sidak tersebut. Ia memastikan seluruh pegawai di lingkungan Diskominfo hadir pada hari pertama kerja.

“Di Diskominfo alhamdulillah hadir semua. Bahkan ada satu ASN yang memang menjalankan tugas sesuai tupoksinya untuk kegiatan peliputan sidak BKPSDM di kantor-kantor pemerintahan,” pungkas Erni.

(S.Diskom/Andika)

Diskominfo Indramayu Gelar Rakor Media Informasi, Dorong Sekolah Melek Digital

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kembali menunjukkan komitmen dalam memperkuat literasi informasi di sektor pendidikan. Hal ini diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Pengelolaan Media Informasi dan Publikasi bagi sekolah dan madrasah negeri se-Kabupaten Indramayu tahun 2025, yang berlangsung di Aula Ki Tinggil Setda Kabupaten Indramayu, Selasa (18/11/2025).

Plt. Kepala Diskominfo Indramayu, Atang Suwandi, menyampaikan bahwa peserta rakor datang dari berbagai jenjang pendidikan, mulai SMAN/SMKN, SLBN, MAN, MTsN, MIN, hingga pengurus FKKS SMP dan SD. “Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman pengelolaan media informasi agar publikasi sekolah tersampaikan lebih luas, sekaligus meningkatkan sinergi dengan Diskominfo,” jelasnya.

Rakor dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Ir. Aep Surahman, yang menekankan pentingnya literasi digital di era teknologi informasi yang cepat berkembang. “Dengan kemajuan TIK yang pesat, informasi bergerak secepat teknologi komunikasi. Pemanfaatannya harus bijak, jangan sampai termakan hoaks hanya karena membaca sepintas,” tegas Aep.

Aep menambahkan, pengelola media informasi sekolah harus pandai mengatur konten di media sosial, memastikan penyebaran informasi tetap dalam konteks pendidikan, agar berdampak positif bagi siswa dan wali murid. Ia mengajak seluruh sekolah memanfaatkan media digital secara konstruktif dan membangun arus informasi yang sehat dan kolaboratif. “Mari kita kembangkan media informasi di sekolah agar dapat dijangkau luas. Bersama-sama kita majukan pendidikan demi terwujudnya Indramayu REANG,” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama. Nidar Nadrotan Naim Sujana, Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik Diskominfo Provinsi Jawa Barat, membawakan materi pengelolaan media informasi dan publikasi di sekolah/madrasah negeri. Sementara Arie Prasetyo memberikan paparan terkait strategi pengelolaan media informasi bagi kepala sekolah, guru, operator, dan pengelola humas.

Selain itu, Sekretaris Diskominfo Indramayu Erni memaparkan langkah-langkah teknis pembuatan postingan kolaboratif di Instagram sebagai strategi publikasi digital efektif. Tujuannya agar sinergi antara Diskominfo Indramayu dan dunia pendidikan semakin kuat.

Melalui rakor ini, Diskominfo berharap tercipta sinergi yang solid antara instansi pendidikan dan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem informasi publik yang lebih maju, akurat, dan bermanfaat bagi masyarakat.

(Andika/Sbr/Diskom)

Diskominfo Indramayu Gelar Upacara Hari Pahlawan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Memperingati Hari Pahlawan 10 November 2025, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu menggelar upacara resmi di halaman kantor setempat. Seluruh jajaran mulai dari staf pelaksana, kepala bidang, kasubag, hingga pejabat fungsional turut hadir dalam kegiatan tersebut. Upacara dipimpin oleh Sekretaris Diskominfo, Erni Heriningsih.

Pelaksanaan upacara tersebut juga merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri Sosial Nomor S-816/MS/PB.06.00/10/2025 tentang pedoman peringatan Hari Pahlawan tahun 2025.

Dalam amanatnya, Erni membacakan pesan Menteri Sosial RI. Ia menekankan bahwa kemerdekaan yang diraih bangsa Indonesia bukan hadiah, melainkan hasil perjuangan panjang yang penuh keberanian, ketulusan, dan semangat kebersamaan.

“Ada tiga nilai penting yang dapat kita teladani dari para pahlawan. Pertama, kesabaran dalam berjuang. Kedua, semangat menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi. Ketiga, visi jauh ke depan demi generasi penerus,” ujarnya.

Erni juga menegaskan bahwa bentuk perjuangan masa kini bukan lagi dengan senjata, tetapi melalui ilmu pengetahuan, empati, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Semangatnya tetap sama: membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada anak bangsa yang tertinggal dari kemajuan zaman. Api perjuangan tidak boleh padam,” tutupnya.

(Andika/Sbr/Diskom).

Website dan Media Sosial Perangkat Daerah Dituntut Lebih Profesional dan Responsif

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Website serta media sosial milik perangkat daerah kini dituntut dikelola secara profesional, informatif, dan responsif. Hal ini dinilai penting demi menjawab kebutuhan masyarakat akan informasi yang cepat, akurat, sekaligus terpercaya.

Penegasan tersebut disampaikan Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, Atang Suwandi, saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Website dan Media Sosial Perangkat Daerah, Kamis (11/9/2025).

Atang menuturkan, perkembangan teknologi dan akses internet telah mengubah pola masyarakat dalam mencari informasi. “Website dan media sosial kini bukan hanya wadah berbagi informasi, melainkan juga mencerminkan citra pemerintah daerah di mata publik,” ujarnya.

Menurutnya, tata kelola informasi yang profesional akan memperkuat kinerja organisasi sekaligus membuat pemerintah lebih adaptif terhadap dinamika sosial. Media sosial juga dinilai memiliki peran strategis sebagai sarana komunikasi publik maupun komunikasi strategis pemerintah daerah.

“Jika dimanfaatkan dengan tepat, media sosial perangkat daerah bisa menjadi inovasi dalam tata kelola pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat,” tegas Atang.

Dalam bimtek tersebut, Diskominfo Indramayu menghadirkan narasumber dari Diskominfo Provinsi Jawa Barat, Fauziah Ismi Desiana. Ia memaparkan berbagai strategi pengelolaan website dan media sosial, termasuk tantangan yang kerap dihadapi para admin.

Fauziah menyarankan agar pengelola media sosial perangkat daerah mampu mengaitkan isu-isu terkini dengan program pemerintah. “Konten yang relevan akan lebih menarik perhatian masyarakat. Bahkan untuk rilis kegiatan pimpinan, admin perlu mengemasnya secara sederhana namun tetap informatif,” jelasnya.

Selain itu, materi tentang pembuatan konten menarik juga disampaikan oleh pengelola media sosial Diskominfo Indramayu, Deni Sanjaya. Ia menekankan pentingnya konten media sosial merujuk pada berita yang telah dipublikasikan melalui website resmi.

Deni berharap peserta bimtek dapat langsung menerapkan ilmu yang diperoleh dengan segera mengunggah setiap kegiatan perangkat daerah. “Semakin cepat informasi dipublikasikan, semakin optimal pula pelayanan informasi publik yang bisa dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

(Diskom/Andika).

Pemkab Indramayu Sediakan Wifi Gratis di 15 Lokasi Publik untuk Dukung Ekonomi Digital

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sebanyak 15 lokasi publik di Kabupaten Indramayu kini dilengkapi dengan fasilitas wifi gratis yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu. Inisiatif ini merupakan upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Selasa (1/10)

Pemerintah melalui Diskominfo Indramayu bekerja sama dengan Diskominfo Jawa Barat dalam penyediaan wifi gratis bernama “Jabar Juara”. Layanan ini tersedia selama 24 jam, mengingat kebutuhan internet yang semakin penting di tengah kemajuan teknologi saat ini.

Beberapa titik lokasi dengan fasilitas wifi gratis tersebut meliputi: Alun-Alun Puspawangi Indramayu, Depan Kwarcab Indramayu, Pantai Karangsong, TPI Cantigi, TPI Karangsong, Pantai Balongan Indah, Alun-Alun Anjatan, TPI Eretan Kulon, TPI Eretan Wetan, TPI Dadap, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jatibarang, Alun-Alun Haurgeulis, Halaman parkir Yayasan Da’i Bachtiar, Rest Area 130A Tol Cipali, dan Rest Area 130B Tol Cipali.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, Dadang Oce Iskandar, menjelaskan bahwa pemasangan wifi di area publik bertujuan untuk mendorong pengembangan ekonomi berbasis digital, terutama bagi pelaku UMKM, yang bisa diakses oleh seluruh masyarakat.

“Wifi gratis ini kami sediakan untuk mengembangkan perekonomian berbasis digital, yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat Indramayu,” jelas Oce pada Senin (25/3/2024).

Oce berharap fasilitas wifi gratis ini bisa dimanfaatkan secara positif dan optimal oleh masyarakat untuk mengakses informasi, memperkaya pengetahuan, dan tidak disalahgunakan.

Lebih lanjut, wifi publik ini juga diharapkan mampu menghubungkan masyarakat dengan dunia luar, sehingga perangkat smartphone tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi tetapi juga sebagai alat produktivitas yang mampu mendongkrak penghasilan.

“Mudah-mudahan fasilitas ini dapat meningkatkan literasi digital masyarakat Kabupaten Indramayu dan menggunakan internet ini secara sehat dan bijaksana,” tambah Oce.

Pada tahun 2024, direncanakan akan ada tambahan 63 titik wifi gratis di lokasi publik lainnya seperti kantor pemerintahan, stasiun transportasi, pusat layanan kesehatan, lembaga pendidikan, dan tempat wisata.

Lokasi penambahan wifi ini tersebar di beberapa kecamatan, di antaranya: 5 titik di Arahan, Balongan, 2 titik di Bangodua, 2 titik di Bongas, Cikedung, Jatibarang, 12 titik di Juntinyuat, 4 titik di Kandanghaur, 8 titik di Kedokan Bunder, 10 titik di Kertasemaya, 9 titik di Krangkeng, Kroya, 3 titik di Lelea, Pasekan, dan 3 titik di Patrol.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal