Kadiskominfo Indramayu Ajak ASN Implementasikan Nilai Pancasila dalam Kehidupan dan Pelayanan Publik

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kebangsaan dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, Suwenda, saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Diskominfo Indramayu, Senin (1/6/2026).

Dalam amanatnya, Suwenda menegaskan bahwa tantangan bangsa saat ini tidak lagi berfokus pada perjuangan melawan penjajahan fisik, melainkan menjaga persatuan dan kesatuan di tengah derasnya arus informasi, polarisasi sosial, serta dinamika global yang berkembang sangat cepat.

Menurutnya, Pancasila tidak boleh hanya dipandang sebagai warisan sejarah yang tertulis dalam dokumen kenegaraan. Lebih dari itu, Pancasila harus hadir sebagai ideologi yang hidup dan menjadi pedoman dalam sikap, perilaku, serta tindakan masyarakat Indonesia.

Suwenda yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Kabupaten Indramayu menyampaikan, keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan kekuatan besar yang dapat terus terjaga melalui nilai-nilai Pancasila.

“Pancasila merupakan milik seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, setiap elemen bangsa memiliki tanggung jawab untuk menjaga, mengamalkan, dan memperkuat nilai-nilai Pancasila demi masa depan Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengharuskan setiap warga negara menjaga persatuan, menghormati keberagaman, serta berkontribusi dalam pembangunan sesuai dengan peran dan tanggung jawab masing-masing.

Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), kata Suwenda, pengamalan nilai Pancasila dapat diwujudkan melalui integritas dalam bekerja, semangat gotong royong, serta pelayanan yang profesional dan tulus kepada masyarakat.

“ASN tidak hanya bertugas menjalankan administrasi pemerintahan, tetapi juga harus menjadi teladan dalam mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan di tengah kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Menutup amanatnya, Suwenda mengajak seluruh ASN untuk menjadikan integritas, tanggung jawab, gotong royong, dan semangat persatuan sebagai bagian dari budaya kerja sehari-hari. Menurutnya, nilai-nilai tersebut merupakan wujud nyata pengamalan Pancasila dalam membangun daerah dan melayani masyarakat.

Ia berharap seluruh ASN dapat menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan pengabdian, sehingga mampu berkontribusi dalam mewujudkan Kabupaten Indramayu yang semakin maju, harmonis, dan berdaya saing.

“Jadikan Pancasila sebagai pedoman dalam bekerja, melayani masyarakat, dan membangun Kabupaten Indramayu yang lebih maju. Selamat Hari Lahir Pancasila. Jayalah Indonesia. Salam Pancasila,” pungkasnya.

Sumber Diskominfo Indramayu


Andika

Pemkab Indramayu Perkuat Integrasi Layanan Digital Lewat Pengembangan Wong Reang Apps

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar rapat koordinasi untuk membahas pembaruan fitur aplikasi Wong Reang Apps. Kegiatan ini berlangsung di Aula Diskominfo Indramayu, sebagai langkah memperkuat integrasi layanan publik berbasis digital, Selasa (7/4/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Diskominfo Indramayu, Suwenda, serta dihadiri Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi, Heru Susanto. Turut hadir perwakilan dari sejumlah perangkat daerah, di antaranya Bapperida, Perumdam Tirta Darma Ayu (PDAM), DPMPTSP, dan Disdukcapil.

Rapat koordinasi ini difokuskan pada upaya integrasi layanan antar perangkat daerah melalui pengembangan fitur dalam aplikasi Wong Reang Apps. Setiap instansi dilibatkan sesuai dengan tugas dan fungsinya guna memastikan layanan yang terintegrasi dapat berjalan optimal.

Suwenda menegaskan, pengembangan aplikasi tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan publik yang lebih efektif dan mudah diakses masyarakat.

“Pengembangan Wong Reang Apps ini bertujuan untuk mendukung integrasi layanan antar perangkat daerah. Di dalamnya tersedia berbagai fitur, termasuk akses CCTV di sejumlah titik yang telah terintegrasi,” ujarnya.

Selain melibatkan perangkat daerah, Diskominfo Indramayu juga menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak eksternal, termasuk sektor swasta seperti Pertamina serta fasilitas layanan kesehatan, guna memperluas cakupan manfaat aplikasi bagi masyarakat.

Dalam pengelolaannya, setiap fitur pada Wong Reang Apps ditangani oleh admin dari masing-masing instansi terkait. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan responsivitas serta memastikan layanan berjalan sesuai kewenangan dan kebutuhan masyarakat.

Melalui pengembangan berkelanjutan ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap Wong Reang Apps dapat menjadi solusi terpadu yang memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan publik secara cepat, praktis, dan terintegrasi.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

DWP Diskominfo Indramayu Dorong Peran Ibu Tingkatkan Literasi Digital di Era Teknologi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Nuansa Syawal masih terasa hangat dalam pertemuan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu yang berlangsung di Aula Diskominfo. Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat peran perempuan dalam menghadapi tantangan di era digital, Rabu (8/4/2026).

Kepala Diskominfo Indramayu yang juga Penasehat DWP, Suwenda, menegaskan bahwa pertemuan tersebut bukan sekadar forum kebersamaan, melainkan juga wadah strategis untuk meningkatkan kapasitas anggota. Ia menyoroti pentingnya peran keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya para ibu, dalam mendorong literasi digital di tengah masyarakat.

“Sinergi Diskominfo tidak hanya melibatkan ASN, tetapi juga para ibu harus menjadi garda terdepan dalam meningkatkan literasi digital di Indramayu,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DWP Diskominfo Indramayu, Carwati Basuri Suwenda, menekankan urgensi peran orang tua dalam mendampingi anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Hal tersebut sejalan dengan penerapan Peraturan Pemerintah No.17/2025 serta Permenkomdigi No. 9/2026.

Menurutnya, regulasi tersebut menuntut orang tua untuk lebih aktif dan bijak dalam mengawasi aktivitas anak di dunia digital. Selain pemahaman teknologi, komunikasi yang efektif antara orang tua dan anak juga menjadi kunci agar penggunaan internet tetap aman dan bertanggung jawab.

Sebagai bentuk dukungan, Carwati turut memperkenalkan aplikasi Google Family Link yang dapat membantu orang tua memantau aktivitas digital anak, mengatur durasi penggunaan perangkat, hingga menyaring konten sesuai usia.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa teknologi hanya berfungsi sebagai alat bantu. Peran utama tetap berada pada orang tua dalam memberikan edukasi, pendampingan, serta perlindungan anak dari potensi dampak negatif di ruang digital.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Diskominfo Indramayu, Heru Susanto, turut memaparkan pemanfaatan Google Family Link serta aplikasi Wong Reang Apps.
Paparan tersebut mendapat sambutan antusias dari para anggota DWP yang hadir. 

Hal ini mencerminkan komitmen bersama untuk menciptakan ekosistem digital yang aman dan sehat bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Indramayu.

Sumber Diskominfo Indramayu 

Andika

Diskominfo Indramayu Perkuat Sinergi dengan Pers Lewat Silaturahmi Syawalan

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu menggelar silaturahmi Syawalan bersama insan pers sebagai langkah mempererat hubungan sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan media. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Diskominfo Indramayu, Selasa (31/03/26).

Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan yang dihadiri jajaran Diskominfo serta wartawan dari berbagai organisasi media di Indramayu. Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi dan sinergi pasca-Idulfitri.

Kepala Diskominfo Indramayu, Suwenda, menyampaikan apresiasi kepada panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pers dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, kolaborasi yang baik akan mendorong penyampaian informasi yang akurat sekaligus mempercepat kemajuan daerah. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga profesionalisme dalam setiap peran yang dijalankan.

“Sinergi antara pemerintah dan pers menjadi kunci dalam pembangunan. Dengan komunikasi yang efektif dan kerja sama yang solid, informasi yang disampaikan kepada masyarakat akan lebih berkualitas,” ujarnya.

Senada dengan itu, perwakilan wartawan yang juga Sekretaris Jenderal Serikat Media Siber Indonesia, Makali Kumar, menilai kegiatan ini sebagai momentum strategis untuk saling memaafkan sekaligus memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem pers yang sehat di Indramayu.

Ia mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Indramayu terhadap insan pers, yang dinilainya dapat menjadi contoh bagi daerah lain. Makali juga menegaskan peran vital media dalam proses pembangunan.

“Pers memiliki peran penting dalam kemajuan daerah. Karena itu, diperlukan komitmen bersama untuk menjaga kualitas informasi dan memperkuat sinergi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua panitia kegiatan, Andri dari Asosiasi Media Konvergensi Indonesia Kabupaten Indramayu, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap, silaturahmi ini dapat menjadi pemicu bagi Diskominfo dan seluruh insan media untuk terus membangun kerja sama yang konstruktif dan berkelanjutan.

Reporter : Andika

Pantau Arus Balik Lebaran 2026, Jalur Pantura Indramayu Mulai Ramai Kendaraan

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Memasuki H+2 Idulfitri 1447 Hijriah, arus balik Lebaran 2026 di jalur Pantura Indramayu mulai menunjukkan peningkatan volume kendaraan. Berdasarkan pantauan tim rintisan Saka Kominfo Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Indramayu, lalu lintas terpantau ramai namun masih lancar.

Sejumlah titik yang menjadi perhatian di antaranya jalur lingkar Posko Lohbener serta By Pass Pantura Desa Kongsijaya, Kecamatan Widasari. Di ruas tersebut, kendaraan roda dua dan roda empat terlihat melintas secara berkelompok menuju arah barat seperti Jakarta dan kawasan Purwasuka.

Meski mulai dipadati kendaraan pemudik yang kembali dari kampung halaman, kondisi arus lalu lintas belum menunjukkan kepadatan signifikan seperti saat puncak arus mudik. Situasi saat ini masih terbilang terkendali dengan arus yang relatif lancar.

Anggota tim rintisan Saka Kominfo, Heri Tarma, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan langsung di lapangan maupun melalui berbagai sumber informasi daring guna memastikan perkembangan arus balik.

“Dari hasil pemantauan di jalur Pantura, kendaraan arus balik menuju Jakarta mulai ramai, namun masih lancar. Kami juga mengikuti informasi dari media online terkait kondisi arus balik secara nasional,” ujarnya, Senin (23/3/2026).

Ia menambahkan, berdasarkan informasi dari pemerintah pusat, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret 2026. Masyarakat pun diimbau untuk mengatur waktu perjalanan guna menghindari kepadatan.

Imbauan tersebut disampaikan oleh Dudy Purwagandhi selaku Menteri Perhubungan, yang meminta para pemudik tidak menumpuk perjalanan di tanggal-tanggal puncak arus balik.

Di sisi lain, jajaran kepolisian daerah juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi. Kapolda Jawa Barat, Rudi Setiawan, menyebut pihaknya bersama Korlantas Polri akan menerapkan rekayasa lalu lintas, termasuk sistem satu arah (one way) di jalur tol maupun arteri yang rawan kemacetan.

Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, diharapkan arus balik Lebaran 2026, khususnya di jalur Pantura Indramayu, dapat berjalan lancar, aman, dan terkendali tanpa hambatan berarti.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

H+3 Arus Balik, Jalur Pantura Indramayu Mulai Dipadati Kendaraan

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Memasuki H+3 Idulfitri 2026, arus balik di jalur Pantura Indramayu mulai menunjukkan peningkatan. Meski puncak arus balik diperkirakan terjadi, volume kendaraan yang mengarah ke wilayah barat seperti Jakarta dan kawasan Purwasuka terpantau ramai lancar,” pada Selasa (24/3/2026).

Berdasarkan pantauan tim Diskominfo sejak siang hari, kendaraan pemudik yang kembali ke kota tujuan mulai memadati ruas jalan Pantura. Lonjakan ini diduga dipicu berakhirnya masa libur bersama dan cuti Lebaran, sehingga para pekerja dan aparatur mulai kembali beraktivitas.

Kepadatan kendaraan terlihat di sejumlah titik, di antaranya kawasan Posko Lohbener serta lampu merah By Pass Pantura di Desa Widasari. Arus kendaraan yang melintas didominasi sepeda motor dan mobil pribadi dengan arah menuju barat.

Meski terpantau padat, arus lalu lintas masih tergolong lancar tanpa hambatan berarti, menyerupai kondisi saat arus mudik beberapa hari sebelumnya.

Salah seorang warga Jatibarang, Ningsih, mengaku harus lebih berhati-hati saat melintasi jalur tersebut akibat meningkatnya volume kendaraan.

“Jalur Pantura wilayah Widasari sudah mulai padat oleh kendaraan arus balik. Kami harus ekstra hati-hati saat berkendara,” ujarnya.

Ia pun berharap para pemudik yang kembali ke daerah tujuan dapat sampai dengan selamat.

Hingga malam hari, arus kendaraan di jalur Pantura Indramayu masih terpantau ramai. Kondisi ini diperkirakan akan terus berlangsung seiring berakhirnya masa libur Lebaran dan dimulainya kembali aktivitas kerja di berbagai sektor.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Mari Bersama Jaga Keamanan Informasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Surat tampak resmi, lengkap dengan Tanda Tangan Elektronik (TTE) dan QR code. Namun masyarakat diimbau untuk tidak langsung mempercayai dokumen digital tanpa melakukan verifikasi lebih lanjut.

Fenomena penggunaan TTE kini semakin marak, baik pada surat dinas maupun dokumen resmi lainnya. Secara tampilan, surat terlihat rapi dan meyakinkan. Meski demikian, keaslian dokumen tetap perlu dipastikan agar terhindar dari potensi penyalahgunaan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Pergi pagi membawa berkas ke kota,
Pulangnya singgah membeli kue.
Surat terlihat resmi memang menggoda mata, Tapi yang belum diverifikasi jangan dipercaya dulu ya.

Masyarakat disarankan untuk melakukan langkah sederhana sebelum mempercayai isi surat. Pertama, periksa fisik dan format surat secara cermat. Kedua, pindai QR code atau akses tautan yang tertera dan pastikan mengarah ke situs resmi. 

Ketiga, cek validitas status tanda tangan elektronik yang digunakan.

Proses verifikasi ini hanya membutuhkan waktu singkat, namun sangat penting untuk mencegah risiko penipuan maupun kesalahan informasi. 

Pasalnya, teknologi digital yang dirancang untuk meningkatkan keamanan dapat disalahgunakan apabila tidak disertai kehati-hatian.

Apabila masih terdapat keraguan terhadap keaslian surat, masyarakat dapat melakukan konfirmasi melalui layanan pengaduan Wong Reang Wadul di nomor 08111333314.

Edukasi ini menjadi bagian dari upaya peningkatan literasi digital oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu guna menciptakan ekosistem informasi yang aman, cerdas, dan bertanggung jawab.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

FPD Diskominfo Indramayu, Suwenda Dorong Integrasi Data dan Penguatan SPBE

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu terus mempercepat transformasi digital guna meningkatkan kualitas layanan publik. Langkah tersebut dilakukan secara terpadu agar kinerja perangkat daerah semakin optimal dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Hal itu disampaikan Kepala Diskominfo Indramayu, Suwenda, S.Sos., M.Si., saat menggelar Forum Perangkat Daerah (FPD) bersama sejumlah perangkat daerah, kelompok masyarakat, dan para pemangku kepentingan di lingkungan Pemkab Indramayu.

Menurut Suwenda, agenda prioritas tahun 2026 difokuskan pada penguatan tata kelola Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), integrasi data sektoral, serta optimalisasi keterbukaan informasi publik. Kebijakan tersebut diarahkan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel sejalan dengan visi Indramayu Reang.

Ia mengungkapkan, Indeks SPBE Kabupaten Indramayu saat ini telah mencapai 3,93 dengan predikat “Sangat Baik”. Selain itu, Diskominfo tengah mengembangkan ekosistem digital melalui super aplikasi, yakni Wong Reang Apps untuk masyarakat dan PATAS bagi internal ASN.

“Aplikasi ini mengintegrasikan berbagai layanan, mulai dari administrasi kependudukan, kesehatan, hingga pengaduan masyarakat dalam satu pintu berbasis Single Sign On,” jelasnya.

Suwenda menekankan pentingnya kolaborasi antarperangkat daerah dalam menjaga kualitas dan akurasi data. Diskominfo, lanjutnya, berperan sebagai walidata yang memastikan setiap informasi yang dipublikasikan melalui portal Open Data sesuai standar dan prinsip Satu Data Indonesia.

Dalam pengelolaan pengaduan, program Wong Reang Wadul menjadi ujung tombak respons aduan masyarakat. Hingga Januari 2026, tercatat 109 laporan telah diselesaikan melalui kanal SP4N-LAPOR!.

Tak hanya itu, Diskominfo juga memperluas jangkauan informasi hingga tingkat nasional melalui kolaborasi dengan kementerian serta kemitraan strategis bersama media massa. Dari sisi keamanan informasi, Pemkab Indramayu membentuk Tim Tanggap Insiden Siber (Indramayu-CSIRT) untuk memperkuat perlindungan sistem digital.

Upaya pengamanan dilakukan melalui audit rutin serta fasilitasi Sertifikat Elektronik guna mendukung Tanda Tangan Elektronik (TTE). Hingga Januari 2026, tercatat lebih dari 2,6 juta transaksi TTE telah digunakan untuk menjamin keaslian dan integritas dokumen pemerintahan.

Pada sektor komunikasi publik, Diskominfo terus menggencarkan diseminasi informasi pembangunan daerah, mulai dari publikasi pimpinan daerah, perangkat daerah, kecamatan, desa, hingga satuan pendidikan. 

Bahkan sekolah di bawah naungan Kementerian Agama seperti MTsN dan MAN, serta SMA dan SMK di bawah pemerintah provinsi, turut berkolaborasi melalui media sosial resmi Diskominfo.

Strategi publikasi yang inklusif tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan informasi pembangunan secara lebih masif dan terukur. Melalui integrasi layanan di bawah Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), TIK, serta Statistik dan Persandian, Diskominfo Indramayu optimistis dapat menghadirkan pelayanan publik yang semakin efektif.

Transformasi digital ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memangkas birokrasi yang berbelit melalui sistem aplikasi yang terintegrasi, demi memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat Indramayu.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Perkuat Organisasi Wanita di Lingkungan Perangkat Daerah, DWP Diskominfo Indramayu Susun Kepengurusan Baru

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu menggelar pertemuan perdananya di Bulan Suci Ramadan di Aula Diskominfo. Agenda utama dalam kegiatan ini adalah perkenalan seluruh anggota, sekaligus penyusunan struktur kepengurusan baru untuk memperkuat roda organisasi di lingkungan perangkat daerah, Jumat (27/2/26).

Penasihat DWP Diskominfo yang juga Kepala Diskominfo, Suwenda, turut hadir di pertemuan rutin DWP tersebut. Dalam kesempatan itu, Kadis Kominfo memberikan dukungan penuh terhadap aktivasi kegiatan ini. Suwenda juga menekankan pentingnya wadah bagi para istri Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai sarana komunikasi sekaligus ajang silahturahmi antar istri ASN.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Insya Allah DWP Diskominfo akan menggelar pertemuan rutin tiap bulannya, agar lebih saling mengenal dan akrab sehingga terjalin persaudaraan antar istri Diskominfo,” ujarnya

Sementara itu, Ketua DWP Diskominfo Indramayu, Ny. Hj. Carwati Basuri Suwenda, memaparkan, kegiatan DWP yang mencakup lima bidang utama.

“Program kita fokus pada bidang kesehatan, keagamaan, sosial budaya, ekonomi, dan pendidikan,” jelas Ny. Hj. Carwati saat memberikan sambutan di depan para anggota.

Dalam penyusunan pengurus, posisi strategis diisi oleh Ny. Rindang Heru Susanto sebagai Wakil Ketua I, Ny. Heni Kiki Nurhakiky sebagai Wakil Ketua II, dan Ny. Siti Dedy Suprayogi sebagai Sekretaris. Formasi ini diharapkan mampu menggerakkan program kerja organisasi secara lebih efektif dan terukur.

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk menjadikan DWP Diskominfo sebagai organisasi yang solid. Selain sebagai ajang silaturahmi, penguatan struktur ini bertujuan agar para anggota dapat berkontribusi nyata dalam mendukung kesejahteraan keluarga besar Diskominfo Indramayu.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Sosialisasikan Wong Reang Apps, Diskominfo Kabupaten Indramayu Dorong Digitalisasi Layanan dan UMKM

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu menggelar sosialisasi implementasi Wong Reang Apps bertajuk Indramayu dalam Satu Genggaman secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (26/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya percepatan transformasi digital pelayanan publik sekaligus penguatan ekonomi daerah melalui digitalisasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kepala Diskominfo Indramayu, Suwenda, menegaskan digitalisasi merupakan kebutuhan di era teknologi saat ini. 

Menurutnya, hampir seluruh wilayah telah terjangkau internet sehingga pemerintah daerah dituntut beradaptasi agar pelayanan publik semakin cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat.

Menjawab tantangan tersebut, Diskominfo mengembangkan Wong Reang Apps sebagai super aplikasi yang mengintegrasikan berbagai layanan dalam satu platform. 

Salah satu fitur unggulannya adalah marketplace UMKM yang difungsikan sebagai etalase digital resmi produk unggulan Indramayu.

“Fitur ini menjadi komitmen pemerintah daerah dalam mendukung ekonomi kerakyatan. 

UMKM adalah tulang punggung perekonomian, penyerap tenaga kerja, dan penggerak ekonomi lokal,” ujar Suwenda.

Melalui marketplace tersebut, produk lokal diharapkan mampu menembus pasar lebih luas, baik tingkat lokal, nasional, hingga internasional. 

Pelaku UMKM juga mendapat manfaat berupa peningkatan visibilitas produk, kemudahan transaksi digital, penguatan branding melalui identitas resmi pemerintah, serta peluang pembinaan berbasis data yang lebih terarah.

Diskominfo turut mendorong kolaborasi dengan Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Industri sebagai leading sector pembinaan UMKM agar ekosistem digital berjalan optimal.

Pada sesi teknis, Wahyu Hermawan dari Bidang TIK yang juga tim pengembang aplikasi memaparkan mekanisme pendaftaran akun, pengunggahan produk, pengelolaan pesanan, hingga pemanfaatan fitur promosi dalam aplikasi.

Ia menjelaskan, Wong Reang Apps menghadirkan beragam layanan, mulai dari informasi pemerintahan, layanan aduan, sektor kesehatan, cek pajak daerah, layanan PDAM, hingga informasi lengkap seputar Kabupaten Indramayu.

Pengembangan aplikasi ini selaras dengan program prioritas Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin, yang mencakup 14 fitur utama termasuk dua fitur unggulan, salah satunya marketplace UMKM.

Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan, aplikasi tersebut berperan sebagai penghubung antara pelaku usaha dan konsumen, sementara mekanisme transaksi menjadi tanggung jawab masing-masing pihak.

Melalui Wong Reang Apps, Pemkab Indramayu berharap digitalisasi pelayanan publik dan penguatan ekonomi daerah dapat berjalan beriringan menuju daerah yang adaptif, modern, dan berdaya saing.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika