Kecamatan Sukagumiwang Perkuat Validasi Data Anak Tidak Sekolah untuk Dukung Program Nasional

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang menggelar kegiatan Verifikasi dan Validasi (Verval) Data Anak Tidak Sekolah (ATS) bersama operator ATS desa se-Kecamatan Sukagumiwang, pengawas Sekolah Dasar (SD), dan pengawas Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Aula Ki Sapu Angin Kecamatan Sukagumiwang. Selasa (30/6/2026)

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Camat Sukagumiwang, Mohamad Mulya Setiawan, S.STP, yang diwakili Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial, Juniri, S.E., M.A.P., didampingi Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum, Dedi Nurhadi, S.E. Agenda ini bertujuan memastikan keakuratan data Anak Tidak Sekolah (ATS) sebagai dasar penyusunan kebijakan penanganan anak putus sekolah di wilayah Kecamatan Sukagumiwang.

Dalam proses verifikasi, seluruh operator ATS desa bersama pengawas pendidikan melakukan pencocokan dan validasi data terhadap anak usia 7 hingga 18 tahun yang belum pernah bersekolah, putus sekolah, maupun tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Juniri menegaskan bahwa data yang akurat menjadi kunci keberhasilan program penanganan Anak Tidak Sekolah. Karena itu, sinergi antara pemerintah desa, satuan pendidikan, dan pemerintah kecamatan harus terus diperkuat agar setiap anak memperoleh haknya untuk mengenyam pendidikan.

“Pendataan yang akurat menjadi dasar dalam penyusunan langkah intervensi dan kebijakan agar anak-anak yang tidak bersekolah dapat kembali memperoleh hak pendidikan secara optimal,” ujarnya.

Operator ATS memiliki peran penting sebagai ujung tombak pendataan di tingkat desa. Mereka bertugas mengidentifikasi, memverifikasi, dan memvalidasi data anak yang belum pernah sekolah, putus sekolah, maupun tidak melanjutkan pendidikan sehingga pemerintah memiliki basis data yang valid dalam menentukan langkah penanganan.

Pelaksanaan verval ini juga merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah. Regulasi tersebut menjadi landasan nasional dalam upaya menekan angka anak tidak sekolah melalui pendataan yang akurat, kolaborasi lintas sektor, serta berbagai bentuk intervensi, mulai dari reintegrasi ke sekolah formal, pendidikan nonformal melalui Paket A, B, dan C, hingga pelatihan vokasi.

Pemerintah menargetkan penanganan sekitar 645 ribu Anak Tidak Sekolah secara bertahap hingga tahun 2045 melalui pelaksanaan Rencana Aksi Daerah (RAD) periode 2026–2029, 2030–2034, 2035–2039, dan 2040–2045.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap tersusunnya data ATS yang akurat dan komprehensif sehingga program penanganan anak tidak sekolah dapat dilaksanakan secara tepat sasaran, berkelanjutan, serta mampu menjamin terpenuhinya hak pendidikan bagi seluruh anak di wilayah Kecamatan Sukagumiwang.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Belasan Perangkat Desa Tersana dan Cadangpinggan Resmi Dilantik, Camat Sukagumiwang Tekankan Integritas dan Profesionalisme

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Desa Tersana dan Pemerintah Desa Cadangpinggan, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan perangkat desa di Aula Ki Sapu Angin Kecamatan Sukagumiwang. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari proses penjaringan dan penyaringan perangkat desa yang telah dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Senin (29/6/2026)

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang profesional, efektif, transparan, dan akuntabel guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Acara dihadiri Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan, S.STP., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu yang diwakili Kepala Bidang Pemerintahan Desa Raden Adang Kusumah Dewantara, S.IP., M.Si., unsur Danramil dan Polsek Sukagumiwang, Ketua TP PKK, Karang Taruna, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua RT/RW, unsur Majelis Ulama Indonesia (MUI), tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan menegaskan bahwa jabatan perangkat desa merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, disiplin, serta menjunjung tinggi integritas.

“Perangkat desa merupakan ujung tombak pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, perangkat desa yang baru dilantik diharapkan mampu bekerja secara profesional, disiplin, serta menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugas dan fungsinya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh perangkat desa senantiasa menjaga kepercayaan masyarakat dengan memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Indramayu yang diwakili Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Raden Adang Kusumah Dewantara, menyampaikan bahwa perangkat desa memiliki posisi strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan di tingkat desa.

Menurutnya, perangkat desa yang baru dilantik harus terus meningkatkan kompetensi, memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan tata kelola pemerintahan yang semakin modern.

Mewakili pemerintah desa, Kuwu Desa Cadangpinggan Bagyana Kusmiarta menekankan pentingnya kedisiplinan, loyalitas, dan semangat pengabdian sebagai modal utama dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Kedisiplinan merupakan modal utama dalam menjalankan amanah jabatan. Kami berharap seluruh perangkat desa yang dilantik hari ini dapat menunjukkan dedikasi, loyalitas, serta semangat pengabdian yang tinggi demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Adapun perangkat desa yang dilantik berasal dari dua desa, yakni Desa Tersana dan Desa Cadangpinggan.

Untuk Desa Tersana, perangkat yang dilantik meliputi Rohim sebagai Sekretaris Desa, Suweti sebagai Kepala Urusan Keuangan, Irpa Wardanu Siregar sebagai Kepala Seksi Pemerintahan, Susanti sebagai Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum, Saefullah sebagai Kepala Dusun I, serta Firmansyah sebagai Kepala Dusun II.

Sementara itu, dari Desa Cadangpinggan dilantik Liana Rohaly sebagai Kepala Urusan Keuangan, Raeni, S.Pd. sebagai Kepala Seksi Pemerintahan, Mirza Izzurohman sebagai Kepala Seksi Pelayanan, Sumawijaya sebagai Kepala Urusan Kesejahteraan, Joharudin sebagai Kepala Urusan Perencanaan, Supriyadi sebagai Kepala Dusun I, Irfan Saputra sebagai Kepala Dusun II, dan Aris Munandar sebagai Kepala Dusun III.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung khidmat tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas aparatur desa dalam mewujudkan pemerintahan desa yang profesional, transparan, responsif, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Kecamatan Sukagumiwang Sosialisasikan KIA untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang terus memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan administrasi kependudukan bagi anak. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar Sosialisasi Kartu Identitas Anak (KIA) di Sekretariat Program Keluarga Harapan (PKH). Senin (29/6/2026)

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Sukagumiwang, Mohamad Mulya Setiawan, S.STP., didampingi Kepala Seksi Pelayanan Masyarakat, Dudy Riswandi, S.IP. Sementara materi teknis mengenai kepemilikan dan tata cara pembuatan Kartu Identitas Anak disampaikan oleh Bayu Febrianto Shona, S.E.

Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan Pemerintah Republik Indonesia terkait pelaksanaan Program Wajib Belajar 13 Tahun yang dimulai sejak jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Program tersebut mengacu pada surat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu Nomor 400.3.3/5462-Bid. Pemb. PAUD PNF tanggal 26 Juni 2026 mengenai implementasi wajib belajar bagi anak usia 5 hingga 6 tahun.

Dalam sambutannya, Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan menegaskan bahwa kepemilikan Kartu Identitas Anak bukan hanya berfungsi sebagai identitas resmi bagi anak, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan tertib administrasi kependudukan serta mendukung berbagai program pemerintah di bidang pendidikan dan perlindungan anak.

“Kepemilikan KIA bukan hanya sebagai identitas resmi anak, tetapi juga menjadi bagian penting dalam integrasi data kependudukan yang mendukung pemenuhan hak-hak dasar anak, termasuk akses terhadap pendidikan sejak usia dini,” ujarnya.

Menurutnya, data kependudukan yang akurat dan terintegrasi akan memudahkan pemerintah dalam menyusun kebijakan serta menyalurkan berbagai program pembangunan secara tepat sasaran, khususnya yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, dan perlindungan anak.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah desa, lembaga pendidikan, hingga masyarakat, untuk berperan aktif dalam memastikan seluruh anak memiliki dokumen administrasi kependudukan yang lengkap.

Sementara itu, Bayu Febrianto Shona menjelaskan secara rinci persyaratan serta prosedur pembuatan Kartu Identitas Anak. Ia mengimbau para orang tua agar segera mengurus KIA sebagai bentuk kepatuhan terhadap administrasi kependudukan sekaligus upaya memenuhi hak identitas bagi setiap anak.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap seluruh anak usia dini di wilayahnya memiliki Kartu Identitas Anak sehingga dapat mendukung implementasi Program Wajib Belajar 13 Tahun secara optimal.

Selain meningkatkan tertib administrasi kependudukan, kepemilikan KIA juga diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan yang berkualitas serta mendukung lahirnya generasi muda Kabupaten Indramayu yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Peringati Harganas ke-33, Kecamatan Sukagumiwang Ajak Perkuat Peran Ayah dalam Membangun Keluarga Berkualitas

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang menggelar Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tingkat Kecamatan Sukagumiwang di halaman Kantor Kecamatan Sukagumiwang. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun keluarga yang berkualitas sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. Senin (29/6/2026)

Upacara diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), kepala UPTD/UPTB, para kuwu beserta perangkat desa se-Kecamatan Sukagumiwang, kepala sekolah, serta aparatur sipil negara dan pegawai instansi pemerintah di lingkungan Kecamatan Sukagumiwang.

Pelaksanaan upacara mengacu pada Surat Edaran Bupati Indramayu Nomor 400.14.1.1/1868/DP2KBP3A tanggal 24 Juni 2026 tentang Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu yang kemudian ditindaklanjuti melalui surat undangan resmi dari Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang.

Bertindak sebagai pembina upacara, Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan, S.STP., menegaskan bahwa keluarga merupakan pondasi utama dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

“Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang menjadi fondasi utama dalam membangun generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Dari keluargalah nilai-nilai moral, kasih sayang, serta tanggung jawab mulai ditanamkan,” ujarnya dalam amanat.

Pada peringatan Harganas tahun ini, pemerintah mengusung tema “Ayah Wajib Hadir” sebagai ajakan kepada para ayah agar semakin aktif berperan dalam pengasuhan, pendidikan, serta pendampingan tumbuh kembang anak.

Menurutnya, peran seorang ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pelindung, pendidik, teladan, sekaligus pendamping yang hadir dalam setiap fase kehidupan anak. Keterlibatan ayah dinilai sangat penting dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, mulai dari pengaruh teknologi digital, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, hingga pencegahan stunting.

“Keterlibatan ayah dalam mengasuh dan mendampingi tumbuh kembang anak merupakan salah satu kunci untuk mencetak generasi yang tangguh, berkualitas, dan siap menghadapi masa depan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Sukagumiwang juga mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat keharmonisan keluarga melalui komunikasi yang baik, meluangkan waktu bersama keluarga, serta menciptakan lingkungan rumah yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang.

Ia menambahkan, cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045 tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh keberhasilan membangun sumber daya manusia yang dimulai dari lingkungan keluarga.

“Keluarga adalah titik awal pembangunan bangsa. Mari jadikan peringatan Harganas ke-33 sebagai momentum untuk memperbaiki pola asuh, menjaga kesehatan keluarga, dan merencanakan masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

Menutup amanatnya, Mohamad Mulya Setiawan mengajak seluruh peserta untuk terus menggaungkan semangat “Berencana Itu Keren” serta mengimplementasikan pesan utama Harganas, yakni “Cintai Keluarga dengan Cinta yang Terencana untuk Membentuk Keluarga Berkualitas, Indonesia Kuat, SDM Unggul, dan Bangsa Pemenang.”

Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 Tingkat Kecamatan Sukagumiwang berlangsung dengan khidmat dan tertib. Pemerintah Kecamatan berharap peringatan ini menjadi penguat sinergi seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas sebagai fondasi terciptanya masyarakat yang sejahtera, maju, dan berdaya saing.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Jalan Temiyang–Kroya Direkonstruksi, Warga Apresiasi Pembangunan DPUPR Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Rekonstruksi Jalan Temiyang di Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Indramayu melalui Anggaran Tahun 2026, mendapat apresiasi dari masyarakat. Infrastruktur jalan yang kini lebih baik dinilai memberikan kenyamanan serta memperlancar mobilitas warga, Sabtu (27/6/2026).

Proyek rekonstruksi tersebut telah rampung dengan hasil yang dinilai sesuai spesifikasi teknis. Pekerjaan memiliki nilai kontrak sebesar Rp4.774.917.000 dan dikerjakan oleh PT Putri Pringgabaya, yang beralamat di Desa Kapringan, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu.

Keberadaan jalan yang telah diperbaiki disambut positif oleh masyarakat. Salah seorang pengguna jalan, Warno, mengungkapkan rasa syukurnya karena kondisi jalan kini jauh lebih baik dibanding sebelumnya.

“Alhamdulillah, jalannya sekarang sudah mulus. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar,” ujarnya.
Warno berharap keberadaan jalan yang lebih baik dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas sehari-hari.

“Yang penting jalannya mulus dan lancar. Semoga membawa berkah untuk semuanya,” tambahnya.

Apresiasi serupa juga disampaikan warga lainnya. Mereka menilai rekonstruksi Jalan Temiyang tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan keamanan berkendara, tetapi juga diharapkan mampu memperlancar distribusi barang, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, serta mempercepat akses transportasi di wilayah Kecamatan Kroya dan sekitarnya.

Masyarakat turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui DPUPR atas terealisasinya pembangunan infrastruktur yang telah lama diharapkan. Mereka berharap kualitas jalan tersebut dapat terus dipelihara sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Reporter : Andika

Jalan Temiyang–Kroya Direkonstruksi, Warga Apresiasi Pembangunan DPUPR Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Rekonstruksi Jalan Temiyang di Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Indramayu melalui Anggaran Tahun 2026, mendapat apresiasi dari masyarakat. Infrastruktur jalan yang kini lebih baik dinilai memberikan kenyamanan serta memperlancar mobilitas warga, Sabtu (27/6/2026).

Proyek rekonstruksi tersebut telah rampung dengan hasil yang dinilai sesuai spesifikasi teknis. Pekerjaan memiliki nilai kontrak sebesar Rp4.774.917.000 dan dikerjakan oleh PT Putri Pringgabaya, yang beralamat di Desa Kapringan, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu.

Keberadaan jalan yang telah diperbaiki disambut positif oleh masyarakat. Salah seorang pengguna jalan, Warno, mengungkapkan rasa syukurnya karena kondisi jalan kini jauh lebih baik dibanding sebelumnya.

“Alhamdulillah, jalannya sekarang sudah mulus. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar,” ujarnya.
Warno berharap keberadaan jalan yang lebih baik dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas sehari-hari.

“Yang penting jalannya mulus dan lancar. Semoga membawa berkah untuk semuanya,” tambahnya.

Apresiasi serupa juga disampaikan warga lainnya. Mereka menilai rekonstruksi Jalan Temiyang tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan keamanan berkendara, tetapi juga diharapkan mampu memperlancar distribusi barang, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, serta mempercepat akses transportasi di wilayah Kecamatan Kroya dan sekitarnya.

Masyarakat turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui DPUPR atas terealisasinya pembangunan infrastruktur yang telah lama diharapkan. Mereka berharap kualitas jalan tersebut dapat terus dipelihara sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Reporter : Andika

Puluhan Calon Jemaah Haji Sukagumiwang Ikuti Pembekalan Indramayu Berhaji dan Cek Kesehatan Gratis

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Puluhan calon jemaah haji asal Kecamatan Sukagumiwang mengikuti kegiatan Indramayu Berhaji yang digelar bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) serta didukung layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari RSI Zamzam Muhammadiyah Jatibarang, di Aula Ki Sapu Angin Kecamatan Sukagumiwang, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan membekali calon jemaah haji dengan pengetahuan, kesiapan fisik, mental, dan spiritual sebelum menunaikan ibadah di Tanah Suci.

Hadir dalam kegiatan itu Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Indramayu, H. Effendy, M.H.I., Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan, S.STP, serta Kepala Cabang BSI Indramayu Jatibarang, Reza Adhikara Rozanie.

Selain menerima materi seputar penyelenggaraan ibadah haji, peserta juga memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi fisik tetap prima menjelang keberangkatan.

Dalam sambutannya, Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kesehatan menjadi salah satu aspek penting yang harus dipersiapkan sejak dini oleh setiap calon jemaah.

“Ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang baik. Karena itu, para calon jemaah diharapkan menjaga kesehatan sejak sekarang agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah secara optimal,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta dan narasumber serta berharap pembekalan tersebut dapat menambah wawasan calon jemaah mengenai berbagai persiapan yang harus dilakukan sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Sementara itu, Kepala Cabang BSI Indramayu Jatibarang, Reza Adhikara Rozanie, memaparkan profil Bank Syariah Indonesia beserta berbagai layanan perbankan syariah yang dapat dimanfaatkan masyarakat, khususnya dalam perencanaan dan persiapan ibadah haji.

Menurutnya, BSI berkomitmen memberikan kemudahan bagi masyarakat melalui produk dan layanan berbasis syariah yang aman dan terpercaya untuk mendukung terwujudnya impian berhaji.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Indramayu, H. Effendy, M.H.I., menyampaikan materi mengenai penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari persiapan administrasi, tahapan pelaksanaan, hingga kesiapan mental, spiritual, dan teknis yang perlu dipahami calon jemaah.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan menjalankan ibadah haji tidak hanya ditentukan oleh kesiapan fisik, tetapi juga pemahaman yang baik terhadap tata cara pelaksanaan sesuai tuntunan.

Selain pembekalan, peserta memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari RSI Zamzam Muhammadiyah Jatibarang untuk mengetahui kondisi kesehatan sebagai bagian dari persiapan keberangkatan.

Panitia juga menambah semarak kegiatan dengan membagikan berbagai souvenir serta mengadakan pengundian doorprize Tabungan Emas bagi para peserta.

Melalui kegiatan Indramayu Berhaji, diharapkan calon jemaah haji semakin memahami berbagai aspek persiapan keberangkatan, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan serta mempersiapkan diri secara matang sebelum menunaikan rukun Islam kelima.

Sinergi antara pemerintah, perbankan syariah, dan institusi kesehatan diharapkan mampu mencetak calon jemaah haji yang siap berangkat ke Tanah Suci dalam kondisi sehat, memahami tata cara ibadah, serta mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik.

Sumber Humas Sukagumiwang 

Andika

Terima Kunjungan Tim Stranas PK, Bupati Lucky Hakim Bahas Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menerima kunjungan Tim Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) dalam kegiatan Pemantauan Lapangan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah Tahun 2026 yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Indramayu, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Indramayu Lucky Hakim beserta jajaran, Koordinator Harian Stranas PK Didik Mulyanto bersama tim, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta kementerian terkait.

Pemantauan lapangan difokuskan pada pembahasan pengendalian alih fungsi lahan sawah, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten Indramayu. Selain menjadi forum koordinasi, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mengidentifikasi berbagai persoalan di lapangan sebagai bahan penyempurnaan kebijakan di tingkat pusat.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mendukung pelaksanaan program strategis nasional, termasuk pembangunan KDKMP yang diharapkan mampu memperkuat perekonomian masyarakat desa.

“Kami menyambut baik kegiatan pemantauan lapangan yang dilaksanakan hari ini sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola, mitigasi risiko, serta langkah pencegahan terhadap potensi permasalahan dalam pelaksanaan program strategis nasional,” ujarnya.

Bupati berharap kegiatan tersebut menghasilkan berbagai masukan dan rekomendasi yang konstruktif guna memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan tanpa mengabaikan keberlanjutan lahan pertanian produktif.

“Kami berharap melalui kunjungan dan pemantauan lapangan ini dapat diperoleh masukan, arahan, dan rekomendasi yang konstruktif guna memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan, tetap menjaga keberlanjutan lahan pertanian produktif, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Harian Stranas PK, Didik Mulyanto, menjelaskan bahwa pemantauan lapangan dilakukan untuk memperoleh gambaran faktual mengenai pembangunan KDKMP yang berada di kawasan lahan sawah sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan yang memerlukan perhatian bersama.

Menurutnya, hasil identifikasi dan diskusi bersama pemerintah daerah akan menjadi bahan penyusunan rekomendasi kebijakan yang selanjutnya dibahas di tingkat pusat guna memperoleh solusi yang tepat.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi masyarakat desa, perlindungan lahan pertanian, serta upaya mendukung ketahanan pangan nasional.

Sumber  Diskominfo Indramayu

Andika

Santri Penghafal Al-Qur’an Jadi Aset Daerah, Bupati Lucky Hakim Hadiri Haflah Khairussanah di Sukra

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Lucky Hakim menegaskan bahwa santri dan penghafal Al-Qur’an merupakan aset penting bagi pembangunan Kabupaten Indramayu di masa depan. Karena itu, keberadaan mereka harus terus dijaga, dibimbing, dan dibina secara berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri Haflah Khairussanah ke-6 Khotmil Qur’an dan Juz ‘Amma Yayasan Hidayatul Mubtadiin di Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Rabu (24/6/2026).

Kehadiran Bupati disambut hangat oleh para santri, anak yatim, wali murid, serta masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Lucky Hakim mengatakan pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan berakhlakul karimah. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan visi Indramayu REANG yang mengedepankan nilai-nilai religius.

“Pemerintah Kabupaten Indramayu akan terus memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan, pondok pesantren, dan para tokoh agama dalam meningkatkan kualitas pendidikan karakter generasi muda,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para santri yang telah menyelesaikan proses pembelajaran dan hafalan Al-Qur’an.

“Selamat kepada anak-anakku yang telah menyelesaikan proses pembelajaran. Anak-anak yang belajar dan menghafal Al-Qur’an adalah aset berharga bagi Indramayu. Ilmu yang dipelajari hari ini akan menjadi bekal yang sangat bermanfaat untuk masa depan,” katanya.

Di akhir sambutannya, Bupati berharap Yayasan Hidayatul Mubtadiin terus berkembang sebagai lembaga pendidikan yang mampu mencetak generasi Qurani yang berilmu, beriman, dan berakhlakul karimah. Ia juga menegaskan bahwa wilayah Indramayu bagian barat, termasuk Kecamatan Sukra, menjadi salah satu fokus percepatan pembangunan daerah.

Sementara itu, Pimpinan Yayasan Hidayatul Mubtadiin, Aspuri, menjelaskan bahwa Haflah Khairussanah ke-6 merupakan puncak rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama tiga hari, mulai dari semaan 30 juz Al-Qur’an, istighatsah, pawai ta’aruf, hingga khotmil Qur’an. Pada tahun ini, sejumlah santri berhasil menyelesaikan hafalan 20 juz, 25 juz, hingga 30 juz Al-Qur’an.

Aspuri menambahkan, Yayasan Hidayatul Mubtadiin yang berdiri sejak 2016 kini telah menyelenggarakan pendidikan mulai dari PAUD, TPQ, MDT, SMP Ibnu Abbas, MA, hingga pondok pesantren.

“Semoga melalui kegiatan ini para santri menjadi anak-anak yang saleh dan salehah. Alhamdulillah, sejak berdiri pada tahun 2016, yayasan terus berkembang dan jumlah santri semakin bertambah. Kehadiran Bapak Bupati menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan,” tuturnya.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ditutup dengan penyerahan santunan kepada 50 anak yatim yang diserahkan langsung oleh Bupati Lucky Hakim didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Indramayu dan Camat Sukra. Santunan tersebut diharapkan dapat memberikan semangat dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim untuk terus belajar serta meraih cita-cita.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Lepas Kontingen Muda Indramayu Menuju Liga Jabar Istimewa 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Lucky Hakim secara resmi melepas kontingen muda Kabupaten Indramayu yang akan berlaga pada Liga Jabar Istimewa Tahun 2026. Dua Sekolah Sepak Bola (SSB) asal Indramayu, yakni SSB Bina Prestasi kategori U-10 dan SSB Paramarta kategori U-12, akan mewakili daerah setelah lolos melalui babak kualifikasi internal dan seleksi Tingkat Wilayah III Cirebon.

Acara pelepasan dihadiri Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Indramayu Ahmad Syadali, Ketua Umum KONI Kabupaten Indramayu Yogi Kurniawan, jajaran pelatih, ofisial, pengurus SSB, wasit, panitia, serta para orang tua atlet yang memberikan dukungan kepada putra-putri mereka.

Dalam laporannya, Yogi Kurniawan menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati yang secara langsung melepas para atlet muda. Menurutnya, momen tersebut menjadi kebanggaan sekaligus sejarah baru bagi pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Indramayu.

“Ini menjadi momen yang sangat berarti karena untuk pertama kalinya Indramayu berhasil meloloskan wakil ke Liga Jabar Istimewa. Semoga menjadi awal yang baik dan terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tim U-10 SSB Bina Prestasi akan bertanding di Karawang pada 27–28 Juni 2026, sedangkan tim U-12 SSB Paramarta akan berlaga di Pangandaran pada 29–30 Juni 2026. Kedua tim akan memperebutkan tiket menuju putaran nasional yang akan digelar di Yogyakarta.

Sementara itu, Bupati Lucky Hakim mengapresiasi perjuangan para atlet, pelatih, ofisial, dan orang tua yang telah mendukung proses pembinaan hingga mampu mengantarkan atlet muda Indramayu ke tingkat provinsi.

“Keikutsertaan Kabupaten Indramayu pada Liga Jabar Istimewa Tahun 2026 merupakan sebuah pencapaian yang patut disyukuri,” katanya.

Menurut Lucky, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan semangat juang para atlet selama mengikuti proses pembinaan dan seleksi. Ia pun mengingatkan agar seluruh pemain menjaga nama baik Kabupaten Indramayu dengan menjunjung tinggi sportivitas dan nilai-nilai fair play.

Selain itu, Bupati berpesan kepada seluruh atlet untuk menjaga kondisi fisik, memperkuat kekompakan tim, serta mengikuti arahan pelatih agar mampu tampil maksimal pada babak kualifikasi menuju tingkat nasional.

“Jaga kesehatan, istirahat yang cukup, agar adik-adik semua bisa tampil dengan performa terbaik,” pesannya.

Lucky Hakim juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelatih dan ofisial atas dedikasi mereka dalam membina generasi muda. Ia mengajak masyarakat Kabupaten Indramayu untuk memberikan doa dan dukungan agar kontingen muda mampu mengharumkan nama daerah di ajang Liga Jabar Istimewa 2026 serta melangkah hingga tingkat nasional.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika