Pantai Wisata Bali 2 Santuni 155 Anak Yatim dan Dhuafa di Momentum 10 Muharram 1448 H

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pengelola Pantai Wisata Bali 2 kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim dan dhuafa dalam rangka memperingati 10 Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung di aula Pantai Wisata Bali 2, Desa Balongan, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, tersebut diikuti ratusan penerima manfaat dari wilayah sekitar. Kamis (25/6/2026)

Dalam kegiatan itu, sebanyak 155 anak yatim menerima santunan dan paket sembako yang terdiri atas mi instan, minyak goreng, gula, teh, beras 5 kilogram, serta sarden. 

Program sosial tersebut menjadi agenda rutin yang telah dilaksanakan selama tujuh tahun berturut-turut oleh pengelola wisata.

Pengelola Pantai Wisata Bali 2, Akso, mengatakan kegiatan santunan merupakan bentuk kepedulian terhadap anak yatim dan kaum dhuafa sekaligus wujud rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.

“Alhamdulillah, kegiatan ini sudah berjalan selama tujuh tahun. Setiap tahun kami melaksanakan santunan dua kali, yakni pada 10 Muharram dan 17 Ramadan. Tahun ini jumlah penerima mencapai 155 anak yatim, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Akso kepada awak media.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ikhtiar untuk memohon keberkahan dan keselamatan dalam menjalankan usaha serta kehidupan bermasyarakat.

“Wong iku kudu sabar, ikhlas, tulus lan syukur. Mudah-mudahan Pantai Wisata Bali 2 semakin makmur, diberkahi Allah SWT, dan terhindar dari marabahaya. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mengembangkan potensi wisata di Kabupaten Indramayu, khususnya wisata pantai yang menjadi aset masyarakat sekitar,” katanya.

Kegiatan santunan tersebut turut dihadiri perwakilan Kepala Desa Balongan, perangkat desa, tokoh agama di antaranya Ustaz Hainul dan Ustaz Manuar, jajaran pengurus Pantai Wisata Bali 2, anak-anak yatim piatu, kaum dhuafa, serta masyarakat penerima bantuan.

Salah seorang penerima bantuan, Alfiah, warga Desa Balongan, mengaku bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan pengelola Pantai Wisata Bali 2. Ia menyebut telah menerima santunan selama tujuh kali pelaksanaan kegiatan.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kebutuhan keluarga kami. Semoga Pantai Bali 2 semakin maju, lancar, dan terus berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Katini, warga Balongan, yang telah tiga kali menerima bantuan. Menurutnya, paket sembako yang diberikan sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Saya merasa senang dan terbantu. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” katanya.

Sementara itu, penerima bantuan lainnya, Asminih, berharap Pantai Wisata Bali 2 semakin berkembang dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Semoga usaha Pantai Bali 2 semakin lancar, sukses, dan penuh keberkahan sehingga dapat terus berbagi kepada anak yatim, dhuafa, dan warga lanjut usia yang membutuhkan,” tuturnya.

Melalui kegiatan santunan yang rutin digelar setiap tahun, Pantai Wisata Bali 2 tidak hanya hadir sebagai destinasi wisata, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Komitmen tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan manfaat nyata bagi anak yatim, dhuafa, dan warga kurang mampu di Kabupaten Indramayu.

Reporter : Andika

Jatibarang Juara Piala Bupati Indramayu U-19 Tahun 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Tim Sepak Bola U-19 Kecamatan Jatibarang berhasil meraih gelar juara Piala Bupati Indramayu Tahun 2026 setelah mengalahkan Tim U-19 Kecamatan Kandanghaur dengan skor telak 3-0 pada partai final yang berlangsung di Stadion Tridaya, Selasa (23/6/2026).

Pertandingan final berlangsung meriah dan disaksikan ratusan penonton yang memadati tribun stadion. Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim tampil penuh semangat. Namun, Tim U-19 Kecamatan Jatibarang mampu menunjukkan permainan yang lebih agresif dan efektif sehingga berhasil menguasai jalannya pertandingan.

Kemenangan 3-0 tersebut memastikan Kecamatan Jatibarang keluar sebagai juara kategori U-19 Piala Bupati Indramayu Tahun 2026. Sementara Kecamatan Kandanghaur harus puas menempati posisi runner-up.

Pada acara penutupan, Lucky Hakim hadir langsung untuk menyerahkan trofi dan penghargaan kepada para pemenang. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan turnamen dan tingginya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola.

“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan penyerahan hadiah kepada para pemenang Piala Bupati Indramayu Tahun 2026. Untuk kategori U-19, juara pertama diraih Kecamatan Jatibarang, juara kedua Kecamatan Kandanghaur, juara ketiga Kecamatan Indramayu, dan juara keempat Kecamatan Gantar,” ujarnya.

Bupati juga menilai turnamen tersebut menjadi sarana penting untuk menemukan dan mengembangkan bakat-bakat muda sepak bola di Kabupaten Indramayu.

“Animo masyarakat luar biasa. Selain menghibur, kegiatan seperti ini juga menjadi ruang untuk melihat bakat-bakat yang mungkin selama ini belum terpantau,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kompetisi serupa setiap tahun sebagai bagian dari pembinaan olahraga usia dini dan usia muda.

Selain penghargaan kategori U-19, panitia juga menyerahkan penghargaan kepada para juara Kompetisi Sepak Bola Antar Sekolah Sepak Bola (SSB) atau Akademi untuk kelompok usia 10, 12, dan 14 tahun, termasuk penghargaan pemain terbaik (best player).

Hasil akhir kategori U-19:

1.Juara I: Jatibarang
2.Juara II: Kandanghaur
3.Juara III: Indramayu
4.Juara IV: Gantar

Turnamen Piala Bupati Indramayu 2026 menjadi ajang kompetisi sekaligus wadah pembinaan generasi muda, mempererat kebersamaan masyarakat, dan mendorong lahirnya pemain-pemain sepak bola potensial yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Indramayu di masa mendatang.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Kecamatan Sukagumiwang Perkuat Integrasi Layanan Primer hingga Tingkat Desa

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang bersama tenaga kesehatan menggelar kegiatan Pendampingan Pelaksanaan Integrasi Layanan Primer (ILP) di Aula Ki Sapu Angin. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaksana layanan kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat semakin terintegrasi dan berkualitas. Selasa (23/6/2026)

Acara diikuti tenaga kesehatan, bidan desa, kader kesehatan, serta unsur terkait lainnya. Mewakili Camat Sukagumiwang, Juniri menegaskan bahwa ILP merupakan strategi pemerintah untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan implementasi ILP membutuhkan sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader kesehatan, dan masyarakat.

“Melalui pendampingan ini diharapkan seluruh pelaksana layanan kesehatan mampu memahami konsep dan mekanisme Integrasi Layanan Primer secara menyeluruh, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat diberikan secara lebih optimal, cepat, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Arnimah menjelaskan pentingnya transformasi layanan kesehatan primer untuk meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan masyarakat. Sementara itu, Aliamtin Suhartini memaparkan aspek teknis pelaksanaan layanan kesehatan terintegrasi, termasuk penguatan sistem rujukan dan pencatatan pelayanan kesehatan.

Materi mengenai Posyandu ILP disampaikan oleh Iis. Ia menjelaskan bahwa pelayanan posyandu kini berbasis siklus hidup, mulai dari bayi, balita, remaja, usia produktif hingga lanjut usia, sehingga pelayanan kesehatan menjadi lebih menyeluruh.

Selain itu, Wiheri menekankan pentingnya upaya promotif dan preventif melalui penerapan pola hidup bersih dan sehat, deteksi dini penyakit, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dimanfaatkan peserta untuk menyampaikan berbagai kendala di lapangan. Melalui pendampingan ini, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap pelaksanaan ILP dapat berjalan lebih optimal dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Sukagumiwang.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Kecamatan Sukagumiwang Sosialisasikan Administrasi Kependudukan dan Percepatan Kepemilikan KIA bagi Anak Usia Dini

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang menggelar sosialisasi tata kelola administrasi kependudukan sekaligus percepatan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi anak usia 0 hingga 5 tahun di Ruang Kerja Camat Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Sukagumiwang, Moh. Mulya Setiawan, S.STP., didampingi Kepala Seksi Pelayanan Masyarakat Dudy Riswandi, S.IP., serta Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum Dedi Nurhadi, SE.

Sosialisasi dilaksanakan sebagai tindak lanjut nota lisan Camat Sukagumiwang terkait pentingnya penataan administrasi kependudukan sejak usia dini, khususnya bagi anak-anak berusia 0 hingga 5 tahun. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya dokumen kependudukan sebagai dasar memperoleh berbagai layanan publik.

Dalam kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang mengundang Koordinator Dinas Pendidikan Kecamatan Sukagumiwang bersama Ketua Persatuan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (PGTKI), Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI), serta Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Sukagumiwang.

Camat Sukagumiwang Moh. Mulya Setiawan mengatakan, sinergi antara pemerintah kecamatan dan dunia pendidikan memiliki peran penting dalam mendukung tertib administrasi kependudukan. Melalui jaringan satuan pendidikan anak usia dini, informasi mengenai pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan dan KIA dapat tersampaikan secara lebih efektif kepada para orang tua maupun wali murid.

Menurutnya, KIA tidak hanya berfungsi sebagai identitas resmi anak, tetapi juga menjadi salah satu instrumen pendukung dalam mengakses berbagai layanan publik, seperti pendidikan, kesehatan, dan layanan sosial lainnya.

“Diperlukan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan seluruh anak usia dini di wilayah Kecamatan Sukagumiwang memiliki dokumen kependudukan yang lengkap,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan Masyarakat Kecamatan Sukagumiwang, Dudy Riswandi, menambahkan bahwa kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah kecamatan, lembaga pendidikan, dan organisasi profesi pendidik dalam mendorong percepatan penerbitan KIA bagi anak usia dini.

Di kesempatan yang sama, Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum Dedi Nurhadi menegaskan pentingnya tertib administrasi kependudukan sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pelayanan publik yang optimal.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap seluruh pemangku kepentingan dapat berperan aktif dalam menyosialisasikan pentingnya administrasi kependudukan kepada masyarakat.

Dengan meningkatnya kepemilikan KIA dan dokumen kependudukan lainnya sejak usia dini, diharapkan terwujud data kependudukan yang akurat sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di wilayah Kecamatan Sukagumiwang.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Proyek Polypropylene Plant Balongan Resmi Masuki Tahap Konstruksi, Dorong Pertumbuhan Industri dan Ekonomi Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pengembangan industri petrokimia di Kabupaten Indramayu memasuki babak baru. PT Polytama Propindo resmi memulai pekerjaan Engineering, Procurement, and Construction (EPC) untuk Proyek Polypropylene Plant Balongan (PPB) yang digadang-gadang menjadi salah satu penggerak pertumbuhan industri dan ekonomi daerah.

Peresmian dimulainya proyek tersebut ditandai melalui kegiatan launching yang berlangsung di area pabrik PT Polytama Propindo, Indramayu, Senin (22/6/2026).

Presiden Direktur PT Polytama Propindo, Permono Avianto, mengatakan proyek Polypropylene Plant Balongan merupakan tonggak penting bagi perusahaan dalam meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat industri petrokimia nasional.

“Hari ini merupakan momen yang sangat penting bagi PT Polytama karena diberikan kepercayaan untuk menjalankan proyek ini. Kami menyadari keberhasilan proyek membutuhkan niat, komitmen, dan kerja sama yang kuat dari seluruh pihak agar dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang luas,” ujarnya.

Menurut Avianto, peningkatan kapasitas produksi melalui proyek tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan industri pendukung maupun industri hilir yang memanfaatkan produk petrokimia, sehingga menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah maupun nasional.

Sementara itu, Direktur Utama PT Tuban Petrochemical Industries (Tuban Petro), Sukriyanto, menilai pembangunan pabrik kedua tersebut membuka peluang besar bagi pengembangan industri petrokimia dan industri turunannya di kawasan industri Balongan.

Ia menjelaskan bahwa proyek PPB merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan kerja sama dan komitmen berbagai pihak.

“Kami berharap seluruh tim proyek terus bekerja secara optimal di lapangan. Apa yang telah direncanakan dapat dilaksanakan dengan baik, dan apabila terdapat kendala dapat segera dievaluasi bersama sehingga tidak terjadi stagnasi. Ini merupakan langkah besar yang akan berkontribusi terhadap penguatan industri nasional,” katanya.

Di sisi lain, Project Manager Wuhuan Engineering Co., Ltd., Xue Jin Yong, menyampaikan bahwa proyek Polypropylene Plant Balongan kini resmi memasuki tahap konstruksi. Pihaknya menargetkan proyek tersebut selesai sesuai jadwal dengan standar kualitas tinggi, operasional yang andal, serta biaya perawatan yang efisien.

Xue optimistis target tersebut dapat tercapai melalui pengawasan yang ketat dan kolaborasi yang solid antara PT Polytama Propindo, PT Tuban Petrochemical Industries, Pertamina, serta seluruh mitra yang terlibat dalam pelaksanaan proyek.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, turut mengapresiasi dimulainya proyek yang dinilai menjadi bagian penting dalam penguatan sektor industri strategis nasional.

Menurutnya, investasi besar di sektor petrokimia akan menjadi magnet bagi tumbuhnya berbagai industri turunan yang mampu menciptakan nilai tambah sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.

Bupati Lucky Hakim meyakini kehadiran proyek tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari terbukanya peluang usaha baru, meningkatnya kesempatan kerja, hingga transfer pengetahuan dan keterampilan bagi sumber daya manusia lokal.

“Hadirnya investasi dan industri seperti ini, kami berharap semakin banyak kesempatan kerja tersedia di daerah. Saya juga berharap seluruh pihak terus menjaga komitmen dan komunikasi yang baik agar proyek berjalan lancar serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” tuturnya.

Dengan dimulainya tahap konstruksi Proyek Polypropylene Plant Balongan, Kabupaten Indramayu diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai kawasan industri strategis. Selain mendukung ketahanan industri petrokimia nasional, proyek ini juga berpotensi menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi baru melalui peningkatan investasi, penyerapan tenaga kerja, dan berkembangnya industri turunan di masa mendatang.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Dugaan Peredaran Obat Keras di Bojonggenteng, Aparat Belum Bersuara, Ada Apa?

SUKABUMI.radarinformasi.com – Dugaan peredaran obat keras golongan G tanpa izin di wilayah Desa Bojonggenteng, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, terus menjadi perbincangan warga. Selain aktivitas yang disebut-sebut telah berlangsung cukup lama, perhatian masyarakat kini juga tertuju pada belum adanya penjelasan dari aparat penegak hukum terkait informasi tersebut.

Sebelumnya, awak media sudah melakukan penelusuran ke lokasi dan bertemu dengan seorang warga yang mengaku sebagai pribumi setempat menyebut lokasi tersebut berkaitan dengan seseorang bernama Jack. Menurutnya, yang bersangkutan sulit untuk dihubungi.

Untuk memperoleh informasi yang berimbang, awak media berupaya meminta klarifikasi kepada Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Bojonggenteng terkait dugaan peredaran obat keras golongan G yang disebut terjadi di wilayah hukumnya. Namun hingga berita ini diterbitkan, tidak ada tanggapan yang diberikan.

Konfirmasi juga disampaikan kepada Kapolres Sukabumi melalui pesan WhatsApp. Akan tetapi, hingga berita ini tayang, belum terdapat jawaban maupun keterangan resmi terkait informasi yang disampaikan masyarakat tersebut.

Belum adanya respons dari aparat penegak hukum memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat. Warga mempertanyakan sejauh mana informasi tersebut telah diketahui aparat dan apakah telah dilakukan langkah penyelidikan untuk memastikan kebenarannya.

Masyarakat tentu tidak berharap munculnya kesan bahwa laporan atau keluhan warga diabaikan. Sebaliknya, publik menunggu adanya tindakan, penjelasan, maupun klarifikasi resmi agar tidak berkembang berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Dalam situasi seperti ini, keterbukaan informasi menjadi penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. Sebab, ketika dugaan aktivitas yang meresahkan warga terus menjadi perbincangan sementara aparat yang berwenang belum memberikan penjelasan, ruang pertanyaan di tengah masyarakat akan semakin besar.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada aparat yang berwenang untuk memberikan penjelasan terkait dugaan peredaran obat keras golongan G tersebut.

Red

MTQ Tingkat Kecamatan Sukagumiwang 2026 Resmi Dibuka, Siapkan Kafilah Terbaik ke Tingkat Kabupaten

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Camat Sukagumiwang, Moh. Mulya Setiawan, S.STP., secara resmi membuka kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Sukagumiwang Tahun 2026 di Aula Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, Senin (22/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ajang syiar Islam sekaligus wadah pembinaan generasi muda Qurani yang religius, berakhlakul karimah, dan berprestasi.

Pembukaan MTQ dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), UPTD/B se-Kecamatan Sukagumiwang, para kepala sekolah, Ketua MUI Kecamatan Sukagumiwang, Ketua UPZ, para kuwu, Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Sukagumiwang, Yayan Tefianty, S.E., yang juga menjabat Sekretaris Kecamatan Sukagumiwang, menjelaskan bahwa MTQ merupakan bagian dari upaya membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat sekaligus menyiapkan peserta terbaik untuk mewakili Kecamatan Sukagumiwang pada MTQ tingkat Kabupaten Indramayu.

Menurutnya, MTQ tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual masyarakat.

“Melalui MTQ ini diharapkan tumbuh kecintaan terhadap Al-Qur’an, meningkatnya pemahaman serta pengamalan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat di Kecamatan Sukagumiwang,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Sukagumiwang Moh. Mulya Setiawan mengatakan, MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan sarana meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan generasi muda yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik serta mampu mengimplementasikan ajarannya dalam kehidupan bermasyarakat.

“Jadikan MTQ sebagai media pembelajaran dan pengembangan diri, bukan semata-mata untuk meraih kemenangan,” pesannya kepada para peserta.

Panitia menyebutkan, cabang yang akan diikuti Kecamatan Sukagumiwang pada MTQ tingkat Kabupaten Indramayu meliputi tilawah anak-anak, remaja, dan dewasa, cabang murottal, tahfidz 1 juz, tahfidz 5 juz, serta kaligrafi.

Rangkaian pembukaan berlangsung khidmat diawali dengan pembacaan basmalah, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars MTQ, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, serta laporan pelaksanaan kegiatan oleh Ketua LPTQ Kecamatan Sukagumiwang.

Pelaksanaan MTQ ini bertujuan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, meningkatkan pemahaman dan pengamalan isi kandungannya, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap lahir qari, qariah, hafidz, dan hafidzah terbaik yang mampu mengharumkan nama daerah pada MTQ tingkat Kabupaten Indramayu maupun jenjang yang lebih tinggi.

Selain itu, MTQ diharapkan semakin memperkuat kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan sejalan dengan semangat pembangunan Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong).

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang Monitoring Distribusi KKS untuk 67 KPM, Pastikan Tepat Sasaran

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang melakukan monitoring pelaksanaan pendistribusian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kepada 67 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berlangsung di Kantor Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Sukagumiwang, Juniri, S.E., M.A.P., mewakili Camat Sukagumiwang, Moh. Mulya Setiawan, S.STP.

Monitoring dilakukan untuk memastikan proses penyaluran KKS berjalan tertib, tepat sasaran, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat penerima manfaat program bantuan sosial pemerintah.

Pendistribusian KKS ini merupakan tindak lanjut dari Surat Dinas Sosial Kabupaten Indramayu Nomor 400.9/571/Injamsos tanggal 4 Juni 2026 tentang percepatan redistribusi KKS Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako Tahun 2026. Kegiatan ini juga mengacu pada surat PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Indramayu Nomor IDR/5/1880 tanggal 17 Juni 2026 mengenai jadwal distribusi KKS.

Berdasarkan jadwal tersebut, distribusi KKS di Kecamatan Sukagumiwang dilaksanakan pada pukul 13.30 hingga 14.30 WIB dengan total 67 KPM. Untuk mendukung kelancaran kegiatan, pihak BNI menggunakan area Kantor Kecamatan Sukagumiwang sebagai lokasi pelayanan.

Dalam pelaksanaannya, petugas BNI melakukan verifikasi data sebelum menyerahkan KKS kepada masing-masing penerima manfaat. Proses ini turut didampingi dan diawasi oleh pihak kecamatan guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur serta meminimalkan potensi kendala administratif.

Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Sukagumiwang, Juniri, S.E., M.A.P., menyampaikan bahwa monitoring ini merupakan bentuk komitmen pemerintah kecamatan dalam mendukung program perlindungan sosial pemerintah pusat dan daerah.

Menurutnya, kehadiran pemerintah di lapangan sangat penting untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

“Monitoring ini dilakukan agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan masyarakat dapat terlayani dengan baik,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, proses pendistribusian berjalan aman, tertib, dan kondusif. Para penerima manfaat hadir sesuai jadwal sehingga pelayanan dapat dilakukan secara efektif tanpa menimbulkan kerumunan.

Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap distribusi KKS ini dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap berbagai program bantuan sosial, sekaligus memperkuat perlindungan sosial bagi keluarga yang membutuhkan di wilayah setempat.

Dengan sinergi antara Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang, Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, pelaksanaan redistribusi KKS Tahun 2026 diharapkan berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Obat Keras Beredar Terang-terangan di Bojonggenteng, Mantan Kades Diduga Ikut Terseret

SUKABUMI.radarinformasi.com – Warga Desa Bojonggenteng, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi mengaku resah dengan adanya dugaan aktivitas penjualan obat keras tanpa izin yang disebut masih berlangsung di wilayah tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, aktivitas tersebut diduga telah berjalan cukup lama dan hingga kini masih beroperasi. Warga berharap aparat penegak hukum segera turun tangan untuk melakukan pemeriksaan serta memastikan legalitas kegiatan yang berlangsung di lokasi tersebut.

Saat awak media mendatangi lokasi untuk menggali informasi lebih lanjut, seorang warga yang mengaku sebagai pribumi setempat dan ikut berjaga di sekitar area mengatakan bahwa pemilik bernama Jack. Ia juga berujar bahwa Jack sulit untuk dihubungi.

“Percuma ditelpon tidak akan dijawab. Saya aja telpon juga ga pernah nyambung,” ujarnya kepada awak media.

Di lokasi yang sama, awak media juga sempat ditemui oleh mantan Kepala Desa setempat. Dalam keterangannya, ia menyebut tidak berada dalam posisi sebagai pelindung atau “backup”, melainkan hanya berupaya menjaga kondusifitas lingkungan. Ia juga menyampaikan bahwa menurutnya pihak yang berjualan merupakan warga pribumi, meskipun disebutkan bahwa pemilik atau pengelola utama berasal dari luar daerah.

Namun demikian, pernyataan tersebut menuai perhatian, mengingat aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran obat keras tanpa izin merupakan hal yang dilarang.

Ironis rasanya, ketika seorang mantan Kepala Desa yang semestinya menjadi contoh dalam melindungi generasi muda dari bahaya obat-obatan terlarang, justru terkesan memberi ruang bahkan dukungan terhadap aktivitas yang melanggar hukum tersebut.

Publik kini menanti langkah nyata aparat penegak hukum untuk menjawab keresahan warga. Jika dugaan tersebut terbukti benar, maka penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu, termasuk terhadap pihak-pihak yang turut memfasilitasi, membiarkan, atau memberikan perlindungan terhadap aktivitas ilegal tersebut. Kepercayaan masyarakat hanya dapat terjaga apabila hukum ditegakkan secara adil, tegas, dan transparan.

Red

Tak Perlu ke Pulau Dewata, Pesona Pantai “Bali 2” Indramayu Tawarkan Pengalaman Liburan Tak Terlupakan

​INDRAMAYU.radarinformasi.com – Mencari destinasi liburan akhir pekan yang eksotis dengan hembusan angin laut yang menyejukkan kini tak perlu merogoh kocek dalam hingga menyeberang ke Pulau Dewata. Cukup arahkan kendaraan Anda ke pesisir utara Jawa Barat. Pantai Balongan Indah 2 atau yang hits dengan julukan Pantai “Bali 2” kembali membuktikan diri sebagai primadona wisata pesisir kebanggaan Kabupaten Indramayu. Minggu (21/6/2026)

​Berada di Desa Balongan, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat 45217, destinasi ini menawarkan perpaduan sempurna antara keindahan alam tropis, fasilitas yang ramah keluarga, dan aksesibilitas yang sangat mudah dijangkau.

​Mengapa Pantai “Bali 2” Wajib Masuk Daftar Liburan Anda?

​Berbeda dengan pantai utara pada umumnya, Pantai Bali 2 telah bertransformasi menjadi kawasan wisata modern yang tertata apik. Pihak pengelola sukses menyulap bibir pantai menjadi area rekreasi komprehensif. Berikut adalah daya tarik yang membuat pengunjung selalu ingin kembali:

​Spot Swafoto Instagramable: Deretan instalasi tematik yang berlatar belakang lautan lepas siap mempercantik feed media sosial Anda, terutama saat momen sunset yang memukau.

​Aman untuk Anak-Anak: Hamparan pasir yang bersih dan riak ombak yang relatif tenang menjadikannya lokasi yang ideal untuk anak-anak bermain pasir dan air.

​Fasilitas Terpadu: Kenyamanan terjamin dengan deretan gazebo rindang untuk bersantai, area bilas yang memadai, toilet bersih, hingga fasilitas ibadah (mushola) yang terawat.

​Testimoni Wisatawan: “Tempat Healing yang Sempurna”

​Daya pikat Pantai Bali 2 rupanya telah menyebar luas dari mulut ke mulut. Tak heran, pada libur akhir pekan ini, kantong parkir dipenuhi oleh kendaraan pribadi hingga bus pariwisata dari berbagai daerah.

​Bagi Putri, warga asal Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, jarak tempuh dari rumahnya terbayar lunas sesampainya di sini. Datang satu mobil penuh bersama keluarga, ia mengaku takjub dengan wajah baru pesisir Indramayu ini.

​”Ini baru pertama kali saya dan keluarga mampir ke Pantai Bali 2. Meski sama-sama warga Indramayu, karena Haurgeulis lumayan jauh dari laut, rasanya seperti liburan ke luar kota. Pemandangannya sangat bagus, bersih, dan tertata rapi. Angin pantainya sejuk, cocok banget buat healing bareng keluarga di hari Minggu ini,” ungkap Putri.

​Pesona yang sama juga berhasil memikat rombongan wisatawan dari luar daerah. Ibu Neni, koordinator rombongan asal Cirebon, memilih destinasi ini sebagai penutup hari yang manis bagi kelompoknya.

​”Kami ini rombongan dari Cirebon, total 35 orang yang tergabung dari guru-guru SMP Plered. Kebetulan hari ini kami sehabis menghadiri acara undangan di Indramayu. Daripada langsung pulang, kami sepakat mampir liburan ke Bali 2. Ternyata tempatnya sangat nyaman untuk kumpul rombongan besar, asyik buat bersantai melepas lelah sebelum menempuh perjalanan pulang ke Cirebon,” jelas Ibu Neni antusias.

​Manjakan Lidah dengan Kuliner Khas Pesisir

​Satu hal yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Pantai Bali 2 adalah wisata kulinernya. Kunjungan Anda belum lengkap tanpa mencicipi aneka hidangan laut yang dijajakan oleh para pelaku UMKM lokal di sepanjang kawasan wisata.

​Mulai dari ikan bakar bumbu khas Pantura, cumi saus padang, hingga jajanan tradisional yang ramah di kantong, semuanya siap memanjakan lidah Anda sembari menikmati deburan ombak.

​Dengan tata kelola yang semakin profesional, kebersihan yang terjaga, serta keramahan warga lokal, Pantai Bali 2 Indramayu bukan sekadar tempat singgah, melainkan destinasi wisata utama yang menjanjikan kenangan manis. Siapkan rencana akhir pekan Anda, dan buktikan sendiri pesona “Bali” di tanah Indramayu!

Reporter : Andika