Gerak Cepat, Polisi Amankan Delapan Remaja Terkait Dugaan Tawuran di Sukaperna Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Polres Indramayu Polda Jabar bergerak cepat menindaklanjuti video yang beredar di media sosial terkait dugaan aksi tawuran antarkelompok remaja di wilayah Desa Sukaperna, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu.

Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Menindaklanjuti informasi tersebut, Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Satreskrim Polres Indramayu bersama Polsek Tukdana langsung melakukan penyelidikan.

Hasilnya, pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB, petugas mengamankan delapan laki-laki di sejumlah lokasi, yakni wilayah Desa Sukaperna, Tukdana, Kerticala, dan Pakedangan, Kecamatan Tukdana.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar, membenarkan pengamanan tersebut.

Menurutnya, delapan orang yang diamankan diduga memiliki keterkaitan dengan video aktivitas kelompok yang sebelumnya meresahkan masyarakat.

Kedelapan orang tersebut masing-masing berinisial T.K. (17), yang diduga membawa celurit; M.J. (15), yang diduga berperan sebagai joki dan berada di lokasi; A.A. (16), yang diduga membawa bambu sepanjang sekitar satu meter; S.J.N. (21), yang diduga berperan sebagai joki; A.H. (17), yang diduga merekam video kejadian; R.P. (17), yang diduga membawa sabit; T.C. (17), yang diduga membawa celurit; serta A.M. (16), yang diduga membawa celurit.

Dalam penindakan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa dua senjata tajam jenis corbek, tujuh celurit, satu unit sepeda motor Honda Sonic warna hitam-merah, satu unit Honda Beat warna putih, serta tujuh unit telepon genggam.

AKP Muchammad Arwin Bachar menjelaskan, penyelidikan bermula dari informasi mengenai video dugaan tawuran yang terjadi di wilayah Desa Sukaperna. Petugas kemudian melakukan penelusuran dan memperoleh informasi bahwa sejumlah orang dalam video diduga berasal dari kelompok Official Warning, Selatan Mistis dan Selatan Mistery yang berhadapan dengan kelompok German 23 yang disebut bergabung dengan Holland 25.

Petugas selanjutnya melakukan pencarian hingga berhasil mengamankan delapan orang yang diduga berada dalam rangkaian kejadian tersebut.

“Berdasarkan pemeriksaan awal, sejumlah pihak mengakui berada di lokasi dan memberikan keterangan terkait ajakan berkumpul, perjalanan menuju tempat kejadian, serta senjata tajam yang dibawa,” jelasnya, Jumat (11/9/2026).

Dari pemeriksaan awal, A.M. mengaku ikut dalam kejadian dan membawa celurit. Sementara T.C. memberikan keterangan bahwa dirinya mengambil celurit sebelum menuju lokasi.

M.J. mengaku mendapat ajakan melalui komunikasi WhatsApp untuk berkumpul bersama kelompoknya. Sedangkan R.P. mengakui membawa sabit miliknya sendiri saat kejadian.

AKP Muchammad Arwin Bachar menegaskan, keterangan tersebut masih merupakan hasil pemeriksaan awal. Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap peran masing-masing orang yang diamankan, asal-usul senjata tajam, komunikasi sebelum kejadian, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Kedelapan orang tersebut kemudian diserahkan kepada Unit Harda Satreskrim Polres Indramayu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, S.H., mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan dan aktivitas anak, khususnya pada malam hari serta dalam penggunaan media sosial.

“Orang tua diharapkan membangun komunikasi yang lebih terbuka agar dapat mengetahui lingkungan pergaulan anak dan mencegah keterlibatan mereka dalam tawuran maupun kelompok yang mengarah pada tindakan kekerasan,” jelasnya.

AKP Tarno berharap kejadian tersebut menjadi perhatian bersama bagi keluarga, sekolah dan masyarakat. Menurutnya, sinergi seluruh pihak diperlukan untuk mencegah tawuran, penyalahgunaan senjata tajam, serta aktivitas kelompok yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Masyarakat juga diimbau tidak ragu melaporkan tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas melalui layanan Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu di WhatsApp 0819-9970-0110 atau Call Center Polri 110.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Polsek Megamendung Bagikan Masker Antisipasi Dampak Debu Vulkanik

BOGOR.radarinformasi.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Megamendung bersama anggota Posmil Megamendung-Cisarua 0621 membagikan masker kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi terhadap dampak debu vulkanik yang disebut berasal dari aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Megamendung AKP Desi Triana, S.H., M.H., bersama jajaran anggota Polsek Megamendung dan anggota Posmil Megamendung-Cisarua 0621, Senin (7/9/2026).

Kegiatan diawali dengan apel pagi, kemudian dilanjutkan dengan pembagian masker serta imbauan kepada masyarakat yang melintas di depan Mako Polsek Megamendung.

Pembagian masker tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya untuk mengantisipasi potensi gangguan pernapasan maupun iritasi pada mata akibat paparan debu vulkanik.

Kapolsek Megamendung AKP Desi Triana mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah hukum Polsek Megamendung, untuk mengikuti arahan pemerintah terkait kondisi lingkungan dan kesehatan.

“Masyarakat kami imbau untuk menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah. Selain itu, penggunaan kacamata juga dapat membantu melindungi mata dari paparan debu yang dapat menyebabkan perih, kemerahan, maupun gangguan penglihatan,” ujar Desi.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak memiliki keperluan yang mendesak.
Menurut Desi, kegiatan pembagian masker tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk saling mengingatkan dan menjaga kesehatan serta kondusivitas wilayah.

“Menjaga kesehatan diri sendiri dan orang lain merupakan hal yang penting. Kami berharap masyarakat dapat tetap tenang, menjaga kesehatan, serta mengikuti petunjuk dan arahan dari pemerintah,” katanya.

Ia menambahkan, sinergitas antara TNI, Polri dan masyarakat sangat diperlukan dalam menghadapi berbagai situasi yang berpotensi berdampak terhadap kesehatan maupun keamanan lingkungan.

“Ini juga menjadi momentum bagi kita untuk terus berbuat yang terbaik bagi masyarakat. Mari menjadi teladan dalam menghadapi setiap situasi serta tetap menjaga kesatuan dan solidaritas,” tutur Desi.

Desi menyebut kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut arahan Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., melalui jajaran Kapolsek di wilayah hukum Polres Bogor.

“Langkah ini diharapkan semakin memperkuat sinergitas antara Polri, TNI dan masyarakat dalam menjaga kesehatan bersama, sekaligus keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” ucapnya.

Selain mengantisipasi dampak lingkungan, Kapolsek Megamendung bersama jajaran, khususnya Bhabinkamtibmas, juga terus mengajak masyarakat menjaga kerukunan dan berperan aktif dalam menciptakan keamanan di lingkungan tempat tinggal.

Masyarakat diimbau segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan permasalahan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Warga Diminta Waspadai Perekrutan Kerja Ilegal

Di kesempatan lain, Kasi Humas Polres Bogor IPDA Hamzah, S.H., mengingatkan masyarakat agar mewaspadai berbagai bentuk tindak kriminalitas, termasuk perekrutan tenaga kerja ilegal yang menawarkan iming-iming gaji besar tanpa kejelasan legalitas.

Menurutnya, masyarakat perlu berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan yang tidak memiliki dasar hukum atau prosedur perekrutan yang jelas karena berpotensi berkaitan dengan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Apabila warga menemukan hal-hal yang mengganggu Kamtibmas, tindakan kriminalitas, maupun dugaan perekrutan tenaga kerja ilegal dengan iming-iming gaji besar, segera laporkan kepada kepolisian,” ujar Hamzah.

Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui Call Center Polri 110 yang beroperasi selama 24 jam. Selain itu, laporan juga dapat disampaikan melalui nomor pengaduan Polres Bogor 0859-7114-5352.

“Setiap laporan akan ditindaklanjuti, baik oleh Polsek terdekat maupun Polres Bogor,” pungkasnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Jumat Curhat Polres Indramayu Serap Aspirasi Pengemudi Ambulans

INDRAMAYU.radarinformasi.com — Polres Indramayu, Polda Jawa Barat, menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama Paguyuban Pengemudi Ambulans Kabupaten Indramayu. Kegiatan berlangsung di Birubhi Resto and Cafe, Karanganyar, Kabupaten Indramayu, Jumat malam (4/9/2026).

Mengusung tema “Mendengar Dengan Hati, Melayani Dengan Solusi”, kegiatan tersebut dihadiri langsung Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., S.I.K., M.Si.. Pertemuan menjadi ruang dialog antara kepolisian dan para pengemudi ambulans untuk menyampaikan aspirasi, kendala, serta kebutuhan di lapangan.

Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengatakan, Jumat Curhat merupakan bagian dari upaya kepolisian membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat, termasuk komunitas pengemudi ambulans yang selama ini berperan dalam pelayanan kemanusiaan.

“Tema Jum’at Curhat kali ini adalah ‘Mendengar Dengan Hati, Melayani Dengan Solusi’. Kami ingin setiap aspirasi, saran maupun kendala yang dihadapi pengemudi ambulans dapat disampaikan secara terbuka dan dicarikan solusi bersama,” ujar Tarno.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menilai pengemudi ambulans merupakan salah satu mitra strategis kepolisian, terutama dalam penanganan kecelakaan lalu lintas maupun kondisi darurat yang membutuhkan respons cepat.

Menurutnya, komunikasi dan koordinasi antara pengemudi ambulans dengan petugas kepolisian perlu terus diperkuat. Hal itu penting agar penanganan di lapangan berlangsung cepat, tepat, serta meminimalkan potensi kesalahpahaman.

Polres Indramayu juga menegaskan komitmennya memberikan pelayanan melalui semangat “Layani Masyarakat dengan Respon Cepat.”

Pengemudi Ambulans Sampaikan Sejumlah Aspirasi

Dalam sesi dialog, para pengemudi ambulans menyampaikan sejumlah kendala yang masih dihadapi. Salah satunya berkaitan dengan keterbatasan pengemudi yang telah mendapatkan pendidikan dan pelatihan khusus.

Paguyuban menyampaikan bahwa baru sekitar 20 persen pengemudi yang telah mengikuti pelatihan dan memahami penggunaan kode sirene serta prinsip 3 Aman, yakni aman diri, aman pasien, dan aman lingkungan.

Para pengemudi juga mengusulkan adanya pendidikan, pelatihan dan sertifikasi, tanda pengenal resmi bagi pengemudi ambulans, serta peningkatan pemahaman mengenai prosedur penanganan kecelakaan dan pengamanan barang berharga milik korban.

Selain itu, mereka mengusulkan pemasangan stiker Call Center Polri 110 pada kendaraan ambulans serta meminta dukungan kepolisian dalam proses legalitas organisasi paguyuban.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolres Indramayu menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Jawa Barat, khususnya bidang keamanan dan keselamatan, mengenai kemungkinan pelaksanaan pendidikan, pelatihan, serta sertifikasi bagi pengemudi ambulans.

Polres juga akan melakukan pendataan dan kajian terkait identitas para pengemudi. Sebagai langkah awal, kepolisian akan mengupayakan penyediaan rompi kamtibmas bagi pengemudi ambulans.

Keselamatan Tetap Menjadi Prioritas

Kapolres mengingatkan bahwa ambulans memang memiliki hak utama dalam penggunaan jalan sesuai ketentuan, namun aspek keselamatan tetap harus menjadi perhatian utama.

“Pengemudi ambulans harus tetap mengutamakan keselamatan diri, pasien, dan pengguna jalan lainnya. Dalam kondisi darurat, koordinasi dengan kepolisian juga sangat penting,” ujar AKP Tarno.

Dalam penanganan korban kecelakaan, pengemudi ambulans dapat memberikan pertolongan sesuai kemampuan apabila korban masih dalam kondisi kritis. Namun, apabila korban dinyatakan meninggal dunia, posisi korban dan kondisi tempat kejadian diupayakan tidak berubah sampai petugas kepolisian tiba untuk melakukan penanganan.

Sementara itu, pembukaan jalan maupun pengawalan ambulans pada prinsipnya merupakan kewenangan kepolisian. Apabila terdapat masyarakat yang membantu secara spontan, tindakan tersebut tetap harus dilakukan dengan memperhatikan keselamatan dan tidak membahayakan pengguna jalan lainnya.

Kasat Lantas Polres Indramayu AKP Undang Syarif Hidayat turut mengingatkan para pengemudi ambulans agar selalu mengedepankan keselamatan berkendara dan segera berkoordinasi dengan kepolisian ketika menemukan kecelakaan lalu lintas.

Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah kesepahaman, termasuk komitmen Polres Indramayu untuk menjembatani kebutuhan pelatihan dan sertifikasi, pendataan identitas pengemudi, serta memperkuat koordinasi dengan Paguyuban Pengemudi Ambulans Kabupaten Indramayu.

Pengemudi Ambulans Diajak Bantu Jaga Kamtibmas

Menutup kegiatan, Kapolres Indramayu mengajak para pengemudi ambulans turut berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di jalan raya. Para pengemudi diminta segera melaporkan apabila menemukan tindak kejahatan, seperti aksi begal, tawuran, maupun aktivitas geng motor.

Kapolres juga mengimbau agar masyarakat, termasuk pengemudi ambulans, tidak ragu memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya penjualan atau peredaran obat keras tertentu (OKT) secara ilegal.

Menurutnya, pemberantasan peredaran OKT ilegal menjadi salah satu perhatian jajaran Polda Jawa Barat karena berpotensi merusak generasi muda dan memicu gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat.

“Ini menjadi perhatian Bapak Kapolda Jawa Barat. Peredaran obat keras tertentu secara ilegal harus kita cegah dan berantas bersama karena dapat merusak generasi muda serta berpotensi memicu berbagai gangguan kamtibmas,” pungkasnya.

Kegiatan Jum’at Curhat berlangsung aman, tertib, dan lancar. Para peserta menyambut positif forum tersebut sebagai sarana memperkuat komunikasi antara kepolisian dengan komunitas pengemudi ambulans yang bergerak di bidang pelayanan kemanusiaan.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Gerak Cepat Polres Indramayu, Motor Korban Pencurian Dikembalikan Tanpa Biaya

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Upaya memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polres Indramayu. Sebuah sepeda motor yang sebelumnya dilaporkan hilang dicuri berhasil ditemukan dan dikembalikan kepada pemiliknya tanpa dipungut biaya.

Penyerahan kendaraan berlangsung di Aula Atmani Wedhana Polres Indramayu,  usai konferensi pers terkait pengungkapan kasus dalam Operasi Libas Lodaya 2026,” Sabtu pagi (29/8/2026).

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., S.I.K., M.Si., menyerahkan langsung kendaraan tersebut kepada pemilik sahnya, Rundija, warga Indramayu.

Rundija sebelumnya melaporkan kehilangan sepeda motornya pada 25 Agustus 2026. Setelah mengetahui kendaraan miliknya tidak berada di tempat, ia segera mendatangi Polsek Indramayu Kota untuk membuat laporan.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti kepolisian. Dalam waktu sekitar dua hingga tiga hari, kendaraan yang dilaporkan hilang berhasil ditemukan dan selanjutnya dikembalikan kepada pemiliknya.

Kecepatan penanganan tersebut menjadi bagian dari komitmen Kapolres Indramayu melalui slogan “Layani Masyarakat Dengan Respon Cepat.”

Rundija mengaku bersyukur sekaligus mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam menangani laporan kehilangan yang disampaikannya. Ia mengaku tidak menyangka sepeda motornya dapat kembali dalam waktu relatif singkat.

Selain proses yang cepat, pengembalian kendaraan tersebut juga dilakukan secara gratis. Pemilik tidak dikenakan biaya dalam proses pengambilan kembali barang miliknya.

Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan Rundija untuk mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menjaga kendaraan. Ia mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika memarkir sepeda motor, sebagai langkah pencegahan terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Polsek Tukdana Tindaklanjuti Laporan Warga, Situasi di Lapangan Bola Wahanamadya Kondusif

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Polsek Tukdana Polres Indramayu Polda Jawa Barat bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan Lapor Pak Polisi Siap Mas Indramayu, terkait adanya kekhawatiran terhadap aktivitas sekelompok pemuda di sekitar Lapangan Bola Wahanamadya, Desa Wanasari, Blok Cangkrung, Kecamatan Tukdana, Sabtu malam (22/8/2026).

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek Tukdana AKP Junata Tisnasenjaya memimpin langsung personel piket bersama Unit Reskrim untuk mendatangi lokasi.

Petugas kemudian melakukan pengecekan dan penyisiran di sejumlah titik di sekitar lapangan guna memastikan kondisi keamanan serta situasi kamtibmas di wilayah tersebut.

Dari hasil pengecekan di lapangan, petugas tidak menemukan adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Situasi di sekitar lokasi dipastikan dalam keadaan aman, kondusif, dan terkendali.

Polsek Tukdana mengapresiasi kepedulian masyarakat yang aktif menyampaikan informasi mengenai kondisi lingkungan kepada pihak kepolisian.

Menurut kepolisian, informasi dari masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya deteksi dini dan pencegahan berbagai potensi gangguan kamtibmas.

Respons cepat tersebut sekaligus menunjukkan komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memastikan setiap laporan yang masuk mendapatkan tindak lanjut sesuai kondisi di lapangan.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.

Layanan Kepolisian

Masyarakat Kabupaten Indramayu dapat memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp di 0819-9970-0110.

Selain itu, masyarakat juga dapat menghubungi Call Center Polri 110 yang dapat digunakan secara gratis.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Negara Hadir untuk Rakyat, Bupati Lucky Hakim Resmikan Titik Air Bersih di Desa Cibeber

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah bersama TNI terus memperkuat akses masyarakat terhadap infrastruktur dasar dan kebutuhan air bersih melalui program nasional bertajuk “Negara Hadir untuk Rakyat.”

Program tersebut diwujudkan melalui Launching 2.500 Titik Jembatan Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih yang dilaksanakan serentak secara nasional. Di Kabupaten Indramayu, kegiatan dipusatkan di Blok Desa RT 10/RW 02, Desa Cibeber, Kecamatan Sukagumiwang, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah, TNI, Polri, perbankan, BUMN, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga setempat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan Dandim 0616/Indramayu serta Bupati Indramayu. Selanjutnya dilakukan pembacaan doa, peresmian sumur bor oleh Bupati Indramayu bersama Dandim, pemotongan pita, video conference bersama Presiden Republik Indonesia, hingga penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat.

Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut.

Menurutnya, pembangunan 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 titik air bersih merupakan bagian dari gerakan nasional yang diluncurkan secara serentak oleh Presiden Republik Indonesia.

“Program ini merupakan wujud nyata perhatian Bapak Presiden kepada masyarakat. Negara hadir secara langsung untuk rakyat melalui pembangunan jembatan dan penyediaan air bersih yang dikerjakan oleh TNI,” ujar Tulus.

Khusus di Kabupaten Indramayu, Kodim 0616/Indramayu telah membangun enam unit Jembatan Garuda yang tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Sukamelang, Kroya, Tempel Kulon Kecamatan Lelea, Haurgeulis, serta lokasi lainnya.

Selain pembangunan jembatan, Kodim 0616/Indramayu juga telah merealisasikan enam titik sumur bor air bersih, termasuk di Desa Cibeber, Anjatan, Sukamulya, Lelea, dan Jatibarang.

Tulus berharap seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan sekaligus dipelihara bersama oleh masyarakat sehingga memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim turut menyaksikan langsung peresmian sumur bor air bersih di Desa Cibeber. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita.

Setelah itu, para tamu undangan mengikuti video conference bersama Presiden Republik Indonesia dalam rangka peluncuran program nasional tersebut.

Kehadiran fasilitas air bersih di Desa Cibeber diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan warga, khususnya dalam memperoleh akses air bersih yang layak.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sekaligus penguatan semangat gotong royong dalam pembangunan.

Program “Negara Hadir untuk Rakyat” di Kabupaten Indramayu diharapkan menjadi langkah nyata dalam mempercepat pemerataan pembangunan serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, dan masyarakat.

Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga seluruh rangkaian acara selesai.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

AKBP Prianggo Resmi Pimpin Polres Indramayu, Estafet Kepemimpinan Ditandai Farewell Parade

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Upacara Farewell Parade atau pisah sambut Kapolres Indramayu Polda Jawa Barat berlangsung khidmat di Lapangan Apel Mapolres Indramayu. Kegiatan tersebut menjadi penanda resmi estafet kepemimpinan Polres Indramayu dari AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K. kepada AKBP Prianggo P. M., S.H., S.I.K., M.Si,” Rabu sore (29/7/2026).

Prosesi dihadiri jajaran pejabat utama, para kapolsek, perwira, personel Polres Indramayu, Bhayangkari, serta tamu undangan. Suasana penuh haru mewarnai pelepasan pejabat lama sekaligus penyambutan Kapolres Indramayu yang baru.

Dalam amanat perpisahannya, AKBP Mochamad Fajar Gemilang menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga besar Polres Indramayu atas dedikasi, loyalitas, serta kerja sama yang terjalin selama masa kepemimpinannya.

“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya saya sampaikan kepada seluruh personel Polres Indramayu. Semua capaian yang telah kita raih tidak akan terlaksana tanpa bantuan, dukungan, dedikasi, dan integritas rekan-rekan sekalian,” ujarnya.

AKBP Fajar juga menyampaikan ucapan selamat kepada AKBP Prianggo P. M. yang kini resmi mengemban amanah sebagai Kapolres Indramayu. Ia berharap kepemimpinan yang baru dapat melanjutkan berbagai program positif serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Indramayu.

Pada kesempatan tersebut, AKBP Fajar turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh personel apabila selama menjalankan tugas terdapat kekhilafan maupun kekurangan, baik secara kedinasan maupun pribadi.

“Saya mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya. Tetap jaga motivasi, semangat, integritas, dan persatuan karena kita semua adalah sahabat dan saudara,” pesannya.

Sementara itu, dalam sambutan perdananya, AKBP Prianggo P. M. menyampaikan rasa hormat dan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan seluruh jajaran Polres Indramayu. Ia juga mengajak seluruh peserta apel memberikan tepuk tangan penghormatan kepada AKBP Mochamad Fajar Gemilang sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian selama memimpin Polres Indramayu.

“Mari kita berikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada AKBP Mochamad Fajar Gemilang atas pengabdiannya. Saya siap menerima estafet kepemimpinan ini. Apa yang sudah baik akan kita pertahankan dan apa yang masih perlu ditingkatkan akan kita sempurnakan bersama,” tegasnya.

AKBP Prianggo menegaskan bahwa soliditas internal menjadi fondasi utama dalam membangun sinergi dengan masyarakat maupun seluruh pemangku kepentingan. Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk mengedepankan pelayanan yang cepat, profesional, dan humanis kepada masyarakat.

“Pesan saya sederhana, mulai dari Bapak Wakapolres hingga seluruh jajaran Polres dan Polsek, layani masyarakat dengan respons cepat,” katanya.

Dengan bergantinya kepemimpinan, Polres Indramayu diharapkan semakin memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, meningkatkan pelayanan publik, serta menghadirkan institusi Polri yang Presisi, profesional, modern, dan terpercaya di tengah masyarakat.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Presiden Tekankan Polri Semakin Profesional dan Dekat dengan Masyarakat pada Hari Bhayangkara ke-80

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar pada Rabu (1/7/2026) berlangsung khidmat di Lapangan Polres Indramayu, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Kepandean, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Pada kesempatan tersebut, amanat Presiden Republik Indonesia dibacakan oleh AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., di hadapan peserta upacara.

Dalam amanatnya, Presiden menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Presiden juga mengapresiasi dedikasi, kerja keras, dan pengabdian seluruh personel Polri yang telah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mendukung stabilitas nasional.

Presiden menegaskan bahwa pengabdian Polri kepada masyarakat bukan hanya sebatas menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, dan berintegritas. Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan fondasi utama yang harus terus dijaga oleh setiap insan Bhayangkara.

Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Presiden mengajak seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat integritas, serta membangun kedekatan dengan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Jadilah insan Bhayangkara yang lebih baik, lebih profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat. Jadikan kepercayaan rakyat sebagai kehormatan utama dalam mengenakan seragam. Polri yang kuat adalah Indonesia yang aman, dan Indonesia yang aman adalah Indonesia yang maju,” demikian kutipan amanat Presiden yang dibacakan dalam upacara tersebut.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Polres Indramayu menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, menjaga keamanan dan ketertiban, serta mendukung terwujudnya Indonesia yang aman, damai, dan maju melalui institusi kepolisian yang semakin profesional dan dipercaya publik.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Polsek Widasari Edukasi Siswa MI PUI Ujung Aris Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Ancaman Kejahatan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan anak-anak terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, Polsek Widasari Polres Indramayu menggelar kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) di MI PUI Ujung Aris, Desa Ujung Aris, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti para siswa dan siswi dengan materi yang berfokus pada pentingnya menjaga keselamatan diri serta mengenali berbagai bentuk ancaman yang dapat membahayakan anak-anak di lingkungan sekitar.

Kapolsek Widasari, AKP Suprapto, mengatakan bahwa edukasi sejak usia dini sangat penting untuk membentuk sikap waspada sekaligus memberikan bekal pengetahuan kepada anak-anak dalam menghadapi situasi yang berpotensi membahayakan.

Menurutnya, para pelajar perlu memahami langkah-langkah dasar untuk melindungi diri, mengenali kondisi yang mencurigakan, serta mengetahui kepada siapa harus melapor ketika menghadapi permasalahan yang mengancam keselamatan mereka.

“Anak-anak harus memiliki pemahaman tentang cara menjaga diri, mengenali situasi yang berisiko, serta segera melaporkan kepada guru atau orang tua apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” ujar AKP Suprapto.

Selain memberikan edukasi kepada para siswa, petugas kepolisian juga mengajak para guru untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap peserta didik selama berada di lingkungan sekolah maupun saat jam kepulangan.

Peran aktif tenaga pendidik dinilai sangat penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Kapolsek menambahkan, sinergi antara pihak sekolah, orang tua, dan kepolisian menjadi faktor penting dalam upaya mencegah berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat mengancam keselamatan anak-anak.

Melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan tersebut, Polsek Widasari berharap para pelajar semakin memahami pentingnya menjaga keselamatan diri, meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, serta berani melaporkan setiap kejadian yang dianggap mencurigakan.

Dengan adanya edukasi berkelanjutan, lingkungan pendidikan diharapkan tetap menjadi ruang yang aman dan kondusif bagi proses belajar serta perkembangan karakter generasi muda.

Sumber Humas Indramayu

Andika

Polsek Tukdana Berikan Penyuluhan di SMPN 1 Tukdana, Tekankan Disiplin dan Pencegahan Kenakalan Remaja

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam upaya mencegah kenakalan remaja serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif, Polsek Tukdana Polres Indramayu menggelar kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) bagi para pelajar di SMP Negeri 1 Tukdana, Desa Karangkerta, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar sekaligus membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan patuh terhadap aturan.

Kapolsek Tukdana, AKP Junata Tisnasenjaya, menjelaskan bahwa pembinaan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya menaati tata tertib sekolah serta menjauhi berbagai bentuk perilaku yang berpotensi melanggar hukum.

“Kami ingin menanamkan kesadaran kepada para pelajar tentang pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap aturan, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat,” ujarnya.

Dalam penyuluhan tersebut, petugas kepolisian mengingatkan para siswa agar senantiasa menjaga perilaku, menghormati peraturan sekolah, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Para pelajar juga diajak untuk lebih fokus pada kegiatan positif yang dapat menunjang prestasi akademik maupun pengembangan karakter.

Selain membahas pencegahan kenakalan remaja, petugas turut memberikan edukasi mengenai penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Siswa diingatkan untuk lebih cermat dalam menerima informasi, menghindari penyebaran berita yang belum terverifikasi, serta tidak terlibat dalam aktivitas digital yang berpotensi menimbulkan dampak negatif.

Menurut Kapolsek, perkembangan teknologi informasi harus diimbangi dengan kemampuan literasi digital agar para pelajar dapat memanfaatkan media sosial secara positif dan produktif.

Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah juga diajak untuk terus memperkuat kerja sama dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan pendidikan. Sinergi antara sekolah, orang tua, dan aparat penegak hukum dinilai menjadi faktor penting dalam membentuk karakter serta perilaku positif peserta didik.

Melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan ini, Polsek Tukdana berharap para pelajar memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya disiplin, tanggung jawab, serta kesadaran hukum sejak dini. Dengan demikian, lingkungan sekolah dapat tetap terjaga sebagai tempat yang aman, nyaman, dan mendukung proses belajar mengajar secara optimal.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika