Polres Indramayu Salurkan 20.000 Liter Air Bersih untuk Warga Tanjakan, Krangkeng

INDRAMAYU.radarinformasi.com — Membantu masyarakat menghadapi kesulitan air bersih pada musim kemarau, Polres Indramayu Polda Jawa Barat kembali menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 20.000 liter kepada warga Desa Tanjakan, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jum’at (9/10/2026).

Penyaluran yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB itu menggunakan empat truk tangki dan dilaksanakan melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Indramayu. Kegiatan tersebut sejalan dengan semangat tagline Polri, “Polisi Bersama Masyarakat.”

Dalam proses distribusi, personel kepolisian bersama warga terlihat bergotong royong memasang selang serta membantu mengisi jeriken dan ember milik masyarakat. Bantuan tersebut diberikan secara gratis untuk menunjang kebutuhan air sehari-hari warga yang masih menghadapi krisis air bersih.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasat Binmas IPTU Tasim menjelaskan, pendistribusian air tersebut merupakan kelanjutan dari upaya kepolisian membantu masyarakat di wilayah Kecamatan Krangkeng yang terdampak kesulitan air bersih.

Menurut Tasim, bantuan dikirim menggunakan empat truk tangki dengan harapan dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Polres Indramayu secara kontinu kembali mengirim bantuan air bersih sebanyak empat truk tangki yang akan dikirim untuk masyarakat Kecamatan Krangkeng yang saat ini masih mengalami krisis air bersih. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar IPTU Tasim.

Ia menambahkan, pendistribusian air bersih menjadi salah satu kegiatan sosial yang dilakukan kepolisian selama musim kemarau, terutama di wilayah yang masyarakatnya mengalami kesulitan memperoleh pasokan air.

“Kegiatan penyaluran air bersih seperti ini rutin kami laksanakan selama musim kemarau untuk membantu warga yang kesulitan mendapatkan air bagi kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, IPTU Tasim didampingi Kapolsek Krangkeng AKP Nandang Supriatna, S.H. Pelaksanaan penyaluran turut mendapat dukungan dari personel TNI, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.

Tasim mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak yang membantu proses pembagian air sehingga kegiatan dapat berlangsung tertib dan lancar.

“Kami sangat berterima kasih kepada jajaran TNI dari Koramil, Pak Kuwu, serta seluruh warga yang ikut membantu mengondisikan jalannya pembagian air sehingga berjalan tertib,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kepolisian akan terus memetakan wilayah yang membutuhkan bantuan serupa agar distribusi air bersih dapat menjangkau masyarakat yang masih mengalami kesulitan.

“Kehadiran kami di sini adalah bukti bahwa masyarakat tidak sendirian menghadapi ujian kekeringan ini,” katanya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Warga diminta segera melaporkan apabila mengetahui tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di sekitarnya.

Laporan dapat disampaikan melalui layanan Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu di WhatsApp 081999700110 atau melalui Call Center Polri 110.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Cegah Penyalahgunaan Obat Keras, Humas Polres Indramayu Ajak Masyarakat Lindungi Generasi Muda

INDRAMAYU.radarinformasi.com — Humas Polres Indramayu mengimbau masyarakat untuk menjauhi penyalahgunaan Obat Keras Tertentu (OKT), seperti tramadol, trihexyphenidyl, dan hexymer. Penggunaan obat-obatan tersebut harus sesuai resep dan berada di bawah pengawasan dokter.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan obat keras yang dapat berdampak serius bagi kesehatan maupun kehidupan sosial.

Penyalahgunaan obat-obatan daftar G berpotensi menimbulkan ketergantungan fisik dan psikologis serta berbagai gangguan kesehatan. Dampaknya juga dapat merugikan masa depan, pendidikan, dan hubungan sosial di lingkungan masyarakat.

Humas Polres Indramayu mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga diri, keluarga, dan generasi muda dengan tidak menggunakan obat keras tanpa resep dokter serta menjauhi narkoba dan zat berbahaya lainnya.

Selain itu, masyarakat diminta berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan melaporkan apabila menemukan dugaan penyalahgunaan obat keras atau gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.

Untuk menyampaikan laporan maupun pengaduan, masyarakat dapat memanfaatkan layanan resmi kepolisian melalui WhatsApp Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu di nomor 081999700110 atau menghubungi Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis.

Melalui imbauan ini, Polres Indramayu berharap masyarakat semakin peduli terhadap bahaya penyalahgunaan obat keras dan turut menciptakan lingkungan yang aman, sehat, serta terbebas dari peredaran dan penyalahgunaan zat berbahaya.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Imbauan Kamtibmas: Mari Jaga Indramayu Tetap Aman dan Kondusif

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Masyarakat Kabupaten Indramayu diimbau bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar situasi tetap aman dan kondusif.

Warga diminta tetap tenang, menghormati sesama, serta tidak mudah terprovokasi informasi yang beredar di media sosial. Masyarakat juga diingatkan untuk menghindari tindakan perusakan maupun penganiayaan yang dapat berujung pada proses hukum.

Jika menemukan gangguan keamanan atau membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi:

📱 Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu: 081999700110
☎️ Call Center Polri 110: Bebas pulsa

Mari bersama menjaga Indramayu tetap aman, damai, dan kondusif.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Polisi Imbau Warga Tetap Tenang Usai Insiden di Sindang

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kepolisian Resor (Polres) Indramayu, Polda Jawa Barat, langsung melakukan pengamanan menyusul terjadinya sebuah insiden di salah satu warung yang berada di wilayah Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Rabu sore (23/9/2026).

Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengatakan, personel kepolisian segera menuju lokasi setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut. Pengamanan di tempat kejadian perkara (TKP) turut dipimpin langsung oleh Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M.

“Begitu menerima informasi, personel Polres Indramayu langsung mendatangi dan mengamankan lokasi. Penanganan dipimpin langsung oleh Bapak Kapolres,” kata AKP Tarno.

Ia menyampaikan, kondisi di sekitar lokasi hingga saat ini masih aman dan terkendali. Personel Polres Indramayu bersama jajaran polsek juga tetap melakukan pemantauan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Terkait penyebab dan rangkaian kejadian, kepolisian masih melakukan pendalaman serta penyelidikan. Informasi resmi akan disampaikan setelah proses pengumpulan keterangan dan fakta di lapangan selesai dilakukan.

“Kami masih mendalami peristiwa ini. Informasi secara lengkap akan disampaikan setelah fakta dan kronologi kejadian dapat dipastikan,” ujarnya.

AKP Tarno juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebarluaskan informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya. Warga diminta menghindari penyebaran kabar bohong maupun narasi provokatif yang berpotensi menimbulkan keresahan.

“Kami mengajak masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi. Percayakan penanganan serta proses hukum kepada pihak kepolisian dan jangan mengambil tindakan sendiri,” tegasnya.

Polres Indramayu mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta suasana yang kondusif di Kabupaten Indramayu.

Masyarakat juga dapat melaporkan gangguan keamanan maupun dugaan tindak kriminal melalui layanan Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu di WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Polres Indramayu Dorong Warga Gadingan Kembangkan Usaha Lewat Pelatihan UMKM

INDRAMAYU.radarinformasi.com — Upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat terus dilakukan Polres Indramayu Polda Jabar. Salah satunya melalui pelatihan keterampilan usaha yang menyasar warga Desa Gadingan, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.

Kali ini, masyarakat mendapatkan pelatihan pembuatan sabun cair dan semir ban yang berlangsung di Kantor Desa Gadingan, Jumat (18/9/2026) siang.

Kegiatan tersebut menghadirkan Kasat Tahti Polres Indramayu IPTU Agus Setiawan, S.H., sebagai pemateri. Hadir pula Kapolsek Sliyeg AKP Edi Mulyana S., S.H., jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Sliyeg, Pemerintah Desa Gadingan, serta sejumlah warga peserta pelatihan.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui IPTU Agus Setiawan menjelaskan, kegiatan tersebut digelar sebagai tindak lanjut atas permintaan Pemerintah Desa Gadingan yang sebelumnya mengajukan pelatihan keterampilan usaha bagi masyarakat.

Menurut Agus, pelatihan tersebut menjadi ruang bagi kepolisian untuk berbagi pengetahuan praktis yang dapat dimanfaatkan warga sebagai bekal mengembangkan usaha secara mandiri.

“Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari permohonan Pemerintah Desa Gadingan. Kami hadir untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan yang diharapkan bisa dikembangkan masyarakat menjadi kegiatan yang produktif,” ujar IPTU Agus kepada wartawan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya menerima pemaparan teori. Warga juga diajak mengikuti praktik secara langsung, mulai dari proses pembuatan sabun cair, khususnya sabun pencuci piring, hingga pembuatan semir ban.

Keterampilan tersebut dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai usaha rumahan dengan memanfaatkan bahan dan proses produksi yang dapat dipelajari masyarakat.

IPTU Agus mengatakan, kegiatan pemberdayaan itu merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap peningkatan kapasitas masyarakat, khususnya dalam membuka peluang ekonomi.

“Kami dari kepolisian ingin ikut berpartisipasi dalam mendorong perekonomian masyarakat. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat dikembangkan menjadi usaha dan membuka peluang pekerjaan baru,” katanya.

Ia menambahkan, praktik langsung menjadi bagian penting dalam pelatihan agar peserta tidak hanya memahami materi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengaplikasikannya secara mandiri setelah kegiatan berakhir.

IPTU Agus berharap keterampilan yang diberikan dapat terus dikembangkan sehingga menghasilkan produk bernilai ekonomi dan memberikan manfaat bagi keluarga.

“Harapannya ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada pelatihan saja. Masyarakat dapat mempraktikkannya dan mengembangkan menjadi usaha yang membantu perekonomian keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, Kuwu Desa Gadingan Suwarto menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Indramayu beserta seluruh jajaran yang telah memberikan perhatian terhadap pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan tersebut.

Menurut Suwarto, pelatihan pembuatan sabun cuci memberikan manfaat praktis bagi warga karena keterampilan yang diperoleh dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga sekaligus dikembangkan menjadi peluang usaha.

“Atas nama Pemerintah Desa Gadingan, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Kapolres Indramayu beserta jajaran yang telah memberikan pelatihan kepada masyarakat kami,” ungkap Suwarto.

Ia berharap warga dapat memanfaatkan ilmu yang telah diperoleh dengan terus mempraktikkan dan mengembangkan keterampilan tersebut. Dengan begitu, kegiatan pelatihan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat berkembang menjadi aktivitas ekonomi produktif.

Suwarto juga berharap kolaborasi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus diperkuat melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi warga.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan kontribusi Polres Indramayu dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa. Semoga sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus berjalan dengan baik,” tuturnya.

Antusiasme juga disampaikan Rustinih, salah seorang warga Desa Gadingan yang mengikuti pelatihan. Ia mengaku memperoleh pengetahuan baru mengenai proses pembuatan sabun cuci yang sebelumnya belum diketahuinya.

“Saya mewakili masyarakat Desa Gadingan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Indramayu beserta jajaran yang telah memberikan pelatihan kepada kami,” kata Rustinih.

Menurutnya, keterampilan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari sekaligus memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi usaha tambahan.

“Sekarang kami mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru. Tidak hanya bisa dipraktikkan sendiri di rumah, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi peluang usaha untuk menambah penghasilan keluarga,” ujarnya.

Rustinih berharap program serupa dapat kembali digelar di kemudian hari. Ia menilai kegiatan pemberdayaan yang bersifat praktis seperti itu memberikan manfaat yang dapat langsung dirasakan masyarakat.

“Kami sangat senang karena pelatihan ini memberikan manfaat secara langsung. Semoga kegiatan positif seperti ini dapat terus dilaksanakan dan Polres Indramayu semakin dekat dengan masyarakat,” pungkasnya.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Sebelum Tanam Jagung, Kapolres Indramayu Ikuti Syukuran dan Doa Bersama Warga

INDRAMAYU.radarinformasi.com — Nuansa kebersamaan tampak dalam rangkaian Penanaman Jagung Serentak Kuartal III Tahun Anggaran 2026 di Petak 20B Blok Bangke, Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Rabu (16/9/2026).

Sebelum kegiatan penanaman dimulai, Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., S.I.K., M.Si., memilih duduk bersama warga dan kelompok tani untuk mengikuti syukuran serta doa bersama.

Doa bersama tersebut menjadi bagian dari tradisi masyarakat sebelum memulai aktivitas pertanian. Selain sebagai ungkapan rasa syukur, kegiatan itu juga dimaksudkan untuk memohon keselamatan, kelancaran, dan keberhasilan hingga jagung memasuki masa panen.

Rangkaian kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu turut dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu Drs. H. Sugeng Heryanto, M.Si., jajaran Pejabat Utama Polres Indramayu, Kapolsek Gantar IPTU Sutarko, S.H., unsur Pemerintah Desa Mekarwaru, serta Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Gantar.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. mengatakan, syukuran dan doa bersama memiliki makna penting karena menjadi momentum untuk mengawali kegiatan pertanian dengan rasa syukur sekaligus memperkuat kebersamaan antara masyarakat dan seluruh unsur yang terlibat.

“Melalui doa bersama ini, kita memohon agar seluruh proses penanaman jagung diberikan keselamatan, kelancaran, dan hasil yang baik serta dapat memberikan manfaat bagi para petani dan masyarakat,” ujar Prianggo.

Menurutnya, kehadiran kepolisian dalam kegiatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan dukungan terhadap program ketahanan pangan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi dan mempererat hubungan dengan masyarakat, khususnya para petani.

Ia menilai semangat gotong royong menjadi salah satu modal penting dalam menjalankan program ketahanan pangan. Kolaborasi antara pemerintah, kepolisian, dinas teknis, kelompok tani, dan masyarakat diperlukan agar kegiatan pertanian dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita terus menjaga kebersamaan. Petani memiliki peran yang sangat besar dalam ketahanan pangan, sehingga perlu didukung bersama agar setiap proses pertanian dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Setelah rangkaian syukuran dan doa bersama selesai, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2026.

Penanaman tersebut menjadi bagian dari dukungan Polres Indramayu terhadap program pemerintah dalam mendorong swasembada jagung sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Indramayu.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Polisi Ikut Program Ketahanan Pangan, Karo SDM Polda Jabar Jelaskan Alasannya

INDRAMAYU.radarinformasi.com — Keterlibatan kepolisian dalam program ketahanan pangan, khususnya penanaman jagung, memiliki alasan tersendiri. Polri menyebut kehadirannya bukan untuk mengambil alih tugas petani, melainkan sebagai bagian dari upaya mendukung pelaksanaan program pemerintah di sektor pangan.

Hal tersebut disampaikan Karo SDM Polda Jawa Barat Kombes Pol Dr. Fadly Samad, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., saat menghadiri kegiatan Penanaman Jagung Serentak Polda Jawa Barat Kuartal III Tahun 2026 di Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Rabu (16/9/2026).

Menurut Fadly, ketahanan pangan memiliki keterkaitan dengan kondisi sosial masyarakat. Dalam perspektif pemeliharaan keamanan modern, stabilitas tidak hanya berkaitan dengan penanganan gangguan keamanan dan tindak kriminal, tetapi juga dengan terpenuhinya kebutuhan dasar serta kondisi kesejahteraan masyarakat.

Ia menjelaskan, ketersediaan pangan, kesempatan masyarakat memperoleh penghasilan, serta keberlangsungan aktivitas ekonomi merupakan sejumlah aspek yang perlu mendapat perhatian.

“Polisi bukan tugasnya menanam jagung, tetapi kehadiran kita untuk memastikan program pemerintah berjalan dan masyarakat, khususnya para petani, memiliki kepastian dalam melaksanakan kegiatan pertanian,” kata Fadly.

Ia menyebut peran Polri dalam program tersebut lebih diarahkan pada pendampingan dan koordinasi. Salah satunya membantu menghubungkan kebutuhan kelompok tani dengan instansi maupun pihak yang memiliki kewenangan di bidang pertanian.

Mulai dari pemetaan lahan, pemanfaatan lahan produktif, ketersediaan benih dan pupuk, hingga akses permodalan menjadi bagian yang dapat dikoordinasikan bersama pihak terkait.

Untuk aspek teknis pertanian, Fadly menekankan pentingnya keterlibatan Dinas Pertanian dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Pendampingan dari tenaga yang memiliki kompetensi tersebut dinilai diperlukan agar petani dapat memperoleh informasi dan teknik budidaya sesuai kondisi lahannya.

Fadly juga menyoroti keberadaan lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal. Menurutnya, lahan yang masih memungkinkan digunakan pada musim kemarau dapat dipetakan dan disesuaikan dengan komoditas yang cocok, termasuk jagung.

Selain produksi, persoalan pembiayaan juga menjadi perhatian. Koordinasi dengan lembaga keuangan dinilai dapat membantu membuka akses pembiayaan bagi kelompok tani yang memenuhi persyaratan. Penggunaan dana pun perlu diarahkan untuk kegiatan yang bersifat produktif.

“Ini merupakan bentuk kolaborasi kita bersama dan ikhtiar untuk mendukung program pemerintah, khususnya swasembada jagung,” ujarnya.

Pendampingan Tak Berhenti Saat Tanam

Menurut Fadly, keberhasilan program ketahanan pangan tidak cukup hanya dilihat dari proses penanaman. Tahapan setelah panen juga perlu dipersiapkan agar hasil produksi petani memiliki jalur pemasaran yang jelas.

Karena itu, koordinasi diharapkan melibatkan pemerintah daerah, dinas teknis, penyuluh pertanian, kelompok tani, lembaga pembiayaan, pelaku usaha, hingga pihak yang dapat menyerap hasil panen.

Dengan pola tersebut, petani diharapkan memperoleh dukungan sejak tahap persiapan lahan, produksi, panen, hingga pemasaran.

“Kita mendampingi dan memastikan program berjalan sehingga masyarakat semakin sejahtera,” tuturnya.

Ia menegaskan, keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan tidak dimaksudkan menggantikan peran petani maupun instansi pertanian. Polri mengambil bagian melalui koordinasi dan dukungan agar berbagai unsur yang terlibat dapat bekerja secara terpadu.

Fadly berharap potensi pertanian Kabupaten Indramayu terus dikembangkan melalui sinergi pemerintah daerah, TNI-Polri, dinas pertanian, penyuluh, kelompok tani, pelaku usaha, dan masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, program ketahanan pangan diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan, sekaligus memberikan kepastian bagi petani dari sisi produksi hingga pemasaran hasil pertanian.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Satpol PP Indramayu Sita Lebih dari 1.500 Botol Mihol dalam Operasi Senyap

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) memperketat pengawasan dan penertiban peredaran minuman beralkohol (mihol) di wilayah Kabupaten Indramayu.

Penertiban tersebut dilakukan atas arahan Bupati Indramayu Lucky Hakim sekaligus sebagai bagian dari penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Indramayu Nomor 15 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Perda Nomor 7 Tahun 2005 tentang Pelarangan Minuman Beralkohol.

Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam menekan peredaran mihol serta mencegah berbagai penyakit masyarakat yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Plt. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu Opik Hidayat mengatakan, operasi senyap yang dilakukan jajaran Polisi Pamong Praja sejak Senin pekan lalu hingga Kamis pekan ini berhasil mengamankan lebih dari 1.500 botol minuman beralkohol dari sejumlah lokasi.

Menurut Opik, penindakan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemkab Indramayu dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat.

Selain mengamankan barang bukti, petugas juga melakukan penyisiran di sejumlah lokasi yang dinilai rawan menjadi tempat peredaran mihol maupun aktivitas yang berpotensi melanggar ketentuan.

“Dalam razia sejak pekan lalu hingga pekan ini, sudah disita lebih dari 1.500 botol berbagai merek minuman beralkohol. Barang bukti tersebut untuk sementara diamankan di gudang hingga menunggu perintah pemusnahan,” ujar Opik kepada Tim Diskominfo Indramayu, Jum’at (11/9/2026).

Opik menegaskan, kegiatan penertiban akan terus dilakukan secara rutin dengan mengedepankan upaya pencegahan. Satpol PP juga akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat terkait dugaan peredaran mihol.

Petugas, lanjutnya, turut mendatangi sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi tempat peredaran minuman beralkohol maupun aktivitas yang mengganggu ketertiban umum, termasuk dugaan praktik prostitusi terselubung.

“Selain menerima laporan, kami juga akan langsung mendatangi lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi tempat peredaran minuman beralkohol,” tambahnya.

Ia menegaskan Pemkab Indramayu tidak memberikan toleransi terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat.

Karena itu, Opik mengajak masyarakat ikut berperan aktif dengan memberikan informasi apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.

“Kepada masyarakat, jika mengetahui ada yang mencurigakan, segera laporkan. Ini tanggung jawab semua pihak,” pesannya.

Opik menambahkan, peredaran mihol berpotensi menimbulkan berbagai persoalan sosial hingga memicu tindak kriminal. Untuk itu, pengawasan, penertiban, dan langkah pencegahan akan terus diperkuat demi menciptakan Kabupaten Indramayu yang aman, tertib, dan kondusif.

Sumber Diskominfo Kab. Indramayu

Andika

Krisis Air Bersih, Polres Indramayu Salurkan 40 Ribu Liter Air ke Warga Desa Tanjakan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Menghadapi kondisi kekeringan yang berdampak pada ketersediaan air bersih, Polres Indramayu Polda Jabar menyalurkan bantuan air kepada masyarakat Desa Tanjakan, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jum’at (11/9/2026).

Penyaluran bantuan dipimpin langsung Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., S.I.K., M.Si., didampingi Kasat Binmas Polres Indramayu IPTU Tasim, S.I.P., serta Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, S.H.

AKBP Prianggo mengatakan, bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian kepolisian kepada masyarakat yang terdampak kekeringan dan mengalami keterbatasan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Sebanyak enam truk tangki dikerahkan dalam kegiatan tersebut dengan total sekitar 40 ribu liter air bersih yang didistribusikan kepada warga Desa Tanjakan.

“Hari ini kami dari Polres Indramayu melaksanakan pendistribusian dan pembagian air bersih sebanyak enam truk tangki dengan total kurang lebih 40 ribu liter untuk masyarakat Desa Tanjakan, Kecamatan Krangkeng,” ujar AKBP Prianggo.

Menurutnya, penyaluran tersebut dilakukan setelah pihak kepolisian menerima informasi mengenai kondisi kekeringan dan kesulitan air bersih yang dialami masyarakat di wilayah tersebut.

Polres Indramayu, lanjutnya, tidak menutup kemungkinan kembali menyalurkan bantuan serupa ke wilayah lain yang mengalami kondisi sama. Penyaluran akan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan berkesinambungan. Ke depan, wilayah-wilayah lain yang memang membutuhkan juga diharapkan dapat terjangkau sehingga bantuan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” katanya.

AKBP Prianggo menambahkan, koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemerintah kecamatan akan terus dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih.

“Harapannya tentu dapat membantu masyarakat yang mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih. Ke depan kami akan terus berkomunikasi, berkolaborasi, dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah maupun kecamatan agar informasi yang kami terima semakin akurat dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara maksimal,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, bukan hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kebutuhan warga ketika menghadapi kondisi darurat seperti kekeringan.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Tak Hanya Air Bersih, Kapolres Indramayu Salurkan Sembako untuk Warga Desa Tanjakan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kepedulian Polres Indramayu Polda Jabar terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan di Desa Tanjakan, Kecamatan Krangkeng, terus dilakukan. Tak hanya mendistribusikan air bersih, kepolisian juga menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan.

Bantuan tersebut diserahkan langsung Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., S.I.K., M.Si., kepada sejumlah warga pada Jum’at siang (11/9/2026).

Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari program Jum’at Berkah Polres Indramayu, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dengan warga.

AKBP Prianggo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Polri terhadap kondisi masyarakat, khususnya warga yang tengah menghadapi dampak kekeringan dan keterbatasan air bersih.

“Ini merupakan bagian dari kegiatan Jumat Berkah yang dilaksanakan Polres Indramayu. Selain menyalurkan bantuan air bersih, kami juga membagikan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar AKBP Prianggo.

Sebelumnya, Polres Indramayu telah mendistribusikan sekitar 40 ribu liter air bersih menggunakan enam unit truk tangki kepada masyarakat Desa Tanjakan yang mengalami kesulitan mendapatkan air akibat kondisi kekeringan.

Menurut AKBP Prianggo, kehadiran kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban. Kepolisian juga berupaya hadir melalui kegiatan sosial serta memberikan respons terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan masyarakat. Yang terpenting, kami ingin terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika