Pohon Tumbang Timpa Truk dan Mobil Patroli di Ciawi, Lalu Lintas Sempat Terganggu

BOGOR.radarinformasi.com – Sebuah pohon besar tumbang di Jalan Raya H. E. Sukma, tepatnya di Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, pada Senin (16/04/2026). Pohon yang roboh tersebut menimpa sebuah truk boks dan mobil patroli yang berada di dekatnya.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.13 WIB. Berdasarkan pantauan di lokasi, pohon berukuran besar itu tumbang secara tiba-tiba dan mengenai kendaraan yang sedang berhenti maupun melintas di area tersebut.

Akibat kejadian ini, bagian atap dan badan truk boks mengalami kerusakan cukup parah setelah tertimpa batang pohon. Sementara itu, mobil patroli di sampingnya juga terkena dahan dan ranting, sehingga mengalami kerusakan pada bagian kaca dan badan mobil.

Beruntung, hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka serius. Namun, pengemudi dan penumpang dari kedua kendaraan tersebut diketahui sempat mengalami syok.

Kejadian ini sempat menyebabkan gangguan arus lalu lintas di jalur utama Sukabumi–Bogor. Petugas kepolisian bersama tim evakuasi segera turun ke lokasi untuk mengatur lalu lintas serta melakukan pemotongan dan evakuasi pohon agar jalan dapat segera dilalui kembali.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung. Pihak berwenang mengimbau para pengendara yang melintas di jalur tersebut untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lokasi.

Red

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Pemkab Indramayu Lakukan Sodetan dan Evakuasi Pohon Tumbang

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mengambil langkah nyata dalam menangani bencana hidrometeorologi yang terjadi di sejumlah wilayah, khususnya di kawasan perkotaan dan permukiman warga. Upaya tersebut meliputi pemantauan titik genangan air, pengecekan sistem drainase, hingga penanganan dampak sosial akibat cuaca ekstrem, Rabu (28/1/2026).

Dalam patroli yang dipimpin Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indramayu, ditemukan adanya penyumbatan serius pada saluran utama di Jalan Jenderal Sudirman. 

Saluran drainase berukuran besar yang seharusnya berfungsi sebagai jalur utama pembuangan air diketahui tertutup bangunan kios permanen, yang diduga menjadi salah satu penyebab terhambatnya aliran air selama bertahun-tahun.

Selain menangani persoalan drainase, Satpol PP juga bergerak cepat mengevakuasi pohon tumbang di sejumlah ruas jalan protokol akibat cuaca ekstrem, salah satunya di Jalan Tembaga, Kecamatan Indramayu.

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu, Teguh Budiarso, mengatakan personel dikerahkan untuk melakukan pemotongan dan pembersihan material pohon guna mengamankan akses lalu lintas serta mencegah potensi kerusakan infrastruktur.

Sejalan dengan itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu melakukan langkah normalisasi dengan membuat Sodetan Kali Ceblok di kawasan Pantai Pataya. Dengan menggunakan alat berat excavator, sodetan tersebut dibuat untuk memperlancar aliran air langsung menuju laut.

Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Maulana Malik, turun langsung memantau pengerjaan di lapangan bersama perangkat desa dan masyarakat setempat. 

Upaya ini diharapkan mampu mengurangi risiko banjir yang kerap melanda kawasan Jalan Pahlawan, Jalan Samsu, hingga wilayah tambak di sekitarnya.

Maulana menegaskan, penanganan bencana hidrometeorologi dilakukan secara terpadu lintas perangkat daerah. 

Dinas PUPR, kata dia, fokus melakukan pengecekan dan pembersihan di titik-titik kritis saluran air, khususnya di Sungai Ceblok, menindaklanjuti aduan masyarakat, serta berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dan Cimanuk jika penanganan masuk dalam kewenangan balai.

“Kami tidak hanya melakukan pembersihan rutin, tetapi juga tindakan korektif terhadap infrastruktur yang menghambat aliran air. 

Pembuatan sodetan dan normalisasi ini sangat penting agar kapasitas dan fungsi drainase kembali optimal. 

Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak mendirikan bangunan di atas saluran air demi kepentingan bersama menuju Indramayu bebas genangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Indramayu, Drs. Dadang Oce Iskandar, menyampaikan bahwa pihaknya telah mendirikan posko pengungsian bagi warga terdampak genangan air, terutama di kawasan perumahan.

“Kami membantu evakuasi warga yang terdampak banjir dan mendirikan posko pengungsian,” katanya.

Baik Satpol PP, Dinas PUPR, maupun BPBD berharap kondisi segera membaik, genangan air cepat surut, dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.

(Sumber: Diskominfo Indramayu)

Andika

Respons Cepat dan Kolaboratif, Polsek Ciawi Bersama Stakeholder Evakuasi Pohon Tumbang

BOGOR.radarinformasi.com – Polsek Ciawi bersama sejumlah stakeholder terkait bergerak cepat mengevakuasi pohon tumbang yang menutup akses utama Jalan Raya Hoegeng Iman Santoso, Kampung Gadog RT 02 RW 08, Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, pada Rabu sore (30/7/2025). Pohon berukuran besar tersebut tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda kawasan tersebut.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Ciawi AKP Dede Lesmana Jaya, S.H., M.H., menyampaikan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Seorang warga bernama Abdul Basit, yang tengah berjualan pecel lele di sekitar lokasi, mendengar suara keras dan melihat pohon besar tumbang hingga menutup seluruh badan jalan.

“Mendapat laporan dari warga, Bhabinkamtibmas Desa Pandansari, Bripka Deden, langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan BPBD, Damkar, serta unsur terkait lainnya. Proses evakuasi dilakukan hingga malam hari,” ujar Kapolsek.

Petugas gabungan dari Polsek Ciawi, BPBD Kabupaten Bogor, Damkar Kecamatan Ciawi, Satpol PP, serta personel Satlantas Polres Bogor bekerja sama mengevakuasi pohon yang melintang dan membersihkan badan jalan. Evakuasi rampung sekitar pukul 19.40 WIB, dan arus lalu lintas kembali normal pada pukul 20.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kemacetan sempat terjadi hingga proses evakuasi selesai. Beberapa personel yang terlibat dalam penanganan antara lain Kapolsek Ciawi AKP Dede Lesmana Jaya, S.H., M.H., KBO Lantas Polres Bogor IPTU Adriyan, Kanit Lantas Polsek Ciawi IPDA Ujang Lukman, serta anggota piket dan unsur gabungan lainnya.

“Langkah cepat ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga keselamatan masyarakat serta memastikan jalur vital tetap bisa diakses. Sinergitas lintas sektor menjadi kunci keberhasilan penanganan hari ini,” tambah Kapolsek.

Situasi di lokasi kini telah kondusif. Polsek Ciawi terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam selama musim penghujan dan segera melapor apabila menemukan pohon atau bangunan yang berisiko membahayakan keselamatan umum.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Pohon Tumbang Akibat Hujan Deras dan Angin Kencang, Polsek Cileungsi Lakukan Tindakan Cepat

BOGOR.radarinformasi.com – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada Senin (19/5/2025) sore, menyebabkan sebuah pohon tumbang di Dusun Pasirangin, RT 04/RW 06, Desa Pasirangin. Pohon tersebut menimpa atap teras rumah warga dan sempat menghalangi akses jalan utama.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Informasi mengenai kejadian ini pertama kali diterima oleh Bhabinkamtibmas dari Ketua RW 13, Karsito, sekitar pukul 15.30 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Cileungsi segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.

Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, memimpin langsung peninjauan lokasi bersama Pawas AKP Sururudin, Bhabinkamtibmas Aipda Rahmat Wahyudi, serta anggota Satpol PP dan aparat desa setempat.

“Pohon tumbang ini menimpa atap teras rumah milik warga bernama Bakri M, dan juga menyebabkan kabel listrik putus. Kami segera berkoordinasi dengan pihak PLN dan pemerintah desa untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Kompol Edison di lokasi kejadian.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Saat ini, akses jalan telah dibuka kembali setelah dilakukan pembersihan pohon dan perbaikan sementara oleh petugas gabungan.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Angin Puting Beliung Terjang Indramayu, Puluhan Rumah Rusak, Beberapa Rata dengan Tanah 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Angin puting beliung menerjang dua desa di Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Kamis (6/3/2025) malam. Bencana ini mengakibatkan puluhan rumah rusak, bahkan beberapa di antaranya rata dengan tanah. Jumat (7/3)

Berdasarkan data pemerintah kecamatan, sebanyak 91 rumah warga terdampak. Desa Pabean Ilir menjadi wilayah dengan kerusakan terparah, dengan 61 rumah rusak, sementara 30 rumah lainnya berada di Desa Totoran.

Evakuasi dan Pemulihan Pascabencana 

Sebanyak tujuh warga kehilangan rumah mereka akibat amukan angin yang merobohkan bangunan hingga rata dengan tanah. Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, BPBD, dan relawan dikerahkan pada Jumat (7/3/2025) untuk membantu evakuasi dan pemulihan pascabencana.

Dengan menggunakan peralatan seperti gergaji mesin, petugas menyingkirkan pohon tumbang serta membantu warga menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan. Kapolsek Pasekan, Iptu Edi Mulyana, mengatakan bahwa evakuasi sudah dimulai sejak Kamis malam. “Pak Kapolres langsung menurunkan anggota setelah mendapat laporan angin puting beliung,” ujarnya.

Hingga kini, proses evakuasi masih berlanjut mengingat banyaknya rumah yang mengalami kerusakan parah. Sebanyak 30 personel Polri diterjunkan ke lokasi bencana untuk membantu para korban. Polres Indramayu juga mengerahkan tim kedokteran dan kesehatan untuk menangani warga yang mengalami luka maupun trauma.

Korban Luka dan Trauma 

Sedikitnya lima orang mengalami luka-luka, sementara beberapa warga, terutama lansia, mengalami trauma akibat peristiwa ini. “Ibu-ibu yang sudah sepuh kemungkinan terkejut sehingga mengalami trauma,” kata Edi.

Sementara itu, Camat Pasekan, Dedeh Nurjanah, menyatakan bahwa pemerintah kecamatan bergerak cepat dalam penanganan pascabencana. Saat ini, fokus utama adalah penanggulangan dan pemulihan. Pihaknya juga berencana mendirikan posko darurat sebagai tempat sementara bagi warga yang kehilangan rumah. “Sekarang masih dalam tahap pembangunan, kami terus berkoordinasi untuk memenuhi kebutuhan para korban,” ujar Dedeh.

Pemerintah dan aparat setempat terus berupaya memulihkan kondisi pasca-bencana agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan normal.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Pohon Randu Gede Ikon Indramayu Tumbang, Tutup Akses Jalan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pohon Randu Gede, ikon ratusan tahun Kabupaten Indramayu, tumbang pada Sabtu malam (4/1/2025) sekitar pukul 23:30 WIB di Jalan Letnan Sutejo, Margadadi, Indramayu. Insiden ini menutup akses jalan menuju alun-alun pusat kota, merusak dua rumah, dan memutus kabel listrik di sekitarnya,
Minggu (05/01/2025).

Menurut warga setempat, Jalil (68), tumbangnya pohon terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras sejak sore hingga malam hari.

“Untungnya jalan sedang sepi. Biasanya, malam Minggu ramai. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa,” ungkap Jalil kepada media.

Posisi pohon yang tumbang menyerong ke arah jalan menyebabkan seluruh badan jalan tertutup. Warga setempat sempat panik karena pohon ini dikenal sebagai salah satu yang terbesar di pusat kota dan memiliki nilai historis.

“Usianya sudah ratusan tahun. Ini pohon terbesar di pusat kota Indramayu,” tambah Jalil.

Ia menuturkan, hujan deras berhenti sekitar pukul 22:00 WIB, dan pohon tersebut tumbang tak lama setelahnya.

Hingga Minggu pagi, tim gabungan dari dinas terkait, polisi, dan warga masih berupaya membersihkan pohon dari jalan. Arus lalu lintas sementara dialihkan untuk menghindari kemacetan di sekitar lokasi kejadian.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Polsek Ciawi Bersama Instansi Terkait Evakuasi Pohon Tumbang di Simpang Talang Ratna

BOGOR.radarinformasi.com – Pada Minggu, 24 November 2024, sekitar pukul 08.30 WIB, terjadi insiden pohon tumbang di Jalan Raya Sukabumi, tepatnya di pertigaan Micio Talang Ratna, Kampung Teluk Pinang, Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Insiden ini mengakibatkan beberapa kendaraan tertimpa pohon dan tiang telekomunikasi, serta menimbulkan kerugian material.

Kapolsek Ciawi, AKP Agus Hidayat, S.H., menjelaskan bahwa sebelum pohon tumbang, sebuah kendaraan minibus Honda CRV bergerak dari arah Ciawi menuju Sukabumi. Di saat yang sama, kendaraan minibus Toyota Kijang Innova, sepeda motor Honda Vario, dan Honda Scoopy melintas dari arah Sukabumi menuju Ciawi. Pohon tumbang beserta tiang telekomunikasi jatuh ke arah kendaraan-kendaraan tersebut, menghalangi badan jalan.

Insiden ini tidak mengakibatkan korban jiwa maupun luka berat. Namun, lima orang mengalami luka ringan, yaitu Temanasokhi Ndruru (39), warga Kampung Manggis Hilir, Sukabumi, yang mengalami memar di tangan kanan; Seon (5), yang mengalami luka sobek di bibir bawah; Berta (7), yang mengalami memar di tangan kanan; Joybe (2), yang mengalami memar di kepala kanan; serta Fanny Oktaviani (28), warga Kampung Pasir Kuda, Bogor, yang mengalami luka memar di kepala. Semua korban telah mendapatkan perawatan di Klinik 24 Jam Teluk Pinang. Total kerugian material akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp 10 juta.

Beberapa kendaraan mengalami kerusakan akibat pohon tumbang tersebut. Sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi F 6194 UBT mengalami lecet di bodi samping depan kanan, sementara Honda Scoopy F 2132 FFJ mengalami lecet di bodi depan dan samping kanan. Minibus Toyota Kijang Innova B 2258 KV mengalami kerusakan berupa pecah spion kanan serta goresan di bodi samping kanan dan atas. Sementara itu, Honda CRV B 1148 VJE mengalami kerusakan cukup parah pada bodi depan, kap mesin, dan kaca kanan yang pecah.

Polisi telah meminta keterangan dari dua saksi mata yang berada di lokasi kejadian, yakni Fauzi (43), warga Kampung Ciawi, dan Ade Irawan (54), warga Kampung Babakan, Sukabumi. Kedua saksi memberikan informasi terkait situasi sebelum dan sesudah pohon tumbang.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi pohon tumbang masih berlangsung. Polsek Ciawi bersama instansi terkait menghimbau masyarakat yang melintasi lokasi kejadian untuk berhati-hati karena potensi kemacetan dan kemungkinan hujan yang dapat memperburuk situasi. Pihak kepolisian terus mengupayakan penyelesaian evakuasi dan pemulihan lalu lintas di area tersebut.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Faktor Usia, Pohon Tumbang Tewaskan Satu Pengendara

BOGOR.radarinformasi.com — Peristiwa tragis terjadi di Jalan Tentara Pelajar, Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, pada Jumat (1/11/2024) sore. Sebuah dahan pohon besar tiba-tiba patah dan jatuh, menimpa dua orang yang tengah berboncengan menggunakan sepeda motor. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.55 WIB, tak lama setelah waktu Ashar, yang mengakibatkan salah satu korban meninggal dunia di tempat. Jumat (1/11)

Babinsa Kelurahan Ciwaringin, Sertu Dedi Jumaedi, menjelaskan bahwa dahan yang patah tersebut jatuh secara mendadak, tepat di atas pengendara dan penumpangnya yang sedang melintas. “Korban yang meninggal dunia adalah penumpang yang dibonceng, sementara sepeda motor jenis Vario yang mereka gunakan mengalami kerusakan cukup parah akibat insiden ini,” ucapnya.

Untuk menangani situasi tersebut, Babinsa bersama beberapa instansi terkait segera melakukan tindakan darurat. Langkah-langkah yang diambil antara lain pengecekan lokasi kejadian untuk mengidentifikasi situasi, serta koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkin) Kota Bogor.

Babinsa juga melibatkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk penanganan pohon-pohon rawan tumbang, serta petugas dari Damkar Kota Bogor untuk membantu evakuasi di lokasi kejadian. Masyarakat sekitar bersama Kelurahan Ciwaringin juga berperan aktif dalam upaya penanganan darurat.

Korban yang meninggal dunia telah dibawa ke RSUD untuk proses pemeriksaan dan autopsi lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, kegiatan penanganan masih berlangsung untuk memastikan keamanan lingkungan sekitar.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi pemerintah Kota Bogor agar memperhatikan kondisi pohon-pohon tua di kawasan padat lalu lintas demi keselamatan warga.

Reporter : Rizal

Polsek Ciampea Bersama Instansi Terkait Olah TKP Pohon Tumbang di Desa Cihideung Udik

BOGOR.radarinformasi.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ciampea pada Senin sore menyebabkan pohon mangga tumbang di Jalan Raya Kampung Cinangneng II, Desa Cihideung Udik, Kecamatan Ciampea. Kejadian sekitar pukul 14.00 WIB ini mengakibatkan arus lalu lintas di jalan kabupaten sempat terhambat. Senin (9/9)

Pohon mangga tersebut tumbang akibat hujan deras yang berlangsung selama kurang lebih satu jam, dari pukul 14.00 hingga 15.00 WIB. Petugas dari Ciber Rescue, Babinsa, Babinmas, dan Pemerintah Desa Cihideung, bersama dengan warga setempat, segera turun tangan untuk mengevakuasi pohon yang menutup jalan.

Meski arus lalu lintas terganggu, tim evakuasi berhasil membersihkan lokasi dengan cepat. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun jalur kabel telekomunikasi milik Telkom mengalami kerusakan akibat pohon tumbang. Kerugian materiil lainnya belum dilaporkan.

Kapolsek Ciampea, Kompol Suminto, H.P., S.IP., M.H., mengungkapkan bahwa situasi saat ini telah kembali normal dan pihaknya akan terus memantau perkembangan cuaca untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Leuwiliang Cek Lokasi TKP Pohon Tumbang Akibat Bencana Alam

BOGOR.radarinformasi.com – Senin, 2 September 2024, sekitar pukul 17.30 WIB, terjadi musibah pohon tumbang di Kampung Lapang Sari, RT 01 RW 04, Desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Insiden ini terjadi di area rumah dinas Camat Leuwiliang. Selasa (3/9)

Kapolsek Leuwiliang, KOMPOL Agus Supriyanto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kejadian ini berawal ketika saksi, Dimas Wiraseh dan Hendro Martoyo, melihat hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan sekitar Kantor Kecamatan Leuwiliang. Tidak lama setelah itu, saksi mendengar suara keras dan melihat sebuah pohon besar tumbang, yang menimpa rumah dinas Camat serta kendaraan dinas milik Kecamatan Leuwiliang.

“Saksi segera menghubungi petugas pemadam kebakaran Kecamatan Leuwiliang untuk meminta bantuan memotong pohon yang tumbang tersebut,” ungkap KOMPOL Agus Supriyanto.

Identitas korban yang berada di lokasi kejadian adalah W.R Pelitawan, S.H., M.SI., berusia 57 tahun, yang beralamat di rumah dinas Camat, Kampung Pasir Lapang, RT 01 RW 04, Desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Pihak kepolisian telah meminta keterangan dari saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian, yaitu Dimas Wiraseh (33), seorang anggota Satpol PP yang tinggal di Kampung Sukamulya, RT 01 RW 01, Desa Leuwimekar, dan Hendro Martoyo (34), juga anggota Satpol PP yang tinggal di Kampung Lapang Sari, RT 01 RW 04, Desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Sampai berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian telah terkendali, dan proses evakuasi pohon tumbang telah dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat setempat bersama dengan petugas pemadam kebakaran dan instansi terkait.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule