Perkuat Data Pembangunan, Pemkab Indramayu Canangkan Program Desa Cinta Statistik 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperkuat kualitas data hingga tingkat desa sebagai bagian dari upaya menghadirkan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan melalui program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 yang digagas Badan Pusat Statistik (BPS). Program ini mendorong pemerintah desa memiliki kemampuan mengelola data secara mandiri, akurat, dan berkualitas sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan.

Pencanangan Desa Cantik Kabupaten Indramayu Tahun 2026 berlangsung di Balai Desa Dermayu, Kecamatan Sindang. Dalam pencanangan tersebut, tiga desa ditetapkan sebagai lokus pembinaan, yakni Desa Dermayu, Desa Terusan, dan Desa Panyindangan Kulon, Kecamatan Sindang,” Kamis (6/8/2026).

Program Desa Cantik menjadi langkah strategis dalam meningkatkan penyelenggaraan statistik sektoral di tingkat desa. Melalui pembinaan dan pendampingan, pemerintah desa diarahkan mampu menghasilkan serta mengelola data yang dapat dimanfaatkan untuk penyusunan kebijakan berbasis bukti dan evaluasi pembangunan.

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, keberadaan desa yang memiliki data berkualitas merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.

“Suatu kehormatan bagi kami Pemerintah Kabupaten Indramayu dengan hadirnya program Desa Cinta Statistik. Desa harus menjadi desa yang cerdas dengan memiliki data yang cukup, desa yang kuat dengan perangkat, masyarakat, serta seluruh elemen yang saling mendukung,” ujarnya.

Syaefudin juga mengapresiasi tiga desa yang menjadi lokus program Desa Cantik dan berharap sinergi antara pemerintah daerah, BPS, serta pemerintah desa dapat terus diperkuat.

Menurutnya, data yang tersedia hingga tingkat desa akan membantu pemerintah dalam menentukan arah pembangunan agar program yang dirancang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Semangat kolaborasi pentahelix ini selaras dengan visi Indramayu REANG, sehingga data yang dimiliki desa dapat dikelola dengan baik untuk mendukung pembangunan dan mewujudkan Indramayu yang semakin baik,” tambahnya.

Senada, Ketua TP PKK Kabupaten Indramayu, Idah Nuryani, turut memberikan apresiasi terhadap program Desa Cantik. Ia menilai penguatan tata kelola data di tingkat desa memiliki peran penting dalam menciptakan pembangunan yang lebih terarah.

“Terima kasih dan apresiasi saya sampaikan atas terselenggaranya Desa Cantik. Terima kasih pula kepada pemerintah desa yang menjadi lokus pelaksanaan program ini. Semoga program ini dapat menjadi contoh dalam mewujudkan tata kelola desa yang semakin baik,” ungkapnya.

Idah menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menghasilkan data yang akurat. Salah satunya melalui peran kader Dasawisma yang memiliki kedekatan langsung dengan keluarga di lingkungan masyarakat.

“Kader Dasawisma memiliki peran strategis karena berada paling dekat dengan keluarga. Melalui kolaborasi bersama BPS dan seluruh perangkat desa, sistem pendataan akan semakin terintegrasi sehingga menghasilkan data yang lebih akurat dan berkualitas,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Indramayu, Januarto Wibowo, menjelaskan bahwa program Desa Cantik diarahkan untuk membangun budaya sadar data di tingkat desa.

Menurutnya, peningkatan kapasitas aparatur desa dalam mengelola dan memanfaatkan statistik menjadi bagian penting agar data tidak hanya dikumpulkan, tetapi juga dapat digunakan dalam proses perencanaan dan pengambilan kebijakan.

“Melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi yaitu konsep Kampus Berdampak, Desa Cantik diharapkan mampu memperkuat literasi data, pendampingan, serta pemanfaatan data desa agar semakin optimal dalam mendukung pembangunan berbasis bukti,” tuturnya.

Dengan penguatan kapasitas aparatur dan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, program Desa Cantik diharapkan mampu menciptakan tata kelola data yang lebih baik di tingkat desa.

Data yang akurat dan berkualitas pada akhirnya menjadi fondasi penting untuk mewujudkan pembangunan yang lebih tepat sasaran, transparan, efektif, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Indramayu.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Pelayanan Cepat dan Ramah, Puskesmas Patrol Tuai Apresiasi Masyarakat

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Puskesmas Patrol, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu, mendapat apresiasi dari masyarakat atas pelayanan kesehatan yang dinilai cepat, ramah, dan profesional. Komitmen memberikan pelayanan prima tersebut dirasakan langsung oleh sejumlah warga yang memanfaatkan layanan kesehatan di puskesmas tersebut.

Salah satunya disampaikan Tahrudin, warga Desa Sukahaji, yang mendampingi istrinya menjalani pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Patrol. Ia mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan maupun dokter,” pada Selasa (28/7/2026).

“Saya senang dengan pelayanan di Puskesmas Patrol. Selain cepat, juga ramah dan santun,” ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan Wastini, warga Desa Patrol Lor, yang membawa anaknya untuk menjalani tindakan pencabutan gigi. Menurutnya, pelayanan yang diterima sangat memuaskan.

“Berobat di Puskesmas Patrol sangat memuaskan, pelayanannya luar biasa,” katanya.

Sementara itu, Alan, warga Desa Bugel, juga mengaku tidak mengalami kendala saat mengurus surat rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama untuk keperluan operasi. Ia mengatakan seluruh proses berjalan dengan mudah dan tetap diawali pemeriksaan medis oleh petugas.

“Alhamdulillah proses permintaan surat rujukan untuk operasi sudah saya dapatkan. Tidak ada kendala, bahkan dilakukan pemeriksaan medis oleh petugas,” ungkap Alan.

Menanggapi apresiasi tersebut, Kepala Puskesmas Patrol, dr. Hj. Siti Rokayah, menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Puskesmas Patrol tetap mengedepankan komunikasi yang santun serta terus berusaha membuat pasien merasa nyaman ketika berobat di tempat kami,” ujarnya.

Ia berharap pelayanan yang cepat, humanis, dan berkualitas dapat terus dipertahankan sehingga kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan di Puskesmas Patrol semakin meningkat.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Pemkab Indramayu Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Dukung Program Pencegahan HIV/AIDS, TB, dan Malaria

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung Program Pencegahan dan Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (PP-ATM) sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penguatan Kemitraan Program PP-ATM dalam Dokumen Perencanaan Daerah Lintas Sektor Tahun 2026 yang digelar di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Indramayu, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan ini melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), dunia usaha, lembaga, serta berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat sinergi dalam mendukung keberhasilan program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, tuberkulosis (TB), dan malaria.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bapperida Kabupaten Indramayu yang diwakili Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM), Suhartati, menegaskan bahwa keberhasilan program PP-ATM tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, melainkan memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Program PP-ATM membutuhkan sinergi semua pihak. Kami berharap dukungan tidak hanya berasal dari APBD, tetapi juga melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan berbagai pemangku kepentingan sehingga upaya pencegahan serta penanggulangan penyakit dapat berjalan secara sistematis dan berkelanjutan,” ujarnya.

Suhartati menjelaskan, Kabupaten Indramayu telah berhasil mencapai status eliminasi malaria. Capaian tersebut menjadi modal penting yang harus dipertahankan, sementara penguatan program saat ini difokuskan pada pengendalian tuberkulosis dan HIV/AIDS melalui kerja sama lintas sektor.

Koordinator Program RSSH Asosiasi Dinas Kesehatan (Adinkes) Provinsi Jawa Barat, Uus Sukmara, mengatakan penanggulangan HIV/AIDS, TB, dan malaria memiliki keterkaitan erat dengan berbagai sektor pembangunan sehingga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan.

“Keberhasilan program ini membutuhkan komitmen bersama dari seluruh perangkat daerah dan mitra terkait agar upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, TB, dan malaria dapat terus berjalan secara optimal,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, dr. Dian Larasati, menjelaskan bahwa penguatan program PP-ATM dilakukan melalui berbagai strategi, mulai dari pencegahan, deteksi dini, hingga penanganan penyakit secara terpadu.

“Indramayu akan terus memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, tuberkulosis, serta mempertahankan eliminasi malaria melalui kerja sama lintas sektor dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.

Melalui forum kemitraan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap kolaborasi lintas sektor semakin kuat sehingga pelaksanaan Program PP-ATM dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat menuju terwujudnya Indramayu REANG.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Hari Mangrove Sedunia, Pemkab Indramayu Ajak Masyarakat Jaga Ekosistem Pesisir

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Mangrove menjadi salah satu ekosistem penting bagi kehidupan manusia dan lingkungan pesisir. Keberadaannya berperan sebagai benteng alami yang membantu melindungi pantai dari abrasi, sekaligus menjadi habitat bagi berbagai jenis ikan dan biota laut.

Pentingnya keberadaan mangrove kembali ditegaskan dalam peringatan Hari Mangrove Sedunia yang digelar Pemerintah Kabupaten Indramayu di Pantai Eretan, Kecamatan Kandanghaur, Minggu (26/7/2026).

Mengusung tema “Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang”, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga dan melestarikan ekosistem mangrove.

Mangrove dikenal sebagai tumbuhan yang mampu beradaptasi dengan lingkungan berkadar garam tinggi. Sistem perakarannya yang kuat juga membantu menahan gelombang laut dan mengurangi risiko abrasi di kawasan pesisir.

Selain itu, kawasan mangrove memiliki fungsi ekologis yang penting sebagai tempat hidup dan berkembang biaknya berbagai biota perairan. Ekosistem ini juga berperan dalam menyerap karbon serta menghasilkan oksigen yang dibutuhkan bagi kehidupan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, Dedi Agus Permadi, mengatakan, kerusakan ekosistem mangrove dapat menimbulkan dampak serius terhadap keseimbangan lingkungan dan kelangsungan hidup berbagai makhluk hidup.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keseimbangan ekosistem pesisir melalui upaya penanaman, pemeliharaan, dan perlindungan mangrove.

“Menjaga mangrove bukan hanya untuk kepentingan saat ini, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab kita terhadap generasi yang akan datang,” ujarnya.

Menurutnya, upaya pelestarian mangrove membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah, komunitas, lembaga lingkungan, dunia usaha, serta masyarakat pesisir memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan ekosistem tersebut.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Lembaga Peduli Lingkungan (ALPL), Tarika, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Ia menegaskan kesiapan ALPL untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam menjaga dan merawat lingkungan, termasuk ekosistem mangrove di kawasan pesisir Indramayu.

“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kami siap berkolaborasi dengan siapa pun yang memiliki kepedulian untuk menjaga dan merawat bumi,” katanya.

Peringatan Hari Mangrove Sedunia di Pantai Eretan diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat gerakan pelestarian mangrove secara berkelanjutan.

Dengan menjaga mangrove, masyarakat tidak hanya melindungi pesisir dari abrasi dan kerusakan lingkungan, tetapi juga turut menjaga keberlangsungan kehidupan serta masa depan generasi mendatang.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

BLK Indramayu Buka Pendaftaran Pelatihan Berbasis Kompetensi Gratis Tahun 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com- UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Indramayu resmi membuka pendaftaran Program Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahun 2026. Program ini ditujukan bagi masyarakat yang ingin meningkatkan keterampilan kerja sekaligus memperoleh sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Pendaftaran dibuka mulai 23 hingga 26 Juli 2026. Setelah masa pendaftaran, peserta akan mengikuti serangkaian tahapan seleksi yang terdiri atas tes teori secara daring pada 27 Juli 2026, pengumuman hasil tes 28 Juli 2026, wawancara 29 Juli 2026, pengumuman hasil wawancara 30 Juli 2026, serta daftar ulang 31 Juli 2026.

Pelatihan dijadwalkan berlangsung mulai 3 Agustus hingga 1 September 2026 di UPTD BLK Kabupaten Indramayu.

Selama mengikuti pelatihan, peserta akan memperoleh berbagai fasilitas secara gratis, meliputi alat tulis dan modul pelatihan, seragam, sepatu, sertifikat pelatihan, serta Sertifikat Kompetensi BNSP sebagai bukti pengakuan kompetensi sesuai bidang keahlian yang diikuti.

Masyarakat yang berminat dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui tautan https://linktr.ee/imyblk⁠� atau memperoleh informasi lebih lanjut melalui nomor 0896-9823-0800.

Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat kompetensi tenaga kerja, serta membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Indramayu.

Pihak penyelenggara mengingatkan masyarakat untuk segera mendaftar karena jumlah peserta yang diterima terbatas.

Sumber: BLK Kab. Indramayu
Andika

“Pantai Bali 2 Makin Siap Sambut Wisatawan, Dishub Jabar Perkuat Fasilitas Keselamatan”

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat menyerahkan bantuan alat keselamatan pelayaran kepada pengelola Objek Wisata Pantai Bali 2, Kabupaten Indramayu, Kamis (23/7/2026).

Bantuan tersebut berupa 10 jaket keselamatan (life jacket) dan dua tandu. Penyerahan dilakukan secara simbolis di Aula Pantai Bali 2, Jalan Raya Balongan, Desa/Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah PPP Pelabuhan Laut, Maulida Aprilia, SE., M.Si., Ketua Pengelola Objek Wisata Pantai Bali 2 Akso Surya Darmawangsa beserta jajaran, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat beserta jajaran, perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu melalui Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan, serta sejumlah awak media.

Selain penyerahan bantuan, kegiatan juga diisi dengan penandatanganan berita acara serah terima barang, ramah tamah, serta peninjauan kawasan Objek Wisata Pantai Bali 2.

Kepala UPTD PPP Pelabuhan Laut, Maulida Aprilia, mengatakan bantuan tersebut merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan keselamatan dan meminimalkan risiko kecelakaan di kawasan pantai.

“Acara ini penyerahan alat keselamatan, antara lain life jacket dan tandu. Harapan kami, apa yang sudah diberikan ini meskipun masih belum sepenuhnya seperti yang diminta oleh pengelola Bali 2, paling tidak dapat mengurangi risiko kecelakaan di pantai,” ujarnya kepada awak media.

Ia menambahkan, keselamatan pengunjung menjadi hal penting yang perlu dipersiapkan melalui langkah-langkah pencegahan.

“Kita tidak mengharapkan ada korban, tetapi hal itu bisa saja terjadi. Karena itu, kita melakukan berbagai upaya untuk meminimalkan risiko tersebut,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pengelola Objek Wisata Pantai Bali 2, Akso Surya Darmawangsa, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, pihak pengelola sejak awal telah berkomunikasi dengan Dinas Perhubungan terkait kebutuhan sarana keselamatan.

“Dari awal kita sudah berkomunikasi dengan Dinas Perhubungan. Prinsipnya, mencegah lebih baik daripada mengobati,” kata Akso.

Ia berharap dukungan terhadap keselamatan di kawasan wisata dapat terus ditingkatkan. Selain bantuan alat keselamatan yang telah diterima, Akso juga berharap adanya dukungan tambahan berupa perahu karet dan kendaraan siaga khusus untuk kawasan pantai.

“Harapan kami ke depan juga dapat dipikirkan perahu karet dan mobil siaga khusus untuk wilayah pantai, karena Pantai Bali 2 sudah banyak pengunjungnya. Minimal penjagaan dan kesiapsiagaan harus lebih diutamakan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu melalui Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan dalam upaya meningkatkan keselamatan pengunjung di kawasan wisata.

Ia menegaskan bahwa pihaknya mendukung penyerahan bantuan alat keselamatan kepada pengelola Pantai Bali 2. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai langkah antisipasi dan upaya meminimalkan berbagai potensi kejadian yang tidak diinginkan, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan pengunjung.

Selain itu, pihaknya juga akan terus melakukan edukasi serta menyampaikan kebutuhan tambahan kepada pimpinan, termasuk pengadaan perahu karet yang dinilai penting untuk mendukung penanganan kondisi darurat di kawasan wisata.

“Perahu karet mungkin sangat dibutuhkan, apalagi melihat kondisi dan aktivitas di kawasan pantai. Kami akan mencoba mengedukasi dan menyampaikan kebutuhan tersebut kepada pimpinan, sehingga ke depan dapat mendukung apa yang menjadi kebutuhan pengelola Pantai Bali 2,” ujarnya.

Dinas Perhubungan berharap sinergi dan dukungan terhadap pengelola wisata dapat terus ditingkatkan. Dengan demikian, upaya pencegahan dan penanganan kondisi darurat dapat dilakukan secara lebih optimal demi menciptakan keamanan dan keselamatan bagi para pengunjung Pantai Bali 2.

Reporter  : Andika

Camat Sukagumiwang Pimpin Pembinaan Administrasi Desa di Cadangpinggan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang melaksanakan Pembinaan Administrasi Desa Semester I Tahun Anggaran 2026 di Desa Cadangpinggan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan tertib administrasi pemerintahan desa agar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,”
Selasa (21/7/2026).

Pembinaan dipimpin langsung oleh Camat Sukagumiwang, Mohamad Mulya Setiawan, S.STP, serta dihadiri Sekretaris Kecamatan, para Kepala Seksi (Kasi), Kepala Sub Bagian (Kasubag), Kuwu Desa Cadangpinggan Bagyana Kusmiarta, beserta jajaran perangkat desa.

Kegiatan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 47 Tahun 2016 tentang Administrasi Pemerintahan Desa. Melalui pembinaan ini, Pemerintah Kecamatan melakukan evaluasi sekaligus pendampingan terhadap pengelolaan administrasi desa agar lebih tertib, akuntabel, dan sesuai regulasi.

Dalam pelaksanaannya, tim pembina memeriksa berbagai dokumen administrasi pemerintahan desa, memberikan arahan terkait penyempurnaan administrasi, serta menyampaikan masukan untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan desa. Kegiatan ini juga menjadi wadah konsultasi bagi perangkat desa dalam menyelesaikan berbagai kendala administrasi.

Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan menegaskan bahwa administrasi desa merupakan salah satu indikator penting dalam mewujudkan pemerintahan desa yang profesional, transparan, dan akuntabel.

“Pembinaan administrasi bukan sekadar evaluasi, tetapi juga bentuk pendampingan agar pemerintah desa mampu memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat. Kami berharap seluruh perangkat desa memiliki pemahaman yang sama dalam pengelolaan administrasi sehingga penyelenggaraan pemerintahan desa berjalan lebih efektif,” ujarnya.

Sementara itu, Kuwu Desa Cadangpinggan, Bagyana Kusmiarta, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia mengatakan berbagai arahan dan masukan dari tim pembina akan menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas administrasi pemerintahan di desanya.

Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berkomitmen melaksanakan pembinaan administrasi secara berkelanjutan kepada seluruh desa di wilayahnya. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan tertib administrasi, memperkuat akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan desa, serta mendukung pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat.

Sumber: Humas Sukagumiwang
Andika

Pemkab Indramayu dan IPB University Kembangkan Bandeng Cabut Duri Kuah Gomyang dalam Kemasan Pouch

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Perikanan dan Kelautan terus mendorong peningkatan nilai tambah komoditas unggulan daerah melalui inovasi pengolahan hasil perikanan.

Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan diseminasi inovasi produk Bandeng Cabut Duri Khas Pesisir Utara Indramayu Rasa Kuah Gomyang dalam Kemasan Pouch yang dikembangkan melalui kolaborasi dengan IPB University.

Program ini digelar sebagai respons terhadap kebutuhan pembudidaya ikan, pelaku usaha pengolahan, serta UMKM sektor perikanan di Kabupaten Indramayu. Melalui inovasi tersebut, komoditas bandeng yang selama ini banyak dipasarkan dalam bentuk segar didorong untuk diolah menjadi produk pangan yang lebih praktis, higienis, bercita rasa lokal, dan memiliki nilai jual lebih tinggi.

Dalam kolaborasi tersebut, Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University, berperan sebagai mitra riset melalui Program EQUITY DAPT 2025/2026.

Program tersebut diarahkan untuk mendiseminasikan hasil riset perguruan tinggi kepada masyarakat dan pemerintah daerah sehingga dapat menjawab kebutuhan nyata di lapangan sekaligus menghasilkan inovasi yang memiliki nilai ekonomi bagi daerah.

Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa IPB University yang tengah melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) di Kabupaten Indramayu. Didampingi Dr. Gatot Yulianto, dosen IPB University sekaligus putra daerah Indramayu, para mahasiswa turut terlibat dalam proses pemetaan dan pengembangan potensi ekonomi masyarakat pesisir.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu, Edi Umaedi, mengatakan potensi besar sektor perikanan tidak seharusnya berhenti pada produksi bahan mentah.

Menurutnya, diperlukan upaya hilirisasi melalui inovasi pengolahan, standardisasi mutu, pengemasan, hingga strategi pemasaran agar komoditas perikanan memiliki nilai tambah dan daya saing.

“Potensi perikanan Indramayu harus terus dikembangkan agar tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ketua Tim Kegiatan IPB University, Bambang Riyanto, mengatakan inovasi bandeng kuah gomyang kemasan pouch dikembangkan sebagai model hilirisasi yang sederhana dan dapat direplikasi oleh pelaku UMKM.

“Program ini berangkat dari potensi unggulan Indramayu. Bandeng sebagai komoditas lokal perlu naik kelas menjadi produk siap saji khas daerah yang aman, praktis, menarik, dan memiliki nilai jual lebih tinggi,” katanya.

Dalam kegiatan diseminasi tersebut, peserta mendapatkan materi dan praktik mengenai penerapan Good Hygiene Practices, pemilihan bahan baku bandeng segar, teknik pencabutan duri, formulasi bumbu kuah gomyang khas Indramayu, pengendalian mutu, hingga teknik pengemasan modern.

Peserta juga diperkenalkan dengan penggunaan kemasan aluminium foil pouch melalui sistem vacuum packaging, pemeriksaan kualitas seal, proses pemanasan, pelabelan, serta manajemen penyimpanan produk.

Pemilihan bandeng cabut duri dengan cita rasa kuah gomyang dalam kemasan pouch dinilai strategis karena memadukan potensi bahan baku lokal, cita rasa khas pesisir Indramayu, dan teknologi pengolahan serta pengemasan modern.

Produk tersebut diharapkan dapat dipasarkan melalui berbagai kanal, mulai dari pusat oleh-oleh, koperasi, ritel lokal, pameran UMKM, hingga platform marketplace dan pasar pangan siap saji.

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Indramayu dan IPB University, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat ekosistem inovasi sektor perikanan daerah.

Dengan dukungan pendampingan berkelanjutan, peningkatan mutu, penguatan kemasan, serta tertib administrasi produksi, inovasi bandeng khas Indramayu tersebut diharapkan mampu berkembang menjadi identitas pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM di wilayah pesisir.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Kecamatan Sukagumiwang Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI, Bentuk Panitia Tingkat Kecamatan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 dengan menggelar rapat koordinasi pembentukan panitia pelaksana tingkat kecamatan di Aula Kecamatan Sukagumiwang, Rabu (15/7/2026).

Rapat yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI dapat terlaksana secara terencana, tertib, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Kegiatan dipimpin Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan, S.STP melalui Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Sukagumiwang, Yayan Tefianty, S.E.

Dalam rapat tersebut dibahas pembentukan struktur kepanitiaan beserta pembagian tugas (job description) masing-masing bidang sebagai dasar koordinasi pelaksanaan berbagai agenda peringatan HUT RI ke-81.

Sekmat Sukagumiwang, Yayan Tefianty, mengatakan keberhasilan penyelenggaraan peringatan HUT Kemerdekaan RI tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kecamatan, tetapi membutuhkan dukungan aktif seluruh instansi, lembaga pendidikan, pemerintah desa, serta berbagai pemangku kepentingan di wilayah Kecamatan Sukagumiwang.

“Melalui rapat koordinasi ini, kami berharap seluruh unsur memiliki persepsi yang sama mengenai mekanisme pelaksanaan kegiatan, pola koordinasi, serta pembagian tugas sehingga seluruh rangkaian peringatan HUT RI ke-81 dapat berjalan lancar, tertib, dan sukses,” ujarnya.

Selain pembentukan panitia, rapat juga membahas langkah-langkah persiapan awal guna mengantisipasi berbagai kebutuhan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap sinergi yang terbangun melalui kepanitiaan tingkat kecamatan mampu menghadirkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang meriah, khidmat, dan mampu menumbuhkan semangat persatuan, gotong royong, serta nasionalisme di tengah masyarakat.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Kepala UPTD se-Kecamatan Sukagumiwang, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sukagumiwang, para kepala sekolah dan madrasah jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, para kuwu se-Kecamatan Sukagumiwang, serta unsur terkait lainnya.

Sumber: Humas Sukagumiwang
Andika

Bupati Lucky Hakim Resmikan Rumah Zakat UPZ Desa Jatisura, Perkuat Pengelolaan Zakat yang Transparan dan Tepat Sasaran

INDRAMAYU.radarinformasi.com– Bupati Indramayu Lucky Hakim meresmikan Rumah Zakat Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Jatisura, Kecamatan Cikedung. Peresmian tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam memperkuat pengelolaan zakat yang profesional, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” Selasa (14/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Lucky Hakim didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Indramayu Aspuri, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indramayu, Camat Cikedung Dadang, serta Ketua UPZ Desa Jatisura.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim mengapresiasi BAZNAS Kabupaten Indramayu dan UPZ Desa Jatisura yang telah menghadirkan Rumah Zakat sebagai pusat pelayanan zakat bagi masyarakat. Kehadiran fasilitas tersebut dinilai mampu mempermudah masyarakat dalam menunaikan zakat sekaligus memperluas jangkauan penyaluran bantuan kepada warga yang membutuhkan.

Menurutnya, zakat tidak hanya menjadi bentuk ibadah dan kepedulian sosial, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membangun kesejahteraan masyarakat melalui semangat gotong royong dan pemberdayaan ekonomi umat.

“Pemerintah Kabupaten Indramayu akan terus bersinergi dengan BAZNAS dalam memperkuat berbagai program pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang profesional dan tepat sasaran,” ujar Lucky Hakim.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan zakat agar kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat terus meningkat.

“Kita ingin Rumah Zakat UPZ Jatisura terus berkembang dan menjadi contoh pengelolaan zakat yang amanah sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” katanya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Indramayu, Aspuri, menjelaskan bahwa Rumah Zakat UPZ Desa Jatisura dibangun dari hasil pengelolaan zakat yang dilakukan secara profesional oleh UPZ setempat.

Sepanjang tahun 2025, UPZ Desa Jatisura berhasil menghimpun zakat mal sektor pertanian sebesar Rp187 juta dari dua musim panen. Seluruh dana tersebut telah dilaporkan kepada BAZNAS Kabupaten Indramayu sesuai mekanisme yang berlaku.

Menurut Aspuri, keberhasilan pengelolaan zakat di Desa Jatisura bahkan menarik perhatian sejumlah daerah di Jawa Barat yang ingin mempelajari sistem pengelolaan zakat yang diterapkan di desa tersebut.

“Rumah Zakat ini menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat yang amanah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kabupaten Indramayu juga menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat, di antaranya bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), paket sembako bagi keluarga kurang mampu, serta santunan bagi guru ngaji, imam masjid, dan marbot.

Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan prasasti dan peresmian Rumah Zakat UPZ Desa Jatisura oleh Bupati Lucky Hakim, yang dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada para penerima manfaat sebagai wujud kepedulian terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika