Perkuat Kompetensi Pranata Humas, ASN Indramayu Ikuti Magang di Diskominfo

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendorong peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya pejabat fungsional Pranata Hubungan Masyarakat (Pranata Humas).

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan magang atau praktik kerja sejumlah Pranata Humas di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, yang berlangsung di Aula Diskominfo, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan magang difokuskan pada penguatan kemampuan komunikasi publik, pengelolaan media digital, produksi informasi, serta strategi komunikasi pemerintahan.

Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu, Suwenda, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, magang menjadi ruang pembelajaran bagi Pranata Humas untuk meningkatkan kemampuan dalam menjalankan tugas komunikasi publik.

“Magang ini menjadi ruang belajar bersama untuk meningkatkan kompetensi Pranata Humas, khususnya dalam mengelola komunikasi publik dan media digital agar informasi pemerintahan dapat disampaikan secara efektif, akurat, dan mudah dipahami masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur BKPSDM Kabupaten Indramayu, Nurde Christien Juniarsy, mengatakan kegiatan magang merupakan salah satu bentuk pengembangan kompetensi ASN sebagaimana mengacu pada Peraturan LAN Nomor 10 Tahun 2018.

“Magang ini salah satu bentuk pengembangan kompetensi ASN. Setelah selesai, peserta akan dievaluasi bersama, termasuk dari sisi teknis dan fungsional,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Diskominfo Kabupaten Indramayu atas dukungan dan penerimaan terhadap peserta magang. Menurutnya, kolaborasi tersebut perlu terus diperkuat untuk mendukung peningkatan kapasitas ASN.

Pranata Humas Punya Peran Strategis

Plt. Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Indramayu, Firman, turut mendorong para peserta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperluas wawasan dan memahami peran strategis Pranata Humas dalam pemerintahan.

“Pranata Humas memiliki peran sentral dalam membangun komunikasi pemerintah dengan masyarakat. Manfaatkan kegiatan ini untuk menyerap ilmu dan pengalaman di bidang komunikasi dan informatika,” tuturnya.

Menurutnya, kemampuan komunikasi publik yang baik menjadi bagian penting dalam memastikan informasi pemerintahan dapat diterima masyarakat secara jelas dan tepat.

Salah seorang peserta magang, Yuana Rachma Damayanti, Pranata Humas Ahli Pertama Bapperida Kabupaten Indramayu, mengaku kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga dalam memperkuat kompetensinya di bidang kehumasan.

“Magang di Diskominfo memberikan kesempatan bagi kami untuk memperdalam komunikasi publik dan pengelolaan media digital. Pengetahuan yang diperoleh akan kami terapkan untuk mendukung pelayanan informasi di perangkat daerah,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendorong terwujudnya aparatur kehumasan yang profesional, adaptif, dan mampu mengikuti perkembangan teknologi komunikasi.

Penguatan kapasitas Pranata Humas diharapkan dapat meningkatkan kualitas penyampaian informasi pemerintahan sekaligus menghadirkan pelayanan informasi publik yang semakin efektif, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Tindaklanjuti Instruksi Bupati, Satpol PP Indramayu Razia Miras di Sejumlah Wilayah

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Instruksi Bupati Indramayu Lucky Hakim untuk memberantas peredaran minuman keras (miras) dan minuman beralkohol (mihol) mulai ditindaklanjuti. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indramayu bersama unsur TNI-Polri menggelar razia di sejumlah wilayah, Sabtu (15/8/2026) malam.

Razia tersebut dilakukan sehari setelah Bupati Lucky Hakim menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Indramayu Nomor 15 Tahun 2006 tentang Pelarangan Mihol.

Aparat gabungan yang terdiri atas unsur kecamatan, Satpol PP, TNI, dan Polri menyasar sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat penjualan maupun penyimpanan minuman beralkohol.

Kegiatan serupa juga dilakukan di sejumlah kecamatan. Di antaranya Jatibarang, Lohbener, Sliyeg, hingga Patrol. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif sekaligus mencegah potensi gangguan ketertiban maupun tindak kriminalitas.

Di Kecamatan Jatibarang, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) turut melakukan razia terhadap sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan peredaran miras/mihol.

Penertiban tersebut diharapkan dapat menekan peredaran minuman beralkohol yang berpotensi menimbulkan gangguan ketenteraman dan ketertiban masyarakat.

Pengaruh alkohol juga dinilai dapat menyebabkan seseorang kehilangan kendali atau kesadaran sehingga berpotensi memicu berbagai persoalan sosial. Karena itu, pengawasan dan penindakan terhadap peredaran miras dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.

Warga Dukung Razia Miras

Langkah pemerintah daerah tersebut mendapat dukungan dari masyarakat. Asep (35), warga Kecamatan Jatibarang, mengaku mendukung kebijakan Bupati Lucky Hakim dalam memberantas peredaran miras di Kabupaten Indramayu.

Menurutnya, keberadaan miras justru dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat dan tidak memberikan manfaat bagi lingkungan.

Ia mengaku senang dengan adanya razia karena berharap lingkungan tempat tinggalnya dapat semakin aman, damai, dan nyaman.

“Saya mendukung razia miras. Mudah-mudahan lingkungan semakin aman dan nyaman,” ujarnya.

Asep berharap kegiatan penertiban tidak hanya dilakukan sesaat, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan tetap mengedepankan ketentuan hukum dan prosedur yang berlaku.

Dengan penegakan Perda Nomor 15 Tahun 2006 serta sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat, upaya menciptakan Kabupaten Indramayu yang Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong (REANG) diharapkan semakin dapat dirasakan masyarakat.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Aplikasi “Imah Aing” Dibuka, Warga Jabar Bisa Usulkan Rumah Tidak Layak Huni

INDRAMAYU.radarinformasi.com  – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperkuat partisipasi masyarakat dalam penanganan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) melalui aplikasi “Imah Aing”, sebuah platform digital yang dirancang untuk memudahkan masyarakat menyampaikan usulan perbaikan rumah secara mandiri dan transparan.

Sosialisasi aplikasi tersebut digelar pada Rabu (12/8/2026) dan diikuti perwakilan dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, termasuk delegasi Dinas Perumahan dan Permukiman serta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu.

Perwakilan Diskominfo Jawa Barat, Rahman, menjelaskan bahwa Imah Aing dikembangkan untuk melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses pendataan rumah yang membutuhkan perbaikan.

“Imah Aing ini secara overview ditujukan sebagai inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam mendata rumah tidak layak huni yang informasinya langsung dari masyarakat,” jelasnya.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat, termasuk pengurus RT dan RW, dapat menyampaikan usulan bantuan melalui Sapa Warga maupun Hotline Jabar melalui WhatsApp.

Usulan yang masuk selanjutnya melalui mekanisme verifikasi dan penilaian. Sistem Imah Aing dilengkapi dengan scoring otomatis untuk membantu menentukan prioritas penerima bantuan berdasarkan sejumlah variabel.

Penilaian tersebut antara lain mempertimbangkan penyebab kerusakan rumah, kondisi kesejahteraan masyarakat berdasarkan Desil 1–4, kesesuaian tata ruang, hingga tingkat kerawanan bencana di lokasi rumah.

Selain proses verifikasi, aspek perlindungan data pribadi juga menjadi perhatian dalam penerapan aplikasi tersebut. Rahman mengatakan, akses terhadap data telah diatur sehingga pihak tertentu hanya dapat melihat informasi yang telah dimasking dan tidak dapat mengubah usulan yang telah diajukan.

“Kewenangannya hanya bisa melihat data yang sudah dimasking saja, tidak bisa melakukan edit usulan. Edit usulan hanya bisa dilakukan oleh akun yang melakukan pengusulan,” tegasnya.

Program tersebut menjadi semakin penting seiring meningkatnya kuota Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Jawa Barat yang mencapai sekitar 46.000 unit pada 2026.

Sementara itu, progres verifikasi dan validasi (verval) data BSPS di Jawa Barat telah mencapai sekitar 68 persen. Pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Indramayu, didorong untuk mempercepat proses verval hingga mencapai 100 persen pada akhir Agustus 2026.

Percepatan tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pembangunan fisik rumah penerima bantuan sehingga dapat segera direalisasikan sebelum akhir tahun.

Melalui aplikasi Imah Aing, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap proses pendataan dan penentuan penerima bantuan Rutilahu semakin terbuka, tepat sasaran, serta melibatkan masyarakat secara langsung dalam pembangunan dan peningkatan kualitas hunian.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Tegakkan Perda Nomor 15 Tahun 2006, Bupati Lucky Hakim Tegaskan Indramayu Harus Bebas Miras

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Bupati Indramayu Lucky Hakim menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam memberantas peredaran minuman beralkohol (mihol) dan minuman keras (miras) di seluruh wilayah Kabupaten Indramayu.

Penegasan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga ketenteraman dan ketertiban umum sekaligus melindungi masyarakat dari berbagai dampak penyalahgunaan minuman beralkohol.

Bupati Lucky Hakim menyampaikan hal tersebut usai mengikuti rapat di Gedung DPRD Kabupaten Indramayu, Jum’at (14/8/2026).

“Saya sebagai Bupati Indramayu menegaskan, di Indramayu ini tidak boleh ada beredar minuman beralkohol, minuman keras,” tegas Lucky Hakim.

Menurutnya, komitmen tersebut perlu didukung dengan penegakan aturan yang berlaku, termasuk Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Indramayu Nomor 15 Tahun 2006 tentang Pelarangan Minuman Beralkohol.

Penegakan aturan diharapkan dapat dilakukan secara konsisten melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Indramayu, aparat penegak hukum, serta seluruh unsur masyarakat.

Bupati juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap potensi peredaran minuman beralkohol di berbagai wilayah agar ketenteraman dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Indramayu mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dari dampak negatif penyalahgunaan minuman beralkohol.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Pemkab Indramayu Dorong ASN Kuasai Agentic AI untuk Tingkatkan Efisiensi Birokrasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendorong transformasi digital di lingkungan birokrasi melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Pemanfaatan Agentic Artificial Intelligence (Agentic AI) yang digelar selama dua hari, Selasa–Rabu (11–12 Agustus 2026), di Aula Bank BJB Kabupaten Indramayu.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu H. Suwenda, Kepala BKPSDM Kabupaten Indramayu M. Zaenal Muttaqien, Direktur Kampus UPI di Cibiru Prof. Dr. Karim Suryadi beserta jajaran, Kepala Bank BJB Kabupaten Indramayu Heru Baharudin, serta sejumlah undangan lainnya.

Mewakili Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu H. Suwenda mengatakan, transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan perubahan layanan manual menjadi digital, tetapi juga bagaimana teknologi mampu meningkatkan efisiensi proses kerja birokrasi.

“Transformasi digital bukan sekadar pemindahan layanan analog ke aplikasi digital, melainkan efisiensi proses bisnis birokrasi demi peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Indramayu,” katanya.

Ia menjelaskan, Agentic AI memiliki kemampuan yang lebih luas dibandingkan AI generatif yang umumnya digunakan untuk menjawab pertanyaan atau membuat teks.

“Jika Generative AI hanya membantu menjawab pertanyaan atau membuat teks, Agentic AI bertindak sebagai asisten otonom yang mampu mengeksekusi tugas, menganalisis data, merencanakan, dan mengambil keputusan terstruktur,” ujarnya.

Workshop tersebut diikuti sekitar 70 ASN yang merupakan perwakilan dari berbagai perangkat daerah dan kecamatan di Kabupaten Indramayu.

Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pemanfaatan platform workflow automation n8n untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan administrasi sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan konsep peralihan dari otomatisasi berbasis aturan atau rule-based menuju Agentic AI. Sistem tidak hanya merespons perintah, tetapi dapat menjalankan sejumlah tahapan pekerjaan secara proaktif berdasarkan tujuan yang telah ditentukan.

Melalui sesi demonstrasi dan praktik langsung (hands-on), peserta mencoba membuat berbagai alur kerja otomatis. Di antaranya pengiriman notifikasi ke grup Telegram berdasarkan data Google Forms, penerusan dokumen dari situs web melalui webhook secara real-time, serta distribusi email secara massal maupun personal berdasarkan data Google Sheets.

Peserta juga mempelajari penerapan AI dalam pencatatan finansial secara otomatis. Model AI digunakan untuk memilah informasi tanggal, jenis, dan nominal transaksi dari pesan teks yang kemudian dicatat ke dalam Google Sheets.

Selain itu, peserta mendapatkan materi mengenai pembuatan AI chatbot layanan publik yang terintegrasi dengan Google Gemini. Sistem tersebut dapat digunakan untuk menjawab pertanyaan masyarakat sekaligus memberikan informasi mengenai ketersediaan layanan secara dinamis.

Meski pemanfaatan AI dinilai mampu memangkas waktu dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan rutin, aspek pengawasan manusia tetap menjadi perhatian utama.

Dalam workshop tersebut ditekankan prinsip Human in the Loop, yakni AI digunakan sebagai asisten digital untuk membantu pengolahan data dan menyusun rekomendasi, sementara keputusan hukum, kebijakan, serta tanggung jawab akhir dalam pelayanan publik tetap berada pada ASN.

Pemkab Indramayu juga mengingatkan pentingnya memperhatikan aspek etika, privasi, dan keamanan data pemerintah dalam setiap pemanfaatan teknologi AI.

Melalui workshop tersebut, Pemkab Indramayu berharap kemampuan ASN dalam memanfaatkan teknologi digital semakin meningkat sehingga otomatisasi dapat diterapkan secara tepat guna, mempercepat pekerjaan administratif, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Salurkan Bantuan Rutilahu untuk Warga Bojongsari dan Babadan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus berupaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat melalui program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Bupati Indramayu Lucky Hakim menyerahkan bantuan rehabilitasi Rutilahu kepada masyarakat di Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Indramayu, dan Desa Babadan, Kecamatan Sindang, Senin (10/8/2026).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program bedah rumah yang menyasar masyarakat yang masih menempati hunian dengan kondisi tidak layak.

Bupati Lucky Hakim mengatakan, program rehabilitasi Rutilahu di Kabupaten Indramayu ditargetkan menyasar sekitar 2.200 unit rumah untuk diperbaiki menjadi hunian yang lebih layak dan aman bagi masyarakat.

Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi pembiayaan yang bersumber dari APBD Kabupaten Indramayu, APBD Provinsi Jawa Barat, dan APBN.

“Jadi insyaallah Indramayu ada 2.200 rumah yang tadinya tidak layak huni seperti yang di sini contohnya, itu dibedah menjadi layak,” ujar Lucky Hakim.

Menurutnya, program bedah rumah diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar berupa tempat tinggal yang aman, nyaman, dan layak.

Lucky juga berpesan kepada masyarakat penerima bantuan agar menjaga serta merawat rumah setelah proses rehabilitasi selesai sehingga manfaat program dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Semoga bermanfaat. Nanti kalau sudah jadi, rumahnya dirawat dengan baik,” pesannya.

Salah seorang penerima bantuan, Oom Komariyah (40), mengaku bersyukur dan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu atas bantuan rehabilitasi rumah yang diterimanya.

“Terima kasih Pak Bupati atas bantuannya. Semoga Pak Bupati beserta jajarannya sehat selalu,” ucapnya.

Melalui program Rutilahu, Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendorong peningkatan kualitas tempat tinggal masyarakat sekaligus memperkuat upaya pengentasan rumah tidak layak huni.

Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan, keamanan, serta kualitas hidup masyarakat dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan warga di Kabupaten Indramayu.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Pemkab Indramayu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla di Musim Kemarau

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui sinergi lintas sektor dan langkah pencegahan sejak dini.

Upaya tersebut terlihat dalam Apel Siaga Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla Tingkat Kabupaten Indramayu Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Polres Indramayu, Selasa (11/8/2026).

Apel dipimpin Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P.M. dan diikuti Bupati Indramayu Lucky Hakim, jajaran Forkopimda, instansi lintas sektor, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menyatukan langkah sekaligus memastikan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi potensi bencana yang dapat meningkat selama musim kemarau.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Indramayu telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan serta Lahan Tahun 2026 melalui Keputusan Bupati Indramayu Nomor 100.3.3.2/Kep.328/BPBD/2026.

Status siaga tersebut berlaku mulai 11 Juni hingga 30 September 2026 dan dapat diperpanjang maupun dicabut dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi hidrometeorologis.

Penetapan status tersebut menjadi langkah antisipatif pemerintah daerah terhadap berbagai dampak musim kemarau, mulai dari potensi kekurangan air bersih, ancaman terhadap produktivitas pertanian, hingga risiko kebakaran di wilayah lahan kering.

Dengan status siaga tersebut, koordinasi antarpemangku kepentingan diharapkan dapat dilakukan secara lebih terarah, termasuk dalam menyiapkan personel, sarana dan prasarana, serta langkah penanganan apabila terjadi kondisi darurat.

Dalam amanatnya, Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P.M. menegaskan bahwa pencegahan dan penanggulangan karhutla merupakan tanggung jawab bersama.

Menurutnya, karhutla tidak hanya dapat merusak lingkungan, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, transportasi, serta menimbulkan kerugian material.

Karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui pemetaan wilayah rawan, peningkatan patroli dan monitoring, penguatan deteksi dini, serta komunikasi yang cepat dan efektif antara Polri, TNI, pemerintah daerah, perusahaan, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.

Kapolres juga berharap apel siaga tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Kesiapan personel, sarana prasarana, pola komunikasi, hingga strategi penanganan harus benar-benar dipastikan agar dapat digunakan secara optimal ketika terjadi kebakaran.

Melalui sinergi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama seluruh unsur terkait terus membangun kesiapan dalam menghadapi berbagai potensi dampak musim kemarau.

Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan perlindungan yang lebih baik kepada masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, serta memastikan aktivitas sosial dan ekonomi di Kabupaten Indramayu tetap berjalan dengan aman dan kondusif.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Pemkab Indramayu Finalisasi Kesepakatan Bersama dengan UIN SGD Bandung

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan daerah.

Langkah tersebut dilakukan melalui Rapat Pembahasan Kesepakatan Bersama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung yang berlangsung di Ruang Rapat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Indramayu, Kamis (6/8/2026).

Rapat dipimpin Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Indramayu, Ade Suhayati, dengan agenda utama membahas sekaligus memfinalisasi draf Kesepakatan Bersama terkait pendidikan, penelitian, pengembangan, pengabdian kepada masyarakat, serta inovasi daerah di Kabupaten Indramayu.

Ade Suhayati mengatakan, Kesepakatan Bersama tersebut menjadi tahapan penting sebelum kerja sama ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih teknis dengan masing-masing perangkat daerah.

“Kesepakatan Bersama ini menjadi pintu atau gerbang awal untuk melangkah ke Perjanjian Kerja Sama yang lebih spesifik dengan perangkat daerah di Kabupaten Indramayu,” ujarnya.

Menurut Ade, kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut atas permohonan UIN Sunan Gunung Djati Bandung sekaligus sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Barat agar perguruan tinggi dapat berkontribusi secara aktif dalam pembangunan daerah.

Sementara itu, perwakilan UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyampaikan bahwa kolaborasi dengan pemerintah, termasuk pemerintah daerah, merupakan bagian dari upaya mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Maksud kerja sama ini tak lepas dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kami dituntut untuk memberikan dampak langsung dan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Indramayu menyambut positif rencana kemitraan tersebut. Kerja sama tidak hanya diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pelajar, tetapi juga berpotensi diwujudkan melalui sejumlah program konkret.

Beberapa di antaranya meliputi penyiapan penyelia halal, pendampingan psikologis, hingga layanan konsultasi bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Dalam rapat tersebut, Pemkab Indramayu bersama UIN SGD Bandung juga melakukan sejumlah penyempurnaan terhadap draf dokumen kerja sama, mulai dari judul, ruang lingkup kerja sama, hingga pengaturan mengenai pembiayaan yang nantinya akan dijabarkan secara lebih rinci dalam dokumen PKS.

Penandatanganan Kesepakatan Bersama disepakati akan dilaksanakan secara desk-to-desk mulai Jum’at (7/8/2026). Langkah tersebut menjadi penanda awal terjalinnya kemitraan strategis antara Pemerintah Kabupaten Indramayu dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak diharapkan dapat menghadirkan berbagai program yang tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pembangunan Kabupaten Indramayu.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Kekeringan Ganggu Pasokan Air Bersih, Bupati Lucky Tinjau Intake 200 Lohbener

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Kekeringan yang melanda Kabupaten Indramayu berdampak terhadap ketersediaan air baku dan mengganggu pasokan air bersih bagi masyarakat, khususnya di wilayah perkotaan.

Menghadapi kondisi tersebut, Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama kepala perangkat daerah terkait dan jajaran direksi Perumdam Tirta Darma Ayu meninjau langsung kondisi Intake 200 Lohbener, Senin (10/8/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu mengambil langkah darurat dengan melakukan pengerukan sedimen di area Intake 200 Lohbener menggunakan alat berat. Selain itu, perbaikan bendungan karet juga dilakukan untuk menahan laju aliran air menuju laut sehingga ketersediaan air baku dapat dipertahankan.

Direktur Utama Perumdam Tirta Darma Ayu, Nurpan, menjelaskan bahwa posisi pengambilan air baku di Kabupaten Indramayu berada di bagian hilir Sungai Cimanuk. Kondisi tersebut membuat ketersediaan air di wilayah Indramayu sangat bergantung pada debit air dari daerah hulu.

“Posisi Indramayu berada di bagian hilir atau paling ujung. Jadi, air yang sampai ke Indramayu merupakan aliran yang sudah melewati daerah-daerah di bagian hulu. Ketika debit air menurun, wilayah hilir tentu menjadi yang paling terdampak,” jelas Nurpan.

Menurutnya, terganggunya pasokan air baku saat ini dipengaruhi oleh mengeringnya dua sarana pengambilan air utama, yakni Intake Plumbon dan Intake Bojong.

“Kami sampaikan bahwa ada pengeringan air di dua intake. Yang pertama adalah Intake Plumbon, yang kedua Intake Bojong,” ungkapnya.

Sebagai langkah darurat, Perumdam Tirta Darma Ayu kemudian mengalihkan pengambilan air baku ke Intake 200 yang berada di Desa Lohbener.

“Kami memohon maaf atas kelangkaan air ini. Saat ini kami mengambil opsi lain dengan mengambil air baku dari Intake 200 di Desa Lohbener,” jelas Nurpan.

Sementara itu, Direktur Teknik Perumdam Tirta Darma Ayu, Jojo Sutarjo, mengungkapkan kondisi Intake Bojong saat ini cukup kritis. Bahkan, posisi pipa pengambilan air berada sekitar 1,2 meter di atas permukaan air.

“Kondisinya memang kering, pipa kita sudah 1,2 meter di atas permukaan air sehingga menunggu pengisian,” ungkapnya.

Melihat kondisi tersebut, Bupati Lucky Hakim menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indramayu atas terganggunya pasokan air bersih dalam beberapa hari terakhir.

Menurutnya, kondisi tersebut terjadi akibat sumber air yang mengalami kekeringan ekstrem. Dampaknya tidak hanya dirasakan masyarakat, tetapi juga turut berpengaruh terhadap sektor pertanian.

“Saya sebagai Bupati memohon maaf kepada seluruh masyarakat Indramayu atas masalah ini, khususnya tentang air yang mati beberapa hari karena memang sumber airnya kering,” ujarnya.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Bupati Lucky Hakim menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera mengerahkan alat berat untuk melakukan pengerukan sedimen di Intake 200 Lohbener.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperlancar aliran air baku menuju instalasi pengolahan sehingga distribusi air bersih kepada masyarakat dapat kembali berjalan secara optimal.

“Sekarang akan dilakukan pengerukan di Intake 200 Lohbener. Insyaallah dalam waktu satu-dua hari ini akan mulai lancar kembali,” tegas Lucky.

Selain pengerukan, pemerintah juga melakukan perbaikan bendungan karet untuk menahan aliran air agar tidak langsung mengalir menuju laut.

Lucky berharap kombinasi pengerukan sedimen dan perbaikan bendungan karet dapat membantu menjaga ketersediaan air baku selama musim kemarau yang diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.

“Mudah-mudahan dengan adanya perbaikan bendungan karet dan pendalaman pada area intake, dua bulan ke depan kita masih bisa bertahan,” harapnya.

Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Perumdam Tirta Darma Ayu terus melakukan langkah teknis dan koordinasi untuk menjaga ketersediaan air baku sekaligus mempercepat pemulihan distribusi air bersih kepada masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan agar kebutuhan air bersih masyarakat tetap dapat terpenuhi di tengah kondisi kekeringan yang masih berlangsung.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Penulis: Andika

Rakha Sandy dan Permata Alya Terpilih sebagai Duta Baca Kabupaten Indramayu 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Dinas Perpustakaan dan Arsip (DPA) Kabupaten Indramayu sukses menggelar Gala Final Pemilihan Duta Baca Kabupaten Indramayu 2026 di Sam’s Studio Indramayu, Selasa (4/8/2026).

Gala final yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam melahirkan generasi muda yang mampu menjadi penggerak budaya literasi di tengah masyarakat.

Berdasarkan hasil penilaian akhir, Rakha Sandy Ardhianta dari SMAN 1 Indramayu berhasil meraih Juara 1 kategori putra. Sementara Permata Alya Ayu Sita dari Politeknik Negeri Indramayu terpilih sebagai Juara 1 kategori putri.

Kepala DPA Kabupaten Indramayu, Dr. Achmad Sudalim Gymnasthiar, menegaskan bahwa Duta Baca terpilih tidak boleh hanya menjadi simbol seremonial. Mereka harus mampu mengambil peran aktif dalam menggerakkan budaya membaca di berbagai lapisan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Achmad Sudalim juga menyampaikan pesan dari Bupati Indramayu, Lucky Hakim, kepada para Duta Baca terpilih.

“Duta Baca harus mampu menjadi representasi gerakan literasi di tengah masyarakat dan menginspirasi generasi muda untuk semakin dekat dengan budaya membaca,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Kegemaran Membaca (P3KM), Hj. Eti Herawati.

Menurutnya, ajang Pemilihan Duta Baca tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk mengembangkan wawasan, gagasan, serta komitmen para finalis sebelum mereka terjun langsung ke tengah masyarakat.

Para Duta Baca terpilih nantinya akan menjadi salah satu ikon perpustakaan daerah. Mereka memiliki tugas untuk mengedukasi masyarakat sekaligus mengampanyekan pentingnya budaya literasi melalui berbagai media yang dekat dengan generasi muda.

Pemanfaatan media sosial juga menjadi salah satu strategi untuk memperluas jangkauan pesan literasi, khususnya kepada kalangan milenial dan Generasi Z.

Melalui agenda tahunan tersebut, DPA Kabupaten Indramayu berkomitmen untuk terus melahirkan generasi muda yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu menjadi teladan sekaligus motor penggerak budaya literasi di Kabupaten Indramayu.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Penulis: Andika