Pemkab Indramayu Matangkan Perbup Bantuan Pendidikan Tinggi, Targetkan Satu Desa Satu Sarjana

INDRAMAYU.radarinformasi.com — Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mematangkan regulasi program bantuan pendidikan tinggi bagi masyarakat. Salah satunya melalui pembahasan draf Peraturan Bupati (Perbup) tentang Pemberian Bantuan Pendidikan Tinggi yang digelar di Ruang Rapat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Indramayu, Senin (31/1/2026).

Rapat tersebut dibuka dan dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asda II) Setda Indramayu, Asep Abdul Mukti. Pembahasan difokuskan pada penyempurnaan aturan yang akan menjadi dasar pelaksanaan program prioritas pemerintah daerah di bidang pendidikan.

Asep mengatakan, keberadaan regulasi yang jelas diperlukan agar program “Indramayu Kuliah”, termasuk komitmen satu desa dan kelurahan satu sarjana, dapat dilaksanakan secara transparan, tepat sasaran, dan memiliki kepastian hukum.

“Pembahasan draf Perbup ini sangat krusial untuk memastikan bahwa program ‘Indramayu Kuliah’, khususnya komitmen 1 Desa dan Kelurahan 1 Sarjana, memiliki payung hukum yang kuat, transparan, dan tepat sasaran,” ujar Asep.

Menurutnya, program tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan tinggi, terutama bagi anak-anak berprestasi dan masyarakat dari keluarga kurang mampu. Pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan dinilai penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Indramayu.

Pembahasan draf Perbup melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait, di antaranya Inspektorat, Bapperida, BKAD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, Diskominfo, Bagian Hukum Setda, serta para koordinator camat se-Kabupaten Indramayu.

Keterlibatan lintas perangkat daerah tersebut diperlukan untuk memastikan berbagai aspek program, mulai dari mekanisme pelaksanaan, penganggaran, persyaratan penerima, hingga landasan hukum dapat disusun secara terpadu.

Dalam rancangan regulasi itu, turut dibahas mekanisme pemberian bantuan pendidikan secara menyeluruh. Ketentuannya mencakup persyaratan calon penerima, proses pendaftaran dan seleksi, mekanisme penyaluran bantuan, hingga pengawasan program.

Pelaksanaan program juga diarahkan untuk menggandeng perguruan tinggi negeri maupun swasta. Sejumlah perguruan tinggi di daerah yang disebut dalam program tersebut antara lain Universitas Wiralodra (UNWIR), Politeknik Negeri Indramayu (POLINDRA), Institut Teknologi Petrolium Balongan (ITPB), dan STIKes Indramayu, serta perguruan tinggi di luar daerah yang telah memiliki kerja sama resmi.

Program “Indramayu Kuliah” merupakan bagian dari amanat Peraturan Daerah Kabupaten Indramayu Nomor 2 Tahun 2025 tentang RPJMD 2025–2029. Pemerintah daerah menargetkan pemberian beasiswa kepada 317 mahasiswa dari seluruh desa dan kelurahan setiap tahun.

Melalui program tersebut, Pemkab Indramayu berharap semakin banyak generasi muda yang dapat mengakses pendidikan tinggi. Kehadiran sarjana di setiap desa dan kelurahan diharapkan turut menjadi penggerak pembangunan serta meningkatkan daya saing daerah.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Ubinan BPS Catat Produktivitas Padi PM-AAS Plosokerep Tembus 10,45 Ton per Hektare

INDRAMAYU.radarinformasi.com
Program Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) di Desa Plosokerep, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Panen perdana di Blok Suket Baju mencatat produktivitas padi rata-rata mencapai 10,45 ton per hektare.

Angka tersebut berdasarkan hasil pengukuran Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indramayu melalui lima titik ubinan yang dilakukan pada lahan dengan varietas dan kelompok tani berbeda.

Kepala BPS Kabupaten Indramayu, Januarto Wibowo, menjelaskan hasil pengukuran menunjukkan variasi produktivitas di masing-masing lahan. Kelompok Tani Bina Tani 2 dengan varietas Inpari 32 menghasilkan 8,44 ton per hektare.

Sementara Tani Makmur dengan varietas Ciherang mencatat 12,35 ton per hektare. Kemudian Bina Tani 3 varietas Inpari 32 masing-masing mencapai 9,09 ton dan 11,74 ton per hektare. Adapun Bina Tani 4 dengan varietas yang sama menghasilkan 10,65 ton per hektare.

“Sehingga kalau dirata-ratakan ini istimewa, yaitu 10,45 ton per hektare,” ujar Januarto saat penyampaian hasil ubinan pada kegiatan panen, Rabu (26/8/2026).

Ia menerangkan, metode ubinan digunakan untuk memperoleh gambaran produktivitas tanaman padi berdasarkan hasil pengukuran langsung di lapangan. Selain itu, BPS juga melakukan pemantauan pertanian menggunakan Kerangka Sampel Area (KSA), mulai dari fase pertumbuhan tanaman hingga masa panen.

Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Barat, Detia Tri Yunandar, mengatakan penerapan PM-AAS memberikan dampak terhadap peningkatan produktivitas. Sebelum menggunakan sistem tersebut, hasil produksi pada lahan yang sama berada di kisaran 3–6 ton per hektare dan kini dapat mencapai sekitar 10 ton.

Menurut Detia, penerapan teknologi tersebut didukung berbagai sarana, di antaranya 11 unit pompa, delapan unit irigasi perpompaan, satu combine harvester, serta satu drone sprayer. Proses penanaman dimulai pada Mei 2026, sementara panen dilakukan secara bertahap sejak 19 Agustus 2026.

Dari aspek biaya, penerapan sistem modern membuat kebutuhan modal usaha tani meningkat. Biaya produksi yang sebelumnya sekitar Rp15 juta per hektare menjadi kurang lebih Rp20 juta.

Namun, kenaikan biaya tersebut diikuti potensi peningkatan pendapatan. Dengan asumsi harga gabah Rp6.500 per kilogram, tambahan pendapatan diperkirakan sekitar Rp24 juta per hektare. Sementara apabila harga gabah mencapai Rp8.500 per kilogram, tambahan pendapatan dapat berada di kisaran Rp32 juta per hektare.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menilai hasil tersebut menjadi capaian positif karena telah melampaui target awal produktivitas sebesar 8 ton per hektare.

Sebelumnya, produktivitas di lahan tersebut berada pada kisaran 5–6 ton per hektare. Setelah penerapan teknologi pertanian modern, hasil pengukuran BPS menunjukkan angka di atas 10 ton.

“Dari yang tadinya sekitar 5 sampai 6 menjadi 8 ton. Alhamdulillah berkah. Ternyata pas diukur oleh BPS juga tadi sudah dapat angka 10 ton lebih,” kata Lucky.

Ia berharap keberhasilan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan dan semangat petani untuk memanfaatkan teknologi dalam proses budidaya. Modernisasi pertanian dinilai dapat menjadi salah satu jalan untuk meningkatkan produksi sekaligus menghadapi berbagai tantangan sektor pertanian.

“Ini tentu menjadi semangat dan optimisme bagi kita semua, khususnya para petani, untuk terus meningkatkan produksi dan memanfaatkan teknologi pertanian,” ujarnya.

Hasil pengukuran BPS tersebut juga menjadi bagian penting dalam menyediakan data produktivitas pertanian yang lebih terukur. Data tersebut diharapkan dapat mendukung pemantauan produksi sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam pengembangan program modernisasi pertanian di Kabupaten Indramayu.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Pemkab Indramayu Catat Kemajuan Pemerintahan Desa dan Tata Kelola Daerah

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu mencatat sejumlah capaian dalam bidang pemerintahan desa dan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Data Pemkab menunjukkan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih terus berjalan, sementara kinerja pemerintahan daerah juga mencatat prestasi dalam evaluasi tingkat nasional.

Di bidang pemerintahan desa, sebanyak 200 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah terbangun dari target 317 unit. Program tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memperkuat kelembagaan ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Sementara dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, Kabupaten Indramayu berdasarkan data Pemkab berhasil menempati peringkat kelima nasional dan peringkat ketiga di Provinsi Jawa Barat dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025.

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator hasil evaluasi terhadap kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Indramayu.

Selain mengejar capaian pembangunan dan tata kelola pemerintahan, Pemkab Indramayu juga melanjutkan penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 15 Tahun 2006 tentang Pelarangan Minuman Beralkohol (Mihol).

Penegakan perda tersebut merupakan bagian dari langkah pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban dan ketenteraman masyarakat serta memastikan aturan yang berlaku di Kabupaten Indramayu dapat diterapkan.

Sumber: Pemerintah Kabupaten Indramayu (Pemkab Indramayu).

Jalan Sehat HUT ke-81 RI di Rambatan Wetan, Pemuda Didorong Jadi Penggerak Desa

INDRAMAYU.radarinformasi.com –
Suasana meriah terasa di Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang. Sejak pagi, halaman Balai Desa dipenuhi warga yang antusias mengikuti jalan sehat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (23/8/2026).

Kegiatan yang digagas para pemuda desa tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat.

Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin hadir sekaligus melepas peserta jalan sehat. Kehadirannya semakin menambah semarak kegiatan yang diikuti anak-anak, pemuda, hingga masyarakat dewasa.

Salah satu momen penting ditandai dengan penyerahan pataka secara simbolis dari Kuwu Rambatan Wetan, Tarjuki, kepada perwakilan pemuda desa. Penyerahan tersebut menjadi simbol kepercayaan sekaligus amanah agar generasi muda turut mengambil peran dalam pembangunan desa.

Dalam sambutannya, Syaefudin menekankan pentingnya keterlibatan pemuda dalam berbagai kegiatan pembangunan. Menurutnya, generasi muda tidak cukup hanya menjadi peserta, tetapi harus mampu tampil sebagai penggerak kegiatan positif di tengah masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Indramayu akan terus mendukung program dan kegiatan yang ada di Rambatan Wetan. Kami dukung penuh pemuda-pemudi agar mampu berdampingan dan menjadi garda depan pemerintahan,” ujarnya.

Ia juga mengajak pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, serta seluruh warga menjaga kekompakan dan mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap proses pembangunan.

Syaefudin mengingatkan bahwa pembangunan desa tidak semata-mata berkaitan dengan infrastruktur. Kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi bagian penting, termasuk menjaga kebersihan dan mengelola sampah secara baik.

Antusiasme warga semakin tinggi dengan adanya pembagian kupon berhadiah. Beragam hadiah, mulai dari mesin cuci, sepeda listrik, kulkas, televisi hingga peralatan rumah tangga, disiapkan untuk peserta.

Kuwu Rambatan Wetan Tarjuki berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk terus melahirkan berbagai aktivitas positif di desa.

“Kegiatan Agustusan ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan dan meneruskan semangat perjuangan mereka dalam kehidupan kita sekarang,” ungkapnya.

Menurutnya, memaknai kemerdekaan tidak hanya dilakukan melalui upacara maupun perlombaan. Di lingkungan desa, semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui gotong royong, menjaga kebersihan, mempererat persaudaraan, serta memberikan kesempatan kepada pemuda untuk turut menentukan arah masa depan desa.

Semangat tersebut diharapkan terus tumbuh sebagai bagian dari kebersamaan masyarakat dalam mendukung terwujudnya Indramayu REANG.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Aksi Bersih Sungai Sindupraja, Semangat Beberes Dermayu Kian Digelorakan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Semangat menjaga kebersihan lingkungan terus digaungkan Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama masyarakat. Salah satunya melalui aksi bersih-bersih di kawasan Sungai Sindupraja, Jalan Raya Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari gerakan Beberes Dermayu, sebuah gerakan gotong royong yang mendorong pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama melakukan pembenahan lingkungan melalui aksi nyata.

Aksi kebersihan itu turut dihadiri Wakil Menteri Pangan Republik Indonesia Hanif Faisol Nurofiq, jajaran pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat sekitar.

Hanif mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengenai pembiasaan korve atau kegiatan bersih-bersih lingkungan sebelum memulai aktivitas kedinasan.

“Kami melaksanakan arahan Presiden untuk melakukan korve lapangan, minimal setengah jam sebelum masuk kantor. Gerakan ini penting untuk membangun kebiasaan bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Menurut Hanif, kepedulian terhadap kebersihan harus dibangun secara berkelanjutan dan dimulai dari lingkungan terdekat. Hal itu dinilai penting bagi Indramayu yang memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan mangga, serta sebagai salah satu daerah lumbung pangan nasional.

Ia menilai, potensi tersebut perlu diiringi dengan kondisi lingkungan yang bersih dan tertata agar pembangunan sektor pangan berjalan seimbang dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini, kita dapat terus menjaga kebersihan dan mewujudkan lingkungan Indramayu yang semakin bersih,” tuturnya.

Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Aan Hendrajana, menyambut positif gerakan tersebut. Menurutnya, Beberes Dermayu merupakan semangat bersama untuk melakukan pembenahan di berbagai bidang melalui gerakan yuh bareng-bareng.

“Beberes Dermayu mengajak kita bersama-sama membenahi Indramayu, salah satunya melalui pembenahan kebersihan lingkungan,” ungkap Aan.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting agar gerakan menjaga kebersihan tidak hanya dilakukan sesaat, tetapi dapat menjadi kebiasaan yang terus dipertahankan.

Senada, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, Dedi Agus Permadi, mengatakan aksi tersebut menjadi langkah konkret dalam menjaga kebersihan serta fungsi sungai. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah.

“Kami terus mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah ke sungai. Aksi hari ini menjadi momentum untuk membangun kepedulian dan membiasakan perilaku hidup bersih,” tegasnya.

Gerakan Beberes Dermayu juga sejalan dengan visi Indramayu REANG yang mencakup Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong. Nilai kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Dengan gerakan tersebut, Beberes Dermayu diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Lebih dari itu, aksi bersih lingkungan diharapkan tumbuh menjadi budaya bersama, dimulai dari kesadaran setiap individu dan lingkungan terdekat.

Yuh, Beberes Dermayu. Mulai dari diri sendiri, mulai dari lingkungan sekitar, dan mulai dari sekarang.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Wamen Pangan Tinjau Penyaluran Bantuan Beras dan Penguatan Ekonomi Desa di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Upaya menjaga ketersediaan sekaligus keterjangkauan pangan terus dilakukan pemerintah. Salah satunya melalui program Bantuan Pangan Beras yang menyasar masyarakat penerima manfaat.

Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Balai Desa Lobener Lor, Kecamatan Jatibarang, Kamis (18/8/2026), bertepatan dengan kunjungan Wakil Menteri Pangan Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, ke Kabupaten Indramayu.

Dalam agenda tersebut, Hanif juga mengunjungi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Rambatan Kulon, Kecamatan Lohbener. Kedua kegiatan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Hanif mengatakan, pemerintah terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga dan inflasi, khususnya komoditas pangan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Hal ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua. Tugas kita adalah menstabilkan harga pangan melalui berbagai kebijakan,” ujarnya.

Menurut Hanif, kebijakan pangan harus mampu menjaga keseimbangan antara ketersediaan kebutuhan masyarakat dengan kesejahteraan petani. Para petani, kata dia, perlu memperoleh harga yang layak atas hasil produksi mereka.

Dengan demikian, stabilitas pangan tidak hanya berkaitan dengan tersedianya beras dengan harga terjangkau, tetapi juga memastikan petani sebagai produsen mendapatkan manfaat ekonomi yang memadai.

Pj. Sekda Kabupaten Indramayu, Aan Hendrajana, menyambut positif kunjungan pemerintah pusat tersebut. Ia berharap komunikasi dan kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat dalam menjaga ketahanan serta stabilitas pangan.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan Wakil Menteri Pangan ke Indramayu. Kami berharap sinergi pemerintah pusat dan daerah semakin kuat dalam menjaga ketahanan dan stabilitas pangan,” katanya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Perum Bulog Indramayu, Apip Wijaya, mengungkapkan bahwa program Bantuan Pangan Beras periode Juli, Agustus, dan September 2026 menyasar sekitar 317.133 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di 317 desa pada 31 kecamatan di Kabupaten Indramayu.

Program tersebut sebelumnya telah diluncurkan Bupati Indramayu di Desa Terusan pada 14 Agustus 2026. Khusus penyaluran di Desa Lobener Lor, tercatat sebanyak 584 penerima manfaat.

Setiap penerima mendapatkan bantuan berupa 10 kilogram beras setiap bulan. Dengan demikian, selama periode tiga bulan, total bantuan yang diterima masing-masing penerima mencapai 30 kilogram beras.

“Selain memastikan penyaluran bantuan, Bulog juga terus menjaga ketersediaan beras, mendorong kebutuhan beras tetap aman,” tutur Apip.

Selain penyaluran bantuan pangan, kunjungan Wamen Pangan ke KDKMP Desa Rambatan Kulon menjadi momentum untuk melihat secara langsung perkembangan ekonomi berbasis desa.

Koperasi desa diharapkan mampu menjadi wadah penggerak kegiatan ekonomi masyarakat sekaligus bagian dari ekosistem pangan yang terintegrasi mulai dari tingkat desa.

Sebagai salah satu daerah sentra produksi padi nasional, ketahanan pangan bagi Indramayu tidak sebatas memastikan ketersediaan beras. Aspek kesejahteraan petani, stabilitas harga, serta penguatan ekonomi masyarakat desa juga menjadi bagian penting yang harus berjalan beriringan.

Melalui kolaborasi pemerintah pusat, Pemkab Indramayu, Bulog, koperasi, dan masyarakat, penguatan ketahanan pangan diharapkan dapat terus berkembang hingga ke tingkat desa.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Pelantikan DPC PERPADI Indramayu, Dorong Hilirisasi dan Modernisasi Penggilingan Padi

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (PERPADI) Kabupaten Indramayu periode 2023–2028 resmi dikukuhkan. Prosesi pelantikan berlangsung di Birubhi Cafe and Resto, Sabtu (22/8/2026).

Pelantikan dihadiri Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin bersama jajaran Forkopimda, sejumlah kepala perangkat daerah terkait, serta Ketua TP PKK Kabupaten Indramayu. Pengurus baru dilantik oleh Ketua DPD PERPADI Jawa Barat yang diwakili Ketua III Bidang Organisasi, H. Fuad.

Dalam sambutannya, Syaefudin menegaskan pentingnya peran PERPADI dalam memperkuat industri perberasan sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.

Menurutnya, sebagai salah satu daerah lumbung pangan, Indramayu tidak seharusnya hanya menjadi pemasok gabah atau bahan mentah. Potensi tersebut perlu dikembangkan melalui proses hilirisasi agar hasil pertanian memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Jangan sampai daerah yang menjadi salah satu lumbung pangan hanya menjadi pemasok bahan mentah,” kata Syaefudin.

Ia menambahkan, Pemkab Indramayu siap membangun sinergi dengan PERPADI untuk mendorong pengembangan industri penggilingan padi yang modern, efisien, dan mampu bersaing. Di sisi lain, peningkatan kesejahteraan petani serta keterjangkauan harga beras bagi masyarakat tetap menjadi perhatian.

Ketua III Bidang Organisasi DPD PERPADI Jawa Barat, H. Fuad, juga meminta kepengurusan PERPADI Indramayu memperkuat kerja sama dengan pemerintah, petani, masyarakat, dan Perum BULOG.

Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian, memperbaiki pengelolaan pascapanen, sekaligus memastikan hasil produksi petani dapat terserap secara optimal.

Sementara itu, Ketua DPC PERPADI Indramayu Oktavian Gatra Barbehen Sagala mengatakan, keberadaan PERPADI bukan semata-mata sebagai wadah pelaku usaha penggilingan padi dan beras. Organisasi tersebut juga memiliki tanggung jawab dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas pasokan pangan.

Gatra turut mendorong percepatan modernisasi teknologi penggilingan melalui revitalisasi Rice Milling Unit (RMU). Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi kehilangan hasil panen, meningkatkan mutu produksi, serta memperkuat daya saing beras asal Indramayu.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru, DPC PERPADI Indramayu diharapkan semakin aktif menjadi mitra pemerintah dalam mengembangkan sektor perberasan, meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah hingga nasional.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika.

KIP Kuliah 2026 Jadi Peluang bagi Siswa Indramayu yang Terkendala Biaya Kuliah

INDRAMAYU.radarInformasi.com – Bagi siswa di Kabupaten Indramayu yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tetapi terkendala biaya, Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) Tahun 2026 dapat menjadi salah satu peluang untuk mendapatkan dukungan biaya pendidikan.

KIP Kuliah merupakan program pemerintah yang memberikan bantuan biaya pendidikan kepada lulusan SMA atau sederajat yang memiliki potensi akademik baik, tetapi mengalami keterbatasan ekonomi.

Berdasarkan informasi resmi KIP Kuliah, calon penerima harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan, termasuk memiliki potensi akademik baik, memenuhi kriteria keterbatasan ekonomi, serta lulus seleksi masuk perguruan tinggi.

Siapkan Dokumen Sebelum Mendaftar

Calon mahasiswa yang ingin mendaftar perlu memastikan data kependudukan dan pendidikan telah sesuai. Data yang digunakan dalam pendaftaran antara lain Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), serta alamat email aktif.

Selain itu, calon pendaftar perlu menyiapkan dokumen pendukung kondisi ekonomi sesuai kategori yang dipenuhi, termasuk Kartu Indonesia Pintar (KIP), data DTSEN, atau dokumen lain sesuai ketentuan.

Dalam ketentuan KIP Kuliah 2026, keterbatasan ekonomi antara lain dapat dibuktikan dengan kepemilikan KIP, terdata dalam DTSEN maksimal desil 4, atau berasal dari panti sosial/panti asuhan.

Bagi calon pendaftar yang tidak memenuhi kategori tersebut, masih terdapat ketentuan lain untuk dapat mendaftar, antara lain memenuhi persyaratan pendapatan orang tua/wali sesuai ketentuan dan mengunggah Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Pendaftaran Dilakukan Melalui Laman Resmi

Pendaftaran akun KIP Kuliah 2026 dilakukan secara online melalui laman resmi KIP Kuliah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Calon pendaftar tahun 2026 yang memenuhi ketentuan dapat melakukan pendaftaran akun dengan memasukkan NIK, NISN, NPSN dan email aktif.

Setelah berhasil membuat akun, calon mahasiswa dapat melanjutkan proses pendaftaran dengan melengkapi data yang diperlukan. Seluruh informasi harus diisi secara benar dan sesuai kondisi sebenarnya karena akan menjadi bagian dari proses verifikasi.

Jangan Keliru, KIP Kuliah Bukan Jaminan Langsung Diterima di Kampus

Calon mahasiswa juga perlu memahami bahwa memiliki akun atau mendaftar KIP Kuliah tidak otomatis membuat seseorang diterima di perguruan tinggi.

Peserta tetap harus mengikuti proses seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui jalur yang dipilih. KIP Kuliah berlaku untuk jalur SNBP, UTBK-SNBT, seleksi mandiri PTN dan seleksi mandiri PTS sesuai ketentuan.

Setelah dinyatakan lulus seleksi masuk perguruan tinggi, calon penerima akan menjalani proses verifikasi kelayakan oleh perguruan tinggi sebelum ditetapkan sebagai penerima KIP Kuliah.

Jadwal KIP Kuliah 2026

Berdasarkan laman resmi KIP Kuliah, pendaftaran akun siswa KIP Kuliah 2026 dibuka mulai 3 Februari hingga 31 Oktober 2026.

Sementara itu, jadwal seleksi yang tercantum meliputi SNBP pada 10–18 Februari 2026, UTBK-SNBT pada 25 Maret–7 April 2026, seleksi mandiri PTN pada 15 Juni–31 Oktober 2026, dan seleksi mandiri PTS pada 15 Juni–31 Oktober 2026. Jadwal dapat berubah sehingga calon pendaftar dianjurkan memantau informasi resmi.

Masyarakat Indramayu Bisa Memanfaatkan Informasi Ini

Bagi pelajar dan orang tua di Indramayu yang memiliki keterbatasan ekonomi, informasi mengenai KIP Kuliah dapat menjadi bahan pertimbangan untuk mempersiapkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Calon pendaftar diimbau tidak hanya mempersiapkan dokumen, tetapi juga memastikan NIK, NISN, NPSN dan data lainnya telah valid. Jika terdapat permasalahan data, perbaikan perlu dilakukan melalui pihak atau sistem yang sesuai.

Informasi resmi KIP Kuliah juga menyediakan panduan dan FAQ yang dapat digunakan calon mahasiswa untuk memahami persyaratan serta tahapan pendaftaran.

Link Informasi dan Tutorial

Untuk memperoleh informasi resmi mengenai KIP Kuliah 2026, masyarakat dapat mengakses:

Portal resmi KIP Kuliah:
KIP Kuliah Kemdiktisaintek

Panduan dan FAQ KIP Kuliah:
Panduan KIP Kuliah

Tutorial melalui Instagram:
https://www.instagram.com/reel/DUSd_t2ESYK/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=NTc4MTIwNjQ2YQ==

Dengan adanya program tersebut, keterbatasan ekonomi diharapkan tidak menjadi penghalang bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Calon mahasiswa dapat mempersiapkan diri sejak dini, memastikan data valid, serta mengikuti seluruh tahapan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sumber: KIP Kuliah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Andika

Hadapi Kekeringan, Pemkab Indramayu Perkuat Irigasi dan Salurkan Pompa Air untuk Petani

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperkuat langkah mitigasi dampak kekeringan terhadap sektor pertanian. Salah satunya melalui pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) dan penyaluran bantuan mesin pompa air kepada petani.

Upaya tersebut ditandai dengan Serah Terima Aset Operasional JIAT Inpres Nomor 02 Tahun 2025 sekaligus penyaluran bantuan mesin pompa air yang berlangsung di Balai Benih Tanaman Pangan Kecamatan Cikedung, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Tenaga Ahli Menteri Pertanian Republik Indonesia Hermansyah, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu, gabungan kelompok tani, serta sejumlah undangan lainnya.

Bupati Indramayu Lucky Hakim mengatakan, pemerintah daerah terus melakukan berbagai langkah untuk mengurangi dampak kekeringan terhadap lahan pertanian. Upaya tersebut dilakukan melalui bantuan pompa air, pembangunan JIAT, hingga pengembangan program Listrik Masuk Sawah.

Menurut Lucky, keberadaan sarana pengairan sangat penting untuk membantu petani mempertahankan aktivitas bercocok tanam di tengah kondisi musim kemarau.

Ia juga meminta camat dan pemerintah desa turut mengawal pemanfaatan bantuan agar dapat digunakan secara optimal dan memberikan manfaat bagi para petani.

Selain itu, petani didorong untuk tetap produktif dengan menyesuaikan komoditas yang ditanam dengan kondisi musim. Sejumlah tanaman seperti jagung, semangka, melon, dan palawija dinilai dapat menjadi alternatif selama musim kering.

“Selagi para petani masih semangat menanam, kami akan optimistis,” kata Lucky.

Bupati menegaskan, pemerintah akan terus memberikan motivasi kepada masyarakat bahwa sektor pertanian memiliki prospek untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen mempertahankan Indramayu sebagai lumbung pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani,” tuturnya.

63 Titik JIAT Disetujui

Sementara itu, Kepala DKPP Kabupaten Indramayu Sugeng Heriyanto menjelaskan, pembangunan JIAT terus didorong untuk memperkuat ketersediaan air bagi lahan pertanian yang rentan terdampak kekeringan.

Dari usulan pembangunan JIAT yang disampaikan kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, sebanyak 63 titik telah disetujui untuk dibangun, sementara 47 titik tambahan masih dalam proses.

Pembangunan tersebut akan diprioritaskan di kawasan persawahan tadah hujan yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap kekeringan, di antaranya wilayah Gantar, Kroya, Terisi, sebagian Cikedung, dan sebagian Gabuswetan.

“Ini adalah upaya kami dalam memitigasi kekeringan yang ada di Kabupaten Indramayu. Tidak akan bisa berjalan tanpa dukungan semua pihak, terutama teman-teman petani. Saling bersinergi itu yang paling penting,” ujar Sugeng.

Pemerintah Dorong Penguatan Infrastruktur Pengairan

Tenaga Ahli Menteri Pertanian Republik Indonesia, Hermansyah, turut memberikan dukungan terhadap langkah pemerintah dalam memperkuat infrastruktur pertanian.

Menurutnya, ketersediaan air merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian, khususnya ketika petani menghadapi musim kering.

Pemerintah, kata Hermansyah, terus mendorong pembangunan infrastruktur pengairan, termasuk JIAT dan program Listrik Masuk Sawah. Ketersediaan akses listrik di area pertanian diharapkan dapat memudahkan petani mengoperasikan pompa air dengan sumber energi yang lebih mudah dan terjangkau.

Petani Sambut Positif Bantuan

Bantuan yang diberikan pemerintah mendapat sambutan positif dari kalangan petani. Tawang, petani asal Desa Krasak, mengaku bersyukur dan merasa terbantu dengan dukungan pemerintah.

“Kami bersyukur dan merasa sangat terbantu dengan adanya alsintan dari pemerintah pusat maupun daerah. Ketersediaan air menjadi kebutuhan utama petani agar kegiatan tanam dapat terus berlangsung dan risiko gagal panen dapat ditekan,” ujarnya.

Melalui pembangunan JIAT, bantuan pompa air, serta pengembangan Listrik Masuk Sawah, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap ketahanan sektor pertanian tetap terjaga meski menghadapi ancaman kekeringan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mempertahankan produktivitas pertanian dan posisi Kabupaten Indramayu sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

HUT ke-81 RI, Bupati Lucky Hakim Paparkan Capaian dan Program Prioritas Pemkab Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Indramayu berlangsung khidmat di Alun-Alun Indramayu, Senin (17/8/2026).

Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang memperingati kemerdekaan, tetapi juga dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk menyampaikan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas hingga Agustus 2026.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Indramayu Lucky Hakim mengatakan, pelaksanaan upacara tahun ini sengaja tidak menggunakan tenda atau peneduh.

Menurutnya, keputusan tersebut merupakan bentuk sederhana untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, kesetaraan, dan solidaritas, sehingga seluruh peserta dapat merasakan kondisi yang sama di bawah terik matahari.

Bupati Lucky menegaskan, peringatan kemerdekaan tidak boleh hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial. Kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata, pengabdian, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Capaian di Bidang Kesehatan

Dalam amanatnya, Bupati Lucky memaparkan sejumlah capaian Pemkab Indramayu. Di sektor kesehatan, cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Indramayu telah mencapai 99,4 persen, dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 76 persen.

Pemkab Indramayu juga membiayai 531.642 jiwa peserta PBPU-BP melalui APBD dengan anggaran mencapai Rp233,8 miliar.

Mitigasi Kekeringan dan Infrastruktur

Sementara di sektor pertanian, pemerintah daerah terus memperkuat mitigasi kekeringan, khususnya pada Lahan Baku Sawah (LBS) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Upaya tersebut dilakukan melalui normalisasi saluran, bantuan pompanisasi, hingga pengaturan gilir-giring air bersama kementerian terkait.

Pada sektor infrastruktur, sepanjang 2026 tercatat sejumlah pekerjaan yang telah direalisasikan, di antaranya perbaikan jalan lingkungan sepanjang 20.298 meter, jalan desa 31.200 meter, jalan kabupaten 23.160 meter, normalisasi saluran pembuang 60.170 meter, serta pemasangan 3.199 titik Penerangan Jalan Umum (PJU).

Pendidikan dan Kesejahteraan Masyarakat

Di bidang pendidikan dan kesejahteraan, Pemkab Indramayu telah melakukan revitalisasi terhadap 322 sekolah dari jenjang TK hingga SMP.

Selain itu, pemerintah juga mengoperasikan Sekolah Rakyat berkonsep asrama di Cikawung, Kecamatan Terisi, yang saat ini menampung 370 siswa.

Program peningkatan kualitas hunian masyarakat juga terus dilakukan melalui pembenahan 310 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Pemkab Indramayu juga terus mendorong pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat.

Indramayu Raih Peringkat Nasional

Pada sektor tata kelola pemerintahan, Bupati Lucky menyampaikan capaian Kabupaten Indramayu dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025.

“Kabupaten Indramayu berhasil meraih Peringkat ke-5 Nasional dan Peringkat ke-3 di Jawa Barat pada Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025,” ujar Lucky dalam amanatnya.

Bupati berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menutup amanatnya, Bupati Lucky mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat untuk menjaga persatuan serta kondusivitas wilayah.

Ia juga meminta seluruh elemen masyarakat terus berkolaborasi dalam mengoptimalkan pelayanan publik demi mewujudkan visi Kabupaten Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong).

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika