Panen Raya Karangmulya: Wamen Pertanian Apresiasi Ketangguhan Petani Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Desa Karangmulya, Kecamatan Kandanghaur, Indramayu, Rabu (24/9/2025), menjadi saksi gelaran Panen Raya Padi Musim Tanam II yang penuh suasana syukur dan kebersamaan. Acara ini diselenggarakan oleh Gapoktan Tani Makmur dan dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono.

Dalam sambutannya, Sudaryono memberikan apresiasi tinggi kepada para petani Indramayu yang dinilainya berperan penting menjaga ketahanan pangan nasional. Ia menyebut, capaian swasembada beras tahun 2025 merupakan buah kerja keras petani di berbagai daerah, termasuk Karangmulya.

“Petani adalah garda terdepan ketahanan pangan. Indramayu adalah salah satu lumbung padi terbesar negeri ini. Saya hadir di sini sebagai bentuk penghormatan kepada para petani yang terus berproduksi meski menghadapi tantangan iklim dan serangan hama,” ujar Sudaryono.

Ia menyoroti keberhasilan Desa Karangmulya yang mampu panen dua kali dalam setahun meskipun sempat kesulitan pasokan air. Menurutnya, capaian ini terwujud berkat sinergi antara petani dan berbagai pihak, termasuk BBWS, yang berhasil memastikan air irigasi mengalir ke lahan pertanian.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang turut hadir, tak ketinggalan mengungkapkan rasa bangga atas kegigihan para petani. “Di tengah perubahan iklim dan serangan hama, para petani Karangmulya masih mampu menghasilkan panen yang melimpah. Ini bukti keterampilan dan kerja keras mereka dalam mengelola lahan,” tuturnya.

Lucky menambahkan, keberhasilan ini selaras dengan kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto yang menempatkan sektor pertanian sebagai program strategis nasional. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk terus memperkuat sektor pertanian sesuai visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, Gotong Royong).

Momentum panen raya ini juga bertepatan dengan Hari Tani Nasional ke-64, menjadikannya ajang refleksi dan motivasi bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas.

“Panen raya hari ini membuktikan bahwa Indramayu tetap menjadi lumbung padi nasional. Semua ini berkat ketangguhan petani yang menjadi kunci ketahanan pangan kita,” pungkas Lucky.

(Diskom/Andika).

Siap-Siap Pilwu! Pemkab Indramayu Sosialisasikan Perbup dan Rangkaian Tahapannya

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu memulai sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 30 Tahun 2025 tentang Pemilihan Kuwu Serentak 2025. Kegiatan ini digelar di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Indramayu, Selasa (23/9/2025), dihadiri seluruh camat se-Kabupaten Indramayu. Rapat dipimpin langsung Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Indramayu, Jajang Sudrajat.

Dalam sambutannya, Jajang menekankan bahwa Pilkades 2025 merupakan hasil proses panjang. “Pemilihan sebelumnya sempat ditunda pada 2023, sehingga masa jabatan kuwu di 124 desa diperpanjang hingga Februari 2026,” ujarnya.

Asda Jajang menambahkan, kepastian pelaksanaan Pilkades baru terwujud setelah Kemendagri mengeluarkan surat edaran pada 6 September 2025. Selanjutnya, Perbup resmi ditetapkan pada 22 September 2025. “Dengan regulasi ini, tahapan Pilkades bisa berjalan sesuai jadwal. Kami harap semua pihak memahami dinamika yang ada dan mendukung kelancaran prosesnya,” tambahnya.

Perbup Nomor 30 Tahun 2025 memetakan seluruh rangkaian Pilkades Serentak, mulai dari persiapan hingga penetapan hasil. Pada tahap pencalonan, pendaftaran bakal calon kuwu dibuka 1–13 Oktober 2025. Setelah proses verifikasi administrasi dan seleksi tambahan, penetapan calon dijadwalkan 21 November, pengumuman resmi 24 November, dan pengundian nomor urut pada 25 November 2025.

Sementara tahapan pemilih dimulai dengan pencacahan daftar pemilih pada 21–26 November, penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) 27–28 November, dan distribusi kartu tanda pemilih 5–9 Desember 2025. Masa kampanye berlangsung 2–4 Desember, dilanjutkan masa tenang 5–9 Desember.

Pemungutan suara akan dilaksanakan 10 Desember 2025 pukul 07.00–12.00 WIB. Mengusung sistem semi-digital, Indramayu menjadi pilot project Pilwu Digital di Jawa Barat. Pemungutan suara dilakukan secara demokratis dengan prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Persyaratan calon kuwu antara lain Warga Negara Indonesia, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia pada Pancasila dan UUD 1945, berpendidikan minimal SMP/sederajat, berusia minimal 25 tahun, sehat jasmani, berkelakuan baik, serta bebas dari kasus pidana atau penyalahgunaan narkoba. Calon juga tidak boleh menjabat kuwu di wilayah lain.

Dengan regulasi yang jelas dan tahapan terstruktur, Pemkab Indramayu optimistis Pilkades Serentak 2025 akan berlangsung aman, lancar, dan kondusif, sehingga lahirlah pemimpin desa yang benar-benar dipilih oleh masyarakat secara demokratis.

(Diskom/Andika).

Pemkab Indramayu Perluas SPAM ke 16 Desa, Ratusan Warga Kini Nikmati Air Bersih

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu terus bergerak memastikan masyarakat mendapatkan akses air bersih yang layak. Di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin, upaya ini menjadi prioritas untuk mendukung kesehatan dan produktivitas warga.

Tahun 2025, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Diskimrum) Indramayu membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) berbasis sumur bor air tanah dalam di 16 desa. Program ini berhasil menyediakan 934 sambungan rumah (SR), sehingga ratusan kepala keluarga kini tidak lagi kesulitan memperoleh air bersih.

“Air bersih bukan sekadar kebutuhan harian, tapi juga meningkatkan kualitas hidup. Kehadiran SPAM membuat warga bisa mengakses air yang aman untuk dikonsumsi,” kata Kepala Diskimrum Kabupaten Indramayu, Erpin Marpinda, saat ditemui di kantornya, Selasa (23/9/2025).

Erpin menambahkan, sumur bor air tanah dalam menjadi solusi bagi desa-desa yang belum terjangkau jaringan SPAM. Karena sumbernya terlindungi dari aktivitas permukaan, kualitas air lebih terjaga.

Beberapa desa yang menerima pembangunan SPAM berasal dari dana APBD Kabupaten Indramayu, senilai Rp656 juta, seperti Desa Jangga (Losarang), Desa Kertamulya (Bongas), dan Desa Sukaslamet (Kroya). Dari dana ini, 200 SR berhasil dibangun.

Selain itu, APBN melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) menyalurkan Rp6,8 miliar untuk membangun SPAM di 13 desa lainnya, termasuk Desa Loyang, Kendayakan, Rajaiyang, Gabuswetan, hingga Desa Bantawaru. Program DAK mencakup pembangunan 734 SR, dengan pelibatan Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) agar pengelolaan air berkelanjutan.

Bupati Lucky Hakim menegaskan, penyediaan SPAM adalah bagian dari komitmen pemerintah daerah memastikan masyarakat hidup sehat dan sejahtera. “Kami ingin tidak ada warga Indramayu yang kesulitan air bersih. Program ini menegaskan fokus kami meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dari desa hingga kota,” ujarnya.

Ke depan, pembangunan SPAM akan terus berjalan bertahap, menyesuaikan kebutuhan dan prioritas wilayah yang masih kekurangan akses air bersih.

(Diskom/Andika).

Indramayu Gulirkan Asuransi Tani untuk Petani di Lahan Rawan Bencana

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Bagi petani, musim tanam selalu menjadi babak baru antara harapan dan risiko. Harapan panen berlimpah kerap dibayangi ancaman gagal panen akibat cuaca tak menentu, serangan hama, hingga bencana alam yang sulit diprediksi.

Menjawab keresahan itu, Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan Lucky Hakim dan Syaefudin meluncurkan program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Langkah ini menjadi bagian dari percepatan program “Petani Sejahtera” yang digadang sebagai prioritas daerah.

Pada tahun 2025, Pemkab melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mengucurkan dana Rp460 juta untuk membiayai AUTP. Skema ini mencakup perlindungan terhadap 2.580 hektare lahan sawah dengan premi Rp180 ribu per hektare. Jika gagal panen terjadi, petani berhak menerima klaim sebesar Rp6 juta per hektare. Dana tersebut bersumber dari Belanja Tak Terduga (BTT) sebagai penopang ekonomi darurat.

“Program ini lebih dari sekadar subsidi. Ini soal rasa aman bagi petani. Ketika ada kepastian perlindungan, mereka bisa lebih tenang dalam mengelola sawahnya,” ujar Kepala DKPP Indramayu, Sugeng Heriyanto, Senin (22/9/2025).

Sugeng menambahkan, mekanisme lewat BTT merupakan strategi mempercepat pemulihan pascabencana pertanian.
“Bayangkan bila sawah puso tanpa ada ganti rugi, modal hilang dan semangat bisa padam. Dengan klaim Rp6 juta per hektare, setidaknya petani punya modal untuk bangkit,” jelasnya.

Dengan fokus pada lahan rawan puso, AUTP 2025 diperkirakan melindungi ribuan keluarga petani di Indramayu. Program ini bukan hanya menghadirkan kepastian usaha, melainkan juga memperkuat posisi Indramayu sebagai lumbung padi nasional.

Bagi petani, keberadaan asuransi ini ibarat jaring pengaman. Meski badai sesekali menghadang, asa untuk menanam dan memanen kembali tetap terjaga.

(Diskom/Andika).

Pisah Sambut Camat Arahan, H. Taryadi Serahkan Tugas ke Rohaenah

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu, menggelar acara pisah sambut camat di Aula Kantor Kecamatan Arahan, Rabu (17/9/2025). Jabatan Camat Arahan resmi berganti dari H. Taryadi, S.IP., kepada penggantinya, Rohaenah, S.T., M.Si.

Acara tersebut dihadiri unsur Muspika, Forkopimcam, tokoh masyarakat, para kuwu, kepala UPTD, Ketua TP-PKK, staf kecamatan, hingga tamu undangan lainnya. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelantikan pejabat administrator, pengawas, dan fungsional di lingkungan Pemkab Indramayu.

Rotasi jabatan dalam lingkup aparatur sipil negara menjadi hal wajar sebagai bagian dari peningkatan kinerja. Dalam hal ini, Taryadi dimutasi ke Kecamatan Pasekan, sementara Rohaenah sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Indramayu.

Dalam sambutannya, Taryadi menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan masyarakat selama dirinya bertugas di Kecamatan Arahan. Ia juga memohon doa restu agar dapat menjalankan amanah di tempat tugas yang baru.

“Saya meminta maaf bila ada kekhilafan selama menjabat. Semoga kekompakan antara desa dan instansi di Kecamatan Arahan tetap terjaga untuk kemajuan bersama,” ucapnya.

Sementara itu, Camat baru, Rohaenah, mengungkapkan rasa syukurnya atas sambutan hangat dari masyarakat Arahan. Ia berharap dukungan penuh dari seluruh pihak untuk membangun kecamatan yang lebih maju.

“Terima kasih atas penerimaannya. Mari kita bersinergi demi mewujudkan Indramayu Bermartabat,” tutur Rohaenah.

Acara ditutup dengan ucapan selamat dari para tamu undangan serta sesi foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan penuh keakraban.

Reporter : Andika

Dua Bocah Terlantar di Indramayu Terancam Putus Sekolah, Pemkab Diminta Turun Tangan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Kisah pilu menimpa dua bocah laki-laki di Kabupaten Indramayu. R (8 thn) dan B (4 thn) harus hidup dalam kondisi memprihatinkan setelah ditinggalkan sang ayah tanpa kabar. Kini, keduanya diasuh oleh neneknya, Aliyah (50 thn), di sebuah rumah kecil yang berdiri di atas tanah makam, Jalan Pahlawan, Gang Musolah, RT 05 RW 08, Kelurahan Lemahmekar, Kecamatan Indramayu.

Dua bocah malang itu merupakan anak pasangan Rudiansyah dan Susanti. Sang ibu saat ini bekerja sebagai tenaga migran di Arab Saudi, sementara ayahnya pergi membawa anak perempuan tertua, K (13), dan meninggalkan R serta B tanpa identitas maupun kepastian masa depan.

“Anak-anak itu dititipkan begitu saja, seperti barang yang dibuang,” ungkap Junedi, kerabat keluarga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.

Aliyah kini menanggung beban berat di usia senjanya. Selain hidup dalam keterbatasan, ia tidak memiliki dokumen resmi cucunya, yang menjadi syarat utama untuk mendaftarkan mereka ke sekolah. Kondisi ini membuat R dan B terancam tidak bisa menikmati pendidikan formal.

Ketua Forum Wartawan Jurnalis Independen (FWJI) Korwil Indramayu, Mutadi, A.Md.Kom, mendesak Pemerintah Kabupaten Indramayu segera turun tangan. Ia menegaskan, pemerintah tidak boleh abai terhadap persoalan sosial yang menyangkut masa depan anak-anak.

“Jangan biarkan mereka kehilangan kesempatan sekolah hanya karena keteledoran orang dewasa. Pemerintah harus hadir memberi solusi nyata, bukan sekadar retorika,” tegas Mutadi.

Mutadi juga mendorong adanya pemutakhiran data penerima bantuan sosial tahun 2025, karena masih banyak warga miskin yang tercecer dari program pemerintah.

Saat ditemui awak media pada Rabu (17/9/2025), Aliyah mengungkapkan bahwa pihak Dinas Sosial Kecamatan bersama instansi terkait sudah mendatangi rumahnya. Mereka memberikan bantuan sembako sekaligus penjelasan mengenai langkah lanjutan.

“Cucu saya ingin sekolah, ingin ngaji, ingin pintar. Tapi saya terkendala biaya dan tidak punya akta. Kalau ada bantuan, saya sangat berharap mereka bisa sekolah,” ucap Aliyah penuh haru.

Pihak Dinas Sosial Kecamatan memastikan akan membantu proses pengurusan dokumen terkait Akta Lahir sebelum mendaftarkan keduanya ke sekolah dasar maupun pesantren. Tutup Aliyah.

Reporter : Andika

KPK dan Pemkab Indramayu Perkuat Transparansi, Anggaran dan PBJ Jadi Sorotan Utama

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu memperkuat komitmen pencegahan korupsi melalui peningkatan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan. Salah satu fokus utama adalah keterbukaan anggaran dan pengadaan barang dan jasa (PBJ) di lingkungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Hal ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi KPK dengan Pemkab Indramayu terkait Penguatan Pencegahan Korupsi dan Tata Kelola Pemerintahan di ruang Ki Tinggil Setda Indramayu, Selasa (16/9/2025).

Ketua Satgas Wilayah II KPK, Arif Nurcahyo, menegaskan bahwa hasil evaluasi Survei Penilaian Integritas (SPI) dan Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) tahun 2024 menunjukkan perlunya peningkatan signifikan di berbagai sektor.

“SKPD wajib mempublikasikan anggaran secara terbuka, minimal melalui dashboard atau website terintegrasi, agar masyarakat dapat mengawasi langsung,” ujar Arif.

Selain keterbukaan anggaran dan PBJ, KPK juga menyoroti sejumlah area krusial, mulai dari perencanaan anggaran, manajemen ASN, optimalisasi PAD, pengelolaan barang milik daerah (BMD), pengawasan APIP, hingga kualitas pelayanan publik.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyambut positif langkah tersebut. Menurutnya, kehadiran KPK menjadi bentuk pendampingan sekaligus penguatan agar Pemkab Indramayu dapat mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

“Pencegahan korupsi harus menjadi komitmen bersama. Hasil pertemuan ini tidak boleh berhenti di forum, tapi harus ditindaklanjuti dengan aksi nyata,” tegas Lucky.

Pemkab Indramayu sendiri pada 2024 mencatatkan nilai SPI sebesar 70,93 dan MCSP 85,57. Angka tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya, yang masing-masing berada di angka 70,63 dan 79,76.

Menurut Lucky, capaian ini menjadi bukti sinergi seluruh jajaran pemerintah daerah dalam membangun sistem pemerintahan yang bersih. Ia optimistis pada 2025 skor integritas dan pencegahan korupsi akan terus meningkat, seiring dengan perbaikan yang dilakukan di berbagai lini.

(Diskom/Andika).

Indramayu Fokus Perbaikan Rutilahu, 639 Rumah Warga Disulap Jadi Hunian Layak

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu pada tahun 2025 semakin serius memperbaiki kualitas hidup masyarakat melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Berdasarkan data Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Diskimrum), ratusan rumah mendapat sentuhan renovasi dengan dukungan anggaran dari pemerintah pusat, provinsi, hingga daerah.

Tahun ini, tercatat 163 unit rumah di 17 desa dibiayai melalui APBD Kabupaten, 141 unit di 4 desa dari APBD Provinsi, serta 335 unit rumah lewat kucuran dana APBN. Secara keseluruhan, 639 rumah warga akan dibenahi agar layak huni dan sehat.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menegaskan program Rutilahu bukan hanya membangun rumah, tetapi juga mengangkat martabat masyarakat.

“Pemerintah hadir agar masyarakat bisa tinggal di rumah yang sehat, layak, dan aman. Lebih dari itu, program ini membangun harapan baru bagi keluarga penerima manfaat,” ungkap Lucky Hakim.

Ia menambahkan, keberhasilan program tidak lepas dari sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Lucky juga mengingatkan agar rumah yang sudah diperbaiki dapat dijaga dengan baik.

“Kolaborasi ini kita harapkan benar-benar memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Diskimrum Indramayu, Erpin Marpinda, menjelaskan pembangunan Rutilahu di lapangan dilaksanakan oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di masing-masing desa. Hingga pertengahan September, pihaknya masih melakukan pemantauan berkelanjutan terhadap progres perbaikan, baik yang bersumber dari APBD kabupaten, provinsi, maupun pusat.

(Diskom/Andika).

Website dan Media Sosial Perangkat Daerah Dituntut Lebih Profesional dan Responsif

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Website serta media sosial milik perangkat daerah kini dituntut dikelola secara profesional, informatif, dan responsif. Hal ini dinilai penting demi menjawab kebutuhan masyarakat akan informasi yang cepat, akurat, sekaligus terpercaya.

Penegasan tersebut disampaikan Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, Atang Suwandi, saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Website dan Media Sosial Perangkat Daerah, Kamis (11/9/2025).

Atang menuturkan, perkembangan teknologi dan akses internet telah mengubah pola masyarakat dalam mencari informasi. “Website dan media sosial kini bukan hanya wadah berbagi informasi, melainkan juga mencerminkan citra pemerintah daerah di mata publik,” ujarnya.

Menurutnya, tata kelola informasi yang profesional akan memperkuat kinerja organisasi sekaligus membuat pemerintah lebih adaptif terhadap dinamika sosial. Media sosial juga dinilai memiliki peran strategis sebagai sarana komunikasi publik maupun komunikasi strategis pemerintah daerah.

“Jika dimanfaatkan dengan tepat, media sosial perangkat daerah bisa menjadi inovasi dalam tata kelola pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat,” tegas Atang.

Dalam bimtek tersebut, Diskominfo Indramayu menghadirkan narasumber dari Diskominfo Provinsi Jawa Barat, Fauziah Ismi Desiana. Ia memaparkan berbagai strategi pengelolaan website dan media sosial, termasuk tantangan yang kerap dihadapi para admin.

Fauziah menyarankan agar pengelola media sosial perangkat daerah mampu mengaitkan isu-isu terkini dengan program pemerintah. “Konten yang relevan akan lebih menarik perhatian masyarakat. Bahkan untuk rilis kegiatan pimpinan, admin perlu mengemasnya secara sederhana namun tetap informatif,” jelasnya.

Selain itu, materi tentang pembuatan konten menarik juga disampaikan oleh pengelola media sosial Diskominfo Indramayu, Deni Sanjaya. Ia menekankan pentingnya konten media sosial merujuk pada berita yang telah dipublikasikan melalui website resmi.

Deni berharap peserta bimtek dapat langsung menerapkan ilmu yang diperoleh dengan segera mengunggah setiap kegiatan perangkat daerah. “Semakin cepat informasi dipublikasikan, semakin optimal pula pelayanan informasi publik yang bisa dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

(Diskom/Andika).

Kolaborasi Pemkab dan Dekopinda Perkuat Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Rakyat

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu bersama Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) sepakat memperkuat peran koperasi sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan. Kesepahaman ini terjalin dalam audiensi yang digelar di ruang rapat Wakil Bupati Indramayu, Selasa (2/9/2025).

Ketua Dekopinda Indramayu, Jubaedi Rasman, menuturkan bahwa forum tersebut menjadi ajang memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan gerakan koperasi. Menurutnya, koperasi memiliki peran vital dalam menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Saat ini ada 114 koperasi di Indramayu, dengan 71 koperasi aktif yang rutin menyampaikan laporan kegiatan. Kami berharap pemerintah daerah dapat memberi perhatian lebih, terutama dalam pemeliharaan sarana dan prasarana koperasi,” ungkap Rasman.

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menyambut positif aspirasi tersebut. Ia menegaskan dukungan penuh Pemkab terhadap langkah-langkah Dekopinda.

“Saya sejalan dengan semangat program Presiden tentang Koperasi Desa Merah Putih. Ini wujud nyata untuk menguatkan ekonomi kerakyatan. Pemerintah pusat sudah menyiapkan dukungan melalui APBN, dan daerah harus merespons dengan baik,” ujarnya.

Syaefudin juga menekankan pentingnya komunikasi antara Dekopinda dan koperasi di setiap desa. Menurutnya, koperasi tak boleh sekadar berfungsi sebagai simpan pinjam, melainkan harus berkembang sesuai potensi dan kompetensi lokal.

Ia menambahkan, masukan dari Dekopinda akan menjadi prioritas Pemkab dalam memperkuat perlindungan bagi petani, nelayan, serta pelaku usaha kecil.

Sejalan dengan itu, Plt Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Industri (Diskopdagin) Indramayu, Esmega, memastikan pihaknya siap menindaklanjuti berbagai usulan yang disampaikan.

“Kami akan terus menjalin komunikasi intensif dengan Dekopinda dan mendampingi koperasi yang belum aktif agar bisa lebih produktif. Tujuannya jelas, memperkuat ekonomi kerakyatan melalui koperasi,” tegas Esmega.

Audiensi tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat kolaborasi Pemkab dan Dekopinda dalam mendorong tumbuhnya ekonomi berbasis masyarakat di Indramayu.

(Andika).