Kementan RI Apresiasi Inovasi Kelompok Tani Agens Hayati di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Kementerian Pertanian RI memberikan apresiasi atas langkah inovatif petani Indramayu yang mengembangkan pertanian ramah lingkungan berbasis agens hayati. Hal itu disampaikan Direktur Pelindungan Tanaman Pangan Kementan RI, Ardi Praptono, S.P., M.Agr., saat melakukan kunjungan kerja ke Kelompok Tani Sri Trusmi Satu di Desa Kedokanbunder Wetan, Kecamatan Kedokanbunder, Rabu (3/9/2025).

Dalam agenda tersebut, Ardi hadir bersama Camat Kedokanbunder, jajaran UPTD KPP, BPP, serta POPT setempat. Rombongan disambut antusias oleh pengurus dan anggota kelompok tani yang aktif mengembangkan agens hayati sebagai solusi pengendalian hama dan penyakit padi.

Melalui pemaparan, kelompok tani menunjukkan proses produksi hingga penerapan agens hayati dalam budidaya pertanian. Hasilnya dinilai mampu menjaga produktivitas padi sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan.

Ardi Praptono mengaku kagum dengan semangat petani setempat. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas dan kapasitas produksi agens hayati agar kontribusinya terhadap ketahanan pangan nasional semakin nyata.

“Inisiatif Kelompok Tani Sri Trusmi Satu ini menjadi bukti bahwa petani bisa meningkatkan produksi pangan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Kementan menargetkan kerja sama dengan kelompok tani terus diperkuat, baik dalam hal pengembangan teknologi, pendampingan, hingga pemasaran produk. Ardi juga menyoroti keberhasilan kelompok tersebut dalam menghasilkan beras organik. Menurutnya, Kementan siap memfasilitasi pemasaran dan memperbaiki kemasan (repacking) agar lebih menarik di pasaran.

(Diskom/Andika).

Wujudkan Indeks Kepuasan Masyarakat, Bupati Lucky Hakim Wajibkan SKPD Publikasi Layanan Publik

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Upaya mewujudkan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Indramayu. Bupati Lucky Hakim bersama Wakil Bupati Syaefudin resmi menerbitkan Surat Keputusan Bupati Nomor 100.3.3.2/KEP.444/ORG/2025 tentang Peningkatan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) melalui Publikasi Informasi Pelayanan Publik.

Kebijakan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang terbuka, partisipatif, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Melalui keputusan tersebut, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diwajibkan menyusun Standar Pelayanan melalui Forum Konsultasi Publik, menetapkan Maklumat Pelayanan, serta melaksanakan Standar Operasional Prosedur (SOP). 

Selain itu, SKPD juga harus mempublikasikan informasi layanan secara konsisten, akurat, dan mudah diakses publik.

Tak hanya sebatas aturan, kebijakan ini juga mendorong adanya Survei Kepuasan Masyarakat (SKM), evaluasi mandiri, serta monitoring rutin untuk mengukur kualitas pelayanan. Bahkan, sanksi administratif siap dijatuhkan bagi perangkat daerah yang lalai melaksanakan kewajiban publikasi.

Analis Kebijakan Ahli Muda Bagian Organisasi Setda Indramayu, Dartiyah, menilai publikasi informasi merupakan instrumen strategis memperkuat budaya pelayanan yang berfokus pada masyarakat.

“Transparansi publikasi akan mempermudah masyarakat mengakses layanan, memahami prosedur, sekaligus meningkatkan kepercayaan pada kinerja pemerintah,” ujarnya.

Informasi layanan publik nantinya akan disebarkan melalui berbagai saluran, mulai dari website resmi, media sosial, aplikasi, hingga papan pengumuman dan leaflet. Pemerintah juga menetapkan jadwal monitoring berkala dalam jangka 1–3 tahun.

Data capaian menunjukkan Indeks Kepuasan Masyarakat Indramayu terus meningkat sejak 2023, bahkan diproyeksikan mencapai 89,5 pada 2026. Hal ini membuktikan langkah strategis yang ditempuh pemerintah daerah mulai memberikan hasil nyata.

Sebagai tindak lanjut, setiap SKPD wajib melaporkan publikasi informasi per triwulan, berinovasi dalam layanan, serta memastikan evaluasi IKM minimal sekali dalam setahun.

Dengan kebijakan ini, Pemkab Indramayu optimistis pelayanan publik akan semakin terbuka, inovatif, dan mampu memberikan kepuasan yang lebih tinggi bagi masyarakat.

(Diskom/Andika).

Cek Kesehatan Gratis, Indramayu Dorong Generasi Muda Lebih Sehat dan Cerdas

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu melalui Dinas Kesehatan kembali menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Kali ini, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) menyasar para pelajar di SMKN 1 Lelea, Rabu (27/8/2025), sebagai upaya menumbuhkan kesadaran menjaga kesehatan sejak dini.

Ratusan siswa tampak antusias mengikuti serangkaian pemeriksaan, mulai dari tensi darah, kadar gula, golongan darah, berat badan, tinggi badan, hingga pemeriksaan gigi dan mata. Hasil awal menunjukkan sebagian besar pelajar mengalami gangguan penglihatan (mata minus) serta masalah gigi berlubang. Kondisi ini menjadi catatan penting agar pola hidup sehat lebih diperhatikan sejak usia remaja.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia bahkan ikut menjalani pemeriksaan tensi darah bersama para siswa.

“Pemeriksaan rutin sangat penting agar anak-anak terbiasa peduli pada kondisi kesehatannya. Dengan begitu, kita bisa mencegah berbagai penyakit di kemudian hari,” ucap Lucky.

Kehadiran orang nomor satu di Indramayu itu mendapat sambutan hangat dari para siswa. Salah satunya, Rahmawati, siswi kelas 10 jurusan Cleaner, mengaku senang mendapat layanan kesehatan gratis sekaligus bisa bertemu langsung dengan Bupati.

“Terima kasih Pak Lucky. Pemeriksaan ini membuat kami sadar pentingnya menjaga pola makan dan memilih jajanan yang lebih sehat,” ungkapnya.

Melalui program ini, Pemkab Indramayu menegaskan komitmennya untuk memperluas akses kesehatan, khususnya bagi kalangan pelajar. Harapannya, generasi muda Indramayu tumbuh lebih sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan.

(Diskom/Andika).

Guru dan Siswa SMPN 1 Cikedung Sambut Gembira, Jalan Depan Sekolah Akhirnya Mulus

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Raut bahagia terpancar dari wajah guru dan siswa SMPN 1 Cikedung. Jalan utama di depan sekolah yang selama bertahun-tahun dikeluhkan karena rusak parah, kini sudah diperbaiki dan dicor permanen oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Sebelumnya, kondisi jalan penuh lubang dan sering licin saat hujan. Tak jarang kendaraan berat yang melintas menambah kerusakan, hingga kerap membuat siswa maupun guru terjatuh saat berangkat atau pulang sekolah.

Kepala SMPN 1 Cikedung, Komara Subekti, menyampaikan rasa syukurnya. Ia menilai perbaikan jalan ini sangat penting untuk keselamatan dan kenyamanan warga sekolah.

“Sudah lama jalan ini rusak dan membahayakan. Banyak siswa kami yang jatuh, apalagi ketika musim hujan. Alhamdulillah sekarang sudah mulus, anak-anak bisa belajar dengan tenang tanpa rasa cemas,” ungkapnya di hadapan Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, Senin (26/8/2025).

Komara menjelaskan, letak SMPN 1 Cikedung yang berada di Desa Loyang membuat sekolah sangat terdampak kondisi jalan rusak. Selain membahayakan, jalan berlubang juga membuat pakaian siswa kerap kotor saat menuju sekolah.

Kebahagiaan serupa dirasakan para pelajar. Aulia, siswi kelas IX, mengaku kini lebih bersemangat berangkat ke sekolah.

“Dulu sering takut, apalagi kalau habis hujan, jalan becek dan licin. Teman saya pernah jatuh juga. Tapi sekarang jalannya bagus, jadi lebih aman dan semangat,” tuturnya sambil tersenyum.

Perbaikan jalan sepanjang 860 meter di Desa Loyang yang menjadi akses penghubung Cikedung Jatimulya ini sudah lama dinantikan warga. Kehadiran jalan mulus tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga menghadirkan rasa aman bagi para siswa yang setiap hari melintasinya.

(Diskom/Andika).

Kembangkan Industrialisasi Pertanian, Pemkab Indramayu – BP TASKIN Kolaborasi Tekan Kemiskinan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah nahkoda Lucky Hakim dan Syaefudin terus menggeber berbagai terobosan untuk menekan angka kemiskinan. Teranyar, Pemkab menggandeng Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Republik Indonesia (BP TASKIN) melalui penandatanganan kerja sama strategis, Rabu (20/8/2025), di Jakarta.

Kerja sama tersebut menggunakan Skema Semi Closed-Loop Supply Chain (SCLSC) yang digagas BP TASKIN dalam Rencana Induk 2025–2029. Melalui skema ini, BP TASKIN akan mendorong pemberdayaan masyarakat miskin dengan mengoptimalkan potensi sumber daya lokal, sehingga terbangun ekosistem ekonomi lokal yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

Kepala BP TASKIN Budiman Sudjatmiko menuturkan, industrialisasi pertanian merupakan salah satu implementasi Skema SCLSC yang fokus pada modernisasi sektor pertanian lewat penerapan teknologi, inovasi, dan mekanisasi, termasuk pengelolaan rantai pasok terpadu dari hulu ke hilir. Skema ini diyakini akan meningkatkan produktivitas, nilai tambah, dan daya saing para pelaku usaha tani sekaligus menopang ekosistem ekonomi rakyat.

“Kemiskinan adalah permasalahan struktural yang memerlukan pendekatan lintas sektor secara sistemik dan berkelanjutan. Kolaborasi ini adalah jalan baru menuju transformasi ekonomi masyarakat akar rumput,” tegas Budiman.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menjelaskan, skema SCLSC mengintegrasikan kekuatan lokal mulai dari petani, UMKM, koperasi, hingga dukungan pemerintah dan swasta agar bisa bergerak serentak dalam satu sistem berkelanjutan, tak hanya pada produksi, namun juga pada pengolahan dan distribusi hingga ke pasar.

Lucky menyebut, Indramayu memiliki potensi luar biasa di sektor pertanian, hortikultura, perikanan, hingga UMKM berbasis bahan baku lokal. Namun, selama ini pelaku usaha kecil berjalan sendiri-sendiri tanpa ekosistem yang terintegrasi. “Dengan hadirnya skema ini, kita ingin membangun jejaring kuat agar keuntungan bisa dinikmati sampai lapisan terbawah, terutama masyarakat miskin,” tandasnya.

Reporter : Andika

RSU MM Indramayu Rayakan Satu Dekade, Siap Naik Kelas ke Tipe C

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Rumah Sakit Umum (RSU) MM Indramayu menggelar perayaan satu dekade perjalanan pelayanan kepada masyarakat, Senin (18/8/2025). Acara yang berlangsung di Aula RSU MM Indramayu, Jl. Letjen Suprapto No. 292, Kepandean, Kecamatan Indramayu, dihadiri jajaran manajemen, tenaga medis, serta para tamu undangan.

Ketua Panitia, Herudin, mengungkapkan bahwa perjalanan 10 tahun rumah sakit ini tidak lepas dari berbagai tantangan. Namun berkat kerja sama dan semangat seluruh tenaga medis serta staf, RSU MM masih mampu eksis dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Perjalanan kita selama 10 tahun penuh dengan kendala, tetapi alhamdulillah bisa kita lewati. Harapannya, semangat ini terus berlanjut menuju dekade selanjutnya,” ujarnya saat diwawancarai awak media.

Herudin menjelaskan, RSU MM Indramayu tengah bersiap meningkatkan status dari rumah sakit tipe D ke tipe C. Dengan peningkatan ini, kapasitas tempat tidur yang sebelumnya sekitar 100 akan bertambah menjadi 150. Langkah tersebut diharapkan mampu menampung lebih banyak pasien serta memperluas jangkauan pelayanan kesehatan.

“Dengan naik kelas ke tipe C, otomatis kita bisa menampung lebih banyak pasien dan meringankan biaya masyarakat. Ini juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” tambahnya.

Selain itu, rumah sakit juga tengah menghadapi masa transisi dalam kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Meskipun diakui ada sejumlah kendala, pihak manajemen optimistis dapat melewatinya bersama-sama.

“Jujur, ada kesulitan dalam peralihan, tapi berkat kebersamaan dan kerja keras teman-teman, RSU MM masih bisa bertahan. Ke depan, kita akan terus berupaya memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Indramayu,” tegas Herudin.

Perayaan satu dekade ini menjadi momentum refleksi sekaligus pijakan baru bagi RSU MM Indramayu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah.

Reporter  : Andika

Refleksi HUT ke-80 RI, Lucky Hakim Ajak Warga Indramayu Terus Berkarya

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Pemerintah Kabupaten Indramayu di Alun-alun Indramayu, Minggu (17/8/2025). Bupati Indramayu Lucky Hakim memimpin langsung prosesi sebagai Inspektur Upacara.

Mengusung tema nasional “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, upacara dihadiri Forkopimda, ASN, TNI, Polri, pelajar, serta berbagai unsur masyarakat. Teks Pancasila dibacakan Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, naskah UUD 1945 oleh Dandim 0616 Indramayu Letkol Inf. Yanuar Setyaga, dan Proklamasi Kemerdekaan oleh Wakil Ketua DPRD Indramayu H. Sirojudin.

Dalam amanatnya, Lucky Hakim menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan harus dijadikan momentum refleksi sekaligus penguat komitmen dalam mengisi kemerdekaan dengan kerja-kerja nyata.

“Perayaan kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan, tapi refleksi rasa terima kasih terhadap pahlawan serta wujud tanggung jawab kita melanjutkan pembangunan daerah dan bangsa,” ujarnya.

Ia turut memaparkan capaian pembangunan Indramayu sepanjang tahun 2025, di antaranya realisasi investasi sebesar Rp1,58 triliun, penerbitan lebih dari 10.000 izin usaha, peningkatan luas tanam pertanian hingga 243.000 hektare, serta respons pengaduan publik melalui program Wong Reang Wadul yang mencapai penyelesaian lebih dari 90 persen.

Selain itu, Indramayu juga meraih predikat Kabupaten/Kota Layak Anak kategori Pratama, menyelenggarakan layanan kesehatan gratis untuk 92.611 warga, dan melakukan pembangunan infrastruktur jalan di lebih dari 400 titik. Berbagai inovasi, seperti program Car Free Day dan Car Free Night, juga terus dikembangkan guna mendukung UMKM sekaligus menekan polusi.

“Kami berkomitmen membangun Indramayu secara berkesinambungan, tidak hanya untuk hari ini tapi juga masa depan,” tambahnya.

Sebagai puncak seremoni, masyarakat diimbau menghentikan aktivitas pada pukul 10.17–10.20 WIB untuk mengikuti detik-detik Proklamasi sambil menghormati pengibaran Sang Merah Putih dan lantunan lagu Indonesia Raya secara serentak dari Istana Negara.

“Dirgahayu Republik Indonesia. Teruslah berkarya, jayalah bangsaku, merdeka!” pekik Bupati Lucky Hakim.

Reporter  : Andika

Stunting Merosot Tajam, Pemkab Indramayu Bukukan Kinerja Gemilang 8 Aksi Konvergensi

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Komitmen kuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu dalam menurunkan angka stunting membuahkan hasil gemilang. Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi balita stunting di Indramayu melorot tajam dari 18,4% menjadi 9,8% hanya dalam kurun satu tahun. Capaian ini menobatkan Indramayu sebagai daerah dengan angka stunting terendah kedua di Jawa Barat.

Prestasi tersebut tidak lepas dari pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting yang dijalankan secara kolaboratif lintas sektor. Hal itu ditegaskan oleh Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, saat menghadiri Penilaian Kinerja 8 Aksi Konvergensi Kabupaten Indramayu Tahun 2025 secara daring bersama Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Jawa Barat, Jum’at (15/6/2025), dari Ruang Ki Tinggil Setda Indramayu.

“Pemkab Indramayu terus berkomitmen menjalankan 8 Aksi Konvergensi sebagai strategi utama percepatan penurunan stunting. Melalui peningkatan kualitas layanan, penguatan pemantauan, serta kolaborasi lintas sektor, kami optimistis target nasional dapat tercapai,” tandas Syaefudin.

Beragam intervensi konkret dilakukan, mulai dari pemberian makanan tambahan (PMT) bagi ibu hamil, bayi, dan balita, distribusi tablet tambah darah (TTD) untuk remaja putri dan calon pengantin, hingga optimalisasi pemberian ASI eksklusif. Dukungan intervensi sensitif turut diperkuat melalui peningkatan akses air minum layak (86,2%), sanitasi sehat (97,96%), pendampingan keluarga berisiko stunting, serta kampanye konsumsi protein hewani lewat program Gemarikan.

Tahun 2025, Pemkab Indramayu juga menetapkan 15 desa sebagai lokus prioritas pencegahan stunting melalui Keputusan Bupati. Penguatan peran kader Posyandu, Tim Pendamping Keluarga (TPK), serta Kader Pembangunan Manusia (KPM) terus dimasifkan, dengan total lebih dari 5.000 kader aktif bergerak di desa dan kecamatan.

Sejumlah indikator turut melampaui target nasional, di antaranya cakupan pelayanan KB pasca persalinan yang mencapai 96,35% (target nasional 70%), serta status bebas buang air besar sembarangan yang telah menyentuh 100% (target 90%).

TPPS Provinsi Jawa Barat menyatakan apresiasi terhadap langkah strategis Pemkab Indramayu dan berharap komitmen serta inovasi yang tercipta mampu mengantarkan daerah ini menuju target zero stunting.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Indramayu Wawan Ridwan, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Indramayu Deden Bonni Koswara, Kepala DP2KBP3A Iman Sulaeman, Ketua TP PKK Idah Nuryani, serta jajaran stakeholder TPPS Kabupaten Indramayu.

Reporter   : Andika

Wujudkan Infrastruktur Nyaman, Wabup Syaefudin Pantau Hasil Perbaikan Jalan Kedokan Bunder–Krangkeng

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Teriknya matahari siang menyinari Desa Kedungwungu, Kecamatan Krangkeng. Di jalur penghubung Kecamatan Krangkeng–Kedokan Bunder, hamparan aspal hitam yang masih hangat terbentang rapi. Bau khas aspal baru tercium jelas, menandakan pekerjaan perbaikan jalan baru saja selesai. Senin (12/8/25).

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, tampak hadir melakukan peninjauan langsung. Ia berjalan menyusuri jalan yang kini mulus, sambil berbincang santai dengan warga dan pekerja. Kehadirannya menjadi bukti komitmen Pemkab Indramayu dalam merealisasikan program Jalan Mulus dan Aman, salah satu dari 14 program percepatan yang diusung duet kepemimpinan Lucky Hakim–Syaefudin.

“Panjang perbaikan jalan ini sekitar 1,2 kilometer. Alhamdulillah sekarang kondisinya sudah baik, semoga masyarakat lebih nyaman saat melintas,” kata Syaefudin.

Ia menegaskan, peningkatan infrastruktur jalan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan rencana kerja dan ketersediaan anggaran. Beberapa titik dapat ditangani pada 2025, sementara sisanya akan dikerjakan pada tahun-tahun berikutnya.

Jalan penghubung Kedokan Bunder–Krangkeng memang menjadi jalur vital, menghubungkan dua kecamatan sekaligus menjadi akses menuju pusat ekonomi, pendidikan, hingga layanan publik. Tak heran jika kerusakannya kerap menjadi keluhan warga dan perhatian pemerintah daerah.

Data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Indramayu mencatat, tahun 2025 ini pemerintah menargetkan rekonstruksi jalan kabupaten di 32 ruas sepanjang 28 kilometer, rehabilitasi di 7 ruas sepanjang 1 kilometer, pemeliharaan rutin di 74 ruas sejauh 270 kilometer, serta rehabilitasi jalan desa di 349 titik sepanjang 75 kilometer.

Kuwu Kedungwungu, Moh. Masduki, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Indramayu. “Terima kasih kepada Pak Bupati Lucky Hakim dan Pak Wakil Bupati Syaefudin atas perbaikan jalan ini. Warga sangat senang dan antusias menyambutnya,” ucapnya, didampingi Camat Krangkeng, Suminta.

Bagi masyarakat, jalan yang mulus bukan hanya sekadar sarana transportasi, tetapi juga penghubung aktivitas dan roda kehidupan. Hari itu, di Kedungwungu, janji pembangunan infrastruktur benar-benar hadir di depan mata.

Reporter   : Andika

Investasi di Indramayu Lampaui 75 Persen Target, Triwulan II Tembus Rp1,58 Triliun

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Realisasi investasi di Kabupaten Indramayu menunjukkan tren positif. Hingga triwulan kedua 2025, total investasi telah mencapai Rp1,58 triliun atau sekitar 75 persen dari target tahunan sebesar Rp2,09 triliun.

Capaian tersebut memicu optimisme Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin bahwa target tahunan dapat terlampaui. Keyakinan itu disampaikan Wabup Syaefudin saat melakukan peninjauan ke Mal Pelayanan Publik (MPP) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Senin (11/8/2025).

Kepala DPMPTSP Kabupaten Indramayu, R. Wahyu Adhiwijaya, mengungkapkan, pencapaian Rp1,58 triliun ini bersumber dari lima sektor unggulan. Di antaranya industri pengolahan sebesar Rp710 miliar, perdagangan besar dan eceran serta reparasi kendaraan bermotor Rp788 miliar, jasa kesehatan Rp253 miliar, pengadaan air dan pengelolaan limbah Rp207 miliar, serta sektor real estat Rp135 miliar.

Lima perusahaan tercatat sebagai penyumbang investasi terbesar, yakni Polytama Propindo (Rp287 miliar), Sun Bright Lestari (Rp260 miliar), Mitra Plumbon (Rp225 miliar), Perumdam Tirta Darma Ayu (Rp206 miliar), dan Free View Internasional (Rp137 miliar).

Menurut Wabup Syaefudin, tren positif ini didorong oleh meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Indramayu. “Saat ini investasi di Indramayu tidak hanya menguntungkan, tetapi juga aman. Semua pihak berkomitmen menciptakan lingkungan usaha yang kondusif,” ujarnya.

Ia menambahkan, pertumbuhan investasi diharapkan mampu menggerakkan perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami berkomitmen agar investasi terus berkembang dan memberi dampak nyata bagi warga,” tegasnya.

Reporter   : Andika