Rakor Pengendalian Inflasi 2026, Pemkab Indramayu Perkuat Stabilitas Harga

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Stabilitas harga dan daya beli masyarakat menjadi fokus utama pemerintah pusat dan daerah. Untuk memastikan inflasi tetap terkendali, Kementerian Dalam Negeri menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang diikuti seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Indonesia.

Rakor dipimpin Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, dan dilaksanakan secara daring pada Selasa (3/3/2026). Pemerintah Kabupaten Indramayu mengikuti kegiatan tersebut dari Indramayu Command Center (ICC).

Dalam arahannya, Tomsi menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok di tengah dinamika pasar dan tekanan faktor eksternal. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi dipengaruhi sejumlah faktor, antara lain tren kenaikan harga emas dunia, harga BBM non-subsidi, penetapan 1 Ramadan, curah hujan, serta tarif listrik.

“Saya berharap kabupaten/kota dapat sigap dalam mengendalikan pergerakan harga kebutuhan pokok,” tegas Tomsi.

Menanggapi hal tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Indramayu, Asep Abdul Mukti, menegaskan komitmen Pemkab Indramayu dalam mendukung kebijakan pengendalian inflasi yang sejalan dengan program nasional.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Indramayu menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya selama Ramadan dan menjelang Idulfitri 2026. Selain itu, pemantauan harga pasar dilakukan secara berkala oleh dinas terkait, serta diperkuat melalui koordinasi lintas sektor bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus melindungi daya beli masyarakat,” ujar Asep.

Selain pengendalian inflasi, rakor tersebut juga membahas evaluasi Program 3 Juta Rumah serta sosialisasi kebijakan Jaminan Produk Halal, sebagai bagian dari upaya menyelaraskan implementasi kebijakan pusat dan daerah agar berjalan efektif di lapangan.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Jelang SE 2026 dan Peluncuran Wong REANG Apps, BPS–Diskominfo Indramayu Matangkan Persiapan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Menyongsong Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 (SE 2026) sekaligus peluncuran Wong REANG Apps, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indramayu menjalin koordinasi intensif bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu. Rapat persiapan digelar di Kantor Diskominfo Indramayu, Senin (2/3/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Diskominfo Indramayu, Suwenda, serta Kepala BPS Indramayu, Dudi Barmana, berikut jajaran masing-masing instansi. 

Agenda pembahasan mencakup kesiapan teknis pelaksanaan, strategi publikasi dan sosialisasi, hingga dukungan infrastruktur informasi untuk memastikan dua agenda besar tersebut berjalan optimal.

Sesuai rencana, pencanangan SE 2026 dan launching Wong REANG Apps akan diresmikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, pada Selasa (3/3/2026). 

Momentum ini menjadi titik awal pendataan menyeluruh terhadap aktivitas ekonomi di daerah sekaligus penguatan arah pembangunan berbasis data.

Dudi Barmana menjelaskan, SE 2026 merupakan program nasional yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun untuk memetakan seluruh aktivitas usaha di luar sektor pertanian. 

Data yang dikumpulkan meliputi jumlah dan karakteristik pelaku usaha, skala bisnis, penyerapan tenaga kerja, pemanfaatan teknologi digital, hingga potensi ekonomi wilayah. 

Informasi tersebut nantinya menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan strategis dan meningkatkan daya saing daerah.

Di sisi lain, Suwenda memaparkan bahwa Wong REANG Apps hadir sebagai inovasi layanan digital terintegrasi. 

Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi resmi pemerintah, program pembangunan, kanal pengaduan, serta berbagai layanan publik dalam satu platform. 

Kehadiran aplikasi tersebut juga diharapkan mendorong literasi digital serta mempercepat penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik yang transparan dan responsif.

“SE 2026 menghadirkan data krusial untuk perencanaan pembangunan, sementara Wong REANG Apps menjadi jembatan komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat. 

Keduanya saling melengkapi dalam mewujudkan Indramayu yang maju dan berbasis data,” ujar Suwenda.

Dengan sinergi lintas sektor yang terus diperkuat, Pemerintah Kabupaten Indramayu optimistis pencanangan SE 2026 dan peluncuran Wong REANG Apps dapat terlaksana lancar serta memberi dampak signifikan terhadap penguatan ekonomi dan transformasi digital layanan publik menuju Indramayu REANG.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

H. Sunarta Resmi Dilantik Jadi Kuwu Telaga Sari

INDRAMAYU.radarinformasi.com – H. Sunarta resmi dilantik sebagai Kepala Desa (Kuwu) Telaga Sari, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. Pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim di Pendopo Kabupaten, Kamis (12/2/2026).

Pelantikan ini menandai awal masa jabatan H. Sunarta selama delapan tahun, yakni periode 2026–2034. Ia terpilih melalui Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2025 yang diikuti 138 desa di Kabupaten Indramayu. Dalam proses demokratis tersebut, ia berhasil meraih dukungan mayoritas warga Telaga Sari.

Pesan Bupati: Utamakan Pelayanan

Dalam sambutannya, Lucky Hakim menegaskan bahwa seorang kuwu harus menjadi pelayan masyarakat, bukan bertindak sebagai penguasa. 

Ia meminta agar kepemimpinan desa difokuskan pada:
1. Peningkatan infrastruktur
2. Pemberdayaan ekonomi desa
3. Penguatan budaya gotong royong
Hal tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah menuju “Indramayu Maju”.

Komitmen Kuwu Terpilih

Usai dilantik, H. Sunarta menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan warga. Ia berkomitmen menjalankan sejumlah program unggulan, seperti:
1. Pengembangan potensi wisata desa
2. Dukungan bagi pelaku UMKM
3. Upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat

Harapan Warga

Salah satu warga, Thoha (45), berharap kepemimpinan baru dapat berjalan adil dan transparan, serta segera menangani persoalan jalan rusak dan irigasi yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

Momentum Baru

Pelantikan ini menjadi titik awal bagi Desa Telaga Sari untuk mempercepat pembangunan dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat demi kesejahteraan bersama.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Lucky Hakim Tegaskan Komitmen Perkuat Peran Indramayu di Kawasan Rebana

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya memperkuat peran strategis daerah dalam pengembangan Kawasan Rebana sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Deklarasi Bersama Pengembangan Kawasan Rebana oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim di Aula Gemah Ripah (Aula Barat), Gedung Sate, Bandung, Kamis (26/2/2026).

Penandatanganan dilakukan bersama enam kepala daerah lainnya serta Kepala Pelaksana Badan Pengelola Kawasan Rebana, sebagai bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan kabupaten/kota di wilayah Rebana. 

Tujuh daerah yang tergabung dalam kawasan ini meliputi Subang, Sumedang, Majalengka, Indramayu, Kuningan, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon.

Sebagai salah satu wilayah strategis, Kabupaten Indramayu dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi kawasan. 

Selain dikenal sebagai lumbung pangan nasional dengan sektor pertanian produktif, Indramayu juga memiliki kekuatan pada sektor kelautan dan perikanan, energi dan migas, serta pengembangan kawasan industri.

Keunggulan geografis turut menjadi nilai tambah. Kedekatan Indramayu dengan Pelabuhan Patimban dan Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati memperkuat konektivitas logistik sekaligus meningkatkan daya tarik investasi di kawasan tersebut.

Bupati Lucky Hakim menegaskan, Pemkab Indramayu siap mengambil peran aktif dalam mengoptimalkan seluruh potensi daerah guna mendukung keberhasilan pengembangan Kawasan Rebana.

“Indramayu memiliki kekuatan di sektor pertanian, energi, industri, dan kelautan. 

Potensi ini akan kami optimalkan dalam kerangka pengembangan Kawasan Rebana agar mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Dengan ditandatanganinya deklarasi tersebut, diharapkan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pemerintah kabupaten/kota di wilayah Rebana, serta Badan Pengelola Kawasan Rebana semakin solid dalam mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Indramayu.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Wujudkan Smart Governance, Diskominfo Indramayu Gelar Bimtek Pengisian Konten Super Apps Wong Reang

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu terus mempercepat transformasi digital dengan mengoptimalkan pengembangan aplikasi Wong Reang Apps. Sebagai tindak lanjut sosialisasi sebelumnya, Diskominfo menggelar Desk Aplikasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi admin perangkat daerah di Aula Diskominfo Indramayu, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan ini menjadi tahapan penting untuk memastikan seluruh fitur dalam Super Apps tersebut terisi konten yang akurat dan diperbarui secara berkala. Wong Reang Apps dirancang mengintegrasikan 13 layanan publik utama dalam satu platform, sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengunduh berbagai aplikasi secara terpisah.

Kepala Bidang TIK Diskominfo Indramayu, Heru Susanto, menegaskan integrasi layanan digital tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program Smart Governance yang masuk dalam 14 Program Unggulan Bupati Indramayu.

Menurutnya, aplikasi pemerintah harus dikelola secara aktif dan responsif terhadap kebutuhan warga. Melalui bimtek ini, setiap perangkat daerah didorong untuk konsisten memperbarui dan mengelola konten fitur secara berkelanjutan guna meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan digital.

Ia juga menambahkan, penyederhanaan aplikasi selaras dengan arahan Presiden Republik Indonesia agar sistem pemerintahan berbasis digital tidak berjalan sendiri-sendiri dan saling tumpang tindih. Wong Reang Apps diharapkan menjadi solusi super apps pelayanan publik terintegrasi di Kabupaten Indramayu.

Dalam kegiatan tersebut, sedikitnya 11 SKPD terlibat untuk mulai mengisi konten teknis sesuai bidang masing-masing. Beberapa fitur yang menjadi fokus antara lain Dumas-yu (pengaduan masyarakat terintegrasi), Pajak-yu (informasi dan pembayaran pajak daerah), Adminduk-yu (layanan administrasi kependudukan), Pasar-yu & UMKM (informasi harga pangan dan marketplace lokal), serta Plesir-yu (informasi destinasi wisata).

Melalui kolaborasi lintas perangkat daerah, Pemkab Indramayu menargetkan terciptanya budaya kerja digital yang lebih solid dan terintegrasi, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Sumber Diskominfo Kabupaten Indramayu

Andika

Sekda Indramayu Gelar Rakor Penguatan Pelayanan Publik

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pelayanan Publik sebagai upaya memperkuat kualitas layanan kepada masyarakat. Rakor tersebut dipimpin Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Indramayu, Dr. H. Deden Bonni Koswara, M.M., mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu Aep Surahman, dan berlangsung di Ruang Rapat Staf Ahli Setda Indramayu, Jumat (30/1/2026).

Rakor diikuti oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Diskominfo, BKPSDM, Baperida, Inspektorat, Bagian Organisasi, serta Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Kabupaten Indramayu.

Kegiatan ini diselenggarakan untuk menindaklanjuti surat Plt. Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Jawa Barat Nomor T/032/HM.04/I/2026 tanggal 19 Januari 2026 terkait perkembangan pelayanan publik pemerintah daerah di Jawa Barat, sekaligus mengoptimalkan langkah pencegahan praktik maladministrasi.

Dalam rakor tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu menyampaikan sejumlah poin penting, antara lain pembaruan narahubung tim teknis pembinaan pelayanan publik, laporan perkembangan pelayanan publik sepanjang tahun 2025 yang mencakup capaian di berbagai sektor, hasil evaluasi serta penilaian pelayanan publik, hingga inovasi pelayanan yang telah dikembangkan oleh pemerintah daerah.

Selain itu, juga dipaparkan agenda dan rencana peningkatan pelayanan publik tahun 2026 yang akan dilaporkan kepada Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Jawa Barat.

“Perangkat daerah yang hadir agar menyiapkan dan melengkapi seluruh hal yang berkaitan dengan indikator kepatuhan pelayanan publik,” ujar dr. Deden dalam arahannya.

Sebagai informasi, pada Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik tahun 2024 yang dilakukan Ombudsman Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Indramayu meraih nilai 93,88. Adapun unit layanan yang menjadi objek penilaian meliputi DPMPTSP, Disdikbud, Disdukcapil, Dinsos, Dinkes Kabupaten Indramayu, serta dua lokus puskesmas.

Rapat koordinasi tersebut ditutup dengan sesi tanya jawab serta pembagian akses tautan formulir isian Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) kepada perangkat daerah terkait.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Tangani Banjir Perkotaan, Bupati Lucky Hakim Fokuskan Normalisasi Saluran Irigasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu segera melakukan normalisasi saluran irigasi di wilayah perkotaan sebagai langkah konkret dalam penanganan banjir. Pengerjaan normalisasi ditargetkan mulai dilaksanakan dalam waktu dekat dengan estimasi penyelesaian antara satu hingga tiga bulan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Indramayu Lucky Hakim saat meninjau langsung kondisi saluran irigasi di kawasan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Pembangunan, Kecamatan Indramayu, Jumat (30/1/2026). 

Dalam peninjauan tersebut, Bupati menemukan saluran irigasi mengalami pendangkalan parah dan dipenuhi eceng gondok yang menghambat aliran air.

Dalam kunjungannya, Lucky Hakim didampingi Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Maulana Malik, serta Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), Erpin Marpinda. 

Ia menegaskan bahwa keberadaan eceng gondok yang tumbuh subur menjadi salah satu faktor utama tersendatnya aliran air dan berpotensi memperparah banjir di kawasan perkotaan.

“Eceng gondok yang sudah besar-besar ini kalau tidak segera dibereskan akan memperburuk banjir di Indramayu,” tegas Lucky Hakim.

Bupati menjelaskan, saluran irigasi tersebut menampung limpasan air dari kawasan permukiman warga, namun kondisinya saat ini relatif dangkal. 

Oleh karena itu, normalisasi perlu dilakukan melalui pengerukan hingga kedalaman sekitar 2,5 meter agar fungsi aliran air kembali optimal.

“Kita ingin Indramayu memiliki sistem drainase yang baik. Semua usulan akan kami tampung dan ditangani secara bertahap. 

Kita upayakan semaksimal mungkin, minimal satu sampai dua bulan ke depan sudah mulai tertangani,” ujarnya.

Selain pendangkalan dan eceng gondok, Lucky Hakim juga menyoroti masih adanya bangunan liar, seperti warung, yang berdiri di atas saluran air. 

Menurutnya, kondisi tersebut sangat menghambat aliran air dan menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir di wilayah sekitar.

Bupati pun mengimbau warga yang membangun di atas saluran irigasi agar bersedia direlokasi dengan pendekatan yang humanis dan komunikatif. 

Penertiban bangunan akan dilakukan agar proses normalisasi dapat berjalan lancar dan direncanakan dimulai dalam waktu dekat.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke kawasan Jalan Pembangunan. Di lokasi tersebut, Bupati menjelaskan bahwa aliran air menuju laut di wilayah Karangsong terhambat akibat longsoran tebing sungai, sedimentasi, tumpukan sampah, serta eceng gondok.

“Air dari kota terhambat di tengah karena sedimentasi, sampah, dan eceng gondok. Kalau alur air lancar, eceng gondok tidak akan tumbuh. Artinya, saluran ini memang perlu dinormalisasi,” jelasnya.

Lucky Hakim menambahkan, meskipun lebar saluran irigasi di beberapa titik terlihat cukup besar, aliran air tetap tidak berjalan maksimal karena kedalaman yang tidak memadai. Untuk itu, Pemkab Indramayu menargetkan pendalaman saluran hingga kedalaman konstan sekitar empat meter sampai ke pintu air.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Indramayu Perkokoh Peran sebagai Lumbung Pangan Nasional di Tengah Modernisasi Infrastruktur Jabar

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Kabupaten Indramayu terus menegaskan perannya sebagai penopang utama ketahanan pangan nasional. Dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Indramayu kembali ditegaskan sebagai penghasil padi terbesar di Jawa Barat dengan kontribusi strategis dalam menjaga stabilitas pasokan pangan nasional,” Selasa (27/1/2026).

Pemerintah Kabupaten Indramayu diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asep Abdul Mukti, bersama jajaran, mengikuti rakor tersebut secara daring. 

Rapat menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi serta pengendalian inflasi.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa stabilitas harga pangan merupakan salah satu fondasi utama kesejahteraan masyarakat. 

Ia mengapresiasi daerah-daerah yang mampu menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan pangan.

“Momentum swasembada pangan yang dicanangkan Presiden harus terus dijaga.
Daerah seperti Indramayu memiliki peran strategis sebagai lumbung pangan. 

Saya meminta seluruh kepala daerah memastikan distribusi berjalan lancar dan pasar terpantau dengan baik agar inflasi tetap terkendali, khususnya menjelang hari besar keagamaan,” ujar Tito.

Selain isu pangan, rakor juga menyoroti modernisasi infrastruktur strategis di Jawa Barat. 

Keberadaan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka kini menjadi pintu gerbang utama transportasi udara yang meningkatkan aksesibilitas masyarakat Indramayu dan wilayah sekitarnya. 

Sementara itu, beroperasinya Tol Cisumdawu dinilai mampu mempercepat konektivitas dari Bandung ke kawasan utara Jawa Barat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per 23 Januari 2026, Provinsi Jawa Barat secara umum mencatat penurunan Indeks Perkembangan Harga (IPH) sebesar -1,90 persen. 

Meski demikian, pemerintah daerah tetap diminta waspada terhadap fluktuasi harga sejumlah komoditas pangan, khususnya daging ayam ras dan telur.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan harga di pasar-pasar tradisional, memperkuat koordinasi lintas daerah, serta menjaga kelancaran distribusi guna memastikan ketersediaan pangan tetap aman dan terjangkau bagi masyarakat.

(Sumber: Diskominfo Indramayu)
 Andika

Dinsos Indramayu Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Sosial (Dinsos) bergerak cepat menyalurkan bantuan sosial bagi warga yang terdampak banjir akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. ke sejumlah wilayah di sekitar tanggul Sungai Cimanuk yang kondisinya kritis hingga menyebabkan luapan air ke permukiman warga,” Penyaluran bantuan dilakukan sejak Selasa (27/1/2026).

Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Waskam, mengatakan bantuan logistik berupa kebutuhan pangan dan sandang didistribusikan melalui pemerintah kecamatan dan desa agar dapat tepat sasaran. 

Seluruh unsur terkait, kata dia, masih dalam kondisi siaga untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.

“Kami telah menyalurkan bantuan logistik berupa beras, makanan siap saji, mi instan, serta perlengkapan keluarga seperti selimut dan pakaian. 

Fokus kami memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi, baik di lokasi pengungsian maupun di rumah yang masih tergenang,” ujar Waskam saat dikonfirmasi, Rabu (28/1/2026).

Selain pendistribusian logistik, Dinsos Indramayu juga berkoordinasi dengan Tagana (Taruna Siaga Bencana) untuk mendirikan dapur umum di sejumlah titik pengungsian yang terdampak paling parah. 

Langkah ini dilakukan guna menjamin ketersediaan makanan bergizi, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia.

Pemerintah Kabupaten Indramayu mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan debit air serta segera melapor kepada petugas apabila terjadi kondisi darurat atau kerusakan infrastruktur. 

Hingga saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinsos, serta TNI/Polri terus melakukan pemantauan intensif di sepanjang aliran sungai guna meminimalisir risiko bencana yang lebih luas.

(Sumber: Diskominfo Indramayu)
Andika

Raih UHC Award Madya 2026, Bupati Lucky Hakim Tegaskan Komitmen Layanan Kesehatan Merata

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali mencatatkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Kabupaten Indramayu sukses meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Madya, yang diterima langsung oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim dalam acara Deklarasi dan Pencanangan UHC di Ballroom JIEXPO, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi sebagian besar masyarakat. Capaian ini sekaligus menegaskan posisi Indramayu sebagai daerah yang konsisten mendorong pemerataan pelayanan kesehatan bagi warganya.

Bupati Lucky Hakim menyampaikan, penghargaan UHC Madya merupakan hasil kolaborasi dan kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam membangun sistem layanan kesehatan yang inklusif.

“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi wujud nyata komitmen kami untuk memastikan seluruh masyarakat Indramayu mendapatkan akses layanan kesehatan yang mudah, terjangkau, dan berkualitas tanpa diskriminasi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, capaian tersebut harus menjadi dorongan bagi seluruh tenaga kesehatan dan aparatur di sektor pelayanan publik untuk terus meningkatkan mutu layanan.

“Tantangan ke depan adalah menjaga konsistensi dan meningkatkan standar pelayanan agar manfaat program UHC benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambah Lucky.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, dr. Wawan Ridwan, menjelaskan bahwa dalam UHC Awards 2026 terdapat tiga kategori penghargaan, yakni Pratama, Madya, dan Utama, dan Indramayu berhasil menembus kategori Madya.

Menurutnya, penghargaan ini diberikan oleh BPJS Kesehatan karena Pemkab Indramayu dinilai berhasil memberikan perlindungan kesehatan yang optimal selama kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati H. Syaefudin. 

Hal tersebut tercermin dari capaian kepesertaan JKN yang telah melampaui 98 persen, tingkat keaktifan peserta di atas 85 persen, serta kepatuhan pemerintah daerah dalam pendaftaran dan pembayaran iuran PBPU pemerintah daerah.

Wawan juga mengungkapkan, Pemkab Indramayu telah mendaftarkan masyarakat ke dalam program JKN sejak 2018. Indramayu pertama kali meraih UHC Award kategori Pratama pada Juli 2024, kemudian memperkuat implementasi program UHC sepanjang Oktober 2024 hingga Desember 2025, hingga akhirnya naik ke kategori Madya pada 2026.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari peran kuat kepala daerah dalam menetapkan kebijakan kesehatan yang sejalan dengan RPJMN serta kepedulian terhadap perlindungan kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Dengan diraihnya UHC Award 2026 kategori Madya, Pemkab Indramayu diharapkan terus memperluas dan menjaga keberlanjutan cakupan jaminan kesehatan nasional demi mewujudkan masyarakat Indramayu yang sehat dan sejahtera.

Sumber: Diskominfo Indramayu

Andika