Pemkab Indramayu Serius Tangani Bencana Hidrometeorologi, Saluran Tersumbat hingga Pohon Tumbang Ditangani

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperlihatkan keseriusannya dalam menangani dampak bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah titik strategis wilayah perkotaan, termasuk kawasan Sport Center dan permukiman warga. 

Berbagai langkah konkret dilakukan, mulai dari pemantauan genangan air, pengecekan sistem drainase, hingga penanganan dampak sosial, Rabu (28/1/2026).

Dalam patroli lapangan yang dipimpin Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indramayu, ditemukan adanya penyumbatan serius pada saluran utama di Jalan Jenderal Sudirman. 

Saluran drainase berukuran besar yang berfungsi sebagai jalur utama pembuangan air tersebut tertutup bangunan kios permanen, sehingga menghambat aliran air dan diduga menjadi penyebab genangan yang terjadi selama bertahun-tahun.

Selain menelusuri permasalahan drainase, Satpol PP juga bergerak cepat menangani pohon tumbang akibat cuaca ekstrem di sejumlah ruas jalan protokol, salah satunya di Jalan Tembaga, Kecamatan Indramayu.

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu, Teguh Budiarso, mengatakan pihaknya langsung menurunkan personel untuk melakukan pemotongan dan pembersihan material pohon yang sempat mengganggu arus lalu lintas. 

Langkah ini dilakukan demi menjaga keselamatan pengguna jalan serta mencegah kerusakan infrastruktur lebih lanjut.

Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu melakukan upaya normalisasi dengan membuat sodetan Kali Ceblok di kawasan Pantai Pataya. 

Pengerjaan dilakukan menggunakan alat berat excavator guna mempercepat aliran air menuju laut.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Maulana Malik, meninjau langsung proses pengerjaan bersama perangkat desa dan masyarakat setempat. Upaya ini diharapkan mampu mengurangi risiko banjir yang kerap menggenangi wilayah Jalan Pahlawan, Jalan Samsu, hingga kawasan tambak di sekitarnya.

Maulana Malik menegaskan, penanganan bencana hidrometeorologi dilakukan secara terintegrasi lintas instansi. 

Pihaknya melakukan pembersihan dan pengecekan di titik-titik krusial saluran air, khususnya di Sungai Ceblok, menindaklanjuti laporan masyarakat, serta berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dan Cimanuk apabila penanganan berada dalam kewenangan lembaga tersebut.

“Kami tidak hanya melakukan pembersihan rutin, tetapi juga tindakan korektif terhadap infrastruktur yang menghambat aliran air. Pembuatan sodetan dan normalisasi ini sangat penting agar kapasitas tampung drainase kembali optimal. 

Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak mendirikan bangunan di atas saluran air demi kepentingan bersama menuju Indramayu bebas genangan,” ujarnya.

Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu telah mendirikan posko pengungsian bagi warga yang terdampak genangan air, khususnya di kawasan permukiman.

Kepala BPBD Kabupaten Indramayu, Drs. Dadang Oce Iskandar, menyampaikan bahwa pihaknya turut membantu proses evakuasi warga serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak.

“Kami membantu evakuasi warga yang terdampak sekaligus mendirikan posko pengungsian,” katanya.

Baik Satpol PP, Dinas PUPR, maupun BPBD berharap kondisi segera membaik, genangan air cepat surut, dan masyarakat dapat kembali beraktivitas serta menempati rumahnya dengan aman dan nyaman.

Sumber: Diskominfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Tinjau Sejumlah Wilayah Terdampak Banjir, Pemkab Indramayu Percepat Penanganan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat penanganan banjir agar kondisi segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peninjauan langsung ke sejumlah wilayah terdampak banjir di beberapa kecamatan yang dipimpin Bupati Indramayu Lucky Hakim. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan penanganan banjir berjalan cepat, tepat, dan menyeluruh,” Rabu (28/1/2026).

Adapun lokasi yang ditinjau meliputi Perumahan BDI 2, Perumahan Cidhayu, Margamekar, Spot Center, serta Desa Pekandangan Blok Sutajaya di Kecamatan Indramayu. Peninjauan juga dilakukan di Desa Arahan Lor, Kecamatan Arahan, serta Desa Lamarantarung, Kecamatan Cantigi.

Bupati Lucky Hakim menjelaskan, peninjauan tersebut bertujuan untuk melihat langsung kondisi lapangan sekaligus mengevaluasi langkah-langkah penanganan yang dapat dilakukan pemerintah daerah secara komprehensif.

“Hari ini kita melihat langsung lokasi banjir dan menilai apa yang bisa dilakukan Pemda secara garis besar dan menyeluruh. 

Jika sudah terjadi genangan, dilakukan penyedotan menggunakan pompa air serta normalisasi saluran. Namun di lapangan masih ditemukan titik-titik banjir baru akibat meningkatnya debit air dan pembangunan saluran oleh BBWS yang belum selesai, sehingga aliran air belum berjalan optimal,” jelasnya.

Selain itu, beberapa kawasan permukiman baru diketahui belum memiliki sistem drainase yang memadai. Kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh. BPBD Kabupaten Indramayu juga disiagakan untuk menyiapkan dapur umum dan kebutuhan dasar warga apabila diperlukan pengungsian.

Salah seorang warga perumahan, Sofi Riyanti, menyebutkan banjir terjadi akibat tingginya curah hujan yang tidak diimbangi dengan kapasitas saluran air. 

Ketinggian air mencapai 40 hingga 50 sentimeter, sehingga sebagian warga terpaksa mengungsi ke masjid kompleks maupun ke rumah keluarga di luar perumahan.

Di wilayah Margamekar, banjir dilaporkan telah berlangsung selama beberapa minggu dengan sisa genangan sekitar 10 sentimeter. 

Penanganan sementara dilakukan melalui pompanisasi serta rencana normalisasi bersama BBWS, BPBD, Dinas PUPR, dan Dinas Perkim. 

Sementara di Desa Pekandangan Blok Sutajaya, banjir disebabkan saluran air yang kurang dalam, mengakibatkan satu blok permukiman terendam hingga setinggi lutut orang dewasa.

Banjir di Kecamatan Cantigi juga berdampak pada sektor perikanan, khususnya tambak warga, yang menyebabkan udang dan ikan lepas akibat saluran air yang tidak berfungsi optimal. 

Di Desa Arahan Lor, warga meminta agar gorong-gorong yang tersumbat dapat segera diaktifkan kembali guna melancarkan aliran air.

Sementara itu, warga Desa Lamarantarung Blok Waledan, Castinah, menyampaikan bahwa banjir merendam wilayah RT 24 hingga RT 27 sejak Jumat dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Air masuk ke rumah warga dan memaksa sebagian warga untuk mengungsi.

Bupati Lucky Hakim mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap bahaya listrik saat banjir. Ia juga menegaskan komitmen Pemkab Indramayu untuk melakukan pengurasan dan normalisasi saluran air guna memperlancar aliran.

Dalam beberapa bulan ke depan, pemerintah daerah akan melakukan normalisasi sungai dari hulu hingga hilir, serta pembenahan tempat penampungan air guna mencegah luapan akibat sampah dan sedimentasi. Seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi bahan pembahasan bersama pihak terkait.

“Kita tangani sebisa mungkin, secepat mungkin, dan semaksimal mungkin. Aliran air yang terhambat akan kita atasi,” tegasnya.

Menutup kegiatan peninjauan, Bupati Lucky Hakim menyampaikan keprihatinan kepada seluruh warga terdampak banjir. 

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada masyarakat terdampak.

Sumber: Diskominfo Indramayu

Andika

BBWS Cimancis Salurkan Bantuan Mesin Diesel untuk Antisipasi Banjir di Desa Kenanga

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung (Cimancis) menyalurkan bantuan berupa mesin diesel kepada warga Blok Dukuh, Desa Kenanga, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Jum’at (23/1/2026).

Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya mendukung pengelolaan air di lingkungan warga sekaligus mengantisipasi potensi banjir akibat tingginya curah hujan. Penyaluran bantuan dilakukan melalui perwakilan BBWS Cimancis bekerja sama dengan PT Wika–BNL, JO, dan diserahkan langsung kepada masyarakat setempat.

Perwakilan BBWS melalui PT Wika–BNL, JO menyampaikan bahwa bantuan mesin diesel ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penanganan dan pencegahan banjir. Pihaknya berharap mesin diesel tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan dirawat dengan baik agar memberikan manfaat jangka panjang bagi warga.

Warga Blok Dukuh menyambut baik bantuan tersebut dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian BBWS Cimancis. Mereka berharap keberadaan mesin diesel ini dapat membantu mempercepat penanganan genangan air saat musim hujan serta meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Babinsa Desa Kenanga, anggota Koramil 1602/Sindang sekaligus tokoh masyarakat, Serma H. Mustofik, S.H., turut mengapresiasi bantuan yang diberikan. Ia menyampaikan terima kasih kepada BBWS atas perhatian terhadap kondisi lingkungan warga.

“Kami atas nama pemerintah desa dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada BBWS yang telah memberikan bantuan mesin diesel untuk membantu mengantisipasi terjadinya banjir di lingkungan warga,” ujar Serma H. Mustofik.

Ia juga mengimbau masyarakat agar menjaga dan merawat bantuan tersebut dengan baik. 

Saya berharap warga dapat menjaga bantuan dari BBWS ini agar tidak rusak dan bisa digunakan dalam jangka panjang,” pungkasnya. 

(Simber: Tosim / Andika).

Jalan Berlumpur Ancam Keselamatan Anak Sekolah, Warga Blok Darim Minta Pemerintah Segera Bertindak

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Kondisi jalan menuju Blok Darim, Desa Kendayakan, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, kian memprihatinkan. Saat musim hujan, jalan tersebut berubah menjadi lintasan berlumpur, licin, dan berlubang sehingga membahayakan pengguna jalan, khususnya anak-anak sekolah.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, Jumat (23/1/2026), permukaan jalan dipenuhi genangan air dan lumpur tebal. Kondisi ini kerap menyebabkan pengendara roda dua tergelincir, terutama pada jam-jam sibuk saat warga beraktivitas dan anak-anak berangkat maupun pulang sekolah.

Sejumlah warga mengeluhkan kerusakan jalan yang telah berlangsung cukup lama, namun hingga kini belum mendapatkan penanganan serius dari pemerintah desa maupun instansi terkait. Padahal, jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat Blok Darim untuk beraktivitas sehari-hari.

“Kalau hujan jalannya licin sekali. Anak-anak sekolah sering jatuh. Jalan ini sudah rusak bertahun-tahun tapi belum pernah diperbaiki,” ujar salah seorang warga Blok Darim.

Selain mengancam keselamatan anak-anak, jalan tersebut juga memiliki peran vital bagi para petani. Jalan Blok Darim menjadi jalur utama pengangkutan hasil pertanian, terutama saat musim tanam dan panen padi. Kerusakan jalan yang dibiarkan berlarut-larut dinilai menghambat aktivitas ekonomi warga.

Warga menilai kondisi tersebut sangat ironis, mengingat Blok Darim merupakan kawasan dengan tingkat kepadatan permukiman yang cukup tinggi. Infrastruktur jalan yang seharusnya menunjang mobilitas masyarakat justru berubah menjadi sumber risiko kecelakaan.

Masyarakat Blok Darim berharap pemerintah desa, pemerintah kecamatan, hingga Pemerintah Kabupaten Indramayu segera turun tangan melakukan perbaikan. Warga menegaskan bahwa perbaikan jalan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyangkut keselamatan, kenyamanan, dan masa depan generasi muda.

(Sumber: Teja / Andika)

Pastikan Keselamatan Warga, Camat Sukagumiwang Tinjau Kenaikan Debit Sungai Cimanuk

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi debit air Sungai Cimanuk yang mengalami peningkatan akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Kegiatan ini dipimpin langsung Camat Sukagumiwang, Moh. Mulya Setiawan, S.STP., didampingi Kasi Trantibum Dedi Nurhadi beserta jajaran, serta pamong dari Desa Sukagumiwang, Tersana, dan Gedangan, Sabtu (24/1/2026).

Monitoring dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mengurangi risiko bencana banjir, khususnya di wilayah yang berada di sepanjang aliran Sungai Cimanuk. Sejumlah titik rawan luapan air menjadi fokus pemantauan karena berpotensi berdampak pada permukiman warga maupun area pertanian.

Camat Sukagumiwang, Moh. Mulya Setiawan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya deteksi dini dalam menghadapi cuaca ekstrem. Menurutnya, peningkatan intensitas hujan berpengaruh langsung terhadap volume air sungai sehingga pengawasan perlu dilakukan secara berkala.

“Kami ingin memastikan kondisi debit air masih dalam batas aman sekaligus menyiapkan langkah cepat apabila terjadi perkembangan yang berpotensi membahayakan masyarakat,” ujar Mulya Setiawan di sela kegiatan.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh aparat desa telah diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya di desa-desa yang berdekatan langsung dengan Sungai Cimanuk, seperti Sukagumiwang, Tersana, dan Gedangan.

Sementara itu, Kasi Trantibum Kecamatan Sukagumiwang, Dedi Nurhadi, mengatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan pamong desa dan warga setempat untuk memantau situasi lapangan. 

Ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda darurat, seperti luapan air atau kerusakan tanggul.

“Kami mengingatkan warga agar menghindari aktivitas di bantaran sungai saat debit air meningkat dan selalu mengikuti arahan dari pemerintah setempat,” katanya.

Selain melakukan pemantauan, rombongan juga berdialog dengan pamong desa guna menghimpun informasi terkait kondisi lingkungan, kesiapan masyarakat, serta langkah mitigasi yang telah dilakukan di tingkat desa.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap potensi dampak bencana dapat ditekan semaksimal mungkin serta koordinasi lintas sektor berjalan optimal demi menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat di tengah cuaca yang tidak menentu.

(Sumber: Humas Sukagumiwang / Andika)

Penyesuaian Nomenklatur OPD, Bupati Lucky Hakim Kukuhkan Pejabat Bapperida dan Tekankan Peningkatan Layanan Publik

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam rangka menyesuaikan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) agar selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, Bupati Indramayu Lucky Hakim melantik sekaligus mengukuhkan kembali sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Rabu (21/1/2026).

Salah satu poin penting dalam penataan organisasi tersebut adalah perubahan nomenklatur beberapa badan daerah. Di antaranya, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah resmi bertransformasi menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida).

Dalam prosesi pelantikan, para pejabat yang dikukuhkan mengucapkan sumpah jabatan sebagai bentuk komitmen setia kepada Undang-Undang Dasar 1945, menjalankan peraturan perundang-undangan dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, serta menjauhi segala bentuk perbuatan tercela. 

Penandatanganan berita acara dilakukan secara simbolis oleh perwakilan pejabat, di antaranya Dra. CH. Iin Indrayati, M.Si. dan Rasito, S.E., M.Si.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan kepercayaan kepada para pejabat yang telah dikukuhkan untuk mengemban amanah sesuai ketentuan hukum yang berlaku. 

Ia berharap penyesuaian struktur organisasi ini mampu mendorong peningkatan kinerja aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Indramayu.

“Melalui penyesuaian nomenklatur ini, kami berharap seluruh pegawai dapat memberikan kinerja terbaik, memperkuat sinergi, serta terus menjaga loyalitas dalam menjalankan tugas,” ujar Lucky Hakim.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa penataan organisasi tersebut bertujuan memperkuat komitmen bersama dalam memberikan pelayanan publik yang optimal dan berkualitas kepada masyarakat Kabupaten Indramayu. 

Sumber: Diskominfo Indramayu/Andika

Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Pemkab Indramayu Perkuat Spirit Religius dan Kepedulian Sosial

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Penguatan nilai keimanan, akhlak mulia, serta kepedulian sosial menjadi landasan penting dalam membangun masyarakat yang berdaya dan berkeadilan. Hal tersebut mengemuka dalam peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam Tahun 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui kegiatan Tablig Akbar dan santunan sosial di Masjid Agung Indramayu, Rabu (21/1/2026).

Peringatan Isra Mi’raj tahun ini mengusung tema Meneladani Peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dalam Mewujudkan Indramayu REANG yang Religius, Berdaya Saing Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong.

Ketua DKM Masjid Agung Indramayu, Edi Umaedi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan momentum untuk melakukan refleksi diri serta memperbaiki akhlak agar senantiasa meneladani sifat dan perilaku Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam.

“Melalui peringatan ini, kita diajak untuk kembali menjadi hamba Allah subhanahu wa ta’ala yang sejati serta membangun pribadi yang mulia dengan akhlakul karimah,” ujarnya.

Sementara itu, mewakili Bupati Indramayu Lucky Hakim, Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Aep Surahman, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mewujudkan daerah yang religius dan berakhlak mulia. 

Salah satu upaya yang terus diperkuat adalah Program Indramayu Mengaji, yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an di lingkungan masyarakat, instansi pemerintahan, serta dunia pendidikan.

Selain itu, Pemkab Indramayu juga mengembangkan Program Kota Wakaf sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan berbasis nilai-nilai keislaman.

Program tersebut meliputi optimalisasi wakaf produktif, penguatan infaq dan zakat, serta pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan wakaf yang amanah dan berkelanjutan.

“Peringatan Isra Mi’raj ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi momentum introspeksi untuk meningkatkan keimanan, akhlak, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” tegas Aep.

Kegiatan Tablig Akbar menghadirkan penceramah KH. Ginanjar Wisnu Kawirian dan dihadiri jajaran perangkat daerah, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta masyarakat Kabupaten Indramayu.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan santunan secara simbolis dari Baznas Kabupaten Indramayu kepada anak-anak yatim dan lanjut usia, yang diserahkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu bersama unsur Forkopimda.

Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap nilai-nilai religius, solidaritas sosial, dan semangat gotong royong semakin menguat sebagai fondasi dalam mewujudkan Indramayu REANG yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Sumber: Diskominfo Indramayu/Andika

Kecamatan Sukagumiwang Lakukan Monev Banprov di Cadangpinggan dan Gedangan

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Untuk memastikan Bantuan Keuangan Provinsi (Banprov) dimanfaatkan sesuai ketentuan dan tepat sasaran, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Desa Cadangpinggan dan Desa Gedangan, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, Selasa (20/1/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan atas arahan Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan, S.STP., melalui Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Budi Santoso, bersama Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Tata Pemerintahan Ruslan.

Monev dilakukan sebagai bagian dari fungsi pembinaan dan pengawasan kecamatan terhadap pemerintah desa, khususnya dalam pengelolaan keuangan serta pelaksanaan program pembangunan yang bersumber dari Banprov. Kehadiran tim kecamatan disambut langsung oleh jajaran pemerintah desa, mulai dari kepala desa, perangkat desa, hingga unsur lembaga kemasyarakatan.

Dalam pelaksanaannya, tim Monev meninjau secara langsung kegiatan fisik maupun nonfisik yang didanai Banprov. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan administrasi, mencakup dokumen perencanaan, pelaksanaan kegiatan, hingga laporan pertanggungjawaban, guna memastikan kesesuaian antara perencanaan dan realisasi anggaran.

Kepala Seksi PMD Kecamatan Sukagumiwang, Budi Santoso, menjelaskan bahwa kegiatan Monev bertujuan untuk mendorong transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas pemanfaatan Banprov di tingkat desa.

“Melalui monitoring dan evaluasi ini, kami ingin memastikan Banprov digunakan sesuai regulasi, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa,” ujarnya.

Ia menambahkan, Monev juga menjadi sarana pembinaan agar pengelolaan keuangan desa ke depan semakin tertib, profesional, dan sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, Plt Kepala Seksi Tata Pemerintahan Kecamatan Sukagumiwang, Ruslan, menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan desa yang baik dalam pelaksanaan Banprov. Menurutnya, kepatuhan terhadap ketentuan administrasi dan teknis menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik.

“Administrasi yang tertib dan pelaksanaan yang sesuai aturan akan memperkuat tata kelola pemerintahan desa serta meningkatkan kepercayaan masyarakat,” jelasnya.

Pemerintah Desa Cadangpinggan dan Desa Gedangan menyambut positif pelaksanaan Monev tersebut. Mereka menilai kegiatan ini sangat membantu desa dalam melakukan evaluasi serta memperbaiki kekurangan dalam pelaksanaan program Banprov.

Melalui kegiatan Monev ini, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap sinergi dengan pemerintah desa terus terjalin, sehingga pelaksanaan pembangunan desa dapat berjalan lebih optimal, transparan, dan akuntabel demi kesejahteraan masyarakat.

(Sumber: Humas Sukagumiwang/Andika)

PUI Indramayu Perkuat Sinergi dengan Pemkab Dorong Percepatan Indramayu Reang

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Persatuan Umat Islam (PUI) Kabupaten Indramayu menegaskan kesiapannya untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu sebagai mitra strategis dalam mendorong percepatan pembangunan daerah menuju visi Indramayu Reang.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Umum DPD PUI Kabupaten Indramayu, Ikang Fauzi Ilhamuddin, S.Sos., saat melakukan kunjungan silaturahmi resmi ke Kantor Bupati Indramayu pada Jum’at (16/1/2026).

Menurut Ikang Fauzi, pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam mempertegas peran PUI sebagai elemen masyarakat yang aktif mendukung agenda pembangunan daerah.

“Silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk menguatkan kolaborasi PUI dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mempercepat pembangunan,” ujarnya kepada awak media, Sabtu (17/1/2026).

Ia menjelaskan, PUI siap menyelaraskan peran organisasinya dengan visi dan misi Indramayu Reang melalui empat pilar utama, yakni inklusi sosial, ekonomi, dakwah, dan pendidikan.

Dalam aspek inklusi sosial dan kemitraan strategis, PUI berkomitmen untuk berperan aktif menjaga keharmonisan serta kohesi sosial di tengah masyarakat.

“Pembangunan tidak hanya berorientasi pada fisik, tetapi juga harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat demi mewujudkan kehidupan yang rukun, harmonis, dan religius,” jelasnya.

Selain itu, PUI juga menaruh perhatian besar pada sektor pendidikan dan dakwah. Melalui lembaga pendidikan yang berada di bawah naungannya, PUI berupaya mencetak sumber daya manusia yang berkualitas serta berakhlakul karimah.

“Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM),” tambah Ikang Fauzi.

Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyambut positif kehadiran jajaran PUI yang dinilai telah menyampaikan berbagai gagasan konstruktif. Ia menyebutkan bahwa pertemuan tersebut membahas integrasi peran PUI dalam menyukseskan Indramayu Reang melalui empat pilar pembangunan.

Lucky Hakim juga mengapresiasi kontribusi PUI yang selama ini telah berperan aktif dalam pembangunan daerah. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan merupakan kunci penting dalam mempercepat pencapaian target pembangunan Kabupaten Indramayu.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Kendalikan Inflasi Daerah, Pemkab Indramayu Prioritaskan Stabilitas Harga Pangan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas perekonomian daerah dengan mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang digelar secara virtual oleh Pemerintah Pusat. Kegiatan tersebut diikuti jajaran Pemkab Indramayu dari Ruang Indramayu Command Center (ICC), Senin (12/1/26).

Pemkab Indramayu diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asep Abdul Mukti, serta Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, H. Suwenda, bersama perangkat daerah terkait. Kehadiran mereka bertujuan menyerap arahan strategis dalam upaya menekan laju inflasi, khususnya pada awal tahun 2026.

Dalam rapat disampaikan bahwa inflasi nasional saat ini masih berada dalam kisaran target sebesar 2,5 persen dengan toleransi ±1 persen. Kendati demikian, seluruh pemerintah daerah diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan harga pada komoditas pangan bergejolak (volatile foods), seperti beras, cabai, dan bawang, yang rentan terdampak faktor cuaca serta distribusi.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam arahannya menekankan pentingnya konsistensi daerah dalam menjalankan enam langkah konkret pengendalian inflasi. Upaya tersebut antara lain pelaksanaan operasi pasar murah, inspeksi mendadak ke pasar dan distributor, penguatan kerja sama antar daerah (KAD), serta pemanfaatan Belanja Tak Terduga (BTT) untuk mendukung subsidi transportasi logistik pangan.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemkab Indramayu terus mengintensifkan pemantauan harga harian di pasar tradisional melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Langkah ini dilakukan guna memastikan ketersediaan stok pangan tetap aman dan harga dapat dijangkau masyarakat.

Melalui sinergi berkelanjutan antara pemerintah pusat dan daerah dalam forum koordinasi rutin, diharapkan daya beli masyarakat dapat terjaga serta tercipta kondisi ekonomi yang stabil dan kondusif di Kabupaten Indramayu sepanjang tahun 2026.

(S/Diskom/Andika)