Polres Indramayu Dorong Warga Gadingan Kembangkan Usaha Lewat Pelatihan UMKM

INDRAMAYU.radarinformasi.com — Upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat terus dilakukan Polres Indramayu Polda Jabar. Salah satunya melalui pelatihan keterampilan usaha yang menyasar warga Desa Gadingan, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.

Kali ini, masyarakat mendapatkan pelatihan pembuatan sabun cair dan semir ban yang berlangsung di Kantor Desa Gadingan, Jumat (18/9/2026) siang.

Kegiatan tersebut menghadirkan Kasat Tahti Polres Indramayu IPTU Agus Setiawan, S.H., sebagai pemateri. Hadir pula Kapolsek Sliyeg AKP Edi Mulyana S., S.H., jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Sliyeg, Pemerintah Desa Gadingan, serta sejumlah warga peserta pelatihan.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui IPTU Agus Setiawan menjelaskan, kegiatan tersebut digelar sebagai tindak lanjut atas permintaan Pemerintah Desa Gadingan yang sebelumnya mengajukan pelatihan keterampilan usaha bagi masyarakat.

Menurut Agus, pelatihan tersebut menjadi ruang bagi kepolisian untuk berbagi pengetahuan praktis yang dapat dimanfaatkan warga sebagai bekal mengembangkan usaha secara mandiri.

“Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari permohonan Pemerintah Desa Gadingan. Kami hadir untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan yang diharapkan bisa dikembangkan masyarakat menjadi kegiatan yang produktif,” ujar IPTU Agus kepada wartawan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya menerima pemaparan teori. Warga juga diajak mengikuti praktik secara langsung, mulai dari proses pembuatan sabun cair, khususnya sabun pencuci piring, hingga pembuatan semir ban.

Keterampilan tersebut dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai usaha rumahan dengan memanfaatkan bahan dan proses produksi yang dapat dipelajari masyarakat.

IPTU Agus mengatakan, kegiatan pemberdayaan itu merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap peningkatan kapasitas masyarakat, khususnya dalam membuka peluang ekonomi.

“Kami dari kepolisian ingin ikut berpartisipasi dalam mendorong perekonomian masyarakat. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat dikembangkan menjadi usaha dan membuka peluang pekerjaan baru,” katanya.

Ia menambahkan, praktik langsung menjadi bagian penting dalam pelatihan agar peserta tidak hanya memahami materi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengaplikasikannya secara mandiri setelah kegiatan berakhir.

IPTU Agus berharap keterampilan yang diberikan dapat terus dikembangkan sehingga menghasilkan produk bernilai ekonomi dan memberikan manfaat bagi keluarga.

“Harapannya ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada pelatihan saja. Masyarakat dapat mempraktikkannya dan mengembangkan menjadi usaha yang membantu perekonomian keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, Kuwu Desa Gadingan Suwarto menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Indramayu beserta seluruh jajaran yang telah memberikan perhatian terhadap pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan tersebut.

Menurut Suwarto, pelatihan pembuatan sabun cuci memberikan manfaat praktis bagi warga karena keterampilan yang diperoleh dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga sekaligus dikembangkan menjadi peluang usaha.

“Atas nama Pemerintah Desa Gadingan, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Kapolres Indramayu beserta jajaran yang telah memberikan pelatihan kepada masyarakat kami,” ungkap Suwarto.

Ia berharap warga dapat memanfaatkan ilmu yang telah diperoleh dengan terus mempraktikkan dan mengembangkan keterampilan tersebut. Dengan begitu, kegiatan pelatihan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat berkembang menjadi aktivitas ekonomi produktif.

Suwarto juga berharap kolaborasi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus diperkuat melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi warga.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan kontribusi Polres Indramayu dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa. Semoga sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus berjalan dengan baik,” tuturnya.

Antusiasme juga disampaikan Rustinih, salah seorang warga Desa Gadingan yang mengikuti pelatihan. Ia mengaku memperoleh pengetahuan baru mengenai proses pembuatan sabun cuci yang sebelumnya belum diketahuinya.

“Saya mewakili masyarakat Desa Gadingan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Indramayu beserta jajaran yang telah memberikan pelatihan kepada kami,” kata Rustinih.

Menurutnya, keterampilan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari sekaligus memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi usaha tambahan.

“Sekarang kami mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru. Tidak hanya bisa dipraktikkan sendiri di rumah, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi peluang usaha untuk menambah penghasilan keluarga,” ujarnya.

Rustinih berharap program serupa dapat kembali digelar di kemudian hari. Ia menilai kegiatan pemberdayaan yang bersifat praktis seperti itu memberikan manfaat yang dapat langsung dirasakan masyarakat.

“Kami sangat senang karena pelatihan ini memberikan manfaat secara langsung. Semoga kegiatan positif seperti ini dapat terus dilaksanakan dan Polres Indramayu semakin dekat dengan masyarakat,” pungkasnya.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Pendaftaran SMK Go Global Batch I Dibuka, Pelatihan Caregiver dan Bahasa Mandarin di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kesempatan bagi masyarakat Indramayu untuk meningkatkan kompetensi dan mempersiapkan diri menuju peluang kerja ke luar negeri kembali terbuka melalui program SMK Go Global Batch I.

Program yang bekerja sama dengan BP3MI Jawa Barat tersebut menyediakan pelatihan dan sertifikasi Caregiver serta Bahasa Mandarin yang dilaksanakan di UPTD BLK Indramayu.

Pendaftaran program dibuka selama dua hari, yakni 12–13 Agustus 2026, dengan lokasi pendaftaran dan pelaksanaan kegiatan di UPTD BLK Indramayu, Jalan Jenderal Gatot Subroto No. 1.

Adapun peserta yang dapat mengikuti program ini merupakan perempuan dengan usia minimal 18 tahun. Peserta juga diwajibkan melengkapi sejumlah dokumen persyaratan.

Persyaratan tersebut meliputi fotokopi KTP dan KK, BPJS Kesehatan, surat keterangan sehat, surat pernyataan kesanggupan mengikuti pelatihan, surat pernyataan berminat bekerja ke luar negeri, surat izin orang tua, fotokopi ijazah terakhir, serta memiliki Kartu Kuning (AK-1).

Sementara dokumen keterampilan atau kemampuan bahasa dapat dilampirkan sebagai dokumen tambahan atau opsional.

Calon peserta juga dapat memperoleh template dokumen melalui bit.ly/berkas-caregiver2026, sedangkan proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui bit.ly/pendaftaran-caregiver2026.

Program tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi peserta untuk meningkatkan keterampilan, memperoleh sertifikasi, serta mempersiapkan diri menghadapi peluang kerja di luar negeri secara lebih kompeten dan profesional.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi nomor 0896-9823-0800 atau mendatangi langsung UPTD BLK Indramayu.

Jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi dan mempersiapkan diri menuju peluang kerja global.

Sumber BLK Indramayu

Andika

UPTD BLK Indramayu Buka Pelatihan Bahasa Jepang bagi Calon Pekerja Migran

INDRAMAYU.radarinformasi.com – UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu membuka Pelatihan Bahasa Jepang bagi calon peserta Program Pemagangan ke Jepang. Program ini merupakan bagian dari kerja sama Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dengan IM Japan sebagai upaya mempersiapkan tenaga kerja Indonesia yang kompeten untuk bekerja di Negeri Sakura.

Pelatihan berlangsung selama 60 Jam Pelajaran (JP) dan ditujukan bagi calon pekerja migran yang ingin mengikuti program pemagangan ke Jepang.

Peserta yang mengikuti pelatihan akan memperoleh berbagai fasilitas, di antaranya pelatihan Bahasa Jepang selama 60 JP, modul pembelajaran, alat tulis, serta kaos seragam.

Adapun persyaratan umum pendaftaran meliputi laki-laki berusia 18 hingga 25 tahun 6 bulan, berpendidikan minimal SMA/SMK atau sederajat, memiliki tinggi badan minimal 160 sentimeter, berat badan minimal 50 kilogram, sehat jasmani dan rohani, tidak bertindik maupun bertato, tidak memiliki riwayat patah tulang, serta tidak menggunakan kacamata dan tidak buta warna.

Pelatihan akan dilaksanakan di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Indramayu, Jalan Gatot Subroto Nomor 1, Kepandean, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu.

Pendaftaran dibuka hingga 29 Juli 2026. Calon peserta dapat mendaftar melalui tautan https://bit.ly/sigap_bahasajepang⁠� atau dengan memindai QR Code yang tersedia pada media publikasi resmi.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi panitia melalui nomor 0877-7618-2626 (Gerry).

Melalui pelatihan ini, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki kemampuan bahasa dan keterampilan yang memadai sehingga siap mengikuti program pemagangan di Jepang serta mampu meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di tingkat internasional.

Sumber BLK Indramayu

Andika

Pelatihan Tata Boga Berbasis Masyarakat di Sukagumiwang Resmi Ditutup

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Program Pelatihan Berbasis Masyarakat (PBM) Sub Kejuruan Tata Boga yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indramayu resmi berakhir. Penutupan kegiatan berlangsung di Aula Ki Sapu Angin, Kecamatan Sukagumiwang, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan tersebut menandai selesainya rangkaian pelatihan keterampilan tata boga yang telah diikuti peserta selama beberapa waktu sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi dan kemandirian masyarakat.

Acara penutupan dihadiri jajaran pemerintah daerah, perwakilan UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Indramayu, instruktur, serta seluruh peserta yang telah menyelesaikan materi pelatihan, baik teori maupun praktik.

Instruktur pelatihan dari UPTD BLK Kabupaten Indramayu, Ando, mengapresiasi semangat dan kedisiplinan peserta selama mengikuti kegiatan. Ia berharap ilmu yang diperoleh tidak hanya menjadi bekal pengetahuan, tetapi juga mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dikembangkan menjadi peluang usaha.

“Manfaatkan ilmu yang telah diperoleh dengan sebaik-baiknya. Terus belajar, berkreasi, dan jangan takut memulai usaha agar keterampilan ini dapat memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPTD BLK Kabupaten Indramayu, Surachman, mengatakan bahwa Pelatihan Berbasis Masyarakat merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan keterampilan kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, peserta diharapkan mampu menjadi pribadi yang mandiri, memiliki daya saing, serta mampu menciptakan peluang kerja di lingkungan sekitar. Ia juga mendorong peserta untuk terus mengembangkan kemampuan yang telah diperoleh agar manfaat pelatihan dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Camat Sukagumiwang, Moh Mulya Setiawan, S.STP., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan pelatihan masih terdapat kekurangan.

“Kami memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Namun kami berharap seluruh peserta dapat memperoleh manfaat maksimal dari pelatihan yang telah diberikan. Semoga keterampilan yang didapat menjadi bekal untuk membuka usaha, meningkatkan kemampuan, dan membantu perekonomian keluarga,” tuturnya.

Program pelatihan ini diselenggarakan untuk membekali masyarakat dengan keterampilan praktis di bidang tata boga yang dapat dimanfaatkan untuk memasuki dunia kerja maupun berwirausaha. Melalui dukungan APBD Kabupaten Indramayu, pemerintah terus berupaya mendorong lahirnya masyarakat yang produktif, mandiri, dan memiliki daya saing.

Dengan berakhirnya pelatihan tersebut, para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan keterampilan yang telah diperoleh sebagai langkah nyata dalam meningkatkan taraf hidup sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Sukagumiwang.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional di BLK Indramayu Diperpanjang hingga 24 Maret 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com – UPTD BLK Disnaker Indramayu mengumumkan perpanjangan pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 Tahun 2026. Program ini menjadi kesempatan bagi para lulusan SMA/SMK/MA sederajat untuk meningkatkan keterampilan sekaligus mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

Program pelatihan ini khusus diperuntukkan bagi lulusan tahun 2023 hingga 2025. Pelatihan akan dilaksanakan di UPTD BLK Disnaker Indramayu dengan berbagai program kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri.

Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui platform SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker melalui tautan berikut:

https://skillhub.kemnaker.go.id⁠�

https://s.id/APBNBatch1⁠�

Tahapan Pendaftaran Pelatihan

Peserta yang ingin mengikuti pelatihan harus melalui beberapa tahapan, yaitu:

1.Membuat akun di platform SIAPkerja

2.Mengikuti asesmen penilaian diri

3.Mengikuti asesmen kecocokan kerja (SPI)

4.Memilih pelatihan yang akan diikuti

Jadwal Seleksi dan Pelatihan

Berikut tahapan dan jadwal kegiatan pelatihan:

-Pendaftaran pelatihan: 4–24 Maret 2026

-Batas akhir pengisian asesmen SiapLatih: 
 24 Maret 2026 (23.59 WIB)

-Pengumuman hasil asesmen SiapLatih:   
 25 Maret 2026

-Seleksi wawancara online: 26–28 Maret 
 2026

Pengumuman hasil seleksi akhir: 29 Maret 
-2026

-Daftar ulang mandiri (offline): 30 Maret 
 2026

-Mulai pelatihan: 1 April 2026

Selain itu, beberapa tahapan awal yang 
perlu diperhatikan peserta meliputi:

-Pengisian asesmen penilaian diri: 4–8  
 Maret 2026

-Asesmen kecocokan kerja (SPI): 9 Maret 
 2026

-Pemilihan pelatihan: 10–12 Maret 2026

-Pengumuman awal hasil asesmen: 16
 Maret 2026

-Tahap lanjutan proses seleksi: 17–29 
 Maret 2026

Melalui program ini diharapkan para peserta dapat memperoleh keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja sehingga mampu meningkatkan peluang kerja di masa mendatang.

Sumber BLK Indramayu

Andika

Pertamina IT Balongan dan UNS Edukasi PLTS Off Grid, Tegalurung Menuju Desa Mandiri Energi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Upaya mewujudkan desa mandiri energi mulai digalakkan di Desa Tegalurung, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu. PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) melalui Integrated Terminal (IT) Balongan bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar sosialisasi pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off grid bagi masyarakat setempat, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan ini ditujukan untuk memberikan pemahaman kepada perangkat desa, kelompok tani dan peternak, pelaku UMKM, serta pemuda mengenai pemanfaatan energi baru terbarukan yang dapat dimanfaatkan secara mandiri tanpa bergantung pada jaringan listrik utama.

Program PLTS tersebut saat ini telah hadir di tiga lokasi, yakni Desa Sukaurip, Desa Tegalurung, dan Desa Balongan.

Community Development Officer IT Balongan, Yhova Muliana, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bidang energi berkelanjutan yang diberi nama “Berbatera”. Program tersebut bertujuan mendorong pemanfaatan energi ramah lingkungan sekaligus mendukung upaya pengurangan dampak pemanasan global.

“Kami ingin mendorong masyarakat desa, khususnya kelompok tani, agar memiliki kemandirian energi. 

Energi ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan produktif seperti usaha tambak udang maupun kegiatan ekonomi lainnya,” ujar Yhova.

Dalam kegiatan tersebut, tim akademisi dari UNS yang diwakili Agus Supriyanto turut memberikan pemaparan teknis mengenai sistem kerja PLTS off grid. 

Materi yang disampaikan meliputi komponen utama seperti panel surya, solar charge controller, baterai penyimpanan, hingga inverter.

Selain penyampaian materi, peserta juga diajak mengikuti simulasi sederhana terkait perhitungan kebutuhan daya listrik serta estimasi kapasitas sistem PLTS yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Kuwu Desa Tegalurung, Abdullah, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia berharap ke depan desa dapat mengembangkan sistem PLTS secara bertahap untuk mendukung fasilitas umum maupun berbagai kegiatan usaha masyarakat.

“Ini menjadi langkah awal menuju Desa Tegalurung yang mandiri energi sekaligus ramah lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Kuwu Aab juga berharap fasilitas PLTS yang diberikan melalui program CSR dapat dijaga dan dirawat dengan baik agar memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Dengan adanya PLTS ini, kami berharap Desa Tegalurung dapat berkembang menjadi desa kreatif dan menuju desa mandiri sesuai dengan program Pemerintah Kabupaten Indramayu,” katanya.

Melalui kolaborasi antara dunia industri dan perguruan tinggi ini, diharapkan program PLTS off grid tidak hanya berhenti pada tahap sosialisasi, tetapi dapat diwujudkan dalam implementasi nyata yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Inisiatif ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong transisi energi bersih di tingkat desa, sejalan dengan semangat pembangunan berkelanjutan dan penguatan ekonomi lokal.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Pemkab Taput Dorong Peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi Terus Belajar Mandiri Hingga Terampil

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan Josua Hutabarat menghadiri kegiatan Penutupan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Kejuruan Menjahit, Teknik Las dan Bangunan/Meubelair di UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Silangkitang, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tapanuli Utara, Sipoholon. (Senin 3/11/2025).

Pelatihan yang berlangsung selama 18 hari dengan melibatkan 48 peserta masing-masing 16 orang setiap jurusan dari berbagai kecamatan di Tapanuli Utara. Tiga kejuruan unggulan yang diberikan yaitu Menjahit Pakaian Wanita Dewasa, Teknik Las dan Pembuatan Meubelair. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat agar mampu bersaing di dunia kerja maupun berwirausaha secara mandiri.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya perubahan sikap dan peningkatan kualitas diri setelah mengikuti pelatihan. “Harus ada pembeda setelah mengikuti pelatihan ini dengan sebelum menerima pelatihan. Mestinya saudara saudari  harus merasa rugi apabila tidak ada peningkatan kemampuan, bukan hanya soal anggaran yang sia-sia,” ujar Deni Lumbantoruan.

Ia mendorong seluruh peserta agar tidak berhenti belajar meski pelatihan telah berakhir.

“Pelatihan yang diberikan mungkin masih terbatas, namun harus disyukuri dan dijadikan langkah awal menuju peningkatan kompetensi yang lebih tinggi. Lanjutkan dengan pelatihan mandiri. Kita mulai dulu dari hal kecil, baru meningkat ke karya yang lebih besar. Semoga hasil dari pelatihan ini berkelanjutan,” tambahnya.

Wakil Bupati juga menegaskan pentingnya inisiatif belajar mandiri di era digital dan mengingatkan peserta untuk memanfaatkan teknologi dan sumber informasi terbuka sebagai sarana pengembangan diri.

“Semua yang dipelajari di BLK ini sebenarnya bisa ditemukan di YouTube. Pertanyaannya, apakah kita sudah mengaksesnya untuk memperkaya pengetahuan?,” katanya.

Selain itu, Deni Lumbantoruan juga menyebut peran Dekranasda Tapanuli Utara dalam memfasilitasi pelaku keterampilan seperti penjahit. Ia mencontohkan produk suvenir di kawasan wisata Hutaginjang yang masih banyak didatangkan dari luar daerah. “Kita harus bisa mengambil alih peluang ini. Kalau bisa dibuat oleh UMKM kita sendiri, mengapa harus dari luar daerah,?” tantangnya penuh semangat.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan sertifikat pelatihan secara simbolis kepada peserta oleh wakil Bupati didampingi Kepala Dinas Naker dan jajarannya. Wakil Bupati berharap ilmu yang telah diperoleh dapat diterapkan dan menjadi bekal dalam meningkatkan kesejahteraan.

“Manfaatkan apa yang sudah dipelajari sekarang. Jadikan keterampilan ini sebagai modal awal untuk masa depan agar SDM Tapanuli Utara semakin maju. Bahkan Pemerintah Daerah juga sedang mempersiapkan bentuk bantuan bagi tenaga kerja yang ingin bekerja di luar negeri,” pungkasnya saat meninjau beberapa karya peserta.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal

Dari Serabut Kelapa Jadi Peluang Usaha, Lapas Indramayu Adakan Pelatihan Coco Shade

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu menggelar pelatihan pembuatan coco shade berbahan serabut kelapa bagi warga binaan, Rabu (13/8/2025).

Kegiatan yang diselenggarakan diarea Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Lapindra ini dimulai pukul 09.00 WIB dan dibuka langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, didampingi oleh Kasi Binadik & Giatja serta Kasubsi Giatja.

Pelatihan ini merupakan hasil kerja sama dengan PT. Coir Indonesia Global, menghadirkan dua instruktur berpengalaman di bidang industri pengolahan serabut kelapa. Materi yang diberikan mencakup pengenalan bahan baku, teknik pengolahan, hingga proses pembuatan coco shade yang memiliki nilai jual tinggi.

Pada kesempatan itu, Fery Berthoni menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

“Kami berkomitmen memberikan bekal keterampilan yang dapat bermanfaat bagi warga binaan setelah bebas nanti. Pelatihan pembuatan coco shade ini bukan hanya memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga membuka peluang usaha di masa depan,” ujarnya.

Berthoni menambahkan, pelatihan ini juga merupakan bentuk implementasi 13 Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam pemberdayaan warga binaan untuk mendukung kemandirian ekonomi.

Peserta pelatihan adalah warga binaan yang telah memenuhi persyaratan baik secara administratif maupun substantif serta memiliki minat dalam bidang kerajinan tangan. Diharapkan, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi modal berharga bagi mereka untuk membangun usaha atau bekerja di industri pengolahan serabut kelapa setelah kembali ke masyarakat.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

IWO Indramayu dan Smartfren Inspirasi Generasi Muda Jadi Pemimpin

INDRAMAYU.radarinformasi.com – IWO Kabupaten Indramayu bersama Smartfren Community akan mengadakan pelatihan public speaking untuk siswa MTs Negeri 2 Indramayu. Acara yang akan digelar besok (21/11) ini menghadirkan Tomi Indra Priyanto, Ketua Pengurus Ikatan Wartawan Online Wilayah Jawa Barat sebagai narasumber. Rabu (20/11)

Ketua IWO Indramayu, Kang Supardi, mengatakan bahwa kegiatan ini selaras dengan semangat Hari Pahlawan, yakni menginspirasi generasi muda untuk menjadi pemimpin masa depan.

Sementara itu, Haji Mujtahid dari Smartfren Community menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program pengembangan masyarakat (Comdev) perusahaan.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam berkomunikasi efektif dan menyampaikan ide-ide inovatif.

Red