Puluhan Gempa Susulan Guncang Adonara Usai Gempa Dangkal M 4,7 di Flores Timur

FLORES.radarinformasi.com – Suasana tenang di Flores Timur pada Kamis dini hari (9/4/2026) mendadak berubah menjadi kepanikan setelah gempa bumi dangkal berkekuatan Magnitudo 4,7 mengguncang wilayah tersebut.

Dampak paling parah terjadi di Pulau Adonara, di mana ratusan rumah mengalami kerusakan dan sejumlah warga harus mendapatkan perawatan medis.

Guncangan terjadi sekitar pukul 00.17 WITA dan berlangsung selama dua hingga empat detik. Meski magnitudonya tergolong sedang, kedalaman gempa yang hanya sekitar 5 kilometer membuat daya rusaknya cukup besar, terutama bagi bangunan warga.

Hingga siang hari, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat telah terjadi sekitar 60 kali gempa susulan. Kondisi ini membuat warga memilih bertahan di ruang terbuka karena khawatir akan guncangan lanjutan.

Kerusakan terparah dilaporkan terjadi di Desa Terong dan Desa Lamahala. Berdasarkan data dari Camat Adonara Timur, Ismail Ban, total 146 rumah mengalami kerusakan, dengan rincian 105 unit di Desa Terong dan 41 unit di Desa Lamahala.

Selain kerusakan bangunan, sedikitnya 20 warga dilaporkan mengalami luka-luka. Lima orang di antaranya mengalami luka berat dan memerlukan penanganan intensif, sementara lainnya mengalami luka ringan akibat tertimpa material bangunan saat berusaha menyelamatkan diri.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Flores Timur, Anton Doni Dihen, menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari guna mempercepat distribusi bantuan logistik dan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.

Pemerintah daerah bersama tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan TAGANA telah turun langsung ke lokasi. Fokus penanganan saat ini meliputi pendataan korban, pembangunan tenda pengungsian, serta penyaluran kebutuhan dasar seperti kasur dan terpal.

Di tengah kondisi tersebut, warga terdampak berusaha bertahan dengan mendirikan tenda darurat seadanya. Salah satu korban, Maryam Mahyudin, mengungkapkan bahwa rumahnya mengalami kerusakan parah dan dirinya masih diliputi trauma akibat guncangan yang terjadi secara tiba-tiba.

“Rumah saya hancur, dan saya masih trauma karena guncangannya masih teringat. Saya melihat dinding rumah roboh saat hendak berlari keluar. Sekarang kami hanya bisa memasak dan tidur di tenda sederhana beratapkan terpal,” ujar Maryam.

Red

Kapolres Indramayu Tinjau Lokasi Banjir, Salurkan Bansos dari Kapolda Jabar

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., meninjau langsung lokasi banjir sekaligus menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak banjir di Gang Bakti, Kelurahan Lemahmekar, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Selasa (27/1/2025).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat yang terdampak musibah banjir akibat tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Indramayu didampingi Pejabat Utama (PJU) dan perwira Polres Indramayu, Kapolsek Indramayu AKP Indri Hapsari, S.H., serta sejumlah personel Polres Indramayu.

Kapolres Indramayu melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menyampaikan, bantuan sosial yang disalurkan berupa 40 kantong beras yang merupakan bantuan dari Kapolda Jawa Barat dan diperuntukkan bagi warga terdampak banjir.

“Penyaluran bantuan sosial ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya saat warga sedang mengalami musibah,” ujar AKP Tarno.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus memberikan dukungan moril agar masyarakat tetap kuat dan tabah menghadapi kondisi yang ada.

Selain menyerahkan bantuan, Kapolres Indramayu juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan jiwa, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan, serta segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas setempat apabila terjadi kondisi darurat.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan tidak ragu melapor kepada petugas apabila membutuhkan bantuan atau kondisi air kembali meningkat,” pesannya.

Pada kesempatan itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno juga mengajak masyarakat untuk terus menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Apabila masyarakat menemukan potensi gangguan kamtibmas, kami imbau untuk segera melaporkannya melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau melalui Call Center Polri 110,” pungkasnya.

(Sumber: Humas Polres Indramayu / Andika)

Angin Puting Beliung Terjang Indramayu, Puluhan Rumah Rusak, Beberapa Rata dengan Tanah 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Angin puting beliung menerjang dua desa di Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Kamis (6/3/2025) malam. Bencana ini mengakibatkan puluhan rumah rusak, bahkan beberapa di antaranya rata dengan tanah. Jumat (7/3)

Berdasarkan data pemerintah kecamatan, sebanyak 91 rumah warga terdampak. Desa Pabean Ilir menjadi wilayah dengan kerusakan terparah, dengan 61 rumah rusak, sementara 30 rumah lainnya berada di Desa Totoran.

Evakuasi dan Pemulihan Pascabencana 

Sebanyak tujuh warga kehilangan rumah mereka akibat amukan angin yang merobohkan bangunan hingga rata dengan tanah. Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, BPBD, dan relawan dikerahkan pada Jumat (7/3/2025) untuk membantu evakuasi dan pemulihan pascabencana.

Dengan menggunakan peralatan seperti gergaji mesin, petugas menyingkirkan pohon tumbang serta membantu warga menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan. Kapolsek Pasekan, Iptu Edi Mulyana, mengatakan bahwa evakuasi sudah dimulai sejak Kamis malam. “Pak Kapolres langsung menurunkan anggota setelah mendapat laporan angin puting beliung,” ujarnya.

Hingga kini, proses evakuasi masih berlanjut mengingat banyaknya rumah yang mengalami kerusakan parah. Sebanyak 30 personel Polri diterjunkan ke lokasi bencana untuk membantu para korban. Polres Indramayu juga mengerahkan tim kedokteran dan kesehatan untuk menangani warga yang mengalami luka maupun trauma.

Korban Luka dan Trauma 

Sedikitnya lima orang mengalami luka-luka, sementara beberapa warga, terutama lansia, mengalami trauma akibat peristiwa ini. “Ibu-ibu yang sudah sepuh kemungkinan terkejut sehingga mengalami trauma,” kata Edi.

Sementara itu, Camat Pasekan, Dedeh Nurjanah, menyatakan bahwa pemerintah kecamatan bergerak cepat dalam penanganan pascabencana. Saat ini, fokus utama adalah penanggulangan dan pemulihan. Pihaknya juga berencana mendirikan posko darurat sebagai tempat sementara bagi warga yang kehilangan rumah. “Sekarang masih dalam tahap pembangunan, kami terus berkoordinasi untuk memenuhi kebutuhan para korban,” ujar Dedeh.

Pemerintah dan aparat setempat terus berupaya memulihkan kondisi pasca-bencana agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan normal.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati Nina Agustina Gerak Cepat Tangani Puting Beliung

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Meningkatnya curah hujan yang terjadi selama periode Natal dan Tahun Baru telah mengakibatkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, angin kencang, longsor, badai petir, serta gelombang pasang yang menimpa beberapa wilayah di Indonesia.

Baru-baru ini, hujan lebat dan angin puting beliung menerjang puluhan rumah di Blok Tegur RT 16, 17, dan 18, Desa Pabean Ilir, Kecamatan Pasekan, pada Rabu (8/1/2025) dini hari.

Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina, melalui Camat Pasekan, Dedeh Nurjanah Fitria, menyampaikan bahwa curah hujan yang tinggi disertai angin kencang tersebut mengakibatkan 23 rumah rusak, dengan rincian 10 rumah rusak berat, 13 rumah rusak ringan dan sedang, serta 7 pohon tumbang.

Walaupun demikian, Dedeh menyebutkan bahwa bencana yang mengakibatkan rusaknya rumah sejumlah warga tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Saat ini, Pemerintah Kecamatan Pasekan bersama pihakpihak terkait, seperti BPBD, Dinas Sosial, dan instansi lainnya, terus melakukan pemantauan dan pengamanan di lokasi. Mereka juga melakukan pemotongan pohon tumbang yang menghalangi jalan, membersihkan puingpuing, memastikan aliran listrik aman, serta memberikan imbauan kepada warga yang terdampak.

Selain itu, kebutuhan mendesak seperti logistik bahan makanan dan keperluan lainnya yang diperlukan oleh warga terdampak sedang diprioritaskan untuk segera disalurkan. “Kami sudah melaporkan terkait kejadian puting beliung yang menimpa warga di Kecamatan Pasekan pada dini hari tadi kepada Ibu Bupati Indramayu,” ucapnya.

Mendengar kabar tersebut, Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina, segera menugaskan stakeholder terkait, termasuk pihak kecamatan, untuk bergerak cepat melakukan langkah penanggulangan serta mengecek kondisi warga terdampak sekaligus menyuplai kebutuhan mereka.

Sementara itu, Plt. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Asep Abdul Mukti, mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi, terutama pada musim penghujan seperti sekarang.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga, terutama yang tinggal di sekitar pohon besar, untuk melakukan pemangkasan cabang-cabang pohon yang rentan tumbang. Hal ini penting guna mengurangi risiko bahaya yang dapat ditimbulkan oleh angin kencang atau hujan lebat,” ujarnya.

la juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Selalu ikuti informasi cuaca dari sumber yang terpercaya dan pastikan lingkungan sekitar aman untuk mengurangi potensi kerugian dan bencana,” tutupnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Didampingi Bupati Sukabumi Tinjau Lokasi Pergerakan Tanah di Desa Sukamaju

SUKABUMI.radarinformasi.com – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, didampingi Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami, melakukan kunjungan kerja ke Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, untuk meninjau dampak pergerakan tanah yang mengakibatkan kerusakan signifikan di wilayah tersebut, Jumat (6/12).

Kunjungan ini diawali dengan peninjauan lokasi pengungsian. Wakil Presiden Gibran mengunjungi dua titik pengungsian utama, yaitu di SDN Tegalpanjang dan halaman Kantor Desa Sukamaju. Dalam kunjungan tersebut, Gibran berinteraksi langsung dengan para pengungsi, terutama anak-anak, sembari memberikan bantuan berupa mainan, susu, dan paket kebutuhan lainnya. Aksi ini menunjukkan empati mendalam terhadap kondisi para pengungsi.

Setelahnya, Gibran bersama rombongan menuju lokasi terdampak bencana menggunakan kendaraan roda dua untuk memeriksa langsung area yang mengalami pergerakan tanah. Dalam kesempatan itu, Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami, menyampaikan harapannya agar kunjungan Wakil Presiden membawa perhatian lebih dari pemerintah pusat.

“Kami berharap kunjungan ini dapat menjadi perhatian khusus dari kementerian terkait untuk mempercepat kebijakan pemulihan infrastruktur yang rusak akibat bencana,” ujar Bupati Marwan Hamami.

Kunjungan Wakil Presiden ini memberikan harapan baru bagi masyarakat Sukabumi. Dengan dukungan pemerintah pusat, proses pemulihan dan pembangunan infrastruktur yang rusak diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan efektif. Langkah ini tidak hanya penting untuk perbaikan fisik, tetapi juga untuk memulihkan semangat serta kesejahteraan warga terdampak.

Kehadiran Wakil Presiden Gibran di tengah masyarakat yang sedang berjuang melawan dampak bencana menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani bencana alam dan mempercepat pemulihan di daerah terdampak.

Reporter  : Dahlia
Redaktur  : Rizal

Hujan Tak Henti, Tanah Longsor Terjang Rumah Warga

SUKABUMI.radarinformasi.com – Curah hujan tinggi yang terjadi belakangan ini meningkatkan risiko bencana, khususnya bagi warga yang tinggal di dekat aliran sungai atau daerah dengan kontur tanah tidak merata, seperti banjir dan tanah longsor. Sebuah longsor terjadi di Kampung Nyalindung, RT 03 RW 04, Kelurahan Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (11/11/2024).

Longsor ini diperkirakan terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung lama hampir setiap harinya. Akibatnya, satu rumah warga mengalami kerusakan di bagian depan dan dapurnya. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian materil yang dialami cukup signifikan.

Pihak terkait, seperti ketua RT, ketua RW, LPM, perangkat desa, tim pemadam kebakaran, BPBD, Babinsa, dan lainnya, segera turun ke lokasi untuk memberikan bantuan darurat dan mencegah longsor lebih lanjut yang dapat mengancam bagian rumah lainnya.

Saep Purnama, S.IP, M.Si, Lurah setempat, turut merespons dengan cepat. “Saya berharap seluruh warga yang tinggal di daerah rawan longsor atau banjir bisa lebih waspada, terutama untuk keselamatan diri, mengingat intensitas hujan yang tinggi dan berkepanjangan. Saya berharap tidak ada lagi korban baik materi maupun jiwa,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, estimasi kerugian material masih dalam pendataan. Namun, langkah-langkah penanganan dan pengamanan darurat telah dilakukan di lokasi kejadian.

Reporter : Dahlia
Redaktur : Rizal

Polsek Parung dan Instansi Terkait Tinjau Lokasi Robohnya Tenda Hajatan Akibat Angin Kencang

BOGOR.radarinformasi.com – Angin kencang yang melanda wilayah Ciseeng, Kabupaten Bogor, pada Minggu siang, 1 September 2024, menyebabkan sebuah tenda hajatan di Perumahan Taman Ria Persada, RT 01 RW 05, Desa Cibeteung Muara, Kecamatan Ciseeng, roboh. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.15 WIB, saat acara resepsi pernikahan sedang dalam jeda istirahat. Selasa (3/9)

Tenda tersebut digunakan untuk resepsi pernikahan yang diselenggarakan oleh Srie Haryati, seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Blok E5 No. 1 perumahan tersebut. Acara yang dimulai pada pukul 09.00 WIB terhenti sejenak saat angin kencang tiba-tiba menerpa dan merobohkan tenda.

Beruntung, tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam insiden ini. Namun, beberapa hidangan yang disajikan, seperti nasi dan lauk pauk, tumpah, dan tenda mengalami kerusakan.

Setelah kejadian, acara resepsi dipindahkan ke dalam rumah Srie Haryati. Pihak penyewa tenda, Hila Make-up, segera menyediakan tenda sementara untuk melanjutkan acara. Acara resepsi kemudian dilanjutkan hingga selesai sekitar pukul 22.30 WIB, diakhiri dengan pertunjukan organ tunggal.

Kapolsek Parung, AKP Doddy Rosjadi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa situasi di lokasi kejadian terkendali. “Kami segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan keamanan di lokasi. Syukurlah, acara resepsi dapat dilanjutkan dan diselesaikan dengan lancar meski sempat mengalami gangguan akibat cuaca,” ujar AKP Doddy.

Polsek Parung bersama instansi terkait telah melakukan pengecekan di lokasi kejadian untuk memastikan kondisi terkendali dan memberikan bantuan yang diperlukan.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Caringin Bersama Instansi Terkait Lakukan Pengecekan Rumah Roboh Akibat Hujan Di Lemahduhur

BOGOR.radarinformasi.com- Sebuah bencana alam menerpa wilayah Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, saat rumah di Kp. Cikodok, Rt 001/003 Desa Lemah Duhur, roboh pasca hujan deras pada Sabtu 27 Januari 2024, pukul 16.00 WIB. Kapolsek Caringin, AKP Ketut Lasswarjana, SH,.MM mendapatkan laporan dari anggota Bhabinkamtibmas Aipda Aris Sugianto dan langsung turun untuk melakukan pengecekan ke lokasi tersebut bersama Instansi terkait TNI dan pihak desa dan Kecamatan. Minggu (28/01/2024).

Kapolsek Caringin AKP Ketut Lasswarjana,.SH,.MM menjelaskan kronologis kejadian menyebutkan bahwa saat hujan turun, bagian atap rumah Suhaeti dan anaknya roboh, yang mengakibatkan mereka langsung berlari ke luar rumah untuk menyelamatkan diri. Selanjutnya, atap bagian tengah juga mengalami roboh, meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai 25 juta rupiah.

Bhabinkamtibmas Desa Lemahduhur, Aipda Aris Sugianto, bersama dengan beberapa pihak terkait, seperti Babinsa, BPBD Kabupaten Bogor, kelembagaan desa, ketua RT, dan tokoh masyarakat serta warga, telah melakukan peninjauan di lokasi kejadian. Upaya koordinatif ini bertujuan untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada warga yang terkena musibah dan akan berkoordinasi dengan Instansi terkait lainnya.

Dijelaskan juga, “Bahwa langkah-langkah penanganan lebih lanjut akan segera diambil dan situasi darurat ini terus dipantau. Laporan telah disampaikan kepada pimpinan dan seluruh pihak yang terlibat untuk koordinasi lebih lanjut”, ucap Kapolsek Caringin AKP Ketut.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kapolsek Cibungbulang Bersama Bhayangkari Berikan Bantuan Kepada Warga Terkena Dampak Gempa Bumi

BOGOR.radarinformasi.com– Kapolsek Cibungbulang Kompol Zulkernaidi S.Sos., M.M., bersama Bhayangkari Ranting Cibungbulang memberikan bantuan sosial serta trauma healing kepada anak-anak korban bencana alam gempa bumi di Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor. Jumat (15/12/23).

Hal tersebut sebagai bentuk empati keluarga besar Kepolisian dan Bhayangkari terhadap anak-anak korban bencana alam gempa bumi yang terjadi kemarin di Desa Purwabakti pada Kamis 14 Desember 2023.

“Kegiatan pemberian bantuan serta Trauma Healing  sebagai kunjungan untuk memantau langsung kondisi psikologis warga dan anak-anak yang menjadi korban bencana gempa bumi, kami semua bersama TNI – Polri dan Instansi terkait memberikan semangat dan motivasi sebagai bukti empati Polri dan Bhayangkari terhadap bencana alam gempa bumi di Desa purwabakti”.

“Diketahui, tampak ‎dengan tatapan gembira anak-anak dari korban terdampak, bermain bersama dengan Ibu Bhayangkari sembari dibagikan camilan dan tampak berseri sambil tertawa bersama membuat suasana terlihat erat hubungannya”, ujar Kapolsek Cibungbulang Kompol Zulkarnain.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Dampak Curah Hujan Itensitas Tinggi, Dapur Milik Warga Desa Teluk Pinang Longsor

BOGOR.radarinformasi.com – Bencana alam tanah longsor terjadi di wilayah Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, terjadi pada Senin 19 Juni 2023, yang mana dalam kejadian tersebut bagian dapur rumah warga alami kerusakan.

Kapolsek Ciawi Polres Bogor Kompol Agus Hidayat S.H,.MH, mengatakan bahwa kejadian tanah longsor tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, diduga yang menjadi faktor penyebab terjadinya tanah longsor tersebut yakni itensitas curah hujan yang cukup tinggi.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut hanya saja bagian dapur rumah warga mengalami kerusakan dan di tafsir mengalami kerugian sebesar 25 juta rupiah”.

“Sementara itu penghuni rumah dan barang-barang yang masih bisa di selamatkan sudah kita evakuasi ke lokasi yang lebih aman, guna menghindari terjadinya longsor susulan”, ungkap Kapolsek Ciawi Polres Bogor Kompol Agus Hidayat.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule