Tanpa Papan Proyek, Pembangunan Irigasi di Desa Warung Menteng diduga Asal – asalan

Tanpa Papan Proyek, Pembangunan Irigasi di Desa Warung Menteng diduga Asal – asalan

BOGOR.radar.informasi.com – Gabungan Perkumpulan Kelompok Petani Pemakai Air (P3A) telah menerima gelontoran anggaran dari Pemerintah untuk pembangunan Irigasi guna meningkatkan kualitas panen para petani, akan tetapi sangat disayangkan, banyak pekerjaan Irigasi yang tidak mengedepankan kualitas, tentunya hal tersebut akan berdampak merugikan masyarakat selaku penerima manfaat, terutama para Petani dan juga mengakibatkan kerugian negara, Jum’at (16/04/21).

Dari hasil investigasi radar.informasi.com dilapangan, pembangunan Irigasi yang berlokasi di Kp.Cimenteng, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor tersebut, selain tanpa memasang papan proyek, dalam pemasangan pondasi diduga tidak digali terlebih dahulu, batu hanya menempel pada permukaan tanah, tentu saja hal itu akan mengakibatkan adanya pengurangan kekuatan dan daya tahan pembangunan itu sendiri.

Padahal setiap pengerjaan infrastruktur apapun itu jenisnya yang menggunakan anggaran APBD/APBN wajib adanya transfaransi publik, sebagaimana diatur dalam UU nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, papan proyek penting, agar masyarakat mengetahui dari mana sumber anggaran proyek dan jumlah anggaran yang diserap untuk pembangunan.

Andika selaku Ketua P3A tidak tampak dilokasi dan saat dikonfirmasi via Seluller Ia tidak memberikan respon apapun. Sementara itu Hadijana selaku Camat Cijeruk saat dikonfirmasi via WA mengatakan, “Setelah koordinasi dgn pelaksana kegiatan, papan nama disediakan oleh Balai Ciliwung Cisadane dan hari ini papan akan dipasang, mengenai pekerjaan yang tidak digali terlebih dahulu silahkan kangsung tanyakan kepada penanggungjawabnya saja”.

Sangat disayangkan lemahnya pengawasan dari Instansi terkait menyebabkan pembangunan dikerjakan secara asal – asalan dan tidak ada transfarasi kepada publik dan anehnya lagi pekerjaan hampir rampung pihak Balai Ciliwung Cisadane baru akan memasang papan proyek.

Red

Miris..!!! Agen E Warung Desa Ciburuy Tempat Penyaluran Yang Digunakan Gudang Penggilingan Padi

Miris..!!! Agen E Warung Desa Ciburuy Tempat Penyaluran Yang Digunakan Gudang Penggilingan Padi

bOGOR.radar.informasi.com – Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah program bantuan dari Pemerintah Klementrian Sosial (kemensos) guna mengantisipasi masyarakat yang terdampak dimasa pandemi, bantuan tersebut ditransfer langsung ke rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk dibelanjakan ke Agent E-Warung yang tentu adalah warung yang menyediakan bahan komoditi yang berkualitas.

Namun sayang agen Muhc. Desa ciburuy, Kecamtan Cigombong, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, terkesan memaksakan, karena tempat penyaluran yang digunakan gudang penggilingan padi, bahkan diduga ada keterlibatan Oknum Perangkat Desa dan Kelompok Tani Desa, Bila mengacu pada Pedoman Umum (pedum) program BPNT,
ASN, Kepala Desa atau Lurah, Aparatur Desa dan Kelurahan, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Badan Permusyawaratan Kelurahan (BPK), Tenaga Pendamping Pangan BPNT, pelaksana program PKH, baik perorangan maupun berkelompok tidak diperbolehkan menjadi agen e-Warung, mengelola E-Warung maupun menjadi pemasok E-warung.

Diduga lemahnya pengawasan dari pihak – pihak terkait aturan tersebut diduga diabaikan oleh Oknum Kadus Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor – Jawa Barat.

Hasil pantauan Awak Media dilapangan, diduga ada Oknum Staf Desa dan Poktan yang ikut membantu agen E-warung. Parahnya lagi diduga agent E-Warung Moch telah memaketkan bahan pangan,sehingga KPM tidak bisa menentukan pilihan.

Saat dikonfirmasi, Iye selaku TKSK terkait harga komoditi yang sudah dipaketkan dan diduga tidak sesuai pasaran mengatakan bahwa, “Tanyakan aja langsung ke Agen yang bersangkutan”, ucap TKSK.

Diwaktu yang berbeda Awak Media mencoba konfirmasi Korda BPNT Kabupaten, Fahru melalui via Whatsaap, ia mengatakan terkait tempat yang digunakan penyalur, “Ok, nanti saya laporkan ke Bank Mandiri, Bank yang punya Agen, kita hanya monitoring”, pungkasnya.

Reporter : Pajar Rahayu

Redaktur : Dewi Pelangi

Proyek P3-TGAI Desa Cipelang Bak Siluman, Tanpa Papan Informasi

Proyek P3-TGAI Desa Cipelang Bak Siluman, Tanpa Papan Informasi

BOGOR.radar.informasi.com – Dalam rangka meningkatkan taraf hidup Masyarakat, terutama Petani, Pemerintah melalui program P3A (Perkumpulan Petani Pemakai Air) telah menggelontorkan dana untuk pembangunan saluran air yang menuju ke persawahan dengan tujuan untuk memudahkan Petani dalam bercocok tanam sehingga dapat menghasilkan panen yang maksimal dan berkualitas, Rabu (14/04/21).

Sesuai dengan tekhnis, proyek ini dikerjakan secara Padat Karya Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dengan cara Swakelola, dengan maksud untuk menyerap tenaga kerja sekitar sebagai penerima manfaat, apalagi dimasa pandemi Covid-19 banyak sekali Warga yang membutuhkan penghasilan tambahan. Namun sangat disayangkan, proyek yang berlokasi di Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor – Jawa Barat dan menggunakan anggaran Pemerintah tersebut berkesan tidak transfaran.

Di lokasi pembangunan tidak tertera papan informasi, sehingga Masyarakat tidak bisa melakukan kontrol sosial, karena tidak mengetahui besarnya anggaran dan peruntukannya. Padahal sesuai dengan Undang (UU) nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 70 tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Perpres nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, setiap pembangunan yang menggunakan APBD/APBN wajib memasang papan proyek.

Sementara itu, Odang sebagai Ketua P3A saat dikonfirmasi melalui seluler mengatakn bahwa Ia hanya Pengawas Lapangan.
“Saya hanya Pengawas Lapangan saya tidak tahu terkait papan proyek, untuk lebih jelasnya silahkan temui pak Maman Tompel”, ujarnya singkat.

Begitu pula Maman Tompel, saat ditemui dikediamannya mengatakan bahwa, “Saya bukan siapa – siapa dan tidak sebagai apa – apa, saya hanya punya Link ke pusat dan penyambung lidah saja, terkait papan proyek itu urusan yang diatas”, katanya singkat.

Red

Bersyukur masih dipertemukan kembali dengan Ramadhan, Cak Imin laksanakan Tarawih Bersama Warga

Bersyukur masih dipertemukan kembali dengan Ramadhan, Cak Imin laksanakan Tarawih Bersama Warga

MUNA BARAT.radar.informasi.com – Sebagai bentuk rasa syukur atas rejeki dan kesehatan sehingga masih dapat mengikuti Ramdhan 1442 H kali ini, Cak Imin, Kepala Desa Marobea, Kecamatan Sawerigadi, Kabupaten Munabarat, melaksanakan Tarawih perdananya di Masjid Nurul Iman, Rabu (14/04/21).

Tak lupa dalam kesempatan Tarawih bersama Warga, Ia memberikan sepatah dua patah kata untuk memberikan siraman rohani kepada Warganya. Ia berucap syukur di tahun ini masih bisa kembali mengikuti Ramadhan dan bisa Sholat Tarawih berjamaah.

“Alhamdulillah di tahun 2021 ini kita semua Umat Muslim di seluruh dunia, terkhusus masyarakat Desa Marobea kembali dipertemukan dengan Bulan Suci Ramadhan 1442 H, bulan ini merupakan bulan suci yg penuh berkah dan ampunan, bulan dimana kita mengintrofeksi diri kita sebagai umat manusia sehingga Insyaallah kedepannya kita menjadi Umat Islam yang lebih baik lagi dimasa yang akan datang”, ujarnya.

Lanjutnya, “Berpuasa dibulan suci Ramadhan ini kita sebagai Umat Muslim bukan hanya menahan haus dan lapar tetapi kita harus mampu menahan diri dari segala ucapan dan tindakan yang merugikan orang lain, seperti berbohong/menyebarkan hoaks, menggunjing, menghasut, menyebar kebencian /permusuhan dan melakukan kekerasan/ anarkis kepada sesama umat manusia”.

“Oleh karena itu, dalam berpuasa di Ramadhan, mari kita bulatkan tekad dan niat untuk melaksanakan ibadah dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan dalam rangka meningkatkan kadar keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah Swt.
Semoga amal ibadah kita selama di bulan suci ramadhan ini akan mendapat keberkahan pahala dari Allah SWT”, jabarnya.

Cak Imin juga atas nama pribadi juga Pemerintah Desa mengucapkan, “Marhaban Ya Ramadhan 1442 H”, menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan terutama di lingkungan Masjid dan lingkungan rumah masing – masing, karena kebersihan akan smenjadi nilai Ibadah ketika kita melaksanakannya dengan penuh keikhlasan.

“Saya minta kepada seluruh Warga, pada tanggal 16 mendatang kita akan laksanakan kegiatan pembersihan Masjid Nurul Iman dan Masjid Al. Muhajirin, semoga dengan kebersihan Masjid akan memberikan kenyamanan dan menciptakan kekhusyukan Jama’ah dalam beribadah”, pingkasnya.

Reporter : Laode Abu Bakar
Redaktur : Dewi Pelangi

Di Awal Ramadhan, Ketua Hipma Kunjungi Kepala Desa Marobea

Di Awal Ramadhan, Ketua Hipma Kunjungi Kepala Desa Marobea

MUNA BARAT.radar.informasi.com – Hari pertama bulan suci Ramadhan, Kepala desa Marobea mendapat kunjungan dari Ketua Himpunan Mahasiswa ( HIPMA ), dalam kunjungan tersebut di sambut dengan baik oleh Kepala Desa Marobea, Kecamatan Sawerigadi, Kabupaten Muna Barat, Muslimin Salim S.Pd. yang akrab disapa (Cak Imin), Selasa (13/04/21).

Adapun tujuan dari kunjungan tersebut tak lain adalah sebagai salahsatu persiapan pelantikan Ketua Pengurus Hipma Desa Marobea periode 2021 – 2022, hal tersebut ditegaskan oleh Cak Imin. Masih menurutnya, “Program kerja Hipma Desa Marobea yang akan disinergikan dengan program Pemerintah Desa, juga pelaksanaan lomba kegiatan keagamaan tingkat Anak – anak usia dini, yang akan di selenggarakan oleh Hipma Desa Marobea dalam mengisi momen Bulan suci Ramadhan 1442 H”.

“Saya atas nama Pemerintah Desa Marobea sangat mengapresiasi apa yang menjadi program – program dari Hipma Desa Marobea, semoga sinergitas antara Pemerintah Desa dan Hipma akan selalu terbangun, terutama dalam hal mewujudkan nawacita Pemerintah Desa Marobea”, pungkasnya.

Reporter : Laode Abubakar
Redaktur : Dewi Pelangi

Iyos Somantri: Klinik Berkontribusi Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

Iyos Somantri: Klinik Berkontribusi Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

SUKABUMI.radar.informasi.com – Setelah berproses kurang lebih 1,5 tahun membangun infrastruktur layanan kesehatan, Klinik Pratama Tabayyun di Padabeunghar, Kecamatan Jampang Tengah diresmikan oleh Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri pada Jumat (09/04/21).

Direktur Klinik Pratama Tabayyun Rusli Pranasti dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Klinik Pratama ini merupakan sebuah simbol dari kebersamaan sekaligus fasilitas layanan kesehatan yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Kami bercita – cita klinik ini bisa menjadi inovasi dunia kesehatan dan diharapkan masyarakat puas dengan pelayanan kesehatan di klinik ini,” ujarnya.

Relevan dengan itu, Kadis Kesehatan Harun Alrasyid, mengatakan hadirnya klinik sinergis dengan skala prioritas yang menjadi visi dan misi Kabupaten Sukabumi yaitu optimalisasi pelayanan kesehatan termasuk terbangunya infrastruktur kesehatan dan kemudahan akses kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Iyos Somantri meyakini klinik Pratama Tabayyun bisa memberikan konstribusi yang signifikan untuk pelayanan kesehatan masyarakat sekitarnya.

“Saya meyakini pengoperasian klinik ini dapat membantu Pemerintah Daerah dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terutama di wilayah Jampang Tengah dan Cikembar, maka dengan tersedianya layanan kesehatan yang berkualitas turut menciptakan masyarakat
yang sehat dan sejahtra lahir batin,” ujarnya.

Wabup menambahkan, Kolaborasi antara fasilitas kesehatan yang dibangun oleh pemerintah dan swasta bisa mengoptimalkan pelayanan terhadap masyarakat.

“Kami menyadari bahwa pemerintah belum bisa memberikan layanan menyeluruh, karena itu hadirnya fasilitas kesehatan swasta sangat membantu pemerintah dalam pelayanan kesehatan di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

Diakhir acara dilakukan pemberian santunan kepada anak yatim dan pemberian Al-Qur’an untuk masjid, dilanjutkan dengan penandatanganan Prasasti Klinik Pratama Tabayyun dan membuka selubung papan nama oleh Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri.

Reporter : Pajar Rahayu
Redaktur : Dewi Pelangi

Jelang Ramadhan, Satpol PP Indramayu Gencar Razia Mihol

Jelang Ramadhan, Satpol PP Indramayu Gencar Razia Mihol ini

INDRAMAYU.radar.informasi.com – Indramayu – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Indramayu, melakukan Razia tempat peredaran minuman beralkohol (Mihol) di Desa Telukagung, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Rabu (7/4/2021).

Plt.Kasat.Pol.PP. Indramayu, Hamami Abdul Ghani mengatakan, pelaksanaan Razia minuman beralkohol itu dilakukan sebagai langkah penegakan Perda Indramayu nomor 15 tahun 2006 tentang perubahan atas Perda Indrmayu nomor 7 tahun 2005 tentang pelarangan minuman beralkohol di Kabupaten Indramayu.

Menurutnya, pelaksanaan Perda tersebut menjadi tanggungjawab Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk dilakukan tindakan penyidikan atas pelanggaran Perda. Hal itu dilakukan menjelang pelaksanaan ibadah pada Bulan Suci Ramadhan tahun 2021.

Dari hasil Razia yang dilakukan Satpol.PP Indramayu, pihaknya dapat melakukan penyitaan barang bukti berupa minuman beralkohol jenis Angker Bir 12 dus, Anggur Merah 5 dus, Asoka 1 dus, dan Druf Bir 1 dus dari pemilik Mihol atas nama IH warga Desa Telukagung, Blok Sindupraja Kecamatan/Kabupaten Indramayu.

“Pelaksanaan Razia ini dilakukan atas informasi dari masyarakat, kami menyita beberapa merk minuman beralkohol di Desa Telukagung,” tuturnya kepada Awak Media.

Ia menegaskan, pelaksanaan Razia Mihol akan terus dilakukan oleh jajaran Satpol.PP di seluruh wilayah Kabupaten Indramayu sebagai bentuk dukungan pada Visi Indramayu Bermartabat, (Bersih, Religius, Maju, Adil, Makmur, dan Hebat).

“Kami akan terus sisir lokasi lokasi yang menjual dan melakukan peredaran Miras di wilayah Kabupaten Indramayu jelang Ramadhan ini,” tandasnya.

Reporter : Selamet Hidayat
Redaktur : Dewi Pelangi

Warga Rt.04/04 ungkapkan Kekecewaan dengan Pasang Spanduk Penolakan Proyek Cimory

Warga Rt.04/04 ungkapkan Kekecewaan dengan Pasang Spanduk Penolakan Proyek Cimory

BOGOR.radar.informasi.com – Untuk mengembangkan usahanya dalam bidang produk olahan susu, Cisarua Mountain Dairy atau yang lebih dikenal Cimory Riverside, tengah melaksanakan pembangunan, akan tetapi sangat disayangkan proyek yang tengah dijalankan banyak menuai protes Warga Desa Cipayung Girang, Rt.04/04 Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jum’at (02/04/21).

Pasalnya Cimory yang merupakan bagian destinasi dari wisata Puncak ini, saat melakukan pembangunan diduga merugikan para pengendara, baik roda dua ataupun roda empat, bahkan trotoar sebagai fasilitas umum tampak retak – retak akibat sering keluar masuknya truk besar ke dalam area proyek, belum lagi air lumpur mengalir sepanjang jalan akibat dari penyemprotan ban truk yang hendak keluar area proyek.

Lebih miris lagi, Warga Rt.04/04 sejak 15 Maret lalu menempelkan karton besar dengan bertuliskan aksi penolakan karena menurut Warga pihak Cimory tidak melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada Masyarakat sekitar. Hj.Sri Budi Subekti selaku Kepala Desa Cipayung Girang saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihak Pemdes telah melakukan mediasi dengan pihak Cimory.

“Kita sudah dua kali melakukan mediasi, tapi sangat disayangkan dari pihak Cimory hanya HRD yang mewakilkan sehingga tidak bisa memberi keputusan, saat ini kita tengah menunggu hasil, saya minta kepada Masyarakat untuk bersabar”, jawabnya singkat.

Sementara itu Nando selaku HRD dari Cimory Riverside saat dikonfirmasi melalui seluler tidak memberikan jawaban apapun hingga berita ini ditayangkan.

Red

Kinerja Kepala UPTD Pertanian Wilayah Warungkondang Patut diacungi Jempol

Kinerja Kepala UPTD Pertanian Wilayah Warungkondang Patut diacungi Jempol

CIANJUR.radari.informasi.com – Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur – Jawa Barat, melalui  UPTD Pertanian memberikan amanah untuk membantu pemerintah dibidang pertanian, Kamis (01/04/2021).

Dengan hadirnya UPTD untuk mempermudah dan melaksanakan birokrasi Pemerintah yang secara langsung berhubungan dengan pelayanan Masyarakat dan untuk mendukung pelaksanaan tugas Dinas Pertaniaan, khususnya dibidang pertanian, akan tetapi tak hanya itu, UPTD juga selalu berupaya untuk menyelesaikan permasalahan pemerintah dalam bidang pertanian.

Begitupun dengan  Dedi.S,  Kepala UPTD Pertanian  Wilayah Warungkondang, Cugenang, Gekbrong terus mengalami peningkatan secara signifikan dibidang pertanian, meningkatkan pelayanan pembinaan, pengawasan dan pengembangan di dalam pertanian.

“Ketika ditemui Awak Media di kantornya, Dedi S mengatakan, “Selama saya diberikan amanah  oleh Dinas  Pertanian Kabupaten Cianjur menjadi kepala UPTD, tentunya harus selalu mengupayakan apa yang dibutuhkan Masyarakat untuk menyelesaikan permasalah pertanian  dan dimanapun saya diberikan tugas dan saya akan berusaha se-Optimal mungkin selama itu baik untuk Masyarakat”, ujarnya.

Reporter     :   Iman
Redaktur     :  Dewi Pelangi

Bantu Petani di Kecamatan Cempaka, BPP Salurkan Benih Padi

Bantu Petani di Kecamatan Cempaka, BPP Salurkan Benih Padi

CIANJUR.radarinformasi.com – Untuk meningkatkan perekonomian Masyarakat Petani,  Pemerintah menyalurkan benih padi kepada Masyarakat melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan, hadirnya BPP untuk  membantu Kepala UPTD wilayah dalam melaksanakan tugas penyaluran benih padi kepada Masyarakat, Rabu (01/04/2021).

Tersalurnya benih padi kepada Petani sawah diharapkan bisa meningkatkan perekonomian dan ketahanan pangan, hingga Pemerintahan membuat Peraturan dan Monitoring bagi mereka yang ingin mendapatkan benih padi tersebut agar  pemanfaatannya bisa benar – benar maksimal.

Seperti halnya di BPP Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur – Jawa Barat,  yang telah menyalurkan program Pemerintah yang berupa benih padi kepada Masyarakat, melalui Kelompok Tani berjalan lancar dan disambut  baik oleh Masyarakat ( Petani sawah ).

Hal ini disampaikan oleh Kordinator BPP Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur M. Sahlan Fauzi, “Program benih padi dari Pemerintah Pertanian, kami sudah salurkan oleh PPL melalui Kelompok Tani untuk kemudian disalurkan ke Masyarakat Petani sawah, Kecamatan Cempaka ada 20 kelompak yang mendapatkan benih padi dan masing – masing  kelompok mendapatkan benih 625 Kg dengan total benih yang tersalurkan untuk Kecamatan Campaka 12,500 Kg”.

“Dalam pelaksanaan penyaluran benih kepada Masyarakat petani padi, sesuai arahan dari Pemerintah benih ini kami berikan secara gratis tidak dipungut biaya apapun, bahkan kami selalu menghimbau kepada PPL atau Kelompok tani untuk tidak memungut biaya apapun”, pungkasnya.

Reporter       :  Isan
Redaktur      :  Dewi Pelangi