Radar Informasi

Miris..!!! Agen E Warung Desa Ciburuy Tempat Penyaluran Yang Digunakan Gudang Penggilingan Padi

Miris..!!! Agen E Warung Desa Ciburuy Tempat Penyaluran Yang Digunakan Gudang Penggilingan Padi

bOGOR.radar.informasi.com – Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah program bantuan dari Pemerintah Klementrian Sosial (kemensos) guna mengantisipasi masyarakat yang terdampak dimasa pandemi, bantuan tersebut ditransfer langsung ke rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk dibelanjakan ke Agent E-Warung yang tentu adalah warung yang menyediakan bahan komoditi yang berkualitas.

Namun sayang agen Muhc. Desa ciburuy, Kecamtan Cigombong, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, terkesan memaksakan, karena tempat penyaluran yang digunakan gudang penggilingan padi, bahkan diduga ada keterlibatan Oknum Perangkat Desa dan Kelompok Tani Desa, Bila mengacu pada Pedoman Umum (pedum) program BPNT,
ASN, Kepala Desa atau Lurah, Aparatur Desa dan Kelurahan, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Badan Permusyawaratan Kelurahan (BPK), Tenaga Pendamping Pangan BPNT, pelaksana program PKH, baik perorangan maupun berkelompok tidak diperbolehkan menjadi agen e-Warung, mengelola E-Warung maupun menjadi pemasok E-warung.

Diduga lemahnya pengawasan dari pihak – pihak terkait aturan tersebut diduga diabaikan oleh Oknum Kadus Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor – Jawa Barat.

Hasil pantauan Awak Media dilapangan, diduga ada Oknum Staf Desa dan Poktan yang ikut membantu agen E-warung. Parahnya lagi diduga agent E-Warung Moch telah memaketkan bahan pangan,sehingga KPM tidak bisa menentukan pilihan.

Saat dikonfirmasi, Iye selaku TKSK terkait harga komoditi yang sudah dipaketkan dan diduga tidak sesuai pasaran mengatakan bahwa, “Tanyakan aja langsung ke Agen yang bersangkutan”, ucap TKSK.

Diwaktu yang berbeda Awak Media mencoba konfirmasi Korda BPNT Kabupaten, Fahru melalui via Whatsaap, ia mengatakan terkait tempat yang digunakan penyalur, “Ok, nanti saya laporkan ke Bank Mandiri, Bank yang punya Agen, kita hanya monitoring”, pungkasnya.

Reporter : Pajar Rahayu

Redaktur : Dewi Pelangi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *