Dongkrak Perekonomian dimasa Pandemi, Pertashop Desa Jambu Luwuk siap Beroperasi

Dongkrak Perekonomian dimasa Pandemi, Pertashop Desa Jambu Luwuk siap Beroperasi

BOGOR.radar.informasi.com – PT. Pertamina resmi meluncurkan Pertashop pertama di Kecamatan Ciawi, hal tersebut sebagai wujud komitmen dalam mengantarkan energi hingga pelosok negeri dan diharapkan mampu menjawab semua kebutuhan Masyarakat akan Bahan Bakar Minyak (BBM), terutama bagi mereka yang berlokasi jauh dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), unit perdana di wilayah Kecamatan Ciawi ini berlokasi di Desa Jambu Luwuk, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor Jawa Barat, Rabu (01/0/21).

Selain itu juga Pertashop menjadi lembaga penyalur resmi Pertamina di wilayah yang belum ter-cover oleh SPBU sekaligus merupakan hasil kerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri melalui Surat Mendagri No. 117/3015/SJ tanggal 28 April 2020 perihal Pelaksanaan Program Pertashop di Desa. Pertamina bersama Kemendagri berkomitmen untuk menyediakan Pertashop di 418 desa di tahap pertama dan total 2.300 desa di tahap kedua yang tersebar di seluruh Indonesia.

Mulyana selaku Kepala Desa Jambu Luwuk sangat antusias menyambut peresmian Pertashop tersebut, “Saya sangat senang dengan adanya Pertashop di wilayah saya, selain bisa menyerap Tenaga Kerja juga dapat mempermudah Masyarakat dalam pemenuhan BBM”.

Produk BBM yang dipasarkan di Pertashop adalah BBM berkualitas terbaik seperti Pertamax, meski ukurannya mini tetapi produk yang dijual di Pertashop pun sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku serta dengan penyediaan fasilitas lainnya, seperti halnya Mushola sehingga memudahkan pengendara untuk singgah dan beribadah saat dalam perjalanan.

” Pertashop di Desa Jambu Luwuk ini berkapasitas 3.400 liter dengan tingkat keamanan yang sudah tidak diragukan lagi, nah untuk Tenaga Kerja kita tetap melibatkan Warga sekitar, hanya Tenaga Ahli saja yang kita ambil dari luar, mudah – mudahan ke depannya semua bisa berjalan lancar sesuai harapan dan bisa memberikan sumbangsih dalam perekonomian dimasa pandemi”, ujar Dzikra Agung Perkasa selaku Direktur Utama Pertashop.

Sementara itu, Eny Tanzil selaku perwakilan dari PT. Bank Negara Indonesia (persero) Tbk (BNI) bekerjasama dengan PT. Pertamina (persero) berupaya menjangkau Masyarakat, khususnya para Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ingin memiliki usaha perdagangan khususnya dalam bidang Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui Program Mitra Pertashop.

Hal tersebut ditegaskan pula oleh Firdaus selaku perwakilan dari PT. Pertamina (persero), “Tentu saja dengan persyaratan yang harus dipenuhi, diantaranya, memiliki legalitas usaha berbentuk Badan Usaha dan atau Badan Hukum (CV, Koperasi, PT),  memiliki kelengkapan dokumen legalitas berupa KTP, NPWP, Akta Perusahaan dan .memiliki atau menguasai lahan untuk pengoperasian Pertashop serta mendapatkan rekomendasi dari Kepala Desa”.

Reporter   :  Wie/Bule
Redaktur  :  Dewi Pelangi

Rutin Selenggarakan Bhakti IBI Dukung Pemerintah Sukseskan Program Keluarga Berencana

Rutin Selenggarakan Bhakti IBI Dukung Pemerintah Sukseskan Program Keluarga Berencana

CIANJUR.radar.informassi.com – Sebagai bentuk  dukungan bagi Pemerintah, PC-IBI Kabupaten Cianjur, rutin gelar pelaksanaan Bhakti IBI melalui Klinik Pratama Bhakti Bidan, dengan jadwal minimalnya 4 kali dalam setahun, melalui tingkat Kabupaten dengan berbagai kegiatan yang dapat dimanfaatkan oleh Masyarakat, akan tetapi yang paling sering adalah pelayanan Safari KB (Pelayanan gratis Keluarga Berencana), Rabu (24/03/21).

Wakil Ketua II Bidang Pelayanan dan Pendidikan  IBI Cianjur, Hj.Sri Martini, AMd.Keb, SKM, M.Si menyampaikan bahwa, “Kegiatan rutin pelayanan ini sebagai sebuah bentuk kemitraan IBI dengan Pemerintah, kita ketahui bersama bahwa sosial budaya Masyarakat yang memiliki anak banyak harus dikawal dengan baik oleh semua pihak khususnya Bidan – bidan di Kabupaten Cianjur, karena jika tidak maka akan terjadi tingkat kelahiran yang tinggi, melalui kegiatan – kegiatan Bhakti IBI inilah Bidan – bidan dapat berperan aktif menjadi bagian penting dalam mengawal susksesnya bidang kesehatan di Kabupaten Cianjur”, jelasnya.

Lanjut Hj,Seri Martini, AMd, Keb, SKM, M.Si. “Setiap tahun Ikatan Bidan Indonesia menyelenggarakan kegiatan Bhakti IBI pada 32 kecamatan yang di koordinir oleh pengurus IBI ranting. Bhakti IBI menjadi sebuah momentum bagi Bidan memberikan perannya dalam meningkatkatkan kualitas pelayanan bagi sasaran kesehatan reprudiksi di masyarakat”.

Dalam kegiatan Bhakti IBI anggota Bidan di tingkat lapangan melakukan beragam kegiatan diantaranya senam ibu hamil, Kelas Ibu Hamil, pelayanan kehamilan, pelayanan KB massal Gratis, bahkan hingga pelayanan Skrining penyakit tidak menular bagi Lansia.

Pengurus Cabang IBI kabupaten Cianjur bersama 17 pengurus ranting yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Cianjur terus tidak bosan – bosannya mengingatkan tentang pentingnya kesehatan reproduksi bagi Masyarakat, karena salahsatu trend tertinggi masalah kesehatan pada wanita di Kabupaten Cianjur adalah masih adanya kasus Kanker Payudara dan Kanker Servik yang masih menjadi ancaman bagi perempuan produktif, Bhakti IBI memberikan ruang pelayanan Iva Test dan Pap Smear untuk mendeteksi awal masalah kesehatan reproduksi perempuan tersebut.

Sebagai organisasi perempuan yang bergerak dalam kesehatan ibu dan anak , Ikatan Bidan Indonesia akan terus memberikan perhatian kepada masyarakat melalui beragam kegiatan berkualitas.

“Event kegiatan Bhakti IBI merupakan bentuk kemitraan yang terus didorong untuk terselenggara melalui kerjasama yang solid dengan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Terus gelorakan peran sosial, semoga IBI beserta seluruh anggotanya dapat terus berkiprah ditengah-tengah Masyarakat”, pungkasnya.

Reporter     :  Iman & Isan
Redaktur    :  Dewi Pelangi

Ketua IBI Kabupaten Cianjur Ciptakan Bidan Profesional dan Berkualitas

Ketua IBI Kabupaten Cianjur Ciptakan Bidan Profesional dan Berkualitas

CIANJUR.radar.informasi.com – Ikatan Bidan Indonesia (IBI) merupakan wadah bagi Bidan di Indonesia, IBI sangat menentukan perkembangan kualitas pelayanan kebidanan. Kepengurusan IBI merupakan momentum yang harus dimaknai bersama sebagai upaya untuk terus meningkatkan kualitas kinerja Bidan, terutama di Kabupaten Cianjur, Rabu(24/03/2021).

Keberadaan IBI juga menjadi Faktor untuk peningkatan pelayanan kepada Masyarakat terutama bagi ibu dan anak, dengan turut serta menangani persoalan kasus kematian ibu dan anak diantaranya, dengan meningkatkan kompetensi para Bidan serta intens saling komunikasi antar Bidan untuk berbagi ilmu dan pengalaman.

Dan diharapkan kepengurusan IBI segera menyusun program kerja yang baru dan tetap bersinergi dengan program kerja serta program peningkatan pelayanan kesehatan Pemerintah Kabupaten Cianjur.

IBI Kabupaten Cianjur hadir dengan dinahkodai oleh Liste Zulhijwati Wulan, program – program yang cemerlang dan tentu bisa meningkatkan kualitas Bidan yang ada di Kabupaten Cianjur, diantaranya yaitu menciptakan rasa persaudaraan antar sesama Bidan, meningkatkan pengetahuan berbasis kompetensi serta membantu Pemerintah Daerah mewujudkan pembangunan kesehatan di Kabupaten Cianjur.

Mengingat Profesi Bidan yang sangat mulia identik untuk membantu wanita melahirkan, Bidan juga memiliki peran luar biasa dalam kehidupan seorang wanita, mulai dari memberikan edukasi pada remaja putri hingga pengaturan kesuburan sesudah melahirkan.

Pekerjaan seorang Bidan tidak hanya bertugas memberikan pelayanan kesehatan kepada Masyarakat, tetapi juga dikenal sebagai ujung tombak untuk menurunkan angka kematian bagi ibu – ibu yang melahirkan.

Bidan melalui bantuan medis, telah banyak memberikan pertolongan bagi ibu – ibu yang sedang bersalin atau melahirkan, khususnya bagi wanita Lanjut Usia (Lansia). Bantuan Bidan bagi Warga yang akan melahirkan, merupakan tugas sosial dan kemanusian yang cukup tinggi, karena menyelamatkan dua nyawa sekaligus, yakni ibu dan anak bayi yang lahir.

Jadi, pekerjaan Bidan tersebut sangat mulia dan terhormat karena menolong orang yang memerlukan bantuan baik siang, malam hari, maupun di desa terpencil serta daerah pedalaman,

“Menjadi Bidan merupakan Pekerjaan Sosial dan sudah menjadi kewajiban untuk membantu Masyarakat, dengan visi dan misi yang telah ditetapkan, saya Rasa IBI khususnya di Kabupaten Cianjur bisa terus meningkat dan profesional”, ujar Liste selaku ketua IBI Cianjur.

Reporter : Iman
Redaktur : Dewi Pelangi

Musyawarah Terkait Tapal Batas Masih Buntu, Pihak Perusahaan Utus HRD dalam Penyelesaian

Musyawarah Terkait Tapal Batas Masih Buntu, Pihak Perusahaan Utus HRD dalam Penyelesaian

BOGOR.radar.informasi.com – Dengan adanya simpang siur terkait batal batas antara Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor, Pemerintah Desa Tugu Jaya, Kecamatan Cigimbong, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, mengundang PT. TA Global Indonesia untuk melakukan musyawarah demi mencapai mufakat, Senin (22/03/21).

Selain dari pihak perusahaan yang diwakilkan oleh Lani selaku HRD, Kasi Pemerintahan Kecamatan, Sekdes Kuta Jaya dan Kades Kuta Jaya juga tampak hadir untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, namun sangat disayangkan, Lani selaku perwakilan dari PT. TA Global tidak bisa mengambil keputusan karena menurutnya Ia belum lama bekerja di Perusahaan tersebut.

Tentu saja pihak Pemdes Tugu Jaya kecewa karena pihak Perusahaan mengirim perwakilan yang tidak berkompeten untuk menjawab gonjang – ganjing tersebut. Lani hanya mengatakan bahwa Ia akan menyampaikan apa yang telah dibahas dari hasil musyawarah tersebut.

“Sangat disayangkan pihak PT.TA Global hanya diwakili oleh HRD, sehingga sampai akhir musyawarah tidak ada titik temu, kita masih harus menunggu untuk dilakukan pengecekan kembali, hanya itu yang disampaikan HRD saat rapat”, ujar Rifqi Abdillah selaku Kepala Desa Tugu Jaya saat ditemui radar.informasi.com sehari setelah musyawarah.

Masih menurutnya, “Saya berharap kisruh tapal batas ini akan secepatnya diselesaikan, sehingga ada kejelasan untuk ke depannya, saya juga minta semua pihak untuk membantu agar permasalahan ini cepat selesai”.

Sementara itu Lani saat dihubungi via seluler mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu dengan orang BPN, karena sesuai sertifikat perusahaan tersebut masuk wilayah sukabumi.

Red

Pencarian Korban Hanyut di Leuwiliang Akhirnya Membuahkan Hasil

Pencarian Korban Hanyut di Leuwiliang akhirnya Membuahkan Hasil

BOGOR.radarinformasi.com – Polres Bogor. Pencarian korban hanyut Sofi Luna (11 th), warga Gunung Tangkil timur Desa Cibeber, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Kabupaten Bogor, yang hanyut di bantaran sungai Gunung Tangkil akhirnya membuahkan hasil.

Kejadian hilangnya korban bermula Pada Minggu 21 Maret 2021 pada pukul 16.30 WIB, korban Sofi Luna bersama tiga orang lainnya yaitu Aan Anisa Wati, Cantika dan Eka menuju sungai Gunung Tangkil dengan maksud untuk membersihkan rambutnya setelah sebelumnya Sofi Luna merayakan ulang tahun dengan cara dilempar telor ke kepalanya.

Pada saat di sungai Korban Sofi Luna bersama temannya yaitu Aan Anisa Wati bercanda dengan saling dorong sehingga membuat keduanya terjatuh dan terseret oleh arus sungai, yang mana sebelumnya sungai tersebut sedang dalam kondisi banjir setelah di guyur hujan lebat.

Teman lainnya yaitu Cantika dan Eka yang mengetahui kejadian tersebut pun berteriak meminta tolong, lalu kemudian tak berselang lama warga berdatangan dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Leuwiliang.

Polsek Leuwiliang yang datang ke lokasi bersama Tagana dengan dibantu warga pun langsung melakukan pencarian dan berhasil menemukan Aan Anisa Wati, yang diketemukan sekitar 1 kilometer dari tempat kejadian dalam keadaan lemas kemudian korban langsung di bawa ke rumah sakit Assyifa dan dinyatakan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Sementara itu Pencarian korban Sofi Luna yang di lakukan oleh Polsek Leuwiliang, Tim Tagana dan dibantu warga akhirnya membuahkan hasil pada Senin (22/03/2021), korban Sofie Luna (11 th) ditemukan di sungai Cikanniki Kp. Karekel Kecamatan Leuwiliang dan selanjutnya korban di bawa ke RS untuk di lakukan pemeriksaan namun korban dinyatakan sudah dalam keadaan meninggal. “Atas kejadian ini keluarga korban pun menerima dengan ikhlas, bahwa kejadian ini merupakan sebuah musibah yang menimpa anaknya”, ungkap kapolsek Leuwiliang Kompol Ismet Inono S.H.

Sumber : Humas Polres Bogor

Red

Penyerahan 338 Sertifikat Program PTSL Gelombang Pertama Desa Cisaat – Cicurug

Penyerahan 338 Sertifikat Program PTSL Gelombang Pertama Desa Cisaat – Cicurug

SUKABUMI.radar.informasi.com – Badan Pertanahan Negara ( BPN ) melalui Pemdes Cisaat menyerahkan sebanyak 338 bidang Sertifikat tanah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ( PTSL ) gelombang pertama yang dilaksanakan di Aula kantor Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Adapun acara tersebut dihadiri oleh petugas BPN, Satgas PTSL, Kepala Desa, BPD, Pokmas, Bhabinmas dan Bhabinsa serta Masyarakat penerima sertifikat, Kamis (18/03/2021).

Kepala Desa Cisaat Nanak Sukron menyampaikan bahwa Sertifikat merupakan bukti kepemilikan bidang tanah yang paling kuat, maka harus disimpan dengan baik jangan sampai dipinjamkan kepada siapapun dengan urusan apapun bahkan untuk sekedar photocopy. Adapun untuk bapak – ibu yang mempunyai jiwa bisnis atau untuk mengembangkan usahanya boleh digadaikan pada Bank, tetapi carilah Bank yang berbunga kecil serta angsuran yang terjangkau.

“Di Desa Cisaat pengajuan program PTSL sebanyak 4600 bidang, pada gelombang pertama ini baru 338 sertipikat dibagikan, untuk kekurangannya akan dibagikan gelombang selanjutnya. Lahirnya sertipikat merupakan proses yang sederhana sekali namun harus melalui sistem birokrasi yang mempunyai beberapa langkah yang rumit dan harus spesifik yang menjadikan butuh waktu untuk menerbitkan sertipikat tersebut. Karena rumitnya proses terbitnya sertipikat tersebut oleh karena itu bapak ibu seyogyanya menjaga dan merawat dengan baik dan ditaruh ditempat yang aman,” ujarnya

” Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah pusat maupun Kabupaten Sukabumi dengan adanya program tersebut tanah milik masyarakat Desa Cisaat dapat diakui secara sah dan mempunyai bukti kuat yang mampu menghindari sengketa lahan satu dengan yang lain,” ucapnya.

Reporter    :  Pajar Rahayu
Redaktur    :  Dewi Pelangi

Kepala UPTD Peralatan dan Perbengkelan PUPR Kabupaten Cianjur Siap Berikan Layanan Prima Pada Masyarakat

Kepala UPTD Peralatan dan Perbengkelan PUPR Kabupaten Cianjur Siap Berikan Layanan Prima Pada Masyarakat

CIANJUR.radarinformasi.com – Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) Peralatan dan Perbengkelan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), memegang peranan penting sebagai pelaksana tugas teknis operasional alat – alat berat serta alat bantu roda dua dan roda empat untuk wilayah Kabupaten Cianjur – Jawa Barat, Selasa (16/03/21).

Kepala (UPTD) Peralatan dan Perbengkelan, Nurdin, SH. MH., menegaskan fungsi lain UPTD Peralatan dan Perbengkelan PUPR ( Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ) Kabupaten Cianjur adalah melaksanakan pemeliharaan, penyimpanan dan perbaikan alat – alat berat serta kendaraan roda empat dan roda dua.

Lanjut Nurdin SH. MH, “Kami memiliki visi terwujudnya pelayanan prima kepada Publik dalam hal pelayanan peralatan kontruksi, jadi dalam menjalankan pelayanan prima kepada Masyarakat, peralatan konstruksi dan alat – alat berat yang ada dapat dipinjamkan kepada Masyarakat umum dengan status sewa yang tentunya dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan menyewa alat – alat sejenis pada pihak swasta”.

Nurdin SH.MH juga menjelaskan jika sewa alat berat ikut memberikan sumbangan terhadap APD Kabupaten Cianjur.

“Ditahun ini PAD UPTD Peralatan dan Perbengkelan Kabupaten Cianjur sebesar Rp. 340.000.00 Tahun 2020, meski demikian kami berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi target PAD yang ditargetkan pada kami”, tutur Nurdin SH.MH.

Saat ini jenis peralatan kontruksi yang tersedia di UPTD Peralatan dan Perbengkelan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Cianjur meliputi Stum alat berat , Bulldozer, Backhoe Loader dan Dump Truck.

“Masyarakat bisa langsung menghubungi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Peralatan dan Perbengkelan PUPR Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Cianjur ” tutup Nurdin SH.MH.

Reporter : Iman
Redaktur : Dewi Pelangi

Home Industri Walet yang diduga Tak Berizin Masih Bebas Beroperasi

Home Industri Walet yang diduga Tak Berizin Masih Bebas Beroperasi

BOGOR.radar.informasi.com – Terkait adanya Home Industri Walet yang berada di Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor yang diduga tak berizin, Hidayatulloh selaku Camat Bogor Selatan meminta kepada Lurah setempat untuk segera melakukan pengecekan perizinannya, Jum’at (12/03/21).

Hidayatulloh juga mengucapkan banyak terimakasih kepada radar.informasi.com yang telah memberikan laporan adanya Home Industri tersebut, tanpa adanya Media Ia tidak mungkin bisa mengontrol semua aktifitas yang ada dalam wilayah jangkauannya.

“Saya ucapkan banyak terimakasih kepada rekan – rekan Media yang telah memberikan laporan kepada kami, saya juga sudah meminta kepad Lurah setempat untuk mengecek terkait perijinannya, mengenai Kasipem yang memberikan izin lingkungan tanpa sepengetahuan Lurah kita juga sudah memberikan teguran, kita tidak tebang pilih dalam memberikan sangsi apabila memang ada yang melakukan kesalahan”, ujarnya saat radar.informasi menemui sesaat sebelum Ia rapat di Balaikota.

Masih menurutnya, “Saya juga minta agar pihak Media juga melakukan koordinasi kepada Satpol. PP, karena kewenangan ada di mereka”.

Namun sangat disayangkan, Agus Tiasyah selaku Kasatpol PP Kota Bogor sampai saat ini belum bisa ditemui dengan alasan sibuk. Hingga berita ini ditayangkan belum ada tindak lanjut kepada Home Industri Walet yang diduga tak berizin tersebut.

Red

Desa Ciramahilir Tingkatkan Pencegahan Covid-19 dan Realisasikan Dana Stunting

Desa Ciramahilir Tingkatkan Pencegahan Covid-19 dan Realisasikan Dana Stunting

PURWAKARTA.radar.informasi.com – Pandemi Covid-19 saat ini tidak hanya berdampak pada Masyarakat di perkotaan, akan tetapi dampaknya juga dirasakan oleh Masyarakat pedesaan, maka untuk itu, Pemerintah Desa terus melakukan penanganan pencegahan penularan Covid-19 dan berusaha memulihkan perekonomian Masyarakat, Rabu (10/03/21).

Tak hanya pencegahan Covid-19 saja, Pemeritahpun sudah meyalurkan dana untuk menangani Stunting, kebijakan tersebut di keluarkan Menteri Desa PDTT. Eko Putro Sanjojo, setelah RI 1 menggelar Rapat Kabinet dalam rangka mengintruksikan penanganan khusus terkait Covid-19 dan Stunting, komentar Dirjen daerah tertinggal Kemendes PDTT Samsul widodo, Stunting menjadi msalah besar, Kementrian Desa bersama Kementrian Keuangan mengalihkan anggaran DD 9% untuk Stunting, prinsipnya desa adalah ujung tombak penanganan wabah Covid-19 dan Stunting.

Begitupun dengan Oemeritahan Desa Ciramahilir, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, selalu berupaya memulihkan dan menangani pencegahan penularan Covid-19 dan merealisasikan dana untuk pencegahan Stunting, salahsatu upaya pencegahan yang di lakukan Pemerintah Desa Ciramahilir, yaitu menjaga kebersihan lingkungan dan menyediakan alat – alat kesehatan, seperti pengukur suhu tubuh, masker, cairan disinfektan, handsanitizer, dan alat penyemprotan.

Herman selaku Sekertaris Desa menjelaskan, “Untuk menangani Stunting kami sudah realisasikan dana tersebut dengan memberikan makanan tambahan gizi buat balita/bayi dan ibu hamil dan ibu menyusui, dana tersebut kami salurkan melalui posyandu, di desa kami juga ada empat posyandu”, ujarnya.

Reporter : Cahya/Iman
Redaktur : Dewi Pelangi

Mapolsek Cicurug lakukan “Penyelamatan” terhadap Oknum Kades yang diduga lakukan Korupsi BLT DD

Mapolsek Cicurug lakukan “Penyelamatan” terhadap Oknum Kades yang diduga lakukan Korupsi BLT DD

SUKABUMI.radar.informasi.com – Khawatir diamuk oleh Massa, seorang Oknum Kepala Desa (Kades) Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi – Jawa Barat, terpaksa diamankan pihak berwajib, hal ini lantaran Warga mulai geram dengan janji – janji manis Oknum Kades tersebut untuk merealisasikan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) yang sudah tiga (3) bulan (tahap 4,5,6) tak juga kunjung dibagikan, Rabu (10/03/21).

Aksi “penyelamatan” Oknum Kades oleh Mapolsek Cicurug tersebut semata – mata untuk menghindari adanya hal – hal yang tidak diinginkan, Oknum Kades yang diduga sudah menilap anggaran BLT DD sebesar Rp.149.000.000.00 sampai saat ini belum bisa dimintai keterangan, sementara itu, Udin selaku Ketua Rt.06/02 mengatakan bahwa Oknum Kades tersebut sudah beberapa kali berjanji kepada Masyarakat akan membagikan BLT DD, namun sampai saat ini tak kunjung direalisasikan.

“Keluarga penerima manfaat (KPM) udah bosan dengan janji-janji Kepala Desa, kalau gak salah udah ada 3 kali janjinya, kami kesal lantaran janji – janji akan segera di realisasikan tak kunjung ditepati kami hanya mempertanyakan hak (KPM)”, ujarnya.

Ketika di konfirmasi Camat Cicurug Wawan Godawan mengatakan bahwa, “Kades Tenjolaya Aryo Bangun Adinoto sementara di amankan untuk di mintai keterangan dan penyidikan guna mempertanggung jawabkan perbuatannya sambil menunggu proses hukum dari pihak terkait”.

Sementara itu Kapolsek Cicurug, Kompol. Parlan mengatakan, “Oknum Kades tersebut saat ini sudah diamankan sampai menunggu unit khusus penanganan kasus korupsi yang bertugas melakukan penyidikan atas kasus korupsi yang terjadi, serta menunggu proses lebih lanjut, audit dari Inspektorat akan penyalahgunaan dugaan wewenang tersebut, karena telah melakukan tindak korupsi dan lain lain”.

Masih menurutnya, “Kita belum bisa menentukan Kades ini sebagai tersangkanya, akan tetapi diduga mengarah ke sana sesuai pengakuan bersangkutan, yang jelas akan masih menunggu dan terus koordinasi dengan kecamatan,” tandasnya.

Reporter : Pajar Rahayu
Redaktur : Dewi Pelangi