Program Dokmaru Optimalisasi Pelayanan Kesehatan Pro Rakyat

Program Dokmaru Optimalisasi Pelayanan Kesehatan Pro Rakyat

INDRAMAYU.radar.informasi.com – Progam unggulan Pemerintah Daerah ( Pemda ) Kabupaten Indramayu untuk periode lima tahun kedepan dibidang kesehatan kini mulai diimplementasikan. Luncurkan sebuah program prioritas 100 hari duet Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, Nina Agustina dan Lucky Hakim, yakni Program Dokter Masuk Rumah (DOKMARU) dinilai akan mampu mengoptimalkan pelayanan dibidang  kesehatan, Senin ( 08/03/2021 ).

Seperti diketahui, tindakan kunjungan rumah yang dilakukan Tenaga Kesehatan (Nakes) di tingkat UPT Puskesmas sudah dilakukan, baik saat kegiatan posyandu maupun pelayan Masyarakat secara umum, namun untuk Program Dokmaru, salah satu program penunjang Visi Indramayu Bermartabat sendiri menggunakan pola yang sedikit berbeda yakni dengan model pelayanan Bottom Up and Top Down, dimana para dokter dan tenaga kesehatan yang sudah disiapkan akan menerima informasi dari bawah langsung ke atas melalui layanan PSC 119 atau nomor contact 081 119 119 444, untuk kemudian dikembalikan lagi ke Institusi yang ada di bawah sesuai wilayah kerjanya masing – masing.

“Kunjungan ke rumah warga ketika ada laporan dari warga ke Puskesmas untuk ditindaklanjuti sesuai kasus yang diderita warga sudah kami lakukan sebelumnya, sehingga dengan adanya program Dokmaru akan lebih mengoptimalkan pelayanan kesehatan masyarakat dimana kajian masalahnya lebih kompleks,” kata Kepala UPT Puskesmas Patrol, Dawud Kerto Utomo, diruang kerjanya.

Menurut Dawud, mekanisme pelayanan Dokmaru dengan pelayanan kesehatan sebelumnya terletak pada alur informasi, dimana sebelumnya Masyarakat menyampaikan langsung ke Nakes di pelayanan kesehatan terdekat, sedangkan untuk program  Dokmaru lebih membuka ruang informasi bagi Masyarakat dalam menyampaikan informasi langsung ke tingkat Kabupaten lewat Call Center yang disediakan, selanjutnya, laporan tersebut diakomodir dan ditindak lanjuti oleh Institusi sesuai zona kasus berdasarkan sumber informasi.

“Selain datang langsung ke Pusekesmas, apabila ada kasus – kasus tertentu yang berkaitan dengan masalah kesehatan maka masyarakat dapat langsung menghubungi PSC Dokmaru di call center 119 atau nomor 081 119 119 444,” ujarnya.

Dikatakannya pula, sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan program Dokmaru pihaknya telah menempatkan salah satu Dokter selaku petugas Dokmaru dengan pendampingan tenaga kesehatan lainnya, selain itu, implementasi program Dokmaru kajian masalahnya lebih kompleks, karena bukan hanya tentang masalah kesehatan saja melainkan faktor lain juga bisa tergali untuk kemudian disolusikan secara bersama – sama sehingga penanggulangannya akan lebih maksimal.

“Kami menyambut baik program Dokmaru dan sudah menempatkan salah satu dokter selaku Pjs Dokmaru dibantu Nakes lainnya,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Indramayu Nina Agustina, mengaku konsisten untuk melaksanakan program unggulan selama masa 100 hari kerja, salah satunya Program Dokmaru ( Dokter Masuk Rumah ) dengan terintegrasi, mengingat program tersebut menjadi salah satu bagian dari 99 program prioritas yang harus dilaksanakan guna mewujudkan Indramayu Bermartabat.

“Dalam waktu dekat, semua program – program unggulan 100 hari kerja akan kita lounching agar bisa diketahui oleh masyarakat luas,” tuturnya.

Lounching 10 program prioritas 100 hari kerja sebagai program unggulan guna mewujudkan Indramayu Bermartabat ( Bersih, Religius, Maju, Adil, Makmur, dan Hebat ). Diantaranya adalah Indramayu Cepat Tanggap ( I-Ceta ), sebuah program untuk memberikan solusi atau pertolongan pertama bagi permasalahan kemanusiaan dan darurat.

Program Gerakan Berjamaah Subuh Keliling ( Bersuling ) sebuah program menjemput aspirasi Masyarakat lewat temu Warga melalui shalat Berjamaah.

Program Dokter Masuk Rumah ( Dokmaru ) salah satu program layanan kesehatan yang menghadirkan pelayanan langsung kepada Masyarakat.

Program Kredit Usaha Warung Cilik ( Kruwcil ) program yang memberikan bantuan kredit kepada warung kecil dan UMKM untuk mendorong perekonomian wong cilik bekerjasama dengan BPR.

Program Lebu Digital ( Ledig ) sebuah program untuk mewujudkan Smart Village atau desa cerdas. Program Berdikari ( Peri ) terobosan program pemberdayaan ekonomi yang diberikan kepada para Perempuan Purna pekerja Migran Indonesia dalam bentuk pelatihan skill dan pemberian permodalan.

Program Desa Kabeh Terang ( Dekat ) sebuah program untuk mengurangi angka kriminalitas dan kecelakaan di desa dengan membangun 1000 titik PJU. Program Alun-alun Rakyat ( Alur ) sebuah program untuk mengembalikan Alun – alun Pendopo Kantor Bupati sebagai ikon dan simbol kedekatan pemimpin dengan rakyatnya.

Program Lacak Aset Daerah ( Lada ) sebuah program pembenahan, penataan, dan penertiban aset – aset Daerah yang terbengkalai. Serta Program Kejar Paket ABC ( Jaket ) sebuah program tuntas buta aksara dan penuntasan kejar paket A, B dan C.

“Mohon dukungan dan masukan dari seluruh masyarakat Kabupaten Indramayu,” pinta Nina.

Reporter : Selamet H
Redaktur : Dewi Pelangi

Kapolres Indramayu Berikan Reward kepada 36 Personil dan 1 Anggota Koramil yang berprestasi

Kapolres Indramayu Berikan Reward kepada 36 Personil dan 1 Anggota Koramil yang berprestasi

INDRAMAYU.radar.informasi.com – Kapolres Indramayu AKBP Hafidh.S.Herlambang, S.I.K., M..H., memberikan Reward kepada Personel Polres Indramayu dan Polsek Jajaran yang berprestasi. Pemberian Reward kepada Personel dilakukan di Lapangan Apel Polres Indramayu, Jawa Barat, Senin (01/03/2021).

Kapolres Indramayu AKBP. Hafidh.S. Herlambang melalui Kasubbag Humas Polres Indramayu AKP. Budiyanto menyampaikan bahwa sebanyak 36 (tiga puluh enam) Personel Polres Indramayu dan 1 (satu) Anggota Koramil Kertasmaya yang berprestasi dalam melaksanakan tugas tanggung jawabnya di Masyarakat.

“Saya selaku Kapolres Indramayu mengucapkan terimakasih atas penghargaan yang setinggi – tingginya kepada Personel yang berprestasi serta satu Anggota Koramil Kertasmaya atas dedikasi dan loyalitas yang telah di berikan”, ujarnya.

Dikatakannya, pemberian penghargaan ini selain merupakan bentuk apresiasi terhadap personel yang berprestasi juga merupakan suatu cara untuk memotivasi Personel lainnya agar mampu melakukan hal yang sama.

“Kepada anggota yang berprestasi, kami berikan Reward dan juga sebaliknya bagi anggota yang melanggar akan diberikan punishment”, tambahnya.

Kapolres AKBP.Hafidh.S.Herlambang berharap, lanjutnya, dengan metode seperti ini dapat mengurangi pelanggaran yang dilakukan oleh Anggota bahkan sebaliknya dapat meningkatkan prestasi kerja para Anggota sehingga nama baik organisasi Polri tetap terjaga bahkan meningkat lebih baik.

“Dalam kegiatan tersebut dihadiri Para Kabag, Para Kasat, Para Kasi, Perwira staf Polres Indramayu dan seluruh Personel Polres Indramayu,” pungkas AKP. Budiyanto.

Reporter : Selamet H
Redaktur : Dewi Pelangi

Kades Benjot Optimalkan Pembangunan, Pelayanan Dan Pengabdian

Kades Benjot Optimalkan Pembangunan, Pelayanan Dan Pengabdian

CIANJUR.radar.informasi.com – Jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, maka dari itu, Kepala Desa Benjot, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Sopyan Saori,S.Pd menyatakan bahwa pihaknya semaksimal mungkin memberikan pelayanan dan pengabdian terhadap Masyarakat, Rabu (24/02/21).

Bahkan, Sopyan pihaknya memiliki grafik target pembangunan di Desa Benjot, seperti yang Ia paparkan kepada radar.informasi.com, “Program Dana Desa (DD) sudah terealisasi termasuk program BLT dan upaya pencegahan covid, bahkan semenjak 10 bulan pengabdian, kami mampu menambah aset desa berupa tanah seluas 3500 meter, berupa jalan”.

“Antara lain,untuk program jaringan jalan antar kampung Padaruum, Dap Jajar, Awilarangan sepanjang 3000 meter dengan lebar 3 meter dan jaringan jalan Kampung Benjot – Awilarangan sepanjang 500 meter dengan lebar 1 meter”, tukas Sopyan.

Selain itu, pihaknya telah merealisasikan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) berupa BSPS melalui aspirasi anggota DPR RI, Eem Marju sebanyak 20 unit rumah juga 2 unit traktor dan mesin pompa air dari aspirasi anggota DPR RI Budi Setiawan.

“Selain hal tersebut diatas, untuk meningkatkan IPM Ahlakul Karimah, kami menyelenggarakan program Benjot Mengaji dan rutin mengadakan santunan terhadap Yatim Piatu, dengan tetap menjaga protokol kesehatan dan saat ini kami sedang melakukan program penerangan jalan umum (PJU) di 45 titik, serta masih banyak rencana kedepan, diantaranya pembuatan sarana olahraga Futsal, Kampung Wisata dikampung Gelebug untuk tempat baling-baling (kolecer)”, tuturnya.

“Dengah hal itu,PAD Desa Benjot bisa meningkat, karena lapang Futsal bisa buat sarana parkir dan gedung bisa disewakan dengan harga murah, kami berharap delapan program unggulan dapat terlaksana dengan baik dan Masyarakat merasa puas dengan pelayanan Desa Benjot karena serba gratis”, pungkasnya.

Reporter : Iman
Redaktur. : Dewi Pelangi

Mesakh Mirin: Lebih Mengutamakan Masyarakat untuk Di Vaksin

Mesakh Mirin: Lebih Mengutamakan Masyarakat untuk Di Vaksin

SUKABUMi.radar.informasi.com – Anggota DPR RI Komisi lX Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Dapil Papua Mesakh Mirin, menilai vaksinasi sejatinya mengutamakan masyarakat daripada DPR, mengingat Masyarakat lebih membutuhkan vaksinasi tersebut daripada mereka yang berkerja di lingkungan DPR RI.

“Info dari Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI kalau saya tidak salah vaksinasi untuk DPR dilakukan per fraksi antara 24 Febuari – 28 Febuari”, ujar Mesakh menanggapi rencana tersebut, kepada radar.informasi.com, Selasa (23/02/21).

Mesakh mengusulkan, rencana tersebut ditunda saja untuk menghindari kegaduhan baru yang disebabkan dari vaksinasi tersebut. Ia menyampaikan, DPR mengalah saja dan merelakan vaksinasi itu diberikan kepada Masyarakat.

“ Ini ada yang kritik ngapain DPR vaksinasi padahal masyarakat lebih butuh”, dikatakan Mesakh asal Daerah Pemilihan (Dapil) Papua ini.

Untuk informasi, Mesakh melanjutkan pesan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, tengah malam tadi, ada 4.7 juta dosis vaksin produksi Biofarma sudah mulai didistribusikan ke seluruh Provinsi di Indonesia.

“ Sisa 2.3 juta dosis (total 7 juta vaksin untuk Februari 2021) akan menyusul minggu depan. 1 minggu lebih cepat dari rencana awal,” terang Mesakh masih mengutip informasi dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Coronavac adalah merk vaksin covid-19 produk jadi Sinovac. Vaksin Covid-19 adalah merk/brand vaksin covid-19 Sinovac produksi Bio Farma yang untuk vaksin Pemerintah.

Cov2Bio (bukan Vac2Bio) adalah brand/merk yang dulu pernah disiapkan untuk vaksin Sinovac produksi bio Farma untuk program Mandiri, tetapi ini tidak dilanjutkan karena Sinovac tidak dibolehkan untuk vaksin pemerintah.

Reporter : Pajar Rahayu

Redaktur : Dewi Pelangi

Warga Cikaret Kecamatan Kadupandak Kabupaten Cianjur Perbaiki Jalan Secara Swadaya

Warga Cikaret Kecamatan Kadupandak Kabupaten Cianjur Perbaiki Jalan Secara Swadaya

CIANJUR.radar.informasi.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap jalan yang rusak, Warga Cikaret Rt.03/03, Desa Sukaraharja, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, memperbaiki jalan di lingkungan tersebut dengan cara swadaya, dengan dipimpin oleh Tokoh Masyarat dan Ketua Pemuda setempat, Jum’at (19/02/21).

Hendri mengatakan, “Perbaikan akses jalan yang berada di wilayah Kampung Cikaret itu merupakan inisiatif warga, sementara biaya dan tenaga untuk segala kebutuhan perbaikan jalan, dilakukan secara swadaya dan gotong royong, Alhamdulilah, berkat peran serta dan partisipasi masyarakat, perbaikan jalan bisa terselesaikan”.

Menurutnya, meski jalan tersebut berada di penghujung desa atau perbatasan dengan desa lain, namun akses jalan tersebut sangat produktif, sehingga, melihat akses jalan mengalami kerusakan dan sulit dilewati kendaraan, maka Warga Kampung Cikaret langsung bermusyawarah untuk memperbaikinya.

“Menyadari akan pentingnya akses jalan yang memadai, warga masyarakat rela mengorbankan harta dan tenaganya”, keluhnya.

Pasalnya, lanjut Hendri, “Jika jalan tersebut rusak maka akan sulit dilalui oleh kendaraan bermotor dan akan menjadi tersendat, namun tentu juga akan memperlambat pertumbuhan ekonomi masyarakat”.

Maka dengan kondisi jalan yang sudah baik, bukan hanya urusan Pemerintahan saja yang akan menjadi lancar, akan tetapi dapat mendongkrak laju roda perekonomian Masyarakat, terutama Masyarakat Kampung Cikaret, akan memudahkan Masyarakat membawa hasil pertanian ke pasar atau para Pedagang Keliling.

“Jadi, baik buruknya akses jalan, akan berdampak pada laju pertumbuhan ekonomi Masyarakat,” pungkasnya.

Reporter : Iman
Redaktur : Dewi Pelangi

BPNT masih berpusat di Desa, Kades Berdalih adanya Kecemburuan Sosial saat Menunjuk E-Warong

BPNT masih berpusat di Desa, Kades Berdalih adanya Kecemburuan Sosial saat Menunjuk E-Warong

SUKABUMI.radar.informasi.com – Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi – Jawa Barat, masih belum sesuai dengan Pedoman Umum (Pedum), BPNT masih dalam bentuk paketan dan penyaluran ternyata masih dilaksanakan di kantor desa, Rabu (17/02/21).

Meskipun dari komoditi sudah memenuhi kriteria, yaitu karbohidrat dalam bentuk beras, protein seperti halnya telur, nabati dan hewani, akan tetapi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ternyata masih belum bisa leluasa mengambil BPNT sesuai kebutuhan di E-Warong atau agen penyalur sesuai dengan ketentuan Permensos nomor 20/2019 tentang Penyaluran BPNT.

Bantuan dalam bentuk paket itu ternyata masih terpusat di balai desa setempat, bahkan KPM tidak bisa menentukan sendiri apa yang menjadi kebutuhannya. Riki Rachman selaku Kepala Desa saat ditemui di kantornya pada Senin (16/02/21) mengatakan bahwa belum dibentuknya E-Warong karena belum ada warung yang bisa memenuhi kriteria.

Mustahil memang dari sekian banyaknya warung yang ada di desa tersebut tak ada satu warungpun yang memenuhi kriteria menjadi E-warong, namun beberapa saat kemudian Ia mengatakan, “Kita masih menginduk di Kelurahan Cicurug untuk E-warongnya karena kalau kita menunjuk salahsatu warung akan timbul kecemburuan sosial di Masyarakat, maka untuk mencari jalan tengah kita sengaja mendistribusikan BPNT di kantor desa”.

“Nanti kita ngobrol bareng deh sama TKSK biar jelas semuanya, kenapa kita belum mngajukan E-warong”, pungkasnya.

Sementara itu secara terpisah, Danik selaku TKSK saat dikonfirmasi mengatakan bahwa, “Saya sudah berulangkali meminta pihak desa untuk mengajukan E-warong, tapi sampai saat ini belum ada pengajuan ke saya”, ujar Danik.

Saat disinggung terkait fungsi TKSK, Ia mengatakan bahwa dirinya telah berusaha semaksimal mungkin melakukan pendampingan dan kontrolisasi kepada setiap desa/E-warong dalam penyaluran BPNT.

Red

E-Warong Basmallah milik Sulastri diduga tidak Amanah

E-Warong Basmallah milik Sulastri diduga tidak Amanah

SUKABUMI.radar.informasi.com – Masyarakat sudah semakin pintar, mereka bisa menghitung dan mengkalkulasikan paket Sembako yang diterima dari penyaluran Bantuan Langsung Non Tunai (BPNT) melalui E-warong yang sudah ditunjuk oleh pihak Bank, akan tetapi sangat disayangkan pendistribusian BPNT di E-warong Basmallah milik Sulastri yang berlokasi di Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, diduga menyalahi aturan dari Pemerintah karena komiditi yang disediakan diperkirakan tidak mencapai nominal Rp.200.000.00.-

Komponen sembako yang terdiri dari, beras 10 kg, telor 12 butir, kacang ijo 4 ons, daging ayam 1 kg dan Apel 4 buah tersebut memang sudah memenuhi unsur protein, karbohidrat, nabati dan hewani, akan tetapi sembako yang disalurkan dalam bentuk paket tersebut tidak sesuai dengan Pedum, karena KPM tidak bisa memilih sesuai dengan kebutuhannya.

Sudah bukan menjadi rahasia umum rata – rata E-warong yang menyalurkan BPNT dengan cara pemaketan, dengan alasan klasik agar mudah dalam menjalankan pendistribusian, sebab E-warong akan kesulitan menyediakan komiditi jika setiap KPM kebutuhan sembakonya berbeda – beda. Akan tetapi dengan cara pemaketan memberikan peluang kepada E- warong untuk melakukan tindakan pemotongan atau harga sembako tidak mencapai Rp. 200.000.00.

Padahal seperti yang kita tahu dimasa pandemi Covid-19 ini, Pemerintah sengaja mengucurkan bantuan sosial dari berbagai sumber untuk mengurangi beban Masyarakat, akan tetapi masih saja banyak Oknum – oknum yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan pribadi, seperti halnya yang terjadi di E-warong Basmallah milik Sulastri.

Wahid selaku Kepala Desa Sundawenang saat dikonfirmasi melalui Seluler mengatakan bahwa, “Sebaiknya konfirmasi dulu ke pihak penyedia barang dan juga Pendamping Kecamatan juga kepada semua pihak terkait”.

Akan tetapi TKSK saat dikonfirmasi, menyuruh Tim Media untuk menghitung nominal komoditi dan mengirimkan kepadanya, karena menurut dia jumlah komoditi sudah mencapai Rp.200.000.00, begitu pula dengan Sulastri pemilik E-warong, Ia mengelak hal tersebut dan langsung memblokir pihak Media.

Dengan adanya permasalahan ini, seharusnya para Suplayer dan E-warong dalam program sembako BPNT tersebut perlu dievaluasi, karena penyaluran sembako BPNT itu dianggap tidak serius dalam menjalankan program tersebut.

Red

Lewat Desa Kuta tanpa Melengkapi Protokol Kesehatan, Silahkan Putar Balik…!!!

Lewat Desa Kuta tanpa Melengkapi Protokol Kesehatan, Silahkan Putar Balik…!!!

BOGOR.radar.informasi.com – Bhabinsa bersama Kades Kuta memutarbalikkan arah kendaraan yang akan melintas dan memasuki wilayahnya tanpa dilengkapi Protokol Kesehatan, Sabtu (13/02/21).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di pertigaan Waru Doyong, Desa Kuta, Kecamatan Megamendung oleh team Satgas Covid-19 Desa dan Kusnadi selaku Kepala Desa beserta Staff Desa, dengan tujuan guna melaksanakan pengawasan dan penegakkan PPKM skala Mikro.

Untuk sasaran kegiatan, mulai dari kendaraam roda 2 ataupun roda 4 yang akan melintasi Desa Kuta, dengan melakukan tindakan penegakkan PPKM dan pengecekan Personel sesuai protokol Kesehatan, Memutarbalikkan arah tujuan kendaraan yang akan memasuki dan atau melintasi jalan alternatif Puncak, Cisarua melalui wilayah Desa terutama penumpang kendaraan yang Personelnya tidak membawa surat keterangan Rapid Antigen”, ujar Bhabinsa Desa Kuta, Sertu Aripin.

Reporter : Red
Refaktur : Dewi Pelangi

Bhabinsa Koramil 2124/Cisarua Kodim 0621/Kabupaten Bogor Perketat PPKM

Bhabinsa Koramil 2124/Cisarua Kodim 0621/Kabupaten Bogor Perketat PPKM

BOGOR.radar.informasi.com – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro yang diterapkan Pemda Bogor dan Institusi TNI (Korem, Kodim, Koramil) serta POLRI (Polres dan Polsek) guna pencegahan penularan dan penyebaran COVID-19 dilakukan secara ketat, disiplin dan humanis kepada para Warga dan Masyarakat Jamaah mesjid An-Nur Desa Leuwimalang Kecamatan Cisarua, Jum’at (12/02/21).

Seperti yang dilakukan oleh para Bhabinsa Koramil Cisarua sesaat sebelum pelaksanaan sholat Jum’at di Mesjid tersebut, para Babinsa membagi – bagikan masker medis kepada Jamaah yang tidak membawa dan menggunakan Masker, pembagian Masker yang dilakukan oleh para Babinsa bertujuan untuk melindungi warga dari penularan dan penyebaran COVID-19 yang saat ini sudah merebak, menulari dan bahkan telah merenggut nyawa Warga/Masyarakat.

Babinsa Leuwimalang, Sertu. Ayub menyatakan bahwa, “Pengawasan dan penegakkan Protokol Kesehatan yang dilakukan oleh pihaknya sesuai perintah yang diberikan oleh Danrem 061/Sk, Brigjen TNI Ahmad Fauzi juga Dandim 0621/Kab Bogor, Letkol Inf Sukur Hermanto, selain pemberian Masker secara sporadis pada saat momen tertentu, penguatan penegakkan dan pelaksanaan protokol kesehatan di desanya (Leuwimalang) akan terus diperketat dengan memberdayakan para Ketua RT/ RW dan Kadus setempat dengan melibatkan para Tokoh Warga di wilayah masing-masing”.

“Selanjutnya kami akan melakukan penyemprotan kembali di rumah – rumah Warga sambil terus mendisiplinkan Warga dengan 5 M, kami berharap Warga akan patuh dan disiplin dalam melakukan protokol kesehatan COVID-19”, pungkasnya.

Reporter : Red
Redaktur : Dewi Pelangi

Kunker Mentri Kemaritiman Dan Investasi, Potensi Ujung Genteng Menjadi Target

Kunker Mentri Kemaritiman Dan Investasi, Potensi Ujung Genteng Menjadi Target

SUKABUMI.radarinformasi.com – Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (SEKDA) Kabupaten Sukabumi Zaenul S mengikuti rapat virtual mengenai persiapan kunjungan kerja Menteri Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia (RI) ke Ujung Genteng. Hal tersebut dilaksanakan, di Pendopo Sukabumi, Rabu (10/02/21).

Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Basilio Dias Araujo menyatakan, bahwa kunjungan Menteri Kemaritiman ke Sukabumi bertujuan untuk menggali dan mengembangkan destinasi Parawisata yang ada di Kabupaten Sukabumi.

” Pengembangan di bidang ekonomi Kreatif maupun destinasi parawisatanya, karena itu perlu perencanaan yang tepat untuk meningkatkan parawisata di Ujung Genteng sehingga manpaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujar Basilio

Mendukung rencana itu, Asda Bidang Ekonomi Provinsi Jawa Barat (JABAR) Denny Djuanda menekankan, pengembangan infra struktur kawasan Ujung Genteng sudah menjadi agenda Provinsi Jabar.

” Antara lain membuka jalur yang menghubungkan Jabar selatan dengan wilayah selatan di Kabupaten Sukabumi, selain itu pengembangan Geopark yang akan di validasi kembali oleh Unesco, juga agenda pembangunan Bandara di Kabupaten Sukabumi untuk mempermudah kunjungan wisatawan,” ujar Denny Djuanda.

Ditempat yang sama Asda I Kabupaten Sukabumi Ade Setiawan mengucapkan, terimakasih atas kepercayaan pusat untuk peningkatan Parawisata menjadi Lokomotip pembangunan di Kabupaten Sukabumi.

“Kami juga mendorong UMKM dan mengembangkan ekonomi kreatif berbasis sumber daya manusia dan mendorong ekonomi berbasis digital sehingga dapat menarik kunjungan wisata ke Kabupaten Sukabumi,” ujar Ade Setiawan.

Menurut Ade Setiawan, Infrastruktur jalan akses Ujung Genteng saat ini sedang di perbaiki. Adapun destinasi wisata di Ujung Genteng selain penangkaran Penyu, juga dikembangkan sektor perikanan

“Sehingga kedepan para wisatawan yang berkunjung ke Ujung Genteng bisa menikmati kuliner khas dan hal itu bisa dikelola dengan baik”, ujarnya.

Sumber: DK
Reporter: Pajar Rahayu