Pasca banjir Desa Sukagumiwang Indramayu, Brimob Jabar Laksanakan Giat Kebersihan Lingkungan

Pasca banjir Desa Sukagumiwang Indramayu, Brimob Jabar Laksanakan Giat Kebersihan Lingkungan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dengan dipimpin langsung oleh Danki 4 Iptu.Taryat, Jajaran Kompi 4 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar, melaksanakan kegiatan kebersihan lingkungan dampak dari banjir yang melanda Desa Sukagumiwang, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu sebagai bentuk Bhakti Brimob kepada Masyarakat, Kamis (11/02/2021).

Kegiatan diisi dengan membersihkan sisa sampah pasca banjir, yang dilakukan oleh Anggota kompi 4 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar Dpp Danki 4 IPTU Taryat, saat melaksanakan giat tersebut bersama Masyarakat, Ia juga memberi himbauan agar selalu mematuhi protokol kesehatan dan tidak membuang sampah sembarangan serta menjaga kebersihan.

Hal tersebut diutarakan Iptu.Taryat dalam melaksanakan himbauan pencegahan penularan Covid-19 dan juga jntuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat kepada Masyarakat, selain itu juga berpesan agar bersama – sama menjaga lingkungan dari tindakan kejahatan di lingkungan sekitar posko pengungsian, karena hal ini sangat penting dilakukan.

“Anggota Brimob Kompi 4 Batalyon C sebagai Pelopor demi mencegah adanya tindakan kriminal dari orang – orang yang memanfaatkan situasi saat Bencana banjir melanda, disamping itu terkait penerapan sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), diwajibkan tetap mengikuti intruksi protokol kesehatan, seperti selalu menggunakan masker bila keluar rumah, Physical Distancing dan selalu jaga kesehatan”, ujar Iptu.Taryat.

Komandan Satuan Brimob Polda jabar Kombes Pol. Yuri Karsono SIK, melalui Danki Kompi 4 Yon C pelopor Iptu. Taryat dalam arahan Apel gabungan mengatakan, “Saya harap masing – masing Anggota berperan aktif selalu menghimbau, mengingatkan serta melaksanakan pesan-pesan Kamtibmas serta membantu Pemerintah dalam upaya Pencegahan Penularan Covid-19 kepada Masyarakat dan juga menjalankan protokol kesehatan”.

Reporter : Selamet.H
Redaktur : Dewi Pelangi

Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Genjot Peningkatan SDM melalui Pendidikan Formal dan Non-Formal

Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Genjot Peningkatan SDM melalui Pendidikan Formal dan Non-Formal

BOGOR.radar.informasi.com – Pemerintah Kabupaten Bogor berupaya semaksimal mungkin genjot Pendidikan, baik Pendidikan Formal maupun non Formal, demi meningkatkan Sumber Daya Manusia ( SDM ), Pemerintah melalui Dinas Pendidikan berupaya memberikan fasilitas bagi seluruh Masyarakat agar bisa Mendapatkan pendidikan Formal maupun non Formal.

Seperti Hal nya yang diutarakan Kepala Dinas Pendidikan H.entis Sutisna Spd,MM, saat ditemui radar.informasi.co, Ia menegaskan kepada Masyarakat agar menuai pendidikan, tidak ada kata terlambat untuk belajar apalagi Pemerintah sudah memberikan pendidikan Gratis, ( Rabu/10/02/2021 ).

Pendidikan non Formal pun kami terus tingkatkan seperti halnya PKBM, yang Ijazah-nya setara dengan pendidikan formal, program ini ditujukan Kepada Masyarakat yang melibihi batas usia wajar Dikdas.

“Kami berharap kepada Masyarakat yang putus sekolah agar bisa mengikuti PKBM mulai dari paket A, B atau C, untuk melanjutkan ke pendidikan yang formal ataupun untuk keperluan lainnya, tidak ada perbedaan dari ijazahnya hanya saja proses KBM yang jelas berbeda”, ujarnya.

Masih menurutnya, “Berbagai cara akan kami lakukan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia dan terus melakukan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di Kabupaten Bogor”.

Reporter : Iman
Redaktur : Dewi Pelangi

RT dan RW Desa Tenjolaya Meradang, Insentif diduga di Tilep Kepala Desa

RT dan RW Desa Tenjolaya Meradang, Insentif diduga di Tilep Kepala Desa

BOGOR.radar.informasi.com – Perhatian Pemerintah terhadap desa semakin meningkat, apalagi sejak berlakunya Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, bahkan dana yang mengalir ke tiap desa mencapai nilai ratusan juta sampai satu milyar, dengan besarnya anggaran tersebut tentu saja seharusnya menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja para Staf Desa, termasuk RT dan RW, meskipun sebenarnya RT dan RW tidak termasuk dalam struktur resmi birokasi.

Begitu juga dengan Pemerintah Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi – Jawa Barat, dengan besarnya anggaran yang Pemdes Tenjolaya terima harusnya bisa memberikan Insentif kepada RT/RW melalui Anggaran Dana Desa ataupun BHPRD, akan tetapi sangat disayangkan, ada beberapa RT/RW bahkan BPD yang meradang dikarenakan Insentif yang harusnya mereka terima, 6 bulan terakhir ini tak sampai ke tangan mereka.

Padahal kalau dilihat dari kinerja RT/RW, peran dan tugas mereka sangat besar, mereka juga merupakan garda terdepan dan bersentuhan langsung dengan Masyarakat, bahkan dalam Kepres Nomor 49 tahun 2001 yang mengatur tentang RT, disebutkan bahwa salah satu tugas RT adalah membantu Pemerintah dalam melayani Masyarakat.

Apalagi dimasa pandemi Covid-19, RT/RW-lah yang paling sibuk mendata Masyarakat agar bantuan dapat terealisasikan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih, namun sayang sekali, tugas penting itu hanya diemban oleh Warga negara Indonesia secara sukarela. Tidak ada upah atau gaji yang pasti buat Ketua RT/RW.

Aryo Bangun Dinoto, selaku Kepala Desa saat dikonfirmasi melalui Whatshaap menyangkal keras hal tersebut, Ia mengatakan bahwa semua permasalahan RT/RW terkait insentif yang belum dibayarkan tidaklah benar. Ia dengan tegas menyatakan bahwa Ia telah menyelesaikan semuanya di bulan Januari 2021, dengan alasan anggaran yang turun dari Pemerintah telat.

Sementara itu salahsatu Ketua RW yang enggan disebutkan namanya mengatakan kepada radar.informasi.com bahwa, “Alhamdulilah berkat teman – teman Media akhirnya insentif kita sudah diberikan”.

Disini sangat jelas, bahwa Kepala Desa sebelumya tidak membayarkan uang insentif tersebut, setelah tercium oleh Media baru Insentif tersebut diberikan kepada yang berhak menerima, besar dugaan anggaran yang seharusnya diberikan kepada RT/RW ataupun BPD sebelumnya di tilep oleh Kepala Desa, bahkan saat Aryo Bangun Adinoto menjanjikan kepada radar.informasi.com untuk konfirmasi terkait hal tersebut (10/02/21) pukul 15.00WIB, Ia malah pergi dengan alasan kesibukan yang tidak bisa ditunda.

Reporter : Red

Dengan Alasan BOS tidak mencukupi, SD Ananda Jual Beli Buku Paket

Dengan Alasan BOS tidak mencukupi, SD Ananda Jual Beli Buku Paket

BOGOR.radar.informasi.com – Orangtua Siswa SD Ananda Kota Bogor, diresahkan dengan biaya pembelian buku paket yang diperjual-belikan oleh pihak sekolah, meski pihak sekolah tidak mewajibkan Siswa membeli buku-buku tersebut, namun bahan pelajaran dari Guru semuanya bersumber dari buku yang dijual oleh pihak sekolah, Selasa (09/02/21).

Harga buku paket dijual dengan besaran Rp.800.000.00, tentu saja hal tersebut sangat membebani Orangtua Siswa, apalagi dimasa pandemi Covid-19, dimana persoalan ekonomi menjadi polemik besar dalam Masayarakat.

“Mau tidak mau kami ya harus beli, karena kasihan ke anaknya, tidak bisa belajar, belum lagi kalau misalnya kita belum bayar SPP selama dua bulan berturut – turut, anak kita tidak diberi tugas, sekarang ini kan sedang belajar online, jadi kasian anak saya”, ujar salahsatu Wali Murid.

Padahal seperti yang kita tahu, Larangan penjualan buku paket/LKS di lingkungan sekolah itu, didasarkan pada UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan PP. No. 17/2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.

Dua aturan itu, menegaskan kewajiban bagi setiap warga negara yang berusia 7-15 tahun untuk mengikuti pendidikan, bahkan dengan dua payung aturan itu, Menteri Pendidikan Nasional (pada saat itu) telah menerbitkan Peraturan Mendiknas No. 2/2008 tentang Buku.”Pasal 11 Peraturan Mendiknas No 2/2008 melarang sekolah bertindak menjadi distributor atau pengecer buku kepada peserta didik.

Sementara itu Nefi Mulyati selaku Kepala Sekolah SD Ananda saat dikonfirmasi, dengan halus menolak kedatangan Media dan hanya mengatakan bahwa, “Sekolah kami sekolah swasta dan Murid kami juga sedikit, jadi dana BOS tidak mampu mengcover semua kebutuhan sekolah, tapi kami tidak mewajibkan Siswa untuk membeli, soal SPP belum bayar, Orangtua bisa menghadap saya koq mnta keringanan”, elaknya.

Saat radar.informasi.com mengklarifikasi kepada Fahmi selaku Kadisdik Kota Bogor, dengan tegas Fahmi mengatakan, “Sekolah swasta/negeri, dilarang berjualan apapun, jika Siswa harus membeli kebutuhan sekolah, silahkan di pasar umum saja, saya juga akan tugaskan Kabid untuk memgecek langsung ke lapangan”.

Reporter : Red

Gedung Perpustakaan SDN 4 Megamendung Ambruk tertimpa Longsoran Tebing

Gedung Perpustakaan SDN 4 Megamendung Ambruk tertimpa Longsoran Tebing

BOGOR.radar.informasi.com – Tebing setinggi 20 meter menimpa satu unit Gedung Perpustakaan milik Sekolah Dasar Negeri 4 Megamendung dan satu rumah milik Warga, hal tersebut terjadi akibat tingginya curah hujan yang terus – menerus Kabupaten Bogor akhir – akhir ini, terutama wilayah Kecamatan Megamendung dan sekitarnya, Selasa (09/02/21).

Tanah Longsor terjadi pada Sabtu (06/02/21) pukul 17.00 WIB, tepatnya di Kampung Sinargalih Rt.02/01 Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor Jawa Barat, beruntung dalam kejadian tersebut tidak menelan korban jiwa dan barang – barang berharga milik Warga bisa diselamatkan berkat kesigapan Warga sekitar yang membantu mengevakuasi saat longsor terjadi.

Untuk mengantisipasi adanya longsor susulan, pemilik rumah terpaksa dievakuasi ke tempat yang lebih aman, menurut Tuti (korban) menuturkan, “Terjadinya terjadinya tanah longsor ini disebabkan oleh sebuah tebing yang ambruk, kebetulan saat peristiwa terjadi, saya lagi ada diluar rumah, tiba – tiba terdengar suara dentuman keras, kita semua langsung berhamburan keluar rumah, pas saya lihat ternyata tebing setinggi sekitar 20 meter ambruk menimpa gedung Perpustakaan yang baru saja di bangun oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor beberapa bulan yang lalu”.

“Saya juga baru menyadari bahwa belakang rumah saya Dan saya melihat juga terkena timbunan tanah, akhirnya saya dengan lainnya keluar rumah bersama 4 Kepala Keluarga untuk menyelamatkan diri”, ungkapnya sambil terisak.

Sementara itu Kepala Desa Megamendung terpilih Duduh Manduh,saat dikomfimasi dikediaamnnya menjelaskan bahwa dirinya merasa prihatin atas musibah bencana tanah longsor yang menimpa Gedung SDN 4 Megamendung, bahkan ada salahsatu rumah Warga yang hampir kena diterjang oleh tanah longsor tersebut”.

“Saya berharap kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, agar SDN 4 Megamendung ini, dialokasikan ke tempat yang lebih aman, seperti halnya SD 1,2, 3 yang sudah terdahulu direlokasikan ke tempat yang aman”, pungkasnya.

Reporter : Dede Mamat
Redaktur : Dewi Pelangi

Diduga Yayasan Miftahul Hasanah Al-Tahqiq manfaatkan Dana Hibah Provinsi Untuk Renovasi Rumah Pribadi

Diduga Yayasan Miftahul Hasanah Al-Tahqiq manfaatkan Dana Hibah Provinsi Untuk Renovasi Rumah Pribadi

CIANJUR.radar.iformasinews.com – Demi memulihkan Ekonomi Masyarakat Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyalurkan program prioritas pembangunan, seperti Bantuan Hibah yang bersumber dari dana APBD Perubahan tahun 2020 yang telah direalisasikan awal tahun 2021, Sebagaimana yang pernah disusun dalam rancangan KUPA-PPAS Perubahan APBD Tahun 2020 dan KUA PPAS APBD Tahun 2021 mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017 dan Permendagri Nomor 64 Tahun 2020,
(Sabtu 06/02/2021).

Sementara itu, Pemprov Jawa Barat telah menetapakan 9 prioritas pembangunan untuk tahun anggaran 2020, diantaranya
pendidikan agama dan tempat ibadah, infrastruktur konektivitas wilayah, namun sangat disayangkan ada saja Oknum Ketua Yayasan yang diduga meraup keuntungan prbadi untuk merenovasi Rumah Pribadi dari anggran Hibah perubahan APBD tahun anggaran 2020.

Salah Satunya Yayasan Miftahul Hasanah Al-Tahqiq, yang berlokasi di Kampung Sawah Girang, RT.02/02 Desa Mekargalih, Kecamatan Cikalong Kulon, Kabupaten Cianjur, Yayasan tersebut mendapatkan bantuan untuk pembangunan Ruang Kobong Baru dengan jumlah anggaran Rp.100.000.000,00.

Dari hasil penelusuran awak Media radar.infomasi.com ke Yayasan Miftahul Hasanah al-Tahqiq Pimpinan Yayasan, Ende Junaedi yang terlihat oleh Awak Media, Ia sedang merenovasi rumah pribadi dan Warga sekitar membenarkan bahwa rumah tersebut Milik Pribadi Ende.

‌Saat di Konfirmasi, “Anggaran Hibah Yang diberikan Melalui Provinsi Jawa Barat Sudah Kami Realisasikan Untuk membangun tempat mengaji “,ujar Ende

Akan tetapi Faktanya yang kami lihat itu bukan bagunan untuk Ruang Kobong anak anak Santri dan hanya Pemagaran saja, jika dikalkulasikan tidak Sepadan dengan anggaran yang sudah diberikan, yang terlihat jelas justru dinding pada rumah pribadinya. Ini sudah jelas melanggar Juklak dan Juknisya Aturan Pemerintah yang seharusnya anggaran Hibah Pemprov tersebut dibangun untuk Ruang Kobong baru bukan untuk Renovasi rumah pribadi.

Ditempat lain kami meminta tanggapan dari LSM Laskar Siliwangi ,Samsul Hidayah, “Itu jelas sudah merugikan uang negara maka kepada penegak huku baik itu Kejaksaan maupun Kepolisian, Oknum Ketua Yayasan tersebut harus diperiksa dan diproses secara hukum yang berlaku”, ungkap Samsul Hidayah.

Reporter : Iman
Redaktur : Dewi Pelangi

Intensitas Hujan yang tinggi AkibatkanTanggul Sungai Cipanas – Indramayu Longsor

Intensitas Hujan yang tinggi AkibatkanTanggul Sungai Cipanas – Indramayu Longsor

INDRAMAYU,radarinformasi.com – Curah hujan di Kabupaten Indramayu – Jawa Barat, akhir – akhir ini berintensitas tinggi yang mengakibatkan serta menimbulkan banjir dibeberapa Kecamatan, selain banjir tingginya curah hujan juga mengakibatkan tanggul sungai Cipanas yang berada di Kecamatan Terisi, Desa Karangasem, lokasinya persis didekat pemukiman Warga Blok Ludoyong longsor sepanjang 126 meter, Minggu (07/02/2021).

Tanggul longsor akibat tak kuat menahan gerusan arus deras sungai yang debitnya terus meninggi akibat curah hujan, tanggul yang longsor berada di sebelah kiri aliran sungai dari hulu ke hilir, tanggul membentuk rongga besar sebanyak tiga titik sepanjang 126 meter.

Kepala Seksi Kedarurat BPBD Indramayu, A.Fatah, mengatakan bahwa, “Peristiwa tanggul longsor terjadi sekitar pukul setengah enam (17.30) WIB, akibat curah hujan tinggi serta arus deras sungai karena debitnya ikut naik”.

“BPBD setempat masih melakukan assessment di lokasi longsor untuk menentukan langkah – langkah pencegahan terhadap kemungkinan terburuk,
Koordinasi dengan Polsek, Koramil dan Kecamatan sudah dilakukan untuk menetapkan upaya pencegahan agar tanggul longsor tidak berdampak”, ujarnya.

Dihubungi terpisah, Kapolsek Terisi, Iptu. Hendro Ruhanda menyatakan, “Saat ini tim Penaggulangan Bencana Alam (PBA) Kecamatan bersama Warga setempat melakukan upaya pencegahan, tanggul – tanggul yang berpotensi longsor, kami pasang cerucuk bambu untuk penguatan sementara”, tandas Hendro.

Ia menambahkan, “Sejauh ini belum ditemukan adanya permukiman yang terdampak akibat tanggul longsor, Personel gabungan PBA terus memonitor kondisi sungai. Secara swadaya warga ikut membantu menyisir dan memantau tanggul sungai Cipanas”, pungkasnya.

Reporter : Selamet.H
Redaktur : Dewi Pelangi

Anggota Bhabinsa Koramil 2124/Cisarua Perkuat Peran Satgas Covid-19 di tiap Wilayahnya

Anggota Bhabinsa Koramil 2124/Cisarua Perkuat Peran Satgas Covid-19 di tiap Wilayahnya

BOGOR.radar.informasi.com – Anggota Bhabinsa Koramil 2124/Cisarua, Kodim 0621/Kab Bogor bersama unsur Aparat Desa/ Kelurahan perkuat peran Satgas COVID-19 di tingkat desa hingga RW dan RT di wilayahnya masing-masing, untuk menekan angka penyebaran Covid-19, sesuai peraturan yang diterbitkan dalam Instruksi Bupati Bogor bernomor 503/Covid-19/SEKRET/II/2021 tentang peningkatan kewaspadaan, pengaktifan posko dan peningkatan efektifitas Satgas Penanganan Covid-19 di Wilayah Kabupaten Bogor, Minggu (07/02/21).

Hal tersebut dilaksanakan seiring meningkatnya jumlah Pasien positif dan ditetapkannya Kabupaten Bogor sebagai zona merah penularan Covid-19, dalam pelaksanaannya, Bhabinsa dengan Kades dan Bhabinmas setempat melaksanakan Apel Gabungan Kesiapsiagaan dan melakukan patroli untuk menegakkan Protokol Kesehatan kepada warga Desa/ Kelurahan.

Kegiatan diutamakan untuk melakukan Sosialisasi dan penindakan terhadap 4 (empat) sasaran utama yang menjadi prioritas, diantaranya penyelamatan Warga yang kemungkinan rawan terancam Covid-19, Warga yang sehat namun (kemungkinan) terkonfirmasi positif atau disebut Orang Tanpa Gejala (OTG), Warga terkonfirmasi positif bergejala dan
terakhir penanganan adanya Warga yang positif yang meninggal dunia karena Covid-19 baik di rumah sakit maupun di rumah.

“Kegiatan Gabungan ini dilaksanakan selain berdasar pada instruksi dan perintah Bupati, Dandim dan Kapolres Bogor tentunya penanganan pencegahan dan penularan COVID-19 ini tidak dapat dilakukan secara sendiri atau masing-masing instansi, namun bersama-sama berperan dengan tetap melakukan koordinasi, komunikasi dan konsultasi dengan Satgas COVID-19 di wilayah”, ungkap salahsatu Anggota Bhabinsa Koramil 2124/Cisarua.

Sementara itu, Danramil 2124/Cisarua, Mayor.Inf.Aris Nazarudin Latief juga turut mendukung dan terus mensuport semua Anggotanya yang bertugas di masing – masing wilayahnya.

Reporter : Red
Redaktur : Dewi Pelangi

Fasilitas Umum kembali Jadi sasaran Penyemprotan Disinfektan oleh Polres Indramayu

Fasilitas Umum kembali Jadi sasaran Penyemprotan Disinfektan oleh Polres Indramayu

INDRAMAYU.radar.informasi.com – Dalam rangka penanganan penyebaran Virus Corona ( Covid-19 ) di wilayah Kabupaten Indramayu, Anggota Polres Indramayu dan anggota Polsek Jajaran Polres Indramayu melakukan penyemprotan cairan Disinfektan, Sabtu (06/02/2021).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Indramayu AKBP. Hafidh S Herlambang, S.I.K., M.H, diikuti oleh Perwira Polres Indramayu, Kapolsek Jajaran, anggota Polres Indramayu dan anggota Polsek Jajaran Polres Indramayu.

Kasubag Humas Polres Indramayu AKP. Budiyanto mengatakan bahwa sasaran penyemprotan cairan Disinfektan dilakukan di jalan umum wilayah Kabupaten Indramayu, Terminal, Fasilitas umum dan di Rumah Warga dan lingkungan sekitarnya.

Dijelaskan, pada kesempan itu selain melakukan penyemprotan cairan Disinfektan anggota Polres Indramayu dan anggota Polsek Jajaran Polres Indramayu menghimbau kepada Warga agar membiasakan diri menjalankan Prokes dengan 5M yaitu menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas demi memutus penyebaran Covid- 19 di wilayah Kabupaten Indramayu.

Masih menurutnya, “Mari kita jaga pola hidup bersih dan sehat serta olahraga rutin untuk menaikan imunitas tubuh, dengan dilakukannya kegiatan ini, kami berharap agar wabah Corona ini bisa segera berakhir, sehingga kita dapat kembali bekerja secara optimal seperti sediakala,” pungkas AKP. Budiyanto.

Reporter : Selamet. H
Redaktur : Dewi Pelangi

Harlah ke -95 Nahdathul Ulama, Aang Erlan Hudaya gelar Reses, Istiqosah dan Tahlil

Harlah ke -95 Nahdathul Ulama, Aang Erlan Hudaya gelar Reses, Istiqosah dan Tahlil

SUKABUMI.radarinformasi.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) yang saat ini duduk di Komisi |||/3, Aang Erlan Hudaya, mengelar Reses sekaligus Istiqosah dan Tahlil dalam rangka merayakan hari lahir (HARLAH) ke-95 Nahdlatul Ulama (NU), yang bertempat di taman rekreasi Cimalati, tepatnya, di Kampung Cimalati, Rt.05/02, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jumat (05/02/21).

Aang Erlan Hudaya mengucapkan terimakasih atas kehadiran semuanya, karena pandemi Covid-19 kegiatan Reses Peserta dibatasi dan tidak seperti sebelum – sebelumnya, tetapi yang perlu diperhatikan garis perjuangan PKB harus sesuai Nahdlatul Ulama (NU) dan paling penting untik Masyarakat.

Peringatan Harlah ke-95 (NU) menjadi momentum penting bagi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk mengucap syukur, sebab selama ini kebersamaan PKB dengan NU semakin erat, terutama dalam pengabdian untuk kemaslahatan Umat. 

“Arah perjuangan PKB khidmat untuk Nahdlatul Ulama dan Masyarakat, seluruh program-program dari PKB harus mengakomodir kepentingan Jam’iyah Nahdlatul Ulama dan Masyrarakat, sehingga saat Reses ini kita konsolidasikan,” ujar Aang Erlan Hudaya.

Aang yang menjabat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) yang saat ini duduk di Komisi |||/3, menuturkan, “Reses ini sebagai bentuk sinergitas bersama dalam banyak hal, mulai dari kegiatan keagamaan, Jam’iyah, serta menampung aspirasai Masyarakat di bidang pertanian, peternakan dan perikanan dan yang lainnya, sesuai dengan bidang saya”.

“Kita mendengarkan aspirasi untuk diakomodir dari Nahdlatul Ulama dan Masyarakat, selanjutnya kita bawa ke tingkat kabupaten untuk dirumuskan kedalam program kebijakan,” tuturnya kepada Awak Media.

Aang menambahkan, program pemerintah harus didukung dan dikawal bersama, pasalnya PKB berkomitmen terus mengawal program Pemkab yang bisa dirasakan Masyarakat.

Reporter : Pajar Rahayu
Redaktur : Dewi Pelangi