Gedung Perpustakaan SDN 4 Megamendung Ambruk tertimpa Longsoran Tebing
Gedung Perpustakaan SDN 4 Megamendung Ambruk tertimpa Longsoran Tebing
BOGOR.radar.informasi.com – Tebing setinggi 20 meter menimpa satu unit Gedung Perpustakaan milik Sekolah Dasar Negeri 4 Megamendung dan satu rumah milik Warga, hal tersebut terjadi akibat tingginya curah hujan yang terus – menerus Kabupaten Bogor akhir – akhir ini, terutama wilayah Kecamatan Megamendung dan sekitarnya, Selasa (09/02/21).
Tanah Longsor terjadi pada Sabtu (06/02/21) pukul 17.00 WIB, tepatnya di Kampung Sinargalih Rt.02/01 Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor Jawa Barat, beruntung dalam kejadian tersebut tidak menelan korban jiwa dan barang – barang berharga milik Warga bisa diselamatkan berkat kesigapan Warga sekitar yang membantu mengevakuasi saat longsor terjadi.
Untuk mengantisipasi adanya longsor susulan, pemilik rumah terpaksa dievakuasi ke tempat yang lebih aman, menurut Tuti (korban) menuturkan, “Terjadinya terjadinya tanah longsor ini disebabkan oleh sebuah tebing yang ambruk, kebetulan saat peristiwa terjadi, saya lagi ada diluar rumah, tiba – tiba terdengar suara dentuman keras, kita semua langsung berhamburan keluar rumah, pas saya lihat ternyata tebing setinggi sekitar 20 meter ambruk menimpa gedung Perpustakaan yang baru saja di bangun oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor beberapa bulan yang lalu”.
“Saya juga baru menyadari bahwa belakang rumah saya Dan saya melihat juga terkena timbunan tanah, akhirnya saya dengan lainnya keluar rumah bersama 4 Kepala Keluarga untuk menyelamatkan diri”, ungkapnya sambil terisak.
Sementara itu Kepala Desa Megamendung terpilih Duduh Manduh,saat dikomfimasi dikediaamnnya menjelaskan bahwa dirinya merasa prihatin atas musibah bencana tanah longsor yang menimpa Gedung SDN 4 Megamendung, bahkan ada salahsatu rumah Warga yang hampir kena diterjang oleh tanah longsor tersebut”.
“Saya berharap kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, agar SDN 4 Megamendung ini, dialokasikan ke tempat yang lebih aman, seperti halnya SD 1,2, 3 yang sudah terdahulu direlokasikan ke tempat yang aman”, pungkasnya.
Reporter : Dede Mamat
Redaktur : Dewi Pelangi



