KIP Kuliah 2026 Jadi Peluang bagi Siswa Indramayu yang Terkendala Biaya Kuliah

INDRAMAYU.radarInformasi.com – Bagi siswa di Kabupaten Indramayu yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tetapi terkendala biaya, Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) Tahun 2026 dapat menjadi salah satu peluang untuk mendapatkan dukungan biaya pendidikan.

KIP Kuliah merupakan program pemerintah yang memberikan bantuan biaya pendidikan kepada lulusan SMA atau sederajat yang memiliki potensi akademik baik, tetapi mengalami keterbatasan ekonomi.

Berdasarkan informasi resmi KIP Kuliah, calon penerima harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan, termasuk memiliki potensi akademik baik, memenuhi kriteria keterbatasan ekonomi, serta lulus seleksi masuk perguruan tinggi.

Siapkan Dokumen Sebelum Mendaftar

Calon mahasiswa yang ingin mendaftar perlu memastikan data kependudukan dan pendidikan telah sesuai. Data yang digunakan dalam pendaftaran antara lain Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), serta alamat email aktif.

Selain itu, calon pendaftar perlu menyiapkan dokumen pendukung kondisi ekonomi sesuai kategori yang dipenuhi, termasuk Kartu Indonesia Pintar (KIP), data DTSEN, atau dokumen lain sesuai ketentuan.

Dalam ketentuan KIP Kuliah 2026, keterbatasan ekonomi antara lain dapat dibuktikan dengan kepemilikan KIP, terdata dalam DTSEN maksimal desil 4, atau berasal dari panti sosial/panti asuhan.

Bagi calon pendaftar yang tidak memenuhi kategori tersebut, masih terdapat ketentuan lain untuk dapat mendaftar, antara lain memenuhi persyaratan pendapatan orang tua/wali sesuai ketentuan dan mengunggah Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Pendaftaran Dilakukan Melalui Laman Resmi

Pendaftaran akun KIP Kuliah 2026 dilakukan secara online melalui laman resmi KIP Kuliah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Calon pendaftar tahun 2026 yang memenuhi ketentuan dapat melakukan pendaftaran akun dengan memasukkan NIK, NISN, NPSN dan email aktif.

Setelah berhasil membuat akun, calon mahasiswa dapat melanjutkan proses pendaftaran dengan melengkapi data yang diperlukan. Seluruh informasi harus diisi secara benar dan sesuai kondisi sebenarnya karena akan menjadi bagian dari proses verifikasi.

Jangan Keliru, KIP Kuliah Bukan Jaminan Langsung Diterima di Kampus

Calon mahasiswa juga perlu memahami bahwa memiliki akun atau mendaftar KIP Kuliah tidak otomatis membuat seseorang diterima di perguruan tinggi.

Peserta tetap harus mengikuti proses seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui jalur yang dipilih. KIP Kuliah berlaku untuk jalur SNBP, UTBK-SNBT, seleksi mandiri PTN dan seleksi mandiri PTS sesuai ketentuan.

Setelah dinyatakan lulus seleksi masuk perguruan tinggi, calon penerima akan menjalani proses verifikasi kelayakan oleh perguruan tinggi sebelum ditetapkan sebagai penerima KIP Kuliah.

Jadwal KIP Kuliah 2026

Berdasarkan laman resmi KIP Kuliah, pendaftaran akun siswa KIP Kuliah 2026 dibuka mulai 3 Februari hingga 31 Oktober 2026.

Sementara itu, jadwal seleksi yang tercantum meliputi SNBP pada 10–18 Februari 2026, UTBK-SNBT pada 25 Maret–7 April 2026, seleksi mandiri PTN pada 15 Juni–31 Oktober 2026, dan seleksi mandiri PTS pada 15 Juni–31 Oktober 2026. Jadwal dapat berubah sehingga calon pendaftar dianjurkan memantau informasi resmi.

Masyarakat Indramayu Bisa Memanfaatkan Informasi Ini

Bagi pelajar dan orang tua di Indramayu yang memiliki keterbatasan ekonomi, informasi mengenai KIP Kuliah dapat menjadi bahan pertimbangan untuk mempersiapkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Calon pendaftar diimbau tidak hanya mempersiapkan dokumen, tetapi juga memastikan NIK, NISN, NPSN dan data lainnya telah valid. Jika terdapat permasalahan data, perbaikan perlu dilakukan melalui pihak atau sistem yang sesuai.

Informasi resmi KIP Kuliah juga menyediakan panduan dan FAQ yang dapat digunakan calon mahasiswa untuk memahami persyaratan serta tahapan pendaftaran.

Link Informasi dan Tutorial

Untuk memperoleh informasi resmi mengenai KIP Kuliah 2026, masyarakat dapat mengakses:

Portal resmi KIP Kuliah:
KIP Kuliah Kemdiktisaintek

Panduan dan FAQ KIP Kuliah:
Panduan KIP Kuliah

Tutorial melalui Instagram:
https://www.instagram.com/reel/DUSd_t2ESYK/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=NTc4MTIwNjQ2YQ==

Dengan adanya program tersebut, keterbatasan ekonomi diharapkan tidak menjadi penghalang bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Calon mahasiswa dapat mempersiapkan diri sejak dini, memastikan data valid, serta mengikuti seluruh tahapan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sumber: KIP Kuliah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Andika

Camat Sukagumiwang Beri Motivasi Calon Siswa Sekolah Rakyat Jelang Keberangkatan ke SRT Cikawung

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Camat Sukagumiwang, Mohamad Mulya Setiawan, S.STP, memberikan motivasi dan arahan kepada calon siswa Sekolah Rakyat yang akan berangkat menuju Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Sukagumiwang tersebut dihadiri Pendamping Sosial Kecamatan Sukagumiwang, para calon siswa, serta orang tua dan wali murid.

Dalam arahannya, Mohamad Mulya Setiawan menyampaikan apresiasi kepada para calon siswa yang berhasil memperoleh kesempatan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi. Ia mengajak para peserta didik untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya melalui semangat belajar, kedisiplinan, dan tekad meraih cita-cita.

“Kesempatan ini merupakan peluang yang sangat berharga. Manfaatkan dengan sungguh-sungguh untuk belajar, menjaga disiplin, serta terus mengembangkan kemampuan agar kelak menjadi generasi yang membanggakan keluarga, masyarakat, dan daerah,” ujarnya.

Selain memberikan motivasi kepada para siswa, Camat Sukagumiwang juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam memberikan dukungan moral dan doa agar anak-anak dapat menjalani proses pendidikan dengan baik selama berada di lingkungan Sekolah Rakyat Terintegrasi.

Menurutnya, sinergi antara keluarga dan pemerintah menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pendidikan para peserta didik.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pembekalan awal bagi calon siswa sebelum memasuki lingkungan pendidikan yang baru. Para peserta diberikan berbagai informasi terkait kehidupan di asrama, tata tertib, serta kesiapan mental agar mampu beradaptasi dengan baik selama mengikuti proses pembelajaran di Sekolah Rakyat Terintegrasi.

Sekolah Rakyat Terintegrasi di Desa Cikawung merupakan program pemerintah yang dibangun dengan nilai investasi sekitar Rp236 miliar. Kawasan pendidikan tersebut berdiri di atas lahan seluas 9,2 hektare dengan luas bangunan mencapai 27.372 meter persegi dan didukung ruang terbuka hijau seluas 69.628 meter persegi.

Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan representatif guna mendukung pengembangan potensi peserta didik secara optimal.

Melalui kegiatan motivasi dan pembekalan ini, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui perluasan akses pendidikan yang berkualitas, sekaligus memastikan para calon siswa siap mengikuti proses pembelajaran di Sekolah Rakyat Terintegrasi.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Kecamatan Sukagumiwang Perkuat Validasi Data Anak Tidak Sekolah untuk Dukung Program Nasional

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang menggelar kegiatan Verifikasi dan Validasi (Verval) Data Anak Tidak Sekolah (ATS) bersama operator ATS desa se-Kecamatan Sukagumiwang, pengawas Sekolah Dasar (SD), dan pengawas Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Aula Ki Sapu Angin Kecamatan Sukagumiwang. Selasa (30/6/2026)

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Camat Sukagumiwang, Mohamad Mulya Setiawan, S.STP, yang diwakili Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial, Juniri, S.E., M.A.P., didampingi Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum, Dedi Nurhadi, S.E. Agenda ini bertujuan memastikan keakuratan data Anak Tidak Sekolah (ATS) sebagai dasar penyusunan kebijakan penanganan anak putus sekolah di wilayah Kecamatan Sukagumiwang.

Dalam proses verifikasi, seluruh operator ATS desa bersama pengawas pendidikan melakukan pencocokan dan validasi data terhadap anak usia 7 hingga 18 tahun yang belum pernah bersekolah, putus sekolah, maupun tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Juniri menegaskan bahwa data yang akurat menjadi kunci keberhasilan program penanganan Anak Tidak Sekolah. Karena itu, sinergi antara pemerintah desa, satuan pendidikan, dan pemerintah kecamatan harus terus diperkuat agar setiap anak memperoleh haknya untuk mengenyam pendidikan.

“Pendataan yang akurat menjadi dasar dalam penyusunan langkah intervensi dan kebijakan agar anak-anak yang tidak bersekolah dapat kembali memperoleh hak pendidikan secara optimal,” ujarnya.

Operator ATS memiliki peran penting sebagai ujung tombak pendataan di tingkat desa. Mereka bertugas mengidentifikasi, memverifikasi, dan memvalidasi data anak yang belum pernah sekolah, putus sekolah, maupun tidak melanjutkan pendidikan sehingga pemerintah memiliki basis data yang valid dalam menentukan langkah penanganan.

Pelaksanaan verval ini juga merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah. Regulasi tersebut menjadi landasan nasional dalam upaya menekan angka anak tidak sekolah melalui pendataan yang akurat, kolaborasi lintas sektor, serta berbagai bentuk intervensi, mulai dari reintegrasi ke sekolah formal, pendidikan nonformal melalui Paket A, B, dan C, hingga pelatihan vokasi.

Pemerintah menargetkan penanganan sekitar 645 ribu Anak Tidak Sekolah secara bertahap hingga tahun 2045 melalui pelaksanaan Rencana Aksi Daerah (RAD) periode 2026–2029, 2030–2034, 2035–2039, dan 2040–2045.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap tersusunnya data ATS yang akurat dan komprehensif sehingga program penanganan anak tidak sekolah dapat dilaksanakan secara tepat sasaran, berkelanjutan, serta mampu menjamin terpenuhinya hak pendidikan bagi seluruh anak di wilayah Kecamatan Sukagumiwang.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Pelepasan Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Gabuswetan Berlangsung Sederhana dan Penuh Makna

INDRAMAYU.radarinformasi.com – UPTD SMP Negeri 1 Gabuswetan, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, menggelar acara pelepasan siswa-siswi kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 secara sederhana namun penuh makna di halaman sekolah, Sabtu (13/06/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh para siswa, orang tua/wali murid, dewan guru, komite sekolah, serta tamu undangan lainnya. Suasana haru tampak mewarnai jalannya acara, terutama saat prosesi pelepasan dan penyampaian pesan perpisahan kepada para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di jenjang sekolah menengah pertama.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan bakat peserta didik, pihak sekolah menampilkan berbagai pertunjukan seni yang diperankan langsung oleh siswa-siswi SMP Negeri 1 Gabuswetan. Beragam penampilan disuguhkan, mulai dari tari tradisional, pembacaan puisi, penampilan musik dan vokal, hingga atraksi seni modern yang mendapat sambutan meriah dari para hadirin.

Kepala UPTD SMP Negeri 1 Gabuswetan, H. Rohsidin, M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan pelepasan siswa kelas IX tahun ini dilaksanakan secara sederhana sesuai arahan dan imbauan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, agar kegiatan perpisahan sekolah lebih mengedepankan nilai syukur dan kesederhanaan.

“Meskipun dilaksanakan secara sederhana, kegiatan ini memiliki makna yang sangat besar bagi seluruh keluarga besar sekolah, khususnya bagi siswa-siswi kelas IX yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Rohsidin juga berpesan kepada seluruh lulusan agar senantiasa menghormati kedua orang tua, menjaga sikap saling menghargai sesama, serta terus menuntut ilmu yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat. Ia juga mengingatkan para siswa untuk selalu menjaga nama baik almamater dan tidak bersikap sombong atas berbagai pencapaian yang diraih.

“Jadilah pelajar yang bermanfaat bagi masyarakat, teruslah belajar, dan jangan pernah merasa paling hebat. Kesuksesan akan diraih oleh mereka yang mau berusaha, berdoa, dan menghormati orang tua serta guru,” pesannya.

Lebih lanjut, dirinya bersama seluruh dewan guru mendoakan agar para lulusan SMP Negeri 1 Gabuswetan dapat meraih cita-cita yang diimpikan dan menjadi generasi penerus bangsa yang membanggakan. Menurutnya, keberhasilan para siswa di masa depan merupakan kebanggaan tersendiri bagi para guru yang telah mendampingi proses pendidikan mereka selama tiga tahun.

“Semoga kalian menjadi orang-orang yang sukses, berguna bagi agama, bangsa, dan negara. Harapan kami sebagai guru adalah dapat melihat kalian meraih prestasi yang lebih tinggi lagi. Ketika kalian berhasil mencapai cita-cita, di situlah kebanggaan terbesar kami sebagai pendidik,” tuturnya.

Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto antara siswa, orang tua, serta para guru. Momentum tersebut menjadi kenangan indah sekaligus awal langkah baru bagi para lulusan SMP Negeri 1 Gabuswetan dalam menempuh pendidikan yang lebih tinggi demi mewujudkan masa depan yang gemilang.

Reporter : Andika

Akhirussanah dan Perpisahan Kelas VI MIN 5 Indramayu Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Acara Akhirussanah dan Perpisahan siswa-siswi kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Indramayu berlangsung sukses, lancar, dan penuh khidmat pada Sabtu (13/06/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momen istimewa bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di jenjang Madrasah Ibtidaiyah. Acara dihadiri oleh Kepala MIN 5 Indramayu, dewan guru, orang tua siswa, serta sejumlah tamu undangan.

Berbagai rangkaian kegiatan turut memeriahkan acara, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penampilan seni dan kreativitas siswa, hingga penyampaian pesan dan kesan dari para siswa kelas VI.

Kepala MIN 5 Indramayu, H. Camin, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan haru atas perjuangan para siswa yang telah menyelesaikan masa pendidikan di madrasah. Ia berharap seluruh lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan tetap menjaga akhlak mulia serta semangat belajar.

“Semoga seluruh lulusan MIN 5 Indramayu dapat meraih cita-cita yang diimpikan dan menjadi generasi yang membanggakan keluarga, agama, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Suasana haru mewarnai jalannya acara ketika para siswa menyampaikan ucapan terima kasih kepada para guru dan orang tua yang selama ini telah memberikan bimbingan, pendidikan, serta dukungan dalam proses belajar mereka.

Dengan terselenggaranya acara Akhirussanah dan Perpisahan ini, keluarga besar MIN 5 Indramayu berharap para lulusan mampu menjadi generasi yang berilmu, beriman, berakhlak mulia, serta bermanfaat bagi masyarakat, agama, bangsa, dan negara.

Reporter : Andika

Kronologi Tragis di SDN 01 Kalibaru Cilincing: Mobil MBG Tabrak Barisan Literasi, Belasan Siswa dan Guru Terluka

JAKARTA.radarinformasi.com – Suasana pagi di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, berubah mencekam setelah sebuah mobil dengan nomor polisi MBG tiba-tiba menerobos masuk ke area sekolah dan menabrak barisan siswa serta guru yang sedang melakukan kegiatan pembiasaan literasi, Kamis (11/12/2025) sekitar pukul 06.48 WIB.

Menurut keterangan di lokasi, guru-guru tengah menyiapkan barisan membaca pagi ketika mobil tersebut melaju dari arah luar sekolah. Pagar sekolah dalam kondisi tertutup, namun kendaraan itu tetap menerobos hingga pagar roboh. Diduga sopir kehilangan kendali, sehingga mobil terus melaju dan menabrak sejumlah siswa serta guru yang berada di depan halaman sekolah. Beberapa korban bahkan dilaporkan sempat terlindas.

Pihak sekolah bersama warga langsung melakukan evakuasi darurat. Pada pukul 07.10 WIB, para korban dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Dua siswa mendapat perawatan di Puskesmas Cilincing II, yaitu:

• Aditya Pradipta (Kelas 3C)
• Maulana Aufar (Kelas 5B)

Sementara itu, korban lain ditangani di RSUD Cilincing, dengan daftar sebagai berikut:

• Salsabila (3C)
• Ahmad Faizan (2C)
• Bagus (1B)
• Khanza (3D)
• Dian (3B)
• Anisa (3D)
• Surya (3D)
• Dita (3C)
• Hafiiz (3B)
• Weren (3B)
• Nabil (3D)
• Alvaro (3D)
• Lilo (4B)
• Rey (3C)
• Hafiz (1A)
• Yuda (3C)
• Ray Firmansyah (3C)

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap sopir mobil MBG serta mengamankan lokasi kejadian. Kondisi para korban masih dalam penanganan intensif tenaga medis.

Peristiwa ini menimbulkan duka dan keprihatinan mendalam bagi keluarga, guru, dan masyarakat sekitar, mengingat kegiatan literasi pagi yang biasanya menjadi rutinitas positif justru berubah menjadi insiden yang tak terduga. Pemerintah daerah dan aparat terkait diharapkan segera memberikan pendampingan serta memastikan evaluasi keamanan lingkungan sekolah.

Rizal

MPLS Ramah di SMPN 4 Sindang: Sambut Siswa Baru dengan Hangat, Tanpa Kekerasan, Penuh Inovasi 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Senin pagi, 14 Juli 2025, suasana halaman SMP Negeri 4 Sindang terasa berbeda. Keceriaan terpancar dari ratusan wajah siswa baru yang memasuki gerbang sekolah untuk pertama kalinya. Di bawah semangat tahun ajaran baru, mereka disambut hangat oleh para guru dan kakak kelas dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dirancang bukan sekadar seremonial, tetapi penuh makna. Rabu (16/7)

Tahun ini, SMPN 4 Sindang mengusung tema besar: menciptakan sekolah yang religius, aman, menyenangkan, aktif, dan harmonis. Tak ada intimidasi. Tak ada perpeloncoan. MPLS di sekolah ini dirancang sebagai pengalaman awal yang menyenangkan, ramah, dan berpihak pada kebutuhan peserta didik. 

“Anak-anak harus merasa nyaman sejak hari pertama. Itulah kunci semangat belajar yang tumbuh dari hati,” ungkap Kepala UPTD SMPN 4 Sindang, Ana Rohdiana. 

Sebagai bentuk komitmen terhadap lingkungan pendidikan yang positif, sekolah ini menerapkan aturan jam masuk pukul 06.30 pagi sesuai kebijakan lima hari sekolah. Tak sekadar aturan, sekolah juga menyiapkan sistem yang mendukung siswa hadir tepat waktu, belajar optimal, dan tumbuh dalam budaya disiplin. 

Tahun ajaran 2025/2026 ini, SMPN 4 Sindang menerima 288 siswa baru. Tingginya jumlah pendaftar hingga melebihi kuota, menjadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di sekolah ini. 

MPLS pun dirancang tidak hanya untuk memperkenalkan lingkungan sekolah. Lebih dari itu, para siswa dikenalkan pada nilai-nilai kedisiplinan, kebangsaan, karakter, serta berbagai kegiatan yang membentuk jati diri pelajar. Dari pengenalan budaya sekolah, materi karakter, latihan baris-berbaris, hingga eksplorasi kegiatan OSIS dan ekstrakurikuler—semua menjadi bagian dari proses yang menyenangkan. 

“Kami ingin siswa tidak hanya belajar, tetapi juga merasa dihargai dan termotivasi. MPLS ini adalah awal dari perjalanan mereka menuju kedewasaan dan prestasi,” tambah Ana. 

Tak hanya dikenal sebagai pemimpin sekolah, Ana Rohdiana juga merupakan sosok inovator di dunia pendidikan. Ana menciptakan Si Belmi, sebuah aplikasi pembelajaran Bahasa Inggris yang meraih penghargaan dari Gubernur Jawa Barat dan masuk dalam jajaran Top 32 Inovasi Jabar tahun 2020. 

Dengan semangat inovatif, pelayanan maksimal, dan orientasi pada kebutuhan peserta didik, SMPN 4 Sindang berkomitmen mencetak generasi pelajar yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak, siap menjadi bagian dari perwujudan Visi Indramayu yang REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong).

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bangga! Bupati Indramayu Apresiasi 500 Siswa Penghafal Al Qur’an Juz 30 Melalui Metode Kauny 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim mengungkapkan rasa bangga dan kekagumannya kepada ratusan siswa yang berhasil menghafal Al-Qur’an Juz 30 menggunakan metode Kauny. Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara Haflah Khotmil Qur’an Juz 30 yang digelar di Aula Nyi Endang Dharma Ayu, Universitas Wiralodra Indramayu, Kamis (19/6/2025). 

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu bekerja sama dengan Komunitas Hafidz on the Street tersebut diikuti oleh 500 peserta dari jenjang SD dan SMP. 

“Ini adalah pencapaian luar biasa. Menghafal Al Qur’an di usia muda tentu bukan perkara mudah, namun anak-anak kita hari ini telah membuktikan bahwa dengan niat, semangat, dan bimbingan yang tepat seperti melalui metode Kauny, mereka mampu menjadi generasi penghafal Al-Qur’an,” ujar Bupati Lucky dalam sambutannya. 

Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu, Bupati Lucky menyampaikan apresiasi setinggitingginya kepada para siswa yang telah menyelesaikan hafalan Juz 30. Ia menyebut mereka sebagai generasi Qur’ani yang menjadi harapan keluarga, masyarakat, dan bangsa. 

Lebih lanjut, Bupati Lucky menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata dari komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mewujudkan visi religius sebagaimana tercantum dalam misi besar Indramayu REANG melalui program Indramayu Mengaji. 

“Ini adalah bukti bahwa cita-cita menjadikan Indramayu sebagai daerah yang religius bukan sekadar jargon, tetapi telah berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tuturnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh orang tua untuk terus istiqomah mendampingi anak-anak dalam mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an. Menurutnya, pembangunan Indramayu tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pembentukan karakter masyarakat yang berakhlak dan berilmu. 

“Dengan religiusitas yang kuat, maka ekonomi akan tumbuh, masyarakat akan tenteram, dan visi Indramayu REANG (Religius, Ber-ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong) akan terwujud,” tegasnya. 

Sebagai penutup acara, Bupati Lucky Hakim secara simbolis menyematkan selempang dan menyerahkan sertifikat kepada perwakilan peserta, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam menghafal Al-Our’an. 

Acara ini tidak hanya menjadi momen penuh spiritualitas, tetapi juga menjadi semangat baru bagi masyarakat Indramayu untuk terus menghidupkan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Disdikbud Indramayu Siapkan Aturan Turunan, Dukung Penuh Jam Malam untuk Pelajar

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Indramayu menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung kebijakan jam malam pelajar yang diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor: 51/PA.03/DISDIK yang bertujuan menanamkan karakter Panca Waluya pada generasi muda. Selasa (3/6)

Kepala Disdikbud Indramayu, Caridin, menyambut hangat inisiatif tersebut. Baginya, pembatasan aktivitas pelajar di malam hari bukan hanya relevan, tetapi juga penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih disiplin.

“Kami merespons positif edaran dari Gubernur. Disdikbud Indramayu siap mendukung dan menyusun langkah-langkah teknis untuk implementasinya,” ujar Caridin, Senin, 2 Juni 2025.

Ia menilai, jam malam mulai pukul 21.00 hingga 04.00 WIB—dengan pengecualian bagi kegiatan pendidikan resmi, keagamaan, keadaan darurat, atau aktivitas bersama orang tua—dapat membantu siswa lebih fokus dalam belajar, terutama pada jam-jam produktif di pagi hari.

“Kalau malam tidak keluyuran, tentu pagi harinya bisa lebih konsen belajar. Ini sejalan dengan tujuan pendidikan,” tambahnya.

Tak berhenti di dukungan moral, Disdikbud Indramayu saat ini tengah merumuskan aturan pelaksana di tingkat lokal. Draft awal sudah disiapkan, meski sosialisasi ke sekolah-sekolah belum dilakukan karena masih dalam tahap koordinasi lintas sektor.

“Untuk sekolah belum kami edarkan, tapi drafnya sudah ada. Tinggal finalisasi setelah koordinasi rampung,” jelasnya.

Lebih dari itu, Disdikbud juga berniat memperkuat dimensi spiritual siswa dengan mewajibkan kegiatan mengaji hingga menjelang jam malam. Langkah ini diharapkan menjadi penyeimbang antara pendidikan akademis dan akhlak.

“Kami ingin anak-anak juga punya kewajiban ngaji di malam hari, agar karakter mereka semakin terbentuk,” katanya.

Untuk pengawasan, Disdikbud tak berjalan sendiri. Kolaborasi lintas sektor dari guru, kepala sekolah, hingga aparat desa dan kepolisian akan menjadi kunci agar kebijakan ini benar-benar terlaksana di lapangan. Bahkan, kerja sama dengan Polres Indramayu dan Kemenag sudah terjalin melalui MoU.

“Kami sudah siapkan kolaborasi. Semua unsur kami libatkan demi efektivitas kebijakan ini,” tegasnya.

Caridin berharap, implementasi jam malam pelajar bisa menjadi salah satu cara ampuh menekan kenakalan remaja, membentuk karakter kuat, dan mendongkrak kualitas pendidikan di Indramayu.

“Kalau diterapkan serius, dampaknya bisa besar: anak-anak tidak lagi bolos atau nakal. Disdikbud Indramayu mendukung penuh program ini,” pungkasnya.

Sebagai informasi, jam malam pelajar ini merupakan bagian dari strategi Pemprov Jawa Barat membentuk generasi “Panca Waluya”: Cager (sehat), Bageur (baik), Bener (benar), Pinter (cerdas), dan Singer (terampil) lima nilai utama dalam membangun generasi masa depan yang unggul dan berkarakter.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Dua Pelajar Indramayu Masuk Paskibraka Jabar 2025, Wabup Syaefudin Beri Arahan dan Semangat

‎INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dua pelajar terbaik asal Kabupaten Indramayu resmi terpilih sebagai perwakilan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Jawa Barat tahun 2025. 
‎
‎Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, secara langsung menerima sekaligus memberikan arahan pada keduanya dalam sebuah pertemuan resmi pada Senin (19/5/2025). 
‎
‎Adapun dua pelajar yang akan membawa nama harum Kabupaten Indramayu di tingkat Provinsi Jawa Barat tersebut adalah Valencia Dwi Andini, siswi SMAN 1 Juntinyuat yang berasal dari Kecamatan Anjatan, serta Haekal Akbar Khomeni, siswa SMAN 1 Krangkeng yang berasal dari Kecamatan Karangampel.
‎
‎Dalam arahannya, Wakil Bupati Indramayu Syaefudin menyampaikan apresiasi dan motivasi kepada Valencia dan Haekal atas prestasi yang membanggakan ini.
‎
‎“Kalian adalah kebanggaan kami, kebanggaan orang tua, guru, sekolah, dan tentunya masyarakat Indramayu. Tidak hanya hari ini, tapi juga di masa depan kalian membawa nama baik daerah. Pemerintah Kabupaten Indramayu mendukung penuh dan mendoakan kesuksesan kalian,” ujarnya.

Sementara itu, Kang Pence, Wakil Duta Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Indramayu, turut hadir dan memberikan informasi tentang Valencia dan Haekal merupakan dua dari 30 peserta yang lolos seleksi ketat di tingkat kabupaten. 
‎
‎Keduanya terpilih bukan hanya karena disiplin dan fisik prima, namun juga karena memiliki bakat unggulan, seperti menari dan melukis.
‎
‎“Mereka telah menjalani latihan intensif sejak awal bulan Mei. Pemilihan ini juga mempertimbangkan aspek kepribadian, keterampilan, serta potensi lainnya yang dapat menunjang peran mereka sebagai Paskibraka,” jelas Kang Pence.
‎
‎Pemkab Indramayu berharap, keikutsertaan Valencia dan Haekal di ajang Paskibraka Provinsi dapat menjadi inspirasi bagi para pelajar lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah di berbagai bidang.
‎
‎Dengan semangat dan dukungan penuh dari masyarakat serta pemerintah, Valencia dan Haekal diharapkan mampu menjalankan tugas dengan baik dan membanggakan Jawa Barat serta Kabupaten Indramayu.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal