Bupati Lucky Hakim Apresiasi Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Keceriaan tampak di wajah para pengayuh becak di Kabupaten Indramayu saat menerima bantuan becak listrik. Bantuan tersebut merupakan program kemanusiaan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN), Kamis (13/11/2025).

Program ini lahir dari inisiatif pribadi Presiden Prabowo sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kecil, terutama mereka yang bekerja di sektor informal. Becak listrik diberikan secara khusus kepada pengayuh becak lanjut usia yang masih bekerja untuk menafkahi keluarga.

Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sujatmiko menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam mempercepat pengurangan kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Hal senada disampaikan Ketua Umum YGSN, Letjen TNI (Purn) Dr. Teguh Arief Indratmoko, S.E., M.M. Ia menuturkan bahwa program becak listrik tidak hanya berorientasi pada jumlah unit yang disalurkan, tetapi lebih pada nilai kemanusiaan, penghormatan, dan dukungan terhadap para pekerja yang tetap produktif di usia senja.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas bantuan tersebut. Ia berharap para penerima menjaga dan memanfaatkan becak listrik secara maksimal sebagai alat mencari nafkah maupun sarana penunjang wisata lokal.

“Bantuan ini adalah peluang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Jadikan sebagai pemicu semangat dalam membangun Indramayu dan Indonesia,” ujar Bupati Lucky.

Ia menambahkan bahwa kehadiran becak listrik bukan hanya solusi transportasi ramah lingkungan, tetapi juga simbol inspiratif bagi generasi muda agar meneladani kegigihan dan etos kerja para pengayuh becak senior.

Program ini ditargetkan menyalurkan 10.000 unit hingga tahun 2025, dan akan dilanjutkan dengan penyediaan tambahan 20.000 unit pada tahun 2026.

(Andika/Sbr/Diskom)

Prabowo: Polisi Terluka Saat Ricuh Akan Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

JAKARTA.radarinformasi.com– Presiden Prabowo Subianto menjenguk sejumlah anggota Polri yang mengalami luka saat mengamankan aksi unjuk rasa. Para personel yang dirawat di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur itu dijanjikan akan memperoleh kenaikan pangkat luar biasa (KPLB).

“Semua petugas dinaikin pangkat, dinaikin pangkat luar biasa karena bertugas di lapangan, membela negara, membela rakyat, menghadapi anasir-anasir,” ujar Prabowo kepada wartawan, Senin (1/9/2025).

Prabowo menegaskan bahwa aparat berkewajiban melindungi massa aksi yang taat aturan. Menurutnya, hal tersebut sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

“Kalau demonstran murni yang baik justru oleh aparat harus dilindungi, hak menyampaikan pendapat dijamin oleh undang-undang, tapi ada ketentuannya, demonstrasinya harus damai, harus sesuai undang-undang,” ujarnya.

Prabowo menambahkan, ketentuan undang-undang mengatur bahwa demonstrasi harus melalui izin resmi dan berakhir pada pukul 18.00 WIB.

“Jadi undang-undang mengatakan kalau mau demonstrasi harus minta izin dan izin harus dikasih dan berhentinya 18.00,” tambahnya.

Lebih lanjut, Prabowo menyebut dirinya mendapat laporan adanya pihak yang sengaja memicu kericuhan dengan melakukan pembakaran dan menggunakan petasan berdaya ledak tinggi. Akibatnya, banyak polisi yang mengalami luka bakar.

“Di berbagai tempat saya dapat laporan datang truk-truk di situ ada petasan-petasan yang besar dan ini anggota banyak kena petasan, ada yang terbakar leher, ada paha, kebanyakan laki-laki terbakar alat vitalnya, ini menurut saya sudah perusuh, niatnya bakar,” katanya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polres Bogor Bangun 6 Dapur SPPG, Dukung Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo

BOGOR.radarinformasi.com — Polres Bogor secara serentak mencanangkan pembangunan enam titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kabupaten Bogor. Pembangunan ini merupakan bagian dari peresmian 205 dapur SPPG se-Indonesia yang dipimpin oleh Irwasum Polri melalui video conference.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. Enam dapur SPPG tersebut didirikan di lokasi-lokasi strategis milik pemerintah daerah yang dialihfungsikan agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami sepenuhnya memahami bahwa kehadiran SPPG sangat penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak dini. Ketahanan gizi adalah fondasi dari ketahanan nasional,” ujar AKBP Wikha.

Adapun lokasi pembangunan enam SPPG tersebut tersebar di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Citeureup (1 lokasi), Kecamatan Gunung Putri (1 lokasi), Kecamatan Cibinong (3 lokasi) dan Kecamatan Sukaraja (1 lokasi).

Melalui dapur-dapur SPPG ini, Polres Bogor menargetkan dapat memberikan manfaat langsung bagi lebih dari 20 ribu anak dari 46 sekolah. Program ini juga diperkirakan menyerap sekitar 300 tenaga kerja lokal yang turut menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar.

“Pada kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri atas inisiatif luar biasa ini, kepada Bapak Kapolda Jawa Barat atas arahannya, serta kepada Bupati Bogor, Badan Gizi Nasional, dan seluruh pihak yang telah mendukung kolaborasi ini,” tutur Kapolres.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan mendoakan agar proses pembangunan dapur SPPG di Kabupaten Bogor dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga segera bisa memberi manfaat nyata bagi para penerima.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Prabowo Apresiasi Polri Bantu Peningkatan Produksi Pangan Nasional

JAKARTA.radarinformasi.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo beserta jajarannya dalam meningkatkan kedaulatan pangan nasional. Presiden menegaskan bahwa kedaulatan pangan menjadi kunci keamanan suatu negara. Rabu (2/7)

“Polri juga ikut menjadi penggerak pembangunan Indonesia, serta mendukung langsung upaya kedaulatan pangan nasional,” ujar Presiden di Lapangan Silang Monas saat memberikan amanat di HUT Bhayangkara ke-79, Selasa (1/7/25).

Menurut Presiden Prabowo, Polri menunjukkan prestasi dan peran luar biasa dalam produksi jagung nasional yang mencapai rekor tertinggi dalam sejarah RI.

“Produksi jagung nasional mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah RI, dan peran Polri sangat signifikan di balik pencapaian ini, di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan jajarannya,” ungkapnya.

Presiden juga memuji inisiatif Polri dalam program strategis, seperti Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak-anak dan ibu hamil dan menyusui. Hal itu menunjukan bahwa Polri terus berkontribusi dalam program memajukan bangsa.

“Saya mengapresiasi inisiatif pimpinan Polri yang secara langsung dan masif ikut serta dalam program strategis bangsa, termasuk pemberian makanan bergizi kepada rakyat,” ungkapnya.

Lebih lanjut Presiden Prabowo menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan langkah strategis untuk menyelamatkan rakyat di masa depan. Hal itu disebutnya sebagai langkah strategis untuk menyelamatkan anak-anak dan cucu untuk menyelamatkan masa depan bangsa.

Presiden Prabowo meminta Polri agar terus melanjutkan perjuangannya. Presiden juga mengingatkan agar Polri menjaga kepercayaan rakyat.

“Saudara-saudara, lanjutkan perjuangan ini, jaga terus kepercayaan rakyat, dan selalu utamakan kepentingan rakyat di atas segalanya. Jangan sekali-kali mengecewakan rakyat kita,” jelasnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

HUT Bhayangkara ke-79, Presiden Prabowo: Jadilah Polisi Dicintai Rakyat

JAKARTA.radarinformasi.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengimbau seluruh anggota kepolisian agar profesional dalam menjalankan tugasnya dan menjadi polisi yang bersih serta membela rakyat. Hal itu disampaikan saat menghadiri Upacara Peringatan ke-79 Hari Bhayangkara yang berlangsung di Pelataran Monumen Nasional, Jakarta. Rabu (2/7)

“Bangsa dan negara kita membutuhkan kepolisian yang tangguh, unggul, bersih, dan dicintai rakyat. Polisi yang berada di tengah rakyat, membela rakyat, melindungi rakyat, khususnya mereka yang paling lemah, paling tertindas, dan paling miskin,” jelas Presiden Prabowo, Selasa (1/7/25).

Menurut Presiden Prabowo, hal itu demi mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia agar rakyat dapat menikmati kemerdekaan dan kesejahteraan tanpa kemiskinan, kelaparan, serta mendapatkan keadilan sepenuhnya.

“Cita-cita kita adalah membangun sebuah negara di mana seluruh rakyat dapat menikmati kemerdekaan dan kesejahteraan. Cita-cita para pendiri bangsa adalah Indonesia tanpa kemiskinan, Indonesia tanpa kelaparan, dan Indonesia yang penuh keadilan,” ungkapnya.

Ia juga menekankan kepada seluruh jajaran anggota kepolisian agar selalu berada di tengah masyarakat, melayani sepenuh hati, dan menempatkan kepentingan rakyat di atas segala-galanya. Kepercayaan rakyat pun diharapkan dapat bisa terus dijaga.

Lebih lanjut presiden menekankan agar Polri selalu mengutamakan kepentingan rakyat di atas segalanya. Polri pun senantiasa mengabdikan diri untuk kejayaan nusa dan bangsa serta menjadi polisi yang dicintai rakyatnya.

“Jangan sekali-kali mengecewakan rakyat kita. Selamat Hari Bhayangkara ke-79. Jadilah insan Bhayangkara sejati, Rastra Sewakottama, polisi yang mengabdikan dirinya untuk kejayaan nusa dan bangsa. Sekali lagi, jadilah polisi yang dicintai rakyat,” ujar Prabowo.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Jelang Panen Raya Jagung, Kapolri Turun Langsung Cek Lokasi ke Kalbar

PONTIANAK.radarinformasi.com – Kapolri Jenderal Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bersama sejumlah pejabat tinggi Mabes Polri, tiba di Pontianak, Kalimantan Barat, pada Selasa malam, (3/6). Kehadiran Kapolri merupakan bagian dari rangkaian kegiatan nasional untuk mendampingi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam acara panen raya jagung di Kabupaten Bengkayang. Rabu (4/6)

Kunjungan ini berkaitan langsung dengan rangkaian kegiatan nasional yang akan dilaksanakan pada 5 Juni 2025 di Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, meliputi Panen Raya Jagung, Peletakan Batu Pertama (Groundbreaking) pembangunan 18 unit gudang penyimpanan jagung, Ekspor Perdana Jagung dari Kalbar, serta Penyerahan Bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani.

Di sela-sela kunjungannya Kapolri langsung mengecek Alsintan yang nantinya akan diberikan kepada kelompok tani di Bengkayang.

Dalam pernyataannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional. “Kehadiran kami di Kalimantan Barat merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung program-program strategis nasional, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan. Sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini,” ujar Kapolri.

Sementara itu, Kapolda Kalbar Irjen Pol. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., menyatakan kesiapan penuh jajaran Polda Kalbar dalam menyukseskan agenda nasional tersebut.

“Kami telah menyiapkan seluruh aspek pengamanan dan koordinasi lintas sektor agar kegiatan ini berjalan aman, tertib, dan lancar. Ini momen penting bagi Kalbar untuk menunjukkan potensinya sebagai lumbung pangan strategis,” ungkap Kapolda Kalbar.

Turut mendampingi Kapolri dalam kunjungan ini adalah Irwasum Polri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., Asisten Kapolri bidang SDM Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si., Asisten Logistik Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H., Kadiv Humas Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., Kakortastipidkor Irjen Pol. Cahyono Wibowo, S.H., M.H., dan Koorspripim Polri Kombes Pol. Dedy Murti Haryadi, S.I.K., M.Si.

Dari unsur daerah, hadir pula Gubernur Kalimantan Barat Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., serta Kabid Propam Polda Kalbar Kombes Pol. Irwan M. Ginting, S.I.K., M.M.

Kehadiran para pejabat tinggi ini menjadi simbol sinergi kuat antara pusat dan daerah, serta menunjukkan dukungan penuh institusi kepolisian terhadap agenda strategis nasional. Panen raya jagung di Bengkayang tidak hanya mencerminkan keberhasilan sektor pertanian, tetapi juga semangat gotong royong dalam menjaga stabilitas pangan nasional dan menjadikan Kalbar sebagai salah satu lumbung pangan andalan di Indonesia bagian barat.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

ITB Apresiasi Presiden, Kapolri, dan DPR atas Penangguhan Penahanan Mahasiswi Terkait Meme

JAKARTA.radarinformasi.com – Institut Teknologi Bandung (ITB) menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta pimpinan DPR RI atas penangguhan penahanan terhadap mahasiswinya, SSS, yang tersandung kasus hukum terkait unggahan meme Presiden Prabowo dan Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi). Rabu (14/5)

ITB menyatakan akan memberikan pembinaan dan edukasi kepada mahasiswi tersebut agar kejadian serupa tidak terulang. “ITB mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Kapolri, Wakil Ketua DPR RI, serta Ketua Komisi III DPR RI. Terima kasih juga kami sampaikan kepada Kementerian Pendidikan Tinggi dan Saintek, Ikatan Orang Tua Mahasiswa (IOM), tim pengacara, Keluarga Mahasiswa ITB (KM ITB), para alumni, rekan-rekan media, serta masyarakat luas yang turut mengawal proses ini,” ujar Direktur Komunikasi dan Hubungan Masyarakat ITB, Nurlaela Arief, dalam keterangannya di situs resmi ITB, Selasa (13/5/2025).

Nurlaela menambahkan bahwa ITB akan melanjutkan proses pembinaan akademik dan karakter kepada SSS. Menurutnya, kampus memiliki tanggung jawab untuk membentuk mahasiswa menjadi pribadi dewasa yang menjunjung tinggi adab dan etika dalam menyampaikan pendapat serta berekspresi.

“Sebagai bagian dari upaya edukatif, ITB akan memperkuat literasi digital, literasi hukum, dan etika berkomunikasi di berbagai media. Ini akan dilakukan melalui diskusi terbuka, kuliah umum, dan program pembinaan yang melibatkan teman sebaya, pakar, dan dosen. Diharapkan hal ini dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai kebebasan berekspresi secara konstruktif di era digital,” jelasnya.

ITB juga mendorong seluruh civitas akademika untuk menjadikan peristiwa ini sebagai bahan refleksi bersama, bahwa kebebasan berekspresi adalah hak setiap warga negara yang harus dijalankan dengan tanggung jawab, pemahaman hukum, dan penghormatan terhadap hak serta martabat orang lain.

“ITB berkomitmen menciptakan atmosfer akademik yang sehat dan berkualitas, dengan tetap memberikan ruang bagi kebebasan berkumpul, berpendapat, dan berekspresi secara kritis namun tetap sopan, etis, dan bertanggung jawab,” pungkas Nurlaela.

Sebelumnya, Bareskrim Polri resmi menangguhkan penahanan SSS dengan pertimbangan kemanusiaan dan untuk memberikan kesempatan kepada yang bersangkutan melanjutkan pendidikan. “Penangguhan penahanan ini diberikan berdasarkan pendekatan kemanusiaan dan untuk memberi kesempatan kepada yang bersangkutan melanjutkan kuliah,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko.

Penangguhan tersebut dikabulkan setelah adanya permohonan dari tersangka melalui penasihat hukumnya dan orang tua. SSS juga telah menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang ditimbulkan.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

GPII Apresiasi Penangguhan Penahanan Mahasiswi ITB dalam Kasus Meme

JAKARTA.radarinformasi.com – Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII), Masri Ikoni, mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menangguhkan penahanan mahasiswi ITB berinisial SSS dalam kasus meme Presiden Prabowo Subianto dan Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi). Rabu (14/5)

Masri menilai keputusan tersebut mencerminkan gaya kepemimpinan Presiden Prabowo yang terbuka dan demokratis.

“Presiden Prabowo Subianto merupakan tipe pemimpin yang terbuka dan demokratis. Segala bentuk pro dan kontra dalam ekspresi publik adalah bagian dari dinamika demokrasi,” ujar Masri, Selasa (13/5/2025).

“Jika kita amati, keputusan penangguhan penahanan terhadap mahasiswi ITB ini mencerminkan gaya kepemimpinan Presiden Prabowo,” lanjutnya.

Masri menyebut Prabowo sebagai pemimpin yang mengayomi dan melayani rakyat. Ia juga menyinggung arahan Presiden kepada para pejabat untuk memperbaiki komunikasi dengan masyarakat.

“Hal ini menunjukkan tingginya kepedulian Presiden terhadap rakyat. Dalam konteks ini, Kapolri berhasil hadir sebagai penegak hukum yang mengedepankan asas kemanusiaan dan pembinaan,” ujarnya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri memutuskan menangguhkan penahanan terhadap SSS agar ia dapat melanjutkan kuliahnya.

Red

Penyerahan 700 Unit Kendaraan Operasional “Maung MV3” Produk PT. Pindad

BANDUNG.radarinformasi.com – Maung MV3 merupakan kendaraan operasional produksi dalam negeri, buatan PT Pindad yag dirancang untuk mendukung operasi militer dan non-militer. Maung MV3 merupakan inisiasi Presiden Prabowo saat beliau menjabat sebagai Menteri Pertahanan untuk membangun dan mendukung ekosistem industri otomotif nasional. Ide inovasi dan arahan Presiden terkait kendaraan taktis dan kendaraan operasional diwujudkan PT Pindad melalui hadirnya Maung, yang terus dikembangkan hingga generasi ketiga saat ini. Sabtu (1/3)

Menteri Pertahanan mengatakan bahwa Kendaraan ini lahir dari proses pengembangan yang panjang dan komprehensif, dimulai dari tahapan desain, pengembangan produk, validasi, sertifikasi hingga produksi massal, semuanya dilaksanakan secara mandiri oleh PT. Pindad sebagai industri pertahanan dalam negeri.

“Kendaraan ini tersedia dalam berbagai varian yakni Maung V3 Tangguh atau Spartan, Maung MV3 Jelajah yang dilengkapi dengan atap Soft Top dan Maung MV3 Komando yang dilengkapi dengan atap Hard Top. Kendaraan ini memiliki beberapa keunggulan utama, di antaranya, ketangguhan mobilitas tinggi di berbagai medan termasuk kondisi ekstem off-road, dapat dipersenjatai dengan senapan mesin kaliber 7.62 mm untuk mendukung operasi tempur serta memiliki desain modular, yang memungkinkan konfigurasi lebih fleksibel sesuai kebutuhan operasional. Maung menggunakan mesin turbo diesel 2.200 cc, mampu melaju pada kecepatan aman 100 km/jam dan memiliki jarak tempuh hingga 500 km. Maung mampu mengangkut 4 personel dan memiliki 5 pintu yang dapat diakses yakni 4 pintu samping dan 1 pintu belakang,” ujarnya.

Sebagai langkah strategis dalam memperkuat sistem pertahanan nasional, Kementerian Pertahanan menerima 4157 unit kendaraan operasional Maung MV3 produksi PT Pindad, yang akan digunakan oleh TNI/Polri. Penyerahan Tahap II sebanyak 700 unit kendaraan operasional Maung ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesiapan operasional TNI/Polri dalam menjaga kedaulatan maupun keamanan wilayah NKRI.

Penyerahan ini juga memiliki makna strategis dalam meningkatkan kapabilitas operasional TNI, mendukung kemandirian industri pertahanan nasional, serta menunjukkan bahwa Indonesia mampu memproduksi alutsista berkualitas tinggi yang kompetitif, inovatif, dan sesuai dengan tuntutan operasional modern.

Sumber Humas Polda Jabar

Bule

Tidak Relevan dengan Reformasi, Presiden Prabowo Didesak Cabut Kepres No 5 Tahun 1985 Tentang HPN

JAKARTA.radarinformasi.com – Menjelang puncak Hari Pers Nasional (HPN) yang tinggal dua hari lagi, kritikan dan protes terkait pelaksanaan hari yang dianggap sakral bagi seluruh wartawan di Indonesia itu kembali menggema. Sabtu (8/2)

Apalagi, perayaan pada 9 Februari setiap tahunnya itu, dinilai hanya menguntungkan satu pihak yakni organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dan cenderung mendiskreditkan organisasi wartawan lainnya.

Ketua Umum Ikatan Wartawan Indonesia (IWO) Teuku Yudhistira mengungkapkan, sangat wajar penilaian itu muncul, mengingat tanggal HPN memang bertepatan dengan hari lahirnya PWI.

“Harus kita akui dan tidak bisa kita bantah, PWI memang organisasi pers pertama di Indonesia yang lahir pada 9 Februari 1946 di Surakarta atau tak sampai setahun setelah Indonesia merdeka,” ungkap Yudhistira yang ditemui di sekretariat IWO, Jalan Rawamangun Muka Selatan 1, Jakarta Timur, Jumat, 7 Februari 2025.

Jika melihat sejarah, lanjut Yudhistira, menjelang HPN, persisnya pada 23 Januari 1985, Presiden Soeharto secara resmi menandatangani Kepres No 5 tahun 1985 tentang Hari Pers Nasional.

“Namun, penetapan HPN pada 9 Februari di era ini sudah tidak relevan. Apalagi bila dikaitkan dengan UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 yang merupakan produk reformasi. Kepres tentang HPN jelas warisan Orde Baru. Artinya jelas, jika dunia pers tanah air mau menjalankan reformasi secara total, warisan itu harusnya jangan dipakai lagi sekalipun ada keuntungan bagi organisasi tertentu disitu,” ujarnya.

Untuk itu, alumni Magister Komunikasi Universitas Darma Agung Medan ini mendesak Presiden Prabowo Subianto berani dan bisa bersikap tegas untuk mencabut Kepres yang dinilai sudah usang.

“Jika mau berbicara kesetaraan, netralitas tanpa ada keberpihakan terhadap seluruh insan pers, kuncinya ada di tangan Presiden Prabowo, cabut itu Kepres sehingga ke depan hari pers bisa dirasakan seluruh wartawan di tanah air tanpa ada dikotomi organisasi,” sebutnya.

Lebih jauh Yudhis mengatakan, jika mengacu pada sejarah, banyak acuan yang bisa menjadi tonggak lahirnya pers di Indonesia.

“Ada usulan HPN disesuaikan dengan tanggal terbit surat kabar Medan Prijaji pada Januari 1907, yang dianggap sebagai tonggak awal pers nasional. Atau sangat memungkinkan juga diambil dari lahirnya LKBN Antara pada 13 Desember 1937,” ungkapnya.

Semestinya, lanjut Yudhis, hal tersebut bisa menjadi referensi dan bisa menjadi dasar bagi Presiden Prabowo untuk memperhatikan aspirasi seluruh insan pers, agar HPN tidak hanya dinikmati PWI saja.

“Toh di awal reformasi Menteri Penerangan Yunus Yosfiah tegas memberikan kebebasan kepada pers dalam membentuk organisasi di luar PWI yang selama orde baru sebagai organisasi tunggal dan cenderung menjadi bagian dari pemerintah. Tapi kalau masih ada Kepres itu, jelas kemerdekaan pers belum dilakukan secara total meski kebebasan itu sudah berlangsung selama 26 tahun,” tandasnya.

Red