Dandim 0606/Kota Bogor Pimpin Apel Pasukan Pengamanan VVIP Kunjungan PM Jepang di Istana Kepresidenan Bogor

BOGOR.radarinformasi.com – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan kunjungan resmi Perdana Menteri Jepang, H.E. Sigheru Ishiba, beserta istri, H.E. Yushiko Ishiba, ke Istana Kepresidenan Kota Bogor, apel gelar pasukan dilaksanakan di Lapangan Astrid, Kebun Raya Bogor, pukul 06.00 WIB. Sabtu (11/1)

Apel tersebut dipimpin oleh Dandim 0606/Kota Bogor, Letkol Inf Dwi Agung Prihanto, S.Sos, M.Tr.Han, bersama Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Dr. Bismo Teguh Prakoso, S.H., M.H., S.I.K. Sebanyak 450 personel gabungan dari berbagai satuan mengikuti apel ini, termasuk TNI, Polri, Satpol PP, Dishub Kota Bogor, dan petugas keamanan Kebun Raya Bogor.

Turut hadir dalam Apel tersebut Kasi Ops Kasrem 061/SK, Kasdim 0606/Kota Bogor, Dan Denpal III/1 Bogor, Dan Denhub Rem 061/SK, Dan Denpom III/1 Bogor, Dan Denzibang 2 Bogor, Danyonif 315/GRD, Kabag Ops Polresta Bogor Kota, Para Kasat jajaran Polresta Bogor, Pasi Ops Kodim 0606/Kota Bogor, Para Danramil jajaran Kodim 0606/Kota Bogor, dan Kabid Lalin Dishub Kota Bogor

Pesan Pimpinan Apel
Dalam arahannya, Dandim 0606/Kota Bogor menekankan pentingnya pengamanan menyeluruh pada rute perjalanan tamu negara, baik saat tiba maupun kembali ke Jakarta. “Saya menginstruksikan agar seluruh petugas menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing, memastikan kelancaran rute, dan memantau situasi dengan alat komunikasi. Disisi lain juga untuk mengantisipasi potensi gangguan dari masyarakat yang belum mengetahui adanya kegiatan ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota mengimbau para personel untuk waspada terhadap potensi hambatan di rute, seperti spanduk atau penghalang lainnya. Beliau juga menekankan pengamanan ketat di jalur utama, termasuk pintu masuk tol Baranangsiang hingga Istana Kepresidenan Bogor. “Jalur tikus dan area yang berpotensi dilalui kendaraan atau pejalan kaki juga menjadi perhatian utama,” ucapnya.

Pelaksanaan Kegiatan
Setelah apel selesai pukul 06.25 WIB, dilanjutkan dengan Taktikal Wall Game (TWG) yang dipimpin oleh Kabag Ops Polresta Bogor Kota. Pada sesi ini, setiap titik dan rute yang akan dilalui tamu VVIP dicek kembali untuk memastikan keamanan dan kelancaran.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antar instansi demi menjaga keamanan dan kenyamanan kunjungan resmi Perdana Menteri Jepang ke Istana Kepresidenan Kota Bogor.

Reporter : Rizal

Demi Mengembalikan Indonesia Menjadi Macan Asia, Ketum IWO: Jaga Ketat Keselamatan Presiden Prabowo!

JAKARTA.radarinformasi.com – Kepemimpinan Soeharto di era Orde Baru bukan hanya membuat nama Indonesia besar di Benua Asia, namun negara Adidaya Amerika Serikat pun turut segan. Kamis (19/12)

Tak mengherankan, dengan leadership (kepemimpinan) sang jenderal bintang lima yang sangat mumpuni, Indonesia pun dijuluki sebagai ‘Macan Asia’.

Sayangnya, upaya Bapak Pembangunan itu membesarkan Indonesia harus terhenti ketika Reformasi terjadi. Persis pada 21 Mei 1998, untuk menjaga stabilitas Nasional, Soeharto akhirnya memilih mundur di saat dia belum menghabiskan periode sebagai Presiden RI untuk ketujuh kalinya.

Tapi sepertinya reformasi belum mampu mewujudkan cita-cita bangsa dan belum memberi dampak positif bagi Indonesia. Sebaliknya, perekonomian dalam negeri yang dulu terjaga, justru semakin ambruk yang ditandai dengan merosotnya rupiah jauh dari era Orde Baru dan hutang negara yang terus melonjak.

Menyikapi hal ini, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Ikatan Wartawan Online (IWO) Teuku Yudhistira mengungkapkan, terpilihnya Prabowo Subianto sebagai Presiden RI ke 8, merupakan sebuah harapan baru bagi Indonesia dalam berbagai aspek.

“Kami optimis apa yang sudah dilakukan bapak pembangunan kita terdahulu bisa kembali lagi ke Indonesia. Dan untuk merealisasikan itu semua, memang sosok Prabowo yang mampu melakukannya,” ucap Yudhistira di Jakarta, Rabu, 18 Desember 2024.

Yudhistira mengungkapkan dengan latar belakang militer yang tegas, ditambah lagi karakter pejuang yang tak pantang menyerah, Yudis meyakini di era ini Indonesia akan kembali bersinar di mata dunia.

“Harapan kita tentu Prabowo mampu menunjukkan komitmennya untuk mengabdikan dirinya secara utuh untuk Negeri ini tanpa ada kepentingan untuk mencari kekayaan. Karena Pak Prabowo kami rasa sudah sangat berkecukupan. Dan sebagai militer, segala janjinya saat kampanye di hadapan rakyat adalah harga mati yang pasti akan diwujudkannya,” tegasnya.

Dengan orang-orang pilihan yang ada disekitarnya, diyakini Prabowo bakal semakin percaya diri menghadapi segala rintangan, sekaligus menuntaskan beban yang diembannya.

Lebih jauh Yudis mengatakan, seperti memang sudah menjadi petunjuk, lanjut Yudhis, Prabowo sebagai Presiden ke 8, selama ini memang dijuluki 08.

“Ini bukan semacam kebetulan saja, tapi memang seperti sudah disiapkan dan sudah menjadi tanda kebangkitan Indonesia di rentang waktu lima tahun ke depan, walaupun julukan 08 yang melekat pada diri Prabowo sudah disematkan sejak beliau berpangkat Kapten dan aktif sebagai anggota Kopassus TNI,” sebutnya.

Untuk mewujudkan cita-cita bersama bangsa ini, Yudis meminta seluruh perangkat yang bertugas menjaga dan mengawal Prabowo harus selalu over protective agar kesehatan, keamanan serta keselamatan sang Presiden bisa selalu terjaga.

“Memang kita tidak meragukan seluruh instrumen itu sudah berjalan sebagaimana mestinya, tapi sebagai anak bangsa, sebagai rakyat Indonesia, kami meminta jangan lengah, ini sarat mutlak yang tidak bisa ditawar-tawar lagi, karena semua bisa terjadi dan kami tidak mau cita-cita besar Pak Prabowo dan cita-besar bangsa ini yang diamanahkan kepada beliau kandas di tengah jalan. Musuh dalam selimut bisa saja terjadi,” tegasnya.

Red

Jokowi dan Prabowo Naik Maung saat Cek Pasukan di Mako Brimob

DEPOK.radarinformasi.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri Pertahanan sekaligus Presiden terpilih, Prabowo Subianto, menghadiri apel pasukan Operasi Mantap Brata di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Senin (14/10/2024). Apel ini digelar dalam rangka pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober mendatang. Senin (14/10)

Momen menarik terjadi saat Jokowi dan Prabowo menaiki kendaraan taktis Maung bersama untuk mengecek kesiapan pasukan. Mereka menyusuri barisan personel dari berbagai satuan menuju podium apel.

Apel dimulai pukul 08.30 WIB, diawali dengan kedatangan Jokowi di gerbang Mako Brimob. Ia disambut dengan penghormatan dari pasukan jajar kehormatan dan diterima oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta Prabowo Subianto. Setelah itu, Jokowi dan Prabowo menaiki Maung dan berkeliling untuk memeriksa kesiapan pasukan.

Sejumlah kendaraan taktis ditampilkan di sepanjang jalur menuju lapangan apel, memperlihatkan kekuatan pengamanan yang dikerahkan. Pasukan dari berbagai satuan kerja berbaris rapi menyambut kedatangan Jokowi dan Prabowo.

Apel pengamanan ini diikuti oleh 8.179 personel yang terdiri dari pasukan utama, pasukan cadangan, dan personel pendukung. Acara tersebut juga dihadiri 367 tamu, termasuk pejabat utama Polri beserta keluarga, sembilan menteri, mantan Kapolri, dan perwakilan TNI.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Penerjun Payung Polri Kibarkan Foto Raksasa Jokowi dan Prabowo di Langit Depok

DEPOK.radarinformasi.com – Polri menggelar atraksi terjun payung dengan mengibarkan foto Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Pertahanan sekaligus Presiden terpilih Prabowo Subianto. Atraksi tersebut berlangsung di langit Markas Korps Brimob, Depok, Jawa Barat, Senin (14/10/2024).

Atraksi terjun payung ini dilaksanakan setelah apel persiapan pengamanan pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden, yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Oktober mendatang. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi dan dihadiri oleh Prabowo Subianto, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Usai apel, Polri mengadakan simulasi pengamanan dan sejumlah atraksi, termasuk terjun payung. Para penerjun melompat dari pesawat yang mengangkut mereka, membawa berbagai bendera dan spanduk besar.

Salah satu kelompok penerjun mengibarkan bendera bergambar Jokowi, sementara kelompok lainnya mengibarkan baliho bergambar Prabowo. Kedua gambar pemimpin tersebut berkibar di langit, diiringi bendera satuan Polri yang dibawa oleh para penerjun.

Brigjen Almas Widodo Kolopaking, dosen utama Akpol Lemdiklat Polri, turut berpartisipasi dalam atraksi tersebut. Semua penerjun mendarat dengan selamat di Mako Brimob, disambut dengan sorak-sorai peserta dan penonton di lokasi.

Atraksi ini sekaligus menunjukkan kesiapan Polri dalam pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden mendatang, serta memperkuat sinergi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas nasional.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Menhan Prabowo Subianto Terima Penghargaan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama Polri

Jakarta.radarinformasi.com- Menteri Pertahanan RI sekaligus presiden terpilih Prabowo Subianto, menerima tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Utama dari Polri. Penyematan tanda kehormatan itu dilaksanakan di Rupattama Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta Selatan pada Kamis siang 20 Juni 2024. Kamis(20/06/2024)

Mengenakan jas dan kopiah, Prabowo tiba di Mabes Polri sekitar pukul 14.00 WIB disambut Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi Agus Andrianto dan para Pejabat Utama Mabes Polri lainnya.

Asisten Kapolri Bidang SDM Inspektur Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan penghargaan Bintang Bhayangkara Utama Polri kepada Menhan Prabowo adalah bentuk apresiasi terhadap kerjasama dalam mengamankan NKRI.

“Hari ini, Kapolri memberikan penghargaan kepada Menhan Prabowo Subianto Bintang Bhayangkara Utama Polri. Ini adalah penghargaan yang diberikan atas hubungan timbal balik dan Kerjasama dalam upaya peningkatan keamanan NKRI”, ujar Irjen Pol Dedi Prasetyo.

Ia menambahkan bahwa Menhan Prabowo memiliki jasa besar untuk kemajuan dan pengembangan institusi Polri.

Dalam berbagai kesempatan Prabowo Subianto terus mengingatkan peran dan fungsi TNI bersama Polri yang sangat penting bagi rakyat dan juga negara.

Dukungan kepada penguatan Polri juga pernah disampaikan Prabowo saat menjadi pembicara dalam dialog kebangsaan di Sekolah Staf dan Pimpinan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Sespim Lemdiklat) Polri, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Saat itu Menhan Prabowo menegaskan TNI dan Polri adalah jaminan terakhir NKRI. Untuk itulah rakyat membutuhkan TNI-Polri yang kuat dengan kualitas SDM tangguh dan unggul.

Penghargaan Bintang Bhayangkara Utama adalah tanda kehormatan yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia untuk menghormati jasa seseorang yang memajukan dan mengembangkan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dalam Peraturan Kapolri Nomor 4 Tahun 2012 disebutkan, terdapat tiga tanda kehormatan Bintang Bhayangkara, yakni Bintang Bhayangkara Utama, Bintang Bhayangkara Pratama, dan Bintang Bhayangkara Nararya. Bintang Bhayangkara Utama kelas tertinggi, disusul Bhayangkara Pratama dan Bhayangkara Nararya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Menhan RI Prabowo Beri 20 Motor ke Babinsa Kodim 0616/Indramayu

Menhan RI Prabowo Beri 20 Motor ke Babinsa Kodim 0616/Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto menyerahkan 20 unit kendaraan bermotor kepada para Babinsa Kodim 0616/Indramayu, saat melakukan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Jumat (23/12/2022).

Kedatangan Prabowo disambut Dandim 0616/Indramayu, Letkol Arm Andang Radianto, dan jajaran Forkompimda lainnya. Saat prosesi menyerahkan motor tersebut, Prabowo menanyakan satu per satu asal kelahiran dan masa tugas Babinsa di Kodim 0616/Indramayu.

Menhan Prabowo mengatakan, motor ini diberikan untuk mempermudah tugas para Babinsa dalam membantu masyarakat. Karena menurutnya, Babinsa merupakan ujung tombak pertahanan bangsa dan negara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Karena itu saya datang sedikit ada perhatian untuk para Babinsa yang merupakan ujung tombak dari pertahanan negara kita,” ujar Menhan Prabowo, dalam sambutannya.

Prabowo mengatakan, pertahanan negara adalah keamanan rakyat semesta. Oleh karenanya, seluruh rakyat Indonesia memiliki tanggung jawab penuh dalam hal menjaga pertahanan bangsa.

Di sisi lain, Prabowo juga menginginkan kerjasama yang baik antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan semua unsur dalam menjaga keamanan dan ketertiban bangsa, agar ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia bisa tumbuh lebih cepat.

“Negara kita saat ini sedang membangun, dan Alhamdulillah keadaan bangsa kita terus membaik. Oleh karena itu kita butuh kerjasama yang baik antar aparat dan semua unsur,” ungkap Prabowo.

Reporter : Andika
Redaktur : Dewi Pelangi