Pemkab Indramayu Beri Penghargaan SKPD Terbaik Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik 2025

INDRAMAYU.radarinformasi.com — Pemerintah Kabupaten Indramayu memberikan apresiasi kepada sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan kecamatan yang mencatatkan kinerja terbaik dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB) serta Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan atas nama Bupati Indramayu Lucky Hakim melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Teguh Budiarso, dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Ki Tinggil, Kamis (27/8/2026).

Pemberian penghargaan menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap perangkat daerah yang dinilai menunjukkan komitmen, inovasi, dan kerja keras dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, profesional, serta akuntabel.

Dalam sambutannya, Teguh Budiarso mengatakan penghargaan tersebut bukan menjadi akhir dari upaya reformasi birokrasi, tetapi harus menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Pemberian penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi atas capaian yang telah diraih, melainkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh perangkat daerah dan kecamatan untuk terus berbenah,” kata Teguh.

Ia menambahkan, keberhasilan reformasi birokrasi harus diukur dari konsistensi pemerintah dalam melakukan pembenahan secara berkelanjutan dan menghadirkan pelayanan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

DPMPTSP Raih Peringkat Pertama Reformasi Birokrasi

Dalam kategori Perangkat Daerah (Badan/Dinas) dengan pelaksanaan Reformasi Birokrasi terbaik Tahun 2025, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menempati peringkat pertama.

Posisi kedua diraih BKPSDM, disusul Dinas Kesehatan di peringkat ketiga, Inspektorat pada peringkat keempat, dan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim) di posisi kelima.

Sementara pada kategori kecamatan dengan capaian Reformasi Birokrasi terbaik, Kecamatan Juntinyuat berada di peringkat pertama. Berikutnya, Kecamatan Cikedung menempati posisi kedua, Kecamatan Balongan peringkat ketiga, Kecamatan Tukdana peringkat keempat, dan Kecamatan Gantar berada di posisi kelima.

RSUD Indramayu Terbaik dalam PEKPPP

Selain Reformasi Birokrasi, Pemkab Indramayu juga memberikan penghargaan kepada lima perangkat daerah dengan capaian PEKPPP terbaik Tahun 2025.

RSUD Indramayu meraih peringkat pertama, kemudian Dinas Sosial di posisi kedua, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) peringkat ketiga, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) peringkat keempat, serta Dinas Kesehatan di peringkat kelima.

Pemkab Indramayu menegaskan penghargaan tersebut diharapkan dapat memperkuat budaya kerja aparatur yang berorientasi pada hasil dan kebutuhan masyarakat.

Sejalan dengan semangat Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong), pemerintah daerah mendorong seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan inovasi, memperkuat kolaborasi, serta memberikan pelayanan publik yang responsif dan berkualitas.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Siswi MI/PUI Dermayu Raih Juara I Kejuaraan Pencak Silat CNN Indonesia Piala Presiden 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh generasi muda Kabupaten Indramayu. Setelah sebelumnya sejumlah pelajar Indramayu mengukir prestasi di tingkat nasional dan internasional, kini giliran Liyyana Maulida, siswi MI/PUI Dermayu, yang sukses mengharumkan nama daerah melalui cabang olahraga pencak silat.

Liyyana berhasil meraih Juara I Tanding Usia Dini 2 Putri Kelas Prestasi Pool 9 pada Kejuaraan Pencak Silat CNN Indonesia Tingkat Nasional Piala Presiden 2026 yang digelar di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta, pada 25–28 Juni 2026.

Kejuaraan yang diselenggarakan oleh CNN Indonesia bekerja sama dengan Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) tersebut diikuti ribuan atlet dari berbagai daerah di Indonesia, mulai jenjang SD hingga SMA/SMK, baik pada kategori tanding maupun seni.

Ajang nasional ini menjadi wadah pembinaan sekaligus kompetisi bagi atlet-atlet muda untuk mengasah kemampuan teknik, mental bertanding, dan daya juang dalam menghadapi persaingan di tingkat nasional.

Di tengah persaingan yang ketat, Liyyana tampil percaya diri dan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga berhasil meraih medali emas pada kategorinya. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Indramayu sekaligus membuktikan bahwa atlet-atlet muda daerah mampu bersaing di level nasional.

Ayah Liyyana, Uus, mengaku bersyukur atas pencapaian putrinya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari latihan yang disiplin, kerja keras, serta dukungan keluarga dan pelatih selama proses pembinaan.

“Kami selalu memberikan kepercayaan kepada Liyyana untuk mengikuti program latihan yang telah disusun pelatih. Harapan kami, ke depan Liyyana terus berkembang dan mampu menembus kejuaraan yang lebih tinggi, seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) hingga SEA Games, sehingga dapat terus mengharumkan nama Kabupaten Indramayu,” ujarnya.

Keberhasilan Liyyana menjadi bukti bahwa pembinaan atlet sejak usia dini memiliki peran penting dalam melahirkan generasi berprestasi. Prestasi tersebut diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi anak-anak dan pelajar lainnya di Kabupaten Indramayu untuk terus mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki, baik di bidang olahraga maupun bidang lainnya.

Pemerintah Kabupaten Indramayu turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Prestasi Liyyana diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa nama baik Kabupaten Indramayu di tingkat nasional hingga internasional.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Apresiasi Siswi SD Jatibarang Baru yang Lolos Grand Final Asian Talent 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu, Lucky Hakim, memberikan apresiasi kepada siswi SD Negeri Jatibarang Baru, Aisyah Maulidah, yang berhasil melaju ke babak Grand Final ajang internasional Asian Talent 2026 pada kategori Lomba Tari Tradisional Nusantara.

Prestasi membanggakan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Indramayu, mengingat Aisyah yang masih duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar mampu bersaing di tingkat internasional bersama peserta dari berbagai negara Asia Tenggara.

Putri pasangan Jujun dan Hely itu berhasil menunjukkan bakat dan kemampuannya dalam seni tari tradisional hingga lolos ke babak final ajang bergengsi tersebut.

Sebagai bentuk dukungan, Bupati Lucky Hakim menyampaikan langsung pesan motivasi melalui video khusus untuk memberikan semangat kepada Aisyah sebelum tampil di grand final.

“Saya doakan semoga Aisyah bisa meraih juara demi nama baik Indramayu yang kita sayangi,” ujar Lucky Hakim.

Diketahui, ajang Asian Talent 2026 diikuti peserta dari enam negara Asia Tenggara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, dan Timor Leste. Babak Grand Final dijadwalkan berlangsung pada 26 hingga 28 Juni 2026 di Jakarta.

Keberhasilan Aisyah mendapat dukungan penuh dari keluarga, pihak sekolah, hingga Pemerintah Kabupaten Indramayu. Prestasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga mampu memotivasi generasi muda lainnya untuk terus melestarikan seni budaya tradisional Indonesia.

Selain menjadi ajang pengembangan bakat, keikutsertaan Aisyah dalam kompetisi internasional tersebut juga dinilai sebagai bentuk promosi budaya daerah, khususnya seni tari tradisional Nusantara, di panggung dunia.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Surganya Perikanan Tangkap, Indramayu Kukuhkan Diri sebagai Produsen Utama di Jawa Barat

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kabupaten Indramayu kembali menegaskan posisinya sebagai lumbung perikanan Jawa Barat. Pada 2025, Indramayu ditetapkan sebagai daerah dengan kontribusi produksi perikanan terbesar di tingkat provinsi.

Penghargaan tersebut diserahkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat, Rinny Cempaka, kepada Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu, Edi Umaedi, dalam Forum DKP Provinsi Jawa Barat 2026 yang digelar di Kantor DKP Jawa Barat dan secara daring, Rabu (19/2/2026).

Forum tersebut menjadi ruang strategis penyelarasan kebijakan dan program sektor kelautan serta perikanan lintas pemerintahan, mulai dari pusat hingga kabupaten/kota. 

Mengusung tema penguatan produktivitas, nilai tambah, dan keberlanjutan sektor kelautan dan perikanan, kegiatan ini menegaskan komitmen bersama dalam meningkatkan daya saing sektor maritim Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Rinny Cempaka mengajak seluruh pemangku kepentingan menggali isu strategis serta merumuskan solusi konkret sebagai dasar perencanaan pembangunan sektor kelautan dan perikanan tahun 2027.

Berdasarkan data yang dipaparkan, total produksi perikanan Jawa Barat mencapai 1.555.951,71 ton. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Indramayu menyumbang 528.873,80 ton atau 33,99 persen. 

Rinciannya, produksi perikanan tangkap sebesar 180.620,58 ton dan perikanan budidaya sebesar 348.253,22 ton.

Secara persentase, Indramayu berkontribusi 63,01 persen terhadap total produksi perikanan tangkap dan 26,43 persen pada sektor budidaya di Jawa Barat. Angka tersebut menempatkan Indramayu sebagai pemain kunci dalam rantai pasok perikanan provinsi.

Kepala DPK Indramayu, Edi Umaedi, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi pelaku usaha, nelayan, dan seluruh pemangku kepentingan yang dinilai menjadi faktor utama capaian tersebut.

“Terima kasih atas ikhtiar maksimal para pelaku usaha perikanan dan kelautan serta sinergi pembangunan yang terjalin dengan baik bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap, di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin, capaian ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. 

Selain memperkuat ketahanan pangan daerah, sektor perikanan juga berperan strategis dalam penyediaan pangan bergizi bagi masyarakat.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Raih UHC Award Madya 2026, Bupati Lucky Hakim Tegaskan Komitmen Layanan Kesehatan Merata

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali mencatatkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Kabupaten Indramayu sukses meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Madya, yang diterima langsung oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim dalam acara Deklarasi dan Pencanangan UHC di Ballroom JIEXPO, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi sebagian besar masyarakat. Capaian ini sekaligus menegaskan posisi Indramayu sebagai daerah yang konsisten mendorong pemerataan pelayanan kesehatan bagi warganya.

Bupati Lucky Hakim menyampaikan, penghargaan UHC Madya merupakan hasil kolaborasi dan kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam membangun sistem layanan kesehatan yang inklusif.

“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi wujud nyata komitmen kami untuk memastikan seluruh masyarakat Indramayu mendapatkan akses layanan kesehatan yang mudah, terjangkau, dan berkualitas tanpa diskriminasi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, capaian tersebut harus menjadi dorongan bagi seluruh tenaga kesehatan dan aparatur di sektor pelayanan publik untuk terus meningkatkan mutu layanan.

“Tantangan ke depan adalah menjaga konsistensi dan meningkatkan standar pelayanan agar manfaat program UHC benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambah Lucky.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, dr. Wawan Ridwan, menjelaskan bahwa dalam UHC Awards 2026 terdapat tiga kategori penghargaan, yakni Pratama, Madya, dan Utama, dan Indramayu berhasil menembus kategori Madya.

Menurutnya, penghargaan ini diberikan oleh BPJS Kesehatan karena Pemkab Indramayu dinilai berhasil memberikan perlindungan kesehatan yang optimal selama kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati H. Syaefudin. 

Hal tersebut tercermin dari capaian kepesertaan JKN yang telah melampaui 98 persen, tingkat keaktifan peserta di atas 85 persen, serta kepatuhan pemerintah daerah dalam pendaftaran dan pembayaran iuran PBPU pemerintah daerah.

Wawan juga mengungkapkan, Pemkab Indramayu telah mendaftarkan masyarakat ke dalam program JKN sejak 2018. Indramayu pertama kali meraih UHC Award kategori Pratama pada Juli 2024, kemudian memperkuat implementasi program UHC sepanjang Oktober 2024 hingga Desember 2025, hingga akhirnya naik ke kategori Madya pada 2026.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari peran kuat kepala daerah dalam menetapkan kebijakan kesehatan yang sejalan dengan RPJMN serta kepedulian terhadap perlindungan kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Dengan diraihnya UHC Award 2026 kategori Madya, Pemkab Indramayu diharapkan terus memperluas dan menjaga keberlanjutan cakupan jaminan kesehatan nasional demi mewujudkan masyarakat Indramayu yang sehat dan sejahtera.

Sumber: Diskominfo Indramayu

Andika

Dinilai Berjasa, PMI Asal Indramayu Raih Penghargaan dari Presiden Korea Selatan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sugianto (31), menerima penghargaan kehormatan dari Presiden Korea Selatan, Lee Jae-Myung. Penghargaan tersebut diberikan atas aksi kemanusiaan yang dilakukannya saat peristiwa kebakaran hutan di wilayah Yeongdeok, Provinsi Gyeongsang Utara, pada Maret 2025.

Sugianto dinilai berjasa karena 
menunjukkan keberanian dan kepedulian tinggi dengan menyelamatkan warga lanjut usia yang terjebak di permukiman terdampak kebakaran. Aksi heroik tersebut membuatnya terpilih sebagai salah satu dari 11 penerima penghargaan nasional Korea Selatan yang diberikan kepada individu berprestasi di bidang olahraga, budaya, pelayanan publik, dan kemanusiaan.

Dalam situasi darurat itu, Sugianto yang sehari-hari bekerja sebagai awak kapal perikanan, secara spontan mengambil inisiatif membangunkan warga, mengetuk pintu rumah satu per satu, serta menuntun bahkan menggendong para lansia menjauhi lokasi berbahaya. Proses evakuasi dilakukan di tengah kondisi sulit, medan perbukitan, serta minim penerangan akibat terputusnya listrik dan komunikasi.

Atas dedikasi dan keberaniannya, Presiden Korea Selatan secara langsung menganugerahkan medali dan piagam penghargaan kepada Sugianto, pemuda asal Desa Jatisura, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu. Selain itu, Pemerintah Korea Selatan juga tengah mempertimbangkan pemberian visa jangka panjang jenis F-2 sebagai bentuk apresiasi lanjutan.

Penghargaan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi Sugianto, tetapi juga membawa nama baik Indonesia, khususnya Kabupaten Indramayu, di kancah internasional. Capaian ini sekaligus menjadi bukti nyata kontribusi positif dan peran kemanusiaan Pekerja Migran Indonesia di luar negeri.

(S/Diskom/Andika)

TP. PKK ‎Tapanuli Utara Raih Dua Juara Pertama pada Jambore Kader Posyandu Provinsi Sumatera Utara 2025

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – ‎Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Penetapan Desa Terbaik Pelaksana Program Kesehatan dalam rangkaian Jambore Kader Posyandu Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025 yang digelar di UPT Pelatihan Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Medan. Rabu (17/12/2025).
‎
‎Dari 3 kategori yang diperlombakan, Kabupaten Tapanuli Utara berhasil meraih Juara I pada dua kategori, yakni Kategori Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang diraih oleh Desa Aek Nauli IV, Kecamatan Sipahutar, serta Kategori Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) yang diraih oleh Desa Hutapea Banuarea, Kecamatan Tarutung.
‎
‎Pengumuman pemenang disampaikan dalam acara yang dibuka dengan sambutan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara yang diwakili oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Hery Falona Ambarita. Dalam sambutannya, ia berharap para pemenang lomba dapat menjadi promotor dan teladan perilaku kesehatan di tengah masyarakat, khususnya di tingkat desa.
‎
‎“Para pemenang diharapkan menjadi role model bagi desa-desa lain yang belum terpilih, serta mampu mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang telah diraih,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dilaksanakannya seremoni penyerahan hadiah secara resmi, mengingat masih adanya daerah kabupaten/kota yang terdampak bencana.

Secara terpisah, ‎Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas capaian yang diraih desa-desa di Kabupaten Tapanuli Utara. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari kader posyandu, pemerintah desa, hingga masyarakat.
‎
‎“Ini menjadi penyemangat bagi seluruh pengurus dan kader TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara, ada kebanggaan atas prestasi yang diraih. Kiranya semangat juara ini dapat terus berkesinambungan untuk membina desa dan menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di Tapanuli Utara. Kita berkomitmen siap mendukung seluruh progam pemerintah pusat hingga daerah,” ungkapnya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Camat, Kepala Desa dan ketua tp pkk desa, Kecamatan dan Kabupaten serta mewakili dinas PMD dan Dinas Kesehatan.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal

Kolaborasi Berbuah Hasil, Pemkab Indramayu Borong Dua Penghargaan RB Jawa Barat

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu kembali mendapat pengakuan di tingkat Provinsi Jawa Barat. Menjelang akhir tahun 2025, Indramayu sukses meraih dua penghargaan dalam bidang Reformasi Birokrasi (RB). Penghargaan diserahkan Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Jawa Barat, Yulia Dewita, S.T., M.P.P.M., Ph.D., pada ajang Penganugerahan RB yang digelar di Gedung Bale Dewa Niskala, Garut, Jum’at (21/11/2025).

Salah satu penghargaan yang diraih yakni predikat sebagai kabupaten/kota dengan percepatan reformasi birokrasi terbaik kelima di Jawa Barat. Penilaian tersebut didasarkan pada peningkatan indeks RB Kabupaten Indramayu yang melonjak signifikan. Pada 2023, nilai indeks RB berada di angka 68,73 dengan predikat B. Dua tahun berselang, skor meningkat menjadi 81,23 dan masuk kategori A-, mencerminkan penguatan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif.

Selain itu, Indramayu juga dinobatkan sebagai kabupaten dengan capaian indeks RB terbaik untuk kategori perangkat daerah tingkat kecamatan se-Jawa Barat. Penghargaan ini menjadi bukti konsistensi aparatur kecamatan dalam menjalankan implementasi reformasi birokrasi hingga level pelayanan terendah.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, raihan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah yang terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Penghargaan ini bukan sekadar capaian, tetapi cermin dedikasi dan komitmen seluruh perangkat daerah dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Kami berharap prestasi ini menjadi energi baru untuk terus meningkatkan integritas, kualitas tata kelola, dan pelayanan publik,” ujar Lucky.

Lucky menegaskan, Pemkab Indramayu berkomitmen menjaga capaian ini dan mendorong implementasi reformasi birokrasi secara berkelanjutan agar pelayanan pemerintahan semakin transparan, responsif, dan profesional.

(Andika/Sbr/Diskom)

‎Bupati Tapanuli Utara Terima Penghargaan Lomba Inovasi Sumatera Utara 2025‎

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – ‎Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., didampingi Kadis Pendidikan Bontor Hutasoit bersama Plt. Kepala Bappelitbangda Kristina Nahampun menerima Penghargaan Juara III Lomba Inovasi Kategori Perangkat Daerah Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara pada ajang North Sumatera Innovation Day 2025 yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Rabu (19/11/2025).
‎
‎Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution atas keberhasilan Kabupaten Tapanuli Utara menampilkan inovasi IMATUTU (Implementasi Kurikulum Muatan Lokal di Kabupaten Tapanuli Utara) melalui stan pameran inovasi yang turut ditinjau oleh Gubernur.
‎
‎Usai menerima penghargaan tersebut, Bupati Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menyampaikan bahwa Pemkab Tapanuli Utara akan terus memperkuat ekosistem inovasi di seluruh sektor pelayanan publik.
‎
‎“Kita berkomitmen menghadirkan inovasi yang mendukung peningkatan kualitas layanan publik dan pembangunan berkelanjutan. Inovasi bukan sekadar proyek, tetapi langkah nyata untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati.
‎
‎Ia juga menambahkan bahwa IMATUTU menjadi contoh bagaimana inovasi lokal mampu memberi dampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan dan karakter generasi muda di Taput.
‎
‎Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengapresiasi seluruh inovasi yang dipamerkan dalam kegiatan ini.
‎
‎“Kegiatan ini diikuti oleh pelajar, universitas, perangkat daerah, hingga kabupaten/kota. Oleh karena itu, saya berharap agenda ini tidak hanya menjadi seremonial. Inovasi yang sudah ada harus benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan mampu diimplementasikan secara berkelanjutan,” tegas Bobby.
‎
‎Dengan mengusung tema “Smart Province, Innovative People”, North Sumatera Innovation Day 2025 menjadi ruang berbagi ide, kolaborasi, serta penampilan solusi inovatif yang relevan bagi pembangunan daerah.
‎
‎Prestasi ini sekaligus menegaskan komitmen Kabupaten Tapanuli Utara dalam memperkuat inovasi pendidikan dan pelayanan publik sebagai bagian dari misi pembangunan daerah.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal

Desa Ciawi Raih Peringkat Kedua Desa Terbersih se-Kecamatan Ciawi

BOGOR.radarinformasi.com – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor ke-543, Pemerintah Kecamatan Ciawi menggelar ajang penghargaan untuk desa terbersih yang berlangsung di Lapangan Kecamatan Ciawi, Selasa (3/6). Pada kesempatan ini, Desa Ciawi berhasil meraih peringkat kedua sebagai desa terbersih se-Kecamatan Ciawi.

Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Desa Ciawi bersama warganya dalam menjaga lingkungan hidup yang bersih, sehat, dan tertib.

Kepala Desa Ciawi, H. Nana Sumarna, S.Ag., mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut serta membagikan beberapa kunci keberhasilan yang menjadi fokus utama desa. “Alhamdulillah, ini semua hasil kerja sama warga. Beberapa hal yang kami tekankan di desa adalah menjaga kebersihan jalan desa dari sampah berserakan, memastikan perkarangan rumah bersih, dan merawat fasilitas umum seperti posyandu dan kantor desa,” jelasnya.

Lebih lanjut, H. Nana juga menyebutkan adanya pengelolaan sampah terpadu sebagai langkah nyata, serta perhatian khusus terhadap saluran air agar tidak tersumbat.

“Kami juga aktif dalam memastikan tidak ada selokan yang tersumbat dan air yang menggenang. Selain itu, kami rutin menggerakkan warga untuk melakukan gerakan 3M: Menguras, Menutup, dan Mengubur—untuk menghindari penyakit berbasis lingkungan,” tambahnya.

Penilaian desa bersih dilakukan berdasarkan berbagai indikator seperti pengelolaan sampah, kebersihan lingkungan, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan gotong royong, dan sanitasi umum.

Camat Ciawi, Rosidin, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh desa yang telah berupaya meningkatkan kualitas lingkungan, dan berharap semangat ini terus dijaga. “Kebersihan harus menjadi budaya bersama, bukan sekadar persiapan lomba,” ujarnya.

Selain seremoni penghargaan, acara juga diramaikan dengan kegiatan sosial seperti pertunjukan seni, dan bazar UMKM yang diikuti warga dari seluruh desa di Kecamatan Ciawi.

Dengan capaian ini, Desa Ciawi diharapkan menjadi contoh dan inspirasi bagi desa lain untuk menumbuhkan budaya bersih yang berkelanjutan.

Reporter : Rizal