Indramayu Siap Kawal Pertumbuhan Ekonomi dan Dukung Target Nasional 3 Juta Rumah

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus mendukung agenda nasional penyediaan tiga juta hunian bagi masyarakat.

Komitmen tersebut tercermin melalui keikutsertaan Pemkab Indramayu dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III serta Evaluasi Program 3 Juta Rumah yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting di Indramayu Command Center (ICC).

Rakor yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, itu melibatkan seluruh pemerintah daerah se-Indonesia. Dari Indramayu hadir Kepala Bagian Perekonomian Setda, Iing Kuswara, bersama Imam Mahdi dari DKPP serta Sutrisno dari Bappeda Litbang.

Dalam rapat tersebut, pemerintah pusat menekankan pentingnya kontribusi pemerintah daerah dalam pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) tersebut sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. Hingga kini, realisasi nasional baru mencapai 451.516 unit atau 15,05 persen dari total target. Dari jumlah tersebut, 156 daerah telah menerapkan kebijakan PBG dan pembebasan BPHTB, sementara 20 daerah memberi insentif PBG nol rupiah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain sektor perumahan, Rakor juga menyoroti kondisi perekonomian nasional dan inflasi. Target inflasi tahun 2025 ditetapkan sebesar 2,5 ± 1 persen. Di wilayah Ciayumajakuning, inflasi Kota Cirebon yang mencakup Kabupaten Indramayu mencapai 2,90 persen pada Oktober 2025, lebih tinggi dari rata-rata Jawa Barat namun masih di bawah inflasi nasional 2,86 persen.

Sementara itu, Indeks Perkembangan Harga (IPH) Indramayu pada minggu pertama November tercatat -0,69 persen. Sejumlah komoditas seperti daging ayam ras, beras, dan udang basah menjadi penyumbang perubahan harga. Capaian tersebut menunjukkan kemampuan daerah dalam menjaga kestabilan bahan pangan melalui kerja aktif Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Secara nasional, pertumbuhan ekonomi pada Triwulan III masih dipimpin wilayah Jawa dengan 5,17 persen. Namun, pertumbuhan tertinggi dicapai wilayah Sulawesi dengan 5,84 persen, didorong sektor hilirisasi tambang di Maluku Utara yang melonjak hingga 39,10 persen year on year.

Mengikuti tren nasional, Indramayu terus memperkuat sektor unggulan seperti pertanian dan perikanan sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Melalui strategi pengendalian inflasi serta dukungan nyata untuk PSN 3 Juta Rumah, daerah ini berharap pertumbuhan ekonomi tetap stabil dan berkelanjutan.

Kabag Perekonomian Setda Indramayu, Iing Kuswara, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah.

“Indramayu siap berkontribusi dalam penyediaan hunian bagi masyarakat serta pengendalian inflasi. Kolaborasi antarinstansi sangat penting untuk menjaga daya beli dan memperkuat ekonomi daerah,” ujarnya.

Dengan langkah terukur dan strategi adaptif tersebut, Pemkab Indramayu menargetkan menjadi daerah yang semakin tangguh secara ekonomi, responsif terhadap kebijakan nasional, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

(Andika/Sbr/Diskom).

Daftar Juara Gincu Ayu 2025 Resmi Diumumkan

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Gelaran Gincu Ayu 2025 telah menghasilkan sejumlah pemenang dari berbagai kategori, mulai dari OPD, puskesmas, UMKM hingga pelajar dan mahasiswa.

Pada kategori Perangkat Daerah dan UPTD untuk inovasi implementasi, Dinas Kesehatan keluar sebagai juara pertama berkat program Jaminan Kesehatan Masyarakat Indramayu (JAMKES AYU). Posisi kedua ditempati BKPSDM melalui aplikasi AYO LARI, dan juara ketiga diraih Dinas Pendidikan dan Kebudayaan lewat inovasi Edukasi PKRS bagi Remaja.

Untuk kategori implementasi inovasi Puskesmas/RSUD, RSUD Indramayu berhasil menempati peringkat teratas melalui inovasi SIMAS AYU. Diikuti UPTD Puskesmas Gantar dengan program NGORKESS ASIK sebagai juara kedua, dan Puskesmas Karangampel dengan inovasi SI TUMANG sebagai juara ketiga.

Pada kategori inisiasi inovasi perangkat daerah, Dinas PUPR meraih posisi pertama dengan program GENERASI PETARUNG. Sementara Diskominfo menempati peringkat kedua melalui aplikasi Wong Reang Apps, dan Bappeda Litbang di posisi ketiga dengan inovasi NAPASKU.

Sementara itu, kategori inisiasi inovasi Puskesmas/RSUD dimenangkan oleh Puskesmas Kertasemaya lewat inovasi KERTASAKTI. Posisi kedua diraih Puskesmas Kiajaran Wetan melalui inovasi GIAS, dan ketiga oleh Puskesmas Tugu dengan inovasi GELADI.

Pada kategori UMKM, untuk subkategori olahan mangga, produk Nastar Mangga Mimide milik Cartinih dipilih sebagai juara pertama. Sedangkan untuk olahan ikan, pemenangnya adalah Rosidah dengan produk Kerupuk Kulit Ikan Fugu.

Kategori pelajar dan mahasiswa juga melahirkan inovator muda. Tingkat SMP dimenangkan oleh Array Nafeeza dari SMPN 1 Balongan dengan inovasi Budidaya Ikan Gurame pada Galon Berbasis IoT. Untuk tingkat SMA/SMK, Raisya C. N. dari SMAN 1 Sindang meraih juara melalui inovasi Jaring Air Hijau (JAH). Sementara di tingkat perguruan tinggi, Rohayati dari Polindra memenangkan kompetisi berkat inovasi Pembersih Kandang Berbasis IoT.

Selain kategori utama, RSUD Indramayu juga dinobatkan sebagai unit kerja paling inovatif. Penghargaan pamong inovasi terbaik diberikan kepada Rizal Fahlevi (RSUD Indramayu), Heru Susanto (Diskominfo), dan Anari Yusmi (Puskesmas Gantar).

Untuk kategori favorit pilihan publik, pemenangnya adalah Si Manis Unggul (SMPN Unggulan), Pie Mangga Azza (Dewi Nur Asrini Wilujeng), dan Abon Ikan (Dian Nopi Hardiyani).

(Andika/Sbr/Diskom).

Wujudkan Program Wong Reang Wadul, Pemkab Indramayu Serahkan Alat Bantu untuk Warga Disabilitas di Bangodua

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas. Melalui Dinas Sosial, bantuan alat bantu disalurkan kepada dua PPKS (Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial) di Desa Tegalgirang, Kecamatan Bangodua, pada Kamis (13/11/2025).

Dua warga yang menerima bantuan tersebut adalah Aminah dan Cartinah. Ibu Aminah mengalami kelumpuhan sejak insiden terjatuh dari lantai dua rumahnya di Jakarta pada 1996. Kursi roda yang diberikan pemerintah diharapkan menjadi penunjang mobilitasnya dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Adapun Cartinah, yang mengalami stroke sejak 2021, juga mendapatkan bantuan serupa. Kondisinya semakin memburuk setelah toko dagangannya di Cakung, Jakarta, hangus terbakar, memicu tekanan psikis yang berat. Selain kursi roda, Dinas Sosial turut menyalurkan paket sembako sebagai dukungan tambahan bagi kebutuhan hidupnya.

Pemberian bantuan tersebut dilakukan setelah tim Dinas Sosial melakukan asesmen langsung di lapangan untuk memastikan kondisi dan kebutuhan para penerima. Pemkab Indramayu menegaskan bahwa perhatian terhadap penyandang disabilitas akan terus diperkuat sebagai wujud upaya mewujudkan daerah yang inklusif, peduli, dan sejahtera bagi seluruh warganya.

(Andika/Sbr/Diskom). 

Bupati Lucky Hakim Serahkan SK Kepada 4.733 PPPK Paruh Waktu, Ingatkan ASN Indramayu Bijak Bermedsos

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Ribuan wajah bahagia memenuhi Alun-Alun Indramayu. Di bawah langit mendung, 4.733 tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu akhirnya menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dari Bupati Indramayu, Lucky Hakim,” pada Rabu (12/11/2025).

Penyerahan SK ini menjadi momen bersejarah bagi para pegawai yang telah melewati proses panjang dan penuh perjuangan sebelum resmi bergabung dalam jajaran pemerintahan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas dedikasi para tenaga PPPK. Ia menegaskan bahwa kehadiran mereka akan memperkuat pelayanan publik serta mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan di Kabupaten Indramayu.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Indramayu, saya mengucapkan selamat kepada 4.733 PPPK Paruh Waktu yang hari ini menerima SK secara simbolis. Mari bekerja dengan sepenuh hati dan berkontribusi untuk kemajuan Indramayu,” ujar Bupati Lucky.

Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Ia menekankan agar para ASN dan PPPK mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, tetap beretika, serta mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.

Tak lupa, Lucky Hakim memberi pesan khusus tentang etika bermedia sosial. Ia mengimbau seluruh ASN Indramayu untuk berhati-hati dalam berucap, baik di dunia nyata maupun di ruang digital.

“Kini kita sudah berseragam, artinya membawa nama baik pemerintah daerah. Gunakan media sosial dengan santun, jaga tutur kata dan perilaku karena itu cerminan hati,” pesannya.

Acara berakhir dengan suasana haru ketika Bupati Lucky berkeliling menyalami para penerima SK satu per satu. Kehangatan dan semangat kebersamaan di lokasi menjadi cerminan semangat pengabdian menuju terwujudnya visi Indramayu REANG Religius, Ekonomi maju, Adil, dan Nyaman.

(Andika/Sbr/Diskom).

Indramayu Paparkan Keberhasilan Program Rutilahu di TVRI Jabar

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kembali mendapat sorotan. Lewat program “Dialog Jawa Barat Hari Ini” yang disiarkan TVRI Jawa Barat, Pemkab Indramayu memaparkan keberhasilan Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sebagai salah satu upaya nyata mengentaskan kemiskinan dan memperbaiki kualitas hidup warga, Minggu (09/11/2025).

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Diskimrum) Indramayu, Erpin Marpinda, menjelaskan bahwa Rutilahu dirancang untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah yang tinggal di rumah rusak berat, minim sanitasi, dan tidak memenuhi standar kesehatan maupun keselamatan bangunan. Termasuk kategori rumah “Aladin” atap bocor, lantai tanah, dan dinding bilik.

Menurutnya, pendataan penerima bantuan dilakukan dari tingkat desa sebelum diajukan ke pemerintah provinsi atau pusat. Pelaksanaannya juga melibatkan masyarakat melalui semangat gotong royong serta dukungan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) agar lebih transparan dan tepat sasaran.

“Bantuan yang disalurkan sebesar Rp20 juta per rumah, terdiri dari Rp17,5 juta untuk material dan Rp2,5 juta untuk upah tukang. Namun nilai manfaatnya bisa jauh lebih besar karena adanya partisipasi masyarakat,” ujar Erpin.

Ia menambahkan, pendanaan program bersumber dari berbagai pihak: APBD Indramayu untuk 163 rumah, Provinsi Jawa Barat untuk 141 rumah, dan program BSPS dari pemerintah pusat untuk 335 rumah. Tahun 2026 mendatang, pemerintah daerah juga menyiapkan bantuan bagi 175 rumah melalui kerja sama dengan pemerintah pusat dan dunia usaha lewat program CSR.

Hasilnya mulai terasa. Warga penerima bantuan kini menempati rumah yang lebih layak, sehat, dan aman. Tak hanya itu, semangat kebersamaan di lingkungan pun tumbuh kembali. “Ada warga yang bahkan mendapat tambahan bantuan swadaya hingga Rp40–50 juta dari masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Hingga kini, dari total 16.411 rumah tidak layak huni di Kabupaten Indramayu, sebanyak 9.219 unit atau sekitar 55 persen telah tertangani. Meski begitu, pemerintah tetap menghadapi tantangan dalam proses pendataan agar bantuan benar-benar tepat sasaran.

Diskimrum juga tengah menyusun Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (RP3KP) sebagai pedoman strategis penanganan kawasan kumuh di masa mendatang.

Erpin pun mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan warga dengan kondisi rumah tidak layak kepada pemerintah desa agar bisa segera diverifikasi dan diajukan bantuan.

Melalui Rutilahu, Pemkab Indramayu berharap tercipta lingkungan permukiman yang lebih sehat, aman, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat yang merata di seluruh wilayah.

(Andika/Sbr/Diskom).

Indramayu Tegaskan Komitmen Bebas TBC Lewat Kick Off TOSS 2025

INDRAMAYU.radarinformasi.com
Pemerintah Kabupaten Indramayu menunjukkan keseriusannya dalam menekan angka penyebaran Tuberkulosis (TBC) dengan menggelar Kick Off Kampanye Temukan, Obati, Sampai Sembuh (TOSS) TBC 2025, di kawasan Car Free Day Alun-Alun Indramayu,” Minggu, (09/11/2025).

Kegiatan tersebut menjadi tonggak awal sinergi lintas sektor menuju target nasional Indonesia Bebas TBC 2030. Hadir dalam acara ini jajaran Forkopimda, pejabat daerah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat umum yang turut menyatakan dukungan terhadap gerakan eliminasi TBC.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, dr. Wawan Ridwan, menegaskan pentingnya kerja sama semua pihak dalam memerangi penyakit menular ini.

“TBC masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Kuncinya ada pada deteksi dini, pengobatan tuntas, dan pendampingan hingga pasien benar-benar sembuh,” ujar dr. Wawan.

Ia menambahkan, Dinas Kesehatan terus memperkuat layanan TBC di seluruh puskesmas dan rumah sakit, termasuk peningkatan kompetensi tenaga medis serta pemanfaatan teknologi digital untuk memantau kepatuhan pengobatan pasien.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan hingga 7 November 2025, tercatat 5.306 kasus TBC di Indramayu, dengan 4.532 pasien telah menjalani pengobatan.

Selain kampanye utama, rangkaian acara juga diisi dengan senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, pengobatan bagi penderita TBC, serta talkshow edukatif yang mengajak masyarakat memahami pentingnya pencegahan dan pengobatan TBC secara tuntas.

Melalui Kick Off TOSS TBC ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu meneguhkan tekad membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan bebas penyakit menular, sejalan dengan visi Indramayu Reang.

(Andika/Sbr/Diskom).

Desa Longok Berseri, Kolaborasi TNI dan Pemkab Indramayu Percepat Pembangunan

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Suasana haru bercampur bahagia menyelimuti warga Desa Longok, Kecamatan Sliyeg, saat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 resmi ditutup. Penutupan dipimpin oleh Danrem 063/Sunan Gunung Jati Cirebon, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, yang hadir mewakili Pangdam III/Siliwangi, Mayjen Kosasih,” pada Kamis, (6/10/2025).

Program TMMD dikenal sebagai bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di pedesaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat meningkat seiring dengan kokohnya ketahanan wilayah.

“TMMD tidak sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan. Inilah langkah nyata kami untuk membawa perubahan positif di desa,” ujar Kolonel Hista Soleh Harahap dalam sambutannya.

Selama pelaksanaannya, prajurit TNI bersama warga setempat bahu-membahu membangun jalan desa, memperbaiki irigasi, dan merenovasi rumah tidak layak huni. Tak hanya itu, berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, dan pertanian juga digelar untuk memperkuat kualitas sumber daya masyarakat.

Apresiasi pun datang dari Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, yang menilai TMMD sebagai bukti nyata kolaborasi efektif antara pemerintah dan TNI.

“Pemerintah Kabupaten Indramayu sangat mengapresiasi program ini. TMMD membawa dampak positif yang besar, terutama dalam membuka akses dan mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan,” ungkapnya.

Syaefudin juga mengajak warga Desa Longok untuk terus menjaga semangat gotong royong yang tumbuh selama pelaksanaan TMMD.
“Manfaatkan hasil pembangunan ini dengan sebaik-baiknya. Mari rawat bersama agar dapat dinikmati hingga generasi mendatang,” pesannya.

Dengan berakhirnya TMMD ke-126, Desa Longok kini memiliki wajah baru yang lebih maju dan tertata. Keberhasilan ini diharapkan menjadi contoh inspiratif bagi desa-desa lain di Kabupaten Indramayu dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

(Andika/Sbr/Diskom).

Pemkab Indramayu Dukung Peningkatan Kompetensi Wartawan Lewat UKW SMSI

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten Indramayu menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Indramayu bekerja sama dengan Lembaga Uji Pikiran Rakyat, Selasa (28/10/2025).

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menilai kegiatan tersebut sebagai langkah konkret dalam mendorong peningkatan profesionalisme dan kualitas insan pers di daerahnya.

“UKW ini menjadi wadah untuk mencetak wartawan yang berkompeten, berintegritas, dan profesional. Di tengah derasnya arus informasi, jurnalis harus mampu beradaptasi dan berinovasi,” ujar Wabup Syaefudin.

Menurutnya, wartawan memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga menjalankan fungsi kontrol sosial melalui kritik yang konstruktif serta memberikan solusi bagi kemajuan Indramayu.

Syaefudin juga mengimbau agar insan pers terus memperkuat kapasitas diri dengan ilmu serta etika jurnalistik yang baik, guna menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bernilai bagi publik.

“Wartawan harus senantiasa menjaga kredibilitas agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan bermakna,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup turut mendukung usulan SMSI Indramayu agar pemerintah daerah dapat mengalokasikan anggaran rutin untuk pelaksanaan UKW setiap tahun.

“Insya Allah, Bupati Indramayu akan mendukung agar kegiatan UKW dapat difasilitasi melalui anggaran daerah,” ungkapnya penuh optimisme.

Di akhir sambutannya, Syaefudin mengajak insan pers Indramayu untuk terus bersinergi bersama pemerintah daerah dalam mewujudkan visi Indramayu REANG — Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong.

Pelaksanaan UKW yang digelar secara gratis ini mendapat dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya PLN Nusantara Power UP Indramayu, Perumdam Tirta Darma Ayu, dan Pupuk Indonesia.

Sebanyak 68 wartawan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, terbagi dalam 12 kelompok dengan jenjang Muda, Madya, dan Utama.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Indramayu, para Kepala SKPD, mitra kerja SMSI, serta perwakilan organisasi pers se-Kabupaten Indramayu. Hadir pula Sekjen SMSI Pusat Makali Kumar, Ketua SMSI Jawa Barat Hardiansyah, serta para penguji dari Lembaga Uji Pikiran Rakyat.

(Andika/Smr/Diskom).

Bermotto ‘Mulus Rahayu’, Desa Cikawung Siap Rebut Predikat Desa Tangguh Pangan Nasional

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, resmi menjadi wakil Jawa Barat dalam ajang Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Nasional 2025. Penilaian tahap wawancara digelar secara daring di Indramayu Command Center (ICC), menjadi momentum penting bagi desa yang dikenal dengan semboyan “Mulus Rahayu” ini untuk unjuk prestasi dan inovasi terbaiknya,” Rabu, (29/10/2025).

Kuwu Cikawung, Sept Rahayu, menegaskan komitmen desanya melalui tema besar pembangunan: “Desa Tangguh Ketahanan Pangan Menuju Mulus Rahayu.” Tema itu merepresentasikan semangat kemandirian, kesejahteraan, serta upaya menjaga kelestarian alam yang terus dijaga bersama oleh warga.

Berada di ujung selatan Indramayu, Cikawung menjadi “gerbang” perbatasan dengan Kabupaten Sumedang dan Majalengka. Letaknya yang strategis karena bersinggungan langsung dengan Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) menjadikan Cikawung satu-satunya desa di Indramayu dengan bentang alam perbukitan.

Desa ini memiliki luas wilayah 7.368 hektare, terdiri atas lahan Perhutani 5.650 hektare, lahan persawahan 1.588 hektare, dan permukiman 130 hektare. Meski berjarak sekitar 28 kilometer dari pusat kecamatan dan 72 kilometer dari pusat kabupaten, pelayanan publik di Cikawung tetap berjalan cepat dan tanggap, berkat sistem pemerintahan desa yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan jumlah penduduk mencapai 8.140 jiwa 4.011 laki-laki dan 4.129 perempuan sekitar 42 persen di antaranya bekerja sebagai petani. Tak heran bila sektor pertanian menjadi nadi utama perekonomian desa.

Pemerintah Desa Cikawung juga dikenal inovatif dalam mengembangkan layanan publik berbasis digital dan sosial, di antaranya:

CIKINI (Cikawung Info Terkini) – portal informasi terpadu yang memuat berita desa, layanan tanggap bencana (Si Cinta), serta laporan kegiatan warga.

SICEPOT (Sistem Pelayanan Cepat dan Tidak Repot) – sistem administrasi daring yang mempermudah pembuatan surat-surat resmi.

Pojok Ilmu – ruang baca di kantor desa untuk meningkatkan literasi dan menumbuhkan budaya belajar sambil menunggu pelayanan.

Di bidang ketahanan pangan, Cikawung menjadi salah satu sentra unggulan di Kabupaten Indramayu. Melalui kerja sama dengan Perhutani, desa ini memperoleh lahan garapan seluas 4.040 hektare dari total lahan 5.708 hektare untuk periode 2023–2024.

Pemanfaatan lahan itu mencakup:

Hortikultura: ±200 hektare

Jagung: ±1.350 hektare

Sawah: 795 hektare

Padi gogo: 1.705 hektare

Dengan luas lahan jagung mencapai 1.350 hektare, sekitar 600 petani mampu memproduksi hingga 3.400 ton jagung per tahun, dengan harga jual Rp5.500/kg (basah) hingga Rp6.600/kg (kering). Prestasi itu menegaskan posisi Cikawung sebagai lumbung jagung unggulan di Jawa Barat.

Dengan deretan inovasi, ketangguhan pangan, dan semangat gotong royong yang kuat, Desa Cikawung tak hanya menjadi kebanggaan Indramayu, tetapi juga inspirasi bagi desa-desa lain dalam mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan menuju “Mulus Rahayu,”

(Andika/Smr/Diskom).

Momentum Sumpah Pemuda dan Hari Santri, Bupati Lucky Hakim Resmikan Perbup Pesantren: Teguhkan Komitmen Cetak Generasi Berakhlak Mulia

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Ada nuansa istimewa dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025 di Kabupaten Indramayu. Di momen bersejarah yang juga bertepatan dengan Hari Santri Nasional itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama Wakil Bupati Syaefudin menghadirkan kado berharga bagi kalangan muda, khususnya para santri dan santriwati. Kado tersebut berupa disahkannya Peraturan Bupati (Perbup) Indramayu Nomor 42 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Perda Nomor 2 Tahun 2022 mengenai Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren.

Lahirnya Perbup ini mencerminkan komitmen kuat Bupati Lucky Hakim dalam membina generasi muda agar tumbuh menjadi sumber daya manusia yang religius, cerdas, dan berakhlak mulia. Tak butuh waktu lama, regulasi ini diterbitkan pada 20 Oktober 2025 sebagai wujud nyata dukungan pemerintah daerah terhadap kemajuan dunia pesantren di Indramayu.

Dalam Perbup tersebut ditegaskan, pesantren memiliki peran strategis sebagai lembaga pendidikan, dakwah, sekaligus pemberdayaan masyarakat. Pemerintah daerah mengakui pesantren sebagai mitra penting dalam membangun karakter bangsa dan menanamkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Langkah ini juga selaras dengan visi besar Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong), di mana penguatan peran pesantren menjadi bagian penting dari pilar religius.

Secara konkret, Pemkab Indramayu akan memberikan rekognisi, afirmasi, dan fasilitasi kepada pesantren yang telah terdaftar dan memperoleh izin operasional dari Kementerian Agama. Dukungan ini diharapkan mampu memperluas peran pesantren sebagai pusat pembinaan moral dan penggerak pemberdayaan masyarakat.

Bupati Lucky Hakim menegaskan, kebijakan ini bukan sekadar bentuk penghargaan, melainkan langkah visioner untuk menyiapkan generasi muda Indramayu menuju Indonesia Emas 2045.

“Dengan adanya rekognisi, pemerintah dapat memberikan apresiasi dan penghargaan kepada pesantren. Yang terpenting, pesantren kini memiliki akses untuk terus mengembangkan sayapnya,” ujar Bupati Lucky Hakim.

Selamat Hari Sumpah Pemuda dan Hari Santri Nasional — saatnya pemuda dan santri Indramayu bersatu, melangkah bersama menuju masa depan yang beriman, berdaya, dan berakhlak mulia.

(Andika/Smr/Diskom).