Program P3-TGAI Rp195 Juta di Desa Sukamahi Tingkatkan Infrastruktur Irigasi Pertanian

BOGOR.radarinformasi.com – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 kembali dilaksanakan di wilayah Kabupaten Bogor. Kali ini, pembangunan saluran irigasi dilaksanakan di Daerah Irigasi (D.I.) Ciseuseupan, Desa Sukamahi, Kecamatan Megamendung.

Program yang berada di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane tersebut didanai melalui APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp195.000.000.
Berdasarkan papan informasi kegiatan di lokasi, pekerjaan dimulai pada 17 Juni 2026 dengan Nomor PKS HK.02.01/PKS/Bbws4.9.4/VI/2026/417.89. Pelaksanaan kegiatan dipercayakan kepada P3A Mitra Cai Sahabat Sejati dengan Ketua Pelaksana Ujang Munzali.

Ujang Munzali mengatakan, pembangunan saluran irigasi melalui program P3-TGAI merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas jaringan irigasi guna mendukung produktivitas sektor pertanian. Menurutnya, saluran yang baik akan membuat distribusi air menuju lahan pertanian menjadi lebih lancar sehingga kebutuhan air para petani dapat terpenuhi secara optimal.

“Program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada para petani melalui pembangunan infrastruktur irigasi berbasis swakelola masyarakat. Kami berharap saluran yang telah dibangun ini dapat memperlancar aliran air ke area persawahan sehingga mampu meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan para petani,” ujar pria yang akrab disapa Ust. Jali saat ditemui di lokasi, Sabtu (25/7/2026).

Ia menambahkan, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada proses pembangunan, tetapi juga pada kepedulian masyarakat dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun menggunakan anggaran negara.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga, khususnya para petani, agar bersama-sama merawat saluran irigasi ini. Jangan membuang sampah ke saluran air dan rutin membersihkannya agar tidak terjadi penyumbatan yang dapat menghambat aliran air menuju lahan pertanian. Irigasi yang bersih dan terawat adalah tanggung jawab kita bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Ust. Jali juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Desa Sukamahi beserta jajaran Pemerintah Desa yang telah memberikan dukungan dan bantuan selama pelaksanaan kegiatan sehingga pekerjaan dapat berjalan dengan baik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala Desa Sukamahi beserta seluruh jajaran atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan demi kelancaran pelaksanaan program ini. Harapan kami, amanah yang diberikan kepada seluruh pihak dapat dijaga dengan penuh tanggung jawab. Mari kita bersama-sama menjaga nama baik Desa Sukamahi, yang dikenal sebagai salah satu desa terbaik di Kabupaten Bogor, dengan bekerja secara jujur, transparan, serta selalu mengutamakan kepentingan masyarakat,” tuturnya.

Melalui pola swakelola, masyarakat yang tergabung dalam Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dilibatkan secara langsung dalam proses pembangunan. Selain meningkatkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan, program ini juga diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong, memberdayakan tenaga kerja lokal, serta memastikan keberlanjutan pemeliharaan jaringan irigasi.

Dengan selesainya pembangunan saluran irigasi di D.I. Ciseuseupan, diharapkan pasokan air menuju lahan pertanian di Desa Sukamahi dapat semakin optimal, sehingga memberikan manfaat nyata bagi para petani sekaligus mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Megamendung.

Red

Pembangunan P3-TGAI di Desa Sukamaju Masuki Tahap Akhir, Ketua P3A: Kini Irigasi Mampu Mengairi Hingga 15 Hektare Sawah

BOGOR.radarinformasi.com – Pembangunan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 di Daerah Irigasi (D.I.) Cibalandongan, Desa Sukamaju, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, kini telah memasuki tahap akhir. Saat ini, para pekerja tengah menyelesaikan proses penghalusan (finishing) pada bangunan turap sebagai bagian dari penyelesaian pekerjaan sebelum dilakukan pemeriksaan akhir.

Program yang didanai melalui APBN Tahun 2026 dengan nilai sebesar Rp195.000.000 tersebut merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane dan dilaksanakan secara swakelola oleh P3A Mitra Cai Sukamaju.

Ketua P3A Mitra Cai Sukamaju, Topik, S.Pd.I., mengatakan bahwa proses pembangunan berjalan sesuai tahapan dan kini telah memasuki tahap penyelesaian akhir. Ia berharap seluruh pekerjaan dapat segera rampung sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat, khususnya para petani di Desa Sukamaju.

“Alhamdulillah, saat ini pekerjaan sudah memasuki tahap finishing. Kami terus berupaya menyelesaikan seluruh tahapan dengan sebaik-baiknya agar hasil pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat bagi para petani dan masyarakat yang memanfaatkan saluran irigasi,” ujar Topik saat ditemui di lokasi, Sabtu (25/7/2026).

Menurutnya, pembangunan saluran irigasi yang baik akan berdampak langsung terhadap kelancaran distribusi air ke areal persawahan sehingga produktivitas pertanian dapat meningkat.

“Ketika salurannya bagus, maka air yang mengalir juga akan bagus. Terutama untuk para petani yang sebelumnya hanya dapat mengairi lahan sekitar 2 hingga 3 hektare, sekarang insyaallah bisa menjangkau hingga sekitar 15 hektare. Selain itu, manfaatnya juga akan dirasakan oleh warga yang berada di sekitar aliran sungai,” ucapnya.

Topik juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat hasil pembangunan tersebut agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga fasilitas irigasi ini. Pembangunan ini merupakan aset bersama yang dibangun menggunakan anggaran negara untuk kepentingan masyarakat. Mari kita rawat dan pelihara bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu yang lama,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Topik turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kepala Desa Sukamaju beserta seluruh jajaran Pemerintah Desa Sukamaju atas dukungan dan sinergi yang telah diberikan selama proses pelaksanaan Program P3-TGAI.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala Desa Sukamaju beserta seluruh perangkat desa yang telah memberikan dukungan, koordinasi, dan kerja sama sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik hingga memasuki tahap akhir. Semoga sinergi ini terus terjalin demi kemajuan sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat Desa Sukamaju,” tuturnya.

Dengan segera rampungnya pekerjaan tersebut, Program P3-TGAI diharapkan mampu meningkatkan fungsi jaringan irigasi di Daerah Irigasi Cibalandongan, memperlancar distribusi air ke lahan pertanian, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi para petani dan masyarakat sekitar dalam mendukung ketahanan pangan di Desa Sukamaju.

Red

KPM Desa Sukakarya kembali Terima BLT- DD selama 3 Bulan

KPM Desa Sukakarya kembali Terima BLT- DD selama 3 Bulan

BOGOR.radarinformasi.com- Sebanyak 135 Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ) Warga Desa Sukakarya, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor terlihat sumringah, karena dipenghujung tahun 2022 ini mendapatkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa yang disalurkan di Aula kantor desa, pada Minggu (25/12/2022).

Nominal sebesar Rp. 900.000,00 yang di distribusikan oleh Pemerintah Desa Sukakarya dapat diterima KPM secara utuh tanpa adanya potongan apapun, penyaluran Dana Desa tersebut dihadiri oleh Iwan Darmawan selaku Kasi Pelayanan Masyarakat, Hasan Sukandi ( Kepala Desa ) yang diwakilkan , Ketua BPD, Babhinmas dan Babhinsa serta para Ketua RT dan RW.

Iwan Darmawan berharap BLT Dana Desa ini bermanfaat bagi KPM, ” Semoga uang tersebut bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhannya, karena uang disalurkan 3 bulan sebesar Rp. 900.000,- “.

“Saya atas nama Pemerintah Kecamatan mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat yang sudah memprogramkan BLT Dana Desa dan semoga di tahun 2023 program ini masih ada dan masyarakat masih bisa mendapatkannya”, pungkasnya.

Selanjutnyasalahsatu KPM yang enggan disebutkan namanya mengatakan, “Alhamdulilah ini sebuah keberkahan buat kami penerima, karna uang ini bisa meringankan beban kehidupan kami, kami tak lupa ucapkan terimakasih buat pemerintah desa maupun pemerintah pusat”, ujarnya dengan bahagia.

Red

Pemdes Gadog gelar Vaksinasi Tahap 1dan 2 dengan menyediakan 1000 Kuota

Pemdes Gadog gelar Vaksinasi Tahap 1dan 2 dengan menyediakan 1000 Kuota

BOGOR,radarinformasi.com- Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Pemerintah Desa Gadog, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, mengundang seluruh Warganya untuk melaksanakan Vaksinasi yang berlokasi di SDN Gadog 06, dengan harapan agar virus yang mematikan tersebut cepat berlalu, antusias Warga juga tampak luar biasa, hal tersebut terlihat dari banyaknya Warga yang dengan sukarela antri Vaksin demi mendukung program dari pemerintah, Selasa (28/09/21).

Dalam pelaksanaan vaksinasi, protokoler kesehatan tetap diterapkan, semua Warga yang datang di wajibkan memakai masker, mencuci tangan dan juga menjaga jarak, Dedi Junaedi selaku Kepala Desa Gadog berharap agar pelaksanaan vaksinasi ini tidak menyebabkan penyebaran virus secara signifikan, maka untuk itu kesadaran dari Warga sangat diperlukan demi kelancaran dan keamanan vaksinasi ini.

Petugas keamananpun tak bosannya menghimbau kepada Warga agar tidak berkerumun dan mengikuti antrian secara tertib. Untuk vaksinasi kali ini tersedia 1000 kuota dengan rincian, untuk vaksin tahap 1 sebanyak 500 kuota dan vaksin tahap 2 juga tersedia 500 kuota.

“Allhamdulillah antusias warga sangat luar biasa, ini semua tak lepas dari peran serta Rt/Rw yang selalu mengajak Warga agar ikut vaksin, ini sudah vaksin yang kedua dengan kuota sebanyak 1000 kuota, mudah-mudahan ke depannya semua warga Gadog sudah bisa mengikuti vaksinasi”, ujar Dedi.

Masih menurutnya, “Vaksin kali ini 90% untuk warga Desa Gadog dan sisanya untuk Masyarakat umum”.

Reporter : Erwin
Redaktur : Dewi Pelangi

Warga Rt.04/04 ungkapkan Kekecewaan dengan Pasang Spanduk Penolakan Proyek Cimory

Warga Rt.04/04 ungkapkan Kekecewaan dengan Pasang Spanduk Penolakan Proyek Cimory

BOGOR.radar.informasi.com – Untuk mengembangkan usahanya dalam bidang produk olahan susu, Cisarua Mountain Dairy atau yang lebih dikenal Cimory Riverside, tengah melaksanakan pembangunan, akan tetapi sangat disayangkan proyek yang tengah dijalankan banyak menuai protes Warga Desa Cipayung Girang, Rt.04/04 Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jum’at (02/04/21).

Pasalnya Cimory yang merupakan bagian destinasi dari wisata Puncak ini, saat melakukan pembangunan diduga merugikan para pengendara, baik roda dua ataupun roda empat, bahkan trotoar sebagai fasilitas umum tampak retak – retak akibat sering keluar masuknya truk besar ke dalam area proyek, belum lagi air lumpur mengalir sepanjang jalan akibat dari penyemprotan ban truk yang hendak keluar area proyek.

Lebih miris lagi, Warga Rt.04/04 sejak 15 Maret lalu menempelkan karton besar dengan bertuliskan aksi penolakan karena menurut Warga pihak Cimory tidak melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada Masyarakat sekitar. Hj.Sri Budi Subekti selaku Kepala Desa Cipayung Girang saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihak Pemdes telah melakukan mediasi dengan pihak Cimory.

“Kita sudah dua kali melakukan mediasi, tapi sangat disayangkan dari pihak Cimory hanya HRD yang mewakilkan sehingga tidak bisa memberi keputusan, saat ini kita tengah menunggu hasil, saya minta kepada Masyarakat untuk bersabar”, jawabnya singkat.

Sementara itu Nando selaku HRD dari Cimory Riverside saat dikonfirmasi melalui seluler tidak memberikan jawaban apapun hingga berita ini ditayangkan.

Red

Seorang Gadis ditemukan Tak Bernyawa di Pasir Angin – Megamendung

Seorang Gadis ditemukan Tak Bernyawa di Pasir Angin – Megamendung

BOGOR.radar.informasi.com – Warga Desa Pasir Angin, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas tergeletak. Mayat yang diketahui berjenis kelamin perempuan tersebut saat ditemukan mengenakan celana jeans dan kaos biru, Rabu (10/03/21) pukul 06.00 WIB.

Korban selanjutnya di bawa ke RSUD Ciawi untuk dilakukan otopsi, beberapa saat kemudian, tepatnya pukul 11.00 WIB, pihak keluarga mendatangi RSUD Ciawi dan diketahui mayat tersebut bernama Elya Lisnawati dan beralamat di
Kp.Tenggek Rt 03/01 Desa Cimande Hilir, Kecamtan Caringin, Kabupaten Bogor – Jawa Barat.

“Saat ini korban telah diketahui identitasnya, bahkan kami (Pemdes Cimande Hilir) dan pihak keluarga telah ke RSUD Ciawi untuk memastikan identitas korban”, ungkap salahsatu Staff Desa.

Hingga berita ini ditayangkan belum diketahui pasti apa penyebab meninggalnya wanita tersebut.

Red

ASN, TNI dan POLRI Megamendung Terima Vaksin Sinovac Tahap Pertama

ASN, TNI dan POLRI Megamendung Terima Vaksin Sinovac Tahap Pertama

BOGOR.radar.informasi.com – Selain tetap menerapkan PPKM dan protokoler kesehatan, Pemerintah juga telah mulai melakukan Vaksinasi untuk mencegah penularan Virus Covid-19, kali ini Kecamatan Megamendung yang terdiri dari TNI, ASN dan POLRI menjadi target vaksinasi, karena mereka merupakan garda terdepan dalam pencegahan dan penularan Virus mematikan tersebut, Kamis (03/03/21) dari pukul 09.00 WIB s/d pukul 13.00 WIB.

Endi Rusmawan, S.SOS selaku Camat Megamendung berharap dengan adanya penyuntikan Vaksin Sinovac ini seluruh Masyarakat Indonesia terhindar dari Covid-29, khususnya Masyarakat Megamendung, selain itu juga agar para ASN, TNI dan POLRI dapat menjalankan tugas dalam pencegahan Covid-19 dengan maksimal.

“Adapun setelah dilakukan vaksinasi dan observasi terhadap ASN, TNI, POLRI , semua di nyatakan sehat, yang dinyatakan lolos skrining 87 orang dan yang tidak lolos atau ditunda sebanyak 14 orang, dengan rincian, Kecamatan 35 orang, Polsek 34 Personil, Koramil 10, Pol.PP. 9, KUA 3, MUI 10 dan jumlah keseluruhan mencapai 101 orang”, ujar Camat.

Dari awal hingga akhir acara berjalan aman, tertib dan tetap menjalankan protokoler kesehatan.

Red

Lewat Desa Kuta tanpa Melengkapi Protokol Kesehatan, Silahkan Putar Balik…!!!

Lewat Desa Kuta tanpa Melengkapi Protokol Kesehatan, Silahkan Putar Balik…!!!

BOGOR.radar.informasi.com – Bhabinsa bersama Kades Kuta memutarbalikkan arah kendaraan yang akan melintas dan memasuki wilayahnya tanpa dilengkapi Protokol Kesehatan, Sabtu (13/02/21).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di pertigaan Waru Doyong, Desa Kuta, Kecamatan Megamendung oleh team Satgas Covid-19 Desa dan Kusnadi selaku Kepala Desa beserta Staff Desa, dengan tujuan guna melaksanakan pengawasan dan penegakkan PPKM skala Mikro.

Untuk sasaran kegiatan, mulai dari kendaraam roda 2 ataupun roda 4 yang akan melintasi Desa Kuta, dengan melakukan tindakan penegakkan PPKM dan pengecekan Personel sesuai protokol Kesehatan, Memutarbalikkan arah tujuan kendaraan yang akan memasuki dan atau melintasi jalan alternatif Puncak, Cisarua melalui wilayah Desa terutama penumpang kendaraan yang Personelnya tidak membawa surat keterangan Rapid Antigen”, ujar Bhabinsa Desa Kuta, Sertu Aripin.

Reporter : Red
Refaktur : Dewi Pelangi

Desa Sukakarya Salurkan Pendistribusian Bansos Gubernur Tahap II

Desa Sukakarya Salurkan Pendistribusian Bansos Gubernur Tahap II

Karang Taruna Desa Sukakarya Kecamatan Megamendung turut berperan aktif dalam pelaksanaan penyaluran Bantuan Sosial dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang langsung disalurkan kepada masyarakat terdampak covid 19, meskipun dana bantuan provinsi di tahap dua ini mengalami pengurangan jumlah KPM akan tetapi pelaksanaannya tetap aman dan tertib.

Pihak pemerintah Desa pun memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar dengan adanya pengurangan jumlah KPM ini tidak timbul gejolak ataupun kecemburuan sosial, hal tersebut bertujuan agar masyarakat juga memahami bahwa semua data yang ada adalah hadil verifikasi dari pmerintah pusat dan bukan kewenangan pihak desa.

Meskipun tidak terjadi gejolak akan tetapi pemerintah Desa Sukakarya tetap berharap agar ada penjelasan yang pasti dengan adanya pengurangan tersebut.

Petani Sukagalih Antusias adanya P3A-TGAI dari PUPR

Petani Sukagalih Antusias adanya P3A-TGAI dari PUPR

Untuk memperlancar irigasi dan mempermudah pengairan bagi aliran persawahan, Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi menggelontorkan dana sebesar Rp. 195.000.000,00 untuk saluran irigasi yang saat ini tengah dilaksanakan.

Salah satunya di Desa Sukagalih Kecamatan Megamendung. Pembangunan irigasi yang diketuai oleh Ridwan tersebut mendapat sambutan baik dari warga terutama para petani yang langsung merasakan mandaatnya.

Hal tersebut diutarakan oleh tokoh masyarakat setempat, sebagai perwakilan masyarakat, selain itu Ia juga berharap untuk kedepannya agar ada penambahan anggaran sehingga yang belum tercover bisa di realisasikan.