Gincu-Ayu 2025: Ajang Inovasi Wujudkan Pemerintahan Kreatif di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Gelaran perdana Gincu-Ayu 2025 menjadi momentum baru bagi Kabupaten Indramayu dalam memperkuat ekosistem inovasi daerah. Program ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong kreativitas lintas sektor, mulai dari pelajar hingga pelaku UMKM.

Acara puncak yang digelar pada Kamis (13/11/2025) oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang) ini menjadi ajang penghargaan bagi para inovator dari seluruh penjuru Indramayu.

Kepala Bappeda Litbang, Iin Indrayani, dalam sambutannya menegaskan bahwa Gincu-Ayu bukan sekadar kompetisi, melainkan strategi untuk membangun budaya inovasi yang berkelanjutan.

“Inovasi menjadi pilar penting untuk menghadirkan pemerintahan yang cepat, tepat, dan mudah diakses masyarakat, serta mendorong ekonomi lokal tumbuh lebih progresif,” ujarnya.

Iin menambahkan, penyelenggaraan Gincu-Ayu bertujuan mencetak sumber daya manusia yang kreatif sekaligus menghadirkan solusi nyata atas persoalan daerah melalui ide-ide baru yang aplikatif dan bernilai tambah.

Penjurian kompetisi berlangsung sejak Juli hingga Oktober 2025. Tahun ini tercatat 141 inovasi terdaftar, terdiri dari 34 gagasan dari perangkat daerah, 44 inovasi UPTD, 33 dari sekolah, serta 30 inovasi UMKM. Total hadiah yang diperebutkan mencapai lebih dari Rp. 100 juta, dengan rincian Rp. 42 juta untuk kategori perangkat daerah dan UPTD, Rp. 44 juta untuk UMKM, serta Rp. 28,5 juta bagi pelajar dan mahasiswa.

Apresiasi juga datang dari Kepala Bidang Inovasi dan Teknologi BP2D Jawa Barat, Arif Dhany Sutadian, yang menyebut Gincu-Ayu sebagai langkah strategis membangun daerah yang adaptif dan unggul.

“Gincu-Ayu bukan hanya agenda kompetisi, tetapi ruang kolaborasi untuk melahirkan inovasi yang memberi dampak luas. Ini bisa menjadi rujukan daerah lain dalam memperkuat daya saing,” katanya.

Dengan terlaksananya Gincu-Ayu 2025, Indramayu diharapkan semakin siap melangkah sebagai daerah inovatif, berdaya saing, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

(Andika/Sbr/Diskom).

Bakal Calon Kuwu Indramayu Jalani Seleksi Akademik, Siap Hadirkan Pemimpin Desa Berkualitas

INDRAMAYUradarinformasi.com
Menjelang Pemilihan Kuwu Serentak Kabupaten Indramayu 2025, pemerintah daerah memperketat proses seleksi untuk memastikan calon pemimpin desa benar-benar kompeten. Salah satu langkah penting adalah Seleksi Akademik, khusus bagi desa yang memiliki lebih dari lima bakal calon kuwu.

Pelaksanaan tahap awal ini berlangsung di Universitas Wiralodra Indramayu pada Jum’at (14/11/2025), diikuti 122 peserta yang menjalani tes tertulis berbasis komputer. Panitia seleksi tingkat desa diminta menghadirkan seluruh calon sesuai aturan yang berlaku.

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Indramayu, Kadmidi, menegaskan bahwa seleksi akademik menjadi fondasi penting untuk menentukan kualitas calon pemimpin. Ia menambahkan bahwa pelaksanaan tes berjalan lancar dan diikuti antusias oleh para peserta.

“Alhamdulillah, hari ini kami menyelenggarakan tes tertulis bagi para bakal calon kuwu yang jumlahnya lebih dari lima orang di setiap desa. Tes dilaksanakan di Pusat Bahasa Universitas Wiralodra Indramayu,” jelas Kadmidi.

Usai tes tertulis, peserta akan melanjutkan ke tes wawancara yang dijadwalkan pada 17–18 November 2025. Kadmidi mengimbau seluruh calon untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin agar bisa masuk lima besar dan melaju ke tahapan pemilihan kuwu.

Bagi peserta yang belum lolos seleksi awal, Kadmidi menekankan bahwa hasil ini menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kemampuan.

Dengan penyelenggaraan seleksi tambahan ini, Pemkab Indramayu berharap proses pemilihan kuwu berjalan objektif, transparan, dan menghasilkan calon pemimpin desa yang unggul serta dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

(Andika/Sbr/Diskom).

BPBD Indramayu Gelar Apel Siaga Hadapi Musim Hujan, Wujudkan Desa Tangguh dan Sekolah Aman

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Menjelang puncak musim hujan, Pemerintah Kabupaten Indramayu memperkuat kesiapan menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi melalui Apel Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2025 yang digelar di halaman Kantor BPBD Indramayu, Rabu (12/11/2025).

Apel dipimpin oleh Asisten Administrasi Aan Hendrajana, mewakili Bupati Indramayu Lucky Hakim, dan diikuti unsur TNI, Polri, BPBD, Basarnas, relawan, pelajar, serta masyarakat. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memastikan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi banjir, rob, angin puting beliung, hingga kekeringan yang kerap melanda wilayah pesisir dan pedalaman Indramayu.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menegaskan bahwa kondisi geografis Indramayu yang membentang dari pesisir hingga kawasan pertanian menjadikan daerah ini memiliki potensi bencana yang beragam.

“Wilayah pesisir seperti Pasekan, Cantigi, Losarang, dan Kandanghaur rawan banjir dan rob. Sedangkan daerah tengah dan selatan sering diterpa angin puting beliung. Di sisi lain, kemarau panjang juga memunculkan ancaman kekeringan dan krisis air bersih,” ujarnya.

Menurut Lucky, kesiapsiagaan bencana bukan sekadar agenda tahunan, melainkan kebutuhan yang harus terus ditanamkan di seluruh lapisan masyarakat. Hingga tahun 2025, BPBD Indramayu telah membentuk 59 Desa Tangguh Bencana (Destana) dan memberikan pelatihan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kebencanaan di 69 desa.

Langkah itu diperkuat dengan penerapan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) serta pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) di sekolah, guna menumbuhkan kesadaran bencana sejak usia dini.

“Kami ingin generasi muda Indramayu tumbuh menjadi generasi tanggap dan peduli lingkungan,” tegas Lucky.

Selain itu, Pemkab Indramayu juga menggandeng dunia usaha melalui program CSR untuk mendukung sarana dan sumber daya penanggulangan bencana.

Puncak kegiatan apel diwarnai dengan simulasi evakuasi korban banjir, yang menjadi ajang uji koordinasi lintas instansi. Lucky menekankan bahwa simulasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan latihan nyata untuk menguji sistem komando dan kecepatan respon saat bencana terjadi.

“Kami ingin setiap unsur tahu perannya, siapa bertanggung jawab, dan bagaimana bergerak cepat serta terkoordinasi,” tambahnya.

Menutup kegiatan, Bupati Lucky Hakim mengapresiasi seluruh peserta apel dan relawan atas dedikasi mereka dalam menjaga kesiapsiagaan daerah.

“Kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama. Dengan gotong royong dan kebersamaan, Indramayu siap menjadi daerah yang sigap dan tangguh menghadapi bencana,” pungkasnya.

Apel kesiapsiagaan ini menjadi wujud nyata komitmen Indramayu dalam membangun masyarakat yang siap menghadapi ancaman bencana tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga kuat dalam semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.

(Andika/Sbr/Diskom)

PORSENITAS XII di Indramayu: Ajang Kebersamaan dan Unjuk Potensi Daerah Perbatasan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Kabupaten Indramayu mendapat kehormatan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga dan Pentas Seni Antar Daerah Perbatasan (PORSENITAS) XII sekaligus Pameran Produk Unggulan KUNCI BERSAMA Tahun 2025.

Ajang tahunan yang mempertemukan kabupaten/kota di wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah ini resmi dibuka di Alun-alun Indramayu, Selasa malam (7/10/2025). Tahun ini, pelaksanaan PORSENITAS terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-498 Kabupaten Indramayu.

Selama lima hari, mulai 7 hingga 11 Oktober 2025, Indramayu dipenuhi semarak berbagai kegiatan olahraga, seni, dan pameran potensi unggulan dari daerah peserta.

Sedikitnya sepuluh cabang olahraga dipertandingkan, mulai dari tenis lapangan, bulu tangkis, tenis meja, catur, bakiak, lari balok, pickleball, sepak takraw, bola voli, hingga voli pasir. Tak hanya itu, pameran produk unggulan daerah turut menarik perhatian masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat potensi ekonomi lokal masing-masing wilayah.

Kegiatan ini diikuti oleh 10 kabupaten/kota anggota KUNCI BERSAMA, yakni Kabupaten Kuningan, Cirebon, Pangandaran, Majalengka, Ciamis, Brebes, Cilacap, Kota Cirebon, Kota Banjar, dan Indramayu sebagai tuan rumah.

Pembukaan berlangsung meriah dengan nuansa budaya yang kental. Tujuh kesenian Warisan Budaya Takbenda (WBTB) ditampilkan, di antaranya Tari Randu Kentir, Berokan, Tari Topeng Kelana Udeng, Sintren, Gong Renteng, Kuda Lumping, dan Bujanggaan — menjadi suguhan memukau bagi tamu undangan dan masyarakat yang hadir.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya. Ia menilai, meski Indramayu merupakan anggota termuda dalam KUNCI BERSAMA, masyarakat menyambut ajang ini dengan antusias tinggi dan keramahan khas Wiralodra.

“PORSENITAS bukan sekadar lomba olahraga atau pentas seni, tapi juga wadah mempererat kebersamaan, bertukar pengalaman, dan memperkuat kerja sama antardaerah. Semoga kegiatan ini memberi manfaat ekonomi dan memperkuat kolaborasi lintas wilayah,” ujar Lucky.

Sementara itu, Ketua KUNCI BERSAMA sekaligus Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar turut mengapresiasi sambutan hangat dari tuan rumah. Ia menyebut, pertemuan di “tanah Wiralodra” ini menjadi simbol semangat kekeluargaan dan kebersamaan antarwilayah.

“PORSENITAS adalah wadah untuk memperkuat sportivitas dan persaudaraan lintas batas. Dengan kebersamaan yang kokoh, KUNCI BERSAMA akan terus melangkah maju,” ujarnya.

Acara pembukaan secara resmi dilakukan oleh Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Jawa Barat, Faiz Rahman, mewakili Gubernur Jawa Barat. Ia turut mengucapkan selamat ulang tahun bagi Kabupaten Indramayu sekaligus mengapresiasi keberhasilan penyelenggaraan kegiatan berskala regional ini.

“Di tengah tantangan ekonomi, kegiatan seperti ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus sarana untuk memperkuat potensi budaya, olahraga, dan pariwisata daerah. Siapa pun pemenangnya, yang menang tetap KUNCI BERSAMA,” ungkapnya.

PORSENITAS XII 2025 bukan hanya perayaan olahraga dan seni, melainkan simbol persatuan dan kolaborasi lintas daerah perbatasan. Dengan semangat “KUNCI BERSAMA”, kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi bagi terwujudnya wilayah yang maju, berdaya saing, dan sejahtera bersama.

(Andika/Diskom).

Potensi Daerah dan Produk Unggulan Meriahkan Pameran KUNCI BERSAMA di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Suasana semarak menyelimuti area Sport Center Indramayu pada Rabu malam (8/10/2025), saat 17 stan pameran dari kabupaten dan kota anggota KUNCI BERSAMA resmi dibuka. Pameran ini menjadi bagian dari Pekan Olahraga dan Seni Antar Daerah Perbatasan (Porsenitas) XII Tahun 2025, yang digelar mulai 8 hingga 12 Oktober.

Kegiatan tersebut menampilkan beragam potensi dan produk unggulan dari 10 daerah anggota KUNCI BERSAMA. Selain pameran antardaerah, terdapat pula 20 stan Pameran Pembangunan dari berbagai SKPD Kabupaten Indramayu yang memperkenalkan inovasi, layanan publik, hingga hasil pembangunan daerah.

Sebagai rangkaian Hari Jadi ke-498 Kabupaten Indramayu, panitia juga menghadirkan 150 stan Pasar Rakyat yang dikelola pelaku UMKM lokal. Ajang ini bukan hanya sarana promosi potensi daerah, tetapi juga momentum untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparra) Indramayu, Ahmad Syadali, selaku Ketua Pelaksana Porsenitas XII mengatakan, kegiatan ini menjadi wadah memperkuat kerja sama antardaerah sekaligus memperkenalkan hasil pembangunan di setiap wilayah.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak atas dukungannya. Semoga pameran ini mempererat silaturahmi dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Sekretariat KUNCI BERSAMA, Maman Suparman, mewakili Ketua Sekretariat KUNCI BERSAMA, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, menyebutkan bahwa setiap daerah menampilkan 10 produk unggulan. Ia menilai pameran ini efektif mendorong pertumbuhan transaksi ekonomi serta menjadi wadah pertukaran pengalaman antar pelaku usaha.

“Kegiatan ini selalu memberi dampak positif. Produk unggulan daerah makin dikenal, masyarakat terhibur, dan sektor ekonomi lokal pun bergairah,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan yang memperkuat kolaborasi antarwilayah.

“Pameran ini bukan sekadar ajang promosi, tetapi juga ruang untuk bertukar ide dan memperkuat persaudaraan,” ungkapnya.

Lucky berharap kegiatan bertema “Informasi dan Pelayanan” ini mampu meningkatkan perputaran ekonomi lokal sekaligus menjadi sarana edukatif dan rekreatif bagi masyarakat.

“Mari bersama membangun Indramayu yang REANG – Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong,” tutupnya.

Usai sambutan, Bupati dan Wakil Bupati Indramayu bersama jajaran KUNCI BERSAMA meninjau sejumlah stan pameran. Mereka mengapresiasi kreativitas para peserta yang menampilkan inovasi dan potensi terbaik dari masing-masing daerah.

(Andika/Diskom).

Porsenitas XII 2025: Tim Catur Cepat Indramayu Sabet Emas Usai Laga Sengit

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Gelaran Pekan Olahraga dan Pentas Seni Perbatasan (Porsenitas) XII Tahun 2025 di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menghadirkan persaingan ketat antar daerah peserta. Dalam cabang catur cepat beregu eselon, tuan rumah Indramayu sukses merebut medali emas setelah menundukkan lawan tangguh dari Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Pangandaran. Pertandingan digelar di Aula Dinas Keuangan dan Aset Daerah, Rabu (8/10/2025).

Tim Indramayu yang dipimpin Muhammad Zaenal Mutaqin, Kepala BKPSDM Kabupaten Indramayu, tampil impresif hingga laga pamungkas. Kedua tim Indramayu dan Majalengka sempat mengumpulkan poin sama, yakni 15 poin. Namun di babak penentuan, Indramayu berhasil menambah 3 poin berkat kemenangan gemilang dari Zaenal Mutaqin dan Pedy Chrisnaedy, yang memastikan posisi puncak dan menyegel emas untuk daerahnya.

“Pertandingan kali ini cukup berat. Lawan bermain sangat taktis dan penuh kejutan. Tapi kami mampu membalikkan situasi lewat strategi serangan cepat,” ujar Zaenal, yang diamini oleh Pedy.

Menurut keduanya, laga berlangsung intens dan menuntut fokus tinggi. Banyak pemain terjebak dalam strategi lawan hingga kehilangan raja mereka akibat salah langkah.

Sementara itu, Koordinator Cabor Catur Porsenitas XII, Nana Sugiana, menjelaskan bahwa pertandingan catur cepat beregu eselon berlangsung satu hari dengan format tiga pemain per tim. Setiap tim memperebutkan tiga medali: emas untuk juara pertama, perak untuk kedua, dan perunggu untuk ketiga.

“Alhamdulillah pertandingan berjalan lancar tanpa ada protes dari peserta. Semua tim bermain sportif,” kata Nana.

Dengan capaian ini, Indramayu menegaskan dominasinya di ajang Porsenitas XII, sekaligus menambah daftar prestasi olahraga di tingkat regional perbatasan.

(Andika/Diskom).

Mangga Gedong Gincu Resmi Jadi Produk Khas Indramayu, Kantongi Sertifikat IG

‎INDRAMAYU.radarinformasi.com- Mangga Gedong Gincu, buah dengan rona oranye kemerahan, aroma memikat, dan rasa manis segar, kini semakin membanggakan Kabupaten Indramayu. Pengakuan resmi pemerintah membuatnya tak hanya terkenal, tetapi juga terlindungi secara hukum.

‎Buah unggulan ini telah resmi memperoleh Sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Sertifikat tersebut diterbitkan pada 6 Agustus 2025 oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.

‎Indikasi Geografis sendiri merupakan tanda resmi yang menegaskan suatu produk memiliki ciri khas dari daerah tertentu, baik karena lingkungan maupun tradisi masyarakat setempat.

‎Sertifikat IG Mangga Gedong Gincu diberikan kepada Kelompok Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) yang berada di Desa Jatisawit Blok Kuwod RT 02/RW 01, Kecamatan Jatibarang. Keputusan ini diambil setelah buah tersebut terbukti memiliki keunikan, mulai dari rasa, aroma, warna, hingga teknik budidaya yang diwariskan turun-temurun.

‎Keberadaan sertifikat ini memberikan berbagai keuntungan bagi petani dan produsen. Selain perlindungan hukum dari peniruan produk, nilai jual Mangga Gedong Gincu meningkat, daya saing di pasar nasional dan internasional lebih tinggi, serta berkontribusi pada kesejahteraan ekonomi masyarakat Indramayu.

‎Bupati Indramayu, Lucky Hakim, melalui Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sugeng Heriyanto, menyambut baik pengakuan ini. Menurutnya, IG menjadi strategi penting untuk mempertahankan warisan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

‎“Alhamdulillah, Mangga Gedong Gincu kini resmi memiliki Sertifikat Indikasi Geografis. Ini bukan hanya kebanggaan, tapi juga tanggung jawab kita bersama untuk menjaga kualitas dan reputasi Mangga Gedong Gincu di pasar nasional maupun internasional,” kata Sugeng, Kamis (2/10/2025) kepada Diskominfo Indramayu.

‎Dengan pengakuan resmi dari negara, Mangga Gedong Gincu kian mengukuhkan posisinya sebagai ikon Indramayu yang tidak hanya dikenal karena rasanya, tetapi juga mampu mendorong perekonomian lokal.

(Andika/Diskom).

PMI Indramayu Rayakan HUT ke-80, Launching Bulan Dana 2025 Jadi Momentum Semangat Kemanusiaan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Delapan dekade sudah Palang Merah Indonesia (PMI) berdiri sejak kelahirannya sebulan pasca-Proklamasi, 17 September 1945. Lembaga kemanusiaan ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan mendesak kala itu: memberikan pertolongan bagi para pejuang dan rakyat yang terluka akibat perang.

Di Indramayu, semangat itu kembali digelorakan lewat peringatan HUT PMI ke-80, HUT Unit Donor Darah (UDD) ke-36, sekaligus peluncuran Bulan Dana PMI 2025 yang dipusatkan di Pendopo Kabupaten, Selasa (30/9/2025).

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, hadir mewakili Bupati Lucky Hakim sekaligus bertindak sebagai Ketua Dewan Kehormatan PMI Indramayu. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan bahwa PMI merupakan garda terdepan dalam urusan kemanusiaan, mulai dari ketersediaan darah hingga penanganan bencana.

Ketua PMI Indramayu, Mulya Sedjati, mengungkapkan tantangan terbesar yang dihadapi adalah keterbatasan stok darah.

“Sering kali pasien sangat membutuhkan, tetapi stok terbatas. Namun, dengan dukungan pemerintah daerah, kami berkomitmen memastikan setiap pasien tetap terlayani,” ujarnya.

Mulya menambahkan, masalah lain yang kerap muncul justru ketika stok berlebih, karena darah hanya bisa disimpan selama 10 hari. Meski demikian, PMI bersama relawan selalu sigap, tidak hanya di bidang donor darah tetapi juga dalam aksi kebencanaan, berkolaborasi dengan BPBD hingga mengirimkan bantuan lintas daerah.

Syaefudin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan PMI.

“Atas nama Bupati, saya ucapkan selamat ulang tahun ke-80 untuk PMI. Semoga tetap menjadi pilar kemanusiaan yang melayani tanpa diskriminasi,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat Indramayu mendukung penuh Bulan Dana PMI 2025.

“PMI bukan hanya tentang donor darah, tapi juga kepedulian saat bencana dan kondisi darurat. Mari kita bersama-sama menyukseskan Bulan Dana demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Acara ini turut diramaikan dengan penyerahan penghargaan bagi pendonor darah sukarela yang telah mendonorkan lebih dari 50, 75, hingga 100 kali. Selain itu, Wabup menyerahkan trofi lomba gerak jalan HUT PMI ke-80 kepada PMR Madya SMPN 1 Indramayu dan PMR Wira SMAN 1 Kandanghaur.

Sebagai penutup, dilakukan penggalangan dana secara simbolis yang dipimpin langsung Wakil Bupati, sejalan dengan semangat gotong royong serta visi Indramayu Bermartabat (REANG).

(Andika/Diskom).

7 Anggota Panitia Pemilihan Kuwu Desa Juntiweden Resmi Dilantik

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Desa Juntiweden bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menggelar Musyawarah Desa (Musdes) sekaligus melantik Panitia Pemilihan Kuwu untuk Pilkades serentak yang akan dilaksanakan pada 10 Desember 2025.

Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Kuwu Juntiweden pada Senin (29/09/2025) dan dipimpin langsung oleh Ketua BPD Ivan Hermawan, sesuai Peraturan Bupati Indramayu Nomor 30 Tahun 2025.

Hadir dalam acara tersebut Camat Juntinyuat Ali Alamudin SH, Kuwu Juntiweden Asromin, Babinsa Koramil Juntinyuat, Babinkamtibmas Polsek Juntinyuat, perwakilan Satpol PP, Ketua Karang Taruna, serta para Ketua RT dan RW.

Ivan Hermawan dalam sambutannya berharap para anggota panitia dapat bekerja profesional dan menjaga netralitas. “Mari kita sukseskan Pemilihan Kuwu ini sebagai pesta demokrasi desa yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Tujuh anggota panitia yang dilantik adalah:

1.Taryono (Ketua)
2.Yayan Susianto (Sekretaris)
3.Dede Luani
4.Windi Priyatna
5.Wartono
6.Casnoto
7.Casmudi

Kuwu Juntiweden Asromin turut menyampaikan apresiasi atas kelancaran proses penjaringan hingga pelantikan. “Kami bangga semua tahapan berjalan tertib. Harapan saya, panitia dapat mengemban tugas dengan amanah hingga hari pemilihan nanti,” ucapnya.

Asromin juga mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga keamanan dan kerukunan menjelang pemilihan. “Beda pilihan itu wajar, tapi desa harus tetap damai. Kepala boleh panas, hati tetap dingin demi Juntiweden yang kondusif,” tutupnya.

(Kml/Andika).

Metal Silhouette Competition 2025: Generasi Muda Diajak Kenali Olahraga Menembak

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Antusiasme warga tampak memadati Desa Pagirikan, Kecamatan Pasekan, Minggu (24/8/2025), saat Lomba Menembak Metal Silhouette Competition 2025 resmi digelar. Ajang ini terselenggara berkat kerja sama antara Perbakin Beringin Sharp Shooter Indramayu Club (BESSIC) dan Karang Taruna Desa Pagirikan.

Pembukaan acara dilakukan oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim yang diwakili Wakil Bupati Syaefudin. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi kepada peserta, panitia, serta Karang Taruna yang dinilai berhasil menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat.

“Atas nama pemerintah daerah dan keluarga besar Perbakin, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta dan tamu undangan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi yang bermanfaat, terutama bagi generasi muda,” ucap Syaefudin.

Ia menambahkan, olahraga menembak bukan hanya sekadar kompetisi, melainkan sarana melatih konsentrasi, ketelitian, kedisiplinan, serta membentuk karakter. “Nilai sportivitas dan mental kuat yang tumbuh dari olahraga menembak diharapkan dapat ditanamkan pada generasi muda Indramayu,” tuturnya.

Wabup juga menegaskan pentingnya keberlanjutan kerja sama antara BESSIC dan Karang Taruna agar tidak berhenti pada kompetisi ini saja, melainkan terus melahirkan kegiatan sosial serta pembinaan anak muda di berbagai bidang.

Selain itu, ia mengajak generasi muda untuk ikut berperan aktif mewujudkan visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong). “Selamat bertanding. Junjung sportivitas, utamakan keselamatan, dan jadikan ajang ini sebagai wadah belajar sekaligus mempererat persaudaraan,” pungkasnya.

Ketua Umum BESSIC, Elfian Ali, menambahkan bahwa lomba ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap tiga bulan sekali. Tahun ini, ratusan peserta dari berbagai daerah ikut ambil bagian. “Selain menyalurkan hobi, ajang ini juga memperkuat silaturahmi antarpecinta olahraga menembak di Indramayu,” jelasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal